logo-website
Minggu, 10 Mei 2026,  WIT
BERITA TAG Budaya Homepage
Polres Tapteng Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Papuanewsonline.com, Tapteng – Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Tengah (Tapteng) kembali melaksanakan aksi kemanusiaan berupa pemberian bantuan pakaian dan selimut kepada warga yang menjadi korban pascabencana alam di wilayah Kecamatan Tukka. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat, 12 Desember 2025, ini bertujuan meringankan beban warga yang kehilangan harta benda akibat banjir dan tanah longsor.Penyaluran bantuan ini dilakukan di beberapa lokasi, mencakup Lingkungan IV dan Lingkungan II Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapteng.Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Wahyu Endrajaya, SIK, M.Si, melalui kegiatan yang dipimpin oleh Wakapolres Kompol M. Iskad, S.H, M.M, didampingi perwira lainnya, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat."Kami hadir untuk memastikan saudara-saudara kita yang terdampak bencana mendapatkan kebutuhan dasar yang mendesak. Pakaian dan selimut ini kami harapkan dapat memberikan kehangatan dan kenyamanan, ibarat selimut sehangat kasih ibu, di tengah masa sulit ini," ujar Wakapolres.Adapun bantuan logistik yang disalurkan meliputi Pakaian Anak, Pakaian Balita, Pakaian Wanita, Pakaian Pria dan Selimut.Bantuan tersebut disambut dengan penuh haru oleh warga penerima. Salah satunya adalah ama Tasya Zebua, warga Kampung Baru Pondok Bambu, Kecamatan Tukka. Ama Tasya mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam karena bantuan pakaian ini datang tepat pada waktunya."Kami sangat berterima kasih sekali atas bantuan pakaian ini. Ini sangat membantu kami, karena anak saya sudah tidak punya baju lagi. Semua sudah hilang terbawa banjir dan tanah longsor," tutur Ama Tasya Zebua.Pengakuan Ama Tasya Zebua menyoroti urgensi bantuan pakaian, terutama bagi anak-anak, yang sering kali menjadi prioritas terlupakan pasca-bencana besar. PNO-12 15 Des 2025, 10:05 WIT
Usai Dibersihkan Polri, Masjid Syuhada Kini Bisa Dipakai Kembali Papuanewsonline.com, Aceh - Personel Polri dan masyarakat turut bersama-sama bekerjasama membersihkan Masjid Syuhada di Aceh Tamiang. Tempat ibadah tersebut tidak bisa digunakan lantaran terendam lumpur. Personel kepolisian dan masyarakat secara terus menerus membersihkan masjid tersebut. Setelah beberapa hari berjalan, akhirnya Masjid Syuhada kini bisa kembali digunakan oleh masyarakat untuk menunaikan ibadah.  "Setelah kami, personel kepolisian dan warga terus menerus melakukan pembersihan, akhirnya masjid sudah bisa dipakai lagi oleh masyarakat untuk menunaikan ibadah," kata Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi, Minggu (14/12/2025).Menurutnya, pembersihan ini adalah kontribusi nyata dari Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik bagi masyarakat khususnya yang terdampak bencana alam. Diketahui sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga pernah meninjau langsung proses pembersihan Sekolah Dasar (SD) dan Masjid yang terdampak bencana alam di Aceh Tamiang, pada Kamis, 11 Desember 2025. Pembersihan ini dilakukan oleh personel kepolisian bersama dengan warga. Hal ini merupakan salah satu wujud kontribusi Polri dalam rangka memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, khususnya yang terdampak bencana. Peninjauan proses pembersihan itu sendiri berlangsung di tiga lokasi yang melibatkan 200 personel Polri, yaitu SDN 01 Karangbaru 25personel, Masjid Syuhada 25 jajaran dan Mapolres Aceh Tamiang 150 personel. PNO-12 15 Des 2025, 09:11 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz Laksanakan Patroli Humanis di Kampung Apom Kiwirok Papuanewsonline.com, Pegubin - Satgas Operasi Damai Cartenz kembali mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan. Melalui kegiatan patroli humanis, personel Satgas menyambangi Kampung Apom, Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada Kamis (11/12/2025).Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh IPDA Munawar dan dilaksanakan dengan cara membangun komunikasi yang santai dan penuh keakraban bersama masyarakat setempat. Dalam patroli tersebut, personel Satgas membagikan makanan ringan kepada warga, khususnya anak-anak, sekaligus berbincang santai untuk menyerap aspirasi serta memastikan situasi keamanan tetap kondusif.Pendekatan ini dilakukan sebagai bagian dari strategi Satgas Ops Damai Cartenz untuk memperkuat hubungan emosional dan kepercayaan antara aparat keamanan dan masyarakat, khususnya di wilayah pegunungan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli humanis merupakan bagian penting dari upaya menjaga keamanan yang berkelanjutan di Papua.“Keamanan tidak hanya dibangun melalui kehadiran personel bersenjata, tetapi juga melalui kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat. Patroli humanis seperti ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan serta memastikan masyarakat merasa aman dan dilindungi,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.Ia menambahkan bahwa kehadiran aparat secara humanis di tengah masyarakat juga menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam melayani dan melindungi seluruh warga Papua tanpa terkecuali.Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa pendekatan persuasif dan dialogis akan terus menjadi prioritas Satgas di setiap wilayah penugasan.“Melalui patroli humanis, personel tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat. Kami ingin mendengar langsung aspirasi warga dan memastikan kehadiran Satgas memberikan rasa aman dan manfaat,” tutur Kombes Pol. Adarma Sinaga.Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi langkah pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan dengan mengedepankan kebersamaan dan saling pengertian.Selama kegiatan patroli humanis berlangsung, Warga menyambut baik kehadiran personel Satgas Ops Damai Cartenz dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. PNO-12 15 Des 2025, 08:47 WIT
Kapolda Sumbar Pimpin Shalat Jenazah Korban Banjir di Masjid Raya Al Minangkabawi Papuanewsonline.com, Sumbar – Suasana duka menyelimuti Masjid Raya Sumatera Barat (Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi) hari ini. Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, bertindak sebagai imam dalam pelaksanaan Shalat Jenazah bagi 24 orang korban banjir yang telah teridentifikasi.Acara keagamaan dan penghormatan terakhir ini diselenggarakan di Aula Masjid Raya Sumatera Barat pada Rabu, 10 Desember 2025 Ba’da Dzuhur.Pembacaan doa dipimpin oleh Ustadz H. Rahimul Amin, Lc., MA, Imam Besar Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi.Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penanganan bencana di Sumbar dan menjadi wujud kepedulian Kapolda Sumbar terhadap para korban dan keluarga yang ditinggalkan.Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyatakan bahwa Shalat Jenazah massal ini adalah bentuk solidaritas institusi Polri, khususnya Polda Sumbar, kepada masyarakat yang tengah berduka.“Kegiatan ini adalah wujud nyata duka cita mendalam keluarga besar Polda Sumbar. Kami turut merasakan kesedihan yang dialami oleh keluarga korban,”kata Kabid humas.Kapolda Sumbar hadir secara langsung sebagai imam, menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam tugas pengamanan dan penyelamatan, tetapi juga dalam memberikan dukungan moral dan spiritual di saat-saat sulit seperti ini.“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan para korban dan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan,” tegasnya.Pesan solidaritas, “PRAY SUMBAR”, yang menegaskan seruan untuk mendoakan wilayah Sumatera Barat pasca bencana. PNO-12 11 Des 2025, 11:38 WIT
Polda Sumbar Antar 24 Korban Bencana ke Peristirahatan Terakhir Papuanewsonline.com, Sumbar - Dengan suasana duka yang mendalam, Polda Sumatera Barat mengantarkan 24 jenazah korban bencana alam ke peristirahatan terakhir. Prosesi pelepasan yang dipimpin Irwasda Polda Sumbar, Kombes Pol Guritno Wibowo, berlangsung khidmat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar pada Rabu (10/12), sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian Polri terhadap para korban.Sebelum diberangkatkan, para jenazah terlebih dahulu dimasukkan ke dalam peti dan dinaikkan ke ambulans oleh personel Polri dan pihak rumah sakit. Prosesi berlangsung dengan penuh penghormatan dan suasana duka mendalam.Jenazah kemudian akan dishalatkan di Masjid Raya Sumbar sebelum dimakamkan di Pemakaman Umum Teluk Kabung, Kecamatan Bungus, Kota Padang.Dalam kesempatan itu, Irwasda Polda Sumbar menyampaikan doa dan belasungkawa mendalam atas kepergian para korban.“Kita akan berangkatkan 24 jenazah korban bencana alam menuju peristirahatan terakhir. Jenazah akan dishalatkan dahulu di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi. Semoga seluruh rangkaian acaranya dimudahkan, dilancarkan, dan seluruh almarhum-almarhumah diberikan husnul khotimah serta ditempatkan di sisi Allah SWT,” ujar Kombes Pol Guritno Wibowo.Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, yang turut hadir, menegaskan bahwa Polda Sumbar berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para korban dan keluarganya.“Seluruh proses, mulai dari identifikasi, perawatan jenazah, hingga pemakaman, dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan standar kemanusiaan yang tinggi. Polda Sumbar hadir untuk memastikan bahwa keluarga korban mendapatkan pendampingan dan pelayanan yang layak,” jelasnya.Ia menambahkan bahwa Polri terus bekerja maksimal dalam seluruh tahapan penanganan bencana.“Polri akan terus bekerja semaksimal mungkin di seluruh lini penanganan bencana. Mulai dari evakuasi, identifikasi, hingga membantu pemulihan warga melalui penyaluran bantuan. Kami berupaya hadir dengan cepat dan tepat, agar masyarakat yang terdampak merasa terbantu dan tidak menghadapi situasi ini sendirian,” terang Kombes Pol Susmelawati Rosya.Kabid Humas Polda Sumbar juga menyampaikan simpati dan belasungkawa yang tulus atas jatuhnya korban jiwa dalam musibah tersebut.“Atas nama Polda Sumbar, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian para korban. Ini bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi kita semua. Kami hadir untuk memastikan setiap proses dilakukan dengan penuh penghormatan dan kepedulian,” tutupnya. PNO-12 11 Des 2025, 11:33 WIT
Kapolda Maluku Pastikan Polres Tanimbar Siaga Hadapi Ancaman Keamanan di Perbatasan Papuanewsonline.com, Tanimbar - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., melakukan peninjauan langsung ke Markas Komando (Mako) Polres Kepulauan Tanimbar sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Rabu (…). Kunjungan ini menjadi agenda strategis Kapolda untuk memastikan kesiapan satuan, kualitas pelayanan publik, dan kondisi operasional Polres di wilayah perbatasan selatan Provinsi Maluku.Kehadiran Kapolda disambut prosesi adat oleh Tua Adat Desa Olilit, ditandai dengan pengalungan syal kepada Kapolda dan pemberian bunga tangan kepada Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, sebagai simbol penghormatan kepada pimpinan kepolisian daerah.Peninjauan dilakukan setelah Kapolda menerima laporan situasi dari Wakapolres Kepulauan Tanimbar mengenai kondisi keamanan, dinamika kamtibmas, dan progres operasional satuan. Seluruh personel Polres memberikan jajar hormat sebagai bentuk penghargaan, kemudian Kapolda berjabat tangan dengan seluruh anggota sebagai simbol kedekatan dan penguatan moral personel di lapangan.Turut mendampingi Kapolda dalam peninjauan, antara lain: Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Karo SDM Polda Maluku, Dirreskrimum Polda Maluku, Dirbinmas Polda Maluku, Dirpolairud Polda Maluku, Pengurus Bhayangkari Daerah, Kapolres Kepulauan Tanimbar, pejabat utama, serta personel Polres Kepulauan Tanimbar dan Sat Brimob Polda Maluku.Dalam keterangannya, Kapolda menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk komitmen terhadap peningkatan kualitas kinerja kepolisian di daerah.“Peninjauan ini adalah bagian dari rangkaian kunjungan kerja kami di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Saya ingin melihat langsung kondisi satuan, bagaimana kesiapan personel, serta bagaimana pelayanan kepada masyarakat berjalan setiap hari. Kehadiran kami di sini untuk memastikan seluruh tugas kepolisian berjalan optimal dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tegas Kapolda.Kapolda juga menyoroti peran strategis Polres Kepulauan Tanimbar dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah perbatasan.“Polres Kepulauan Tanimbar memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah perbatasan selatan Provinsi Maluku ini. Saya berharap seluruh personel tetap menjaga kekompakan, meningkatkan profesionalisme, serta selalu hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujarnya.Selain penguatan kinerja, Kapolda menekankan agar hubungan antara pimpinan dan anggota terus dijaga dalam suasana kebersamaan.“Kehadiran saya bukan sekadar formalitas, tetapi untuk memastikan seluruh personel mendapatkan perhatian, dukungan, dan pembinaan yang mereka butuhkan. Kita harus bekerja bersama dan menunjukkan bahwa Polri hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.Kegiatan peninjauan ditutup dengan sesi foto bersama Kapolda beserta jajaran Bhayangkari dan personel Polres Kepulauan Tanimbar. Agenda resmi berakhir pukul 16.35 WIT, sebelum Kapolda melanjutkan penyampaian arahan kepada seluruh personel.Kunjungan Kapolda Maluku ke Polres Kepulauan Tanimbar menunjukkan pendekatan kepemimpinan yang berorientasi pada penguatan satuan dari dalam, bukan semata seremonial. Langkah mengecek langsung kondisi fasilitas, berdialog dengan anggota, hingga menerima laporan operasional mencerminkan komitmen pembenahan sistemik, terutama di wilayah strategis perbatasan.Kehadiran pejabat utama Polda dalam rombongan menegaskan bahwa Tanimbar mendapat perhatian serius dari Polda Maluku, baik dalam konteks stabilitas keamanan perbatasan, pelayanan publik, hingga kesiapan menghadapi dinamika kamtibmas. Penegasan Kapolda agar anggota menjaga profesionalisme dan etika pelayanan publik menjadi pesan penting di tengah tuntutan masyarakat atas institusi Polri yang transparan dan humanis.Pendekatan kepemimpinan yang membangun moral anggota, seperti jabat tangan dengan seluruh personel, menjadi simbol perubahan kultur organisasi berbasis kedekatan, bukan jarak hierarki. Praktik ini menegaskan bahwa pembinaan personel adalah faktor kunci dalam memastikan stabilitas keamanan dan kualitas pelayanan kepolisian di daerah terpencil sekalipun. PNO-12 09 Des 2025, 21:46 WIT
Kapolda Maluku Resmikan Balai Kerohanian dan Pemberian Nama Mushollah Polres MBD Papuanewsonline.com, MBD - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si meresmikan gedung balai kerohanian dan pemberian nama mushollah Polres Maluku Barat Daya (MBD), Senin (8/12/2025). Peresmian balai kerohanian ditandai dengan Penandatanganan Prasasti yang berlangsung di Markas Polres MBD. Hadir dalam kegiatan ini Karo SDM, Direktur Reskrimum, Direktur Binmas, Direktur Polairud, Kapolres dan Wakapolres Maluku Barat Daya, Wadanki IV Yon C Pelopor Sat Brimob, dan para pejabat lainnya.Kapolda mengaku peresmian gedung balai kerohanian dan pemberian nama mushollah merupakan bentuk komitmen Polda Maluku untuk meningkatkan sarana pembinaan rohani bagi seluruh personel Polri di wilayah MBD. Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi ruang penguatan spiritual, pembinaan mental, sekaligus memperkokoh akhlak dan integritas anggota Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.Balai kerohanian dan mushollah menurut Kapolda merupakan langkah penting dalam memperkuat karakter aparatur kepolisian yang tidak hanya profesional secara teknis, tetapi juga memiliki moralitas dan spiritualitas yang kuat.Pembinaan mental dan kerohanian, kata Kapolda, merupakan bagian fundamental dalam membentuk personel Polri yang berintegritas, humanis, dan mampu menjalankan tugas secara amanah.“Sarana kerohanian ini adalah tempat membangun keteduhan hati dan integritas diri. Polisi yang kuat bukan hanya kuat fisik dan kemampuan teknis, tetapi juga kuat dalam prinsip moral dan spiritual,” ungkap Kapolda. PNO-12 09 Des 2025, 14:32 WIT
Kapolda Maluku Jalin Silaturahmi di Baileo Emarina Desa Werwaru-MBD Papuanewsonline.com, MBD - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melangkah dan maju secara bersama. Sehingga, keamanan juga harus dijaga bersama-sama.Ajakan tersebut disampaikan Kapolda saat silaturahmi dengan masyarakat di Baileo Emarina atau Rumah Damai di Desa Werwaru, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Senin (8/12/2025).Kunjungan ke Baileo Emarina merupakan salah satu agenda Kapolda dalam rangka pembinaan wilayah sekaligus memperkuat sinergi antara Polda Maluku dengan pemerintah daerah, aparat TNI–Polri, dan masyarakat.Kapolda Maluku dalam lawatannya tersebut menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari masyarakat Desa Werwaru. Ia juga menyampaikan rasa syukur karena bersama rombongan tiba dengan selamat di Pulau Moa.Kunjungan kerja yang dilaksanakan di MBD, kata Kapolda, tidak hanya bersifat seremonial, melainkan bentuk nyata perhatian Polda Maluku untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga dengan baik.Keamanan, tegas Kapolda, merupakan fondasi utama pembangunan, sehingga stabilitas kamtibmas harus dijaga bersama-sama dengan aparat dan masyarakat.“Jika kita ingin maju, kita harus menjaga situasi agar tetap aman. Permasalahan pasti ada, namun penyelesaiannya harus dilakukan sesuai hukum. Kekerasan bukan lagi pilihan,” tegas Kapolda.Kapolda menyoroti keberagaman masyarakat MBD yang terdiri dari berbagai pulau, suku, dan kelompok. Menurutnya, perbedaan merupakan kekuatan yang harus dijaga, bukan dijadikan alasan untuk timbulnya konflik sosial. Ia mengingatkan sejarah masa kolonial menjadi bukti bahwa perpecahan sering kali dimanfaatkan pihak luar untuk menguasai sumber daya.“Jangan biarkan perbedaan menjadi alat pemecah belah seperti pada masa Belanda. Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi pedoman bersama untuk memperkuat persatuan,” ujar Kapolda.Prof Dadang juga menekankan bahwa MBD memiliki sumber daya alam melimpah, baik dari sektor perikanan maupun pertanian, sehingga seluruh pihak wajib mensyukuri dan menjaga potensi tersebut melalui stabilitas sosial.Di sisi lain, masyarakat Maluku terkenal memiliki fisik dan karakter kuat yang terbentuk dari lingkungan alam yang keras. Namun demikian, pola pikir dalam menyelesaikan persoalan harus berkembang ke arah yang lebih bijak.“Sudah saatnya kita meninggalkan cara-cara kekerasan. Penyelesaian masalah harus dilakukan dengan dialog, musyawarah, dan pendekatan hukum,” harapnya.Persoalan yang muncul di masyarakat, lanjut Kapolda, sering kali disebabkan oleh kurangnya komunikasi. Sehingga ruang-ruang untuk berdialog harus diperkuat.Dalam kesempatan tersebut, Kapolda mengemukakan konsep pemanfaatan Baileo Emarina sebagai pusat deteksi dini permasalahan dan tempat musyawarah warga.Baileo, kata Prof Dadang, bukan sekadar bangunan adat, tetapi representasi dari identitas Maluku sebagai tempat berkumpul, berdiskusi, dan menyelesaikan masalah secara damai.Ia mengajak masyarakat untuk memaksimalkan fungsi tersebut dan menjadikan Baileo sebagai ruang utama merajut komunikasi antara warga, pemerintah, dan aparat negara.Kapolda juga menekankan bahwa aparat pemerintah seperti Bupati, Kapolres, Dandim, dan Kejari merupakan representasi negara di daerah yang harus dijadikan tempat konsultasi ketika terjadi masalah. Masyarakat diminta untuk tidak ragu menyampaikan keluhan maupun persoalan kepada para pejabat tersebut sehingga solusi dapat dikelola secara cepat dan tepat.Khusus kepada generasi muda MBD, Kapolda mengaku kemajuan daerah hanya dapat dicapai jika anak muda memiliki keterampilan dan pemikiran modern yang relevan dengan perkembangan zaman.Penguasaan teknologi dan kemampuan berbahasa bagi pemuda MBD untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional sangat penting ditingkatkan.“Setelah menempuh pendidikan, jangan lupa kembali ke daerah untuk membangun negeri sendiri. Jangan hanya pintar di luar, tetapi tidak kembali mengabdi kepada masyarakat,” pesan Kapolda.Dalam sesi dialog, Kepala Desa Werwaru menyampaikan dua aspirasi utama. Pertama, masih belum adanya pemuda Desa Werwaru yang berhasil masuk sebagai anggota Polri. Ia berharap bimbingan serta dukungan khusus dari Kapolda Maluku untuk mendorong 1–2 putra daerah mengikuti seleksi.Kedua, kebutuhan masyarakat akan mesin pengolahan air untuk mendukung pengelolaan ladang dan kebun akibat keterbatasan sumber air di wilayah tersebut.Menanggapi permohonan tersebut, Kapolda Maluku menyatakan kesiapannya untuk mendukung, membantu masyarakat.Untuk rekrutmen Polri, Kapolda menegaskan bahwa proses penerimaan dilakukan sesuai alokasi, namun peluang terbuka bagi putra-putri daerah yang dipersiapkan dengan baik.Kapolda memberikan arahan langsung kepada Kapolres Maluku Barat Daya untuk melakukan pembinaan dan pendampingan kepada calon yang berpotensi dari Desa Werwaru.Sementara terkait kebutuhan mesin air, Kapolda menyampaikan komitmennya untuk mencarikan solusi terbaik dan mengupayakan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat.Dalam kunjungan tersebut turut hadir Bupati MBD, Kapolres, Dandim 1511 Pulau Moa, Kajari, Sekretaris Daerah, pejabat utama Polda Maluku, Kepala Desa Werwaru, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta masyarakat desa. PNO-12 09 Des 2025, 13:55 WIT
Rayakan Natal Bersama Warga Binaan, Polda Maluku: Kuatkan Iman & Teguhkan Harapan Papuanewsonline.com, Ambon - Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Maluku marayakan Natal 2025 bersama warga binaan di Aula Lantai 3 Rutan Polda Maluku. Tahun ini, perayaan Natal mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” yang diambil dari Matius 1:21–24, sebagai pengingat akan kasih dan pengharapan di tengah perjalanan hidup para warga binaan.Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri Direktur Tahti Polda Maluku AKBP Yani Reawaru, S.E, Ketua Pokjaluh Agama Kristen Kota Ambon Alfananti Yohanty, M.Th, Kabag RBP Biro Rena Polda Maluku AKBP Robert Ferdinandus AMK, S.Th, para pelayan gereja mitra Rutan, personel Dit Tahti Polda Maluku, warga binaan, serta perwakilan keluarga.Dir Tahti Polda Maluku AKBP Yani Reawaru, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut. “Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Perayaan Natal bersama warga binaan ini dapat berjalan dengan aman dan lancar,” katanya.AKBP Yani juga berharap momentum Natal dapat membawa perubahan positif bagi para warga binaan. “Semoga perayaan ini dapat kita maknai bersama, khususnya bagi adik-adik warga binaan. Saya berharap setelah menjalani masa hukuman, mereka bisa kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik,” tambahnya.Ketua Pokjaluh Agama Kristen Kota Ambon, Alfananti Yohanty, M.Th., memberikan apresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, momentum ini menjadi penghiburan bagi warga binaan yang tidak dapat merayakan Natal bersama keluarga di luar. “Semoga kegiatan ini memberi kekuatan dan sukacita bagi mereka yang sementara menjalani masa tahanan,” tuturnya.Sementara itu, Kabag RBP Biro Rena Polda Maluku, AKBP Robert Ferdinandus juga menyampaikan terima kasih atas pembinaan yang diberikan kepada warga binaan. “Terima kasih kepada Dit Tahti Polda Maluku yang terus membina warga binaan hingga hari ini, serta kepada para pelayan Tuhan yang mendampingi mereka secara spiritual. Harapan kami, pembinaan ini dapat terus ditingkatkan agar ketika kembali ke masyarakat, mereka menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.Sebagai bentuk dukungan rohani, Dit Tahti Polda Maluku menyerahkan 25 Alkitab kepada warga binaan. Selain itu, seluruh warga binaan juga menerima bingkisan Natal sebagai wujud kepedulian dan perhatian di momen perayaan tersebut.Perayaan Natal yang dilaksanakan diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa dukungan moral dan spiritual tetap penting bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan, sekaligus meneguhkan harapan agar mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik. PNO-12 06 Des 2025, 08:56 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT