Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Momen Hangat Kapolri Silaturahmi Dengan Ulama serta Masyarakat di Bulan Ramadhan
Papuanewsonline.com, Jabar - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial dan Safari Ramadhan di Polda Jawa Barat. Kegiatan tersebut berlangsung hari ini dari pukul 16.30 hingga 19.00 WIB.Pemberian tali asih itu dilakukan di Lobi Utama Gedung Baru Mapolda Jabar dan Aula Masjid Al-Amman Polda Jabar. Terdapat 4.900 paket sembako didistribusikan kepada para pekerja buruh dan korban bencana alam melalui sinergi antara Babinsa dan Bhabinkamtibmas.Tidak hanya itu, 191 paket bingkisan sebagai tali asih diberikan kepada para ulama dan anak yatim. Berbagai bantuan sosial dan bingkisan ini sebagai wujud peduli dan saling membantu terutama dalam rangka Bulan Suci Ramadhan.Acara ini pun diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersamaan dan kepedulian sosial, khususnya di bulan Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI, Polri, dan masyarakat guna menciptakan kondisi keamanan serta ketertiban yang lebih baik di wilayah Jawa Barat. "Bhakti Sosial ini juga menjadi ajang untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan di antara anggota TNI, Polri, dan masyarakat," ujar Kapolri dalam sambutannya, Selasa (11/3/25).Acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan rombongan Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang akan mendistribusikan paket sembako ke berbagai titik di Jawa Barat. Dengan begitu, diharapkan bantuan ini menjadi ladang amal ibadah bagi semua.Di sisi lain, di Aula Masjid Al-Amman Polda Jabar, pemberian tali asih dan santunan kepada anak yatim piatu menjadi momen yang penuh haru. Tausyiah pun disampaikan oleh KH. Khairul Anam memberikan pemahaman spiritual yang mendalam, dilanjutkan dengan penampilan hadroh yang menambah suasana kekhusyukan. Acara diakhiri dengan buka bersama yang menjadi simbol kebersamaan dalam menjalani bulan suci Ramadhan. Kegiatan Bhakti Sosial dan Safari Ramadhan ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas antara TNI, Polri, dan masyarakat serta memberi manfaat langsung kepada mereka yang membutuhkan.Tidak hanya Kapolri dan Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, acara juga dihadiri oleh berbagai tokoh, seperti Gubernur Provinsi Jawa Barat, Pangdam III Siliwangi, Kapolda Jabar, Forkopimda Jabar, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat. Dari jajaran Mabes Polri turut hadir Kabareskrim Polri, Aslog Kapolri, Kadivpropam Polri, dan Kadivhumas Polri.Sebelumnya, Kapolri mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1446 Hijriah bagi umat Islam di Indonesia. Bulan Suci Ramadhan adalah momentum yang dinanti-nantikan dan dirindukan umat Muslim.Berbagai lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an akan selalu mengalun merdu di seluruh penjuru negeri.“Ramadhan telah hadir. Ramadhan telah hadir membawa damai penuh ampunan, menjadi momentum beribadah kepada Sang Pencipta,” ungkap Jenderal Sigit, Jumat (28/2/25). Jenderal Sigit menuturkan, Bulan Ramadan membawa kehangatan karena banyaknya insan manusia yang menebarkan kebaikan. Saling berlomba-lomba berbuat kebaikan penuh manfaat, untuk mendapatkan ridho-Nya. Di momentum ini, ungkap Kapolri, momentum bulan Ramadhan ini sekaligus perekat persaudaraan dengan sesama, saling melengkapi, saling menjaga, saling menguatkan. Menjadikan kebersamaan membangun bangsa menuju Indonesia Maju, Indonesia Emas 2045.“Atas nama Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa ramadan 1446 H. Semoga keberkahan dan ampunan senantiasa menyertai kita semua,” ujar Kapolri. PNO-12
12 Mar 2025, 19:35 WIT
4 Polda Gagalkan Penyelundupan Senpi ke KKB Papua, 7 Orang Ditangkap
Papuanewsonline.com, Jayapura – Penyelundupan dan pembuatan senjata api (senpi) rakitan ke KKB di Papua berhasil digagalkan. Sebanyak 7 orang ditangkap dari sejumlah daerah.Keberhasilan ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan yang dilakukan oleh Polda Papua, yang kemudian mengarah pada pemasok senjata dari Bojonegoro, Jawa Timur.Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., mengatakan pengungkapan kasus sindikat jual beli senpi dan amunisi untuk kepentingan KKB di Papua berkat kerjasama Polda Papua dengan Polda Papua Barat, Polda Jawa Timur, dan Polda DIY.“Pengungkapan kasus jual beli senpi dan amunisi ini setelah kita memeriksa Yuni Enumbi, keterangan dari Yuni mengantar tim penyidik untuk memeriksa beberapa orang yang berada di beberapa kota di Indonesia. Setelah kita kerjasama dengan beberapa Polda, kita berhasil mengamankan 7 orang tersangka dan menyita 17 pucuk senjata api (6 laras panjang, 6 laras pendek, dan 5 rakitan) serta 3.573 butir amunisi,” ungkap Irjen Patrige saat melakukan press release di Aula Rupatam Polda Papua, Selasa (11/03/2025).Kapolda mengungkapkan Operasi penegakan hukum yang dilakukan sejak tanggal 6 Maret hingga 9 Maret 2025 ini membuahkan hasil dengan berhasil mengamankan 7 tersangka dan sejumlah barang bukti senjata api, amunisi, serta peralatan pendukung lainnya.“Ketujuh pelaku yang sudah dijadikan tersangka antara lain, YE, TW, MH, MK, P, ES, dan AP,” Salah satu pelaku utama yang sudah ditangkap adalah YE alias JAS, yang berperan dalam menyediakan dana dan mengoordinasikan pembelian senjata untuk KKB Puncak Jaya,” ungkapnya.Selain Senjata dan Amunisi, lanjut kata Irjen Patrige yakni peralatan perakitan senjata api antara lain mesin bubut, gerinda, alat las listrik, kompresor.“Tak hanya itu, kami juga menyita dari tangan para pelaku yaitu dua buah detonator, magazine popor senjata, laras senjata rakitan dan berbagai dokumen pendukung lainnya. Dan juga uang tunai sejumlah Rp. 369. 600.000,” ujar Irjen Patrige.Ia mengatakan Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 bersama Polda Papua, Polda Papua Barat Polda Jawa Timur dan Polda Daerah DIY yang didasari komitmen yang sangat kuat dalam memberantas penyelundupan senjata api yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Papua.“Kasus tersebut adalah murni tindak pidana, terkait dengan kepemilikan, penyimpanan dan membawa senjata api serta amunisi tanpa izin. Atas perbuatannya, terduga pelaku dikenakan pasal 1 ayat 1 undang – undang darurat nomor 12 tahun 1951 jo Pasal 55 KUHP Tentang kepemilikan senjata api dan amunisi secara illegal dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup,” pungkasnya.Sinergi yang kuat antar Kepolisian di berbagai daerah membuktikan bahwa setiap upaya ilegal yang mengancam keamanan negara akan ditindak tegas. Aparat Keamanan juga memperkuat pengawasan dan penegakan hukum guna memutus rantai penyelundupan senjata api serta menjaga Papua tetap kondusif dan damai. PNO-12
12 Mar 2025, 10:47 WIT
Satgas Pangan Polda Papua Gencar Awasi Peredaran Minyakita yang Tak Sesuai Takaran
Papuanewsonline.com, Jayapura – Satgas Pangan Polda Papua melakukan pengawasan terhadap peredaran minyak goreng kemasan merek Minyakita di Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (11/3).Langkah ini merupakan tindak lanjut temuan Kementan beberapa waktu lalu, atas ketidaksesuaian isi minyak dengan takaran yang tercantum pada label kemasan.Kasatgas Pangan Polda Papua Kombes Pol I Gusti Gde Era Adhinata, S.I.K. mengatakan penyelidikan dilakukan setelah adanya inspeksi dari Kementerian Pertanian yang menemukan ketidaksesuaian kuantitas minyak dalam kemasan Minyakita di Pulau Jawa.“Kami akan terus melakukan pengecekan guna meminimalisir kecurangan yang dilakukan oleh produsen," ucapnya.Ia menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan tindakan hukum kepada produsen dan distributor yang terbukti melakukan pelanggaran dalam penjualan Minyakita.“Apabila dilapangan kita temukan kekurangan Volume isi bersih dari minyak goreng merek Minyakita tersebut kita akan periksa siapa yang memproduksi dan didatangkan hal tersebut itu perlu diperiksa untuk dilakukan tindakan hukum berdasarkan Pasal 62 Jo Pasal 8 ayat (1) huruf b dan c undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen,” lanjutnya.Kombes Era menambahkan bahwa perusahaan yang terbukti melakukan praktik tersebut akan segera ditindak sesuai aturan yang berlaku.“Kami segera memproses jika ada penemuan Minyakita yang tidak sesuai. Jika terbukti bersalah, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua untuk mengambil tindakan tegas sebagaimana hukum yang berlaku,” kata Kasatgas Pangan Polda Papua.Saat ini, pengawasan terhadap peredaran Minyakita masih terus dilakukan guna memastikan produk yang beredar di masyarakat sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.Hal tersebut sudah di instruksikan oleh Satgas Pangan Polda Papua keseluruh jajaran agar turun ke pasar untuk mengecek langsung ke lapangan agar masyarakat tidak di rugikan. PNO-12
12 Mar 2025, 10:43 WIT
Personel Satgas Keladi Sagu ORC-2025 Cek Kesiapan Sarana Pendukung Pelaksanaan Tugas
Papuanewsonline.com, Jayapura – Personel Keladi Sagu Operasi Rasaka Cartenz-2025 Subsatgas Polresta Jayapura Kota mengecek kesiapan sarana pendukung pelaksanaan tugas operasinya untuk di lapangan, mulai dari alat-alat medis, obat-obatan hingga kendaraan operasional bertempat di Poliklinik Pratama Polresta Jayapura Kota, Selasa (11/3) pagi. Briptu Aan selaku personel Sidokkes Polresta Jayapura Kota terlihat sangat serius untuk menyiapkan semua pendukung pelaksanaan tugasnya nanti saat turun ke masyarakat memberikan pelayanan kesehatan. Kasubsatgas Keladi Sagu ORC-2025 Polresta Jayapura Kota AKP Z. Azhari, A.Mk., S.H saat diwawancarai menyatakan bahwa pihaknya dari Subsatgas Keladi Sagu tentunya harus siap dalam mendukung Operasi Rasaka Cartenz-2025 yang merupakan program Pimpinan dalam memberikan pelayanan lebih kepada masyarakat di bidang kesehatan. "Tadi kami briefing untuk segala persiapan yang harus dicek kembali, baik untuk kelayakan maupun manfaat alat-alat yang diperlukan nantinya ketika kami turun di lapangan," jelas AKP Azhari. Selanjutnya dari hasil pengecekan alat-alat dan sarana pendukung semuanya telah dinyatakan siap, selanjutnya pihak Subsatgas Keladi Sagu akan bangun komunikasi melalui koordinasi langsung dengan Dinas Kesehatan Kota Jayapura terkait sasaran pelaksanaan tugas Subsatgas Keladi Sagu dalam Operasi Rasaka Cartenz-2025."Semoga apa yang telah diprogramkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui Operasi ini dapat berjalan maksimal dan sesuai harapan dan tujuan perencanaannya, dan tentunya memberikan hasil serta dampak yang lebih terutama kepercayaan publik terhadap Polri," pungkas AKP Azhari. PNO-12
12 Mar 2025, 10:36 WIT
Satgas SI-IPAR Polres Yahukimo Jalin Komunikasi dengan Dinas P&P
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Bertempat di kantor Dinas P&P Satgas SI-IPAR Polres Yahukimo melakukan koordinasi dengan Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kabupaten Yahukimo tentang Giat Polisi Mengajar dalam Satgas Rasaka Cartenz 2025, Selasa (11/3/25). Giat di pimpin oleh Kompol Yusup Marani, S. TH., M.PD.K, bersama Bripka Wawan Pabara, Briptu Philipus Dion serta Anggota Satgas SI-IPAR lainya. Kepala Bidang Pendidikan Menengah menerima kedatangan Anggota Satgas SI-IPAR dengan senang hati. Dalam pertemuan tersebut Kompol Yusup Marani, S. TH., M.PD.K, menjelaskan kepada Kabid Pendidikan Menengah Kabupaten Yahukimo Bapak Septhinus Elepore bahwa tujuan kedatangan kami kesini untuk berkoordinasi dengan kepala Dinas yakni kita sesuai dengan perintah tugas dari Polda untuk melaksanakan kegiatan Polisi Mengajar dalam Satgas Rasaka Cartenz. Adapun penyampaian dari Bapak Spthinus Elepore yang menyampaikan permintaan maaf sebelumnya karena Bapak Kepala Dinas Dan Bapak Sekretaris tidak ada di tempat karena sedang melekasanakan kegiatan di luar dari Yahukimo. "Mengenai kegiatan tersebut kami menerima dengan baik, selanjutnya akan kami sampaikan kepada Kepala Dinas Dan Sekretaris agar kita mendapat petunjuk lebih jelas lagi.Serta mungkin dari Polres Yahukimo bisa koordinasi dengan Smk yang di rasa dari segi keamanan aman agar dalam pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar dan maksimal" Ujar bapak Septhinus EleporeUsai berkoordinasi Kasat Binmas Polres Yahukimo IPDA Kaleb O, Deda menerima masukan dari Kabid Pendidikan Menengah Kabupaten Yahukimo Bapak Septhinus Elepore dan segera menindaklanjuti apa yang di sampaikan agar segera terlaksana demi terwujudnya program yang maksimal. PNO-12
12 Mar 2025, 10:11 WIT
Polri Ungkap Kecurangan Minyak Goreng di Depok, Ribuan Liter Disita
Papuanewsonline.com, Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus pengemasan ulang minyak goreng "MINYAKITA" dengan isi takaran yang tidak sesuai label kemasan. Dalam operasi yang digelar pada Minggu, 9 Maret 2025, di sebuah gudang di Kota Depok, tim penyidik mendapati praktik ilegal yang merugikan konsumen.Pengungkapan ini berawal dari penyelidikan yang dilakukan oleh tim Bareskrim Polri untuk memastikan distribusi dan ketersediaan minyak goreng "MINYAKITA" sesuai dengan ketentuan. Namun, hasil temuan di lokasi menunjukkan adanya penyimpangan. Tim menemukan bahwa minyak goreng yang dikemas ulang di tempat tersebut memiliki volume yang lebih sedikit dari takaran yang tercantum di label kemasan.Dirtipideksus Bareskrim Polri mengungkap bahwa dalam pengemasan ulang ini, minyak yang seharusnya berisi 1000 ml, namun hanya diisi sekitar 820 ml hingga 920 ml. "Kami menemukan bahwa minyak yang dituangkan ke dalam pouch bag hanya sekitar 820 ml dan ke dalam botol sekitar 760 ml, jelas ini tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan," ungkap Dirtipideksus Bareskrim Polri.Dalam operasi ini, polisi menyita berbagai barang bukti, termasuk 450 dus minyak goreng "MINYAKITA" dalam kemasan pouch bag yang siap didistribusikan, 180 dus minyak dalam gudang, 250 krat minyak kemasan botol, serta puluhan mesin pengisian dan alat pendukung lainnya. Total minyak goreng yang berhasil diamankan mencapai 10.560 liter.Atas temuan ini, pelaku diduga melanggar berbagai aturan hukum, termasuk Undang-Undang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Pangan, dan KUHP. "Kami bertindak tegas terhadap pelaku usaha yang mencari keuntungan dengan cara merugikan masyarakat. Polri berkomitmen menegakkan hukum untuk melindungi konsumen dan perekonomian nasional," tegas Dirtipideksus Bareskrim Polri.Polri juga mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dalam membeli produk dan memastikan barang yang dibeli sesuai dengan standar yang ditetapkan. "Kami juga mengingatkan para pelaku usaha agar tidak memanfaatkan momentum hari besar keagamaan untuk meraih keuntungan dengan cara yang tidak benar," tambahnya.Dengan pengungkapan kasus ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Polri berkomitmen untuk terus menjaga ketertiban dan keadilan demi terwujudnya Indonesia yang lebih baik. PNO-12
12 Mar 2025, 10:06 WIT
Polres Bursel Terus Lakukan Pencarian Anak Yang Diduga Diterkam Buaya
Papuanewsonline.com, Namrole - Kepolisian Resort Buru Selatan (Bursel) terus melakukan pencarian terhadap Fiki Bantam yang hilang di perairan Air Tanani.Anak berusia 11 tahun ini diduga diterkam buaya saat mencari ikan bersama ayah dan temannya di perairan Air Tanani, Desa Oki Baru, Kecamatan Namrole, Bursel, Sabtu malam (8/3/2025).“Korban belum ditemukan hingga saat ini, dan pencarian masih terus dilakukan, termasuk dengan telah dilakukannya upacara adat,” kata Kapolres Bursel AKBP M. Agung Gumilar, Selasa (11/3/2025).Kejadian naas ini terjadi sekitar pukul 22.00 WIT. Korban bersama ayahnya, Sarfin Bantam, dan temannya Onyong Bone (11) pergi ke pantai mencari ikan. Saat itu air laut surut.Setelah pencarian ikan, ayah korban meminta mereka agar langsung pulang ke rumah. Namun Fiki dan Onyong terlihat bergerak ke arah Air Tanani. Tak lama berselang, Onyong berteriak dan lari ketakutan. Sementara Fiki sempat berteriak, meminta tolong bapaknya sebelum ditarik ke dalam air.Mendengar teriakan anaknya, Sarfin bergegas ke Air Tanani. Ia kemudian hanya menemukan senter kepala milik anaknya di atas pasir. Sarfin juga sempat melihat putranya itu masih muncul di permukaan air. Tak lama kemudian tubuh anaknya ini ditarik masuk oleh sesuatu yang diduga seekor buaya. Kurang lebih 10 menit, Sarfin berusaha memanggil dan berdoa agar anaknya dilepaskan, namun hanya gelembung air yang terlihat hingga akhirnya menghilang di dekat pohon sagu. Sarfin selanjutnya pulang ke rumah memberitahukan, Siti Hajar Nurlatu, istrinya. Mereka lalu bersama warga kembali ke lokasi untuk melakukan pencarian.Pada esok harinya, Minggu (9/3/2025) pukul 10.30 WIT, pihak Kepolisian turun ke lokasi, dipimpin oleh Kapolsek Namrole AKP Bobby Harta Setiadi bersama Bripka Gatot (Bhabinkamtibmas Desa Oki Baru) dan dua anggota lainnya.Pihak keluarga bersama warga setempat juga melakukan upacara adat babeto. Prosesi dipimpin oleh Abu Latbual dan Arsad Latbual dengan harapan korban bisa ditemukan. Namun, hingga saat ini, hasilnya masih nihil.“Pencarian akan terus dilanjutkan dengan melibatkan keluarga korban, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Saat ini, Bhabinkamtibmas, ayah korban, serta penjabat kepala desa dan beberapa staf masih berada di lokasi kejadian untuk memantau perkembangan,” katanya.Kapolres menegaskan, kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat sekitar perairan Air Tanani dan daerah lainnya di Buru Selatan untuk lebih waspada saat beraktivitas di perairan, terutama di malam hari. “Keberadaan buaya di wilayah tersebut perlu diantisipasi demi keselamatan warga,” pinta Kapolres. PNO-12
12 Mar 2025, 09:54 WIT
Polda Maluku Amankan Shalat Tarawih di Masjid Raya Alfatah, Jami dan Alhijrah
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku kembali mengerahkan personel pengamanan Shalat Tarawih di sejumlah Masjid di kota Ambon, Senin (10/3/2025). Pengamanan kali ini berlangsung di Masjid Raya Alfatah, Masjid Jami dan Masjid Alhijrah Kampung Oiwu Desa Batu Merah.Selain mengamankan pelaksanaan shalat berjamaah, personel Kepolisian juga melakukan pengaturan lalu lintas di depan kedua masjid yang berada di ruas Jalan Sultan Babullah, Kota Ambon.Tak hanya itu, anggota juga ikut membantu menyeberangkan jalan para jamaah yang hendak menuju masjid hingga berakhirnya pelaksanaan shalat Isya, Tarawih dan Witir di bulan suci Ramadan Tahun 1446 Hijriah ini.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla S.IK., M.H mengatakan, pengamanan yang dilakukan personel ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat."Pengamanan yang kami lakukan ini diharapkan dapat membantu masyarakat, membuat para jamaah khusyu dalam beribadah, merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan," harapnya.Pengamanan Ibadah Shalat di bulan suci Ramadan ini, kata Kombes Areis, selaras dengan arahan Bapak Kapolda kepada jajaran agar setiap personel harus selalu berbuat baik kepada masyarakat. "Dengan berbuat baik, bekerja baik, maka itu sudah merupakan suatu prestasi, bila kita berbuat baik tidak mungkin masyarakat membalas dengan jahat kepada kita," kata Kabid Humas mengutip arahan Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si.Selain Masjid Raya Alfatah, dan Masjid Jami, sejumlah masjid yang berada di ruas jalan utama di kota Ambon, juga diamankan serta diatur arus lalulintas.Pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas oleh personel Polda Maluku ini juga bersinergi dengan Bankompol Kamtibmas Nuri. PNO-12
12 Mar 2025, 09:50 WIT
Hadiri Rakor Lintas Sektoral, Kapolda Maluku: Siap Layani Masyarakat
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si, mengaku Polda Maluku beserta jajarannya siap mengamankan perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah dan melayani masyarakat yang melaksanakan mudik lebaran dengan sebaik-baiknya.Hal ini disampaikan Kapolda Maluku saat menghadiri langsung rapat koordinasi lintas sektoral dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2025 di Auditorium Mutiara STIK, Jakarta Selatan, Senin (10/3/2025).Rakor yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. (Menko PMK) Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc. ini dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si dan Panglima TNI.Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Menko Pllkam, Panglima TNI, Kapolri dan Menteri-Menteri Kabinet Merah Putih beserta Kapolda seluruh Indonesia.Kapolda mengatakan, Polri secara serentak akan melaksanakan Operasi Ketupat 2025. Untuk Polda Maluku sendiri Operasi Ketupat menggunakan sandi Salawaku 2025.Pelaksanaan operasi ketupat disesuaikan dengan karakteristik daerah masing-masing. Karakteristik wilayah Maluku adalah kepulauan, sehingga yang menjadi konsen dan fokus pengamanan yakni pada pelabuhan dan alat-alat angkut lainnya baik udara maupun kapal."Polda Maluku sendiri siap menjalankan arahan Bapak Kapolri untuk pengamanan arus mudik dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya," kata Kapolda.Untuk pengamanan Lebaran, Kapolda mengaku akan menyiapkan atau mendirikan Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu. Berbagai Pos yang akan disiapkan dan tersebar di seluruh jajaran Polda Maluku ini bertujuan untuk melayani masyarakat."Kita berharap semua yang telah disiapkan dapat berjalan dengan sebaik-baiknya, artinya masyarakat merasa aman, merasa nyaman saat melakukan perjalanan mudik maupun balik lebaran," harapnya. PNO-12
12 Mar 2025, 09:40 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru