Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Ikut SIPSS, 6 dokter muda Papua Bertekad Tingkatkan Layanan Kesehatan
Papuanewsonline.com, Jakarta - Enam dokter muda asal Papua saat ini tengah menjalani pendidikan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Gelombang I tahun 2025. Mereka adalah Jack Johanes Pical, Ilham Aaas Hamka, Alex Stendly Nuburi, Herlambang Andreka Junior Dwi Putra, Arfinsasi Putra dan Marlina Putri Purnama Sari Pekpekai. Para dokter muda ini memiliki latar belakang dan pengalaman yang beragam, namun memiliki satu tujuan yang sama, yakni memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Papua. Mereka menyadari betul bahwa akses layanan kesehatan di Papua, terutama di daerah pelosok, masih sangat terbatas."Saya melihat sendiri bagaimana sulitnya akses layanan kesehatan di Bintuni. Banyak daerah pesisir dan pegunungan yang kekurangan tenaga dokter. Melalui SIPSS, saya berharap bisa menjadi dokter sekaligus polisi, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat," ujar Jack Johanes Pical, salah satu peserta didik SIPSS Gel I T.A 2025. Pengalaman yang hampir sama dituturkan Alex Stendly Nuburi. Ia menceritakan kondisi alam Papua menjadi tantangan tersendiri pasien dan juga para tenaga medis. “Tahun 2024 saya bekerja di puskesmas Arbaiz yang terletak di Kabupaten Sarmi yang waktu tempuhnya sekitar 10 jam dari kota Jayapura. Puskesmas saya itu merupakan puskesmas yang terpencil,” kata Alex. Minimnya tenaga medis dan fasilitas Kesehatan di Papua juga menjadi motivasi Herlambang Andreka Junior Dwi Putra. Menjadi dokter merupakan keinginan kecilnya untuk menolong keluarganya. Beranjak besar, ia melihat bahwa tidak hanya keluarganya yang membutuhkan bantuan medis, tapi juga masyarakat di lingkungan tempatnya tinggal. “Menjadi dokter merupakan cita-cita kecil menolong orang. Kini saya mendapat kesempatan untuk memberi manfaat kepada lebih banyak orang dengan menjadi siswa SIPSS yang nantinya disiapkan sebagai polisi dengan keahlian di bidang medis,”kata Herlambang.Para dokter muda ini memiliki mimpi besar untuk mengembangkan karir mereka di bidang spesialisasi kedokteran. Beberapa di antaranya bercita-cita menjadi dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, penyakit dalam, bedah, kandungan, dan saraf.Seperti pengalaman Marlina. Ia melihat di daerahnya belum ada dokter ahli syaraf. Banyak lansia yang tidak mendapat perawatan yang layak karena kekurangan tenaga medis ahli di bidang syaraf termasuk kakeknya sendiri. “Saat saya sedang internship di Merauke di sana saya tinggal bersama kakek saya yang usianya sudah renta di atas 70 tahun di mana beliau pada saat itu terkena serangan stroke sedangkan di Merauke pada saat itu sama sekali tidak ada dokter saraf sehingga kakek saya berpulang. Dari situ saya memiliki nilai sensitifitas terhadap bidang ini,” kata Marlina. Keinginan untuk memberikan perawatan kepada masyarakat kurang mampu di Papua terutama lansia juga diutarakan Ilham Aaas Hamka. “Setelah menjadi dokter polisi saya ingin melanjutkan lagi menjadi dokter spesialis terutama dokter spesialis penyakit dalam. Kenapa saya memilih spesialis penyakit dalam karena untuk penyakit dalam ruang lingkup pengetahuannya sangat luas. Misalnya pada saat ada pasien jantung dan pasien itu geriatri atau usia lanjut pasti akan dikonsulkan kepada spesialis penyakit dalam,” ujar Ilham. Keinginan menjadi dokter spesialis internis juga disampaikan Arfinsasi Putra. Ia mengatakan kondisi ini jelas terlihat saat ia bertugas di Papua Pegunungan. “Masyarakat di Papua Pegunungan banyak yang memiliki keluhan penyakit dlaam tapi di sana adanya dokter umum, termasuk saya. Hal ini yang memotivasi saya untuk melanjutkan spesialisasi penyakit internis untuk menolong warga yang membutuhkan layanan Kesehatan penyakit dalam,” kata Arfin. Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo menyambut baik cita-cita enam dokter muda asal pengiriman Polda Papua ini. "Kami sangat mengapresiasi semangat pengabdian para dokter muda asal Papua. Kehadiran mereka di Polri akan memperkuat upaya kami dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat, khususnya di daerah terpencil," ujarnya.Komjen Pol Dedi Prasetyo juga menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan program kesehatan pemerintah Prabowo untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan di daerah terpencil dan tertinggal. "Pemerintah pak Prabowo berupaya menyediakan fasilitas Kesehatan yang lebih baik di daerah pelosok termasuk Papua. Polri mendukung dengan merekrut dokter-dokter melalui penerimaan SIPSS. Mereka nantinya akan kami tugaskan di tempat asal mereka di Papua,” imbuh Komjen Pol Dedi Prasetyo. Para dokter muda asal Papua juga berharap bisa segera menyelesaikan pelatihan dan kembali ke kampung halaman mereka untuk mengabdikan kepada Masyarakat Papua sebagai dokter dan juga polisi sebagai bentuk kontribusi nyata bagi peningkatan layanan kesehatan di tanah kelahiran mereka. PNO-12
09 Mar 2025, 10:38 WIT
Polresta Ambon Berbagi Takjil Untuk Masyarakat di Bulan Suci Ramadhan
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pulau Ambon & Pulau-Pulau Lease kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menggelar kegiatan berbagi takjil di bulan suci Ramadhan 1446 H. Kegiatan ini berlangsung di depan Gong Perdamaian Dunia, Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Uritetu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon Jumat (07/02/2025).Dipimpin langsung oleh Kapolresta P. Ambon & P.P. Lease, Kombes Pol Driyano Andri Ibrahim, S.I.K, MH, kegiatan ini juga diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polresta, serta personel dari Satuan Narkoba dan Polsek Sirimau. Mereka turun ke jalan membagikan takjil kepada masyarakat dan pengendara yang melintas sebagai bentuk kepedulian di bulan penuh berkah ini.Kegiatan berlangsung dengan lancar hingga pukul 18.10 WIT dalam suasana yang aman dan kondusif. Aksi berbagi ini tidak hanya menjadi bentuk pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga mencerminkan semangat kepolisian dalam menjalin kedekatan dengan warga selama bulan suci Ramadhan.Selain berbagi takjil, Polresta Ambon juga terus mengintensifkan berbagai kegiatan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama Ramadhan. Hal ini mencakup patroli rutin, pengamanan tempat ibadah, serta menjaga ketertiban lalu lintas agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan aman. PNO-12
08 Mar 2025, 20:34 WIT
Wakapolda Maluku Apresiasi Pelaksanaan Safari Ramadan di Kediaman Raja Hitu Lama
Papuanewsonline.com, Leihitu - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Brigjen Pol. Samudi, S.IK., M.H memberikan apresiasi positif atas pelaksanaan Safari Ramadan oleh Pemerintah Provinsi Maluku di kediaman Raja Hitu Lama, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (7/3/2025).Apresiasi positif disampaikan Wakapolda saat mengikuti kegiatan Safari Ramadan Pemprov Maluku yang dirangkai dengan gerakan pangan murah dan edukasi keuangan syariah.Kegiatan tersebut dihadiri gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa dan wakil gubernur Maluku, Abdullah Vanath, Sekda Maluku, Sadali Ie, dan Forkopimda Maluku atau yang mewakili.Turut hadir mantan Gubernur Maluku Said Assagaf, Para Kepala OPD Provinsi Maluku, Ketua MUI Provinsi Maluku, Direktir Intelkam, Bupati Maluku Tengah, Kapolsek Leihitu, Danramil Leihitu, Para Raja Jasirah dan Masyarakat Kecamatan Leihitu.Gubernur Maluku dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga ikatan ikatan keadaban hidup orang basudara. "Sehingga katong samua dapat melewati semua proses pemilu dan pilkada hingga penetapan dan pelantikan kepala daerah dengan aman dan damai, perbedaan itu adalah hak demokrasi yang dilindungi oleh Undang undang," katanya.Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk saatnya merajut dan perkuat kembali ikatan ikatan persaudaraan yang sempat retak. "Mari kita merajut kembali hubungan persaudaraan baik yang memberi dukungan kepada saya secara langsung maupun tidak, mari Katong samua bakukele dan badati vor bangun akang negeri ini," pintanyaSetelah dilantik Presiden Prabowo Subianto, Gubernur mengaku dirinya dengan Wakil Gubernur telah berketetapan untuk menyikapi masalah inflasi saat tiba di Ambon. "Karena inflasi itu sangatlah menakutkan bagi kami. Karena inflasi ini sangat terdampak bagi masyarakat Maluku. Bila kami menemukan ada yang menimbun dan menyimpan barang barang sembako dan keperluan masyarakat, kami akan menindak tegas dan ini adalah kontrol kami terhadap keadaan di Maluku," tegasnya.Gubernur mengaku pihaknya juga akan mengadakan pasar murah di lokasi lokasi tertentu. "Kami tidak melaksanakan di seluruh wilayah Maluku karena kami tidak mau menganggu pedagang-pedagang kecil yang sedang melakukan usaha dagangnya," ungkapnya.Sementara itu, Wakapolda Maluku Brigjen Samudi secara terpisah memberikan apresiasi positif atas pelaksanaan Safari Ramadan oleh Pemerintah Provinsi Maluku. "Ini merupakan momentum yang baik untuk merajut kembali hubungan persaudaraan yang sempat retak akibat perbedaan politik, sehingga Maluku semakin aman dan kondusif," katanya. PNO-12
08 Mar 2025, 11:02 WIT
Polda Maluku Ikut Penutupan Rakerwas Itwasum dan Divpropam Polri 2025, Ini Pesan Kapolri
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku mengikuti kegiatan penutupan Rapat Kerja Pengawasan (Rakerwas) Itwasum Polri dan Divisi Propam Polri Tahun 2025 secara daring.Kegiatan yang diikuti dari ruang rapat Bidang Propam Polda Maluku, Jumat (7/3/2025), ini dihadiri Kabid Propam, Auditor Itwasda, serta personel Itwasda dan Propam Polda Maluku.Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dedikasih yang telah diberikan baik dari tingkat Mabes Polri hingga Polda jajaran.Inspektorat pengawasan, kata Kapolri, merupakan satuan yang mengaudit satker - satker (satuan kerja) terkait penggunaan anggaran agar tidak melenceng dari yang sudah ditentukan.Kapolri juga menyampaikan perkembangan di media sosial tentang Polri yang sangat memprihatinkan. "Saya berharap agar rekan-rekan sekalian selalu berbuat yang terbaik dan terus berbuat pelayanan terbaik kepada masyarakat agar kita dapat mewujudkan transformasi Polri yang Presisi," tegasnya.Setiap personel Polri ditekankan agar selalu meningkatkan performa, meningkatkan SDM yang unggul, dan bekerja sama dengan instansi terkait lainnya. "Instrumental Polri saat ini semakin baik, namun kembali masalah kultural kita yang harus diperbaiki bersama. Saya mengajak kita sekalian agar selalu berbuat kebaikan, oleh karena itu mari kita laksanakan program prioritas agar kembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Polri," pintanya.Kapolri mengaku, sorotan masyarakat saat ini Polri harus melakukan perbaikan terhadap pelayanan publik. Banyak muncul persepsi dari masyarakat yang dianggap menyimpang. "Untuk itu saya meyampaikan lagi kepada rekan-rekan, perbaiki dan lakukan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," tekannya.Dalam kurun waktu 1 bulan kepercayaan masyarakat terhadap Polri mengalami peningkatan. "Saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras rekan-rekan sekalian. Kerja kerja Polri itu banyak dan berwarna di mata masyarakat, inilah PR kepada kita sekalian untuk selalu melakukan evaluasi dan perbaikan serta perkuat pengawasan," harapnya.Kapolri yakin Polri akan kembali di posisi yang diharapkan bersama. Mari saling mengingatkan dan saling sharing serta tetap waspada. "Terima kasih dari rekan rekan Itwasum yang terus melakukan perbaikan dengan melakukan audit-audit serta launching aplikasi," katanya.Menyoal terkait pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan personel Polri, Kapolri berharap agar dapat melihat kenapa sampai anggota tersebut membuat pelanggaran, apakah masalah integritas atau masalah mental lainnya dan selalu mengingatkan kepada setiap anggota Polri."Terkait dengan nilai nilai tribrata dan catur prasetya, agar selalu mengingatkan kepada rekan-rekan. Tingkatkan waskat kepada anggota, mulai dari identitas data diri, tes urine, judi online hingga narkoba, tolong dicek sehingga anggota kita betul betul terhindar dari hal hal yang negatif," ujarnya. PNO-12
08 Mar 2025, 10:55 WIT
Bantu Ringankan Beban Warga, Polisi di Yalimo Bagikan Sembako
Papuanewsonline.com, Yalimo – Personel Polri yang tergabung dalam Satuan Tugas Tindak Operasi Damai Cartenz 2025 kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di Papua. Pada Jumat (7/3), mereka membagikan bantuan sembako kepada warga di Kabupaten Yalimo.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bagian dari program kemanusiaan yang terus dilakukan guna membantu masyarakat yang membutuhkan.“Kami ingin menunjukkan bahwa negara hadir di tengah masyarakat Papua, tidak hanya dalam hal penegakan hukum tetapi juga kepedulian sosial. Diharapkan bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga dan mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat,” ujar Kombes Yusuf.Dalam kegiatan ini, personel membagikan paket sembako berisi beras, mi instan, serta bahan kebutuhan pokok lainnya. Dengan senyum dan tangan terbuka, mereka menyerahkan bantuan langsung kepada warga yang menyambut dengan penuh rasa terima kasih.Salah satu penerima bantuan, Bapak Mathius, salah satu warga Yalimo mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian yang diberikan oleh aparat kepolisian.“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang sudah peduli dengan kami di sini,” ucapny.Selain memberikan bantuan sembako, personel Ops Damai Cartenz juga memanfaatkan momen ini untuk berdialog dengan warga guna mendengar aspirasi. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat memperkuat hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat setempat, serta menciptakan situasi yang lebih kondusif di wilayah Papua.Operasi Damai Cartenz 2025 tidak hanya berfokus pada upaya penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB), tetapi juga terus berupaya membangun pendekatan humanis melalui program-program sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat Papua.Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan semakin meningkat, dan Papua bisa menjadi wilayah yang aman, damai, serta sejahtera. PNO-12
07 Mar 2025, 20:11 WIT
Banjir dan Longsor Terjang Sukabumi, Tim Gabungan Berjibaku Lakukan Evakuasi
Papuanewsonline.com, Sukabumi – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Sukabumi sejak Kamis (6/3) malam mengakibatkan banjir dan tanah longsor di sejumlah kecamatan. Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sedikitnya 13 kecamatan terdampak, dengan total 104 kepala keluarga (KK) yang terimbas bencana. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua lainnya masih dalam pencarian.Tim gabungan dari Polres Sukabumi, BPBD, TNI, Basarnas, dan relawan langsung diterjunkan ke lokasi bencana untuk melakukan evakuasi serta pendataan kerusakan."Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk percepatan penanganan. Fokus utama kami adalah penyelamatan korban serta memastikan jalur transportasi kembali bisa diakses," ujar Kabag Ops Polres Sukabumi, Kompol Dedi Suryadi, S.E., M.Si., Jumat (7/3).Beberapa wilayah yang mengalami banjir cukup parah di antaranya Kecamatan Jampang Kulon, Lengkong, Cisolok, dan Palabuhanratu. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 20 cm hingga 100 cm, yang merendam pemukiman, jalan raya, serta fasilitas umum.Di Kecamatan Palabuhanratu, banjir menggenangi Puskesmas dan sejumlah permukiman warga. Akibat luapan Sungai Ciranca, sebanyak 64 jiwa terpaksa mengungsi ke Kantor Bank Supra."Kami sudah menyiapkan dapur umum dan bantuan logistik bagi para pengungsi. Tim masih bekerja keras untuk membuka akses yang tertutup longsor," kata Kepala BPBD Sukabumi.Selain banjir, tanah longsor juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Lengkong, Simpenan, dan Warungkiara. Longsoran tanah sempat menutup jalan utama di Desa Cilangkap, menghambat mobilitas warga dan kendaraan logistik.Yang paling tragis terjadi di Kampung Cijangkar, Kecamatan Simpenan. Sebuah rumah tertimbun longsor, menewaskan seorang anak berusia 7 tahun, sementara dua orang lainnya masih dalam pencarian."Saat kejadian, hujan masih sangat deras. Kami berupaya maksimal dengan alat seadanya untuk menggali dan mencari korban yang tertimbun," ujar seorang relawan yang ikut dalam pencarian.Di Kecamatan Cikembar, luapan Sungai Bojong menyebabkan genangan air di Perumahan Pratama Indah Residence, membuat 115 warga terdampak, sebagian mengungsi ke Kantor Desa Bojong.Tim gabungan terus melakukan pemantauan di lokasi-lokasi terdampak, mengingat hujan deras masih mengguyur wilayah Sukabumi."Situasi masih dinamis. Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor untuk tetap waspada, terutama jika hujan deras kembali terjadi dalam waktu dekat," tutup Kompol Dedi Suryadi.Pihak berwenang juga meminta warga untuk segera melaporkan jika ada kejadian darurat agar dapat ditangani dengan cepat. Upaya pencarian korban dan pemulihan pasca-bencana masih terus berlangsung. PNO-12
07 Mar 2025, 20:03 WIT
Yayasan Kemala Bhayangkari & Polres Metro Bekasi Kota Ulurkan Bantuan Bagi Korban Banjir
Papuanewsonline.com, Bekasi - Yayasan Kemala Bhayangkari bersama Polres Metro Bekasi Kota menunjukkan kepedulian mendalam terhadap warga yang terdampak banjir di Bekasi. Pada Kamis (6/3/2025), rombongan yang dipimpin oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Dani Hamdani, beserta Ketua Cabang Bhayangkari Ny. Yani Dani Hamdani (mewakili Ibu Kapolri) dan Wakil Ketua Ny. Ela Dhany Aryanda, menyambangi langsung sejumlah lokasi terdampak banjir.Kegiatan yang dilaksanakan meliputi trauma healing oleh anggota Polwan, pendirian dapur umum, pemeriksaan kesehatan oleh Sidokkes Polres Metro Bekasi Kota, dan pemberian bantuan sembako. Bantuan menyasar tiga titik utama yakni Asrama Polres Metro Bekasi Kota, Kampung Pangkalan Bambu, dan Perumahan Pondok Gede Permai."Di Asrama Polres Metro Bekasi Kota, diserahkan 58 paket sembako kepada warga sekitar yang terdampak banjir. Selanjutnya, di Kampung Pangkalan Bambu, bantuan berupa makanan dan minuman, perlengkapan bayi, handuk dan selimut, serta minyak kayu putih," Polri, Bhayangkari Bersama TNI dan Pemerintah Daerah dan Instansi Terkait akan terus bekerja keras untuk menangani dampak banjir dan memastikan keselamatan serta kesejahteraan warga terdampak jelas Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho, Kamis (6/3/2025). Atas bantuan yang diberikan Polri itu, Lurah Margajaya, Bapak Ahyar Adrian, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi. "Kami atas nama warga Kelurahan Margajaya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Metro Bekasi Kota dan Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari yang telah memberikan bantuan kepada warga kami. Bantuan ini sangat bermanfaat, terutama bagi warga RT 01 RW 04," ujarnya. Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Ketua Posyandu Dahlia, Ibu Niroh, dan Ketua RT 01, Bapak Agus Salim.Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Perumahan Pondok Gede Permai dan bergabung di Kantor BNPB untuk menyerahkan bantuan.Ibu Ika, warga RT 09 RW 10, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. "Terima kasih atas bantuannya yang telah diberikan oleh Bapak Kapolres dan pengurus Bhayangkari yang sangat bermanfaat untuk kami yang sedang kena musibah," ujarnya.Ketua Cabang Polres Metro Bekasi Kota Bhayangkari Ny. Yani Dani Hamdani Mewakili Ibu Kapolri mengatakan. “Semoga perhatian kecil dari kami dapat membantu meringankan beban dan kesedihan masyarakat korban bencana alam banjir," tuturnya.Kegiatan ini merupakan Kegiatan Bhakti Sosial Bhayangkari Peduli Dari Ibu Ketua Umum Bhayangkari Ibu Juliati Sigit Prabowo yang merupakan wujud nyata kepedulian Yayasan Kemala Bhayangkari dan Polres Metro Bekasi Kota terhadap masyarakat yang membutuhkan, serta diharapkan dapat meringankan beban para korban banjir. PNO-12
07 Mar 2025, 19:52 WIT
Gubernur Akpol Resmi Buka SIPSS Gelombang I Tahun Ajaran 2025
Papuanewsonline.com, Semarang - Gubernur Akpol Irjen. Pol. Krisno Holomoan Siregar memimpin upacara pembukaan pendidikan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Gelombang I Tahun 2025. Kali ini, tema yang diusung adalah Transformasi Digital Leadership Untuk Menghasilkan Perwira Polri yang Presisi Menuju Indonesia Emas 2025.“Selaku Gubernur Akademi Kepolisian, Saya mengucapkan selamat kepada 100 orang siswa yang terdiri dari 67 orang putra dan 33 orang putri yang telah dinyatakan lulus dan terpilih menjadi peserta didik SIPSS Gelombang I tahun 2025,” ujar Gubernur Akpol di Semarang, Kamis (6/3/25). Gubernur Akpol pun menyampaikan kepada peserta didik bahwa pendidikan, pelatihan dan pengasuhan akan berjalan 4,5 bulan. Ia menekankan, semangat dan kebanggaan dalam menjalani pendidikan di Akademi Kepolisian harus ditanamkan seluruh peserta. “Saya percaya kalian akan dapat menyesuaikan pendidikan ini dengan baik, tepat waktu, dan berprestasi untuk mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045. Selanjutnya kepada para dosen, pelatih, instruktur, dan pengasuh yang terlibat dalam pendidikan ini,” ujarnya.Ia pun menekankan agar seluruh pengajar melaksanakan tugas tanggung jawab dengan penuh semangat, profesional, berintegritas, serta mengajarkan nilai-nilai kebaikan kepada seluruh peserta pendidikan SIPSS gelombang I tahun 2025. Sebelumnya diberitakan, Polri menggelar seleksi anggota baru dari jalur penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun 2025. Terdapat 210 calon siswa (casis) mengikuti tingkat pusat di Akademi Kepolisian (Akpol), Jalan Sultan Agung, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).SIPSS merupakan jalur pendidikan khusus bagi Iulusan D-4, S-1, maupun S-2 untuk menjadi Perwira Pertama (Pama) Polri. Para peserta pun tiba di Semarang pada 14 Februari 2025."Sekarang di Akpol, ada gedung khusus namanya Gedung Werving Hoegeng, itu baik calon siswa SIPSS atau catar Akpol. Seleksi tingkat pusat di gedung itu," kata Kasubbagrim Bagdiapers Rodalpers SSDM Polri AKBP Adi Dharma Pramudita, dalam rilis SSDM Polri, Senin (17/2/25).Para peserta sendiri terdiri atas 150 pria dan 60 wanita. Mereka berangkat dari polda masing-masing dengan latar belakang lulusan pendidikan tingkat D-4, S-1, dan S-2."Ada yang lulusan S-1, D-4, S-2. Kami memang mencari kompetensi masing-masing siswa ini, untuk pendukung tugas pokok fungsi (tupoksi) Polri," ungkapnya. PNO-12
07 Mar 2025, 19:46 WIT
Polisi Ciduk 2 Pemuda Pemilik Narkoba
Papuanewsonline.com, Ambon - Dua pemuda di kota Ambon, Kamis (26/2/2025) berhasil di ciduk oleh aparat kepolisian satuan Reserse dan Narkoba Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease.Keduanya diamankan sekitar pukul 23.00 WIT di wilayah kecamatan Sirimau Kota Ambon.Keduanya adalah AR (38), wiraswasta dan HH (38).Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, IPDA Janet S Luhukay menjelaskan, sebelum penangkapan awalnya aparat kepolisian mendapat informasi bahwa kedua tersangka ini memliki, membawa, menyimpan,narkotika jenis sabu.Dari informasi tersebut, petugas Kepolisian standby di areal TKP di wilayah kecamatan Sirimau tepatnya di kawasan dimana kedua tersangka berdomisili."Berawal dari informasi bahwa tersangka ada memliki, membawa, menyimpan,narkotika jenis sabu, dan dari informasi tersebut, petugas Kepolisian standby selanjutnya melakukan penangkapan dari hasil tersebut petugas Kepolisian berhasil menyita 3 (tiga) paket sabu ukuran kecil dari tangan tersangka HH dan menyita 6 (enam) paket sabu ukuran kecil dari tangan tersangka AR," jelas Kasi Humas.3 paket BB dari tangan tersangka HH itu dikemas dengan plastik klip bening berisikan benda berbentuk kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu berat total 0,2016 Gr.Sementara dari tangan tersangka AR sebanyak 6 paket terdiri dari 1 (satu) plastik klip bening berukuran sedang di dalamnya terdapat 5 (lima) plastik klip bening ukuran kecil yang masing-masing berisikan benda berbentuk kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu dan 1(satu) plastik klip bening ukuran kecil didalamnya lagi terdapat 1 (satu) plastik klip bening ukuran kecil berisikan benda berbentuk kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat total 0,4490 Gr. "Setelah diamankan tersangka bersama barang bukti tersebut dibawa ke kantor Sat Resnarkoba Polresta Ambon guna diproses lanjut sesuai hukum yang berlaku," beber kasi Humas.Kini keduanya sudah ditahan. Tersangka AR dijerat Pasal 112 ayat 1 dan Pasal 114 ayat 1 Undang-undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun maksimal 12 tahun dan tersangka HH dijerat dengan Pasal 127 ayat 1 huruf a No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. PNO-12
07 Mar 2025, 19:35 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru