logo-website
Rabu, 25 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Budaya Homepage
280 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Banda Heritage Festival 2025 Papuanewsonline.com, Ambon – Sebanyak 280 personel gabungan dari Polda Maluku, Polresta Pulau Ambon, dan Polres Maluku Tengah (Malreng) resmi diterjunkan untuk mengamankan pelaksanaan Banda Heritage Festival (BHF) 2025, sebuah agenda pariwisata strategis yang kembali menjadi sorotan nasional.Pengerahan personel ini merupakan hasil keputusan operasional setelah Polda Maluku memimpin rapat besar kesiapan pengamanan yang digelar pekan ini. Festival yang dipusatkan di Kepulauan Banda itu diperkirakan menghadirkan ribuan wisatawan, komunitas budaya, delegasi pemerintah pusat, hingga tamu VVIP termasuk sejumlah menteri.Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., menjelaskan bahwa 280 personel yang diterjunkan merupakan personil gabungan Polda Maluku, Polresta Pulau Ambon & P.P. Lease serta Polres Maluku Tengah.“Pengamanan dilakukan secara berlapis. Penempatan personel telah disesuaikan dengan peta kerawanan, alur kegiatan, serta distribusi massa di sejumlah lokasi utama festival,” ujarnya.Pengamanan tidak hanya mencakup area acara, tetapi juga jalur laut, titik kedatangan wisatawan, penginapan, lokasi heritage, hingga rute kunjungan pejabat pemerintah.Di antara tugas utama personel adalah mengamankan pergerakan pejabat tinggi negara. Unit Walpri dan Patwal disiagakan penuh mengikuti SOP pengawalan VVIP.“Beberapa pejabat pusat dan tamu negara dijadwalkan hadir. Semua prosedur pengamanan VIP telah dipersiapkan secara detail oleh Polda Maluku.”Selain itu, personel gabungan juga ditugaskan pada pengendalian massa, pengaturan arus wisatawan, pengamanan transportasi laut, serta mitigasi potensi gangguan cuaca dan gelombang di wilayah Banda.Polda Maluku menekankan bahwa seluruh personel wajib mengedepankan pendekatan humanis, komunikatif, dan ramah. Aparat diminta tidak hanya menjaga keamanan fisik, tetapi juga menghadirkan rasa nyaman bagi semua peserta festival.“Banda Heritage Festival adalah etalase budaya Maluku. Kita ingin pengunjung pulang dengan pengalaman positif, bukan hanya karena indahnya Banda, tetapi juga karena profesionalisme Polri,” tegas Kabid Humas.Dengan pengerahan 280 personel ini, Polda Maluku menegaskan komitmennya menjaga nama baik daerah dan memastikan seluruh rangkaian festival berjalan aman, tertib, dan berkesan.Festival dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari mulai tanggal 26 s/d 29 November 2025, dengan agenda budaya, sejarah, parade laut, hingga kunjungan ke sejumlah situs bersejarah yang menjadi ikon Banda Neira. PNO-12 22 Nov 2025, 16:21 WIT
Kapolda Maluku Pimpin Rapat Kesiapan Pengamanan Banda Heritage Festival 2025 Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si memimpin Rapat Kesiapan Pengamanan Banda Heritage Festival 2025 pada pukul 09.00 WIT di Ruang Rapat Lantai II Polda Maluku. Jumat (21/11/2025) Rapat ini dihadiri Wakapolda Maluku, para Pejabat Utama, serta jajaran kewilayahan yang bergabung secara virtual, termasuk Wakapolres Maluku Tengah dan Kapolsek Banda.Banda Heritage Festival (BHF) 2025 yang mengusung tema “Napas Budaya, Jejak Sejarah, Pesona Alam” akan kembali digelar di Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), mulai 26 hingga 29 November 2025, mendatang. Banda Heritage Festival merupakan agenda tahunan berskala nasional yang kembali menyita perhatian publik serta dihadiri wisatawan domestik, mancanegara, hingga sejumlah menteri. Konsentrasi massa dalam jumlah besar membutuhkan standar pengamanan yang matang, detail, dan terkoordinasi.Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa event besar seperti Banda Heritage Festival harus dimanfaatkan untuk menunjukkan kemampuan, kesiapan, dan profesionalisme Polri di Maluku.“Ini adalah event yang mengangkat nama Maluku sekaligus menjadi etalase profesionalisme Polda Maluku. Kita harus tampil sungguh-sungguh, disiplin, dan berstandar tinggi,” tegas Kapolda.Ia menekankan bahwa meskipun wilayah Maluku sering dianggap jauh dari pusat pemerintahan, hal tersebut tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan kepolisian.Kapolda juga meminta setiap personel menjalankan tugas secara humanis dan komunikatif. Menurutnya, keberhasilan pengamanan tidak hanya diukur dari ketiadaan gangguan, tetapi dari pengalaman positif yang dirasakan oleh masyarakat dan tamu undangan.“Pengamanan itu tidak hanya soal menjaga, tetapi juga memberi rasa nyaman. Sikap ramah dan pendekatan emosional yang baik harus berjalan seiring dengan profesionalisme,” ujarnya.Pengawalan VIP menjadi salah satu fokus. Kapolda menegaskan bahwa pengaturan Walpri dan Patwal bagi pejabat setingkat menteri harus dilaksanakan sesuai SOP. Setiap pejabat wajib mendapatkan pengamanan resmi agar seluruh aktivitas berada dalam kendali Polda Maluku.Selain hal-hal tersebut diatas, terdapat sejumlah hal yang tidak lolos dari perhatian Kapolda Maluku Kapolda Maluku, diantaranya: Penguatan struktur dan unsur pengamanan, Pengaturan alur dan rangkaian acara, Prosedur pengamanan VIP dan konsentrasi massa, Manajemen risiko serta mitigasi potensi kerawanan, Mekanisme transportasi laut dan arus wisatawan, serta Kesiapan komunikasi serta koordinasi lintas fungsi.Kapolda menegaskan seluruh aspek harus tersusun detail dan dapat diterapkan tanpa keraguan saat pelaksanaan di lapangan.Banda Heritage Festival bukan hanya panggung pariwisata, melainkan arena pembuktian kapasitas institusi penegak hukum di daerah. Penekanan Kapolda Maluku dalam rapat ini mencerminkan arah baru pendekatan keamanan: tidak hanya soal kehadiran fisik aparat, tetapi bagaimana profesionalisme bertemu pelayanan publik berbasis humanisme.Tekanan terhadap pentingnya attitude personel yang ramah, komunikatif, dan memberi rasa aman, menunjukkan bahwa Polda Maluku berupaya membangun citra kepolisian modern yang lebih dekat dengan masyarakat. Sementara kesiapan pengamanan VIP dan penguatan koordinasi teknis menggambarkan keseriusan institusi menghadapi event berskala nasional.Di tengah meningkatnya eksposur Maluku sebagai destinasi unggulan, keberhasilan pengamanan Banda Heritage Festival menjadi momentum penting untuk memperkuat reputasi daerah sebagai kawasan yang aman, profesional, dan layak dikunjungi.Polda Maluku ingin memastikan bahwa festival tahun ini bukan hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga meninggalkan kesan kuat tentang kesiapan keamanan yang bertaraf nasional. PNO-12 22 Nov 2025, 16:05 WIT
Personel Satgas Ops Damai Cartenz Bagikan Momen Keharmonisan Bersama Anak-Anak Papuanewsonline.com, Pegubin - Personel Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz menggelar kegiatan berbagi momen kebahagiaan bersama anak-anak di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada Kamis (20/11/2025) pukul 15.30 WIT. Kegiatan ini bertujuan mempererat keharmonisan antara aparat keamanan dengan masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah pegunungan tersebut.Kegiatan yang berlangsung di Jalan Kotdol tepatnya di sekitaran Kantor Bupati Pegunungan Bintang ini berawal dari pelaksanaan patroli rutin personel Satgas. Dalam kesempatan tersebut, personel berinteraksi dengan anak-anak yang tengah bermain di sekitar lokasi. Suasana keakraban pun tercipta ketika para personel berbagi canda, bermain bersama, serta memberikan semangat kepada anak-anak untuk terus bersekolah dan bercita-cita tinggi.Aksi sederhana ini disambut antusias oleh anak-anak maupun warga sekitar. Mereka tampak gembira dan merasa senang dengan kehadiran personel Satgas Ops Damai Cartenz yang datang dengan penuh kehangatan dan keramahan. Momen kebersamaan ini sekaligus menjadi simbol kuatnya hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga kedamaian di wilayah Pegunungan Bintang.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis yang menjadi ciri khas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan di Tanah Papua.“Kami ingin menunjukkan bahwa tugas aparat tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kebahagiaan bagi masyarakat. Melalui interaksi sederhana seperti ini, kami berharap tumbuh kepercayaan dan hubungan emosional yang kuat antara aparat dan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus Papua,” ujar Brigjen Pol Faizal.Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan pentingnya membangun komunikasi positif dan kedekatan sosial sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas keamanan yang berkelanjutan.“Kegiatan seperti ini akan terus kami dorong di seluruh jajaran. Anak-anak adalah masa depan Papua, dan dengan menanamkan rasa aman serta kasih sejak dini, kita turut membangun fondasi kedamaian yang kuat di wilayah ini,” tutur Kombes Pol Adarma.Kegiatan berbagi momen kebahagiaan di Pegunungan Bintang ini menjadi bukti nyata komitmen Satgas Operasi Damai Cartenz untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat dan pengayom bagi seluruh lapisan masyarakat Papua. PNO-12 22 Nov 2025, 06:44 WIT
Semarak Milad ke-113, Muhammadiyah Mimika Adakan Jalan Sehat dan Cek Kesehatan Gratis Papuanewsonline.com, Timika - Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Mimika menggelar serangkaian kegiatan meriah dalam rangka memperingati Milad ke-113 Muhammadiyah. Kegiatan yang meliputi jalan sehat, stand kuliner sehat, dan cek kesehatan gratis ini, dilaksanakan di lingkungan Perguruan Gedung Sekolah Muhammadiyah Timika, Jalan Okoware, Kelurahan Koperapoka.Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk pengurus Muhammadiyah, guru dari berbagai tingkatan sekolah Muhammadiyah, orang tua siswa, serta warga Muhammadiyah se-Kabupaten Mimika. (18/11/25) Sekretaris Umum PDM Timika, Marwan Nise, S.E., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Muhammadiyah dilahirkan pada 18 November 1912 oleh KH. Haji Ahmad Dahlan. Semangat tajdid yang dibawa oleh pendiri Muhammadiyah bertujuan untuk menggerakkan dakwah amar ma'ruf nahi munkar melalui pendidikan, kesehatan, dan berbagai kegiatan sosial. "Peringatan milad ini menjadi tonggak sejarah penting bagi Muhammadiyah, khususnya di Kabupaten Mimika," ujar Marwan Nise.Lebih lanjut, Marwan Nise menjelaskan bahwa Muhammadiyah mulai aktif bergerak di Mimika sejak tahun 2015. Ia memberikan apresiasi kepada seluruh guru dan orang tua siswa dari TK Aisyiyah hingga MTS Muhammadiyah yang telah mendukung nilai-nilai Muhammadiyah melalui berbagai kegiatan sosial. "Kami sangat berterima kasih atas partisipasi semua pihak, termasuk para sponsor yang telah mendukung terselenggaranya acara ini," ungkapnya.Sebagai bagian dari kegiatan milad, Puskesmas Timika turut berpartisipasi dengan membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Layanan ini meliputi pengecekan kesehatan umum dan penyuluhan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat), khususnya di lingkungan sekolah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, termasuk melalui program MBG (makanan bergizi gratis).  Penulis: Abim Editor: GF 19 Nov 2025, 01:12 WIT
Kapolda Maluku Sholat Subuh Bersama Masyarakat di Masjid Al-Huda Rumah Tiga Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si bersama Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni S.I.K., M.H, kembali melaksanakan Sholat Subuh Berjamaah dengan masyarakat.Kegiatan yang merupakan bagian dari program pendekatan spiritual dan penguatan kedekatan Polri dengan masyarakat ini berlangsung di Masjid Al-Huda Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Senin (17/11/2025).Turut hadir dalam ibadah wajib umat Islam ini yaitu Kabid Propam, dan Dansat Brimob Polda Maluku. Sholat yang diimami Imam Masjid Al-Huda berlangsung khusyuk, penuh kehangatan, dan sarat nilai kebersamaan.Usai pelaksanaan sholat, Kapolda Maluku berkesempatan menyapa dan berdialog langsung dengan para jamaah. Kapolda menegaskan, keamanan bukan hanya menjadi tugas Polri, namun merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Ia mengajak jamaah untuk terus menjaga kerukunan, saling melindungi, serta aktif berpartisipasi menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.Kapolda menekankan pentingnya peran masyarakat sebagai mitra Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Maluku. Menurutnya, situasi kamtibmas yang aman dapat terwujud bila seluruh komponen masyarakat bersinergi, saling menjaga, dan mengedepankan penyelesaian masalah secara damai. “Kita membangun Maluku ini bersama. Polri hadir untuk masyarakat, bekerja untuk masyarakat, dan selalu siap membantu kebutuhan masyarakat,” ujar Kapolda di hadapan jamaah.Kapolda Irjen Dadang Hartanto juga menekankan, Maluku memiliki warisan sosial yang luar biasa, yakni nilai hidup orang basudara. Nilai ini bukan sekadar slogan, tetapi menjadi fondasi masyarakat Maluku dalam menjaga kerukunan lintas suku, agama, dan budaya. Ia mengingatkan kekayaan nilai tersebut harus dijaga, dirawat, dan terus dikumandangkan dalam kehidupan sehari-hari.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menyoroti pentingnya menjaga sikap toleransi. Toleransi, lanjut Dia, bukan hanya menerima perbedaan, tetapi juga menghormati, melindungi, dan saling menopang antarwarga. Kapolda berharap masyarakat semakin memperkuat semangat persaudaraan, saling membantu, serta menjunjung tinggi nilai yang telah diwariskan leluhur Maluku.Pada kesempatan itu, Kapolda juga mengajak para jamaah untuk mencontohi keteladan Nabi dalam kehidupan sosial, yakni membangun hubungan baik, menjaga kehormatan, berlaku jujur, sabar, dan penuh kasih sayang. “Apa yang diajarkan Nabi adalah pedoman hidup kita. Mari kita jalankan secara nyata dalam kehidupan kita sehari-hari,” ajaknya.Ia mengatakan, sholat subuh keliling secara berjamaah ini dilaksanakan bukan hanya sebagai agenda keagamaan, namun menjadi sarana pendekatan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan spiritual. Menurutnya, pola komunikasi yang dibangun melalui kegiatan ibadah jauh lebih efektif dalam menumbuhkan kepercayaan serta memperkuat hubungan emosional antara aparat kepolisian dan warga.Sebagai bentuk kebersamaan, Kapolda juga memberikan bantuan kain sarung kepada para jamaah. Pemberian tersebut menjadi simbol kedekatan Polri dengan masyarakat serta bentuk penghormatan kepada jamaah yang telah hadir dan turut serta dalam kegiatan ibadah."Kami berharap setiap warga dapat merasakan kehadiran Polri bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi sebagai saudara, mitra, serta bagian dari masyarakat yang saling mendukung dalam menjaga kedamaian," pungkasnya, sembari menyebutkan slogan "Maluku tarus bikin bae, basudara tarus bikin bae. Jaga Maluku ciptakan kedamaian dan rasa orang basudara.” PNO-12 17 Nov 2025, 21:29 WIT
Gowes ke Desa Honitetu, Kapolres SBB Salurkan 70 Paket Bingkisan Papuanewsonline.com, SBB - Kapolres Seram Bagian Barat (SBB) AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., melaksanakan kegiatan Goes Sepeda Gunung menuju Desa Honitetu, Kecamatan Inamosol, pada Sabtu pagi dengan start dari Piru pukul 06.30 WIT menuju Desa Waimital, kemudian melanjutkan perjalanan ke pegunungan Inamosol. Kegiatan ini dilakukan sekaligus sebagai ajang olahraga, silaturahmi, serta memantau kondisi masyarakat dan infrastruktur desa, khususnya akses jalan dan jembatan yang selama ini menjadi topik pembahasan publik.Kapolres SBB tiba di Desa Waimital pada pukul 08.06 WIT, kemudian bertolak menuju Desa Honitetu pada pukul 08.48 WIT. Rombongan tiba di Desa Honitetu pada pukul 10.12 WIT dan langsung melakukan peninjauan di Pospol Inamosol, sebelum melanjutkan agenda tatap muka bersama masyarakat di kantor desa setempat.Dalam kegiatan tersebut, Kapolres SBB turut menyerahkan 70 paket bingkisan kepada warga Desa Honitetu yang ditujukan kepada janda, duda, lansia, serta warga setempat sebagai bentuk kepedulian sosial Polres terhadap masyarakat di wilayah pegunungan.Selain itu, Kapolres mengajak masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban (Kamtibmas), baik di lingkungan pemukiman maupun wilayah pegunungan Inamosol. Ia juga menekankan pentingnya kemitraan dan hubungan baik antara masyarakat dengan aparat keamanan guna mendukung tugas kepolisian dalam menjaga stabilitas wilayah.“Kami berharap masyarakat terus bersinergi dengan aparat keamanan agar Desa Honitetu dan wilayah Inamosol tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tegas Kapolres SBB.Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian pimpinan Polres SBB terhadap kebutuhan masyarakat serta kondisi akses jalan dan jembatan menuju Desa Honitetu yang selama ini menjadi perhatian publik dan dinilai kurang mendapat penanganan dari pemerintah.Dalam pelaksanaan kegiatan, Kapolres SBB turut didampingi Danpos Inamosol Aipda Riky Waas, personel Pospol Inamosol, Bhabinkamtibmas Desa Honitetu Aipda A. Paunussa, Bhabinkamtibmas Desa Hukuanakotta Bripka F. Pentury, Bhabinkamtibmas Desa Manusa Bripka E. Wermay, Bhabinkamtibmas Desa Rumberu Aiptu Th. Pattianakotta, Bhabinkamtibmas Desa Rambatu Aipda A. Wermay serta tiga personel Polres SBB. PNO-12 17 Nov 2025, 18:54 WIT
Wakapolri Berikan Santunan dan Bakti Sosial Kepada Warga Sekitar SMA Kemala Taruna Bhayangkara Bogor Papuanewsonline.com, Bogor - Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan wujud nyata nilai Humanisme Polri, Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar kegiatan bakti sosial dan doa lintas agama di lingkungan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB), Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Kamis (13/11/2025)Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, dan menjadi momentum penuh makna sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara yang sedang berjalan.Sebagai bentuk nyata kepedulian, Polri bersama Yayasan Kemala Bhayangkari menyalurkan 1.000 paket sembako kepada masyarakat sekitar, serta memberikan santunan kepada 100 anak yatim piatu dari wilayah Kampung Tapus dan sekitarnya.Suasana haru dan kebersamaan begitu terasa ketika masyarakat berkumpul dalam kegiatan doa lintas agama. Para tokoh dari berbagai keyakinan hadir, memanjatkan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan keberkahan pembangunan SMA KTB. Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya membawa bantuan materi, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, solidaritas, dan toleransi antarumat beragama.Dalam sambutannya, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud pengabdian Polri kepada masyarakat serta bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai kemanusiaan.“Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat,” ujar Wakapolri.Beliau juga menegaskan bahwa bakti sosial ini merupakan implementasi dari semangat Humanisme Polisi, yang menempatkan empati, kepedulian, dan pelayanan sosial sebagai bagian dari tugas pengabdian kepada bangsa.Wakapolri berharap kegiatan sosial ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menginspirasi semua pihak untuk terus menebar kebaikan.“Bakti sosial ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk nyata rasa syukur dan kepedulian kami terhadap masyarakat. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita dan memperkuat tali persaudaraan,” ungkapnya.Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga sekitar yang merasa terbantu dengan bantuan sembako dan santunan yang diberikan. Para tokoh masyarakat pun mengapresiasi langkah Polri yang selalu hadir membawa nilai kemanusiaan di setiap kegiatan.Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya dalam mendukung program pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045, dengan menempatkan nilai kemanusiaan, pendidikan, dan kebersamaan sebagai pondasi utama. PNO-12 14 Nov 2025, 07:14 WIT
Wakapolri Letakan Batu Pertama Rumah Ibadah Non-Muslim di SMA Kemala Taruna Bhayangkara Papuanewsonline.com, Bogor - Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo memimpin kegiatan Peletakan Batu Pertama Rumah Ibadah Non-Muslim di kawasan pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Kamis (13/11).Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dan Yayasan Kemala Bhayangkari dalam menanamkan nilai toleransi dan kebhinekaan di lingkungan pendidikan.Dalam prosesi tersebut, Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan, Pejabat Utama Mabes Polri, Pejabat Utama Polda Jabar, unsur Forkopimda Kabupaten Bogor, serta tokoh lintas agama dan masyarakat sekitar.Pembangunan rumah ibadah ini meliputi empat tempat ibadah, yaitu Gereja Protestan dan Gereja Katolik masing-masing seluas 90 m², serta Vihara dan Pura masing-masing 36 m². Peletakan batu pertama dilakukan Wakapolri bersama tokoh lintas agama, sebagai simbol kuat persaudaraan dan penghormatan terhadap keberagaman.Pada kesempatan yang sama, Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo juga meresmikan Masjid An-Nahdah Suhanda, yang berdiri di atas lahan seluas 4.854 m² dengan bangunan 1.761 m² dan kapasitas hingga 976 jamaah.“Melalui pembangunan berbagai rumah ibadah di satu kawasan pendidikan, kita ingin menanamkan nilai toleransi dan kebersamaan sejak dini. Keberagaman harus menjadi kekuatan bangsa,” tegas Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo.Kegiatan yang dihadiri sekitar 180 undangan tersebut juga dirangkaikan dengan bakti sosial dan santunan bagi anak yatim serta warga sekitar, sebagai wujud kepedulian sosial dan rasa syukur atas kemajuan pembangunan sekolah.Melalui kegiatan ini, Polri dan Yayasan Kemala Bhayangkari menegaskan komitmen untuk membangun lembaga pendidikan unggulan yang berkarakter Bhayangkara, menjunjung tinggi nilai toleransi, persatuan, dan kemanusiaan di tengah keberagaman bangsa. PNO-12 14 Nov 2025, 06:45 WIT
Polres Tual Luncurkan “Baileo Emarina” Rumah Damai Berbasis Kearifan Lokal Papuanewsonline.com, Tual – Polres Tual resmi meluncurkan Baileo Emarina atau Rumah Damai, sebuah program inovatif berbasis kearifan lokal yang menjadi ruang dialog dan penyelesaian masalah sosial secara damai di tengah masyarakat.Kegiatan peluncuran berlangsung di kawasan Pasar Baru Tual, Kelurahan Lodar El, Kecamatan Dullah Selatan, pada Kamis (13/11/2025) pagi, dipimpin langsung oleh Kapolres Tual, AKBP Adrian S.Y. Tuuk, S.I.K., M.H.Dalam sambutannya, Kapolres menjelaskan bahwa Baileo Emarina merupakan bagian dari inisiatif Polda Maluku dalam menghidupkan kembali semangat musyawarah adat khas Maluku melalui pendekatan budaya.“Baileo, yang dalam tradisi Maluku adalah rumah adat tempat masyarakat bermusyawarah, kini hadir dalam wujud baru sebagai Baileo Emarina. Tempat ini menjadi rumah singgah bagi kita semua untuk berdiskusi dan mencari solusi terbaik dengan semangat kekeluargaan,” ujar Kapolres.Menurut AKBP Adrian, Baileo Emarina tidak sekadar wadah simbolik, tetapi menjadi sarana nyata dalam mencegah konflik sosial, memperkuat komunikasi antarwarga, serta membangun sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat.“Peluncuran Baileo Emarina bukan akhir dari sebuah proses, melainkan awal perjalanan panjang dalam merawat kedamaian dan kerukunan di Bumi Maren,” tegasnya.Kegiatan launching turut diisi dengan penyerahan paket sembako kepada perwakilan masyarakat, foto bersama, serta diskusi Kamtibmas yang diikuti antusias oleh warga dan para tokoh masyarakat.Turut hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli Wali Kota Tual Drs. Gufroni Rahanyamtel, Kasat Binmas IPTU C. Waas, Kapolsek Dullah Selatan IPDA Muhammad Said, S.H., perwakilan Dandim 1503/Tual, Babinsa, para kepala desa dan lurah, tokoh adat, serta masyarakat setempat.Acara berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban hingga selesai sekitar pukul 11.25 WIT.Menutup kegiatan, Kapolres Tual mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat persaudaraan dan menjaga harmoni sosial di Kota Tual.“Mari kita terus bersatu padu, menguatkan persaudaraan, dan menjadikan Kota Tual sebagai contoh nyata dalam merawat perdamaian,” tutup Kapolres.Langkah Polres Tual meluncurkan Baileo Emarina patut diapresiasi sebagai bentuk inovasi kepolisian yang berpijak pada nilai-nilai kultural masyarakat Maluku. Pendekatan berbasis budaya ini menjadi alternatif solutif dalam menciptakan keamanan yang humanis dan partisipatif. Dengan menghidupkan kembali semangat musyawarah adat, Polres Tual menunjukkan bahwa perdamaian sejati tumbuh dari akar budaya dan kesadaran bersama untuk hidup rukun dalam bingkai persaudaraan. PNO-12 13 Nov 2025, 17:07 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT