logo-website
Rabu, 12 Agu 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Pemerintah Australia Apresiasikan Peningkatan Pembangunan Dan Keamanan Di Papua Papuanewsonline.com, Jayapura - Pemerintah Australia melalui Duta Besarnya, HE Penny Williams bertemu Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri dan Ka Ops Damai Cartenz-2014, Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos. S.I.K., M.H., di ruang kerja Kapolda Papua. Pertemuan tersebut, Pemerintah Australia mengapresiasi Pembangunan di papua hingga keamanan Papua, senin/26/02/2024.Duta Bersar Australia untuk Indonesia HE Penny Williams pada kesempatan tersebut mengatakan, Pemerintah australia sangat mengapresiasi pembangunan di Papua yang cukup maju dan berkembang pesat serta penanganan situasi keamanan di Papua yang sangat baik.“Pembangunan di Papua yang berkembang dengan cepat dan penanganan keamanan yang sangat baik ini, merupakan hal yang positif dan tentunya kami memberikan apresiasi”, pungkas, HE Penny Williams.Lanjutnya, Kerjasama antara Polri dan Australian Federal Police (AFP) telah dinilai baik. Sehingga, kami sangat mengharapkan untuk perlunya dipertahankan.Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri., pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa, Pembangunan di papua telah menunjukan kemajuan yang sangat pesat. Akses jalan di papua hampir mencapai 90 persen sudah terkoneksi dan untuk keamanan di Papua sendiri, cukup kondusif dikarenakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sudah jarang melakukan gangguan-gangguan keamanan.“Kedepanya, kami pandang perlu adanya program pertukaran bhabinkamtibmas agar sama-sama kita membuka wawasan tentang situasi Daerah Papua dan Australia”, pungkas Kapolda Papua. PNO-11 28 Feb 2024, 07:30 WIT
Bertemu Polisi New Zealand, Kapolda Papua : Ada Pihak Ketiga Dikasus Pilot Susi Air, Captain Philips Papuanewsonline.com, Jayapura - Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K mengaku ada pihak ketiga yang bermain di kasus penyanderaan pilot Susi Air, Capten Philips Mertenz.Hal tersebut disampaikan Kapolda usai menggelar pertemuan tertutup dengan Atase Kepolisian New Zealand, di Polda Papua lama, Kota Jayapura, Senin (26/2/2024).Menurut Irjen Fakhiri, pihak ketiga tersebut memanfaatkan isu penyanderaan kapten Philips untuk kepentingan kelompok dan pribadi, namun mengatasnamakan organisasi perjuangan Papua Merdeka.“Ada pihak lain yang memang sengaja menghambat, menghalang-halangi supaya proses negosiasi yang sudah dilakukan dan mau menuju titik temu ini tidak berhasil,” ungkap Irjen Fakhiri.Dirinya menjelaskan bila pihak ketiga tersebut sengaja mengangkat isu Papua Merdeka ke pemerintahan New Zealand. “Sudah kami sampaikan tadi di pertemuan dan mereka memahami hal tersebut dan tetap memberikan kepercayaan penuh kepada kami TNI-Polri di Papua untuk terus bekerja membebaskan kapten Philisp,” tuturnya.“Karena sekali lagi itu kepentingan dari kelompok itu sendiri, baik Benny Wenda maupun Sebby Sembom yang selalu berkoar-koar di luar tentang isu-isu Papua dan sudah kami sampaikan ke mereka agar pernyataan itu tidak usah didengarkan,” imbuhnya.Kapolda juga mengaku bila pihak Selandia Baru hingga saat ini tetap sepakat untuk mempercayakan pembebasan kapten Philips ke pemerintah Indonesia dan mengakui secara penuh bahwa Papua adalah bagian dari NKRI.“Bahwa mereka tetap sepakat urusan itu urusan Philips itu urusan dari pada Indonesia dan mereka tidak mencampuri urusan tersebut dan tetap masih mengakui Papua bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Irjen Fakhiri.Irjen Fakhiri juga menjelaskan bila hingga kini pihaknya dibantu TNI masih terus bekerja keras untuk membebaskan kapten Philips.“Kami terus bekerjasama dengan teman-teman TNI dan hingga kini kami masih menerapkan pola soft lewat negoisasi yang melibatkan semua pihak, termasuk Pemerintah setempat, Gereja, masyarakat dan para Tokoh disana untuk pembebasan Kapten Philips,” jelas Irjen Fakhiri.Kapolda mengaku hingga kini pihaknya telah mengetahui keberadaan kapten Philips dan kondisi kesehatannya, namun pihak nya masih terus berupaya bernegoisasi agar KKB yang menyandera Kapten Philips bisa membebaskan Philips tanpa ada nya korban.“Sudah kita pantau, lokasi mereka dimana, bagaimana kesehatan Philips, namun kami masih terus negoisasi agar kapten Philips bisa dibebaskan tanpa ada jatuh korban, sehingga proses ini memang akan memakan waktu,” ungkapnya.Sebelum bertemu dengan atase kepolisian New Zealand, Pihak Polda Papua juga telah bertemu dengan Duta besar Selandia Baru untuk Indonesia, Kevin Jeffery Burnet di Polda Papua pada Rabu (7/2/2024). PNO-11 28 Feb 2024, 07:26 WIT
Ketua ITANEM Maluku Menghimbau Masyarakat Kei di Tual dan Malra Untuk Menjaga Kamtibmas Papuanewsonline.com, Tual - Ketua Ikatan Yante Evav Maluku (ITANEM), Prof. Dr. Zainuddin Notanubun, M.Pd., menghimbau masyarakat Kei di Tual dan Malra untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Himbauan ini disampaikannya menyusul bentrokan antar warga yang terjadi di beberapa hari lalu.Notanubun menyesalkan terjadinya bentrokan tersebut, yang menurutnya telah mencabik-cabik tatanan adat dan budaya orang basudara di Kei yang terkenal dengan filsafat "Ai ni Ain" fuut anmehe ngifun manut anmehe ni tilur". Ia menegaskan bahwa bentrokan tersebut akibat dari issue profokatif dan tidak didasari oleh masalah Sara (Suku, Agama, dan Ras) melainkan masalah personal.Oleh karena itu, ketua Itanem meminta kepada semua warga Kei di mana saja berada untuk bersama-sama menyuarakan perdamaian dan tidak mudah terprovokasi. Ia juga meminta kepada semua tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat dan para Raja-raja termasuk Pemerintah Daerah Polri dan TNI untuk serius menyelesaikan persoalan tersebut.Berikut beberapa poin penting dari himbauan Ketua ITANEM Maluku:1. Mengajak seluruh masyarakat Kei di Tual. Malra dan juga Ambon untuk menjaga Kamtibmas.2. Menyesalkan terjadinya bentrokan di Kota Tual dan malra yang telah mencabik-cabik tatanan adat dan budaya Kei.3. Meminta kepada semua warga Kei untuk bersama-sama menyuarakan perdamaian dan tidak mudah terprovokasi.4. Meminta kepada semua tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat dan para Raja-raja termasuk Pemerintah Daerah, Polri, dan TNI untuk serius menyelesaukan persoalan tersebut, dengan melandasi filsafat Kei "Ain Ni Ain, Fuut Anmehe Ngifun, Manut Anmehe Ni Tilur".Mari kita bersama-sama menjaga Kamtibmas dan perdamaian di Tual, Malra khususnya dan Maluku pada umumnya. (PNO-12) 28 Feb 2024, 07:13 WIT
Ditemui Tim NCS Polri, Habib Taufiq Berharap Pemenang Pilpres Jadi Pemersatu Bangsa Papuanewsonline.com, Jakarta - Tim Operasi Nusantara Cooling System (NCS) Polri mengunjungi Ketua Umum Rabithah Alawiyah, Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf di Kantor Rabithah Alawiyah di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (26/2/2024). Silaturahmi tersebut dalam rangka menyejukkan suasana pasca Pemilu 2024.Tim dipimpin oleh Wakil Ops NCS Polri, Brigjen Yuyun Yudhantara didampingi Kasatgas Banops Brigjen Eko Rudi Sudarto dan Wakasatgas Humas Kombes Iroth Lauren Recky.Habib Taufiq berharap siapa yang terpilih dalam Pilpres kemarin, bisa menjadi pemersatu bangsa. Menurutnya, pesta demokrasi yang berlangsung pada 14 Februari kemarin, menjadi momentum untuk masyarakat Indonesia untuk menjaga persatuan dan kesatuan."Harapan kami yang menang bisa menjadi pemersatu bangsa. Untuk bisa memajukan bangsa Indonesia, bukan tugas dari Kepolisian justru itu tugas yang terpilih menyatukan rakyat Indonesia," kata Habib Taufiq.Habib Taufiq berujar, bahwa yang terpilih nanti bisa menggandeng semua Paslon. Menurutnya, mereka bisa mengemban tugas sesuai dengan keahlian dan pengalaman masing-masing."Bagaimana orang-orang ini menjadi bersatu, demi Indonesia, dirajut kembali dan dikasih tugas sesuai dengan ilmu pengetahuan dan pengalamannya, jalin komunikasi yang baik. Saya yakin mereka bukan orang-orang yang ada di pasar atau di jalanan yang gampang diprovokasi," tandasnya.Harapan untuk menjaga persatuan dan kesatuan juga ditujukan kepada masyarakat Indonesia. Habib Taufiq juga menceritakan kisah di zaman Rasulullah SAW. Terjadi perselisihan berkenaan Hajar Aswad saat pemugaran Ka'bah.Untuk menengahi persoalan tersebut, Nabi Muhammad SAW mengajak seluruh suku yang ada di Arab untuk memindahkan secara bersama-sama ke samping Ka'bah.Sementara Brigjen Yuyun Yudhantara menyampaikan terima kasih kepada Habib Taufiq. Ini merupakan kunjungan kali kedua setelah sebelumnya mengunjungi Ketua Umum Rabithah Alawiyah di kediamannya pada akhir Januari lalu di Pasuruan, Jawa Timur.Dikatakannya berkat seruan para ulama, habaib dan juga tokoh agama lainnya, Pemilu 2024 bisa berjalan dengan aman dan damai."Terima kasih atas doa dan dukungannya. Kami berharap para tokoh agama dapat menyampaikan kepada seluruh umat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan, setelah pilpres dan pileg kemarin semoga kedepannya tetap kondusif agar tidak terpecah pecah," pungkasnya. (PNO-12) 27 Feb 2024, 13:48 WIT
Polresta Jayapura Berhasil Menangkap 3 Pelaku Kepemilikan Ganja Papuanewsonline.com, Jayapura – Tim Opsnal Sat Narkoba Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan 3 pelaku kepemilikan Narkotika Golongan I Jenis Ganja di Wilayah Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Minggu (25/02) malam.Ketiga pelaku tersebut berinisial DS (21) dan OH (20) serra satu diantaranya adalah seorang wanita berinisial AS (17).Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota AKP Irene, Aronggear, S.H ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.Dirinya menuturkan, sekitar Pukul 19.00 wit Anggota Opsnal Sat Narkoba Polresta Jayapura Kota mendapatkan Informasi bahwa ada seorang pria yang membawa narkotika jenis ganja di wilayah hamadi distrik jayapura selatan."Selanjutnya anggota opsnal Narkoba Polresta Jayapura Kota melakukan penyelidikan dan pada Pukul 23.30 wit anggota mencurigai dan mendapati seorang pria dan wanita menggunakan kendaraan roda dua di samping Masjid angkatan laut Entrop, dan selanjutnya anggota langsung mengamankan keduanya yakni DS dan AS dan melakukan interogasi terhadap keduanya," ujar Kasat Narkoba.Lanjut AKP Irene, dari hasil interogasi pelaku DS sempat menipu anggota bahwa membuang narkotika dan ternyata pelaku berbohong bahwa dia telah membuang narkotika jenis ganja di samping lapangan sepak bola hamadi dan barang bukti narkotika jenis ganja dia titipkan di salah satu tukang parkir yang sedang jaga parkir di wilayah entrop yakni OH."Selanjutnya anggota bergerak menuju lokasi dimaksud dan mengamankan pelaku OH dan di temukan narkotika jenis ganja yg di simpan sebanyak 6 (Enam) Paket Plastik bening ukuran Sedang berisikam narkotika jenis ganja yang mana menurut pengakuannya di hanya di titipkan oleh DS," terang AKP Irene.Selanjutnya ketiga pelaku dan barang bukti narkotika jenis ganja di amankan ke Mako Polresta Jayapura Kota guna dilakukan proses hukum lebih lanjut. (PNO-12) 27 Feb 2024, 13:22 WIT
Kapolda Papua : Pesta Demokrasi di Tanah Papua Berjalan Aman dan Damai Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K mengungkapkan terkait dengan Pemilihan Umum 2024 di Tanah Papua bisa berjalan denga naman dan damai.Hal ini Kapolda ungkapkan saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya di Polda Papua lama, Kota Jayapura, Senin (26/02/2024).Kapolda mengatakan di Papua sendiri tentunya punya tingkat kesulitan sendiri dalam menghadapi semua berbagai tantangan dalam pembangunan Nasional termasuk bagaimana pesta Demokrasi terbesar di tanah air yaitu Pemilu serentak ini.“Dari semua keterbatasan dan kondisi geografis yang begitu cukup sulit kami bisa bekerja sama dengan semua unsur mulai dari masyarakat itu sendiri tokoh-tokoh masyarakat para hamba tuhan dan para penyelenggara termasuk kami aparat TNI-Polri semua bisa berjalan dengan baik,” ucap Kapolda Papua.Kapolda berharap terkait beberapa TPS yang belum selesai hari ini bisa diselesaikan dengan aman sehingga bisa mengikuti beberapa Daerah yang sudah mulai perhitungan di Tingkat Kabupaten.“Mudah-mudahan dalam minggu ini kan sudah masuk dalam tingkat Kabupaten bisa jalan cepat supaya suara itu bisa dibawa di Provinsi dan proses berikutnya yang akan dilakukan oleh KPU Provinsi,” harap Kapolda.Ia juga berpesan kepada masyarakat yang punya kepentingan dengan politik lokal untuk bisa menahan diri melakukan langkah-langkah yang kala itu merasa tidak puas sesuai dengan ketentuan aturan hukum yang ada.“Jaga dan pelihara pesta Demokrasi di tanah Papua sehingga menjadi ciri tersendiri untuk bagaimana Papua kedepan lebih maju daripada Papua yang telah kita lalui beberapa waktu kemarin,” tuturnya.“Mari kita jaga kita tunggu menggunakan cara-cara yang sesuai dengan ketentuan aturan hukum yang ada. Papua boleh berbeda Papua boleh banyak tetapi satu, kita anak-anak yang hidup di negeri ini Tanah Papua Jaga dan pelihara kedamaian itu,” tambahnya. (PNO-12) 27 Feb 2024, 07:30 WIT
Polres Tanimbar Bantu Lima Anggota KPPS, PTPS dan Linmas yang Sakit Papuanewsonline.com, Tanimbar - Aparat Kepolisian Resort Kepulauan Tanimbar menyalurkan bantuan sosial terhadap lima anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Pengawas TPS (PTPS) dan Linmas yang jatuh sakit diduga akibat menjalankan beban tugas yang berat.Mereka yang sakit diantaranya Sintia Sairdekut, petugas KPPS Desa Makatian. Meski dalam kondisi mengandung, Ibu Sintia merasa terpanggil untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diemban. Ia rela menyeberangi lautan dalam kondisi alam yang tidak bersahabat yakni cuaca laut angin kencang dan bergelombang.Selain ibu Sintia, Petugas PTPS 1 Desa Weratan, yaitu ibu Benselina Labobar, juga merasa terpanggil melaksanakan tugas tanggal 14 Februari meski dalam keadaan mengandung mamun tetap menjalankan tugas.Tak hanya itu, tiga anggota Linmas Desa Kamatubun juga merasakan sakit namun tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab baik pemungutan hingga perhitungan suara di tingkat desa sampai kecamatan. Mereka tak pernah lalai dan absen menjaga logistik pada Sekretariat PPK Wermaktian. Mereka ialah Frans Gepse, Timones Fidlela dan Fur Fatunlebit.Penyerahan bantuan sosial terhadap kelima petugas tersebut dilaksanakan di Balai Desa Temin, Kecamatan Wermaktian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Sabtu (24/2/2024).Penyerahan bansos dihadiri oleh Kapolsek Wermaktian Iptu Luky Kora, SH, Ketua PPK Wermatian, Hanok Kelbulan, Ketua Panwascam Wermaktian Nikolas Angwarmas, Danpos Wermaktian Sertu K. Melsadalim, dan P.s Kanit Intel Polsek Wermaktian Bripka Fraly E. Lololuan.Kapolsek Wermaktian, Polres Kepulauan Tanimbar, Iptu Luky Kora, mengatakan, aksi sosial yang dilakukan ini merupakan bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap anggota KPPS, PTPS dan Linmas yang telah menyelenggarakan pesta demokrasi dengan baik, meski rasa sakit harus dirasakan."Mereka ini adalah garda terdepan dalam proses pemungutan suara pemilu dan memiliki beban tugas dan resiko tugas yang berat," kata Kapolsek.Anggota KPPS, PTPS dan Linmas merupakan mitra kerja Polri dalam mensukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024."Kami juga mendoakan mereka agar selalu diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga tugas pemilu ini akan berakhir dengan aman dan sukses," harapnya. (PNO-12) 27 Feb 2024, 07:22 WIT
Jelang Pleno, Aparat Keamanan Jaga Ketat KPU Kab. Pegunungan Bintang Papuanewsonline.com, Pegubin - Aparat keamanan gabungan TNI-POLRI jaga ketat KPU Kab. Pegunungan Bintang jelang rapat Pleno tingkat Kabupaten, Selasa 26 Februari 2024.Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya gangguan Kamtibmas yang akan di lakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan menjaga pesta demokrasi tetap aman dan tenteram.Terlihat aparat gabungan TNI-POLRI bersenjata lengkap menjaga dua sisi jalan yang dilalui masyarakat dan memeriksa orang maupun barang yang akan melewati jalan menuju KPU Kab. Pegunungan Bintang.Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Moh. Dafi Bastomi, SH., SIK., M.K., mengatakan bahwa pengamanan KPU untuk memberikan kenyamanan agar rapat Pleno berjalan tertib dan lancar."Kita mempersiapkan pengamanan secara maksimal agar rapat Pleno berjalan aman dan tertib," ucapnya.Dirinya juga berharap kepada seluruh masyarakat agar bekerja sama menjaga keamanan di Kab. Pegunungan Bintang sehingga tercipta situasi Kamtibmas yang aman dan damai.Ditempat terpisah Kasatgas Humas ODC 2024 AKBP Dr. Bayu Suseno, SH., SIK., MM., MH., mengatakan bahwa keterlibatan personel ODC 2024 dalam menjaga KPU dan logistik pemilu menjelang rapat Pleno yakni untuk mewaspadai situasi yang dapat mengganggu jalannya rapat Pleno serta rusaknya logistik pemilu di Kab. Pegunungan Bintang."Karena logistik pemilu ini merupakan dokumen penting Negara dan sebagai langkah untuk memastikan keamanan tetap kondusif jelang rapat Pleno di Kab. Pegunungan Bintang," ungkapnya. (PNO-12) 27 Feb 2024, 07:15 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT