Papuanewsonline.com
BERITA TAG Budaya
Homepage
Sambut Hari Kemerdekaan RI, Brimob Metro Jaya Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih
Papuanewsonline.com, Jakarta - Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Brimob Polda Metro Jaya menggelar aksi pembagian 5.000 bendera Merah Putih kepada warga dan pengendara di sejumlah titik padat lalu lintas di Jakarta Pusat. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam menumbuhkan semangat nasionalisme serta memperkuat persatuan menjelang peringatan kemerdekaan bangsa.Aksi simpatik tersebut dilaksanakan atas arahan Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., dan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Satbrimob PMJ, Kompol Sukoco, S.H., M.H. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap gerakan nasional “Merah Putih Berkibar di Seluruh Nusantara”, yang digaungkan dalam rangka menyemarakkan bulan Agustus sebagai bulan kemerdekaan.Dalam keterangannya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa pengibaran bendera Merah Putih bukan sekadar tradisi tahunan, namun simbol semangat dan jati diri bangsa.“Kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta memeriahkan hari kemerdekaan dengan mengibarkan bendera Merah Putih di rumah, kendaraan, dan tempat kerja sebagai bentuk cinta terhadap Indonesia,” tegasnya.Tiga lokasi strategis menjadi titik utama pembagian bendera, yaitu:Perempatan TL Jalan Prajurit KKO Usman dan HarunKawasan depan Capitol SuitesDepan Makosat Brimob Polda Metro JayaMasyarakat yang melintas tampak menyambut baik kegiatan tersebut. Banyak pengendara yang secara sukarela menghentikan kendaraan untuk menerima bendera dari anggota Brimob yang membagikannya dengan ramah dan penuh semangat.Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga persatuan dan kebhinekaan dalam rangka mewujudkan cita-cita kemerdekaan sesuai tema nasional tahun ini, “Indonesia Maju, Indonesia Bersatu.” PNO-12
06 Agu 2025, 10:13 WIT
Kunjungi Kampung Ansudu, Satgas Ops Damai Cartenz Berbagi Bingkisan Makanan Kepada Warga
Papuanewsonline.com, Sarmi - Satgas Humas Ops Damai Cartenz Posko Jayapura melaksanakan sambang dengan berbagi makanan dan susu kepada anak-anak di Kampung Ansudu, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, pada Sabtu (2/8/2025) pukul 08.00 WIT. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ipda Syahrir Mahyuddin, S.H., dan berlangsung dengan penuh kehangatan dan interaksi positif bersama warga.Dalam kunjungan tersebut, personel Satgas membagikan bingkisan makanan ringan kepada anak-anak, melakukan sesi ngobrol santai, serta memberikan bantuan kepada warga lanjut usia yang hendak melakukan pengecekan kesehatan.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., yang turut hadir didampingi oleh Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan wujud nyata dari pendekatan humanis yang dilakukan oleh aparat kepolisian, khususnya kepada generasi muda Papua.“Anak-anak ini merupakan masa depan bangsa. Mereka adalah harapan kita ke depan. Maka pendekatan humanis seperti ini penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri serta kedekatan emosional antara polisi dan anak-anak,” ujar Brigjen Faizal.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menambahkan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara masyarakat dan institusi kepolisian, khususnya melalui interaksi langsung di tengah masyarakat."Kunjungan seperti ini adalah bagian dari upaya Satgas Ops Damai Cartenz untuk membangun kepercayaan publik serta menghadirkan wajah kepolisian yang lebih dekat, ramah, dan peduli terhadap masyarakat, terutama anak-anak dan lansia,” tutur Kombes Yusuf.Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini disambut antusias oleh warga Kampung Ansudu, yang merasa senang dan terbantu dengan kehadiran Satgas di tengah-tengah mereka. PNO-12
05 Agu 2025, 16:35 WIT
Hadiri Kepengurusan FKPM Baru, Aipda Batmetan: Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
Papuanewsonline.com, Malra - Pemilihan kepengurusan baru Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) di Ohoi/Desa Ohoinangan Atas, Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara berlangsung aman dengan penuh kekeluargaan.Bhabinkamtibmas Polsek Kei Besar, Aipda S. Batmetan mengajak FKPM Ohoi Ohoinangan dapat bekerjasama dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif."Mari kita bekerja bersama-sama dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah masing-masing," ajak Aipda Batmetan dalam himbauannya saat menghadiri pemilihan kepengurusan FKPM Ohoinangan Atas yang bertempat di rumah Kepala Ohoi Ohoinangan Atas, Senin (4/8/2025).Tugas pokok FKPM di Ohoi, kata Aipda Batmetan, diantaranya turut membantu menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. FKPM juga dapat berperan menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Ohoi secara kekeluargaan agar tidak meluas. "Kami berharap Pengurus FKPM Ohoinangan dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawab secara baik, dapat menjadi pelopor kamtibmas yang aman dan kondusif," pintanya.Untuk diketahui, keanggotaan FKPM Ohoinangan Atas berjumlah 16 orang, diantaranya terdiri dari Unsur Pemerintah Ohoi Ohoinangan, Unsur Agama, Unsur Adat, Unsur Pendidikan, Unsur Perempuan, Unsur Pemuda, dan Unsur Keamanan.Adapun hasil pemilihan kepengurusan FKPM Ohoinangan Atas diantaranya Ketua (Oktovianus Hinarubun); Wakil Ketua(Ambran Maryanan); Sekretaris (Rana Hinarubun); Bendahara (Lince Rahametwau). PNO-12
05 Agu 2025, 16:14 WIT
Parade Budaya Karyawan Freeport: Kekayaan Indonesia Terpancar dari Papua
Papuanewsonline.com, Timika –
Ribuan karyawan dan komunitas PT Freeport Indonesia (PTFI) di Ridge Camp,
Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menggelar "Parade Budaya
Indonesia" pada Sabtu (2/8/2025) untuk memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan
Republik Indonesia. Acara yang mengusung tema "Miniatur Indonesia"
ini menjadi ajang untuk menampilkan ragam seni dan tradisi dari seluruh penjuru
tanah air, mengilustrasikan keberagaman budaya yang menjadi kekuatan pemersatu
bangsa. Para karyawan mengenakan pakaian
adat yang memukau, lengkap dengan atribut tradisional dari berbagai daerah,
sambil menampilkan seni kriya khas dari masing-masing wilayah. Parade budaya
ini disertai dengan berbagai atraksi yang menghibur, seperti iringan musik
gamelan Bali, reog Ponorogo, alunan sape khas Kalimantan, serta musik
tradisional lainnya. Ketua Panitia HUT ke-80 RI di
PTFI, Rode Ajomi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menampilkan
keberagaman sebagai simbol persatuan Indonesia di lingkungan PTFI. “Melalui
acara ini, kami ingin memperkuat persatuan dalam keberagaman di Distrik
Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Semoga kegiatan ini
menginspirasi semua pihak untuk terus menjaga kebersamaan,” ujar Rode. Divisi-divisi di PTFI pun
berkolaborasi untuk menampilkan atraksi budaya. Divisi Mining Safety bekerja
sama dengan Perkumpulan Keluarga Batak Tembagapura (PKBT) untuk menampilkan
tarian "Owlie Ulos," sementara Divisi Grasberg Earthworks bersama
Paguyuban Papua menampilkan kearifan lokal dengan pakaian adat dan noken. "Saya sangat terkesan
melihat karyawan saling menghormati dan mengagumi perbedaan suku, budaya, dan
bahasa yang ada di area operasi PTFI. Ini menggambarkan kedaulatan Indonesia
yang kuat di tanah Papua," ungkap Ida Nekwek, karyawan Divisi Grasberg
Earthworks.
PTFI juga menggelar serangkaian
kegiatan lainnya, seperti lomba, pentas budaya, aksi sosial, dan kegiatan
lainnya yang menunjukkan semangat gotong royong dan kebersamaan antar karyawan
serta masyarakat sekitar. Semua ini menjadi bukti nyata komitmen PTFI dalam
membangun Papua dan Indonesia. (jidan)
05 Agu 2025, 15:02 WIT
Hadiri Puncak Haul Buntet Pesantren, Kapolri: Peran Strategis Pesantren Bentuk Karakter Bangsa
Papuanewsonline.com, Cirebon - Pondok Buntet Pesantren kembali meneguhkan dirinya sebagai salah satu pilar ketahanan moral dan pendidikan nasional melalui peringatan Puncak Haul Al-Marhumin Sesepuh dan Warga Pondok Buntet Pesantren Cirebon 1447 H / 2025 M, yang digelar Sabtu malam (2/8).Kegiatan tahunan yang telah menjadi tradisi lintas generasi ini dihadiri oleh ribuan santri, alumni, tokoh ulama, serta pejabat negara, termasuk Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Kehadiran pucuk pimpinan kepolisian negara tersebut menjadi simbol penghormatan institusi negara terhadap warisan keilmuan, spiritualitas, dan peran sosial pesantren.Pondok Buntet Pesantren, yang berdiri sejak abad ke-18 oleh tokoh ulama Keraton Kanoman Cirebon, Kyai Muqoyim, dikenal sebagai pesantren yang mengintegrasikan pendidikan salaf dan modern. Lebih dari 65 pondok dan lembaga pendidikan formal berada di bawah naungan Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet, menjadikannya salah satu lembaga pendidikan Islam paling komprehensif di Indonesia.Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer, dan Ketua MPR RI H. A. Muzani turut hadir memberikan sambutan dalam acara yang sarat nilai spiritual dan nasionalisme ini. Dalam pengajiannya, KH. Marzuqi Mustamar menyampaikan pentingnya menjaga warisan keilmuan pesantren dan terus membumikan Islam yang rahmatan lil ‘alamin di tengah tantangan globalisasi dan digitalisasi.Lebih dari sekadar lembaga pendidikan, Pondok Buntet Pesantren hadir sebagai institusi penjaga nilai, pembentuk karakter bangsa, dan penyeimbang dalam kehidupan masyarakat. Kurikulum yang mengajarkan tafsir, hadits, fiqih, tasawuf, serta pendidikan umum dari TK hingga perguruan tinggi, menjadi bukti komitmen pesantren dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya alim, tetapi juga unggul dan kritis dalam menjawab tantangan zaman.Dalam sambutannya, Ketua YLPI Buntet Pesantren KH. Adib Rofiuddin Izza menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas perhatian dan dukungan nyata dari berbagai pihak, terutama Kapolri. “Terima kasih Pak Kapolri seluruh bantuannya, terima kasih, beliau berbaik hati,” ungkapnya disambut haru para hadirin. Ia juga menegaskan bahwa pesantren tidak mengharap apa pun selain keutuhan bangsa dan negara. “Kami di sini hanya menitipkan bangsa dan negara saja, tidak lebih dari itu,” ucapnya, menggetarkan suasana malam haul yang penuh kehangatan.Kehadiran Kapolri dalam puncak haul ini juga menjadi pengingat bahwa kolaborasi ulama dan umara (pemimpin) adalah kunci dalam menjaga stabilitas dan harmoni sosial. Pesantren menjadi mitra strategis negara dalam membina umat dan menangkal berbagai bentuk radikalisme serta disintegrasi moral.Dengan mengusung semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah, haul Pondok Buntet Pesantren 2025 bukan hanya menjadi refleksi masa lalu, tetapi juga proyeksi masa depan, tentang bagaimana pesantren tetap relevan, adaptif, dan menjadi pusat pencerahan di tengah perubahan zaman. PNO-12
05 Agu 2025, 10:28 WIT
Tingkatkan Moral dan Spiritualitas, Polda Maluku Gelar Binrohtal
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan kegiatan pembinaan rohani dan mental (binrohtal) kepada anggota dan pegawai negeri sipil pada Polri, Kamis (31/7/2025).Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan moral dan spritual personel ini dilaksanakan secara terpisah baik kepada anggota beragama Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, dan Hindu.Untuk personel beragama Islam, kegiatan binrohtal dihelat di Mushollah Ar-Rahman Polda Maluku. Sementara bagi personel beragama Kristen Katolik dilaksanakan di Gereja Santo Michael Aspol Tantui. Untuk personel beragama Kristen Protestan dilakukan di Gereja Oikumene Uriah Polda Maluku. Sedangkan bagi agama Hindu digelar di Ruang Sidang BP4R Biro SDM Polda Maluku.Kegiatan binrohtal bagi agama Islam dihadiri langsung oleh Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.IK., M.Si, dan seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku hadir pada masing-masing kegiatan.Bagi agama Islam kegiatan diawali dengan Sholat Dhuha, dilanjutkan dengan pengajian Surah Yasin dan tausiyah yang disampaikan langsung oleh Wakapolda Maluku.Sementara untuk agama Kristen Katolik, kegiatan diawali dengan Ibadah Sabda, kemudian pembacaan Injil, dan renungan oleh Ipda M.Herlina Weridity, S.A.P. Selanjutnya ditutup dengan doa dan berkat.Terhadap personel beragama Kristen Protestan, kegiatan diawali dengan Pujian dan Penyembahan oleh Pdt. Hesty Parihala, S.Si. Kemudian Pemberita Firman Tuhan, selanjutnya Pemberian persembahan syukur/kolekte serta Doa Safa’at dan Berkat.Sedangkan bagi personel beragama Hindu, pembinaan rohani dan mental diawali dengan Persembahyangan dengan Tema Mendidik Anak sehingga menjadi Suputra. Selanjutnya penyampaian materi oleh Sukardi Rianto, S.Ag. MH, Pembimas Hindu Kemenag Prov. Maluku. Selanjutnya Parama Santi oleh IPDA I Ketut Suhermantaka.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.IK, mengungkapkan, dalam membentuk pribadi personel yang religius, disiplin, dan berintegritas. "Kegiatan binrohtal ini dilakukan agar personel mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan landasan nilai-nilai moral dan keagamaan," ungkapnya.Kegiatan tersebut diharapkan mampu menguatkan personel Polda Maluku secara spiritual, bermoral tinggi, serta mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas. "Kegiatan Binrohtal ini juga menjadi salah satu bentuk pembinaan internal yang berkesinambungan dalam menciptakan sosok polisi yang presisi, humanis, dan religius," pungkasnya. PNO-12
31 Jul 2025, 20:00 WIT
Wakapolda Maluku Ajak Personel Muslim Sukseskan Kegiatan Binrohtal
Papuanewsonline.com, Ambon – Dalam upaya memperkuat keimanan dan ketakwaan personel kepolisian, Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H., mengikuti kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bersama personel Polda Maluku yang beragama Islam. Kegiatan tersebut digelar di Mushola Ar-Rahman Polda Maluku pada pukul 08.30 WIT.Kegiatan Binrohtal rutin ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polda Maluku, di antaranya Kabid Humas Polda Maluku, Kasetum Polda Maluku, Kabagwatpers Biro SDM Polda Maluku, serta puluhan personel Muslim lainnya. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan sejak awal hingga akhir acara.Binrohtal diawali dengan pembacaan Surat Yasin secara bersama-sama, dipimpin oleh perwakilan dari personel Polda. Usai pembacaan Yasin, Wakapolda Maluku menyampaikan tausiah keagamaan yang menekankan pentingnya meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai individu maupun sebagai anggota kepolisian.Dalam tausiahnya, Brigjen Pol Imam Thobroni mengajak seluruh personel untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT, apapun kondisi yang sedang dijalani. Ia juga mendorong personel Muslim untuk memakmurkan mesjid dengan cara melaksanakan sholat berjamaah di masjid, karena pahala yang diperoleh jauh lebih besar dibandingkan dengan sholat sendiri. Lebih lanjut, Wakapolda juga berbagi pengalaman spiritual pribadi yang berkesan, yang menurutnya mampu menjadi pelajaran dan motivasi dalam menjalani tugas dengan lebih ikhlas dan profesional.Salah satu poin penting yang disampaikan Wakapolda adalah kutipan dari Surat Al-Isra ayat 7, yang berbunyi:“Jika kamu berbuat baik, maka (sebenarnya) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian dari kejahatan itu) kembali kepada dirimu sendiri."Ayat ini dijadikan sebagai pengingat moral bagi seluruh anggota, agar senantiasa berbuat baik, baik di lingkungan kerja maupun di kehidupan bermasyarakat, karena setiap perbuatan akan kembali kepada pelakunya sendiri.Melalui kegiatan ini, diharapkan personel Polda Maluku semakin kuat secara spiritual, bermoral tinggi, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Kegiatan Binrohtal ini juga menjadi salah satu bentuk pembinaan internal yang berkesinambungan dalam menciptakan sosok polisi yang presisi, humanis, dan religius. PNO-12
31 Jul 2025, 15:27 WIT
Semarak HUT ke-80 RI di Mimika: Bupati Ajak Warga Kibarkan Semangat Merah Putih
Papuanewsonline.com, Timika –
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Mimika
Johannes Rettob, S.Sos., M.M. mengajak seluruh masyarakat untuk menyemarakkan
perayaan dengan penuh semangat nasionalisme dan kebersamaan. Ajakan ini
dituangkan melalui Surat Edaran Nomor: 400.14/4.3/0859/2025 tertanggal 28 Juli
2025. Surat tersebut ditujukan kepada
seluruh unsur Forkopimda, instansi vertikal, OPD, BUMN, kepala distrik, lurah,
kepala kampung, tokoh agama, adat, perempuan, pemuda, lembaga pendidikan, dan
organisasi kemasyarakatan di Mimika. “Momentum ini adalah ajakan moral
untuk bersama-sama merayakan kemerdekaan dengan cara yang kreatif, meriah,
namun tetap tertib,” ujar Bupati Rettob dalam surat edarannya. Dalam rangka menyemarakkan bulan
kemerdekaan, masyarakat diminta untuk mengibarkan Bendera Merah Putih serentak
dari 1 hingga 31 Agustus 2025, serta menghias lingkungan sekitar dengan atribut
merah putih. Logo dan tema resmi HUT ke-80 RI dapat diakses dan digunakan
sesuai pedoman Kementerian Sekretariat Negara. Bupati juga mendorong
penyelenggaraan beragam kegiatan positif seperti lomba olahraga, seni budaya,
hingga diskusi kebangsaan, baik secara luring maupun daring. Yang tak kalah
penting, masyarakat diimbau untuk melakukan hening cipta serentak selama tiga
menit pada pukul 10.17 WIT, 17 Agustus 2025, sebagai bentuk penghormatan kepada
para pahlawan bangsa. “Kita isi kemerdekaan ini dengan
kegiatan bermakna, sambil tetap menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan di
lingkungan masing-masing,” tambah Rettob. Dengan antusiasme dan partisipasi
aktif seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap HUT ke-80
RI tahun ini bukan sekadar seremoni, tetapi momen pemersatu bangsa dan pembakar
semangat gotong royong untuk Indonesia Maju. (Jidan)
31 Jul 2025, 00:00 WIT
BMKG Deteksi Tsunami di Sarmi, Warga Pesisir Papua Diimbau Waspada
Papuanewsonline.com, Timika –
Warga pesisir Papua diminta meningkatkan kewaspadaan setelah Badan Meteorologi,
Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gelombang tsunami setinggi 19
sentimeter di Pelabuhan Sarmi, Rabu sore (30/7/2025) pukul 16.30 WIT. Gelombang
tersebut terdeteksi oleh alat pemantau tsunami gauge (TS.SARMI) yang
menandakan adanya gangguan gelombang laut akibat aktivitas seismik. Meskipun ketinggiannya relatif
rendah, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menegaskan bahwa
gelombang ini merupakan indikasi awal potensi tsunami yang harus diantisipasi
dengan serius. “Masyarakat pesisir, terutama di
wilayah Papua, Papua Barat, Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo,
diimbau menjauhi pantai hingga ada pernyataan resmi pencabutan peringatan dini
tsunami,” ujarnya. BMKG juga menekankan bahwa gelombang
pertama bukanlah yang terbesar, sehingga warga diminta tetap berada di zona
aman minimal 1 kilometer dari garis pantai hingga situasi benar-benar
dinyatakan aman. Berdasarkan analisis, BMKG telah
menetapkan status waspada untuk sepuluh wilayah Indonesia bagian timur, dengan
estimasi ketinggian gelombang di bawah 50 sentimeter. Pemantauan gelombang laut
di kawasan Pasifik, termasuk Jepang dan Rusia, juga menunjukkan aktivitas yang
signifikan, mengindikasikan dampak tsunami yang lebih luas di wilayah Samudera
Pasifik. Untuk mencegah jatuhnya korban
dan memastikan masyarakat mendapatkan informasi akurat, BMKG terus
berkoordinasi dengan BNPB, BPBD, TNI/Polri, hingga pemerintah desa. Upaya ini
difokuskan agar warga pesisir segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan tidak
termakan hoaks atau informasi simpang siur. (jidan)
30 Jul 2025, 23:51 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru