Papuanewsonline.com
Pickup Pengangkut Air Terguling Di Pertigaan Hasanuddin, Pengendara Baru Belajar Mengemudi
PTFI Setor Rp4,8 Triliun: Mimika Terima Bagian Terbesar, Total Kontribusi Capai Rp75 Triliun
Lapas Timika Gelar Ikrar Bersih Dari Hp Ilegal, Narkoba, Dan Penipuan
Lima Warga Diklaim Tewas di Kali Kabur, TPNPB Soroti Operasi Militer di Tembagapura
BADKO HMI dan Polda Papua Sepakati Sinergi, Fokus Tangani Tambang Ilegal hingga Hoaks Digital
Enam Warga Sipil Ditembak Di Tembagapura, Aktivis Deby Santoso Desak Proses Hukum Transparan
Direktur Law Firm Golda: Transaksi Perkara Di Timika Semakin Subur, Masyarakat Miskin Jadi Korban
BADKO HMI Papua Dukung Penertiban Tambang Ilegal oleh Gubernur Papua Tengah
DPR Papua Tengah, Mimika dan Puncak Bentuk Tim Khusus Tangani Konflik Kwamki Narama
Kejati Papua Mandul Tetapkan Yunus Wonda Jadi Tersangka, Mahasiswa Kembali Geruduk Kejagung
BERITA TAG Budaya
Homepage
Pemkab Boven Digoel Gelar Temu Budaya 2025, Perkuat Identitas Lokal dan Dorong Ekonomi Kreatif
Papuanewsonline.com, Boven Digoel
— Pemerintah Kabupaten Boven Digoel secara resmi membuka kegiatan Temu Budaya
dengan Pelaku Budaya 2025 yang digelar selama tiga hari, mulai 3 hingga 5
Desember 2025. Agenda kebudayaan ini berlangsung di halaman dan Aula Kantor
Bupati Boven Digoel, menghadirkan sebanyak 50 pelaku budaya dari berbagai
distrik di wilayah tersebut. Kegiatan ini mengangkat tema “Suara
Budaya Membangun Negeri” sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam
menjaga dan menghidupkan kembali budaya lokal yang menjadi identitas khas
masyarakat Boven Digoel. Tema tersebut juga dipilih untuk mendorong generasi
muda agar lebih memahami dan mencintai warisan budaya leluhur. Dalam sambutannya, Wakil Bupati
Marlinus menegaskan bahwa budaya memiliki peran vital dalam membentuk karakter
masyarakat. Menurutnya, budaya tidak sekadar peninggalan masa lalu, melainkan
fondasi moral yang memperkuat persatuan dalam keberagaman. Melalui kegiatan
ini, ia berharap masyarakat semakin menyadari nilai penting kebudayaan dalam
kehidupan sehari-hari. Pemerintah Kabupaten Boven Digoel
juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat perlindungan budaya melalui
penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD). Upaya tersebut sejalan
dengan pendataan 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) yang menjadi fokus pengembangan
dalam kebijakan kebudayaan daerah. Selain membahas pelestarian
tradisi, kegiatan ini juga menjadi ruang penting bagi para pelaku budaya untuk
memperkenalkan karya dan kreativitas mereka. Pemerintah daerah menilai bahwa
budaya memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi bagian dari ekonomi
kreatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Temu Budaya 2025 diharapkan mampu
memperkuat jejaring antar-pelaku budaya, memperluas ruang ekspresi seni, dan
menghadirkan pemahaman yang lebih luas mengenai potensi budaya yang dimiliki
setiap distrik. Dengan terbangunnya kolaborasi tersebut, pengembangan
kebudayaan dinilai akan berjalan lebih adaptif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini pula,
pemerintah ingin memastikan bahwa keberagaman budaya di Boven Digoel tetap
terjaga. Kehadiran pelaku budaya dari berbagai wilayah memberikan warna
tersendiri dan memperkaya proses pertukaran budaya antarkomunitas. Pemerintah daerah berharap Temu
Budaya 2025 dapat menjadi momentum penting dalam memperindah keberagaman
sekaligus menjadikan adat dan tradisi sebagai energi pembangunan. Dengan
pelestarian yang kuat dan pemanfaatan budaya secara kreatif, Boven Digoel diharapkan
menuju masa depan yang lebih maju, bermartabat, dan berkarakter. Penulis: Hendrik
Editor: GF
05 Des 2025, 19:52 WIT
Kapolda Terima Silaturahmi Pengurus PP Polri Daerah Maluku
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menegaskan komitmen merawat kebersamaan dan pengabdian saat menerima kunjungan silaturahmi dari Pengurus Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) Daerah Maluku.Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di ruang tamu Kapolda Maluku, Rabu (3/12/2025) ini turut dihadiri Karo SDM dan Kabag Analis Dit Intelkam mendampingi Kapolda. Sementara dari PP Polri Maluku hadir Ketua AKBP (Purn) Etty Nirahua beserta Sekretaris dan jajaran pengurus lainnya.Kapolda Maluku memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada PP Polri karena selama ini tetap menjaga hubungan baik dengan institusi kepolisian meskipun telah memasuki masa purnabhakti. Ia menegaskan keberadaan PP Polri tidak dapat dipisahkan dari perjalanan institusi Polri dari masa ke masa.“PP Polri merupakan bagian dari tubuh Polri itu sendiri. Pengabdian bapak dan ibu sekalian tidak berhenti hanya karena memasuki masa pensiun. Semangat dan nilai-nilai kepolisian tetap melekat dan terus memberi inspirasi bagi generasi penerus,” ujar Kapolda.Kapolda berharap para purnawirawan Polri dapat terus menjaga kesehatan dan menikmati masa purnatugas dengan perasaan bahagia. Ia menegaskan, Polda Maluku selalu membuka pintu bagi PP Polri untuk berkomunikasi, berkonsultasi, maupun berkolaborasi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.“Saya berpesan agar selalu menjaga kesehatan dan menjalani masa pensiun dengan hati yang bahagia. Pola semangat pengabdian itu tetap hidup dan bisa terus ditularkan kepada anggota Polri yang masih aktif. Kami siap membantu, siap bersinergi, dan selalu terbuka bagi PP Polri,” tambah Kapolda.Sementara itu, Ketua PP Polri Daerah Maluku, AKBP (Purn) Etty Nirahua menyampaikan terima kasih atas waktu dan ruang yang diberikan Kapolda Maluku. Ia mengaku PP Polri akan terus berkomitmen menjadi mitra moral bagi Polri, sekaligus menjadi wadah kebersamaan para purnawirawan untuk tetap berkontribusi bagi bangsa dan daerah.“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolda yang telah menerima kami dengan sangat baik. PP Polri selalu menjadi daun dan pohon, memberikan keteduhan, dukungan, dan semangat bagi para penerus Polri dalam menjalankan tugas,” ucapnya.Nirahua juga menyampaikan pihaknya siap terus menjalin koordinasi dengan Polda Maluku untuk memperkuat solidaritas internal dan mendukung berbagai program kemasyarakatan. PNO-12
05 Des 2025, 15:33 WIT
Persepsi Jujur dari Senggi: Lokakarya dan Momen Perpisahan Tim Ekspedisi Patriot
Papuanewsonline.com, Keerom — Sabtu, 29 November 2025
menjadi hari yang penuh arti bagi Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Senggi. Setelah
melakukan pendampingan dan penelitian intensif selama lebih dari satu bulan,
tim yang terdiri dari lima perguruan tinggi nasional menggelar Lokakarya
Persepsi Jujur dari Senggi di Balai Pertemuan SP 2 Kampung Woslay. Acara ini
sekaligus menjadi momen perpisahan antara tim akademisi dengan masyarakat yang
selama ini menjadi mitra utama dalam pengumpulan data dan pendampingan
lapangan.Suasana hangat langsung terasa sejak awal acara. Masyarakat
adat, warga transmigran, perangkat kampung, tokoh adat, tokoh agama, hingga
aparat pemerintah distrik dan kabupaten turut hadir memberikan dukungan.
Kebersamaan yang terjalin selama proses pendampingan tercermin dalam interaksi
akrab sepanjang kegiatan, menjadikan lokakarya ini bukan sekadar forum
akademik, tetapi juga ruang silaturahmi penuh kekeluargaan.Acara dimulai dengan sambutan dari Plt. Dinas Transmigrasi
Provinsi Papua, Ibu Irawati, yang memberikan apresiasi atas kerja kolaboratif
TEP. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pak Patras Kelpi selaku KUPT dan
ondoafi setempat. Keduanya menekankan pentingnya riset komprehensif yang
dilakukan lima perguruan tinggi tersebut dalam memberikan gambaran objektif
terkait dinamika transmigrasi, sosial, dan ekonomi masyarakat Senggi.Paparan materi dari tiap perguruan tinggi menjadi bagian
yang paling ditunggu. Tim ITB yang dipimpin Abdul Rohman Supandi
mempresentasikan evaluasi mengenai pelaksanaan transmigrasi di Senggi, mulai
dari kondisi infrastruktur, akses layanan dasar, hingga relasi sosial. Tim
UNPAD kemudian memaparkan kajian mengenai harmonisasi sosial antara masyarakat
adat Orang Asli Papua (OAP) dan warga transmigran, menekankan pentingnya dialog
dan pemahaman lintas budaya.Selanjutnya, tim ITS yang diketuai Dhany Arifianto
menyampaikan rekomendasi teknis terkait kebutuhan infrastruktur dasar seperti
jalan, air bersih, listrik, dan fasilitas umum lainnya. Tim UI memberikan
gambaran mengenai penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat, khususnya kelompok
tani dan koperasi sebagai pilar pengembangan usaha lokal. Adapun tim IPB
University menyoroti potensi komoditas unggulan seperti padi, jagung, betatas,
dan kakao yang dinilai memiliki prospek pengembangan berbasis industrialisasi kecil.Sesi berikutnya membuka ruang bagi masyarakat untuk
menyampaikan aspirasi. Perwakilan masyarakat adat maupun transmigran berbagi
pandangan mengenai kebutuhan ekonomi, pengembangan komoditas, serta harapan
terhadap peningkatan kesejahteraan. Kepala Puskesmas Senggi juga turut
menyampaikan pentingnya ketersediaan sarana kesehatan yang memadai, tenaga
medis, dan data kependudukan yang akurat.Sebagai tanda penghormatan, masyarakat adat kemudian
menggelar prosesi bakar batu (Barapen). Prosesi ini bukan hanya bentuk
apresiasi atas kerja keras TEP, tetapi juga simbol penerimaan dan persaudaraan
antara masyarakat Senggi dengan para anggota tim dari berbagai universitas.
Puncak acara ditutup dengan pembacaan Naskah Solidaritas Senggi, yang menjadi
komitmen bersama untuk menjaga kedamaian dan memperkuat kerja sama dalam
pembangunan kawasan.Bagi Tim Ekspedisi Patriot, perpisahan ini bukan akhir
perjalanan, tetapi awal dari langkah baru untuk memastikan seluruh temuan dan
aspirasi yang dihimpun dapat dirumuskan menjadi rekomendasi konstruktif bagi
pemerintah daerah dan kementerian terkait. Senggi bagi mereka bukan sekadar
lokasi penelitian, tetapi ruang belajar bersama tentang kolaborasi,
keberagaman, dan nilai kebersamaan.Penulis: Tim Ekspedisi PatriotEditor: GF
03 Des 2025, 22:09 WIT
Lemasa Minta Pemkab Mimika Tepati Kesepakatan Jadwal Diskusi
Papuanewsonline.com, Mimika — Lembaga Masyarakat Adat
(Lemasa) Timika meminta Pemerintah Kabupaten Mimika untuk menepati jadwal
diskusi yang telah ditetapkan sebelumnya. Seruan ini disampaikan menyusul
perubahan agenda yang dinilai dapat memengaruhi koordinasi antara Lemasa,
Lemasko, dan pemerintah daerah.Lemasa mengungkapkan adanya dugaan bahwa Pemkab Mimika lebih
memprioritaskan Lemasko dalam hal pendanaan maupun pelaksanaan kegiatan.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terkait keseimbangan perlakuan terhadap
dua lembaga adat yang memiliki peran penting dalam dinamika sosial masyarakat
Mimika.Sem Bukaleng, tokoh Lemasa Timika, menyampaikan bahwa
pemerintah daerah telah mengundur jadwal diskusi dari tanggal 4 Desember
menjadi 8 atau 9 Desember. Menurutnya, perubahan tersebut tidak sesuai dengan
komitmen awal yang sudah disepakati bersama. Ia menegaskan bahwa pemerintah
seharusnya menunjukkan sikap konsisten dalam menjalin komunikasi dengan lembaga
adat.Dalam pernyataannya, Sem Bukaleng menyampaikan harapan agar
pemerintah mendukung Lemasa dan Lemasko secara setara. Ia menilai bahwa dialog
yang terjadwal dengan baik dapat memperkuat kerja sama dan mendorong
penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat. “Pemerintah harus mematuhi
jadwal yang disepakati dan mendukung Lemasa dan Lemasko secara setara,”
ujarnya.Lemasa juga menekankan pentingnya mengembalikan jadwal
diskusi sesuai dengan rencana awal, yaitu pada 4 Desember. Mereka menilai
penundaan diskusi dan lemahnya koordinasi dapat berdampak pada kelancaran
program serta menghambat sejumlah inisiatif masyarakat adat yang tengah
berjalan.Menurut Lemasa, komitmen terhadap penjadwalan bukan hanya
soal waktu, melainkan juga bentuk penghargaan terhadap proses komunikasi yang
melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Ketepatan waktu dinilai sebagai
faktor penting dalam menjaga efektivitas dialog dan membangun kepercayaan
antara lembaga adat dan pemerintah.Hingga kini, Lemasa masih menunggu klarifikasi dari Pemkab
Mimika terkait perubahan jadwal tersebut. Mereka berharap pemerintah dapat
memberikan penjelasan secara terbuka dan memastikan koordinasi dengan Lemasa
dan Lemasko dapat berjalan lebih baik ke depan.Di tengah dinamika ini, Lemasa tetap menegaskan bahwa dialog
adalah jembatan penting untuk menjaga hubungan yang harmonis antara pemerintah
daerah dan lembaga adat. Oleh karena itu, keseriusan Pemkab Mimika dalam
memenuhi komitmen yang telah disepakati menjadi harapan utama masyarakat adat
Timika. Penulis: Hendrik
Editor: GF
02 Des 2025, 21:24 WIT
Subuh Berjamaah di Masjid Al-Burhan Air Kuning, Kapolda Maluku Sampaikan Pesan Kamtibmas
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si melaksanakan Sholat Subuh berjamaah di Masjid Al-Burhan, Lorong Alaka, Air Kuning, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Minggu (30/11/2025).Sholat subuh keliling yang merupakan program rutin Kapolda Maluku ini selain untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, juga sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat guna memperkuat hubungan sinergi Polri dengan warga dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku.Saat melaksanakan ibadah sholat subuh, Kapolda didampingi Kabid Keu Polda Maluku, dan sejumlah personel Polsek Sirimau, Polresta Pulau Ambon & P. P. Lease. Usai sholat, Kapolda menyampaikan sejumlah pesan penting terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Seluruh jamaah diajak untuk senantiasa berperan aktif menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif. Kapolda menekankan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi merupakan tugas bersama antara pemerintah, aparat, dan seluruh elemen masyarakat.Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyinggung pentingnya mencegah tindakan main hakim sendiri. Ia menegaskan, setiap permasalahan sekecil apa pun harus diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku dengan cara melapor ke pihak Kepolisian. Polri, tegas Kapolda, selalu siap hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat kapan pun diperlukan. “Polri akan selalu hadir bagi masyarakat. Mari katong jaga kedamaian di bumi Maluku,” pintanya. PNO-12
01 Des 2025, 14:32 WIT
Kapolda Maluku Safari Kamtibmas ke Gereja Katolik Paroki Santo Jacobus Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si melaksanakan kegiatan safari kamtibmas dan silaturahmi dengan umat Gereja Katolik Paroki Santo Jacobus di Ahuru, Kota Ambon, Minggu (30/11/2025).Kegiatan rutin yang merupakan bagian dari agenda Kapolda ini untuk memperkuat komunikasi dialogis serta membangun kedekatan emosional dengan masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku.Dalam kegiatan tersebut, Kapolda didampingi Kabidkum Polda Maluku, Kasat Intelkam Polresta Ambon, dan Wakapolsek Sirimau. Hadir dalam kegiatan itu Pastor Paroki St. Yakobus Ahuru, Pastor Karoldus Jamrevav MSC, para pengurus Dewan Pastoral, Ketua Stasi, Ketua Rukun, serta sekitar 500 jemaat yang memenuhi Gereja Santo Jacobus.Kapolda Maluku menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari pihak gereja dan umat Paroki Santo Jacobus. Menurutnya, kehadiran langsung di tengah masyarakat merupakan wujud komitmen Polri untuk mendengar, memahami, serta merespons kebutuhan keamanan masyarakat secara nyata.“Saya berterima kasih atas kesempatan dan kehormatan yang diberikan kepada saya untuk hadir di sini. Saya ingin mendengar apa yang dirasakan masyarakat, karena keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.Kapolda menekankan, keamanan adalah unsur paling mendasar dalam aktivitas kehidupan masyarakat. Dalam konteks Maluku yang dikenal indah, kaya budaya, dan bernilai sejarah, keamanan menjadi modal penting untuk menghadirkan kenyamanan hidup, stabilitas sosial, serta kemajuan daerah.“Keamanan adalah bagian terpenting dari hidup manusia. Di Maluku yang indah ini, mari kita terus ‘bikin bae’. Kita jaga keamanan bersama-sama, karena ketika aman, semua aktivitas bisa berjalan lancar dan kita bisa hidup rukun,” tegas Kapolda.Pada kesempatan itu, Kapolda juga mengingatkan pentingnya kedewasaan sosial dalam menghadapi berbagai persoalan yang mungkin timbul di tengah masyarakat. Ia mengajak umat gereja serta seluruh masyarakat Maluku untuk mengedepankan kesabaran dan pikiran yang jernih saat menghadapi konflik interpersonal maupun persoalan kelompok.“Masalah pasti akan ada dalam hidup. Tetapi mari kita hadapi dengan kepala dingin. Jangan terpancing. Dengan bersabar dan berpikir bijak, kita bisa mencegah hal-hal kecil berkembang menjadi persoalan besar,” pesannya.Irjen Dadang menegaskan keamanan bukan semata hasil kerja aparat, melainkan buah sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Maluku.“Kami TNI-Polri dan pemerintah daerah tidak bisa berbuat apa-apa jika tidak didukung masyarakat. Keamanan dan nuansa damai yang kita rasakan hari ini adalah hasil kerja bersama,” ungkapnya.Menutup arahannya, Kapolda memberikan ucapan terima kasih kepada para pastor, pemimpin gereja, dan seluruh jemaat yang selama ini turut mendukung terciptanya kerukunan dan kedamaian di Maluku.“Saya menyampaikan terima kasih kepada para pastor dan seluruh jemaat. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan perlindungan bagi kita semua, baik dalam tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita terus memberikan kebaikan bagi sesama,” ucap Kapolda menutup sambutannya dengan salam persaudaraan. Selamat pagi, Shalom.”Setelah penyampaian pesan kamtibmas, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piala kepada para pemenang Lomba Bertutur Kitab Suci yang diserahkan langsung oleh Kapolda Maluku. Suasana penuh keakraban terlihat saat sesi foto bersama Kapolda, para pastor, pengurus gereja, dan jemaat. PNO-12
01 Des 2025, 11:39 WIT
Pentas Seni Istana Mini Banda Neira Berlangsung Kondusif
Papuanewsonline.com, Banda Neira – Pelaksanaan pentas seni budaya di Istana Mini Banda Neira, salah satu rangkaian Heritage Banda Festival 2025, berlangsung aman dan lancar, Jumat (28/11/2025).Kelancaran kegiatan yang bertempat di salah satu situs bersejarah di Indonesia ini setelah dikerahkannya puluhan personel gabungan dari Polda Maluku, Polres Maluku Tengah, Polsek Banda, dan dari unsur TNI.Pengamanan yang melibatkan sinergi lintas satuan bertujuan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif."Para personel keamanan yang dikerahkan ditempatkan secara terstruktur, melaksanakan patroli, pengaturan arus lalu lintas, serta pengawasan terhadap setiap potensi gangguan Kamtibmas di sekitar lokasi acara," kata PS Paur Produk Subbid PID Bid Humas Polda Maluku, Ipda M. Luhukay.Kehadiran personel Polri di lapangan merupakan manifestasi dari komitmen Polda Maluku untuk menjaga pelaksanaan event yang bertujuan untuk memajukan sektor pariwisata dan pelestarian sejarah."Kehadiran kami untuk memberikan rasa aman kepada seluruh peserta dan masyarakat yang hadir menyaksikan pentasan seni. Dengan pengamanan yang humanis namun tetap tegas, kami berharap nilai-nilai budaya dan sejarah Banda dapat dinikmati tanpa kekhawatiran," sebutnya. PNO-12
29 Nov 2025, 20:14 WIT
KKSS Mimika Rayakan HUT ke-49, Tekankan Filosofi Bugis-Makassar sebagai Perekat Persaudaraan
Papuanewsonline.com, Mimika - Kerukunan Keluarga Sulawesi
Selatan (KKSS) Kabupaten Mimika merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 dengan
penuh kebersamaan di Gedung Eme Neme Yauware, Rabu (26/11/2025). Acara ini
menjadi momentum penting yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat Sulawesi
Selatan yang telah menetap dan berkontribusi bagi Mimika selama puluhan tahun.Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum KKSS, Abdul Rivai Ras,
mengajak seluruh warga Sulsel untuk terus memegang teguh tiga prinsip budaya
Bugis-Makassar, yakni Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge. Menurutnya,
nilai-nilai ini bukan hanya identitas budaya, tetapi juga pedoman hidup dalam
menjaga hubungan sosial yang rukun dan saling menghargai.Ia menekankan bahwa nilai tersebut harus dijaga dan
diterapkan di tanah rantau agar warga Sulsel dapat terus memberi manfaat bagi
Mimika, Papua, dan Indonesia secara luas. Rivai juga menyinggung bahwa sekitar
16 juta warga Sulawesi Selatan kini tersebar di berbagai negara, menandakan
kuatnya tradisi merantau yang menjadi bagian dari karakter masyarakat Sulsel.Ketua DPW KKSS Papua Tengah, Amirullah Hasyim, menegaskan
bahwa perayaan HUT ini tidak hanya dirayakan sebagai seremoni tahunan, tetapi
juga sebagai bentuk penghormatan terhadap para pendiri KKSS yang sejak 12
November 1976 telah membangun jejaring persaudaraan tanpa embel-embel politik.
Ia menyebut organisasi ini selalu siap mendukung kebijakan pemerintah, terutama
dalam sektor ekonomi.Sementara itu, Ketua BPD KKSS Mimika, Iwan Anwar,
menggarisbawahi bahwa warga KKSS memiliki sejarah panjang dalam perjalanan
pembangunan Mimika. Ia menyebut beberapa tokoh dari KKSS yang pernah menduduki
posisi strategis, mulai dari ketua lembaga legislatif hingga pejabat
pemerintahan daerah.Iwan menegaskan bahwa warga KKSS akan terus mendukung
program-program pembangunan pemerintah sebagai bentuk tanggung jawab moral dan
sosial. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Baruga Center akan menjadi ruang
kontribusi baru KKSS bagi masyarakat Mimika, sekaligus wadah kolaborasi yang
terbuka bagi suku asli Amungme dan Kamoro.Menurutnya, kehadiran Baruga Center menjadi bukti bahwa KKSS
ingin memberi manfaat nyata bukan hanya bagi perantau Sulsel, tetapi juga bagi
masyarakat Papua. Ia menegaskan kembali filosofi yang selalu dipegang warga
Sulsel ketika hidup di tanah orang lain: “Di mana tanah dipijak, di situ langit
dijunjung.”Perayaan HUT ke-49 ini ditutup dengan suasana meriah dan
penuh kekeluargaan, menandai komitmen KKSS Mimika untuk terus menjaga persatuan
dan berkontribusi dalam pembangunan sosial maupun ekonomi di kabupaten yang
menjadi rumah bagi berbagai suku dan budaya tersebut. Penulis: JidEditor: GF
27 Nov 2025, 02:58 WIT
Polri Gerak Cepat Turunkan Personel Bantu Warga Terdampak Bencana di Sumut
Papuanewsonline.com, Sumut - Polri menyampaikan perkembangan terbaru terkait bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Hingga hari ini tercatat 20 kejadian bencana, terdiri dari 12 tanah longsor, 7 banjir, dan 1 pohon tumbang yang tersebar di 6 kabupaten/kota, yakni Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Kota Sibolga, dan Nias. Peristiwa ini menyebabkan 19 warga menjadi korban, dengan rincian 10 orang meninggal dunia, 3 orang luka-luka, dan 6 orang masih dalam pencarian. Dampak kerusakan juga cukup luas, yaitu 2.393 kepala keluarga terdampak kerusakan rumah dan 445 warga harus mengungsi, sementara sejumlah akses jalan utama masih tertutup material longsor.Di Tapanuli Tengah, tanah longsor pada pukul 07.00 WIB mengakibatkan 4 warga meninggal dan merusak satu rumah. Banjir yang terjadi sepanjang 17–22 November berdampak pada 1.902 KK serta memaksa 45 warga mengungsi. Di Mandailing Natal, longsor menutup Jembatan Aek Inumon II, sementara banjir di Muara Batang Gadis membuat 400 warga mengungsi dan merendam 470 rumah. Di Tapanuli Selatan, insiden pohon tumbang menewaskan 1 warga dan melukai 1 orang lainnya. Tapanuli Utara mengalami 3 titik longsor yang mengakibatkan 1 warga luka-luka, merusak 2 rumah, serta menutup badan jalan. Kota Sibolga menjadi wilayah dengan dampak paling besar, dengan 6 kejadian longsor yang mengakibatkan 5 warga meninggal, 3 luka-luka, serta 4 warga masih dalam pencarian, dan merusak 17 rumah. Di Nias, longsor juga menutup akses jalan utama di Desa Hiligodu, Gunungsitoli.Sejak laporan pertama masuk, Polri langsung bergerak cepat melakukan TPTKP, mengevakuasi warga, serta mengamankan dan mengatur lalu lintas di sejumlah titik terdampak. Upaya pencarian terhadap 6 warga yang belum ditemukan terus dilakukan bersama BPBD, Basarnas, TNI, dan unsur relawan. Sebagai penguatan, Sat Brimob Kompi Sipirok dan Kompi Siantar telah dikerahkan ke berbagai lokasi untuk membantu evakuasi, pencarian, serta pembukaan akses jalan.Tidak hanya itu, Polda Sumut melalui Karo Ops, Kombes Pol Victor Togi Tambunan, S.H., S.I.K., melaporkan penggelaran kekuatan penuh Satbrimob sebanyak 4 SSK dalam rangka perbantuan SAR dan penanganan dampak bencana. Pada pukul 09.30 WIB, 1 SST Yon C Por dipimpin IPDA Slamet telah berada di Jalan Lintas Padang Sidempuan–Tarutung membantu evakuasi warga dan pengaturan lalu lintas sambil menunggu alat berat. Pada waktu yang sama, 1 SST Yon C Por lainnya di bawah IPDA Erwinsyah S telah tiba di Desa Parsalakan, Tapanuli Tengah, untuk membantu evakuasi warga akibat jalan yang terputus oleh longsor. Di Kecamatan Batangtoru, 1 SST Yon C Por pimpinan IPDA Marbun telah berada di Batujomba menunggu eskavator untuk membuka badan jalan. Pukul 14.15 WIB, 1 SST Kompi 2 Yon B Por bergerak menuju Sibolga namun perjalanan tertunda karena membantu evakuasi kecelakaan lalu lintas di Simpang Marjarunjung sehingga waktu tempuh diperkirakan mencapai enam jam.Penguatan juga terus dilakukan melalui unit-unit lain. 1 SST Makoyon B Por Tebing Tinggi di bawah AKP Achmad Fahri sedang mempersiapkan keberangkatan menuju Tapanuli Utara. 1 SSK Yon A Por Medan yang dipimpin Kompol Muhtar I. Kadoli, S.I.K., M.H., sedang mempersiapkan pergerakan menuju Sibolga, dan 2 SST Yon A Por di bawah AKP Alamsyah Surbakti bersiap bergerak menuju Tapanuli Tengah. Untuk dukungan di wilayah banjir, 2 SST Kompi 4 Yon C di bawah AKP Sandro Situngkir tengah bersiap bergerak menuju kawasan terdampak di Nias.Malam ini, Polda Sumut kembali mengerahkan dukungan tambahan berupa 1 SST Samapta, 2 Tim Dokkes, dan 1 Tim Bidang Teknologi Informasi (Bid TI) untuk memperkuat layanan evakuasi, kesehatan, komunikasi, dan pendataan di Tapanuli Tengah. Selain itu, besok pagi direncanakan akan diberangkatkan tambahan 2 SST Samapta untuk memperluas jangkauan penanganan dan memastikan seluruh wilayah terdampak mendapat perhatian penuh.Bencana ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah wilayah masih mencatat ketinggian banjir hingga 1 meter, sementara cuaca malam hari masih menunjukkan potensi hujan deras yang berisiko memicu bencana susulan. Polri mengimbau masyarakat tetap waspada dan menjauhi kawasan rawan longsor maupun aliran banjir.Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Polri akan terus hadir dan bekerja tanpa henti untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak. Keselamatan dan kemanusiaan adalah prioritas utama. Setiap perkembangan akan kami sampaikan secara terbuka agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan dapat mengambil langkah aman,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa langkah cepat ini merupakan bagian dari Transformasi Polri agar semakin responsif, dekat, dan benar-benar dirasakan kehadirannya oleh masyarakat.Polri memastikan seluruh kekuatan terus dikerahkan untuk menangani dampak bencana. Setiap upaya dilakukan dengan sepenuh hati guna memulihkan situasi dan memberikan perlindungan terbaik bagi warga. PNO-12
26 Nov 2025, 19:46 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru