logo-website
Minggu, 10 Mei 2026,  WIT
BERITA TAG Budaya Homepage
Sejumlah Masjid di Ambon Dijaga Polwan Polda Maluku Saat Masuki Ibadah Sholat Jumat Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Wanita (Polwan) Polda Maluku dan Polresta Pulau Ambon dan P.P Lease kembali mengamankan pelaksanaan ibadah sholat jumat di sejumlah masjid di kota Ambon, Jumat (3/10/2025).Pengamanan ibadah sholat jumat umumnya dilakukan personel Polwan beragama Kristen, sebagai bentuk toleransi. Pengamanan yang dipimpin Pamenwas Kompol Rachel Ann Barends ini merupakan impelementasi dari program Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si.Kapolda meminta personil Polri untuk senantiasa berbuat baik dan ikhlas dalam menjalankan tugas kepolisian kepada masyarakat. Hari ini, Kapolda melaksanakan ibadah sholat jumat berjamaah di Masjid Raya Al-Fatah Ambon."Tadi sejak pukul 12.00 WIT Polwan Polda Maluku dan Polresta Ambon telah melaksanakan pengamanan ibadah sholat jumat di sejumlah masjid di kota Ambon," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi S.IK.Pelaksanaan pengamanan ibadah sholat jumat dilakukan mulai dari pengaturan arus lalulintas, hingga membantu masyarakat menyeberang jalan."Pengamanan di sejumlah masjid dilakukan untuk mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan ibadah shalat jumat," kata Kombes Rositah.Pengamanan pelaksanaan ibadah sholat jumat kali ini berlangsung di sejumlah masjid yang berada di sepanjang ruas jalan utama kota Ambon. Seperti Masjid Raya Al-Fatah, Masjid Jami, Masjid An-Nur, Masjid Baiturrahman, dan Masjid Al-Hijrah."Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada warga masyarakat yang melaksanakan ibadah sholat jumat," terangnya. PNO-12 03 Okt 2025, 17:57 WIT
Jelang HUT ke-80 TNI, Wakapolda Maluku Hadiri Upacara Ziarah Taman Makam Pahlawan Kapahaha Papuanewsonline.com, Ambon – Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H, menghadiri upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kapahaha Ambon, Jumat (3/10/2025). Upacara yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2025 ini diikuti sejumlah pejabat tinggi TNI, Polri, dan instansi terkait.Ziarah dan tabur bunga di TMP Kapahaha merupakan wujud penghormatan sekaligus penghargaan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan kedaulatan bangsa. Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dengan prosesi penghormatan, peletakan karangan bunga, dan tabur bunga di pusara para pahlawan.Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain Kasdam XV/Pattimura, Staf Ahli Gubernur Maluku Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Irdam XV/Pattimura, Kapoksahli XV/Pattimura, Wadankodaeral IX Ambon, Kabakamla Zona Maritim Timur, Danlanud Pattimura, Kabasarnas Maluku, serta perwakilan dari Binda Maluku. Turut serta pula para pejabat dan personel TNI dari berbagai satuan.Upacara ziarah tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan HUT TNI ke-80, yang tidak hanya meneguhkan semangat kebersamaan TNI-Polri, tetapi juga memperkuat nilai-nilai patriotisme di tengah masyarakat.Di sela-sela kegiatan, selain mengenang jasa para pahlawan, Wakapolda Maluku, juga menyampaikan selamat Hari Ulang Tahun TNI yang ke-80. "Kami menyampaikan selamat hari ulang tahun TNI yang ke 80. Kami berharap TNI dapat terus menjadi rekan kerja Polri dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Maluku," harapnya. PNO-12 03 Okt 2025, 17:33 WIT
58 Jamaah NII Faksi MYT Ikrar Janji Setia ke NKRI Papuanewsonline.com, Tangerang - Bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, sebanyak 58 orang jamaah eks anggota kelompok Negara Islam Indonesia (NII) faksi MYT (Muhamad Yusuf Tohiri) menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, pada Rabu, 1 Oktober 2025 pukul 09.00 WIB.Para peserta yang berasal dari Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya ini secara terbuka menyatakan lepas baiat dari ajaran menyimpang dan menegaskan kesetiaan mereka kepada Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara.Acara diawali dengan pembacaan deklarasi kesetiaan kepada NKRI yang dipimpin oleh perwakilan peserta, Ustaz Mukhlis, dan diikuti oleh seluruh peserta. Selanjutnya, para peserta melakukan penandatanganan surat pernyataan kesetiaan, kemudian dilanjutkan dengan prosesi mencium bendera merah putih sebagai simbol kecintaan dan penghormatan terhadap Indonesia.Dalam sambutannya, perwakilan dari Detasemen Khusus (Densus 88) Anti Teror Polri yaitu Kasatgaswil DKI Jakarta Kombes Pol Dhani Arifianto S.I.K. M.Han - menyampaikan penghargaan atas langkah besar yang diambil para peserta dalam meninggalkan paham radikalisme. “Langkah ini adalah bentuk nyata kembalinya semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Ini bukan akhir, tapi awal baru untuk hidup yang lebih baik dalam bingkai NKRI,” ujarnya.Wali Kota Tangerang yang turut hadir juga menyampaikan apresiasi dan dukungan dari pemerintah daerah. “Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk mendampingi proses reintegrasi sosial dan pemberdayaan ekonomi bagi saudara-saudara kita yang telah kembali ke jalan yang benar,” katanya.Acara semakin khidmat dengan tausiyah kebangsaan oleh Asep Muhargono, mantan aktivis NII yang kini menjadi pendiri Yayasan Prasana Bumi Pertiwi (PRABU) lembaga binaan yang terdiri dari para mantan anggota NII yang kini aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya paham radikal. Dalam tausiyahnya, Asep menegaskan bahwa “Pancasila dan Islam tidak bertentangan, dan cinta tanah air adalah bagian dari iman.”Sebagai penutup, KH Saparudin , Wakil ketua MUI Kota Tangerang, memimpin pembacaan doa bersama agar para peserta diberikan kekuatan untuk tetap istiqamah di jalan yang benar, serta agar bangsa Indonesia terhindar dari segala bentuk perpecahan dan radikalisme.Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai stakeholder Kota Tangerang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat lingkungan setempat yang turut memberikan dukungan moril dan semangat kepada para peserta dalam menjalani kehidupan baru yang lebih damai, produktif, dan konstitusional.Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak individu maupun kelompok yang terpapar paham radikal untuk mengikuti jejak serupa kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi dan berkontribusi membangun bangsa dalam semangat persatuan dan kesatuan. PNO-12 01 Okt 2025, 16:16 WIT
Sholat Subuh di Masjid Al-Furqan, Kapolda Ajak Jamaah Tebar Kebaikan Serta Wujudkan Maluku Damai Papuanewsonline.com, Ambon – Suasana religius dan penuh keakraban terasa di Masjid Al-Furqan, Galunggung, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (30/9) dini hari. Tepat pukul 04.45 WIT, Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, melaksanakan Sholat Subuh Berjamaah bersama umat.Turut hadir mendampingi Kapolda yaitu Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni S.I.K., M.H, Dir Samapta Polda Maluku, Wakapolresta Pulau Ambon & Pulau-Pulau Lease, dan Kapolsek Sirimau Polresta Pulau Ambon & P. P. Lease beserta personel.Usai pelaksanaan ibadah yang diimami Imam masjid setempat, Kapolda menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para jamaah, pengurus, serta imam masjid. Dalam suasana hangat yang diselingi canda dan tawa, ia menyampaikan pesan penting mengenai peran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.“Sebagai orang beragama dan beriman, kita patut menyebarkan kebaikan demi terwujudnya kamtibmas yang aman dan kondusif. Jika terjadi masalah, segeralah laporkan ke pihak berwajib. Hidup rukun dan damai adalah role model dari hidup orang basudara di Maluku tercinta ini. Polri akan selalu hadir bagi masyarakat. Terus bikin bae,” pesan Kapolda Maluku.Kapolda juga menekankan pentingnya nilai-nilai persaudaraan dan kerukunan yang sudah lama menjadi identitas masyarakat Maluku. Menurutnya, dengan menjaga kedamaian dan menjauhi konflik, masyarakat dapat mewujudkan lingkungan yang nyaman, tenteram, dan produktif.Dalam kesempatan berharga tersebut, Kapolda Maluku menerima sebuah Al-Qur’an tulisan tangan dari salah satu pengurus masjid sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan. Pemberian itu menjadi simbol kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam mengedepankan nilai religius serta memperkuat hubungan emosional yang harmonis.Kegiatan Sholat Subuh berjamaah yang rutin dilakukan Kapolda Maluku di berbagai masjid merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya sebagai aparat penegak hukum tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial dan spiritual masyarakat. PNO-12 01 Okt 2025, 10:58 WIT
Pesawat Charter Air North Mendarat di Biak, Membawa Wisatawan Asing untuk Menjelajahi Keindahan Alam Papuanewsonline.com, Biak – Suasana Bandara Frans Kaisiepo, Biak, terasa berbeda pagi ini ketika pesawat charter Air North dari Darwin, Australia, resmi mendarat membawa rombongan wisatawan mancanegara. Kedatangan mereka menjadi awal perjalanan panjang menyusuri keindahan Papua dengan Kapal Pesiar Heritage Explorer. Rombongan wisatawan tersebut akan singgah di sejumlah destinasi unggulan Papua, mulai dari Raja Ampat, Manokwari, Teluk Wondama, hingga Jayapura. Perjalanan laut ini dijadwalkan berakhir pada 14 Oktober 2025 di Jayapura, sebelum rombongan kembali ke negara asal. Menurut Oswald, Direktur Cruise Heritage Explorer, Biak dipilih sebagai pintu masuk karena memiliki posisi geografis strategis yang menghubungkan Pasifik dan Indonesia. “Biak bukan hanya gerbang udara yang ideal, tetapi juga punya nilai sejarah dan budaya yang kuat. Dari sini, wisatawan dapat menikmati perpaduan keindahan alam laut, pegunungan, dan kearifan lokal masyarakat Papua,” jelas Oswald. Biak sendiri menawarkan daya tarik wisata mulai dari snorkeling, diving di spot bawah laut yang masih alami, hingga menjelajahi gua-gua peninggalan Perang Dunia II yang menjadi saksi sejarah penting pulau tersebut. Kunjungan wisatawan mancanegara ini bukan yang terakhir. Pada April 2026 mendatang, Air North akan kembali mengoperasikan penerbangan charter dari Darwin menuju Jayapura dengan membawa 150 wisatawan asing. Gelombang kunjungan wisata ini diproyeksikan akan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Kehadiran wisatawan dipastikan membuka peluang besar bagi sektor ekonomi masyarakat setempat. Mulai dari pelaku UMKM, penyedia jasa transportasi, hingga pengrajin suvenir tradisional diharapkan bisa merasakan manfaat langsung dari geliat pariwisata ini. Pemerintah daerah bersama pelaku usaha pariwisata juga tengah menyiapkan infrastruktur pendukung, baik fasilitas transportasi, penginapan, maupun sarana wisata lainnya. Hal ini bertujuan agar Papua mampu memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan, sekaligus menjaga kelestarian alam dan budaya lokal. Dengan panorama laut biru Raja Ampat, keindahan terumbu karang Teluk Wondama, pesona sejarah Biak, serta kekayaan budaya Jayapura, Papua semakin menegaskan dirinya sebagai salah satu destinasi unggulan dunia. Kunjungan wisatawan melalui penerbangan charter Air North ini membuktikan bahwa Papua semakin diperhitungkan dalam peta pariwisata internasional.     Penulis: Hend Editor: GF 30 Sep 2025, 21:32 WIT
PSMTI Mimika Mantapkan Langkah Sosial, Gelar Rakerkab Perdana Demi Perkuat Kebersamaan Papuanewsonline.com, Timika - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Mimika menegaskan komitmennya sebagai organisasi sosial dan budaya yang hadir untuk memperkuat persaudaraan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Mimika. Hal ini ditandai dengan digelarnya Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) ke-1 di Hotel 66 Cenderawasih Timika, Jumat (26/09/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Wilayah PSMTI se-Tanah Papua, Isak Montolalu, serta mendapat apresiasi dari Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang hadir memberi sambutan sekaligus dorongan moral kepada seluruh peserta. Ketua PSMTI Mimika, Rusli Gunawan, dalam sambutannya menjelaskan bahwa PSMTI hadir di Mimika bukan sekadar organisasi formal, melainkan wadah untuk menyatukan warga Tionghoa dalam semangat kebersamaan dan solidaritas sosial. “Secara nasional, PSMTI sudah berdiri di 35 provinsi dengan lebih dari 300 kabupaten. Di Mimika, kami hadir untuk mempererat tali persaudaraan warga Tionghoa sekaligus membangun hubungan baik dengan masyarakat luas,” jelas Rusli. PSMTI sendiri berdiri hanya beberapa bulan pasca kerusuhan Mei 1998, dan pada 28 September 1998 resmi mendeklarasikan diri sebagai paguyuban sosial budaya, bukan organisasi politik. Ketua Wilayah PSMTI se-Tanah Papua, Isak Montolalu, menegaskan bahwa sejak awal berdirinya, PSMTI memegang prinsip netralitas dari politik praktis. “PSMTI tidak berpolitik praktis, tidak berada di bawah partai politik manapun, dan tidak akan berubah menjadi partai politik. Kami berusaha mengembalikan hak dan kewajiban agar warga Tionghoa setara dengan komponen masyarakat lainnya,” tegas Isak. Menurutnya, fokus PSMTI adalah membangun ruang sosial yang inklusif, mendorong harmoni, serta berkontribusi pada berbagai bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan kegiatan sosial lainnya. Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyampaikan apresiasi atas langkah PSMTI yang secara konsisten berkontribusi untuk masyarakat. Ia menilai kehadiran organisasi ini dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun Mimika yang harmonis, sejahtera, dan inklusif. “Segala macam ada di sini (Mimika). Kita hidup bersama, kita harus sama-sama melanjutkan pembangunan. Jaga keharmonisan, manusianya harus sehat, pintar, aman, dan damai. PSMTI bisa mengambil peran penting dalam hal itu,” ungkap Bupati Johannes. Saat ini, tercatat lebih dari 800 jiwa warga Tionghoa yang tinggal di Kabupaten Mimika, tersebar dalam 198 Kepala Keluarga (KK). Keberadaan mereka telah menjadi bagian dari kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya Mimika yang beragam. Melalui Rakerkab ini, PSMTI Mimika meneguhkan komitmennya untuk menjadi jembatan kebersamaan sekaligus penggerak partisipasi sosial masyarakat Tionghoa dalam mendukung pembangunan daerah.     Penulis: Jid Editor: GF  29 Sep 2025, 23:29 WIT
Kunjungi Gereja Paroki Hati Kudus Yesus, Kapolda Maluku Ajak Umat Jaga Kamtibmas Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si terus berupaya membangun kedekatan Polri dengan seluruh elemen masyarakat, untuk bersama merawat keamanan dan kedamaian.Salah satu kegiatan untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat yaitu silaturahmi kamtibmas. Kali imi dilaksanakan di Gereja Paroki Hati Kudus Yesus, Jalan Dr. Siwabessy, Kelurahan Wainitu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Minggu (28/9) pukul 09.30 WIT.Kegiatan tersebut dihadiri Pastor Paroki Hati Kudus Yesus, James Biliacarlos, M.Sc, Pastor Lukas Batmomolin, SVD, Ketua Dewan Harian Paroki beserta pengurus, para ketua rukun, kelompok kategorial, dan umat paroki. Dalam kegiatan itu, Kapolda hadir didampingi sejumlah pejabat utama Polda Maluku seperti Direktur Lantas, Wadir Intelkam, Wakapolresta Pulau Ambon & Pulau-Pulau Lease, serta Kapolsek Nusaniwe bersama personel.Dalam laporan singkatnya, Ketua Dewan Pastoral Paroki menyampaikan, jumlah umat Paroki Hati Kudus Yesus terdiri dari 117 KK yang terbagi ke dalam 13 rukun, dengan sebaran hingga wilayah Kusu-Kusu. Meski berada di perbatasan dengan Paroki lain, situasi kamtibmas tetap terjaga aman dan kondusif.Pihak paroki menyampaikan apresiasi atas peran aktif Kapolsek Nusaniwe bersama personel Polri yang selalu hadir mengamankan wilayah. “Kami bersyukur, berkat dukungan Polri, wilayah paroki tetap aman dan tertib,” ujar Ketua Dewan Pastoral.Mengawali sambutannya dengan sapaan hangat “Salve” kepada umat, Kapolda Maluku mengajak seluruh hadirin untuk mensyukuri Rahmat Tuhan atas kesempatan bisa berkumpul dan berdialog.Kapolda menjelaskan, kegiatan silaturahmi semacam ini rutin dilakukan dengan mengunjungi kampung-kampung serta rumah ibadah, baik masjid maupun gereja. Tujuannya, agar bisa melihat langsung kondisi masyarakat dan menyerap aspirasi mereka.Dengan penuh keakraban, Kapolda memperkenalkan diri. Ia bahkan menyelipkan canda ringan terkait namanya yang berasal dari Jawa Barat dan Jawa Timur, sehingga sering dijuluki “Janda” (Jawa-Sunda). Suasana pun menjadi cair dan hangat.“Ketika saya ditugaskan di Maluku, tekad saya hanya satu, memberikan pengabdian terbaik untuk masyarakat dan ikut membangun Maluku. Tetapi tentu Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan, kerja sama, serta doa dari seluruh masyarakat,” ungkapnya.Maluku, kata Kapolda, memiliki modal dasar luar biasa untuk berkembang, yaitu keindahan alam, kekayaan laut, serta keberagaman budaya. Namun, semua potensi ini, tidak akan bernilai jika tak terciptanya rasa aman.“Hari ini anak-anak bisa sekolah dengan lancar, ibu-ibu bisa ke pasar, bapak-bapak bisa bekerja, kita semua bisa berinteraksi tanpa rasa takut. Semua itu hanya mungkin terjadi jika keamanan terjaga. Maka keamanan dan ketertiban adalah fondasi utama yang harus kita rawat bersama,” jelasnya.Dalam menjaga keamanan, lanjut Kapolda, ada tantangan besar yang harus dihadapi. Salah satunya adalah maraknya kekerasan dalam penyelesaian masalah, baik di rumah tangga, antar individu, maupun kelompok. Pola pikir main hakim sendiri, menurut Kapolda, harus diubah.“Kekerasan tidak boleh menjadi pilihan. Jika terjadi persoalan, jangan provokasi kelompok untuk melakukan tindakan pidana. Segeralah laporkan pada penegak hukum. Polri siap menegakkan hukum dengan profesional. Dan kami juga terbuka terhadap kritik dari masyarakat untuk terus berbenah,” tegasnya.Kapolda juga menyoroti era digital saat ini, di mana provokasi dapat menyebar cepat melalui media sosial. Karena itu, ia meminta umat agar tidak mudah terhasut oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.Dalam pesannya, Kapolda mengajak seluruh jemaat untuk merawat kebinekaan yang menjadi ciri Indonesia. Ia menekankan bahwa perbedaan suku, agama, dan budaya harus dijaga melalui hubungan relasi yang baik.“Mari kita satukan tekad menjaga kamtibmas, menahan diri, bersabar, dan menghormati hukum. Dengan begitu, kita dapat mewariskan tradisi baik kepada generasi penerus, memberikan teladan tentang toleransi, kedamaian, dan kasih sayang,” katanya.Mengakhiri arahannya, Kapolda Maluku menyampaikan terima kasih atas kesempatan bisa hadir bersama umat Paroki Hati Kudus Yesus. Dengan penuh semangat ia menyerukan motto kebersamaan, yakni "Maluku tarus biking bae, basudara tarus biking bae".Seruan tersebut disambut tepuk tangan dan antusiasme dari seluruh jemaat, meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga Maluku tetap aman, damai, dan penuh persaudaraan. PNO-12 29 Sep 2025, 17:03 WIT
Subuh Berjamaah di Masjid Al-Kautsar, Kapolda Maluku Dorong Masyarakat Jadi Pelopor Kerukunan Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, kembali melanjutkan tradisi membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Sholat Subuh Berjamaah. Kali ini, ia hadir di Masjid Al-Kautsar BTN Kanawa, Kebun Cengkeh, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Minggu (28/9) pukul 04.45 WIT.Turut mendampingi Kapolda, Karo SDM Polda Maluku, Kayanma Polda Maluku, Wakapolresta Pulau Ambon & Pulau-Pulau Lease, Kabag Watpers Biro SDM, Kapolsek Sirimau bersama personel, Imam Masjid Al-Kautsar, serta jamaah setempat. Ibadah berlangsung khusyuk hingga selesai pukul 05.40 WIT dalam keadaan aman dan tertib.Usai menunaikan ibadah, Kapolda berkesempatan berinteraksi langsung dengan jamaah. Dalam suasana penuh kekeluargaan, ia menyampaikan pesan penting mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).“Polri hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk membangun hubungan spiritual, sosial, dan emosional dengan masyarakat. Melalui doa dan ibadah, kita mendapat energi moral untuk menjaga Maluku agar tetap aman dan damai,” ujar Kapolda.Kapolda menegaskan bahwa pendekatan spiritual adalah fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang rukun dan harmonis. Menurutnya, ketulusan ibadah akan membentuk pribadi yang sabar, rendah hati, dan penuh kasih sayang, sehingga mampu menjadi penopang kerukunan antarwarga.“Kita ingin masyarakat Maluku menjadi pelopor kerukunan dan kedamaian. Dari masjid, gereja, dan rumah ibadah lainnya, lahirlah energi positif yang menuntun kita hidup berdampingan, menghargai perbedaan, serta menjauhi kekerasan,” jelasnya.Dalam pesannya, Kapolda mengingatkan bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Ia mendorong jamaah untuk aktif menjaga lingkungan, menjalin komunikasi dengan aparat keamanan, serta tidak segan melaporkan potensi terjadinya gangguan kamtibmas.“Mari kita jaga Maluku dengan hati yang ikhlas. Bila ada masalah, jangan diselesaikan dengan kekerasan atau emosi, serahkan pada aturan hukum. Polri siap mendampingi masyarakat dalam menjaga kedamaian,” tegasnya.Kapolda menambahkan, dengan kolaborasi kuat antara Polri dan masyarakat, Maluku akan semakin dikenal bukan hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kerukunan dan rasa persaudaraannya.Mengakhiri arahannya, Kapolda menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari jamaah Masjid Al-Kautsar. Ia mengajak umat untuk terus menebarkan kebaikan di tanah Maluku tercinta.“Mari kita rawat keamanan, persaudaraan, dan kedamaian. Karena dengan itu Maluku bisa semakin maju. "Maluku tarus biking bae, basudara tarus biking bae",” seru Kapolda yang disambut antusias jamaah. PNO-12 29 Sep 2025, 16:27 WIT
Jalin Silaturahmi ke Gereja Maranatha, Kapolda Maluku: Jaga Keamanan dan Perdamaian Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, terus memperkuat hubungan kebersamaan dan membangun komunikasi lintas agama melalui kegiatan Silaturahmi Kamtibmas. Pada Minggu pagi (28/9), Kapolda kembali berkunjung di Gereja Maranatha Kota Ambon, bertemu secara langsung dengan pimpinan gereja, majelis jemaat, serta umat Kristiani.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Lantas, dan Wadir Intelkam Polda Maluku, Wakapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, serta Kapolsek Sirimau beserta personel. Dari pihak gereja, hadir Ketua Klasis Kota Ambon Pdt. Riko Rikumahu, S.Th., Pdt. Wem Pariana, majelis jemaat, perangkat gereja, serta umat Gereja Maranatha Kota Ambon.Kapolda Irjen Dadang Hartanto menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh para jemaat. Kehadiran Kapolda di Gereja Maranatha merupakan bagian dari komitmen Polri untuk membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan di wilayah Maluku.“Keamanan merupakan bagian terpenting dalam setiap aktivitas manusia. Tanpa keamanan, seluruh aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, dan kehidupan keagamaan tidak dapat berjalan dengan baik,” kata Kapolda.Menurutnya, kondisi Maluku kini dalam keadaan kondusif. Ini terlihat dan dirasakan secara nyata melalui jalannya berbagai aktivitas masyarakat secara lancar. Anak-anak dapat berangkat sekolah, ibu-ibu beraktivitas di pasar, dan para pekerja melaksanakan tugasnya tanpa hambatan. Situasi keamanan seperti ini, tegas Kapolda, tidak hadir dengan sendirinya, tetapi hasil dari usaha dan kerja sama yang sungguh-sungguh seluruh elemen masyarakat bersama aparat keamanan.Kapolda memberikan analogi menarik dengan membandingkan keamanan dengan kesehatan. Ia menjelaskan, orang sehat sering kali tidak menyadari betapa berharganya kesehatan, hingga kesehatan tersebut hilang. Begitu pula dengan keamanan, masyarakat baru akan merasakan betapa mahalnya rasa aman ketika kondisi itu terganggu.“Keamanan adalah anugerah yang harus terus diusahakan melalui doa, upaya, dan pengorbanan. Polri, TNI, dan stakeholder lainnya tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Tugas kita semua adalah menjaga agar keamanan ini tetap terpelihara,” pintanya.Lebih lanjut, Kapolda mengingatkan peran masyarakat untuk tidak menjadi pelaku ataupun korban gangguan kamtibmas, serta tidak memprovokasi situasi yang berpotensi menimbulkan konflik.Kesadaran masyarakat untuk menjauhi pola pikir main hakim sendiri, tambah Kapolda sangat penting untuk diperhatikan. Apabila terjadi permasalahan, masyarakat diimbau menyerahkan penyelesaiannya pada mekanisme hukum yang berlaku, bukan melalui aksi balasan yang justru dapat memperburuk keadaan.“Hidup tidak selalu dalam keadaan aman. Namun, ketika kita menghadapi masalah, mari bersikap sabar, jangan menjadi provokator, dan jangan mengajak kelompok melakukan tindakan balasan. Anak-anak kita tidak boleh lagi merasakan konflik seperti yang pernah terjadi di masa lalu. Cukup kita yang pernah mengalaminya,” tegas Kapolda.Ia menambahkan, keberagaman latar belakang agama, suku, dan budaya di Maluku adalah karunia yang harus dirawat. Menurutnya, manusia tidak bisa memilih lahir dari kelompok mana, tetapi selalu memiliki pilihan untuk melakukan kebaikan.Dalam penjelasannya, Kapolda juga menyampaikan sebuah perumpamaan. Ia menggambarkan bahwa keamanan dan ketertiban ibarat tanah yang subur.“Makin aman dan damai suatu wilayah, maka kehidupan akan tumbuh subur, menghasilkan buah yang manis, dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Karena itu, mari kita rawat keamanan ini bersama-sama,” ungkapnya.Kapolda bertekad saat tiba di Maluku menjalankan tugas, ingin memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat serta berkontribusi membangun daerah ini agar semakin maju. Namun, tekad itu, tegas Kapolda, tidak bisa diwujudkan tanpa dukungan masyarakat.“Saya memiliki tekad kuat untuk memajukan Maluku. Tetapi saya sadar, Polri tidak bisa bekerja sendiri. Saya memerlukan dukungan, doa, dan partisipasi dari seluruh masyarakat, termasuk jemaat Gereja Maranatha yang saya cintai,” pungkasnya.Kehadiran Kapolda Maluku di Gereja Maranatha disambut baik oleh seluruh jemaat, menandai komitmen nyata Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat lintas iman di Maluku.Mengakhiri arahannya, Kapolda menyampaikan seruan khas yang penuh semangat:“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan, merawat persaudaraan, dan menebarkan kebaikan. Maluku tarus biking bae, basudara tarus biking bae”.Seruan tersebut disambut dengan tepuk tangan para jemaat sebagai tanda tekad bersama dalam menjaga Maluku tetap aman, damai, dan rukun di tengah keberagaman. PNO-12 29 Sep 2025, 16:18 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT