Papuanewsonline.com
BERITA TAG Budaya
Homepage
Kapolda Hadiri Perayaan Natal Kristus Polda Maluku 2025
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menghadiri Perayaan Natal Kristus Polda Maluku Tahun 2025 yang diselenggarakan di Gedung Plaza Presisi Polda Maluku, Selasa (30/12/2025). Tahun ini, perayaan Natal yang berlangsung dalam suasana penuh sukacita, kebersamaan, dan kekhidmatan ini mengusung tema “Sukacita Kelahiran Yesus Kristus Memotivasi Polri dalam Melayani Masyarakat untuk Indonesia Maju".Perayaan Natal diharapkan menjadi momentum refleksi spiritual bagi seluruh personel Polri dan umat Kristiani di lingkungan Polda Maluku.Kapolda Maluku dalam sambutannya pertama-tama menyampaikan rasa syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga rangkaian pengamanan Natal dan Tahun Baru dapat terlaksana dengan aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Maluku. Keberhasilan tersebut, menurut Kapolda, merupakan hasil kerja keras, dedikasi, serta sinergi seluruh personel Polri bersama TNI, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat.“Atas nama pribadi dan selaku Kapolda Maluku, saya mengucapkan Selamat Hari Natal Tahun 2025 kepada seluruh personel Polda Maluku yang merayakan, serta Selamat Tahun Baru 2026 bagi seluruh keluarga besar Polda Maluku," ucapnya.Kapolda meminta agar perayaan Natal dapat dijadikan sebagai momentum untuk semakin meningkatkan iman Kristiani, sehingga bisa menjadi motivasi untuk bekerja lebih profesional, humanis, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.Perayaan Natal bagi umat Kristiani di lingkungan Polda Maluku, kata Kapolda merupakan agenda keagamaan yang sangat penting. Meskipun pelaksanaannya baru dapat dilakukan pada akhir Desember akibat padatnya tugas pengamanan Ops Lilin Salawaku 2025, namun hal tersebut tidak mengurangi makna, nilai, dan esensi Natal itu sendiri.Kapolda juga memberikan apresiasi atas situasi kamtibmas selama perayaan Natal yang berlangsung aman, tertib, dan penuh toleransi. Umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah Natal dengan khidmat, sementara masyarakat lintas agama turut menunjukkan kedewasaan dan semangat kebersamaan dengan saling membantu menjaga keamanan dan ketertiban.“Kerukunan antarumat beragama yang terjaga dengan baik di Maluku merupakan anugerah Tuhan yang harus terus kita pelihara. Nilai toleransi, saling menghormati, dan kebersamaan ini adalah modal besar dalam menjaga stabilitas keamanan dan persatuan bangsa,” tegas Kapolda.Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk dengan beragam suku, agama, budaya, dan bahasa. Oleh karena itu, sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan harus senantiasa dijaga, khususnya oleh Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.Kapolda juga mengingatkan tantangan kamtibmas ke depan semakin kompleks, mulai dari penyebaran isu provokatif, ujaran kebencian, berita hoaks, hingga potensi radikalisme, intoleransi, dan terorisme yang kerap memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyebaran. Untuk itu, Polri dituntut agar selalu siap, adaptif, dan responsif dalam menghadapi dinamika tersebut.“Saya mengajak seluruh personel Polda Maluku dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas kamtibmas, bijak dalam bermedia sosial, serta menyampaikan informasi yang menyejukkan dan membangun. Kepercayaan masyarakat kepada Polri harus terus kita jaga melalui kinerja yang profesional, transparan, dan berintegritas,” imbuhnya.Pada kesempatan itu, Kapolda juga memberikan beberapa penekanan penting, di antaranya menjaga nilai-nilai luhur Pancasila dan kearifan lokal Maluku, memelihara stabilitas kamtibmas yang aman dan kondusif, memperkuat semangat toleransi dan dialog, meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika situasi keamanan, serta mempererat sinergitas TNI-Polri dan seluruh instansi terkait.Ia berharap seluruh personel Polda Maluku mampu merefleksikan kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari melalui pelaksanaan tugas Polri Presisi yang berlandaskan integritas, kepedulian, dan pelayanan tulus kepada masyarakat.“Semoga perayaan Natal ini membawa damai sejahtera, meneguhkan iman, serta memperkuat semangat kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat Maluku,” tutup Kapolda.Perayaan Natal tersebut turut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura, Danrem 151/Binaiya, para Pejabat Utama Polda Maluku, pengurus Bhayangkari Daerah Maluku, Staf Ahli Gubernur Provinsi Maluku, unsur TNI, DPRD Provinsi Maluku, Kejaksaan Tinggi Maluku, Bakamla Zona Maritim Timur, BNNP Maluku, Basarnas Ambon, serta para tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya. PNO-12
31 Des 2025, 17:14 WIT
Sampaikan Rilis Akhir Tahun 2025, Kapolri Ajak Doakan Korban Bencana di Sumatera
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan rilis akhir tahun 2025 yang digelar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025). Dalam kesempatan tersebut, Kapolri mengawali penyampaiannya dengan mendoakan para korban bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera.“Tentulah dalam kesempatan ini kami mengajak kita semua untuk bersama-sama mengheningkan cipta, khususnya terhadap saudara-saudara kita yang menjadi korban di Sumatera dan tentunya ini menjadi keprihatinan kita bersama,” ujar Sigit.Kapolri juga menyampaikan doa bagi seluruh pihak yang terlibat dalam upaya penanganan dan pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia berharap seluruh bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat terdampak.Selain itu, Kapolri turut mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan personel dan pegawai Polri yang meninggal dunia sepanjang tahun 2025. Ia menyampaikan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.“Demikian juga dengan 915 pegawai negeri pada Polri yang saat ini sudah mendahului kita semua di sepanjang tahun 2025. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan balasan atas pengabdian yang terbaik dan keluarganya diberikan kesabaran dan ketabahan,” ujarnya.Dalam rilis tersebut, Kapolri juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Polri atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan sepanjang tahun 2025. Ia berharap kinerja Polri dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.“Atas nama pimpinan Polri saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya, kepada seluruh personel Polri yang telah berjuang, telah bekerja keras untuk melaksanakan tugas pengabdian dan tugas sebagai Bhayangkara negara dan semoga tugas dan pengabdian yang saudara-saudara semua betul-betul bermanfaat bagi kemajuan masyarakat, bangsa dan negara. Dan mampu mendukung terwujudnya visi bersama ‘Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045’ yang kita cita-citakan bersama,” katanya.Lebih lanjut, Kapolri menegaskan bahwa rilis akhir tahun merupakan bentuk pertanggungjawaban sekaligus keterbukaan Polri kepada publik. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen Polri dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi kepada masyarakat.“Kegiatan ini tentunya menjadi kewajiban Polri sebagai institusi yang selalu terbuka dalam rangka mewujudkan akuntabilitas serta transparansi pada masyarakat,” pungkasnya. PNO-12
31 Des 2025, 08:41 WIT
Syukuran Akhir Tahun Tanpa Kembang Api, Mimika Pilih Pelepasan Lampion dan Doa Lintas Iman
Papuanewsonline.com, Mimika – Pemerintah Kabupaten Mimika
memastikan pelaksanaan acara syukuran lepas sambut Tahun Baru 2026 digelar
secara sederhana namun bermakna melalui doa bersama lintas agama dan hiburan
rakyat. Kegiatan ini akan berlangsung pada malam penutupan tahun 2025 hingga
dini hari tahun baru 2026 di Halaman Graha Eme Neme Yauware, Rabu (31/12) malam
hingga Kamis (1/1) dini hari.Acara tersebut melibatkan Forkopimda serta seluruh elemen
masyarakat sebagai wujud kebersamaan dalam menyambut pergantian tahun.
Pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk hadir dan merayakan malam tahun
baru dalam suasana aman, tertib, dan penuh rasa syukur.Rangkaian kegiatan dijadwalkan dimulai pukul 22.00 WIT
dengan sejumlah agenda, di antaranya hiburan musik live, doa bersama lima
agama, pembagian doorprize, serta penyediaan kuliner gratis bagi masyarakat
yang hadir. Momentum pergantian tahun akan ditandai dengan pelepasan lampion
dan tiupan trompet sebagai simbol memasuki tahun baru 2026.Bupati Mimika Johannes Rettob menegaskan bahwa konsep acara
tahun ini tidak berorientasi pada kemeriahan semata, melainkan lebih menekankan
pada refleksi dan ungkapan syukur atas perjalanan satu tahun yang telah dilalui
bersama.Sebagai bentuk empati dan solidaritas, Pemerintah Kabupaten
Mimika memutuskan untuk membatalkan rencana pesta kembang api. Keputusan ini
diambil sebagai respons atas musibah bencana yang terjadi di sejumlah wilayah
di Indonesia, khususnya di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.Awalnya, kegiatan perayaan akhir tahun direncanakan
berlangsung di beberapa titik. Namun, sesuai dengan edaran dan pertimbangan
situasi nasional, seluruh rangkaian acara dipusatkan di Graha Eme Neme Yauware
agar lebih terkendali dan khidmat.Bupati Mimika juga menyampaikan bahwa Menteri Pertahanan
Republik Indonesia dijadwalkan berada di Timika pada malam pergantian tahun.
Meski demikian, agenda perayaan Menhan RI bersifat internal dan dilaksanakan
bersama unsur TNI dan Polri.Pemerintah daerah berharap pelaksanaan syukuran ini dapat
menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat Mimika untuk mengawali tahun 2026
dengan doa, harapan, serta semangat persatuan. Penulis: JidEditor: GF
30 Des 2025, 15:01 WIT
Warga Suku Amungme Desak Kepastian Pembayaran Tanah di Mimika yang Tak Kunjung Tuntas
Papuabewsonline.com, Timika – Persoalan pembayaran tanah
milik warga Suku Amungme di Kabupaten Mimika kembali mencuat. Paulus Pinimet
menyatakan sikap dan menyuarakan keprihatinan atas belum adanya kepastian dari
pemerintah terkait rencana pembayaran tanah di tiga lokasi strategis yang saat
ini telah digunakan untuk fasilitas publik.Paulus menjelaskan bahwa pemerintah sebenarnya telah
menyampaikan rencana pembayaran tanah, namun hingga kini belum ada tindak
lanjut resmi yang dirasakan oleh pemilik hak ulayat. Kondisi tersebut dinilai
menimbulkan keresahan di kalangan warga yang telah lama menunggu kejelasan.Dalam keterangannya kepada jurnalis Papua News Online,
Paulus menyebutkan tiga lokasi yang menjadi pokok persoalan, yakni lahan
perpustakaan di kawasan Timika Indah, SMP Negeri 8 Timika, serta Kantor Distrik
Kuala Kencana. “Kami telah menunggu pembayaran ini sejak lama, tapi belum ada
kepastian dari pemerintah,” kata Paulus.Ia menegaskan bahwa pembayaran tanah bukan sekadar persoalan
administratif, melainkan menyangkut penghormatan terhadap hak masyarakat adat.
Menurutnya, komitmen pemerintah daerah harus diwujudkan secara nyata agar tidak
menimbulkan ketidakpercayaan publik.Paulus juga mengingatkan adanya janji yang pernah
disampaikan oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, terkait penyelesaian
pembayaran tanah tersebut. “Bupati JOHANES RETOB telah berjanji untuk membayar
tanah kami, tapi kami belum melihat hasilnya,” tambahnya.Lebih lanjut, Paulus menyampaikan bahwa penantian panjang
ini seharusnya segera diakhiri dengan langkah konkret dari pemerintah. Ia
berharap tidak ada lagi penundaan yang dapat memperpanjang persoalan dan
memperburuk hubungan antara pemerintah dan masyarakat adat. “Kami tidak ingin
ada lagi penundaan, kami ingin pembayaran ini segera dilakukan,” ujarnya.Hingga berita ini diturunkan, jurnalis Papua News Online
telah berupaya menghubungi pihak pemerintah daerah untuk memperoleh konfirmasi
dan penjelasan resmi terkait perkembangan pembayaran tanah tersebut. Namun,
belum ada tanggapan yang diberikan oleh pihak berwenang.Masyarakat Suku Amungme berharap pemerintah segera
memberikan kejelasan dan menyelesaikan kewajiban pembayaran tanah secara adil
dan transparan. Papua News Online akan terus memantau perkembangan kasus ini
dan menyampaikan informasi terbaru kepada publik. Penulis: Hendrik
Editor: GF
30 Des 2025, 04:16 WIT
Natal Penuh Kehangatan di Yahukimo, Marinir Hadirkan Sukacita untuk Warga Pedalaman
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Udara dingin pegunungan
Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, terasa berbeda pada Minggu (28/12/2025).
Di tengah kabut tebal yang menyelimuti wilayah pedalaman, kehadiran prajurit
Korps Marinir dari Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 5 membawa suasana hangat dalam
perayaan Natal bersama warga setempat.Langkah prajurit menyusuri jalan setapak menjadi penanda
kehadiran negara di wilayah yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Kedatangan
mereka bukan semata menjalankan tugas pengamanan perbatasan, tetapi juga
membawa misi kemanusiaan dalam suasana Natal dan akhir tahun.“Kami datang bukan untuk tempur, tapi membawa kasih dan
kepedulian di pengujung tahun,” ujar Dansatgas Pamtas Letkol Marinir T.
Pristiyanto. Pesan tersebut tercermin dalam kegiatan sosial yang dilakukan
bersama masyarakat kampung.Berbagai bingkisan Natal dibagikan sebagai simbol perhatian
dan kepedulian kepada warga pedalaman. Aksi ini menjadi wujud bahwa menjaga
kedaulatan negara tidak hanya dilakukan melalui kekuatan pertahanan, tetapi
juga dengan pendekatan kemanusiaan dan kebersamaan.Anak-anak menjadi pihak yang paling antusias menyambut
kehadiran prajurit Marinir. Senyum ceria terlihat saat mereka mengenakan topi
merah Natal, menerima pakaian baru, serta menikmati camilan yang jarang mereka
dapatkan dalam keseharian.Kebahagiaan juga dirasakan para orang tua dan tokoh
masyarakat. Patius (56), salah satu tokoh setempat, mengungkapkan rasa harunya
melihat prajurit membaur tanpa sekat, menciptakan suasana kekeluargaan di momen
Natal.“Natal tahun ini terasa lebih spesial dan penuh kedamaian,”
ungkapnya, menggambarkan perasaan warga yang merasakan langsung kehadiran dan
perhatian aparat negara.Letkol Marinir T. Pristiyanto menegaskan bahwa kegiatan
tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir membantu rakyat.
“Kami ingin memastikan warga merayakan dengan aman dan bahagia,” tegasnya.
Interaksi hangat ini diharapkan semakin memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa
aman, dan menghadirkan harapan akan Papua yang damai dan harmonis. Penulis: JidEditor: GF
29 Des 2025, 18:18 WIT
Mimika Sambut Pergantian Tahun Tanpa Pesta Kembang Api
Papuanewsonline.com, Mimika – Perayaan malam pergantian
tahun di Kabupaten Mimika dipastikan berlangsung tanpa pesta kembang api.
Kebijakan ini diambil meskipun sebagian masyarakat memiliki keinginan untuk
tetap merayakan malam tahun baru seperti tahun-tahun sebelumnya.Kepastian tersebut disampaikan Kapolres Mimika AKBP
Billyandha Hildiario Budiman saat memberikan keterangan kepada awak media di
pelataran Graha Eme Neme Yauware, Rabu (24/12/2025). Ia menegaskan bahwa
keputusan tersebut merupakan kebijakan yang harus diterima bersama dalam
situasi nasional saat ini.Menurut Kapolres, larangan penyelenggaraan pesta kembang api
merupakan perintah langsung dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal
Pol. Listyo Sigit Prabowo. Kebijakan ini berlaku secara nasional dan harus
dilaksanakan oleh seluruh jajaran kepolisian di daerah.Larangan tersebut tidak terlepas dari bencana alam yang
melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Kondisi tersebut membuat bangsa
Indonesia berada dalam suasana duka, sehingga perayaan yang bersifat hura-hura
dinilai tidak selaras dengan rasa empati dan solidaritas nasional.Kapolres Mimika menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan
berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah agar imbauan ini turut disampaikan
secara luas kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisasi
kesalahpahaman serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.Sebagai alternatif, perayaan malam tahun baru di Mimika
diarahkan untuk diisi dengan kegiatan doa lintas agama. Pendekatan ini dinilai
lebih bermakna karena mengedepankan nilai kebersamaan, refleksi, dan harapan
akan keselamatan di tahun yang akan datang.Doa lintas agama juga dipandang sebagai wujud solidaritas
masyarakat Mimika terhadap saudara-saudara sebangsa yang terdampak bencana,
sekaligus sebagai momentum memperkuat persatuan di tengah perbedaan keyakinan.Polres Mimika berharap masyarakat dapat memahami dan
mendukung kebijakan tersebut demi terciptanya suasana pergantian tahun yang
aman, tertib, dan penuh makna, tanpa mengurangi esensi kebersamaan dalam
menyambut tahun baru. Penulis: JidEditor: GF
29 Des 2025, 18:07 WIT
Bupati Roni Omba Rayakan Natal dan Sambut Tahun Baru Bersama Warga Kampung Ogenetan
Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Bupati Boven Digoel,
Roni Omba, S.IP, menghadiri syukuran Natal sekaligus penyambutan Tahun Baru
2026 bersama masyarakat Kampung Ogenetan, Distrik Iniyandit, Kabupaten Boven
Digoel, pada Minggu (28/12/2025). Kehadiran kepala daerah tersebut disambut
hangat oleh warga yang memadati lokasi kegiatan dalam suasana penuh
kekeluargaan dan sukacita.Kegiatan syukuran berlangsung khidmat dengan diawali ibadah
Natal bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan rangkaian acara kebersamaan
antara pemerintah daerah dan masyarakat. Perayaan ini menjadi ruang silaturahmi
sekaligus ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun yang telah
dilalui.Dalam kesempatan tersebut, Bupati Roni Omba menyampaikan
apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Kampung Ogenetan atas undangan dan
sambutan yang diberikan. Ia berharap perayaan Natal dan Tahun Baru dapat
membawa kedamaian, kebahagiaan, serta mempererat hubungan persaudaraan
antarwarga.Selain ibadah, acara juga diisi dengan pertunjukan budaya
lokal dan hiburan rakyat yang menampilkan kekayaan tradisi masyarakat setempat.
Suasana penuh kegembiraan terlihat saat warga bersama tamu undangan menikmati
setiap rangkaian kegiatan yang disiapkan oleh panitia kampung.Pemerintah daerah bersama masyarakat juga menggelar
pembagian hadiah sebagai bentuk kebersamaan dan sukacita Natal. Kegiatan
tersebut menambah semarak perayaan serta menjadi simbol perhatian terhadap
kebahagiaan masyarakat di tingkat kampung.Masyarakat Kampung Ogenetan menyampaikan rasa syukur atas
kehadiran langsung Bupati dalam perayaan tersebut. Kehadiran pimpinan daerah
dinilai sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap kehidupan
sosial dan keagamaan masyarakat di wilayah distrik.Dalam suasana kebersamaan itu, Bupati Roni Omba juga
menekankan pentingnya menjaga kerukunan, persatuan, dan keharmonisan antarwarga
sebagai modal utama dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan makan malam
bersama seluruh masyarakat yang hadir. Momentum ini menjadi penegasan komitmen
pemerintah daerah untuk terus hadir di tengah masyarakat serta memperkuat
sinergi dalam membangun Kabupaten Boven Digoel ke arah yang lebih baik. Penulis: HendrikEditor: GF
29 Des 2025, 10:28 WIT
Aksi Solidaritas Jelang Natal, KOHATI dan KAHMI Mimika Dukung Pengamanan Perayaan Keagamaan
Papuanewsonline.com, Mimika – Korps HMI-Wati (KOHATI)
bersama Korps Alumni HMI (KAHMI) Kabupaten Mimika menggelar aksi sosial dalam
rangka mendukung kelancaran pelaksanaan Pengamanan (PAM) Natal 2025 di sejumlah
titik pengamanan di wilayah Mimika.Aksi sosial tersebut dilakukan dengan membagikan snack kepada
para petugas PAM Natal yang tetap menjalankan tugas pengamanan demi terciptanya
suasana perayaan Natal yang aman, tertib, dan kondusif bagi umat Kristiani.Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi serta dukungan moril
kepada aparat keamanan yang bertugas menjaga stabilitas dan kenyamanan
masyarakat selama momentum perayaan keagamaan.Ketua KOHATI, Suhartina, menyampaikan bahwa kegiatan
tersebut merupakan wujud kepedulian sosial sekaligus komitmen KOHATI dalam
merawat nilai-nilai toleransi dan kemanusiaan di tengah masyarakat yang
majemuk.“Petugas PAM Natal memiliki peran penting dalam menjaga rasa
aman selama perayaan Natal. Melalui pembagian kue ini, kami ingin menyampaikan
terima kasih serta memberikan semangat kepada mereka yang bertugas,” ujar
Suhratina.Menurutnya, pengamanan perayaan keagamaan tidak hanya
menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga memerlukan partisipasi
aktif seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan suasana damai dan harmonis.Kolaborasi antara KOHATI dan KAHMI dalam kegiatan ini
mencerminkan sinergi antara kader aktif dan alumni HMI dalam menjawab kebutuhan
sosial kemasyarakatan, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam kegiatan
sosial lintas agama.Para petugas PAM Natal menyambut baik aksi sosial tersebut
dan mengapresiasi perhatian yang diberikan, yang dinilai mampu menambah
semangat dan motivasi dalam menjalankan tugas pengamanan di lapangan.Melalui kegiatan ini, KOHATI dan KAHMI Kabupaten Mimika
berharap dapat terus menumbuhkan semangat toleransi antarumat beragama serta
mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat keamanan, sekaligus
berkomitmen untuk menghadirkan kegiatan sosial yang berorientasi pada persatuan
dan kedamaian.Penulis: BimEditor: GF
27 Des 2025, 02:06 WIT
Kapolda Sumut Rayakan Natal Bersama Masyarakat di Tapanuli Selatan
Papuanewsonline.com, Tapanuli Selatan - Di tengah duka dan luka akibat bencana alam banjir dan tanah longsor, harapan itu hadir melalui kebersamaan. Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, bersama Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Sumut, Ny. Mona Whisnu Hermawan, turun langsung ke wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan untuk menyapa, menguatkan, dan merayakan Natal bersama masyarakat terdampak bencana, Sabtu (20/12/2025).Kehadiran Kapolda Sumut di Gereja HKBP Hutagodang, Kecamatan Batang Toru, menjadi simbol nyata bahwa negara tidak pernah absen saat rakyatnya diuji. Ibadah Natal Oikumene yang digelar bersama para korban bencana berlangsung penuh khidmat dan haru. Tangis, doa, dan harapan menyatu dalam suasana kebersamaan yang hangat.Dalam sambutannya, Kapolda Sumut menyampaikan pesan penguatan kepada masyarakat agar tetap tabah menghadapi cobaan. Ia mengajak warga untuk tidak larut dalam kesedihan, melainkan bangkit dengan semangat dan keyakinan bahwa setiap ujian akan dilalui bersama.“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat negara, tetapi sebagai saudara. Polri datang untuk berbagi rasa, memberikan semangat, dan membawa sukacita Natal kepada Bapak dan Ibu semua. Tetaplah kuat dan dekatkan diri kepada Tuhan, karena Dia tidak pernah meninggalkan kita,” tutur Kapolda dengan penuh empati.Sebagai bentuk kepedulian nyata, Kapolda Sumut menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada perwakilan masyarakat korban banjir dan tanah longsor. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi penguat bahwa mereka tidak sendirian menghadapi masa sulit ini.Momen emosional semakin terasa saat prosesi mangulosi dilakukan oleh pimpinan gereja kepada Kapolda Sumut dan Ibu Ketua Bhayangkari. Ulos yang disematkan menjadi simbol doa, kasih, dan harapan agar kebersamaan antara Polri dan masyarakat terus terjalin erat.Usai ibadah, Kapolda Sumut juga meninjau langsung sejumlah rumah ibadah yang terdampak bencana, memastikan bahwa pemulihan dan perhatian terhadap fasilitas umum menjadi bagian dari kepedulian Polri terhadap masyarakat.Kunjungan ini bukan sekadar agenda kedinasan, melainkan wujud kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat masyarakat. Di tengah bencana, Kapolda Sumut membawa pesan kuat: negara hadir, Polri peduli, dan harapan tetap menyala. PNO-12
21 Des 2025, 19:24 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru