logo-website
Minggu, 10 Mei 2026,  WIT
BERITA TAG Budaya Homepage
Jalin Silaturahmi ke Gereja Maranatha, Kapolda Maluku: Jaga Keamanan dan Perdamaian Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, terus memperkuat hubungan kebersamaan dan membangun komunikasi lintas agama melalui kegiatan Silaturahmi Kamtibmas. Pada Minggu pagi (28/9), Kapolda kembali berkunjung di Gereja Maranatha Kota Ambon, bertemu secara langsung dengan pimpinan gereja, majelis jemaat, serta umat Kristiani.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Lantas, dan Wadir Intelkam Polda Maluku, Wakapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, serta Kapolsek Sirimau beserta personel. Dari pihak gereja, hadir Ketua Klasis Kota Ambon Pdt. Riko Rikumahu, S.Th., Pdt. Wem Pariana, majelis jemaat, perangkat gereja, serta umat Gereja Maranatha Kota Ambon.Kapolda Irjen Dadang Hartanto menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh para jemaat. Kehadiran Kapolda di Gereja Maranatha merupakan bagian dari komitmen Polri untuk membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan di wilayah Maluku.“Keamanan merupakan bagian terpenting dalam setiap aktivitas manusia. Tanpa keamanan, seluruh aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, dan kehidupan keagamaan tidak dapat berjalan dengan baik,” kata Kapolda.Menurutnya, kondisi Maluku kini dalam keadaan kondusif. Ini terlihat dan dirasakan secara nyata melalui jalannya berbagai aktivitas masyarakat secara lancar. Anak-anak dapat berangkat sekolah, ibu-ibu beraktivitas di pasar, dan para pekerja melaksanakan tugasnya tanpa hambatan. Situasi keamanan seperti ini, tegas Kapolda, tidak hadir dengan sendirinya, tetapi hasil dari usaha dan kerja sama yang sungguh-sungguh seluruh elemen masyarakat bersama aparat keamanan.Kapolda memberikan analogi menarik dengan membandingkan keamanan dengan kesehatan. Ia menjelaskan, orang sehat sering kali tidak menyadari betapa berharganya kesehatan, hingga kesehatan tersebut hilang. Begitu pula dengan keamanan, masyarakat baru akan merasakan betapa mahalnya rasa aman ketika kondisi itu terganggu.“Keamanan adalah anugerah yang harus terus diusahakan melalui doa, upaya, dan pengorbanan. Polri, TNI, dan stakeholder lainnya tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Tugas kita semua adalah menjaga agar keamanan ini tetap terpelihara,” pintanya.Lebih lanjut, Kapolda mengingatkan peran masyarakat untuk tidak menjadi pelaku ataupun korban gangguan kamtibmas, serta tidak memprovokasi situasi yang berpotensi menimbulkan konflik.Kesadaran masyarakat untuk menjauhi pola pikir main hakim sendiri, tambah Kapolda sangat penting untuk diperhatikan. Apabila terjadi permasalahan, masyarakat diimbau menyerahkan penyelesaiannya pada mekanisme hukum yang berlaku, bukan melalui aksi balasan yang justru dapat memperburuk keadaan.“Hidup tidak selalu dalam keadaan aman. Namun, ketika kita menghadapi masalah, mari bersikap sabar, jangan menjadi provokator, dan jangan mengajak kelompok melakukan tindakan balasan. Anak-anak kita tidak boleh lagi merasakan konflik seperti yang pernah terjadi di masa lalu. Cukup kita yang pernah mengalaminya,” tegas Kapolda.Ia menambahkan, keberagaman latar belakang agama, suku, dan budaya di Maluku adalah karunia yang harus dirawat. Menurutnya, manusia tidak bisa memilih lahir dari kelompok mana, tetapi selalu memiliki pilihan untuk melakukan kebaikan.Dalam penjelasannya, Kapolda juga menyampaikan sebuah perumpamaan. Ia menggambarkan bahwa keamanan dan ketertiban ibarat tanah yang subur.“Makin aman dan damai suatu wilayah, maka kehidupan akan tumbuh subur, menghasilkan buah yang manis, dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Karena itu, mari kita rawat keamanan ini bersama-sama,” ungkapnya.Kapolda bertekad saat tiba di Maluku menjalankan tugas, ingin memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat serta berkontribusi membangun daerah ini agar semakin maju. Namun, tekad itu, tegas Kapolda, tidak bisa diwujudkan tanpa dukungan masyarakat.“Saya memiliki tekad kuat untuk memajukan Maluku. Tetapi saya sadar, Polri tidak bisa bekerja sendiri. Saya memerlukan dukungan, doa, dan partisipasi dari seluruh masyarakat, termasuk jemaat Gereja Maranatha yang saya cintai,” pungkasnya.Kehadiran Kapolda Maluku di Gereja Maranatha disambut baik oleh seluruh jemaat, menandai komitmen nyata Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat lintas iman di Maluku.Mengakhiri arahannya, Kapolda menyampaikan seruan khas yang penuh semangat:“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan, merawat persaudaraan, dan menebarkan kebaikan. Maluku tarus biking bae, basudara tarus biking bae”.Seruan tersebut disambut dengan tepuk tangan para jemaat sebagai tanda tekad bersama dalam menjaga Maluku tetap aman, damai, dan rukun di tengah keberagaman. PNO-12 29 Sep 2025, 16:18 WIT
Sholat Subuh Berjamaah di Masjid Mardhotillah Arbes, Kapolda Maluku: Jaga Kerukunan dan Kedamaian Papuanewsonline.com, Ambon – Sholat subuh keliling terus dilaksanakan Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si di Masjid-masjid yang ada di Ambon.Sholat berjamaah yang dijalankan Orang nomor 1 Polda Maluku dari Masjid ke masjid ini selain untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, juga bertujuan mempererat silaturahmi, dan kebersamaan dengan masyarakat.Hari ini, Jumat (26/9), Kapolda didampingi Kabid TIK, dan Kabid Dokkes Polda Maluku. Turut hadir Wakapolresta Pulau Ambon & Pulau-Pulau Lease.Usai melaksanakan ibadah wajib dua rakaat ini, Kapolda Maluku menyempatkan waktu untuk menyapa dan berinteraksi langsung dengan jamaah. Kapolda mengaku saat ini Polri sedang berbenah secara menyeluruh melalui reformasi menuju institusi yang semakin presisi, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.“Polri terus melakukan pembenahan dan reformasi agar semakin presisi. Tujuan kami adalah memberikan pelayanan yang lebih baik, transparan, dan humanis bagi masyarakat,” kata Kapolda.Kapolda juga mengajak seluruh jamaah dan masyarakat untuk selalu menjaga harmoni kehidupan antar sesama. Maluku dikenal dengan daerah yang kaya akan keberagaman suku, budaya, dan agama.“Saya berpesan kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga harmonisasi antar sesama dan antarumat beragama. Hilangkan stigma penyelesaian masalah dengan kekerasan. Kita semua, sebagai umat beragama, memiliki tanggung jawab menjaga kedamaian dan kerukunan di bumi Maluku ini,” ujarnya.Irjen Dadang juga menekankan sikap toleransi dan kedewasaan dalam menyelesaikan persoalan merupakan kunci terciptanya stabilitas sosial. Ia mengingatkan bahwa Maluku memiliki sejarah panjang mengenai konflik horizontal, sehingga upaya menjaga kerukunan harus terus dilakukan agar peristiwa serupa tidak terulang.Kegiatan Sholat Subuh berjamaah juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra dalam menjaga keamanan serta kedamaian.Kapolda berharap momentum ini dapat memperkuat ikatan emosional antara aparat kepolisian dengan warga, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. PNO-12 27 Sep 2025, 13:11 WIT
Melalui Vicon, Kapolda Maluku Ikuti Ceramah Ustadz Abdul Somad Papuanewsonline.com, Ambon - Pendakwah Ustadz Prof. Abdul Somad memberikan ceramah di Mabes Polri, Jumat (26/9/2025). Rangkaian kegiatan ramah tamah ini dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, bersama Wakapolri dan seluruh Pejabat Utama.Para Kapolda di Indonesia juga hadir secara daring, termasuk Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto S.H., S.I.K., M.Si, melalui video conference (Vicon). Kapolda didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, dan turut dihadiri seluruh Pejabat Utama Polda Maluku.UAS, sapaan Ustadz Abdul Somad ini menegaskan pentingnya menjaga toleransi beragama di Indonesia. "Kehadiran saya hari ini menyampaikan pesan-pesan keagamaan tentang toleransi," kata UAS usai kegiatan ramah tamah dan ceramah agama. Ia juga menekankan terkait kekuatan mental dalam menghadapi tugas, serta menjadi seorang yang amanah. "Sesuai dengan saya sebagai tokoh agama Islam, sebagai guru, sebagai dosen, sebagai pendidik," ujarnya. UAS berharap kegiatan ini bisa memperkuat hubungan Polri dengan seluruh elemen masyarakat. "Mudah-mudahan apa yang kami lakukan hari ini bisa memperkuat hubungan Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan masyarakat, pengabdian di tengah masyarakat," harapnya. Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku kegiatan ini diikuti seluruh jajaran Polda, Polres, Polsek hingga Babinkamtibmas se-Indonesia. "Kegiatan yang kita laksanakan hari ini tentunya adalah bagian dari upaya kita untuk terus bisa bersama-sama dengan ulama," ucap Sigit. Sigit menekankan, seluruh personel yang mengikuti kegiatan ini harus mampu merefleksikan ketika menjalankan tugasnya saat melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat. "Di dalam kegiatan ini tentunya kita bersama-sama mendengarkan nasihat, petuah dan juga bersama-sama berdoa untuk menjaga amanah yang diberikan bangsa, negara kepada kepolisian," ujarnya. "Kita sama-sama berdoa untuk terus menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia ini di tengah perbedaan yang ada terus terjaga. Sehingga toleransi, perbedaan yang ada tetap terus bisa kita jaga untuk tetap menjadi dalam satu kesatuan bingkai NKRI," tambah Sigit mengakhiri. PNO-12 27 Sep 2025, 12:33 WIT
Ceramah di Mabes Polri, UAS Tekankan Pentingnya Toleransi Beragama Papuanewsonline.com, Jakarta - Ulama Ustaz Abdul Somad menegaskan pentingnya menjaga toleransi beragama di Indonesia. Hal itu disampaikan saat UAS sapaannya memberikan ceramah di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/9/2025)."Maka kehadiran saya hari ini menyampaikan tetap pesan-pesan keagamaan terkait tentang toleransi," kata UAS usai kegiatan ramah tamah dan ceramah agama. UAS juga menekankan soal kekuatan mental dalam menghadapi tugas, serta menjadi seorang yang amanah. "Sesuai dengan saya sebagai tokoh agama Islam, sebagai guru, sebagai dosen, sebagai pendidik," ujarnya. UAS berharap dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan bisa memperkuat hubungan Polri dengan seluruh elemen masyarakat. "Itulah yang saya sampaikan, mudah-mudahan apa yang kami lakukan hari ini bisa memperkuat hubungan Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan masyarakat, pengabdian di tengah masyarakat," ucapnya. Kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa, kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Polda, Polres, Polsek hingga Babinkamtibmas se-Indonesia. "Dimana kegiatan yang kita laksanakan hari ini tentunya adalah bagian dari upaya kita untuk terus bisa bersama-sama dengan ulama," ucap Sigit. Sigit menekankan, seluruh personel yang mengikuti kegiatan ini harus mampu merefleksikan ketika menjalankan tugasnya saat melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat. "Dan di dalam kegiatan ini tentunya kita bersama-sama mendengarkan nasihat, petuah dan juga bersama-sama berdoa untuk menjaga amanah yang diberikan bangsa, negara kepada kepolisian," tutur Sigit. "Dan kita sama-sama berdoa untuk terus menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia ini di tengah perbedaan yang ada terus terjaga. Sehingga toleransi, perbedaan yang ada tetap terus bisa kita jaga untuk tetap menjadi dalam satu kesatuan bingkai NKRI," tambah Sigit mengakhiri. PNO-12 26 Sep 2025, 21:19 WIT
Wapres Gibran Ajak Santri Kuasai Teknologi untuk Pertanian Modern Papuanewsonline.com, Banyuasin — Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan bahwa santri dan pesantren memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan pertanian modern berbasis teknologi. Hal itu disampaikan dalam acara silaturahmi bersama kiai, tokoh agama, guru ngaji, dan para santri di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Muliasari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (25/9/2025). Dalam suasana penuh kehangatan, Wapres Gibran menyampaikan bahwa pesantren kini tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan agama, tetapi juga harus tampil sebagai motor penggerak perubahan di sektor-sektor vital bangsa, salah satunya pertanian. “Santri harus menjadi generasi yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga teknologi. Pertanian kita ke depan tidak lagi bisa mengandalkan cara-cara lama. Mekanisasi, digitalisasi, bahkan kecerdasan buatan harus menjadi bagian dari dunia pertanian kita,” tegas Gibran. Wapres menekankan bahwa penguasaan teknologi oleh generasi muda, termasuk santri, merupakan kunci penting dalam mendukung program kedaulatan pangan nasional yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto. Ia mencontohkan pemanfaatan drone untuk pemetaan lahan, kecerdasan buatan untuk analisis produksi, hingga sistem digital untuk distribusi pangan. Menurutnya, jika santri mampu menguasai teknologi, maka pesantren akan menjadi lumbung inovasi sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat pedesaan. Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pesantren, dan organisasi keagamaan, khususnya Nahdlatul Ulama (NU). Dukungan NU terhadap program pangan nasional dianggap sebagai bukti nyata bahwa negara dan masyarakat dapat berjalan beriringan demi kemandirian pangan. “Kolaborasi pemerintah dengan pesantren dan NU adalah kekuatan besar. Bersama, kita bisa wujudkan pertanian yang mandiri, modern, dan berdaya saing global,” kata Wapres. Acara silaturahmi ini tidak hanya menjadi forum dialog, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran pesantren dalam pembangunan bangsa. Para kiai, guru ngaji, dan tokoh agama yang hadir memberikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap dunia pesantren, terutama dalam konteks pengembangan ekonomi kerakyatan. Wapres Gibran menutup sambutannya dengan harapan agar santri terus meningkatkan kapasitas diri, baik dalam ilmu agama maupun penguasaan teknologi, sehingga dapat menjadi agen perubahan bagi masyarakat sekitar.(GF)  26 Sep 2025, 17:39 WIT
Polairud Polda Maluku Bersama Masyarakat Pesisir Bersihkan Pantai di Kepulauan Aru Papuanewsonline.com, Ambon - Kegiatan bakti sosial bersih-bersih pantai kembali dilaksanakan personel Direktorat Polairud Polda Maluku bersama masyarakat pesisir di Kabupaten Kepulauan Aru, Kamis (29/9/2025).Kolaborasi antara crew Kapal Polisi (KP).XVI-2004 dengan masyarakat terkait kepedulian terhadap lingkungan maritim, berlangsung di pesisir pantai Dusun Marbali, Desa Wangel, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru.Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergi Polri dengan masyarakat dan merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan.Komandan Kapal KP.XVI-2004, Aiptu B. N. Umarella, memimpin langsung jalannya aksi bersih-bersih pantai. Bersama lima personel Polairud dengan seluruh elemen masyarakat dusun Marbali, tim mengangkat sampah dari area pantai."Fokus utama kegiatan ini adalah pengangkatan sampah anorganik. Total sampah yang berhasil dikumpulkan sebanyak 28 kg, terdiri dari botol plastik, kantong kemasan, dan limbah anorganik lainnya," ungkap Aiptu B.N. Umarella.Pembersihan pesisir pantai, lanjut Umarella, bertujuan untuk menjaga kerusakan lingkungan atau melestarikan ekosistem laut. Sebagaimana diketahui, sampah anorganik seperti plastik, dapat merusak terumbu karang yang berfungsi sebagai habitat penting bagi spesies laut."Kegiatan ini adalah bagian dari tugas kami, tidak hanya menjaga keamanan perairan, tetapi juga memelihara ekosistemnya," tegasnya.Umarella menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kolaborasi sosial ini."Partisipasi aktif masyarakat Dusun Marbali ini menunjukkan sinergi bersama, kerja sama yang solid Polri dengan masyarakat. Sinergi ini bisa menciptakan lingkungan yang bersih dan aman, termasuk menjaga kamtibmas," jelasnya.Umarella juga mengimbau masyarakat, selain dapat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan pesisir pantai, juga dapat memelihara situasi kamtibmas yang kondusif."Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam setiap kegiatan positif," pungkasnya. PNO-12 26 Sep 2025, 08:34 WIT
Masyarakat Antusias Sambut Pasar Murah Yang Diselenggarakan Polda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) dan Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) bekerjasama dengan Bulog Maluku serta Dinas Perindag Maluku menggelar kegiatan Pasar Murah.Pasar murah yang dilaksanakan untuk membantu masyarakat ini berlangsung di kawasan Mangga Dua belakang Kampus PGSD, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Kamis (25/9/2025).Dalam kegiatan itu, Direktur Binmas Polda Maluku, Kombes Pol. Hujra Soumena S.I.K., M.H turut hadir melakukan pemantauan. Turut hadir personel Polsek Nusaniwe, sejumlah ketua RT dan tokoh masyarakat setempat.Kegiatan pasar murah menyediakan kebutuhan pokok masyarakat. Seperti beras SPHP sebanyak 10 ton, telur ayam 50 ikat (300 rak), minyak goreng minyak kita 16 karton (240 liter), gula pasir legine 3 karung (72 kg), bawang putih 50 kg, bawang merah 50 kg dan air mineral cleo botol kecil 10 karton.Pasar murah mendapat antusiasme masyarakat. Warga di kawasan tersebut berbondong-bondong datang membeli kebutuhan pokok rumah tangga.Ketua Rt. 003/01 Kelurahan Mangga Dua, Erwin H. Telussa Sp, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polda Maluku dan instansi terkait yang telah menyelenggarakan kegiatan pasar murah."Kami memberikan apresiasi atas kegiatan Pasar murah yang dilakukan Polda Maluku di kawasan kami," kata Erwin.Ia menilai kegiatan pasar murah yang dilaksanakan sangat membantu masyarakat. "Ini sangat bermanfaat sekali bagi warga, apalagi nanti dilaksanakan menjelang Natal," harapnya.Kegiatan ini, lanjut Erwin diharapkan bisa rutin diselenggarakan, sehingga dapat membantu masyarakat, khususnya di kawasan Mangga Dua. "Kami harapkan kedepannya bisa kembali digelar Pasar murah seperti ini di sini," pintanya.Senada, Ketua Rt. 001/02 Air Mata Cina, Asri Rahim, yang ikut hadir dan berbelanja kebutuhan pokok, juga memberikan terima kasih dan apresiasi atas pelaksanaan program pasar murah."Kami juga berharap pasar murah bisa terus dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang ada di kawasan sini dan semoga dengan kegiatan ini Polda Maluku semakin jaya," ucapnya. PNO-12 25 Sep 2025, 19:28 WIT
Pj Gubernur Papua Agus Fatoni Kagum dengan Kerukunan di Kampung Traimelyan Papuanewsonline.com, Jayapura – Suasana penuh kehangatan menyambut kedatangan Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, saat berkunjung ke Kampung Traimelyan, Arso 12, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Selasa (23/09/2025). Dalam kunjungan tersebut, Fatoni tidak bisa menyembunyikan rasa kagumnya terhadap kerukunan umat beragama yang hidup harmonis di tengah masyarakat kampung. Kampung Traimelyan dikenal unik sekaligus istimewa karena memiliki tiga rumah ibadah—gereja, pura, dan masjid—yang berdiri berdampingan dalam satu kompleks. Pemandangan ini menjadi simbol toleransi tinggi dan bukti nyata bahwa masyarakat Papua mampu menjaga kedamaian meski hidup dalam keberagaman. “Terasa sekali toleransi masyarakatnya. Ada gereja, pura, dan masjid yang dibangun dalam satu kompleks. Ini luar biasa,” ujar Fatoni di hadapan warga. Lebih jauh, ia menekankan bahwa masyarakat di Kampung Traimelyan tidak hanya sekadar hidup berdampingan, melainkan juga aktif saling membantu, bahu-membahu, dan menjaga keharmonisan antarumat beragama. “Kondisi seperti ini patut ditiru oleh daerah lain di Papua maupun di Indonesia,” tambahnya. Bagi Fatoni, Traimelyan adalah contoh nyata Papua yang damai. Ia menyebut bahwa masyarakat kampung tersebut mampu menghadirkan wajah Papua yang sejati—yaitu masyarakat yang penuh toleransi, saling menghargai, dan rukun dalam kehidupan sehari-hari. “Kampung Traimelyan, Arso 12, salah satu contoh yang membanggakan bagi Papua. Inilah cerminan Papua yang aman, damai, dan penuh kasih,” ungkapnya. Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur juga menitipkan pesan penting agar nilai toleransi ini terus dijaga, tidak hanya oleh masyarakat setempat tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lain. Ia berharap pemimpin Papua di masa depan bersama pemerintah kabupaten tetap memberi perhatian pada pembangunan sarana ibadah, pendidikan, asrama, panti asuhan, hingga fasilitas publik lain yang menunjang kesejahteraan rakyat. “Kita harus terus memberikan bantuan agar masyarakat bisa hidup lebih baik, bersekolah dengan layak, dan mewujudkan cita-citanya menuju Papua yang damai, maju, dan sejahtera,” tutup Fatoni. Kehidupan harmonis di Kampung Traimelyan sekaligus mengirim pesan kuat ke seluruh penjuru negeri bahwa Papua bukan hanya kaya akan alam dan budaya, tetapi juga menyimpan kekuatan besar berupa toleransi dan kebersamaan. Penulis: Jid Editor: GF 24 Sep 2025, 04:25 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT