Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
Berikan Pemahaman Radikalisme, As SDM: Bersama Kita Berantas Terorisme
Papuanewsonline.com, Jakarta - Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Prof. Dr. Dedi Prasetyo M.Hum, M.Si, M.M, membedah buku berjudul Radikalisme Terorisme dan Deradikalisasi di Indonesia. Buku ini mengabadikan kerja keras Polri dan pihak-pihak terkait dalam menangani terorisme.“Buku ini mengabadikan kerja keras Polri dan pihak-pihak terkait dalam menangani terorisme, mengupas tentang terorisme dan soft deradikalisasi untuk memperkaya pemahaman pembaca,” ungkap As SDM dalam sambutannya, Rabu (12/7/23).Menurut As SDM, dibutuhkan intervensi untuk mencegah perkembangan paham radikalisme. Sebab, Indonesia merupakan negara yang memiliki heterogenitas tinggi adanya intoleransi yang dapat melahirkan paham radikal dan dapat berujung pada aksi terorisme.Salah satu bentuk intervensi yang dapat dilakukan, jelas As SDM, adalah pencegahan melalui pengembangan kearifan lokal yang kontra ideologi radikalisme dan terorisme.“Untuk merealisasikan hal ini, dibutuhkan kerja sama dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” ujar mantan Kadiv Humas Polri tersebut. (PNO-12)
12 Jul 2023, 19:21 WIT
Polisi Selidiki Kasus Pembunuhan Di Jalan Manobi, Nabire
Papuanewsonline.com, Jayapura – Pada Selasa (11/7/2023) pukul 08.00 WIT, sebuah penemuan mayat terjadi di Jalan Manobi, Kelurahan Bumi Wonorejo, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah. Seorang pria bernama Ripin (21) diduga menjadi korban pembunuhan ditemukan tewas.Kronologi kejadian tersebut diungkapkan oleh beberapa saksi, antara lain saksi pertama MN (19 tahun), saksi kedua P (42 tahun), dan saksi ketiga SS. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menjelaskan bahwa kejadian ini bermula sekitar pukul 20.00 WIT.Kabid Humas menjelaskan bahwa saksi pertama, MN, baru saja pulang dari Asrama KPG (SP1) dan hendak menuju rumahnya yang berada di Jalan Manobi, Kelurahan Wonorejo, Kabupaten Nabire. Dari kejauhan, MN melihat sebuah benda putih yang terkena cahaya lampu dari sepeda motor yang berada di aspal yang ujungnya terputus.“MN yang penasaran mendekati benda tersebut dan terkejut melihat seorang mayat tergeletak di sebelah sebuah sepeda motor merek Honda Beat berwarna hitam dengan nomor polisi PA 6099 KH,” ungkapnya.Setelah mengetahui kejadian tersebut, MN segera melaporkannya kepada saksi kedua. Menerima laporan tersebut, saksi kedua pergi bersama saksi pertama untuk memeriksa lokasi penemuan mayat. “Setelah memastikan kebenaran informasi tersebut, saksi kedua melaporkannya kepada saksi ketiga, yang kemudian diteruskan kepada petugas piket penjagaan Polres Nabire melalui telepon,” ujar Kabid Humas.Sementara itu, Kapolres Nabire AKPB I Ketut Suarnaya, S.I.K., S.H saat dimintai keterangannya menyampaikan bahwa petugas piket penjagaan bersama tim Identifikasi Fisik (Inafis) dan petugas piket lainnya dengan cepat merespon dengan mendatangi lokasi penemuan mayat. “Pukul 20.30 WIT, anggota gabungan piket Polres Nabire tiba di TKP dan segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan Korban kemudian dibawa ke RSUD Nabire pukul 21.35 WIT untuk dilakukan visum dan verifikasi,” terangnya.Ia menyatakan, dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan identitas yang melekat pada korban. Tim Inafis Polres Nabire melakukan pemeriksaan luar terhadap mayat korban dan menemukan 23 luka tusukan di sekitar punggung serta 2 luka tusukan di dada sebelah kiri.Korban diketahui sebagai seorang ojek, meskipun tidak terdaftar karena tidak ditemukannya nomor register keanggotaan ojek pada helm korban.“Identitas pelaku pembunuhan masih dalam tahap penyelidikan yang dilakukan oleh kami dan Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap kejadian tragis ini guna proses keadilan hukum,” tegas Kapolres. (PNO-12)
12 Jul 2023, 18:53 WIT
Polda Papua Klarifikasi Dugaan Terlibatnya Oknum Kepolisian Dalam Pengrusakan Hutan Mangrove
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kawasan hutan mangrove di Hamadi kini kembali dirusaki oleh oknum pengusaha yang mengaku sebagai pemilik dari lahan tersebut.Pengerusakan tersebut dilakukan dengan cara menimbun karang di kawasan hutan mangrove yang merupakan kawasan hutan konservasi yang dilindungi oleh negara saat ini.Hal ini yang kemudian diangkat oleh beberapa media online sehingga banyak isu yang juga bermunculan seperti adanya keterlibatan anggota Kepolisian terkait kasus tersebut.Oleh karena itu, Polda Papua dalam hal ini Kabid Humas Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom mengklarifikasi isu yang beredar tersebut, Rabu (12/7).Kabid Humas menyatakan bahwa isu yang beredar saat ini belum terbukti keabsahannya sehingga pihaknya perlu melakukan pendalaman lebih lanjut bersama pihak terkait guna memastikan isu tersebut.“Kami akan melakukan pendalaman lebih lanjut terkait isu tersebut, dan jika hal itu benar adanya, oknum yang terlibat akan diberikan sanksi tegas sesuai hukum yang berlaku oleh pihak Propam Polda Papua,” tegasnya.Kombes Pol Benny meminta kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan isu-isu yang dapat menurunkan citra Polri jika hal tersebut belum terbukti kepastiannya sehingga tidak menjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat nantinya.“Kami juga mengharapkan masyarakat dapat bersabar dan tidak menyebarkan isu-isu yang tidak benar terkait kasus tersebut. Namun hal ini tetap kami lakukan pendalaman hingga memastikan dugaan keterlibatan Oknum Kepolisian,” ungkap Kabid Humas. (PNO-12)
12 Jul 2023, 14:30 WIT
As SDM Polri: Masyarakat Jangan Percaya Dengan Rekrutmen Yang Meminta Imbalan
Papuanewsonline.com, Semarang - Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Dedi Prasetyo mengimbau masyarakat tak lagi percaya dengan hasutan dan iming-iming janji lolos rekrutmen Polri dengan membayar sejumlah uang. Dedi menegaskan jika ada yang mengaku bisa meloloskan calon peserta rekrutmen dengan imbalan, pasti orang tersebut sedang melakukan penipuan.“Jangan mudah terprovokasi oleh hasutan-hasutan orang, yang dengan cara-cara secara instan bisa masuk ke polisi. Apalagi dengan membayar uang tertentu, itu pasti dibohongin,” kata Dedi di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (11/7/2023).Dedi meminta masyarakat juga melek informasi soal banyaknya kasus penipuan modus rekrutmen Polri. Sejak awal pendaftaran rekrutmen Polri dibuka, sambung Dedi, pihaknya dan jajaran telah mensosialisasikan masuk Polri gratis tanpa pungutan biaya.“Ya memang dari berbagai macam kasus (penipuan) yang terjadi, yang sudah diungkap oleh Polri, ada kejadian di Sumatera Utara dan yang terakhir itu yang pedagang bubur yang di Cirebon, itu seperti itu. Jadi masih ada sebagian masyarakat (yang percaya dengan memberi sejumlah uang bisa jadi polisi-red),” jelas Dedi.Mantan Kadiv Humas Polri ini mengatakan masyarakat yang hendak mengikuti rekrutmen Polri harus percaya diri. Karena lolos seleksi, sambung Dedi, berdasarkan kemampuan diri sendiri.“Di awal rekrutmen itu sudah kita sosialisasikan bahwa percaya kepada diri sendiri. Kemudian harus yakin pada persiapan-persiapan yang dilakukan,” ucap Dedi.“Jangan mudah percaya, ataupun jangan mudah merasa dengan menggunakan cara-cara mengeluarkan uang, kemudian percaya dengan beberapa oknum tertentu yang bisa meluluskan untuk menjadi polisi,” imbuh dia.Dedi menuturkan banyak kasus penipuan modus rekrutmen Polri yang terungkap karena orang tua peserta rekrutmen merasa dibohongi saat sudah membayar sejumlah uang kepada orang tertentu, tetapi anaknya tetap tidak lolos seleksi. Dedi menekankan kelulusan peserta rekrutmen Polri adalah berdasarkan kemamuan dan persiapan maksimal. Tidak ada cara instan.“Pada kenyataannya, banyak yang tidak lulus. Karena apa? Karena semuanya boleh dikatakan persiapannya tidak maksimal. Persiapannya instan. Nah itu kita mengharapkan kepada masyarakat untuk betul-betul apabila ingin menjadi anggota Polri, dipersiapkan semaksimal mungkin fisiknya, kemudian kesehatannya, kemudian intelektualnya, kemudian mentalnya. Dan harus yakin kepada kemampuan sendiri,” ungkap Dedi. (PNO-12)
11 Jul 2023, 22:46 WIT
Rayakan Malam Polri Presisi Untuk Negeri, Kapolda Maluku: Terus Bersinergi Berikan Pelayanan Terbaik
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar malam puncak perayaan hari Bhayangkara yang ke-77 dengan mengusung tema Polri Presisi untuk Negeri. Peringatan hari lahir Polri ini dilaksanakan di Plaza Presisi Manise Maluku, Senin (10/7/2023). Gedung serbaguna Polda Maluku yang baru di Tantui, Kota Ambon ini untuk pertama kalinya digunakan.Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, Gubernur Maluku Irjen Pol (Purn) Murad Ismail, Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Ruruh A. Setyawibawa, Danlantamal IX/Ambon Brigjen TNI Said Latuconsina, dan Forkopimda Maluku lainnya, turut hadir dalam kegiatan tersebut.Kapolda Maluku Lotharia Latif, dalam sambutannya pertama-tama memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Forkopimda Maluku, stakeholder, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan para undangan yang telah menghadiri malam Polri Presisi untuk negeri."Kami belum sempurna, masih banyak kekurangan di dalam pelaksanaan tugas, tapi kami tetap berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dalam melayani masyarakat Maluku," katanya.Kapolda mengakui tidak semua pekerjaan yang dilakukan dapat memuaskan keinginan masyarakat. Kendati begitu, Polda Maluku beserta jajaran terus berkomitmen untuk bisa melayani masyarakat dengan hati, tulus dan ikhlas.Polda Maluku beserta jajaran akan terus bersinergi dengan TNI maupun instansi terkait, untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi rakyat Maluku. Juga diharapkan bisa membantu program-program Pemerintah Pusat, maupun Pemerintah Provinsi dalam mewujudkan Maluku yang aman, damai dan sejahtera."Yang kedua saya ingin menyampaikan terima kasih, karena sejauh ini seluruh tugas-tugas kepolisian dapat berjalan dengan aman, baik dan lancar," katanya.Kelancaran tugas Kepolisian di Maluku, lanjut Kapolda, tidak terlepas dari bantuan TNI, Pemerintah Daerah, maupun instansi terkait dan seluruh komponen masyarakat."Yang ketiga kami mohon doa restu, kiranya dalam pelaksanaan tugas ke depan kita bisa bersama-sama dalam menjaga dan memelihara kamtibmas, serta menegakan hukum. Karena tugas ini tidak bisa dikerjakan oleh Polri sendiri. Dan acara malam ini merupakan sinergitas antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan seluruh komponen masyarakat lainnya," katanya.Sementara itu, Gubernur Maluku Murad Ismail, dalam sambutannya atas nama Pemerintah Daerah, masyarakat maupun pribadi dan keluarga menyampaikan selamat hari Bhayangkara ke 77."Dengan bertambahnya usia, kami berdoa agar Polri, khususnya Polda Maluku dan jajarannya selalu dilindungi oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, dalam menjalankan tugas mulia, yaitu melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat yang berkeadilan, mampu menjadi rekan setia, dan humanis," katanya.Murad juga memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh anggota Polri yang telah menjaga keamanan, dan ketertiban di wilayah NKRI, khususnya di provinsi Maluku."Selamat hari Bhayangkara, terus menjaga keutuhan NKRI dan kemajuan kita bersama, serta tetap konsisten menjamin keamanan," pintanya. (PNO-12)
11 Jul 2023, 17:22 WIT
Polda Papua Gelar Latihan Pra Operasi Patuh Cartenz 2023
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menggelar Latihan Pra Operasi Patuh Cartenz 2023, dengan mengangkat tema “Patuh dan Tertib Berlalu Lintas Cermin Moralitas Bangsa”.Dir Lantas Polda Papua Abrianto Pardede S.H., S.I.K., M.H., memimpin Latihan Pra Operasi Patuh Cartenz tahun 2023 bertempat di Ruang Rupatama Polda Papua, Selasa (11/07/2023).Hadir dalam kegiatan itu Karo Ops Polda Papua yang diwakili Kabag Bin Ops AKBP Mugoni, Dir Intelkam Polda Papua yang diwakili Wadir Intelkam AKBP Angling Guntoro S.I.K, Kabag Ops Dit Lantas Polda Papua Kompol Rahman Ramli dan para peserta Lat pra Ops.Dalam sambutanya, Dir Lantas Polda Papua mengatakan Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya berlalu lintas serta untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh kurang disiplinnya masyarakat dalam berkendara.Ia menyebutkan operasi kali ini dalam rangka Harkamtibmas Bidang Lalu Lintas yang mengedepankan edukatif dan persuasif."Perlu diingat juga bahwa tindakan yang dilakukan ini harus mengedepankan sifat humanis dimana kita harus menjaga etika dalam memberikan teguran dan juga pada saat operasi harus menjaga tata krama yang baik dalam memberikan teguran,” tutur Dir Lantas.Lebih lanjut, Kombes Pardede menyampaikan bahwa bukan hanya pelanggaran namun operasi ini juga dilakukan untuk nantinya dapat mengurai beberapa titik kemacetan yang ada di Papua baik itu di wilayah Kota Jayapura hingga ke beberapa titik lainya yang juga mengalami kemacetan.“Dimana kegiatan ini rencananya akan dilakukan dalam 14 hari kedepan dan disebar di berbagai titik baik itu Polda hingga ke Polres jajaran dan juga di tempat tempat yang rawan kemacetan serta rawan terjadinya kecelakaan,” tutup Kombes Pardede. (PNO-12)
11 Jul 2023, 17:10 WIT
Antisipasi 12 Kabupaten Rawan Pemilu 2024, Kapolda Papua: Kurangi Penggunaan Sistem Noken
Papuanewsonline.com, Jayapura – Pada tanggal 14 Februari mendatang, Indonesia akan melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Namun, Polda Papua telah memetakan bahwa 12 kabupaten di Bumi Cenderawasih masuk dalam kategori rawan konflik selama pelaksanaan Pemilu tersebut.Kabupaten-kabupaten yang termasuk dalam daftar rawan konflik antara lain Intan Jaya, Dogiyai, Deiyai, Puncak, Nduga, Lanny Jaya, Puncak Jaya, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Jayawijaya, Tolikara, dan Yalimo.Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan perlunya mengurangi penggunaan sistem noken, karena sistem ini dianggap sebagai pemicu terjadinya konflik yang berpotensi menimbulkan korban jiwa. Dalam sistem noken, para pelaku politik dapat merebut suara yang tersisa, dan hal ini menjadi perhatian serius bagi keamanan dan keselamatan masyarakat.“Karena mereka merebut sisa suara para pelaku politik ini ia memasarkan pemilu ini kalau bisa one man one vote atau satu orang satu suara“ ujar Kapolda Papua.Lanjut Irjen Fakhiri 12 Kabupaten tersebut menjadi antisipasi dari Polda Papua agar di Pilkada sebelumnya tidak berulang lagi dampak dari pada Pemilu 2024 mendatang, agar penggunaan Sistem ikat Noken dapat dikurangi karena sistem tersebut pemicu terjadi konflik dapat menimbulkan korban jiwa.“Pemerintah Daerah setempat bersama Komisioner KPU dan Bawaslu untuk dapat mengontrol Daftar Pemilih Tetap, kalau bisa pemilu dilakukan One Man One Vote atau Satu Orang Satu Suara. (PNO-12)
11 Jul 2023, 09:34 WIT
Gelar Apel Persiapan Operasi Patuh Cartenz 2023, Wakapolda Papua: Patuhi Tata Tertib Berlalu Lintas
Papuanewsonline.com, Jayapura - Bertempat di Lapangan Mako Brimob Polda Papua telah dilaksanakan Apel Gelar Pasukan operasi Patuh Cartenz - 2023 dengan tema "patuh dan tertib berlalu lintas cermin moralitas Bangsa". Apel yang digelar, Senin (10/7/2023) tersebut dipimpin oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol Ramdani Hidayat, S.H., dan dihadiri oleh sejumlah pejabat dan instansi terkait, termasuk personel Gabungan TNI-Polri.Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K., dalam amanatnya yang dibacakan oleh Wakapolda Papua menyampaikan beberapa poin penting kepada para peserta apel dan masyarakat Papua."Tujuan dari apel ini adalah untuk mengevaluasi kesiapan personel dan sarana pendukung lainnya dalam menjalankan kegiatan operasi dengan optimal dan mencapai tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan," ucapnya.Wakapolda Papua juga menyoroti masalah pelanggaran tata tertib dan peraturan berlalu lintas yang menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas. Meskipun masyarakat memahami risiko dari pelanggaran tersebut, namun masih terdapat tingkat kesadaran yang rendah terhadap kepatuhan terhadap peraturan berlalu lintas."Untuk mengatasi masalah ini, saya mengajak semua pihak untuk bekerja sama menciptakan keamanan dan ketertiban berlalu lintas yang kondusif. Sinergi antara stakeholder terkait dan partisipasi masyarakat sangat penting dalam mendukung keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas," imbuhnya.Dalam melihat data perbandingan kecelakaan lalu lintas pada pelaksanaan operasi patuh cartenz tahun 2021 dan 2022, terjadi peningkatan signifikan. Jumlah kecelakaan lalu lintas meningkat sebesar 240%, korban meninggal dunia naik 250%, korban luka berat naik 31%, korban luka ringan naik 2700%, dan kerugian materiil naik 183%."Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dan partisipasi semua pihak untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas," lanjut Wakapolda.Dalam operasi patuh cartenz - 2023, terdapat 7 prioritas pelanggaran yang menjadi fokus penegakan hukum lalu lintas. Prioritas tersebut meliputi pengemudi atau pengendara ranmor yang menggunakan ponsel saat berkendara, yang masih di bawah umur, yang berboncengan lebih dari satu orang, yang tidak menggunakan helm SNI atau safety belt, dalam pengaruh atau mengkonsumsi alkohol, melawan arus, dan melebihi batas kecepatan."Para personel yang terlibat dalam operasi diharapkan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif serta menggunakan teknologi elektronik untuk penegakan hukum lalu lintas. Selain itu, juga dilakukan sosialisasi, edukasi, dan penegakan hukum yang subjektif dan humanis terhadap pelanggaran lalu lintas," tandas Wakapolda.Operasi patuh cartenz - 2023 sendiri bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas, dan fatalitas, serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.Sebelum mengakhiri sambutannya, Wakapolda Papua memberikan penekanan dan arahan kepada semua peserta apel. Antara lain, selalu bertaqwa kepada Tuhan yang maha esa, menjaga keselamatan dalam menjalankan tugas, meningkatkan disiplin anggota polantas, terwujudnya pelayanan polantas yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta terwujudnya masyarakat yang tertib dan patuh hukum dalam berlalu lintas. (PNO-12)
10 Jul 2023, 19:40 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru