Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Kabid Humas Pimpin Rapat Anev PPID Satker Polda Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H, S.I.K., M.Kom., telah usai melaksanakan sekaligus memimpin jalannya Rapat Anev PPID Satker Polda Papua Triwulan I tahun 2025, Senin (10/03/25).Rapat tersebut bertempat di ruang rapat Biro Logistik, Polda Papua Koya Koso, dan turut dihadiri oleh Kasubbid PID Bid Humas Polda Papua Kompol Nurjana, serta masing-masing Personel satker PPID Polda Papua.Dalam kesempatannya, Kabid Humas Polda Papua menyampaikan bahwa setiap Personel satker PPID yang diberi tanggung jawab memiliki fungsi antara lain, menyimpan, mendokumentasikan dan melayani informasi publik serta mengelola dan menyampaikan dokumen yang dimiliki Polri maupun satker."Dimana PPID ini memiliki tujuan mewujudkan informasi publik yang cepat dan terbuka, memenuhi hak asasi masyarakat untuk mendapatkan informasi dan yang terakhir memenuhi kewajiban badan publik untuk menyediakan dan melayani permintaan informasi badan publik. dimana badan publik ini seperti dewan pers," ujarnya.Kabid Humas juga menambahkan, dengan diadakannya PPID di masing-masing satker juga bertujuan agar semua kegiatan satker yang dapat meningkatkan citra baik untuk Polri dapat diberitakan atau disebarluaskan."Oleh karena itu PPID di masing-masing satker dapat menjadi wadah untuk meningkatkan citra serta mempopulerkan satker rekan-rekan masing-masing, contohnya pelaksanaan bagi-bagi takjil yang dilaksanakan oleh Satker Bid Propam ataupun pelaksanaan kegiatan rutin untuk menjaga situasi kamtibmas yang dilaksanakan oleh Dit Samapta," tambah Kabid Humas.Kabid Humas juga berharap, setelah pelaksanaan rapat anev PPID Satker Polda Papua rekan-rekan menjadi semakin aktif dalam memberikan laporan yang dapat diberitakan sehingga dapat membantu meningkatkan citra maupun kepopuleran satker rekan-rekan itu sendiri. PNO-12
11 Mar 2025, 20:06 WIT
Polda Papua Gelar Rikmin Awal Taruna Akpol Tahun Anggaran 2025
Papuanewsonline.com, Jayapura – Sebanyak 172 calon Taruna Polri mendaftarkan diri di Polda Papua dalam seleksi administrasi awal (Rikmin) penerimaan calon Taruna Polri Tahun Anggaran 2025, Senin (10/03).Proses seleksi yang dipimpin oleh Kabid Kum Polda Papua, Kombes Pol Dedy Sumarsono S.I.K., M.H., dilakukan di Jajaran Polda Papua ini berlangsung dengan Bersih, transparan, Akuntabel, dan Humanis untuk memastikan hanya peserta terbaik yang dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya,Dalam kesempatannya, Kabid Kum Polda Papua menyampaikan bahwa pembukaan pendaftaran ini merupakan agenda tahunan, yang dimana hal ini dilakukan sebagai bentuk regenerasi Polri."Saat ini Para calon taruna ini sedang melakukan pemeriksaan administrasi, dimana hal ini diperlukan untuk melihat dan juga menilai apakah layak dan tidaknya serta kesiapan mereka untuk nantinya menjadi bhayangkara sejati," ujarnya.Kabid Kum juga menambahkan, bahwa ini merupakan pemeriksaaan administrasi, dan awal dari tahapan seleksi yang dimana setelah mereka lulus atau memenuhi kriteria dari tahapan seleksi ini, mereka akan lanjut pada seleksi berikutnya sampai nanti mereka akan mengikuti tes kembali di tingkat mabes Polri."Kami memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan dengan adil, tanpa adanya kecurangan atau intervensi dari pihak manapun, dan Para peserta diharapkan mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti proses seleksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambah Kabid Kum.Adapun jumlah dari 172 calon Taruna Polri terdiri dari Pria sebanyak 160 Calon, dan Wanita sebanyak 12 Calon. PNO-12
11 Mar 2025, 19:58 WIT
Beri Pelayanan Maksimal Saat Mudik, Polri Buka Hotline 110
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengingatkan masyarakat untuk tidak sungkan melapor kepada hotline Polri yang telah disediakan. Hal itu disampaikan mengingat dalam waktu dekat akan terjadi arus mudik dan balik Lebaran 2025.“Untuk pelayanan terhadap kegiatan masyarakat yang melaksanakan mudik, kita juga mensosialisasikan layanan hotline 110,” ujar Jenderal Sigit usai rakor persiapan mudik Lebaran 2025, Senin (10/3/25). Jenderal Sigit menjelaskan, dalam mempersiapkan mudik yang lancar, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai antisipasi mencegah kemacetan. Salah satunya adalah diskon tarif tol 20% di sejumlah titik.Kemudian, sejumlah rekayasa lalu lintas juga sudah disiapkan, salah satunya oneway yang akan disesuaikan dengan situasi. Selain itu, ada juga pembatasan kendaraan sumbu 3, kecuali pengangkut bahan baku, BBM, dan yang dikecualikan lainnya.“Ini semua dimaksud agar masyarakat bisa melaksanakan mudik dengan aman dan lancar,” ungkap Kapolri.Diketahui, Kapolri menyatakan bahwa Operasi Ketupat 2025 akan digelar berdasarkan dua wilayah operasi. Untuk wilayah Lampung sampai Bali, ujar Kapolri, akan diselenggarakan selama 17 hari. Sedangkan untuk 28 Polda lainnya akan diselenggarakan selama 14 hari. “Akan dilaksanakan 14 hari dimulai dari tanggal 23 untuk yang 8 Polda dan tanggal 26 Maret untuk yang 28 Polda lain,” ujar Kapolri.Jenderal Sigit menyebut, arus mudik diprediksi terjadi antara tanggal 28 Maret 2025 sampai dengan 30 Maret 2025. Sedangkan puncak arus balik di tanggal 5-7 April 2025.Dijelaskan Kapolri, dalam operasi ini terdapat 2.835 posko yang akan didirikan. Jika dirinci, terdiri dari 1.738 pospam, 788 posyan, dan 309 pos terpadu. “Dan mengamankan 126.736 obyek pengamanan,” jelas Kapolri. PNO-12
11 Mar 2025, 10:26 WIT
Kapolres Buru: Kasus Kebakaran Kantor KPU Segera Naik Tahap Penyidikan
Papuanewsonline.com, Buru - Kapolres Buru, AKBP. Sulastri Sukidjang, SH, S.I.K, MM, memastikan kasus terbakarnya kantor KPU Buru segera naik dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan.Hal ini disampaikan Sulastri saat konferensi pers di Polres Buru, Senin, (10/3/2025)Kata Sulastri, sudah 15 orang saksi yang telah diperiksa pasca terbakarnya kantor KPU Buru pada Jumat subuh, (28/3/2025)Sulastri memastikan secepatnya akan mengungkap kasus kebakaran kantor KPU. "Malam ini Polres Buru akan melakukan gelar perkara untuk dapat tidaknya kasus ini dinaikan menjadi penyidikan", kata Sulastri.Sulastri juga berjanji akan mengungkap fakta dibalik peristiwa kebakaran tersebut. "Saya sebagai Kapolres Buru meyakini sekali bahwa pasti bisa mengungkap fakta yang terjadi. Namanya peristiwa pidana tidak ada yang sempurna", ujar Kapolres.Sulastri meminta masyarakat untuk tetap bersabar dan mempercayakan pengungkapan kasus kebakaran kantor KPU kepada Polres Buru."Tolong doa dari rekan-rekan media dan seluruh masyarakat Kabupaten Buru mendoakan kami, tetap kuat, semangat dalam mengungkap fakta yang terjadi atas terbakarnya kantor KPU", pinta Sulastri.Sebagaimana telah diberitakan, kebakaran hebat telah membakar habis dokumen penting kantor KPU Buru pada Jumat subuh, 28 Februari 2025.Insiden ini terjadi di tengah proses sengketa hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Buru 2024. Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan untuk dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 02 Desa Debowae, Kecamatan Wailata serta penghitungan suara ulang di TPS 19 Desa Namlea, Kecamatan Namlea. PNO-12
11 Mar 2025, 10:23 WIT
Operasi Ketupat Salawaku 2025, Polda Maluku Siap Amankan Mudik Lebaran
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku mengikuti rapat koordinasi lintas sektoral operasi Ketupat Salawaku 2025 secara virtual dari ruang vicon lantai 2 Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Senin (10/3/2025).Rakor yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si, dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) serta Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Dari Polda Maluku, rapat tersebut dihadiri Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Samudi, S.I.K., M.H. Ia didampingi Irwasda Maluku, dan para Pejabat Utama Polda Maluku, beserta para Kapolres dan Kapolresta jajaran.Kapolri dalam arahannya menyampaikan Polri mengerahkan kekuatan penuh untuk pengamanan Idul Fitri 1446 Hijriah. Sejumlah langkah strategis pun telah disiapkan, di antaranya pendirian pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di berbagai titik strategis guna memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.Selain itu, Polri juga melakukan rekayasa lalu lintas, termasuk pengaturan arus kendaraan di jalur-jalur utama serta koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran pergerakan masyarakat.Peningkatan patroli dan pengamanan di daerah rawan kriminalitas, juga dilakukan baik di pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, maupun tempat wisata yang diperkirakan mengalami lonjakan pengunjung selama libur lebaran. "Tujuan utama pengamanan ini adalah agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar tanpa gangguan yang berarti," kata Kapolri.Sebagai bagian dari jajaran kepolisian yang turut bertanggung jawab atas kelancaran Operasi Ketupat 2025, Polda Maluku dengan menggunakan sandi Operasi Ketupat Salawaku 2025, memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana untuk mendukung pengamanan Idul Fitri 1446 H.Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Samudi, menegaskan, Polda Maluku akan mengoptimalkan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di Maluku, termasuk pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, serta masyarakat. "Dengan adanya kesiapan yang matang dan koordinasi lintas sektoral yang solid, diharapkan perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah di wilayah Maluku dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh kebersamaan," harapnya. PNO-12
10 Mar 2025, 20:52 WIT
Puncak Arus Mudik Diprediksi Mulai 28 Maret, Kapolri Dirikan 2.835 Posko Pengamanan
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menghadiri rapat lintas sektoral dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2025. Ia memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2025 terjadi mulai 28 Maret."Arus mudik antara 28 sampai dengan 30 Maret," ujar Kapolri, Senin (10/3/2025).Polri juga telah memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025. Peristiwa itu diperkirakan terjadi pada 5-7 April mendatang."Puncak arus balik di tanggal 5 sampai 7 April 2025. Oleh karena itu, kita melaksanakan rencana kegiatan Operasi Ketupat yang dibagi menjadi dua versi," jelas Kapolri.Ia mengatakan Operasi Ketupat 2025 digelar dengan penyesuaian di sejumlah wilayah. Wilayah Lampung sampai Bali akan menggelar Operasi Ketupat 2025 selama 17 hari."Sedangkan untuk polda yang lain akan dilaksanakan 14 hari dimulai tanggal 23 (Maret) untuk yang 8 polda dan tanggal 26 Maret untuk yang 28 polda lain," ujar Kapolri.Kapolri menjamin jajarannya siap mengamankan jalannya arus mudik dan arus balik Lebaran 2025. Total 2.835 posko Lebaran akan didirikan selama Operasi Ketupat berlangsung."Secara umum tadi dilaporkan bahwa kegiatan pengamanan kita kali ini melibatkan kurang lebih 2.835 posko terdiri dari 1.738 pospam, 788 posyan, dan 309 pos terpadu dan mengamankan 126.736 objek pengamanan," terang Kapolri. PNO-12
10 Mar 2025, 20:44 WIT
Setiap Satker Polda Maluku Diwajibkan Membangun Zona Integritas
Papuanewsonline.com, Ambon - Setiap satuan kerja (satker) di lingkungan Polda Maluku diwajibkan untuk dapat membangun Zona Integritas yang sesuai dengan Direktif Kapolri.Hal ini disampaikan Kabag RBP Biro Rena Polda Maluku, AKBP. Robert Ferdinandus, saat memimpin rapat analisa dan evaluasi pembangunan zona integritas di lingkungan Polda Maluku."Seluruh satker wajib membangun zona integritas sesuai direktif bapak Kapolri," kata AKBP. Robert saat memimpin Anev secara virtual dari Rupattama Mapolda Maluku, Senin (10/3/2025).Para Satker diminta untuk terus membangun zona integritas sebagai wujud dari komitmen pelayanan yang bersih dan bebas dari korupsi."Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan rekan yang terus membangun zona integritas," kata AKBP. Robert.Pembangunan zona integritas, kata Robert, merupakan tugas bersama untuk mewujudkan tata kelola satker yang baik, terutama satker yang melakukan pelayanan publik."Dalam membagun zona integritas ini harus memenuhi beberapa aspek-aspek, untuk itu saya berharap kita semua dapat mencapai aspek-aspek yang sudah diberikan untuk memenuhi target zona integritas," pintanya.AKBP. Robert juga mendorong para operator di setiap satker agar dapat mencapai target yang telah ditentukan. "Seluruh satker wajib melaksanalan pembagunan zona integritas serta aktif dalam pengiriman dokumen dan data pada aplikasi EPZI berupa dokumen komponen pengungkit," katanya. PNO-12
10 Mar 2025, 20:31 WIT
Diduga Masih Tertimbun Longsor, Polres Buru dan SAR Pos Namlea Lakukan Pencarian Penambang
Papuanewsonline.com, Buru - Polres Buru dan SAR Pos Namlea rencananya akan melakukan pencarian terhadap para penambang emas ilegal yang masih tertimbun material longsor di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru, Senin (10/3/2025).Kapolres Buru AKBP. Sulastri Sukidjang kepada wartawan mengatakan, pasca bencana longsor yang merenggut nyawa 7 orang penambang situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Buru dalam keadaan aman kondusif."Sampai saat ini situasi Kamtibmas di wilkum Buru dalam keadaan tertib, aman dan lancar. Dan kami sudah mengamankan dan melakukan olah TKP, serta memasang police line. Kami juga sudah memeriksa para saksi," kata Kapolres.Mengenai dugaan adanya kurang lebih 20 penambang ilegal yang masih terkubur, Kapolres mengaku hingga saat ini pihaknya masih melakukan identifikasi. Kapolres juga meminta pihak keluarga yang merasa kehilangan agar dapat melaporkan ke Polres Buru untuk diidentifikasi."Dan saya mau sampaikan bahwa saat ini teman-teman dari Basarnas bersama-sama dengan kami akan naik di TKP untuk melakukan pencarian," tambahnya.Untuk diketahui, bencana tanah longsor terjadi pada Sabtu (8/3/2025) pagi. Longsor terjadi akibat bak penampung air jebol setelah tingginya curah hujan. Peristiwa itu menyebabkan 7 orang penambang ilegal ditemukan meninggal dunia tertimbun material longsor. Sementara 6 orang lainnya ditemukan mengalami luka-luka.Dari 7 korban meninggal dunia, 5 diantaranya merupakan warga Maluku Utara dan telah dievakuasi ke Maluku Utara. Sementara dua korban lainya sudah dimakamkan di TPU Desa Dava. PNO-12
10 Mar 2025, 17:44 WIT
Mangihut Sinaga Apresiasi Satgas Ops Damai Cartenz Gagalkan Penyelundupan Senjata ke KKB
Papuanewsonline.com, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, mengapresiasi keberhasilan Satgas Damai Cartenz dalam menggagalkan penyelundupan senjata api dan amunisi yang diduga akan disalurkan kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puncak Jaya, Papua. Keberhasilan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.Mangihut menegaskan bahwa kerja keras aparat keamanan dalam operasi yang berlangsung pada 1-7 Maret 2025 ini patut diapresiasi, mengingat potensi ancaman yang ditimbulkan jika senjata-senjata tersebut jatuh ke tangan KKB."Kami sangat mengapresiasi upaya Satgas Damai Cartenz yang berhasil menggagalkan penyelundupan senjata ini. Ini adalah langkah konkret dalam menjaga keamanan dan memastikan masyarakat Papua bisa hidup dengan lebih tenang," ujarnya saat diwawancarai, Minggu (9/3).Sebelumnya, dalam operasi tersebut petugas berhasil mengamankan berbagai barang bukti, termasuk dua pucuk senjata laras panjang, empat pistol G2 Pindad, serta ratusan butir amunisi. Selain itu, turut disita beberapa perlengkapan lainnya seperti senapan angin, kompresor udara, dan uang tunai sebesar Rp369,6 juta.Salah satu pihak yang diduga terlibat dalam jaringan ini adalah Yuni Enumbi, yang disebut sebagai penghubung utama dalam penyelundupan senjata. Aparat masih terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap jaringan lebih luas yang terlibat dalam pasokan senjata ilegal bagi KKB.Mangihut menegaskan bahwa langkah tegas semacam ini harus terus dilakukan guna mencegah senjata ilegal beredar dan dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di Papua."Keamanan di Papua harus dijaga dengan ketat. Kami mendukung penuh upaya aparat dalam menindak penyelundupan senjata agar tidak ada celah bagi kelompok bersenjata untuk memperkuat diri," tegasnya.Lebih lanjut, mantan Staf Ahli Jaksa Agung itu juga menekankan pentingnya pengawasan ketat dari aparat keamanan dalam mencegah masuknya senjata ilegal ke wilayah konflik. Menurutnya, keberhasilan ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan kewaspadaan dan penindakan terhadap jaringan penyelundupan senjata yang lebih luas."Keberhasilan ini membuktikan bahwa aparat kita tidak tinggal diam. Kami berharap operasi serupa terus dilakukan agar tidak ada celah bagi kelompok-kelompok bersenjata untuk merusak kedamaian di Papua," ujar mantan Kajati Sulawesi Utara itu.Dengan adanya operasi semacam ini, diharapkan keamanan di Papua semakin terkendali dan masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan lebih aman tanpa ancaman dari kelompok bersenjata. PNO-12
10 Mar 2025, 17:38 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru