Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
Hut Bhayangkara Ke-80 Jadi Ruang Kebersamaan Polri dan Rakyat
Papuanewsonline.com, Ambon – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026, Polda Maluku menggelar Pesta Rakyat yang memadukan pelayanan publik, pemberdayaan UMKM, pelestarian budaya lokal, serta berbagai kegiatan sosial dan hiburan sebagai wujud kedekatan Polri dengan masyarakat.Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Letkol Pol. Chr. Tahapary, Tantui, Ambon, Minggu (28/6/2026), dihadiri langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, para Pejabat Utama Polda Maluku, Pengurus Daerah Bhayangkari Maluku, unsur Forkopimda, serta ribuan personel dan keluarga besar Polda Maluku.Pesta rakyat tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya berorientasi pada perayaan institusi, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai layanan publik dan kegiatan yang melibatkan pelaku usaha lokal serta komunitas budaya daerah.Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan santai mengelilingi kawasan Tantui yang diikuti Kapolda Maluku bersama jajaran pejabat utama, personel Polri, Bhayangkari, dan keluarga besar Polda Maluku. Suasana kebersamaan semakin terasa melalui senam bersama yang digelar di Lapangan Letkol Pol. Chr. Tahapary.Selain menjadi ajang silaturahmi, Polda Maluku juga menghadirkan berbagai layanan yang dapat diakses masyarakat secara langsung, di antaranya pelayanan kesehatan gratis, pelayanan SIM gratis, bazar sembako murah, serta pameran dan penjualan produk UMKM lokal yang melibatkan pelaku usaha di Kota Ambon.Beragam perlombaan turut memeriahkan kegiatan tersebut, mulai dari lomba mural, lomba memasak, lomba mewarnai anak Tingkat SD, hingga lomba bongkar pasang senjata api laras panjang dan laras pendek. Kegiatan ini menjadi ruang partisipasi yang mempererat hubungan antara anggota Polri, keluarga besar Bhayangkari, dan masyarakat.Nuansa kearifan lokal Maluku juga mendapat perhatian khusus melalui penampilan atraksi budaya Bambu Gila dari Kabupaten Maluku Tengah. Atraksi tradisional yang menjadi salah satu ikon budaya Maluku tersebut berhasil menarik perhatian para peserta, termasuk Kapolda Maluku yang turut merasakan secara langsung pengalaman memegang bambu gila bersama para pejabat utama Polda Maluku.Di sela kegiatan, Kapolda Maluku bersama Wakapolda Maluku dan Pengurus Daerah Bhayangkari Maluku meninjau langsung pelaksanaan lomba mewarnai anak yang diselenggarakan Bidang Humas Polda Maluku di Ruang Sagu, Gedung Plaza Presisi Polda Maluku. Kehadiran para pimpinan Polda Maluku memberikan semangat tersendiri bagi para peserta yang merupakan generasi muda Maluku.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto mengatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 merupakan momentum untuk semakin memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.“Peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar perayaan institusi, tetapi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepercayaan publik. Melalui pesta rakyat ini kami ingin menghadirkan Polri yang semakin dekat, semakin terbuka, dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pelayanan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, serta pelestarian budaya daerah,” ujar Kapolda.Menurutnya, keterlibatan UMKM, pelaku budaya, keluarga besar Polri, dan masyarakat dalam satu ruang kebersamaan mencerminkan semangat kolaborasi yang menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan dan mendorong pembangunan daerah.“Polri tidak dapat bekerja sendiri. Keamanan dan kemajuan daerah hanya dapat diwujudkan melalui sinergi dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Hari Bhayangkara ke-80 kami jadikan sebagai ruang memperkuat persatuan, kebersamaan, dan semangat melayani masyarakat,” tambahnya.Pada penghujung acara, Kapolda Maluku didampingi Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Maluku bersama Wakapolda Maluku dan jajaran menyerahkan berbagai hadiah door prize kepada personel dan Bhayangkari yang beruntung, dengan hadiah utama berupa kulkas, sepeda listrik, dan sepeda lipat.Pesta Rakyat Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polda Maluku berlangsung meriah, aman, dan penuh antusiasme. Kegiatan ini menjadi simbol kuat komitmen Polri Presisi untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra yang mendukung kesejahteraan, pemberdayaan ekonomi, dan pelestarian budaya bangsa. PNO-12
01 Jul 2026, 19:14 WIT
APBD Mimika Tahun 2025 Diduga Bocor 1,1 Triliun
Papuanewsonline.com, Timika- Anggaran Pendapatan Belanjah Daerah (APBD) Kabupaten Mimika Tahun 2025 Mimika diduga bocor ke para tikus berdasi. hal ini diperkuat setelah BPK menemukan angaran SILPA pada pengelolaan anggaran APBD Mimika Tahun 2025 senilai 1,1 Triliun.Ketua Komunitas Pemuda Kei Mimika (KPKM) Bung Edward mengatakan Besarnya SILPA Tahun anggaran 2025 senilai 1,1 Triliun membuka aib Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika." SILPA Tahun anggaran 2025 senilai 1,1 Trilun ini, menunjukan kegagalan Saudara Bupati dalam memipin Kabupaten Mimika," ujar Bung Edward.Kata Bung Edward SILPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) di Kabupaten Mimika bisa terjadi karena pengelolaan SILPA menyimpang dari ketentuan hukum, menimbulkan kerugian keuangan negara, atau digunakan sebagai dasar rekayasa anggaran. " Ya Secara yuridis, SILPA adalah bagian dari keuangan negara, sehingga setiap penyalahgunaan, manipulasi, atau rekayasa dalam penganggarannya dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana korupsi," Ujarnya.Kata Dia Analisis Yuridis adalah bahwa Kedudukan SILPA tetap anggaran negara, sesuai Hukum Keuangan Negara, karena SILPA adalah sisa dana APBD/APBN pada akhir tahun anggaran, sehingga Berdasarkan doktrin keuangan negara SILPA merupakan mutlak anggaran Negara yang harus dipertanggungjawabkan." Publik harus paham bahwa SILPA termasuk bagian dari keuangan negara sehingga harus tunduk pada UU 17/2003 tentang Keuangan Negara, UU 1/2004 tentang Perbendaharaan Negara, UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, dan Permendagri 15/2023 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2024 (khusus penganggaran SILPA harus rasional dan berbasis perhitungan yang cermat)," Terangnya.Kata dia pantas perputaran ekonomi tidak ada, pembangunan tidak tampak dalam kepemimpinan Johanes Rettob sebagai Bupati. " Banyak kegiatan hura-hura, dan hanya borong prestasi tapi lapangan Nol," Tegasnya.Bung Edward meminta agar Aparat penegak Hukum Jaksa, Polisi dan KPK melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap penggunaan APBD Mimika Tahun 2025, karena dengan adanya SILPA senilai 1,1 Triliun bisa menjadi pintu masuk bagi APH untuk membongkar modus operandi dugaan korupsi dalam pengelolaan APBD di Kabupaten Mimika." Kami Minta APH harus turun di Kabupaten Mimika, karena SILPA tahun anggaran 2025 senilai 1,1 Triliun merupakan angkah yang tidak wajar," Pungkasnya.Penulis: HendrikEditor. : Gf
01 Jul 2026, 16:44 WIT
Bekal Pulang Kampung: Warga Binaan Lapas Timika Dibekali Ilmu Hukum
Papuanewsonline.com, Mimika – Law Firm Golda bekerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Timika menggelar penyuluhan hukum bagi warga binaan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mereka kembali ke lingkungan masyarakat. Kegiatan tahap pertama tersebut berlangsung pada Jumat, 27 Juni 2026, di lantai II Lapas Kelas IIB Timika.Kegiatan dibuka oleh Kepala Lapas Timika, Hernowo. Penyuluhan menghadirkan Direktur Law Firm Golda, Hendra Jamlaay, S.H., sebagai pemateri bersama Kepala Bidang Advokasi Law Firm Golda, Lukman Chakim, S.H. Pendiri Law Firm Golda, Edoardus Rahawadan, turut mendampingi jalannya kegiatan, sementara doa pembuka dipimpin Kepala Urusan Umum Lapas, Frans Tangboboan.Sebanyak 76 tahanan dan narapidana mengikuti penyuluhan hukum tahap pertama tersebut. Materi yang diberikan mencakup pemahaman mengenai hak-hak warga binaan sejak proses penyidikan, penuntutan, persidangan, hingga selama menjalani pembinaan di dalam lapas. Sebagai bahan pembelajaran, setiap peserta juga menerima buku saku hukum.Kepala Lapas Timika, Hernowo, berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga binaan saat kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat. "Kegiatan ini bisa memberikan pemahaman hukum sekaligus merubah cara hidup kelak jika telah bebas dan kembali ke masyarakat," ujarnya.Hal senada disampaikan Pendiri Law Firm Golda, Edoardus Rahawadan. Menurutnya, program penyuluhan hukum bertujuan agar warga binaan memahami hak dan kewajiban mereka selama menjalani proses hukum maupun saat menjalani masa pembinaan di lembaga pemasyarakatan.Direktur Law Firm Golda, Hendra Jamlaay, mengatakan program tersebut tidak berhenti pada tahap pertama. "Tahap II direncanakan Juli 2026. Keterbatasan ruangan membuat kami bagi bertahap, tapi komitmennya semua warga binaan dapat akses," katanya.Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, sejumlah warga binaan menyampaikan keluhan mengenai dokumen eksekusi putusan yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah. Mereka mengaku belum menerima dokumen tersebut meski telah menunggu selama sekitar lima bulan.Menanggapi hal itu, pihak Lapas Timika menjelaskan telah mengirimkan surat kepada Kejaksaan Negeri Timika untuk meminta tindak lanjut, namun hingga kini belum menerima konfirmasi. Menyikapi persoalan tersebut, Hendra Jamlaay meminta agar dilakukan evaluasi terhadap proses administrasi yang berkaitan dengan hak para terpidana. "Jangan tahan dokumen eksekusi lama-lama. Itu merampas hak terpidana," tegasnya.Hingga berita ini dipublikasikan, redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak Kejaksaan Negeri Timika terkait keterlambatan penyerahan dokumen eksekusi putusan. Apabila telah diperoleh tanggapan resmi, berita ini akan diperbarui sesuai prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.Penulis: Hendrik Editor: GF
29 Jun 2026, 21:21 WIT
Hukum Masuk Tembok: Law Firma Golda Ajak Warga Binaan Lapas Timika Kenal Hak & Kewajiban
Papuanewsonline.com, Mimika – Untuk sehari, ruang di Lapas Kelas IIB
Timika berubah jadi ruang kelas. Law Firma Golda datang membawa materi hukum
dasar untuk puluhan warga binaan. Tujuannya satu, agar bekal itu dipakai saat
mereka kembali ke masyarakat. Isi & Peserta Penyuluhan fokus pada hak dan
kewajiban hukum. Kegiatan diikuti puluhan warga binaan dan didampingi petugas
pembina Lapas. Law Firma Golda menyebut ini bagian dari komitmen mendukung
akses keadilan di Mimika. Suara Pendiri Pendiri Law Firma Golda, Edoardus
Rahawadan, mengapresiasi Lapas Timika. "Kami sangat mengapresiasi langkah
Lapas Kelas IIB Timika yang membuka ruang bagi kami untuk berbagi pengetahuan
hukum," kata Edoardus dalam sambutannya. Makna Kegiatan Edoardus menyebut kerja sama ini
positif karena pembinaan tidak berhenti di pengawasan. "Ini luar biasa,
karena pembinaan juga memberikan bekal pemahaman hukum agar warga binaan
menyadari haknya dan memahami batasan kewajibannya," ujarnya. Harapan ke Warga Binaan Ia berharap materi ini jadi bekal
setelah bebas. "Semoga penyuluhan ini dapat menjadi bekal berharga,
mencegah terulangnya perbuatan yang melanggar hukum, serta membangun pola pikir
yang lebih bertanggung jawab," kata Edoardus. Harapan ke Lapas Untuk Lapas, Edoardus mendorong
program ini jadi kegiatan rutin. "Semoga kerja sama ini dapat terus
berlanjut dan ditingkatkan, sehingga program pembinaan hukum mendukung
keberhasilan tujuan pemasyarakatan," jelasnya. Pesan ke Publik Edoardus juga menyorot akses
hukum yang setara. "Kegiatan ini contoh bahwa layanan hukum tidak hanya
untuk pihak tertentu, tetapi juga menjangkau semua lapisan, sebagai wujud
keadilan dan kesetaraan di hadapan hukum," katanya. Kegiatan berlangsung lancar.
Redaksi telah menerima dokumentasi dari penyelenggara. Hingga berita ini
diturunkan, pihak Lapas Kelas IIB Timika menyatakan kegiatan berjalan sesuai
rencana. Penulis: Hendrik
Editor: GF
28 Jun 2026, 14:58 WIT
Kecelakaan di Jalan Poros SP3, Satu Perempuan Tewas Tertabrak Truk
Papuanewsonline.com, Mimika –
Sebuah kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dan truk terjadi di Jalan
Poros SP3, tepatnya di depan Gang Amtor, Kabupaten Mimika, pada Sabtu
(27/6/2026) sekitar pukul 14.10 WIT. Peristiwa nahas itu merenggut nyawa
pengendara sepeda motor berinisial S.R. (44), warga Jalan Yos Sudarso,
sementara penumpangnya mengalami luka ringan. Menurut keterangan Satlantas
Polres Mimika, kedua kendaraan melaju searah dari SP3 menuju SP2. Diduga
pengendara sepeda motor jenis Yamaha Vino melakukan manuver mendahului
kendaraan lain di depan Bengkel Lapangan. Pada saat yang sama, truk
berwarna kuning yang dikemudikan W.P.B.B. tidak sempat menghindar dan menabrak
bagian belakang motor tersebut. Akibat benturan keras, pengendara
dan penumpang terlempar ke jalan. Pengemudi truk segera membawa keduanya ke
Rumah Sakit Umum Mitra Masyarakat. Namun, nyawa S.R. tidak dapat
diselamatkan, sedangkan penumpang berinisial E.R. hanya mengalami luka memar
dan sudah mendapatkan perawatan medis. Kerugian materiil akibat kejadian
ini diperkirakan mencapai Rp2 juta. Kedua kendaraan telah diamankan sebagai
barang bukti. Polisi masih melakukan
penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dan mengkaji unsur
kelalaian dari kedua pihak. Penulis: Jid
Editor: GF
28 Jun 2026, 10:40 WIT
Sambut Hari Bhayangkara, Polres Mimika Gelar Lomba Pos Peka untuk Tingkatkan Keamanan
Papuanewsonline.com,
Timika – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026, Polres Mimika
menggelar lomba Pos Peduli Keamanan (Pos Peka) yang diikuti oleh 36 pos yang
tersebar di berbagai wilayah. Kegiatan ini bertujuan mendorong keaktifan dan
kualitas pos keamanan warga agar semakin optimal dalam menjaga ketertiban
lingkungan.Kapolres
Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman menegaskan bahwa Pos Peka menjadi
mitra strategis aparat dalam memantau keamanan dan ketertiban masyarakat. “Pos ini
beroperasi selama 24 jam dan sangat membantu kami dalam mengawasi situasi di
lapangan, sehingga kehadirannya sangat dibutuhkan,” ujarnya.Penilaian
dilakukan berdasarkan beberapa indikator, meliputi tingkat keaktifan,
kebersihan lingkungan, tanggapan warga, serta kontribusi nyata dalam menjaga
keamanan wilayah.Lomba ini
juga menjadi sarana evaluasi untuk mengetahui pos mana yang sudah berjalan baik
dan mana yang perlu ditingkatkan kinerjanya.Para
pemenang akan mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan serta peralatan
pendukung seperti senter, handy talky, rompi, dan perlengkapan operasional
lainnya. Penyerahan
hadiah akan dilakukan bersamaan dengan puncak peringatan Hari Bhayangkara yang
berlangsung di Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua Tengah. Penulis: Jid
Editor: GF
27 Jun 2026, 03:27 WIT
Kejari Mimika Perkuat Kewaspadaan, Belum Ada Aliran Menyimpang yang Terdeteksi
Papuanewsonline.com, Timika – Kejaksaan Negeri Mimika
melalui Bidang Intelijen menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Aliran
Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (Pakem) Tahun 2026. Kegiatan
berlangsung di Aula Kejari Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Kuala Kencana, pada
Kamis (25/6/2026), dipimpin oleh Plh Kepala Kejari Mimika Reinaldo Sampe
didampingi pejabat terkait.Kepala Seksi Intelijen Norbertus Dhendy Restu Prayogo
menyatakan pertemuan ini bertujuan memperkuat langkah pencegahan masuknya
ajaran atau aliran yang menyimpang dan berpotensi mengganggu ketertiban. Tim Pakem dibentuk secara lintas unsur, meliputi Kejaksaan,
TNI, Polri, Kementerian Agama, Kesbangpol, FKUB, serta lembaga gereja setempat.Tugas utama tim adalah menghimpun data dan informasi terkait
aktivitas keagamaan maupun kepercayaan di masyarakat. Hasil pengamatan akan menjadi dasar untuk menentukan langkah
tindak lanjut yang tepat dan sesuai aturan yang berlaku.Berdasarkan pemantauan hingga saat ini, belum ditemukan
aliran atau ajaran yang menyimpang dan mengganggu kerukunan di wilayah Mimika. Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan sebagai upaya
antisipasi dini, mengingat potensi munculnya ajaran baru yang dapat memicu
keresahan di kemudian hari. Penulis: Jid
Editor: GF
26 Jun 2026, 17:51 WIT
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolda Maluku Tekankan Aktualisasi Nilai-Nilai Tribrata
Papuanewsonline.com, Ambon – Momentum Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dimanfaatkan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk memperkuat komitmen moral dan profesionalisme seluruh personel melalui Upacara Pemuliaan Nilai-Nilai Tribrata yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia, Kamis (25/6/2026).Di Maluku, kegiatan tersebut diikuti Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., bersama Irwasda dan para Pejabat Utama Polda Maluku melalui video conference yang terhubung langsung dengan pelaksanaan upacara tingkat nasional yang dipimpin Kapolri dari Mabes Polri.Pemuliaan Nilai-Nilai Tribrata menjadi salah satu rangkaian penting dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen seluruh insan Bhayangkara untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai luhur pengabdian kepada bangsa dan negara.Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni mengatakan, Tribrata merupakan pedoman hidup sekaligus fondasi moral yang harus terus diaktualisasikan dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian, terutama dalam menghadapi dinamika dan tantangan keamanan yang semakin komplek.“Pemuliaan Nilai-Nilai Tribrata bukan sekadar tradisi institusi, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab moral setiap anggota Polri. Nilai-nilai yang terkandung dalam Tribrata harus tercermin dalam setiap tindakan, keputusan, dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat,” kata Wakapolda Maluku.Menurutnya, memasuki usia ke-80 tahun pengabdian Polri, tantangan institusi semakin beragam, mulai dari perkembangan teknologi informasi, dinamika sosial masyarakat, hingga tuntutan publik terhadap pelayanan yang semakin cepat, transparan, dan akuntabel.Karena itu, kata Wakapolda, penguatan nilai-nilai Tribrata menjadi landasan utama dalam membangun kultur organisasi yang berintegritas sekaligus memperkuat implementasi Polri Presisi yang berorientasi pada pelayanan publik.“Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama institusi Polri. Oleh karena itu, setiap anggota harus mampu mengaktualisasikan nilai-nilai Tribrata dalam tugas sehari-hari melalui pelayanan yang profesional, humanis, responsif, dan berkeadilan. Dengan demikian, kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.Lebih lanjut, Wakapolda menegaskan bahwa semangat Tribrata harus menjadi kompas moral bagi seluruh personel dalam menjalankan fungsi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta penegak hukum yang menjunjung tinggi hak asasi manusia dan nilai-nilai demokrasi.Menurutnya, aktualisasi nilai-nilai Tribrata juga menjadi bagian penting dalam mendukung agenda pembangunan nasional, menjaga stabilitas keamanan, serta menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai Tribrata tidak hanya dihafalkan, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam setiap pengabdian anggota Polri. Inilah fondasi yang akan memperkuat transformasi Polri yang semakin profesional, modern, dan terpercaya,” tegasnya.Upacara Pemuliaan Nilai-Nilai Tribrata berlangsung khidmat dan diikuti seluruh jajaran Polri di berbagai wilayah Indonesia sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai dasar kepolisian yang menjadi landasan pengabdian institusi sejak awal berdiri.Melalui momentum tersebut, Polri menegaskan kembali komitmennya untuk terus memperkuat integritas personel, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga kepercayaan masyarakat dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban yang mendukung tercapainya visi Indonesia maju menuju Indonesia Emas 2045. PNO-12
26 Jun 2026, 13:31 WIT
Satgas Preventif Ops Simpatik Salawaku 2026 Kawal Euforia Piala Dunia Dengan Edukasi Keselamatan
Papuanewsonline.com, Ambon – Euforia kemenangan Tim Nasional Brasil pada ajang Piala Dunia 2026 menggema hingga ke Kota Ambon, Maluku. Ratusan pendukung turun ke jalan melakukan konvoi dan pawai kendaraan bermotor sebagai bentuk selebrasi atas keberhasilan tim favorit mereka. Di tengah antusiasme tersebut, Satgas Preventif Operasi Simpatik Salawaku 2026 hadir mengawal jalannya perayaan dengan mengedepankan edukasi keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.Kehadiran personel Satgas Preventif di sejumlah ruas jalan utama Kota Ambon, Kamis (25/6/2026), menjadi bagian dari upaya preventif Polda Maluku untuk memastikan euforia masyarakat tidak berubah menjadi potensi pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas yang dapat merugikan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.Pantauan di lapangan menunjukkan ratusan kendaraan roda dua dan roda empat yang dihiasi atribut Brasil memadati sejumlah titik jalan. Para peserta konvoi tampak mengibarkan bendera, mengenakan jersey tim kebanggaan mereka, serta menyampaikan ekspresi kegembiraan secara tertib.Melalui pendekatan humanis, personel Satgas Preventif yang terdiri dari Polwan dan Polki turun langsung menyapa masyarakat, membawa papan imbauan keselamatan, membagikan brosur edukasi tertib berlalu lintas, serta menyampaikan pesan keselamatan melalui pengeras suara.Dalam kesempatan tersebut, petugas mengingatkan peserta konvoi untuk tetap menggunakan helm berstandar SNI, tidak berboncengan lebih dari dua orang, tidak melakukan aksi kebut-kebutan, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.Direktur Lalu Lintas Polda Maluku Kombes Pol Yudi Kristanto melalui Kasatgas Preventif Operasi Simpatik Salawaku 2026 menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari strategi preemtif dan preventif yang menjadi fokus utama operasi.“Kami memahami bahwa kemenangan sebuah tim sepak bola dunia membawa kebahagiaan bagi para pendukungnya. Karena itu kami hadir bukan untuk membatasi masyarakat merayakan kegembiraan, melainkan memastikan seluruh aktivitas berlangsung aman, tertib, dan tidak menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.Ia menegaskan bahwa keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap bentuk perayaan yang melibatkan aktivitas di jalan raya.“Silakan merayakan kemenangan tim kebanggaan masing-masing, namun jangan sampai euforia membuat kita mengabaikan keselamatan. Kemenangan bisa dirayakan hari ini, tetapi keselamatan adalah investasi yang harus dijaga setiap saat,” tegasnya.Langkah edukatif yang dilakukan personel Satgas Preventif mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah peserta konvoi terlihat langsung menyesuaikan posisi helm, merapikan barisan kendaraan, serta mengikuti arahan petugas demi menjaga kelancaran arus lalu lintas.Salah satu peserta konvoi, Rian, mengaku mengapresiasi pendekatan yang dilakukan personel Polri selama pengamanan berlangsung.“Kami senang karena petugas mengingatkan dengan cara yang baik dan tidak represif. Kami jadi lebih sadar bahwa merayakan kemenangan tetap harus mengutamakan keselamatan,” katanya.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan bahwa Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang humanis dan edukatif dalam setiap momentum yang melibatkan aktivitas masyarakat, termasuk perayaan olahraga berskala internasional.“Polri memahami bahwa kemenangan sebuah tim dalam ajang olahraga dunia merupakan kebahagiaan yang ingin dirayakan masyarakat. Namun kami mengajak seluruh warga agar ekspresi kegembiraan tersebut tetap dilakukan secara tertib, aman, dan tidak membahayakan pengguna jalan lainnya,” ujar Rositah.Menurutnya, kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat agar setiap perayaan dapat berlangsung aman tanpa menimbulkan korban maupun gangguan kamtibmas.“Kehadiran personel bukan untuk membatasi masyarakat dalam berekspresi, tetapi memastikan setiap perayaan berlangsung dengan mengutamakan keselamatan. Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama yang harus menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.Ia menambahkan, melalui Operasi Simpatik Salawaku 2026, Polda Maluku terus mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis guna membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas.“Tujuan utama operasi ini adalah membangun budaya keselamatan di jalan raya. Kami berharap setiap masyarakat menjadi pelopor keselamatan bagi dirinya sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya,” tambahnya.Operasi Simpatik Salawaku 2026 akan terus dilaksanakan di berbagai wilayah Maluku dengan fokus pada edukasi, pencegahan pelanggaran, serta penguatan kesadaran masyarakat untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas secara berkelanjutan.Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif, Polda Maluku berharap setiap bentuk euforia dan perayaan masyarakat dapat berlangsung aman, tertib, serta mencerminkan budaya berlalu lintas yang semakin dewasa dan bertanggung jawab. PNO-12
26 Jun 2026, 13:20 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru