Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Polresta Ambon Salurkan Bantuan Sosial Kepada Anggota KPPS Yang Sakit & Meninggal
Papuanewsonline.com, Ambon - Pemilihan Umum (Pemilu) secara serentak di Indonesia telah berlangsung tanggal 14 Februari 2024. Termasuk di Maluku yang berjalan lancar, aman dan kondusif.Tahapan Pemilu hingga pemungutan dan perhitungan suara calon Presiden-Wakil Presiden maupun lima calon anggota legislatif mulai dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota, berlangsung alot.Berbagai proses yang dilaksanakan itu sangat menguras tenaga hingga banyak petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang akhirnya jatuh sakit. Bahkan, ada yang meninggal dunia.Sebagai bentuk kepedulian terhadap petugas KPPS yang jatuh sakit dan meninggal dunia, Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease menyalurkan bantuan sosial yang dilaksanakan pada Sabtu (24/2/2024).Bantuan sosial disalurkan secara langsung yang dipimpin Kasat Intelkam Polresta Ambon, AKP. Marthen Wenno. Ia didampingi Wakasat Intelkam Iptu M. Alfons, Kasi Humas Ipda J. Luhukay, KBO Intelkam Ipda T. Muskita, dan 15 personil Intelkam. Turut hadir dalam kunjungan dan penyaluran bantuan sosial tersebut yaitu sejumlah Tokoh Agama yaitu Ibu Pdt. Paulus/Hatu, dan Ustad Baco Sarluf.Terdapat dua lokasi di kota Ambon yang dikunjungi, tujuannya selain memberikan bantuan juga untuk menyampaikan dukungan baik secara moril maupun materil bagi keluarga dan penyelenggara Pemilu tersebut.Tempat yang dikunjungi yakni ruangan Pavilium Jasica Rumah Sakit Sumber Hidup. Di ruangan ini dirawat anggota KPPS yang sakit yakni Charles Jan De Fretes, warga Bere-Bere RT 003/005 Kelurahan Batu Meja, Kecamatan Sirimau Ambon."Jadi kami melakukan kunjungan diawali dengan beberapa penyampaian dan dukungan oleh Kasat Intelkam kepada Bapak Charles Jan de Fretes. Bapak Kasat juga mendoakan semoga anggota KPPS ini lekas sembuh," kata Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Janete Luhukay.Pada kesempatan itu, Kasat Intelkam juga menyampaikan terima kasih kepada anggota KPPS tersebut karena telah menjadi Pahlawan Demokrasi dalam mensuseskan Pemilu 2024."Pak Kasat juga berharap semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu menjaga dan melindungi kita semua," katanya.Setelah berbincang dengan pasien, dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan kepada anggota KPPS yang sakit tersebut kemudian dilanjutkan dengan doa oleh Ibu Pdt. Paulus/Hatu.Selain di RS Sumber Hidup, hal yang sama juga dilakukan terhadap keluarga dari anggota KPPS yang meninggal dunia yaitu Almarhum Ichwan Rumalessin di Air Kuning RT 001 RW 021 Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Ambon.Almarhum Ichwan Rumalessin merupakak anggota KPPS di TPS 164 Desa Batu Merah. Ia meninggal Dunia pada tanggal 20 Februari 2024 (Pasca Pemilu)."Selain menyerahkan bantuan Kami juga menyampaikan turut berduka cita kepada Istri Almarhum yakni Ibu Suhaini Sahabudin Rumalesin, yang ditutup dengan doa oleh Ustad Baco Sarluf," ujar Kasi Humas. (PNO-12)
26 Feb 2024, 18:13 WIT
Personel Dit Samapta Polda Maluku Amankan Aksi Demonstrasi Masyarakat Pemerhati Pemilu
Papuanewsonline.com, Ambon - Puluhan personel Direktorat Samapta Polda Maluku mengamankan aksi damai yang dilakukan aliansi masyarakat pemerhati penyelenggara Pemilu di Provinsi Maluku.Aksi unjuk rasa damai berlangsung di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku di Jalan Sultan Hassanudin, Kota Ambon, Senin (26/2/2024).Pengamanan aksi demonstrasi tersebut di pimpin oleh Kasubagmin bagian operasi Direktorat Samapta Polda Maluku, Kompol Yosep de Fretes.Dalam aksi itu, kelompok aliansi masyarakat pemerhati penyelenggara Pemilu ini diterima oleh anggota Komisioner KPU Provinsi Maluku Engelbertus Dumatubun SH bersama staf di depan Kantor KPU Maluku.Isye Muryani dan Ona Leunupun dalam orasinya meminta KPU Maluku dan KPU pusat untuk dapat memperhatikan nasib dan kesejahteraan para anggota KPPS dan PPK khususnya yang ada di Provinsi Maluku."Saya selaku yang mewakil rekan-rekan saya yang hadir pada siang ini meminta pihak KPU baik pusat maupun daerah untuk dapat memperhatikan nasib para anggota KPPS dan PPK khususnya yang ada di wilayah Maluku," pinta mereka.Menurut para orator, anggota KPPS maupun PPK merupakan pahlawan demokrasi. "Kami rela tinggalkan anak dan keluarga kami berhari-hari untuk kepentingan bangsa dan negara, kami luangkan segenap tenaga dan waktu kami dengan ikhlas agar proses pemilu dapat berjalan dengan aman dan lancar di wilayah Maluku yang kita cinta," katanya.Mewakili rekan-rekan KPPS dan PPK, para orator berharap agar nasib mereka dapat diperhatikan oleh KPU Maluku maupun KPU RI."Kami mau sampaikan, kami rela tinggalkan semuanya agar proses pemilu di setiap TPS berjalan dengan baik dan lancar. Meski sakit para anggota KPPS dan PPK di setiap wilayah di Maluku tetap siap untuk bekerja dan bahkan ada yang sampai meninggal dunia saat menjalankan tugasnya," ungkapnya.Di tempat yang sama, Komisioner KPU Maluku Engelbertus Dumatubun yang menerima tuntutan masa aksi menyampaikan terima kasih atas masukan yang sudah disampaikan. Ia mengaku tuntutan masa aksi akan ditindaklanjuti kepada KPU RI."Ini akan menjadi masukan juga bagi kami dan kami akan menindaklanjuti apa yang menjadi harapan Bapak dan Ibu semua ke KPU pusat dan kami sangat berharap apa yang Bapak dan Ibu sampaikan dapat tercapai dan terakhir dari kami ucapan terima kasih juga karena aksi Bapak dan Ibu semua siang ini dalam damai olehnya itu kami sampaikan selamat kembali ke rumah masing-masing dengan tertib juga dan sampai dengan selamat," harapnya. (PNO-12)
26 Feb 2024, 17:47 WIT
Polda Papua Gelar Pengambilan Sumpah & Penandatanganan Pakta Integritas Dikbangum Polri
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menggelar kegiatan pengambilan sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas Pendidikan Pengembangan Umum (Dikbangum) Polri Tahun Anggaran 2024.Pelaksanaan pengambilan sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas dilaksanakan di Aula Rastra Samara Polda Papua lama, Kota Jayapura, dengan mengikuti zoom meeting dari Mabes Polri yang dipimpin oleh Karo Watpers SSDM Polri Brigjen. Pol. Anwar S.I.K. M.Si., Senin (26/02/2024).Turut hadir dalam kegiatan tersebut Karo SDM Polda Papua, Kombes Pol Sugandi, S.I.K., M.Hum, Dir Samapta Polda Papua, Kombes Pol Sondang Richman Daniel Siagian, S.I.K. Karumkit Bhayangkara TK. III Jayapura, Kompol dr. Andhika Nur Syamsul Arifin, Sp.OT. dan para peserta Dikbangum T.A. 2024 Polda Papua sebanyak 700 peserta.Dalam kesempatannya, Karo Watpers SSDM Polri mengatakan Pelaksanaan pengambilan sumpah dan penanda tanganan Pakta Integritas menandai dimulainya seleksi Dikbangum Polri T.A 2024.“Saya mengingatkan bahwa harus sungguh-sungguh sebagai bentuk integritas kita sebagai abdi negara yang professional,” ucap Karo Watpers SSDM Polri.Sementara itu, Karo SDM Polda Papua mengatakan Dikbangum Polri T.A 2024 meliputi seleksi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) tingkat II, seleksi S-1 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), seleksi Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Pertama (Sespimma) dan seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan 53 T.A 2024.“Peserta nantinya akan mengikuti berbagai macam seleksi yang telah ditentukan oleh panitia seperti pemeriksaan kelengkapan administrasi, tes kesehatan, tes kesamaptaan, tes psikologi, tes Akademik dan lain-lain,” tuturnya."Kepada peserta yang dinyatakan lulus terpilih, untuk PKN II pendidikan dimulai 8 Agustus s.d 7 Desember 2024, S-1 STIK pendidikan dimulai 14 April s.d 17 Juni 2025, Sespimma angkatan 71 dimulai 7 Maret s.d 26 Juli 2024, Sespimma angkatan 72 dimulai 16 Agustus s.d 5 Desember 2024 dan SIP angkatan 53 pendidikan dimulai 18 April hingga 13 Oktober 2024,” tambahnya. (PNO-12)
26 Feb 2024, 17:27 WIT
Polres Malra Kunjungi Anggota KPPS & PPS Yang Sakit
Papuanewsonline.com, Malra - Aparat Kepolisian Resort Maluku Tenggara (Malra) melakukan aksi sosial dengan menjenguk tiga anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang jatuh sakit pada Sabtu (24/2/2024).Mereka yang sakit yaitu Sandy Bahari Djohar, warga Ohoi/Desa Watdek. Ketua KPPS TPS 3, Kelurahan Ohoijang Watdek ini pingsan akibat tekanan darah rendah atau Bradikardia. Pemuda 28 tahun ini dirawat selama 5 hari sejak tanggal 15 - 20 Februari 2024 di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur.Anggota KPPS lainnya yaitu Maria Dumatubun, warga Ohoi/Desa Langgur. Anggota KPPS pada TPS 14 Desa Langgur ini sakit di mana daya tahan tubuh menurun, pusing, dan lemas. Wanita 32 tahun ini dirawat selama 1 hari tanggal 15 - 16 Februari 2024 di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur.Sementara anggota PPS yang sakit yakni Putri Hadya Renhoran, warga Perumahan Guru Ohoijang. Wanita 23 tahun yang merupakan anggota PPS Ohoijang Watdek ini mengalami sakit dengan gejala daya tahan tubuh menurun, pusing, dan lemas. Ia dirawat selama 4 hari sejak tanggal 16 - 20 Februari 2024 di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur.Kasat Intelkam Polres Malra, Iptu P. Houver J. Unmehopa, mengatakan, aksi sosial yang dilakukan ini merupakan bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap anggota KPPS dan PPS yang telah menyelenggarakan pesta demokrasi."PPS dan KPPS adalah garda terdepan dalam proses pemungutan suara pemilu dan memiliki beban tugas dan resiko tugas yang berat," kata Kasat yang didampingi oleh Kaurmintu Satreskrim Pores Malra, Aipda V. Rumangun dan PS Kanit Intelkam, Bripka W. Patty.Ia mengatakan, dalam tahapan pemungutan hingga rekapitulasi penghitungan suara pada tingkat PPS, masih ditemukan ada sejumlah rekan penyelenggara Pemilu (KPPS/PPS) yang mengalami sakit. Mereka bahkan harus dirawat di Rumah Sakit."Kami pahami sungguh bahwa tugas dan tanggung jawab yang rekan rekan PPS serta KPPS terima cukup menyita tenaga, selain dihadapkan dengan administrasi, dihadapkan pula dengan tekanan psikis dari berbagai pihak yang menuding netralitas, mengintervensi bahkan ada diskriminasi maupun penyerangan verbal maupun fisik. Namun semua itu adalah resiko dan konsekwensi tugas yang harus diterima," ungkapnya.Bertolak dari kejadian kejadian tersebut, Polri, kata Dia, yang adalah mitra kerja (KPPS/PPS) dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024, berupaya menjangkau rekan-rekan PPS maupun KPPS sebagai garda terdepan."Terutama bagi rekan rekan PPS maupun KPPS yang mengalami sakit dalam pelaksanaan tugas negara ini, kami mendoakan agar rekan rekan KPPS/PPS selalu diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga tugas pemilu ini akan berakhir dengan aman dan sukses," harapnya. (PNO-12)
26 Feb 2024, 17:15 WIT
Patroli Gabungan Kembali Dilakukan Demi Menjaga Keamanan Distrik Kiwirok
Papuanewsonline.com, Kiwirok - Satgas Tindak dan Gakum ODC 2024 Distrik Kiwirok melaksanakan patroli gabungan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut, 23 Februari 2024.Dalam patroli tersebut, anggota Satgas Tindak dan Gakum ODC bekerja sama dengan untuk melakukan penyisiran dan pengawasan di area-area yang dianggap rawan. Langkah ini bertujuan untuk mencegah terjadinya tindak kriminal serta memastikan situasi keamanan tetap terjaga selama pelaksanaan ODC.Patroli gabungan ini menjadi wujud komitmen Satgas Tindak dan Gakum ODC 2024 dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di Distrik Kiwirok.Juru bicara ODC 2024 AKBP Dr. Bayu Suseno, SH., SIK., MM., MH., mengatakan bahwa langkah ini merupakan implementasi dari komitmen ODC 2024 dalam menjaga situasi keamanan yang kondusif demi kesejahteraan masyarakat Papua khususnya di Distrik Kiwirok."Semoga apa yang kami lakukan ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sehingga dapat melakukan aktivitas sehari-hari," ucapnya. (PNO-12)
26 Feb 2024, 07:15 WIT
Dua Difabel Lolos Tes Tingkat Akhir SIPSS Polri
Papuanewsonline.com, Semarang - Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen. Pol. Dedi Prasetyo menyatakan dua dari tiga peserta difabel dalam rekrutmen Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) lolos hingga tahap akhir. Dua difabel tersebut berlatar pendidikan sarjana kedokteran dan sarjana pendidikan yang memiliki kompetensi di bidang teknologi dan informasi."Dari tiga peserta yang tes pusat ini, sampai saat ini masih lanjut dua orang," ujar As SDM di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (25/2/24).As SDM mengatakan, kedua peserta difabel tersebut memperoleh hasil tes yang baik hingga tahap akhir. Nantinya, ujar As SDM, satu difabel akan bertugas sebagai dokter. Kemudian, satu lainnya sebagai operator di bidang IT.“Pekerjaannya lebih banyak ke staf, staffing, maupun kelompok-kelompok operator," ungkap As SDM.Selanjutnya, calon siswa yang dinyatakan lolos seleksi, termasuk difabel, akan memulai pendidikan pada 5 Maret 2024. Dalam tahap ini, siswa difabel dan reguler diperlakukan setara.Diketahui, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo membuat kebijakan inklusif dengan membuka rekrutmen SIPSS untuk kalangan difabel. Proses seleksi masuk dan kegiatan pendidikan para difabel dengan siswa reguler dilakukan bersamaan.Polri juga akan membuka kesempatan bagi kalangan difabel untuk mengikut seleksi pendidikan pembentukan Bintara mulai tahun ini. SSDM Polri menggencarkan sosialisasi pengumuman pembukaan rekrutmen Bintara ke kelompok-kelompok disabilitas. (PNO-12)
26 Feb 2024, 07:07 WIT
Satreskrim Polresta Pulau Ambon Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Di Bawah Umur
Papuanewsonline.com, Ambon - Satuan Reskrim Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana Persetubuhan dan Pencabulan Terhadap Anak di Bawah Umur yang dilakukan oleh seorang pria berinisial AF alias Abbas alias om bas terhadap lima orang anak dibawah umur.Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, IPDA Janete S Luhukay menjelaskan, tindakan bejat pelaku yang masih memiliki hubungan keluarga dengan 5 korban bocah dibawah umur ini terjadi diwaktu berbeda dengan TKP salah satu desa di kecamatan Baguala Kota Ambon.Kasus ini terungkap setelah kejadian pada 13 Februari 2024 lalu sekitar pukul 20.00 wit di rumah pelaku tepatnya di dalam kamar."Kejadian itu terjadi terhadap salah satu korban berinisial RW bocah 9 tahun sekitar pukul 20.00 wit dirumah NW yang juga ditempati oleh pelaku tepatnya di dalam kamar yang mana awalnya korban sementara nonton TV kemudian dipanggil oleh pelaku untuk bermain di dalam kamar bersama pelaku," jelas kasi Humas. Saat masuk ke dalam kamar, pelaku langsung mengunci pintu kemudian melancarkan aksi bejatnya menyetubuhi korban. Korban sempat menolak namun apa daya pelaku tetap melampiaskan nafsu bejatnya tersebut."Kejadian ini dapat diketahui saat korban menceritakannya kepada pelapor bahwa korban telah disetubuhi, kemudian korban kembali mengatakan bahwa selain korban empat korban lainnya masing-masing HL, AW, DW dan AT yang juga disetubuhi oleh pelaku yang masih memiliki hubungan keluarga dengan para korban," beber kasi Humas.Tak terima dengan perbuatan bejat pelaku, NW langsung melaporkan ke pihak kepolisian guna diproses sesuai hukum berlaku."Kasus ini kemudian diproses dan pelaku akhirnya berhasil ditangkap Selasa (20/2/2024) guna diproses sesuai hukum yang berlaku," tandas kasi Humas.Pelaku sendiri dijerat dengan pasal Persetubuhan dan Percabulan Terhadap Anak Di Bawah Umur sbgmn dimaksud dlm rumusan Pasal 81 Ayat (2) dan 82 Ayat (1) UU RI No 17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak menjadi UU. (PNO-12)
25 Feb 2024, 16:09 WIT
Polres Kepulauan Tanimbar Gelar Bakti Kesehatan Beyond Trust Presisi 2024
Papuanewsonline.com, Tanimbar - Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Implementasikan Program Beyond Trust Presisi 2024, Polres Kepulauan Tanimbar mengelar Bakti Kesehatan di Desa Arui Das, Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Rabu (21/02/24) pagi.Bakti Kesehatan Beyond Trust Presisi 2024 ini dilaksanakan dalam bentuk Pengobatan gratis oleh Polres Kepulauan Tanimbar yang dipimpin langsung oleh Kasie Dokkes dr. Ipda ANASTASIA PATTY ini turut dihadiri oleh KBO Sat Binmas Ipda DWI SANDI KURNIAWAN, Dokter RSUD PP. Magretti dr. MICHELLE. J. TIRTA RAMBA dan dr. VIKTORIA WATTIMENA, serta Bamin Sat Binmas, Bhabinkamtibmas Desa Arui Das, Staf Dokes Polres Kepulauan Tanimbar hingga Prodi Kebidanan Saumlaki.Antusias Warga Desa Arui Das dalam menyambut Bakti Kesehatan berupa Pengobatan gratis ini yaitu dengan berbondong bondong datang ke Balai Desa Arui Das guna memeriksakan kondisi kesehatan tubuh kepada tim Medis.Sedikitnya 115 Warga terdata yang terdiri dari Lansia hingga Balita turut mengikuti bakti kesehatan tersebut, berbagai keluhan pun dikeluhkan dan ditangani langsung oleh tim Medis dengan memberikan solusi Kesehatan serta pengobatan gratis.Adapun bentuk Pelayanan Kesehatan kepada Masyarakat ini berupa penyakit Darah tinggi, Kolestrol, Asam Urat, Gula Darah, Malaria, batuk-pilek, gatal-gatal, demam, panas dan masih banyak lagi. Dengan cara penanganannya meliputi Pemeriksaan Kesehatan, Tensi Darah, Pemberian Obat Tablet, Obat Salep, Home Visite, Pemeriksaan Gula darah, Kolesterol hingga Pemeriksaan Asam Urat.Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP UMAR WIJAYA, S.I.K., melalui Kasi Dokkes Polres Kepulauan Tanimbar dr. Ipda ANASTASIA PATTY kepada Media Humas mengatakan bahwa kegiatan Bakti Kesehatan yang digelar ini merupakan tindak lanjut dari Program Beyond Trust Presisi 2024, selain itu kegiatan ini juga digelar untuk menjalin kemitraan dengan Masyarakat, sehingga diharapkan kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang berkunjung untuk memeriksakan kesehatan secara gratis."Harapannya, semoga melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan mendukung kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar” ucapnya.Perlu diketahui bahwa program Beyond Trust Presisi 2024 ini merupakan upaya untuk mentransformasikan tingkat kepercayaan masyarakat menjadi rasa percaya dan loyalitas dengan berupaya melampaui harapan masyarakat terhadap Polri. Program ini tentunya merupakan bagian dari konsep Polri Presisi yang diinisiasi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.Selain itu, Ia menambahkan bahwa Bakti Kesehatan ini juga merupakan lanjutan dari kegiatan-kegiatan lainnya yang digelar oleh Polres Kepulauan Tanimbar sebagai bentuk Cooling System untuk mewujudkan Pemilu Damai tahun 2024 Pasca pemungutan Suara hingga saat ini sudah memasuki tahapan penghitungan Suara di tingkat Kecamatan.Warga pun turut menyambut baik kegiatan ini dengan mengucapkan terima kasih kepada Polres Kepulauan Tanimbar dan Jajaran atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Acara ini diharapkan menjadi langkah positif dalam memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup warga setempat. (PNO-12)
25 Feb 2024, 15:48 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru