logo-website
Kamis, 26 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Budaya Homepage
Bupati Mimika Resmikan Gedung Graha GBI MCC di Jalan Amungsa Papuanewsonline.com, Mimika – Suasana penuh sukacita menyelimuti jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) Mimika Christian Center (MCC) saat Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.M., meresmikan Gedung Graha GBI MCC yang berlokasi di Jalan Amungsa, Distrik Mimika Baru. Acara peresmian berlangsung meriah, ditandai dengan penandatanganan prasasti dan berita acara, yang menjadi simbol resmi dimulainya pemanfaatan gedung graha yang modern dan representatif tersebut. Dalam sambutannya di mimbar, Bupati Rettob menyampaikan bahwa pembangunan rumah ibadah bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga pembangunan spiritual yang akan menjadi fondasi penting bagi pembangunan masyarakat Mimika ke depan. “Dengan segala keanekaragaman di Mimika, banyak upaya untuk menyatukan masyarakat. Maka, dengan dasar ini dibuat tagline ‘Mimika Rumah Kita’, bagaimana kita menjadi satu dengan keberagaman masyarakatnya baik dari sisi adat, budaya, etnis, maupun agama,” ujar Rettob disambut tepuk tangan hangat jemaat. Bupati Rettob menegaskan bahwa pembangunan rumah ibadah tetap menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Mimika. Menurutnya, tempat ibadah memiliki peran penting dalam menjaga kedamaian dan menumbuhkan nilai moral di tengah masyarakat. “Pembangunan rumah ibadah merupakan prioritas pemerintah. Mari kita bersama-sama menciptakan daerah ini menjadi lebih baik, aman, dan sejahtera,” tegasnya. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Mimika untuk menjadikan gedung gereja ini bukan hanya sebagai tempat beribadah, melainkan juga sebagai ruang yang mampu mempersatukan dan membawa berkat bagi semua kalangan. Gedung Graha GBI MCC yang baru diresmikan ini diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas jemaat, baik dalam kegiatan rohani maupun sosial. Bangunan megah yang berdiri kokoh di Jalan Amungsa itu bukan hanya simbol kebanggaan bagi jemaat GBI, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen masyarakat Mimika dalam menjaga toleransi antar umat beragama. Peresmian ini turut dihadiri oleh tokoh agama, perwakilan Forkopimda, serta masyarakat setempat. Semua yang hadir tampak antusias menyaksikan momen bersejarah tersebut. Rettob dalam sambutannya kembali menekankan bahwa Mimika adalah rumah bersama. Dengan segala keragaman yang ada, ia berharap masyarakat semakin solid menjaga kedamaian, sehingga Mimika tetap menjadi tanah yang ramah, harmonis, dan sejahtera bagi semua orang. “Semoga Graha GBI MCC ini menjadi tempat yang menyatukan umat dan menjadi berkat bagi seluruh masyarakat Mimika,” pungkas Bupati.   Penulis : Jidan Editor : GF 20 Agu 2025, 18:46 WIT
Karnaval HUT ke-80 RI Tetap Semarak Meski Hujan Papuanewsonline.com, Mimika – Hujan yang mengguyur Kota Timika sejak pagi tak menyurutkan langkah ribuan pelajar dari berbagai sekolah untuk memeriahkan karnaval HUT ke-80 Republik Indonesia. Dengan mengenakan kostum warna-warni dan kreasi unik, mereka tetap melangkah penuh semangat di jalan-jalan utama Timika. Sebanyak 161 sekolah, mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA/SMK, ikut serta dalam pawai akbar ini. Barisan marching band, kostum adat, pakaian pejuang kemerdekaan, hingga busana kreasi modern hasil karya pelajar sendiri, membuat karnaval semakin meriah dan menyedot perhatian masyarakat. Kegiatan ini secara resmi dilepas oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika, Abraham Kateyau, di pelataran Gedung Eme Neme Yauware. Dalam sambutannya, ia mengaku bangga melihat antusiasme para pelajar yang tak goyah meski cuaca kurang bersahabat. “Nilai-nilai nasionalisme harus tertanam sejak dini. Antusiasme anak-anak luar biasa. Walaupun hujan, mereka tetap bersemangat. Itu artinya, jiwa nasionalisme benar-benar hidup dalam diri mereka,” tegas Abraham Kateyau. Ia juga menambahkan bahwa dukungan orang tua, guru, dan pemerintah sangat penting untuk terus menumbuhkan semangat kebangsaan pada generasi muda. Tak hanya pelajar, ribuan masyarakat juga memadati pinggir jalan untuk menyaksikan karnaval. Mereka bersorak, bertepuk tangan, bahkan ikut menari mengikuti irama drum band yang dimainkan para siswa. Banyak pula orang tua yang rela kehujanan demi memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka. Pemandangan itu menjadi bukti bahwa HUT RI bukan sekadar seremoni, melainkan pesta rakyat yang menyatukan semua kalangan. Abraham Kateyau berharap karnaval serupa bisa terus digelar setiap tahunnya dengan konsep yang lebih kreatif, tidak hanya melibatkan pelajar tetapi juga masyarakat luas, komunitas budaya, dan organisasi masyarakat. “Kalau tahun ini anak-anak sekolah yang dominan, ke depan kita bisa kembangkan jadi festival rakyat. Semua bisa ikut serta agar kebersamaan dan rasa nasionalisme semakin kuat,” ujarnya. Karnaval HUT ke-80 RI di Timika pun menjadi bukti nyata bahwa semangat merah putih tidak mudah luntur, bahkan di bawah guyuran hujan sekalipun. Generasi muda Papua menunjukkan bahwa cinta tanah air selalu hidup dalam hati mereka.   Penulis : Abim Editor : GF   19 Agu 2025, 12:46 WIT
Khidmat di Mandala! Pj Gubernur Fatoni Pimpin Upacara HUT ke-80 RI Papuanewsonline.com, Jayapura – Langit pagi Jayapura tampak cerah ketika ribuan masyarakat Papua berkumpul di Stadion Mandala untuk mengikuti upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Suasana khidmat menyelimuti seluruh peserta saat Sang Saka Merah Putih dikibarkan dengan gagah oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang merupakan putra-putri terbaik Papua. Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, hadir sebagai Inspektur Upacara, memimpin jalannya peringatan bersejarah yang penuh makna. Upacara ini tidak hanya menjadi simbol penghormatan kepada para pahlawan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengukuhkan kembali komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan di tanah Papua. Dalam amanatnya, Pj Gubernur Fatoni menyampaikan rasa syukur atas anugerah kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia selama delapan dekade. Ia menegaskan bahwa suasana kondusif dan damai di Papua adalah modal berharga untuk mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. “Di Papua, kita bisa menikmati kemerdekaan itu dan kita peringati dengan sukacita. Kedamaian dan persatuan harus kita jaga bersama, karena itu fondasi utama untuk membangun Papua yang lebih baik,” tegasnya. Ia juga memberikan apresiasi atas lancarnya berbagai kegiatan rangkaian HUT ke-80 RI di Papua, mulai dari perlombaan rakyat, pawai budaya, hingga doa bersama lintas agama. Semua itu, menurutnya, menunjukkan wajah Papua yang penuh toleransi dan semangat kebersamaan. Prosesi pengibaran bendera menjadi puncak acara, di mana pasukan Paskibraka yang berasal dari berbagai kabupaten di Papua dengan penuh disiplin mengibarkan Sang Merah Putih. Kehadiran mereka membawa harapan besar bagi generasi muda Papua sebagai penerus perjuangan bangsa. Sehari sebelumnya, Sabtu (16/8), Pj Gubernur Agus Fatoni telah mengukuhkan para anggota Paskibraka tersebut. Baginya, hal itu merupakan bentuk penghormatan sekaligus dukungan kepada generasi muda Papua agar terus menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air. Stadion Mandala, yang telah menjadi ikon perayaan kemerdekaan di Jayapura, kembali menjadi saksi bagaimana semangat kebangsaan tumbuh subur di bumi Cenderawasih. Ribuan masyarakat dari berbagai latar belakang hadir dengan penuh antusias, mengenakan pakaian adat, seragam ASN, hingga kostum pelajar, semuanya melebur dalam semangat merah putih. Bunyi tabuhan tifa dan sorak sorai masyarakat semakin menambah semarak peringatan hari bersejarah ini. Meski berlangsung dengan khidmat, nuansa kebersamaan tetap terasa kental. Di akhir upacara, Fatoni berharap agar semangat kemerdekaan tidak hanya berhenti pada seremoni tahunan, melainkan diwujudkan dalam kerja nyata seluruh elemen masyarakat. “Semoga semangat 80 tahun kemerdekaan ini menjadi energi baru untuk kita semua, khususnya di Papua, dalam berkontribusi mewujudkan bangsa yang maju, berdaulat, dan sejahtera,” pungkasnya.   Penulis : Jidan Editor : GF  18 Agu 2025, 21:12 WIT
HUT ke-80 RI: Merah Putih Berkibar di Negeri Awan Tembagapura Papuanewsonline.com, Tembagapura – 17 Agustus 2025 – Di tengah dinginnya udara pegunungan dan kabut tebal yang menyelimuti perbukitan Mimika, Sang Saka Merah Putih berkibar gagah di langit Tembagapura. PT Freeport Indonesia (PTFI) menggelar upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Bola Tembagapura, yang berada di ketinggian lebih dari 2.100 meter di atas permukaan laut. Momen ini menghadirkan suasana yang begitu khidmat, seolah-olah upacara berlangsung di negeri atas awan. Ratusan karyawan PTFI, dengan penuh disiplin, berdiri tegak mengikuti jalannya upacara. Deru angin dingin tidak menyurutkan semangat nasionalisme, justru memperkuat rasa syukur atas 80 tahun kemerdekaan bangsa Indonesia. Bertindak sebagai inspektur upacara, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menyampaikan amanat yang menggugah semangat. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman serta mengajak seluruh insan Freeport untuk terus berkontribusi bagi Indonesia. “Tema tahun ini, Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, mengingatkan kita semua untuk tidak berhenti bekerja, berinovasi, dan bersatu demi kemajuan bangsa,” ujar Tony dalam pidatonya. Tony menambahkan bahwa PTFI tidak hanya sekadar perusahaan tambang, melainkan bagian penting dari perjalanan pembangunan nasional. “Dari Papua untuk Indonesia, kontribusi kita adalah bagian dari cita-cita besar kemerdekaan: mewujudkan kesejahteraan rakyat,” tegasnya. Tidak hanya di Tembagapura, upacara peringatan HUT RI ke-80 juga digelar serentak di berbagai lokasi operasi PTFI, termasuk Kuala Kencana (Mimika), Nabire, Gresik (Jawa Timur), hingga Jakarta melalui sambungan daring. Hal ini menjadi bukti komitmen PTFI bahwa di manapun berada, semangat nasionalisme tetap menyala. Sejak beroperasi di Papua pada 1973, Freeport telah memberikan kontribusi besar bagi perekonomian Indonesia. Pada 2024, kontribusi PTFI mencapai 4,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 80 triliun, yang mencakup pajak, royalti, dividen, dan bagi hasil. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 11 triliun disalurkan langsung ke pemerintah daerah Papua Tengah, termasuk Kabupaten Mimika. Selain kontribusi fiskal, Freeport juga berkomitmen terhadap pembangunan sosial. Sepanjang 2024, PTFI menyalurkan Rp 2 triliun untuk program investasi sosial, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi lokal, hingga pembangunan infrastruktur masyarakat. Tony Wenas juga menyinggung keberhasilan PTFI dalam mendukung hilirisasi. Smelter raksasa di Gresik yang baru saja diresmikan menjadi salah satu pencapaian monumental. Dengan beroperasinya smelter tersebut, PTFI kini mengelola rantai produksi dari hulu hingga hilir, menjadikannya salah satu pengelola tambang terintegrasi terbesar di dunia. “Kontribusi ini menegaskan posisi Freeport sebagai motor hilirisasi industri tambang Indonesia, sekaligus pilar pembangunan ekonomi nasional dari Papua untuk Nusantara,” pungkas Tony. Setelah pengibaran bendera, kemeriahan perayaan HUT ke-80 RI di Tembagapura berlanjut dengan tari kolosal bernuansa Papua, konser musik, hingga berbagai hiburan rakyat yang diikuti ribuan karyawan beserta keluarga mereka. Gemuruh tepuk tangan dan sorak-sorai peserta semakin mempertegas bahwa semangat kemerdekaan tak pernah pudar, meski berada jauh di ketinggian pegunungan Papua.   Penulis : Jidan Editor : GF   18 Agu 2025, 20:55 WIT
Meski Diguyur Hujan, Paskibra Mimika Tetap Sukses Kibarkan Merah Putih Papuanewsonline.com, Mimika – Hujan deras yang mengguyur Lapangan Pusat Pemerintahan SP3, Kabupaten Mimika, tidak menyurutkan semangat Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) untuk menunaikan tugas suci mereka. Dengan langkah tegap dan penuh keyakinan, anak-anak terbaik Mimika berhasil mengibarkan Sang Saka Merah Putih dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Momen penuh haru sekaligus membanggakan itu semakin istimewa karena Paskibra tahun ini didominasi oleh putra-putri asli Papua. Mereka adalah Timotius Makamu, Joseph Hendrik, dan Deten Humawak yang mendapat kehormatan sebagai pengerek bendera, sementara Mirekel Dracella Korey dipercaya sebagai pembawa baki. Tugas berat sebagai Komandan Pasukan diemban oleh Sion Gibeon Wanimbo, yang dengan lantang memimpin barisan di hadapan ribuan pasang mata. Saat prosesi dimulai, hujan deras sempat membuat lapangan becek dan licin. Namun, hal itu tidak sedikitpun mengurangi khidmatnya suasana. Seluruh anggota Paskibra tetap tampil dengan disiplin tinggi, menunjukkan latihan panjang dan mental baja yang mereka miliki. “Keberhasilan anak-anak kita hari ini adalah bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan tidak bisa dikalahkan oleh cuaca apapun,” ujar Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara juga dihadiri Kapten POM Tituler I Made Widhiyasa, pejabat daerah, tokoh masyarakat, ASN, serta unsur Forkopimda Kabupaten Mimika, yang memberikan dukungan penuh atas suksesnya peringatan bersejarah ini. Keberhasilan Paskibra Mimika mengibarkan bendera Merah Putih tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga simbol kuat persatuan dan kebanggaan di tanah Papua. Sorak-sorai dan tepuk tangan membahana usai Sang Merah Putih berkibar gagah di langit Mimika. Masyarakat yang hadir pun larut dalam rasa haru. Bagi sebagian orang tua, momen ini adalah kebanggaan tersendiri karena putra-putri asli daerah dipercaya mengemban tugas mulia di hadapan publik. Selepas prosesi pengibaran bendera, suasana berubah lebih meriah. Para siswa sekolah menampilkan atraksi seni budaya, menambah semarak suasana peringatan. Tak berhenti di situ, Bupati dan Wakil Bupati Mimika bersama pejabat daerah, ASN, hingga aparat keamanan ikut bergabung dengan masyarakat dalam tarian seka massal. Dentuman musik khas Papua menggema, mengiringi ribuan peserta yang bergandengan tangan menari dalam lingkaran. Tarian ini menjadi penutup yang indah, memperlihatkan betapa eratnya semangat kebersamaan di antara masyarakat Mimika dalam merayakan hari kemerdekaan. Peringatan HUT ke-80 RI di Mimika tahun ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk merefleksikan perjalanan bangsa. Dari perjuangan para pahlawan hingga tekad generasi muda Papua, semuanya berpadu dalam satu semangat: menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Ini bukan hanya tugas mengibarkan bendera. Ini adalah simbol bahwa kita, generasi Papua, siap menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya,” ungkap salah satu anggota Paskibra dengan mata berkaca-kaca. Dengan penuh kebanggaan, masyarakat Mimika menutup peringatan HUT RI ke-80 dengan doa agar Indonesia terus berjaya, damai, dan sejahtera. Penulis : Abim Editor : GF 18 Agu 2025, 11:26 WIT
Ustaz Yusuf Mansur: Kapolri Luar Biasa, Khatam Al-Qur’an Jadi Tradisi di HUT RI Papuanewsonline.com, Jakarta – Semarak peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya dirayakan dengan upacara kenegaraan dan parade kebangsaan, tetapi juga melalui kegiatan spiritual yang penuh makna. Polri, melalui Divisi Humas, kembali menggelar Khataman Al-Qur’an bersama 80 hafiz dan hafizah di Yayasan Daarul Qur’an Indonesia, Kota Tangerang. Kegiatan ini menuai apresiasi tinggi dari Ustaz Yusuf Mansur, yang menyebut langkah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai sesuatu yang “luar biasa” dan patut dijadikan teladan. “Iya nih hebat banget Kapolri dan institusi Polri, para pimpinan luar biasa. Setiap kenaikan tahun, setiap itu juga kenaikan khatamannya. Kemarin 79, sekarang 80, luar biasa,” tutur Ustaz Yusuf Mansur dengan penuh semangat, Minggu (17/8/2025). Menurut Ustaz Yusuf Mansur, keberlanjutan khataman Al-Qur’an ini bukan hanya simbol syukur, tetapi juga menjadi doa besar untuk Indonesia agar senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Bahkan ia berharap tradisi ini terus dilanjutkan hingga ratusan bahkan ribuan tahun ke depan. “Kalau nanti umur Indonesia sampai 1.000 tahun, saya berharap tradisi ini tetap ada. Khataman ini jadi berkah, bukan hanya bagi Kapolri dan institusi Polri, tapi juga bagi bangsa Indonesia dan seluruh pejabat negeri ini. Para penghafal Qur’an juga dapat keberkahan dari sini,” ucapnya. Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Yusuf Mansur juga mendoakan khusus Kapolri beserta seluruh keluarga besar Polri agar khataman ini diterima Allah SWT sebagai amal kebaikan. “Makasih Pak Kapolri, semoga keluarga besar Polri Insya Allah khatamannya diterima oleh Allah SWT dan para pengkhatam Qur’an di seluruh Indonesia juga diterima oleh Allah SWT. Barokahnya buat semua polisi, keluarga besarnya, dan Indonesia, seluruh pemimpinnya. Merdeka!” ujarnya penuh doa. Tak hanya itu, apresiasi khusus juga diberikan kepada Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, yang menjadi motor penggerak kegiatan ini. “Terkhusus buat Pak Sandi, Pak Kadiv Humas, terima kasih banyak telah terus membersamai Indonesia dan institusi Polri dengan khatam Al-Qur’an. Masya Allah, luar biasa. Makasih Pak Sandi, Pak Jenderal kita,” jelasnya. Khataman Al-Qur’an ini telah dimulai sejak Sabtu malam (16/8/2025) dan mencapai puncaknya pada Minggu (17/8/2025), tepat di hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia. Acara berlangsung penuh khidmat dengan kehadiran 80 hafiz dan hafizah, serta sejumlah ustaz dan pengurus Yayasan Daarul Qur’an Indonesia, seperti Ustaz Ali Kholidin, Ustaz Muhaimin, Ustaz Salim Maftukhi, dan Ustaz Abdul Ghafur. Suasana menjadi semakin sakral ketika doa bersama dipanjatkan untuk keselamatan bangsa dan negara. Bagi Polri, kegiatan ini menjadi simbol bahwa menjaga Indonesia tidak hanya dilakukan dengan senjata dan strategi keamanan, tetapi juga dengan doa, zikir, dan spiritualitas. Khataman Al-Qur’an menjadi bagian penting dari upaya Polri dalam memelihara ketenteraman, sekaligus memperkuat nilai religiusitas dalam setiap langkah pengabdiannya. Penulis : GF Editor : GF   17 Agu 2025, 23:44 WIT
Divisi Humas Polri Gelar Khataman Qur’an Bersama 80 Hafiz untuk Syukuran HUT RI ke-80 Papuanewsonline.com, Tangerang – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Divisi Humas Polri menyelenggarakan khataman Al-Qur’an bersama 80 hafiz dan hafizah di Yayasan Daarul Qur’an Indonesia, Kota Tangerang. Kegiatan yang penuh khidmat ini menjadi wujud rasa syukur atas nikmat kemerdekaan sekaligus doa bersama agar bangsa Indonesia senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Acara khataman dimulai sejak Sabtu malam (16/8) dan mencapai puncaknya pada Minggu (17/8) bertepatan dengan perayaan hari kemerdekaan. Suasana religius sangat terasa dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema dari para hafiz dan hafizah, menghadirkan keteduhan hati bagi seluruh jamaah yang hadir. Selain diikuti oleh 80 hafiz dan hafizah, kegiatan ini juga dihadiri sejumlah ustaz dan pengurus Yayasan Daarul Qur’an Indonesia, antara lain Ustaz Ali Kholidin, Ustaz Muhaimin, Ustaz Salim Maftukhi, dan Ustaz Abdul Ghafur. Kehadiran para ulama tersebut semakin memperkuat makna spiritual acara. Ustaz Ali Kholidin dalam tausiyahnya menyampaikan apresiasi kepada Divhumas Polri atas inisiatif menyelenggarakan khataman dalam rangka memperingati kemerdekaan. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk syukur, tetapi juga mengajarkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam menjaga persatuan bangsa. “Ini adalah terobosan luar biasa. Khataman Qur’an di hari kemerdekaan memperkuat iman dan takwa, sekaligus mempererat persaudaraan serta kesatuan bangsa. Semoga Polri senantiasa dalam lindungan Allah SWT dalam menjalankan tugasnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Ustaz Ali. Dalam kesempatan itu, para hafiz dan ustaz juga mendoakan keselamatan seluruh anggota Polri agar selalu diberi kekuatan dan perlindungan dalam menjalankan tugas negara. Kegiatan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa pengabdian Polri tidak hanya dalam bentuk tugas operasional di lapangan, tetapi juga melalui doa dan pendekatan spiritual bersama masyarakat. Divisi Humas Polri menegaskan bahwa kegiatan khataman ini akan terus digelar secara berkesinambungan, terutama dalam momen besar kebangsaan, sebagai simbol sinergi antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI. Khataman Qur’an ini juga mengandung pesan bahwa kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai kebebasan, melainkan amanah untuk diisi dengan nilai-nilai kebaikan, persatuan, dan pengabdian. Polri berharap, melalui lantunan ayat-ayat suci, doa-doa tulus tersebut menjadi penopang moral bagi bangsa Indonesia menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045. Penulis : GF Editor : GF 17 Agu 2025, 23:33 WIT
Polri Hadir di Parade Kendaraan Hias HUT RI ke-80 Papuanewsonline.com, Jakarta – Semarak perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin terasa di Ibu Kota. Tak hanya melalui upacara kenegaraan dan pesta rakyat, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) juga akan turut serta meramaikan parade kendaraan hias bertema “Polri untuk Masyarakat”, yang digelar Minggu malam, 17 Agustus 2025. Parade tersebut akan dimulai dari kawasan Monumen Nasional (Monas) pada pukul 19.00 WIB, melintasi jalan-jalan protokol ibu kota seperti Jalan MH Thamrin dan Sudirman, hingga berakhir di kawasan Semanggi. Ribuan masyarakat diperkirakan akan tumpah ruah menyaksikan atraksi budaya dan kendaraan hias yang penuh warna dalam perayaan akbar kemerdekaan ini. Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa partisipasi Polri dalam parade bukan sekadar keikutsertaan seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen institusi untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan sekaligus menjalin kedekatan dengan masyarakat. “Tema yang kami usung adalah Polri untuk Masyarakat. Ini merupakan simbol semangat transformasi Polri menuju institusi yang modern, adaptif, serta mengedepankan pendekatan humanis. Melalui parade ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri bukan hanya hadir dalam fungsi penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan bangsa,” ujar Brigjen Trunoyudo. Menurutnya, parade kendaraan hias menjadi medium kreatif Polri untuk menyampaikan pesan tentang keterlibatan aktif dalam berbagai bidang pembangunan nasional, mulai dari ketahanan pangan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga perlindungan sosial. Sebagai bentuk sinergi dengan program Asta Cita Presiden RI, Polri juga akan menampilkan elemen visual dalam kendaraan hiasnya yang menggambarkan dukungan terhadap agenda prioritas nasional. Ornamen dan simbol yang digunakan mencerminkan peran kepolisian dalam memperkuat ketahanan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. “Ini adalah bagian dari upaya kami mendukung visi Indonesia Emas 2045. Polri ingin selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan sekaligus memastikan transformasi bangsa berjalan secara inklusif dan berkelanjutan,” tambah Trunoyudo. Dalam parade ini, kendaraan hias Polri akan tampil dengan desain sarat makna, memadukan simbol kebangsaan dengan kekayaan budaya Nusantara. Tidak hanya menampilkan kendaraan hias, Polri juga menghadirkan pasukan tematik yang mewakili keberagaman budaya bangsa, seperti, Pasukan Ketahanan Pangan dengan visualisasi kemandirian pangan nasional, Pasukan Majapahit yang menggambarkan kejayaan sejarah Nusantara, Pasukan Kabasaran Minahasa dari Sulawesi Utara, simbol keberanian dan pengabdian, Pasukan Baleganjur Bali, yang menyuguhkan semangat harmoni dan persatuan lewat seni tabuh khas Pulau Dewata. Rangkaian tersebut diharapkan menjadi daya tarik utama sekaligus menyampaikan pesan mendalam bahwa keberagaman adalah kekuatan bangsa Indonesia. Kehadiran Polri dalam parade kendaraan hias HUT RI ke-80 diharapkan bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, melainkan juga pengingat bahwa Polri hadir sebagai pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat dalam arti sesungguhnya. “Parade ini kami harapkan bisa mendekatkan Polri dengan masyarakat. Bahwa Polri bukan hanya aparat keamanan, tapi juga bagian dari rakyat yang sama-sama berjuang membangun negeri,” pungkas Brigjen Trunoyudo.   Penulis : GF Editor : GF 17 Agu 2025, 23:11 WIT
Satgas Damai Cartenz Rangkul Wartawan di Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura– Di tengah padatnya tugas menjaga keamanan di Tanah Papua, Satgas Operasi Damai Cartenz menyempatkan diri menjalin silaturahmi bersama para wartawan di Kota Jayapura. Pertemuan yang digelar pada Kamis (14/8/2025) ini berlangsung hangat, penuh keakraban, dan sarat makna kebersamaan. Silaturahmi tersebut menjadi bukti bahwa aparat keamanan dan insan pers dapat berjalan beriringan sebagai mitra strategis. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan informasi mengenai berbagai kegiatan Satgas dapat tersampaikan secara akurat, berimbang, serta membangun kepercayaan publik. Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. Dalam sambutannya, Brigjen Faizal menekankan pentingnya peran media dalam menjaga stabilitas di Papua. Ia menyebut wartawan bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga pilar penting yang membantu menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat. “Media adalah mitra strategis kami. Informasi yang tepat dan terpercaya akan membantu menjaga situasi tetap kondusif serta membangun kepercayaan masyarakat kepada aparat keamanan,” ujarnya. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menambahkan bahwa pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal yang semakin mempererat kerja sama positif antara Satgas dan wartawan. “Melalui pertemuan ini, kami berharap terjalin sinergi yang lebih kuat dengan rekan-rekan wartawan untuk menyampaikan informasi yang benar, membangun, dan menyejukkan masyarakat Papua,” tutur Yusuf. Ia menekankan, informasi yang dibagikan media akan menjadi jembatan penting antara aparat keamanan dan masyarakat, sehingga perlu terus dijaga kualitas dan keberimbangannya. Satgas Ops Damai Cartenz menilai silaturahmi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata membangun kolaborasi positif. Dengan terjalinnya hubungan yang akrab, aparat dan pers dapat bersama-sama berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Papua. “Kolaborasi ini sangat penting. Kami percaya dengan sinergi yang baik, Papua bisa lebih damai, masyarakat lebih tenang, dan pembangunan dapat berjalan optimal,” tambah Brigjen Faizal. Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban ini ditutup dengan sesi foto bersama, menandai komitmen bersama dalam membangun Papua yang lebih baik melalui komunikasi yang sehat antara aparat keamanan dan insan pers.  Penulis : GF Editor : GF   16 Agu 2025, 22:47 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT