logo-website
Minggu, 09 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Kunjungi Lokasi Groundbreaking Blok Masela, Kapolda Maluku Pastikan Pengamanan Berjalan Lancar Papuanewsonline.com, Tanimbar – Dua hari menjelang kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk meresmikan Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dodi Triwinarto, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku kembali meninjau langsung lokasi pelaksanaan proyek. Peninjauan tersebut menjadi tahap akhir memastikan seluruh aspek pengamanan VVIP, kesiapan teknis, dan operasional telah siap guna mendukung suksesnya agenda kenegaraan sekaligus mengawal salah satu investasi energi terbesar di Indonesia.Peninjauan dilaksanakan di Site Shelter PT INPEX Masela Ltd., Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Selasa (14/7/2026), sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi lintas sektoral yang sebelumnya digelar bersama seluruh pemangku kepentingan. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh hasil evaluasi dan keputusan rapat telah diimplementasikan di lapangan sehingga tidak terdapat kendala menjelang pelaksanaan groundbreaking pada 16 Juli 2026.Groundbreaking PSN Blok Masela merupakan momentum strategis nasional yang menandai dimulainya pembangunan salah satu proyek gas alam terbesar di Indonesia. Proyek tersebut diproyeksikan memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan daya tarik investasi, membuka lapangan kerja, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku dan kawasan timur Indonesia.Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Maluku bersama Forkopimda memastikan kesiapan seluruh lokasi yang akan digunakan Presiden RI beserta rombongan, mulai dari area utama groundbreaking, panggung VVIP, jalur kedatangan dan kepulangan Presiden, pusat media, fasilitas kesehatan, jalur evakuasi, area parkir, hingga pengamanan objek-objek vital yang menjadi bagian dari sistem pengamanan terpadu.Selain mengecek kesiapan fisik lokasi, rombongan juga melakukan evaluasi terhadap pola pengamanan yang akan diterapkan selama kunjungan Presiden RI. Seluruh skenario pengamanan dikaji kembali guna memastikan koordinasi antarinstansi berjalan optimal, mulai dari pengamanan terbuka dan tertutup, pengamanan jalur, pengamanan objek vital nasional, hingga kesiapsiagaan personel TNI-Polri di setiap titik strategis.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan bahwa peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan seluruh hasil rapat koordinasi benar-benar telah diterapkan sehingga pelaksanaan Groundbreaking PSN Blok Masela dapat berlangsung aman, lancar, dan sesuai standar pengamanan VVIP."Groundbreaking PSN Blok Masela bukan sekadar agenda kenegaraan, tetapi menjadi momentum strategis yang akan memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap Indonesia. Karena itu, kami kembali turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh aspek pengamanan kunjungan Presiden Republik Indonesia telah siap dan setiap potensi kerawanan dapat diantisipasi sejak dini," tegas Kapolda.Menurut Kapolda, pengamanan yang dilakukan Polda Maluku tidak hanya berorientasi pada keberhasilan kunjungan Presiden RI, tetapi juga merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan kepastian keamanan bagi setiap proyek strategis nasional yang menjadi prioritas pemerintah."Keamanan merupakan fondasi utama investasi. Ketika situasi kamtibmas terjaga, pembangunan dapat berjalan sesuai rencana, kepercayaan investor semakin kuat, lapangan kerja terbuka, dan manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat. Itulah komitmen Polri dalam mengawal setiap program strategis pemerintah, termasuk Groundbreaking PSN Blok Masela," ujar Kapolda.Kapolda menjelaskan bahwa Polda Maluku telah menerapkan sistem pengamanan berlapis yang didukung deteksi dini, pemetaan potensi kerawanan, penguatan koordinasi lintas sektoral, serta kesiapsiagaan personel di seluruh titik strategis. Seluruh personel yang terlibat juga telah diberikan arahan agar melaksanakan tugas secara profesional, responsif, dan humanis sesuai standar pengamanan VVIP."Kami ingin memastikan seluruh agenda Presiden RI di Maluku berlangsung tanpa hambatan. Lebih dari itu, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat dan dunia usaha bahwa Maluku merupakan daerah yang aman, kondusif, dan siap menjadi pusat pengembangan investasi strategis nasional. Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, Paspampres, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta seluruh stakeholder menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan ini," ungkapnya.Peninjauan juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi kesiapan fasilitas pendukung, termasuk akses menuju lokasi, sistem komunikasi, layanan kesehatan, pusat informasi media, serta sarana pendukung lainnya. Berbagai masukan yang diperoleh di lapangan langsung ditindaklanjuti oleh panitia pelaksana guna menyempurnakan seluruh persiapan menjelang kedatangan Presiden RI.Soliditas yang ditunjukkan Forkopimda Maluku bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., dan seluruh pemangku kepentingan menjadi cerminan kuat komitmen negara dalam mengawal keberhasilan Proyek Strategis Nasional Blok Masela. Keberhasilan groundbreaking ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia Timur, memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan kepercayaan investor, serta membuka peluang kerja dan kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat.Dengan seluruh kesiapan yang telah memasuki tahap akhir, Maluku kini siap menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia sekaligus mengukir sejarah baru melalui dimulainya pembangunan PSN Blok Masela. Keberhasilan agenda tersebut diharapkan menjadi simbol kuat sinergi pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal investasi strategis nasional demi mewujudkan Indonesia yang semakin mandiri di sektor energi dan semakin berdaya saing di tingkat global. PNO-12 14 Jul 2026, 18:08 WIT
Kapolda Maluku dan Forkopimda Finalisasi Pengamanan Kunjungan Presiden Papuanewsonline.com, Tanimbar – Menjelang kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk meresmikan Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela pada 16 Juli 2026, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dodi Triwinarto, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku memfinalisasi seluruh aspek pengamanan dan kesiapan operasional. Langkah tersebut menjadi penegasan bahwa Maluku siap mengawal salah satu proyek energi terbesar di Indonesia yang diproyeksikan menjadi tonggak baru penguatan ketahanan energi nasional dan percepatan investasi di kawasan timur Indonesia.Finalisasi kesiapan tersebut dilakukan dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Groundbreaking PSN Blok Masela yang berlangsung di Villa Bukit Indah Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Selasa (14/7/2026). Rapat dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dodi Triwinarto, Danlantamal IX/Ambon Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, Danguspurla Koarmada III Laksamana Pertama TNI Andri Kristianto, Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Raffles Manurung, jajaran TNI-Polri, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta para pemangku kepentingan lainnya.Rapat koordinasi tersebut menjadi tahapan akhir penyempurnaan seluruh kesiapan menjelang kedatangan Presiden RI yang dijadwalkan meresmikan dimulainya pembangunan Proyek Strategis Nasional Blok Masela bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Groundbreaking ini dipandang sebagai momentum bersejarah karena menandai dimulainya salah satu proyek gas alam terbesar di Indonesia yang akan memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan daya saing investasi, sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Maluku dan kawasan timur Indonesia.Dalam rapat, seluruh unsur Forkopimda melakukan sinkronisasi kesiapan secara menyeluruh, mulai dari pengamanan VVIP, kesiapan lokasi kegiatan, jalur kedatangan dan kepulangan Presiden RI beserta rombongan, pengamanan bandar udara, pelabuhan, objek vital nasional, penginapan, distribusi logistik, hingga antisipasi terhadap berbagai potensi kerawanan. Seluruh perangkat pengamanan dirancang secara terpadu dengan mengedepankan koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh rangkaian agenda kenegaraan berlangsung aman, tertib, dan lancar.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan bahwa Polda Maluku telah memfinalisasi seluruh pola pengamanan melalui sinergi erat bersama TNI, pemerintah daerah, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., dan seluruh instansi terkait."Groundbreaking Proyek Strategis Nasional Blok Masela bukan hanya menjadi agenda kenegaraan, tetapi juga momentum penting yang akan menentukan masa depan penguatan ketahanan energi nasional dan percepatan investasi Indonesia. Karena itu, Polda Maluku bersama seluruh unsur Forkopimda memastikan seluruh aspek pengamanan telah dipersiapkan secara maksimal agar kunjungan Bapak Presiden Republik Indonesia berlangsung aman, lancar, dan sukses," tegas Kapolda.Kapolda menjelaskan bahwa pengamanan dilaksanakan melalui sistem berlapis dengan mengedepankan deteksi dini, kesiapsiagaan personel, penguatan koordinasi lintas sektoral, serta pengawasan pada seluruh titik strategis. Seluruh personel yang terlibat telah diberikan arahan untuk bertindak profesional, responsif, dan humanis dalam menjalankan tugas pengamanan."Keamanan merupakan fondasi utama keberhasilan pembangunan. Ketika stabilitas kamtibmas terjaga, maka kepercayaan investor akan semakin kuat, pembangunan dapat berjalan berkelanjutan, lapangan pekerjaan akan terbuka, dan manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Inilah komitmen Polri dalam mengawal setiap program strategis pemerintah," ujar Kapolda.Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa Polda Maluku tidak hanya berorientasi pada keberhasilan pengamanan kunjungan Presiden RI, tetapi juga memastikan iklim keamanan yang kondusif bagi keberlanjutan investasi nasional di Maluku."Kami ingin menunjukkan kepada seluruh masyarakat dan dunia usaha bahwa Maluku siap menjadi daerah tujuan investasi strategis. Polri akan terus hadir memberikan kepastian keamanan sehingga seluruh proyek strategis nasional dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.Selain memfinalisasi skema pengamanan, rapat koordinasi juga mengevaluasi hasil peninjauan lapangan yang telah dilakukan sebelumnya. Seluruh masukan dari unsur Forkopimda, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta instansi teknis lainnya diakomodasi sebagai bagian dari penyempurnaan aspek operasional guna memastikan seluruh standar penyelenggaraan kunjungan Presiden RI telah terpenuhi.Soliditas yang ditunjukkan Forkopimda Maluku bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, SKK Migas, dan PT INPEX Masela Ltd. menjadi cerminan kuat komitmen negara dalam mengawal keberhasilan Proyek Strategis Nasional Blok Masela. Keberhasilan groundbreaking ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia Timur, memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan kepercayaan investor, serta membuka peluang kerja dan kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat Maluku.Dengan seluruh persiapan yang telah memasuki tahap final, Maluku kini siap menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia sekaligus mencatat sejarah baru melalui dimulainya pembangunan PSN Blok Masela proyek energi strategis yang diproyeksikan menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan kemandirian energi dan visi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi global. PNO-12 14 Jul 2026, 17:48 WIT
Program Pertanian Wanam Sukses Luar Biasa, Mentan Amran Perluas ke Seluruh Tanah Papua Papuanewsonline.com, Jakarta – Keberhasilan gemilang Program Pertanian Wanam yang telah dijalankan menjadi bukti nyata potensi besar sektor pertanian di wilayah Papua. Menyusul capaian yang sangat memuaskan tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memutuskan untuk menambah alokasi anggaran secara signifikan serta memperluas pelaksanaan program ini agar menjangkau seluruh wilayah di Tanah Papua. (13/7/26) Keputusan strategis ini diambil mengingat dampak positif yang telah dirasakan masyarakat di lokasi percontohan. Program ini terbukti mampu meningkatkan hasil panen, menaikkan taraf hidup petani lokal, serta membangun kemandirian pangan di daerah yang sebelumnya sempat menghadapi berbagai tantangan.Keberhasilan ini menjadi landasan kuat agar manfaat yang sama dapat dinikmati oleh saudara-saudara kita di pelosok Papua lainnya.Menteri Amran menegaskan bahwa pengembangan pertanian di Papua merupakan prioritas utama pemerintah. Langkah memperluas jangkauan dan menambah dukungan dana ini menunjukkan keseriusan negara dalam memberdayakan masyarakat setempat, mengolah kekayaan alam yang ada, dan menjadikan pertanian sebagai tulang punggung kemajuan ekonomi daerah. Semangat membangun bersama rakyat Papua terus didorong sekuat tenaga.Dengan tambahan anggaran dan cakupan wilayah yang semakin luas, diharapkan semakin banyak petani yang mendapatkan bimbingan, sarana produksi, dan akses pasar yang lebih baik. Hal ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata, menciptakan lapangan kerja baru, dan menjadikan Papua tidak hanya mandiri dalam pangan, tetapi juga mampu menyuplai kebutuhan bagi wilayah sekitarnya.Penulis: JidEditor: OF 14 Jul 2026, 17:12 WIT
Pemprov Papua Bersama Telkomsel Petakan Wilayah Tanpa Sinyal, Percepat Konektivitas Digital Papuanewsonline.com, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menjalin kerja sama strategis bersama Telkomsel untuk memetakan secara akurat wilayah-wilayah yang belum mendapatkan jangkauan layanan telekomunikasi atau daerah blank spot. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata mempercepat pemerataan akses internet dan konektivitas digital yang merata hingga ke pelosok wilayah di Tanah Papua. Pertemuan teknis ini merupakan tindak lanjut langsung dari audiensi manajemen pusat Telkomsel bersama Wakil Gubernur Papua sebelumnya.Kepala Dinas Kominfo Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto, menjelaskan bahwa pertemuan ini bertujuan memvalidasi kembali data wilayah yang masih kekurangan sinyal.Hal ini agar pembangunan infrastruktur jaringan dapat direncanakan dan dilaksanakan secara tepat sasaran, efisien, serta benar-benar menjangkau mereka yang membutuhkan. “Kami ingin memastikan setiap langkah pembangunan jaringan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat di seluruh penjuru wilayah,” ujarnya di Jayapura.Pemerintah daerah sendiri telah mencatat kemajuan yang cukup signifikan. Sepanjang tahun 2024 hingga 2025, akses konektivitas telah berhasil dihadirkan di sekitar 350 lokasi yang sebelumnya minim sinyal. Hal ini dilakukan melalui penyediaan fasilitas VSAT dan layanan Starlink sebagai solusi alternatif bagi wilayah yang sulit dijangkau oleh jaringan kabel maupun menara konvensional.Langkah ini menjadi jembatan sementara sekaligus pendukung perluasan layanan telekomunikasi secara keseluruhan.Syaidul Fitri, Manager Network & Productivity Telkomsel Jayapura, menambahkan bahwa validasi data bersama pemerintah sangat krusial untuk menentukan prioritas pembangunan. Berdasarkan data yang dimiliki perusahaan, dari ribuan kampung yang ada di Papua, baru sekitar 442 kampung yang tercatat memiliki aktivitas penggunaan layanan telekomunikasi yang cukup tinggi. Kondisi geografis yang sulit dan sebaran pemukiman yang luas menjadi tantangan utama yang harus dihadapi bersama.Oleh karena itu, sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan operator telekomunikasi mutlak diperlukan agar layanan telekomunikasi dapat hadir merata.Dinas Kominfo berharap kolaborasi ini semakin mempercepat pemerataan konektivitas, sehingga masyarakat Papua semakin mudah mengakses informasi, pelayanan publik, dan memanfaatkan teknologi untuk kemajuan ekonomi serta kesejahteraan bersama di masa depan.Penulis: JidEditor: OF 14 Jul 2026, 17:08 WIT
Jaga Ketersediaan & Stabilkan Harga, Kementan Bangun Sentra Cabai Seluas 135 Hektare di Papua Papuanewsonline.com, Jakarta – Sebagai langkah nyata menjaga pasokan dan menekan gejolak harga, Kementerian Pertanian merencanakan pengembangan kawasan sentra penanaman cabai seluas total 135 hektare yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi di Tanah Papua. Langkah strategis ini diambil menyusul kondisi di mana harga cabai di wilayah Papua masih mengalami kenaikan, meskipun secara umum tren harga di tingkat nasional sudah mulai membaik dan terkendali.Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan, Muhammad Agung Sunusi, menjelaskan keputusan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026, Senin (13/7). “Khusus wilayah Papua yang masih mengalami kenaikan harga, kami siapkan alokasi khusus untuk menjaga ketersediaan dan menstabilkan harga,” ujarnya tegas. Pembagian lahan tersebut meliputi Papua Barat 45 hektare, Papua 45 hektare, Papua Barat Daya 21 hektare, Papua Selatan 14 hektare, dan Papua Tengah 10 hektare.Secara nasional, pasokan cabai merah kini tercatat surplus sebesar lebih dari 8.000 ton, dan jumlah daerah yang mengalami kenaikan harga terus menurun. Meski demikian, pemerintah tetap mendorong agar di samping pengembangan kawasan baru ini, petani di Papua tetap rutin melakukan penanaman secara mandiri guna memperkuat ketahanan pangan lokal. Pemerintah juga mengingatkan kesiapan menghadapi musim kemarau agar produksi tidak terganggu.Pemerintah menyarankan pembuatan sumur, pengelolaan irigasi, serta pemantauan ketat pola tanam dan hasil panen. Langkah ini penting agar dampak kekeringan dapat diantisipasi dan produktivitas cabai tetap terjaga dengan baik. Program serupa juga telah berjalan di berbagai wilayah sentra produksi lain di Indonesia guna memastikan kebutuhan komoditas penting ini terpenuhi sepanjang tahun.Penulis: JidEditor: OF 14 Jul 2026, 17:01 WIT
Anggaran Pertanian Papua Ditingkatkan Menjadi Rp3,2 Triliun, Pembangunan Sesuai Potensi Daerah Papuanewsonline.com, Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman resmi menaikkan alokasi anggaran pembangunan sektor pertanian di wilayah Papua menjadi sekitar Rp3,2 triliun untuk Tahun Anggaran 2026. Langkah strategis ini diambil menyusul keberhasilan program yang telah berjalan di Distrik Wanam, Kabupaten Merauke, serta tingginya antusiasme masyarakat dan pemerintah daerah untuk mengembangkan potensi pertanian di berbagai wilayah Tanah Papua. (13/7/26) Menteri Amran menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan akan disesuaikan dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing wilayah. Untuk Papua Pegunungan dan Papua Tengah, pemerintah menyiapkan masing-masing 100 ribu paket peralatan pertanian guna mendukung pengembangan komoditas unggulan daerah. Selain itu, dikembangkan pula ribuan hektare lahan untuk tanaman kopi, kakao, sagu, hingga kedelai agar potensi alam setiap daerah dapat dimanfaatkan secara maksimal demi kesejahteraan warga.Sebelumnya, pemerintah telah menyalurkan bantuan senilai Rp1,3 triliun khusus untuk wilayah Papua Selatan. Bantuan tersebut mencakup penyediaan alat dan mesin pertanian, pembangunan jaringan irigasi, jalan usaha tani, gudang penyimpanan, alat pengolah hasil panen, serta pembukaan dan pengembangan lahan baru. Seluruh dukungan ini ditujukan agar produktivitas pertanian meningkat tajam dan taraf hidup petani di Papua semakin sejahtera.Dalam kunjungannya ke Wanam, Amran juga menyetujui pembukaan lahan sawah baru seluas 250 hektare yang pengerjaannya dimulai tahun ini. Pemerintah akan menambah bantuan traktor, membangun irigasi yang memadai, serta menerapkan teknologi pertanian modern agar kawasan tersebut menjadi contoh keberhasilan pembangunan pertanian di tanah Papua. “Insyaallah selesai tahun ini, kami yang bertanggung jawab sepenuhnya,” tegas Amran.Menteri menegaskan bahwa seluruh hasil pembangunan pertanian ini sepenuhnya milik dan dikelola untuk kemajuan putra-putri asli Papua. Jika digabungkan, total dukungan pemerintah bagi sektor pertanian di Papua selama dua tahun terakhir telah mencapai sekitar Rp5,3 triliun. Langkah ini diharapkan menjadikan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi yang kuat dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat di bumi cenderawasih.Penulis: JidEditor: OF 14 Jul 2026, 16:57 WIT
Perkuat Kemitraan, Indonesia Dan Arab Saudi Perluas Kerja Sama Transportasi Papuanewsonline.com, Jakarta – Pemerintah Indonesia berkomitmen penuh untuk memperkuat dan memperluas kerja sama di bidang transportasi bersama Arab Saudi. Hal ini ditegaskan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat menerima kunjungan Menteri Transportasi dan Logistik Arab Saudi, Saleh bin Nasser Al-Jasser, di Jakarta, Senin (13/7/2026). Pertemuan ini menjadi langkah penting memperdalam hubungan yang telah terjalin lama, serta membuka peluang baru di berbagai sektor transportasi demi manfaat bersama kedua negara.Kerja sama di sektor penerbangan telah berjalan sejak penandatanganan perjanjian tahun 1988, dan terus diperkuat. Kesepakatan penting tercapai pada Juni 2025, di mana titik operasional penerbangan diperluas hingga mencakup Yogyakarta dan Banda Aceh guna memenuhi lonjakan permintaan perjalanan. Frekuensi penerbangan juga terus ditingkatkan, terutama untuk melayani jamaah Umrah dan Haji. Dudy juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemindahan layanan ke Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta demi kenyamanan jamaah.Selain penerbangan, kedua negara sepakat memperluas kerja sama ke bidang yang lebih luas, meliputi keselamatan transportasi, sektor maritim, perkeretaapian, serta bantuan teknis penerbangan sipil. Nota Kesepahaman terkait hal ini sedang disusun dan akan segera dibahas tim teknis agar dapat diselesaikan tepat waktu. “Kami siap mendukung sepenuhnya perluasan kemitraan ini demi kemajuan sistem transportasi kedua negara,” ujar Dudy menegaskan komitmennya. Menteri Dudy juga memohon dukungan Arab Saudi bagi pencalonan Indonesia menjadi Anggota Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) pada sidang November 2026 mendatang. Selain itu, dibahas peluang kerja sama pengembangan Sumber Daya Manusia, mulai dari pelatihan, pertukaran tenaga ahli, hingga kesempatan magang dan penempatan lulusan lembaga pendidikan transportasi Indonesia di perusahaan Arab Saudi.Kerja sama ini dinilai sangat strategis dan saling menguntungkan. Kemitraan yang kuat akan menciptakan persaingan sehat, meningkatkan kualitas layanan, serta menjamin kepatuhan aturan. Dengan sinergi yang kokoh, Indonesia dan Arab Saudi berperan aktif memajukan dunia penerbangan sipil global yang aman, tertib, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.Penulis: JidEditor: OF 14 Jul 2026, 16:47 WIT
Pangdam I/BB Tinjau Marshalling Area Yonif TP 902/SPG, Tekankan Disiplin dan Kesiapan Prajurit Papuanewsonline.com, Sergai – Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Yonif TP 902/Sri Paduka Gocah (SPG) di Desa Dolok Nampung, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Senin (13/7/2026). Kunjungan tersebut bertujuan meninjau sekaligus memastikan kesiapan operasional satuan serta memberikan pengarahan kepada prajurit agar terus meningkatkan disiplin, loyalitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.Setibanya di Markas Yonif TP 902/SPG, Pangdam I/BB menerima laporan satuan dari Danyonif TP 902/SPG Letkol Inf Akhmad Saefuddin, S.I.P., M.M. Prosesi penyambutan diawali dengan pengalungan ulos sebagai bentuk penghormatan, dilanjutkan penerimaan jajar kehormatan dari regu jaga, serta foto bersama dengan prajurit.Dalam arahannya, Pangdam mengingatkan seluruh prajurit agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta selalu bersyukur atas nikmat dan kehormatan menjadi prajurit TNI. Pangdam juga menekankan pentingnya menjaga disiplin dan semangat pengabdian, memelihara kesehatan serta kebugaran fisik, rutin melatih kemampuan bela diri, serta bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak melakukan pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi.Usai memberikan pengarahan, Pangdam menuliskan pesan dan kesan untuk satuan serta menyerahkan cinderamata. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan meninjau pembangunan satuan, lahan pertanian, peternakan, perikanan, pangkalan, kantor, dapur serta sarana dan prasarana satuan lainnya. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh program pembinaan satuan berjalan optimal sehingga Yonif TP 902/SPG memiliki kesiapan operasional yang baik, mandiri, dan siap melaksanakan setiap tugas yang diamanatkan negara.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam I/BB, Asops Kasdam I/BB, Danbrigif TP 36/Harajaon, serta Dandim 0204/Deli Serdang. PNO-12 14 Jul 2026, 14:29 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT