Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
Terima Laporan Dari Masyarakat, Satgas Yonif 132/BS Amankan 1.436 g Ganja Kering
Papuanewsonline.com, Jayapura - Satgas Yonif 132/BS Pos Muara Tami kembali terima laporan masyarakat terkait penemuan barang mencurigakan di Telaga Lumut, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Minggu (16/07/2023).Kejadian bermula pada Minggu sore, 2 (dua) orang masyarakat yang pulang dari memancing di Telaga Lumut dengan terburu-buru datang ke Pos Muara Tami untuk melaporkan penemuan barang yang mencurigakan.Kedua masyarakat tersebut berinisial L (53) dan I (19) ketika dalam perjalanan pulang dari memancing mereka melihat suatu hal yang ganjal, mereka melihat pohon yang ditempel kain biru, merasa curiga kedua masyarakat tersebut memeriksanya dan menemukan kantong plastik yang dibungkus lakban coklat dengan rapih.Kapten Inf Putra Zendrato, kemudian merespon laporan masyarakat dengan memerintahkan 10 personel yang dipimpin Sertu Rudi Simanjuntak untuk menuju lokasi penemuan barang, setibanya dilokasi Sertu Rudi beserta anggota memeriksa barang yang diduga berisi narkotika jenis ganja kering, tak lama berselang Tim yang dipimpin Sertu Rudi kembali ke Pos Muara Tami untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.Hasil dari pemeriksaan, paket tersebut berisikan narkotika jenis ganja kering dengan berat 1.436 gram. Kapten Inf Putra lalu melaporkannya kepada Mayor Inf Zulfikar terkait kejadian tersebut.Dari kejadian tersebut, dapat disimpulkan bahwa transaksi jual beli ganja masih terjadi di wilayah Distrik Muara Tami, terlebih sang penjual selalu mencari metode baru untuk melakukan transaksi.Kejadian ini menambah catatan positif Satgas Yonif 132/BS dalam memberantas peredaran ganja di wilayah perbatasan RI-PNG. Barang bukti ganja seberat 1.436 gram akan diserahkan kepada Kolakopsrem 172/PWY. (Yonif 132/BS) (PNO-11)
18 Jul 2023, 16:28 WIT
KPK Nyatakan Banding Atas Vonis Bebas Eltinus Omaleng
Papuanewsonline.com, Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan banding atas vonis bebas Bupati Mimika nonaktif Eltinus Omaleng.Hal ini disampaikan KPK melalui Kepala pemberitaanya, Ali Fikri melalui pesan singkat Via WhatsApp, Selasa (18/7)." Kami menghargai putusan majelis hakim dimaksud, sekalipun, kami juga akan segera mengambil sikap dan langkah hukum berikutnya, sehingga perkara ini belum memiliki kekuatan hukum tetap," ujar Ali Fikri.Ali menyebutkan, KPK tetap menghargai putusan majelis hakim Tipikor pada PN Makasar, walaupun melakukan penundaan pembacaan putusan perkara tersebut sebanyak 2 kali." Majelis hakim telah memutus perkara ini dengan vonis terhadap marthen sawy dan teguh anggara dinyatakan bersalah melakukan korupsi dan masing-masing dihukum penjara selama 4 tahun,sedangkan terdakwa eltinus omaleng dinyatakan lepas dari tuntutan, artinya terbukti ada perbuatan yang dilakukan namun menurut majelis hakim bukan termasuk kategori pidana," Terangnya.Ia menyatakan, KPK belum mengetahui dasar pertimbangan majelis hakim dalam memutus bebas Eltinus Omaleng." Ternyata pertimbangan putusan tidak dibacakan oleh majelis hakim sebagaimana pembacaan putusan Tipikor pada umumnya," Ucapnya.Lanjut Ali Fikri, KPK berharap pihak majelis hakim pada PN Makasar segera mengirimkan salinan putusan secara lengkap kepada KPK agar di pelajari sehingga secepatnya mengambil langka hukum lanjut terkait bebasnya Eltinus Omaleng.(PNO/02)
18 Jul 2023, 13:07 WIT
Polda Maluku Selidiki Kasus Perbuatan Asusila Yang Dialami Pegawai Pemprov
Papuanewsonline.com, Maluku - Kasus pelecehan seksual yang diduga dialami seorang pegawai pemerintah provinsi (pemprov) Maluku dari pimpinannya sendiri, menjadi atensi Kepolisian Daerah Maluku.Untuk membuktikan kasus tersebut sebagaimana diberitakan media online, Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif telah memerintahkan Direktur Reskrimum agar berkoordinasi dengan Sekretariat Daerah Maluku.Untuk diketahui, salah satu media online memberitakan kejadian itu. Seorang pegawai perempuan diduga dilecehkan oleh kepala dinasnya sendiri. Bahkan, perbuatan asusila itu telah berlangsung selama tiga kali pada bulan Juli 2023."Kami mengikuti perkembangan kasus yang terjadi. Dan saya sudah perintahkan Dirreskrimum dan Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polda Maluku untuk koordinasi dengan Setda Pemprov," ungkap Kapolda Irjen Latif, Senin (17/7/2023).Kapolda menekankan agar kasus yang sempat viral itu ditangani secara baik dan profesional sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku."Saya berharap agar kasus itu ditangani dan ungkap secara profesional dan proporsional serta tetap humanis dan memberikan penanganan khusus pada perempuan," katanya.Selama penanganan kasus dugaan asusila itu berjalan, Irjen Latif meminta semua pihak agar kooperatif. Bila benar hal itu terbukti, maka penegakan hukum harus diberikan sesuai aturan yang berlaku."Polda Maluku siap memberikan perlindungan dan pendampingan terhadap pelapor agar kasus tersebut dapat diungkap dan tidak terulang kembali ke depannya," tegas Kapolda. (PNO-12)
17 Jul 2023, 14:59 WIT
Perpustakan Universitas Wiyata Mandala di Nabire Ludes Terbakar
Papuanewsonline.com, Jayapura - Kepolisian Resor Nabire saat ini tengah menangani kasus kebakaran yang melanda Universitas Wiyata Mandala pada Minggu (16/7/2023), pukul 15.15 WIT.Kebakaran tersebut menghanguskan satu ruangan perpustakaan, satu ruangan kuliah, dan satu ruangan mikroteaching.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom menjelaskan, menurut keterangan saksi Hans Frits Limborang, seorang dosen berusia 59 tahun, dan Suryadi, seorang dosen berusia 44 tahun, kebakaran pertama kali terlihat sekitar pukul 15.15 WIT saat sedang bekerja di ruangan rektorat Universitas Wiyata Mandala.“Kedua saksi melihat asap berasal dari ruangan mikroteaching dan segera berlari menuju sumber asap tersebut. Setelah memeriksa situasi, mereka langsung melaporkan kejadian tersebut kepada rektor melalui telepon,” jelas Benny.Pada pukul 15.20 WIT, pihak penjagaan Polres Nabire menerima informasi dari rektor universitas tentang kebakaran yang terjadi. Dalam merespons laporan tersebut, unit Pemadam Kebakaran Polres Nabire segera menuju lokasi kejadian.Pukul 15.25 WIT, tim tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mulai berupaya memadamkan api. Setelah upaya yang intensif, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIT. Meskipun api sudah berhasil dikendalikan, kerusakan yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut sangat parah.Benny menuturkan, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa atau luka-luka.“Sat Reskrim Polres Nabire akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini,” tambah Benny.Kejadian tersebut menimbulkan kerugian yang signifikan bagi universitas, terutama dalam hal fasilitas dan sarana pembelajaran. Pihak universitas sedang mengupayakan langkah-langkah pemulihan untuk memastikan kegiatan akademik dapat berjalan kembali dengan lancar.(PNO/02)
17 Jul 2023, 09:42 WIT
Gelar Operasi Patuh Cartenz 2023, Polda Papua: Taati Peraturan Berlalu Lintas
Papuanewsonline.com, Jayapura – Bertempat di Pertigaan Lampi Merah Hamadi telah dilaksanakan Operasi Patuh Cartenz 2023 yang dipimpin langsung oleh Kasi Dikbas AKP Novilus Yoku S.Sos, selaku Kasatgas Preemtif dalam Ops Patuh Cartenz 2023, Minggu (16/7/2023) sore.AKP Novilus Yoku S.Sos, mengatakan bahwa Kegiatan Operasi Patuh Cartenz 2023 yang di lakukan oleh anggota Dit Lantas Polda Papua hari ini hanya sekedar memberikan imbauan kepada masyarakat terkait pentingnya keselamatan dalam berkendara dan juga memberikan terguran bagi pelanggar lalu lintas.“Pada Operasi Patuh Cartenz hari ini Anggota hanya memberikan teguran kepada para pengendara yang melanggar lalu lintas diantaranya berboncengan lebih dari satu orang, tidak mengenakan helm, kendaraan yang tidak dilengkapi kaca spion, dan juga kondisi kendaraan yang tidak layak untuk digunakan,” tuturnya.Dalam Operasi Patuh Cartenz 2023, Novilus mengatakan anggotanya hanya memeberikan teguran kepada pengendara dan juga tindakan disiplin dengan mendorong kendaraan miliknya guna memberikan efek jera dan juga kesadaran bagi para pengguna kendaraan agar mentaati aturan dalam berlalu lintas.“Kami harapakan kepada masyarakat dengan adanya Operasi Patuh Cartenz ini dapat meningkatkan kedisplinan berlalu lintas secara permanen bukan hanya karena ditegur ataupun diberikan tindakan disiplin namun dari kesadaran masyarakat sendiri,” ujar AKP Novilus Yoku.Oleh karena itu personel Dit Lantas Polda Papua mengajak kepada semua masyarakat kedepannya agar lebih mematuhi aturan berlau lintas. Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2023 ini meliputi aspek keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas dan hingga hari ini berlangsung dengan aman serta kondusif. (PNO-12)
16 Jul 2023, 19:47 WIT
Mau Bermain Politik Uang Pada Pemilu 2024, Catat!! KPK Kampanyekan ‘Hajar Serangan Fajar’
Papuanewsonline.com, Jakarta-Lembaga Antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi merilis kampanye ‘Hajar Serangan Fajar’ dalam menghadapi pesta demokrasi Pemilihan Umum Tahun 2024. ‘Hajar Serangan Fajar’ ialah seruan kepada seluruh masyarakat untuk menolak, menghindari, dan membentengi diri dari godaan politik uang dalam kontestasi Pemilu.Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan, seperti namanya, pesta demokrasi adalah hajatan milik rakyat. Melalui Pemilu, rakyat akan memilih dan menentukan nasibnya untuk lima tahun ke depan. Pemimpin yang terpilih merupakan representasi dari harapan rakyat akan sebuah perubahan, keadilan, dan kesejahteraan bagi segenap anak bangsa.“Saya titipkan kepada para Partai Politik jauhkan kepentingan pribadi dan golongan demi mewujudkan tujuan negara Indonesia,” ujar Ketua KPK Firli Bahuri melalui release resmi yang diterima Media Papuanewsonline.com, Minggu (16/7/2023).Firli menjelaskan Partai Politik (Parpol) seyogianya memiliki peranan penting dalam kontestasi politik di Indonesia. Parpol menjadi pemegang suara rakyat yang mengantarkan para kadernya duduk pada jabatan publik, baik eksekutif maupun legislatif. Yakni dengan tugas dan wewenangnya untuk membuat kebijakan atau Undang-Undang (UU) yang berkaitan erat dengan kepentingan rakyat.Oleh karenanya, untuk membuat iklim Pemilu yang jujur, bersih, dan adil. Kata Dia, sejak tahun 2022 KPK telah memulai program Politik Cerdas Berintegritas (PCB) terpadu kepada 26 Parpol nasional dan lokal Aceh. PCB bertujuan untuk memberikan pembekalan agar Parpol mengikuti kontestasi dengan beradu ide serta gagasan, bukan beradu isi amplop.“Kita sadar demokrasi adalah kedaulatan rakyat. Karena itu, suara rakyat adalah Suara Tuhan. Saya mengajak jangan pernah memperjualbelikan suara rakyat pada Pemilu 2024,” pesan Firli.Terpisah Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana berujar kampanye ‘Hajar Serangan Fajar’ adalah pengejawantahan dari hasil kajian yang dilakukan KPK mengenai potensi korupsi pada gelaran Pemilu. Hasil kajian tahun 2018 mengungkap fakta bahwa sebanyak 95% menjatuhkan pilihannya karena melihat dari uangnya, 72,4% media sosial, dan 69,6% popularitas.Hal ini dikuatkan oleh kajian dari Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM), dimana praktik politik uang telah membudaya dan mengkonstruksi proses demokrasi. Akibatnya, biaya politik membengkak, dan menjadikannya celah rawan bagi para calon peserta pemilu untuk bermain kotor dengan mencari sumber dana yang tidak baik.Kemudian hasil survei LIPI terhadap Pemilu tahun 2019 mencatat bahwa 47,4% masyarakat membenarkan adanya politik uang dan 46,7% diantaranya menyebut bahwa politik uang adalah hal wajar. Fakta ini sangat ironis, sebab jika sosok yang dipilih tidak berintegritas maka bisa dipastikan kebijakan yang akan diambil kelak akan jauh dari harapan masyarakat.Sementara hasil kajian KPK terkait politik uang menjelaskan bahwa sebanyak 72% pemilih menerima politik uang. Setelah dibedah sebanyak 82% penerimanya adalah perempuan dengan rentang usia di atas 35 tahun. Faktor terbesar perempuan menerima politik uang tersebut karena faktor ekonomi, tekanan dari pihak lain, permisif terhadap sanksi, dan tidak tahu tentang politik uang.“Politik uang sama dengan sumber masalah sektor politik. Politik uang yang lebih populer dengan istilah ‘Serangan Fajar’ adalah tindak pidana yang memicu terjadinya korupsi,” tegas Wawan.(PNO/01)
16 Jul 2023, 16:38 WIT
Kapolda Papua Jenguk Anggota Polri Korban Kerusuhan Di Dogiyai
Papuanewsonline.com, Jayapura -Bertempat di Ruang ICU Rumkit Bhayangkara Tk. II Jayapura, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K menjenguk Bripka Laode Imran, Personel Polri yang menjadi korban panah saat melakukan pengamanan Kerusuhan Dogiyai, Sabtu (15/07)Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi oleh Irwasda Polda Papua Kombes Pol Alfred Papare, S.I.K. dan Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol Dr. Nariyana, S.Ked., M.Kes.Di kesempatan tersebut, Kabid Dokkes menjelaskan kepada Kapolda Papua bahwa Bripka Laode Imran merupakan anggota Satuan Brimob Polda Papua yang berusia 47 tahun dan bertugas sebagai Pa Ops Kompi 4. “Pasien mengalami nyeri pada leher akibat luka tusuk panah. Panah tersebut memiliki panjang sekitar 130-150 cm dan terbuat dari besi. Tim medis yang bertanggung jawab atas perawatan korban adalah dr. Alistan Sp.B sebagai dokter penanggung jawab dan Ipda dr. Yemima dari IGD,” ujarnya.Ia menerangkan bahwa diduga Kejadian tersebut terjadi ketika korban berjarak sekitar 100 meter dari pelaku kerusuhan. Setelah kejadian tersebut, Bripka Laode Imran dibawa ke Balai Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Nabire dan kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara dalam keadaan pingsan.“Pasien saat ini menjalani terapi berupa pemasangan oksigen sebanyak 3 liter per menit, pemasangan monitor, pemasangan kateter, serta pemberian cairan infus NACL 0,9% sebanyak 1000 cc per 24 jam,” terang Kombes Pol. Nariyana.Selain itu, juga diberikan antibiotik injeksi Ceftriaxone sebanyak 2 kali sehari dengan dosis 1 gram, antibiotik Metronidazole sebanyak 3 kali sehari dengan dosis 500 mg, obat lambung Omeprazole sebanyak 2 kali sehari dengan dosis 1 ampul intravena, obat anti nyeri Ketorolac sebanyak 3 kali sehari dengan dosis 1 ampul intravena, dan vaksin anti tetanus Tetagam sebanyak 1 vial intramuskular.Pasien saat ini masih dirawat di ruangan ICU observasi, namun rencananya akan dirujuk ke RS Polri Sukanto Kramat Jati Jakarta untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut dari dokter spesialis bedah thorax cardiovascular. Kapolda Papua berharap agar korban segera pulih dan mendapatkan perawatan terbaik untuk pemulihan yang cepat.(PNO-11)
15 Jul 2023, 20:03 WIT
Pedagang Kampung Wandoga Dibacok Oleh OTK, Polisi: Kami Akan Ungkap Pelakunya
Papuanewsonline.com, Intan Jaya – Kepolisian Resor Intan Jaya tengah menangani kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang pedagang di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Sabtu (15/7) pagi tadi.Saat ditemui awak pers di Media Center, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, menjelaskan bahwa kejadian tersebut dilaporkan oleh beberapa orang masyarakat sekitar pukul 06.10 WIT di Polsek Sugapa. “Mereka memberitahu Polisi bahwa OA (40) telah mengalami pembacokan di kiosnya yang berlokasi di Kampung Wandoga,” ucapnya.Sementara itu, Kapolres Intan Jaya, AKBP Afrizal Asri, S.I.K. menjelaskan, kejadian itu berawal ketika korban dan saudara iparnya sedang membersihkan depan kios pada pagi hari. Seorang masyarakat dengan identitas belum diketahui (OTK) datang membeli Biscuit Gabin dan membawa parang.“Saudara ipar korban melayani pelaku tersebut. Saat korban mengambil minyak goreng dari kios sebelah, pelaku tiba-tiba membacoknya di bagian belakang leher sehingga korban menderita luka sobek dan berteriak minta tolong, yang kemudian pelaku berhasil melarikan diri,” terangnya.Ia melanjutkan, menurut saksi, Setelah menghujamkan parang ke korban, pelaku melemparkannya ke arah saudara korban yang hendak menolong dan Pelaku melarikan diri ke arah Kampung Wandoga setelah melakukan tindakan keji tersebut.AKBP Afrizal menyampaikan bahwa saat ini para saksi sedang menjalani pemeriksaan terkait insiden ini. Sementara itu, ciri-ciri pelaku yang didapat polisi yakni putra daerah, memiliki brewok, tubuh tinggi dan kurus, mengenakan jaket hitam, celana pendek jeans, serta topi koplo hitam.“Saat ini, korban OA (40) sedang dalam perawatan medis. Luka sabetan di bagian belakang lehernya mencapai sekitar 12 cm. Namun, korban masih dalam keadaan sadar diri. Untuk penanganan lebih lanjut, korban akan dievakuasi ke Kabupaten Timika,” tutur Kapolres.Dalam upaya menangani kasus ini, kepolisian telah melakukan tindakan dengan mendatangi lokasi kejadian, mengidentifikasi saksi-saksi dan korban, membawa korban ke puskesmas, dan membuat laporan polisi.“Pihak kepolisian berjanji akan bekerja keras untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku pembacokan tersebut guna menjalani proses hukum yang sesuai sehingga tidak terjadi lagi hal-hal seperti demikian di Kabupaten Intan Jaya." tegasnya. (PNO-12)
15 Jul 2023, 18:10 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru