logo-website
Minggu, 10 Mei 2026,  WIT
BERITA TAG Budaya Homepage
Pemkab Boven Digoel Gelar Temu Budaya 2025, Perkuat Identitas Lokal dan Dorong Ekonomi Kreatif Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Pemerintah Kabupaten Boven Digoel secara resmi membuka kegiatan Temu Budaya dengan Pelaku Budaya 2025 yang digelar selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Desember 2025. Agenda kebudayaan ini berlangsung di halaman dan Aula Kantor Bupati Boven Digoel, menghadirkan sebanyak 50 pelaku budaya dari berbagai distrik di wilayah tersebut. Kegiatan ini mengangkat tema “Suara Budaya Membangun Negeri” sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan menghidupkan kembali budaya lokal yang menjadi identitas khas masyarakat Boven Digoel. Tema tersebut juga dipilih untuk mendorong generasi muda agar lebih memahami dan mencintai warisan budaya leluhur. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Marlinus menegaskan bahwa budaya memiliki peran vital dalam membentuk karakter masyarakat. Menurutnya, budaya tidak sekadar peninggalan masa lalu, melainkan fondasi moral yang memperkuat persatuan dalam keberagaman. Melalui kegiatan ini, ia berharap masyarakat semakin menyadari nilai penting kebudayaan dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah Kabupaten Boven Digoel juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat perlindungan budaya melalui penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD). Upaya tersebut sejalan dengan pendataan 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) yang menjadi fokus pengembangan dalam kebijakan kebudayaan daerah. Selain membahas pelestarian tradisi, kegiatan ini juga menjadi ruang penting bagi para pelaku budaya untuk memperkenalkan karya dan kreativitas mereka. Pemerintah daerah menilai bahwa budaya memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi bagian dari ekonomi kreatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Temu Budaya 2025 diharapkan mampu memperkuat jejaring antar-pelaku budaya, memperluas ruang ekspresi seni, dan menghadirkan pemahaman yang lebih luas mengenai potensi budaya yang dimiliki setiap distrik. Dengan terbangunnya kolaborasi tersebut, pengembangan kebudayaan dinilai akan berjalan lebih adaptif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini pula, pemerintah ingin memastikan bahwa keberagaman budaya di Boven Digoel tetap terjaga. Kehadiran pelaku budaya dari berbagai wilayah memberikan warna tersendiri dan memperkaya proses pertukaran budaya antarkomunitas. Pemerintah daerah berharap Temu Budaya 2025 dapat menjadi momentum penting dalam memperindah keberagaman sekaligus menjadikan adat dan tradisi sebagai energi pembangunan. Dengan pelestarian yang kuat dan pemanfaatan budaya secara kreatif, Boven Digoel diharapkan menuju masa depan yang lebih maju, bermartabat, dan berkarakter.   Penulis: Hendrik Editor: GF 05 Des 2025, 19:52 WIT
Kapolda Terima Silaturahmi Pengurus PP Polri Daerah Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menegaskan komitmen merawat kebersamaan dan pengabdian saat menerima kunjungan silaturahmi dari Pengurus Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) Daerah Maluku.Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di ruang tamu Kapolda Maluku, Rabu (3/12/2025) ini turut dihadiri Karo SDM dan Kabag Analis Dit Intelkam mendampingi Kapolda. Sementara dari PP Polri Maluku hadir Ketua AKBP (Purn) Etty Nirahua beserta Sekretaris dan jajaran pengurus lainnya.Kapolda Maluku memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada PP Polri karena selama ini tetap menjaga hubungan baik dengan institusi kepolisian meskipun telah memasuki masa purnabhakti. Ia menegaskan keberadaan PP Polri tidak dapat dipisahkan dari perjalanan institusi Polri dari masa ke masa.“PP Polri merupakan bagian dari tubuh Polri itu sendiri. Pengabdian bapak dan ibu sekalian tidak berhenti hanya karena memasuki masa pensiun. Semangat dan nilai-nilai kepolisian tetap melekat dan terus memberi inspirasi bagi generasi penerus,” ujar Kapolda.Kapolda berharap para purnawirawan Polri dapat terus menjaga kesehatan dan menikmati masa purnatugas dengan perasaan bahagia. Ia menegaskan, Polda Maluku selalu membuka pintu bagi PP Polri untuk berkomunikasi, berkonsultasi, maupun berkolaborasi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.“Saya berpesan agar selalu menjaga kesehatan dan menjalani masa pensiun dengan hati yang bahagia. Pola semangat pengabdian itu tetap hidup dan bisa terus ditularkan kepada anggota Polri yang masih aktif. Kami siap membantu, siap bersinergi, dan selalu terbuka bagi PP Polri,” tambah Kapolda.Sementara itu, Ketua PP Polri Daerah Maluku, AKBP (Purn) Etty Nirahua menyampaikan terima kasih atas waktu dan ruang yang diberikan Kapolda Maluku. Ia mengaku PP Polri akan terus berkomitmen menjadi mitra moral bagi Polri, sekaligus menjadi wadah kebersamaan para purnawirawan untuk tetap berkontribusi bagi bangsa dan daerah.“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolda yang telah menerima kami dengan sangat baik. PP Polri selalu menjadi daun dan pohon, memberikan keteduhan, dukungan, dan semangat bagi para penerus Polri dalam menjalankan tugas,” ucapnya.Nirahua juga menyampaikan pihaknya siap terus menjalin koordinasi dengan Polda Maluku untuk memperkuat solidaritas internal dan mendukung berbagai program kemasyarakatan. PNO-12 05 Des 2025, 15:33 WIT
Persepsi Jujur dari Senggi: Lokakarya dan Momen Perpisahan Tim Ekspedisi Patriot Papuanewsonline.com, Keerom — Sabtu, 29 November 2025 menjadi hari yang penuh arti bagi Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Senggi. Setelah melakukan pendampingan dan penelitian intensif selama lebih dari satu bulan, tim yang terdiri dari lima perguruan tinggi nasional menggelar Lokakarya Persepsi Jujur dari Senggi di Balai Pertemuan SP 2 Kampung Woslay. Acara ini sekaligus menjadi momen perpisahan antara tim akademisi dengan masyarakat yang selama ini menjadi mitra utama dalam pengumpulan data dan pendampingan lapangan.Suasana hangat langsung terasa sejak awal acara. Masyarakat adat, warga transmigran, perangkat kampung, tokoh adat, tokoh agama, hingga aparat pemerintah distrik dan kabupaten turut hadir memberikan dukungan. Kebersamaan yang terjalin selama proses pendampingan tercermin dalam interaksi akrab sepanjang kegiatan, menjadikan lokakarya ini bukan sekadar forum akademik, tetapi juga ruang silaturahmi penuh kekeluargaan.Acara dimulai dengan sambutan dari Plt. Dinas Transmigrasi Provinsi Papua, Ibu Irawati, yang memberikan apresiasi atas kerja kolaboratif TEP. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pak Patras Kelpi selaku KUPT dan ondoafi setempat. Keduanya menekankan pentingnya riset komprehensif yang dilakukan lima perguruan tinggi tersebut dalam memberikan gambaran objektif terkait dinamika transmigrasi, sosial, dan ekonomi masyarakat Senggi.Paparan materi dari tiap perguruan tinggi menjadi bagian yang paling ditunggu. Tim ITB yang dipimpin Abdul Rohman Supandi mempresentasikan evaluasi mengenai pelaksanaan transmigrasi di Senggi, mulai dari kondisi infrastruktur, akses layanan dasar, hingga relasi sosial. Tim UNPAD kemudian memaparkan kajian mengenai harmonisasi sosial antara masyarakat adat Orang Asli Papua (OAP) dan warga transmigran, menekankan pentingnya dialog dan pemahaman lintas budaya.Selanjutnya, tim ITS yang diketuai Dhany Arifianto menyampaikan rekomendasi teknis terkait kebutuhan infrastruktur dasar seperti jalan, air bersih, listrik, dan fasilitas umum lainnya. Tim UI memberikan gambaran mengenai penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat, khususnya kelompok tani dan koperasi sebagai pilar pengembangan usaha lokal. Adapun tim IPB University menyoroti potensi komoditas unggulan seperti padi, jagung, betatas, dan kakao yang dinilai memiliki prospek pengembangan berbasis industrialisasi kecil.Sesi berikutnya membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Perwakilan masyarakat adat maupun transmigran berbagi pandangan mengenai kebutuhan ekonomi, pengembangan komoditas, serta harapan terhadap peningkatan kesejahteraan. Kepala Puskesmas Senggi juga turut menyampaikan pentingnya ketersediaan sarana kesehatan yang memadai, tenaga medis, dan data kependudukan yang akurat.Sebagai tanda penghormatan, masyarakat adat kemudian menggelar prosesi bakar batu (Barapen). Prosesi ini bukan hanya bentuk apresiasi atas kerja keras TEP, tetapi juga simbol penerimaan dan persaudaraan antara masyarakat Senggi dengan para anggota tim dari berbagai universitas. Puncak acara ditutup dengan pembacaan Naskah Solidaritas Senggi, yang menjadi komitmen bersama untuk menjaga kedamaian dan memperkuat kerja sama dalam pembangunan kawasan.Bagi Tim Ekspedisi Patriot, perpisahan ini bukan akhir perjalanan, tetapi awal dari langkah baru untuk memastikan seluruh temuan dan aspirasi yang dihimpun dapat dirumuskan menjadi rekomendasi konstruktif bagi pemerintah daerah dan kementerian terkait. Senggi bagi mereka bukan sekadar lokasi penelitian, tetapi ruang belajar bersama tentang kolaborasi, keberagaman, dan nilai kebersamaan.Penulis: Tim Ekspedisi PatriotEditor: GF 03 Des 2025, 22:09 WIT
Lemasa Minta Pemkab Mimika Tepati Kesepakatan Jadwal Diskusi Papuanewsonline.com, Mimika — Lembaga Masyarakat Adat (Lemasa) Timika meminta Pemerintah Kabupaten Mimika untuk menepati jadwal diskusi yang telah ditetapkan sebelumnya. Seruan ini disampaikan menyusul perubahan agenda yang dinilai dapat memengaruhi koordinasi antara Lemasa, Lemasko, dan pemerintah daerah.Lemasa mengungkapkan adanya dugaan bahwa Pemkab Mimika lebih memprioritaskan Lemasko dalam hal pendanaan maupun pelaksanaan kegiatan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terkait keseimbangan perlakuan terhadap dua lembaga adat yang memiliki peran penting dalam dinamika sosial masyarakat Mimika.Sem Bukaleng, tokoh Lemasa Timika, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mengundur jadwal diskusi dari tanggal 4 Desember menjadi 8 atau 9 Desember. Menurutnya, perubahan tersebut tidak sesuai dengan komitmen awal yang sudah disepakati bersama. Ia menegaskan bahwa pemerintah seharusnya menunjukkan sikap konsisten dalam menjalin komunikasi dengan lembaga adat.Dalam pernyataannya, Sem Bukaleng menyampaikan harapan agar pemerintah mendukung Lemasa dan Lemasko secara setara. Ia menilai bahwa dialog yang terjadwal dengan baik dapat memperkuat kerja sama dan mendorong penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat. “Pemerintah harus mematuhi jadwal yang disepakati dan mendukung Lemasa dan Lemasko secara setara,” ujarnya.Lemasa juga menekankan pentingnya mengembalikan jadwal diskusi sesuai dengan rencana awal, yaitu pada 4 Desember. Mereka menilai penundaan diskusi dan lemahnya koordinasi dapat berdampak pada kelancaran program serta menghambat sejumlah inisiatif masyarakat adat yang tengah berjalan.Menurut Lemasa, komitmen terhadap penjadwalan bukan hanya soal waktu, melainkan juga bentuk penghargaan terhadap proses komunikasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ketepatan waktu dinilai sebagai faktor penting dalam menjaga efektivitas dialog dan membangun kepercayaan antara lembaga adat dan pemerintah.Hingga kini, Lemasa masih menunggu klarifikasi dari Pemkab Mimika terkait perubahan jadwal tersebut. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan penjelasan secara terbuka dan memastikan koordinasi dengan Lemasa dan Lemasko dapat berjalan lebih baik ke depan.Di tengah dinamika ini, Lemasa tetap menegaskan bahwa dialog adalah jembatan penting untuk menjaga hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan lembaga adat. Oleh karena itu, keseriusan Pemkab Mimika dalam memenuhi komitmen yang telah disepakati menjadi harapan utama masyarakat adat Timika. Penulis: Hendrik Editor: GF 02 Des 2025, 21:24 WIT
Subuh Berjamaah di Masjid Al-Burhan Air Kuning, Kapolda Maluku Sampaikan Pesan Kamtibmas Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si melaksanakan Sholat Subuh berjamaah di Masjid Al-Burhan, Lorong Alaka, Air Kuning, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Minggu (30/11/2025).Sholat subuh keliling yang merupakan program rutin Kapolda Maluku ini selain untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, juga sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat guna memperkuat hubungan sinergi Polri dengan warga dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku.Saat melaksanakan ibadah sholat subuh, Kapolda didampingi Kabid Keu Polda Maluku, dan sejumlah personel Polsek Sirimau, Polresta Pulau Ambon & P. P. Lease. Usai sholat, Kapolda menyampaikan sejumlah pesan penting terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Seluruh jamaah diajak untuk senantiasa berperan aktif menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif. Kapolda menekankan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi merupakan tugas bersama antara pemerintah, aparat, dan seluruh elemen masyarakat.Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyinggung pentingnya mencegah tindakan main hakim sendiri. Ia menegaskan, setiap permasalahan sekecil apa pun harus diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku dengan cara melapor ke pihak Kepolisian. Polri, tegas Kapolda, selalu siap hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat kapan pun diperlukan. “Polri akan selalu hadir bagi masyarakat. Mari katong jaga kedamaian di bumi Maluku,” pintanya. PNO-12 01 Des 2025, 14:32 WIT
Kapolda Maluku Safari Kamtibmas ke Gereja Katolik Paroki Santo Jacobus Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si melaksanakan kegiatan safari kamtibmas dan silaturahmi dengan umat Gereja Katolik Paroki Santo Jacobus di Ahuru, Kota Ambon, Minggu (30/11/2025).Kegiatan rutin yang merupakan bagian dari agenda Kapolda ini untuk memperkuat komunikasi dialogis serta membangun kedekatan emosional dengan masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku.Dalam kegiatan tersebut, Kapolda didampingi Kabidkum Polda Maluku, Kasat Intelkam Polresta Ambon, dan Wakapolsek Sirimau. Hadir dalam kegiatan itu Pastor Paroki St. Yakobus Ahuru, Pastor Karoldus Jamrevav MSC, para pengurus Dewan Pastoral, Ketua Stasi, Ketua Rukun, serta sekitar 500 jemaat yang memenuhi Gereja Santo Jacobus.Kapolda Maluku menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari pihak gereja dan umat Paroki Santo Jacobus. Menurutnya, kehadiran langsung di tengah masyarakat merupakan wujud komitmen Polri untuk mendengar, memahami, serta merespons kebutuhan keamanan masyarakat secara nyata.“Saya berterima kasih atas kesempatan dan kehormatan yang diberikan kepada saya untuk hadir di sini. Saya ingin mendengar apa yang dirasakan masyarakat, karena keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.Kapolda menekankan, keamanan adalah unsur paling mendasar dalam aktivitas kehidupan masyarakat. Dalam konteks Maluku yang dikenal indah, kaya budaya, dan bernilai sejarah, keamanan menjadi modal penting untuk menghadirkan kenyamanan hidup, stabilitas sosial, serta kemajuan daerah.“Keamanan adalah bagian terpenting dari hidup manusia. Di Maluku yang indah ini, mari kita terus ‘bikin bae’. Kita jaga keamanan bersama-sama, karena ketika aman, semua aktivitas bisa berjalan lancar dan kita bisa hidup rukun,” tegas Kapolda.Pada kesempatan itu, Kapolda juga mengingatkan pentingnya kedewasaan sosial dalam menghadapi berbagai persoalan yang mungkin timbul di tengah masyarakat. Ia mengajak umat gereja serta seluruh masyarakat Maluku untuk mengedepankan kesabaran dan pikiran yang jernih saat menghadapi konflik interpersonal maupun persoalan kelompok.“Masalah pasti akan ada dalam hidup. Tetapi mari kita hadapi dengan kepala dingin. Jangan terpancing. Dengan bersabar dan berpikir bijak, kita bisa mencegah hal-hal kecil berkembang menjadi persoalan besar,” pesannya.Irjen Dadang menegaskan keamanan bukan semata hasil kerja aparat, melainkan buah sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Maluku.“Kami TNI-Polri dan pemerintah daerah tidak bisa berbuat apa-apa jika tidak didukung masyarakat. Keamanan dan nuansa damai yang kita rasakan hari ini adalah hasil kerja bersama,” ungkapnya.Menutup arahannya, Kapolda memberikan ucapan terima kasih kepada para pastor, pemimpin gereja, dan seluruh jemaat yang selama ini turut mendukung terciptanya kerukunan dan kedamaian di Maluku.“Saya menyampaikan terima kasih kepada para pastor dan seluruh jemaat. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan perlindungan bagi kita semua, baik dalam tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita terus memberikan kebaikan bagi sesama,” ucap Kapolda menutup sambutannya dengan salam persaudaraan. Selamat pagi, Shalom.”Setelah penyampaian pesan kamtibmas, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piala kepada para pemenang Lomba Bertutur Kitab Suci yang diserahkan langsung oleh Kapolda Maluku. Suasana penuh keakraban terlihat saat sesi foto bersama Kapolda, para pastor, pengurus gereja, dan jemaat. PNO-12 01 Des 2025, 11:39 WIT
KKSS Mimika Rayakan HUT ke-49, Tekankan Filosofi Bugis-Makassar sebagai Perekat Persaudaraan Papuanewsonline.com, Mimika - Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Mimika merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 dengan penuh kebersamaan di Gedung Eme Neme Yauware, Rabu (26/11/2025). Acara ini menjadi momentum penting yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat Sulawesi Selatan yang telah menetap dan berkontribusi bagi Mimika selama puluhan tahun.Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum KKSS, Abdul Rivai Ras, mengajak seluruh warga Sulsel untuk terus memegang teguh tiga prinsip budaya Bugis-Makassar, yakni Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge. Menurutnya, nilai-nilai ini bukan hanya identitas budaya, tetapi juga pedoman hidup dalam menjaga hubungan sosial yang rukun dan saling menghargai.Ia menekankan bahwa nilai tersebut harus dijaga dan diterapkan di tanah rantau agar warga Sulsel dapat terus memberi manfaat bagi Mimika, Papua, dan Indonesia secara luas. Rivai juga menyinggung bahwa sekitar 16 juta warga Sulawesi Selatan kini tersebar di berbagai negara, menandakan kuatnya tradisi merantau yang menjadi bagian dari karakter masyarakat Sulsel.Ketua DPW KKSS Papua Tengah, Amirullah Hasyim, menegaskan bahwa perayaan HUT ini tidak hanya dirayakan sebagai seremoni tahunan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap para pendiri KKSS yang sejak 12 November 1976 telah membangun jejaring persaudaraan tanpa embel-embel politik. Ia menyebut organisasi ini selalu siap mendukung kebijakan pemerintah, terutama dalam sektor ekonomi.Sementara itu, Ketua BPD KKSS Mimika, Iwan Anwar, menggarisbawahi bahwa warga KKSS memiliki sejarah panjang dalam perjalanan pembangunan Mimika. Ia menyebut beberapa tokoh dari KKSS yang pernah menduduki posisi strategis, mulai dari ketua lembaga legislatif hingga pejabat pemerintahan daerah.Iwan menegaskan bahwa warga KKSS akan terus mendukung program-program pembangunan pemerintah sebagai bentuk tanggung jawab moral dan sosial. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Baruga Center akan menjadi ruang kontribusi baru KKSS bagi masyarakat Mimika, sekaligus wadah kolaborasi yang terbuka bagi suku asli Amungme dan Kamoro.Menurutnya, kehadiran Baruga Center menjadi bukti bahwa KKSS ingin memberi manfaat nyata bukan hanya bagi perantau Sulsel, tetapi juga bagi masyarakat Papua. Ia menegaskan kembali filosofi yang selalu dipegang warga Sulsel ketika hidup di tanah orang lain: “Di mana tanah dipijak, di situ langit dijunjung.”Perayaan HUT ke-49 ini ditutup dengan suasana meriah dan penuh kekeluargaan, menandai komitmen KKSS Mimika untuk terus menjaga persatuan dan berkontribusi dalam pembangunan sosial maupun ekonomi di kabupaten yang menjadi rumah bagi berbagai suku dan budaya tersebut.  Penulis: JidEditor: GF 27 Nov 2025, 02:58 WIT
Polri Gerak Cepat Turunkan Personel Bantu Warga Terdampak Bencana di Sumut Papuanewsonline.com, Sumut - Polri menyampaikan perkembangan terbaru terkait bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Hingga hari ini tercatat 20 kejadian bencana, terdiri dari 12 tanah longsor, 7 banjir, dan 1 pohon tumbang yang tersebar di 6 kabupaten/kota, yakni Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Kota Sibolga, dan Nias. Peristiwa ini menyebabkan 19 warga menjadi korban, dengan rincian 10 orang meninggal dunia, 3 orang luka-luka, dan 6 orang masih dalam pencarian. Dampak kerusakan juga cukup luas, yaitu 2.393 kepala keluarga terdampak kerusakan rumah dan 445 warga harus mengungsi, sementara sejumlah akses jalan utama masih tertutup material longsor.Di Tapanuli Tengah, tanah longsor pada pukul 07.00 WIB mengakibatkan 4 warga meninggal dan merusak satu rumah. Banjir yang terjadi sepanjang 17–22 November berdampak pada 1.902 KK serta memaksa 45 warga mengungsi. Di Mandailing Natal, longsor menutup Jembatan Aek Inumon II, sementara banjir di Muara Batang Gadis membuat 400 warga mengungsi dan merendam 470 rumah. Di Tapanuli Selatan, insiden pohon tumbang menewaskan 1 warga dan melukai 1 orang lainnya. Tapanuli Utara mengalami 3 titik longsor yang mengakibatkan 1 warga luka-luka, merusak 2 rumah, serta menutup badan jalan. Kota Sibolga menjadi wilayah dengan dampak paling besar, dengan 6 kejadian longsor yang mengakibatkan 5 warga meninggal, 3 luka-luka, serta 4 warga masih dalam pencarian, dan merusak 17 rumah. Di Nias, longsor juga menutup akses jalan utama di Desa Hiligodu, Gunungsitoli.Sejak laporan pertama masuk, Polri langsung bergerak cepat melakukan TPTKP, mengevakuasi warga, serta mengamankan dan mengatur lalu lintas di sejumlah titik terdampak. Upaya pencarian terhadap 6 warga yang belum ditemukan terus dilakukan bersama BPBD, Basarnas, TNI, dan unsur relawan. Sebagai penguatan, Sat Brimob Kompi Sipirok dan Kompi Siantar telah dikerahkan ke berbagai lokasi untuk membantu evakuasi, pencarian, serta pembukaan akses jalan.Tidak hanya itu, Polda Sumut melalui Karo Ops, Kombes Pol Victor Togi Tambunan, S.H., S.I.K., melaporkan penggelaran kekuatan penuh Satbrimob sebanyak 4 SSK dalam rangka perbantuan SAR dan penanganan dampak bencana. Pada pukul 09.30 WIB, 1 SST Yon C Por dipimpin IPDA Slamet telah berada di Jalan Lintas Padang Sidempuan–Tarutung membantu evakuasi warga dan pengaturan lalu lintas sambil menunggu alat berat. Pada waktu yang sama, 1 SST Yon C Por lainnya di bawah IPDA Erwinsyah S telah tiba di Desa Parsalakan, Tapanuli Tengah, untuk membantu evakuasi warga akibat jalan yang terputus oleh longsor. Di Kecamatan Batangtoru, 1 SST Yon C Por pimpinan IPDA Marbun telah berada di Batujomba menunggu eskavator untuk membuka badan jalan. Pukul 14.15 WIB, 1 SST Kompi 2 Yon B Por bergerak menuju Sibolga namun perjalanan tertunda karena membantu evakuasi kecelakaan lalu lintas di Simpang Marjarunjung sehingga waktu tempuh diperkirakan mencapai enam jam.Penguatan juga terus dilakukan melalui unit-unit lain. 1 SST Makoyon B Por Tebing Tinggi di bawah AKP Achmad Fahri sedang mempersiapkan keberangkatan menuju Tapanuli Utara. 1 SSK Yon A Por Medan yang dipimpin Kompol Muhtar I. Kadoli, S.I.K., M.H., sedang mempersiapkan pergerakan menuju Sibolga, dan 2 SST Yon A Por di bawah AKP Alamsyah Surbakti bersiap bergerak menuju Tapanuli Tengah. Untuk dukungan di wilayah banjir, 2 SST Kompi 4 Yon C di bawah AKP Sandro Situngkir tengah bersiap bergerak menuju kawasan terdampak di Nias.Malam ini, Polda Sumut kembali mengerahkan dukungan tambahan berupa 1 SST Samapta, 2 Tim Dokkes, dan 1 Tim Bidang Teknologi Informasi (Bid TI) untuk memperkuat layanan evakuasi, kesehatan, komunikasi, dan pendataan di Tapanuli Tengah. Selain itu, besok pagi direncanakan akan diberangkatkan tambahan 2 SST Samapta untuk memperluas jangkauan penanganan dan memastikan seluruh wilayah terdampak mendapat perhatian penuh.Bencana ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah wilayah masih mencatat ketinggian banjir hingga 1 meter, sementara cuaca malam hari masih menunjukkan potensi hujan deras yang berisiko memicu bencana susulan. Polri mengimbau masyarakat tetap waspada dan menjauhi kawasan rawan longsor maupun aliran banjir.Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Polri akan terus hadir dan bekerja tanpa henti untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak. Keselamatan dan kemanusiaan adalah prioritas utama. Setiap perkembangan akan kami sampaikan secara terbuka agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan dapat mengambil langkah aman,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa langkah cepat ini merupakan bagian dari Transformasi Polri agar semakin responsif, dekat, dan benar-benar dirasakan kehadirannya oleh masyarakat.Polri memastikan seluruh kekuatan terus dikerahkan untuk menangani dampak bencana. Setiap upaya dilakukan dengan sepenuh hati guna memulihkan situasi dan memberikan perlindungan terbaik bagi warga. PNO-12 26 Nov 2025, 19:46 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT