Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Guncangan Dahsyat M6,6 Guncang Sarmi: BPBD Lakukan Assessment Cepat di Lokasi Terdampak
Papuanewsonline.com, Sarmi — Suasana
siang di Kabupaten Sarmi, Papua, mendadak mencekam pada Kamis (16/10/2025)
pukul 12.48 WIB, saat gempa bumi tektonik berkekuatan M6,6 mengguncang wilayah
tersebut. Getaran kuat yang berlangsung beberapa detik membuat warga panik dan
berhamburan keluar rumah, sebagian bahkan berlari ke area lapang untuk
menyelamatkan diri. Menurut laporan Badan
Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak di darat,
sekitar 42 kilometer tenggara Sarmi, dengan kedalaman 16 kilometer. Guncangan
dirasakan cukup kuat di Sarmi dan sekitarnya, terutama di wilayah Kampung Sawar,
yang dilaporkan mengalami kerusakan paling parah. Kepala Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sarmi, Yohanes Wenda, mengonfirmasi bahwa hasil
penilaian sementara menunjukkan sekitar 10 rumah warga mengalami kerusakan,
baik ringan maupun berat. “Tim BPBD Sarmi saat ini sedang
melakukan assessment di lapangan untuk mengetahui secara pasti jumlah rumah
yang terdampak dan kondisi masyarakat,” ujar Yohanes saat dikonfirmasi, Kamis
sore. Tim gabungan dari BPBD, aparat
kampung, dan relawan setempat kini masih berada di lokasi terdampak untuk
melakukan pendataan dan memberikan bantuan darurat, seperti tenda, logistik,
serta memastikan tidak ada korban jiwa.
“Prioritas utama kami adalah keselamatan warga dan memastikan kebutuhan
mendesak mereka segera terpenuhi,” tambah Yohanes. Meskipun gempa terasa cukup kuat,
BMKG memastikan bahwa gempa M6,6 di Sarmi tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Hal ini dikarenakan pusat gempa berada di daratan dan tidak menyebabkan
perubahan signifikan pada dasar laut. Namun, masyarakat tetap diminta
untuk waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, serta tidak mempercayai
informasi palsu yang beredar di media sosial.
“Setelah guncangan utama, ada kemungkinan terjadi gempa susulan dengan
intensitas lebih kecil. Tetap tenang, tapi jangan lengah,” imbau BMKG dalam
pernyataannya. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami
BMKG, Dr. Daryono, menjelaskan bahwa gempa di Sarmi dipicu oleh aktivitas Sesar
Anjak Mamberamo, salah satu sesar aktif di kawasan utara Papua yang kerap
memicu guncangan kuat.
“Gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar anjak dengan
mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” ungkapnya. Sesar ini diketahui memiliki
potensi aktivitas tinggi karena posisinya berada di zona tumbukan antara
lempeng Benua Pasifik dan Lempeng Indo-Australia. Oleh karena itu, wilayah
Papua bagian utara termasuk Sarmi memang tergolong rawan gempa bumi. Pemerintah Kabupaten Sarmi juga
menyatakan akan segera menyalurkan bantuan darurat bagi warga terdampak. Selain
itu, Bupati Sarmi dijadwalkan meninjau langsung lokasi terdampak untuk
memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran. Pemkab juga berencana melakukan evaluasi
sistem mitigasi bencana di tingkat kampung agar warga lebih siap menghadapi
potensi bencana di masa mendatang.
“Kami ingin pastikan bahwa masyarakat tahu apa yang harus dilakukan saat gempa,
terutama mereka yang tinggal di kawasan rawan,” ujar salah satu pejabat daerah. Penulis: Jidan Editor: GF
17 Okt 2025, 00:12 WIT
Gempabumi Tektonik M6,4 Guncang Sarmi: BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Papuanewsonline.com, Sarmi – Kamis
siang, 16 Oktober 2025, warga Kabupaten Sarmi, Papua, dikejutkan oleh guncangan
kuat yang terjadi sekitar pukul 12.48 WIB. Berdasarkan analisis Badan
Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tersebut memiliki magnitudo
M6,4 dan berpusat di darat, sekitar 42 kilometer tenggara Sarmi, dengan
kedalaman 16 kilometer. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami
BMKG, Dr. Daryono, menjelaskan bahwa gempa ini termasuk dalam kategori gempa
tektonik dangkal akibat aktivitas Sesar Anjak Mamberamo yang dikenal aktif
memicu pergeseran kerak bumi di wilayah utara Papua.
“Gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Anjak Mamberamo
dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” ungkapnya dalam keterangan
resmi, Kamis (16/10/2025). BMKG mencatat, gempa dirasakan
cukup kuat di Sarmi dengan skala intensitas V MMI, yang berarti guncangan dapat
dirasakan oleh hampir seluruh warga dan mampu menggeser benda-benda ringan di
dalam rumah.
Sementara itu, getaran juga dirasakan lebih lemah di beberapa daerah sekitar,
seperti Jayapura dan Kasonaweja dengan intensitas III MMI, serta Wamena,
Timika, dan Nabire dengan intensitas II MMI. Beberapa warga di Sarmi mengaku
panik dan segera keluar dari rumah begitu merasakan guncangan. Meski begitu,
hingga berita ini diturunkan belum ada laporan mengenai kerusakan signifikan
atau korban jiwa. Menurut hasil analisis BMKG,
gempa bumi tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena pusat gempa
berada di daratan dan tidak menyebabkan deformasi dasar laut yang signifikan.
“Hingga pukul 13.12 WIB, belum terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan (aftershock),”
tambah Dr. Daryono. BMKG juga mengimbau agar
masyarakat tetap tenang dan waspada, serta tidak mempercayai isu-isu
menyesatkan yang beredar di media sosial. Warga diminta untuk memastikan
kondisi rumah atau bangunan aman sebelum kembali ke dalam ruangan, terutama di
wilayah yang merasakan guncangan cukup kuat. Papua dikenal sebagai salah satu
wilayah paling aktif secara tektonik di Indonesia. Aktivitas sesar dan tumbukan
lempeng di wilayah ini sering memicu gempa bumi dengan magnitudo sedang hingga
kuat. BMKG pun terus memantau
perkembangan aktivitas seismik di kawasan utara Papua, termasuk di sekitar
jalur Sesar Mamberamo dan Sesar Yapen, yang memiliki sejarah gempa besar. “Papua adalah wilayah yang
dinamis secara geologi, jadi kesiapsiagaan masyarakat perlu terus
ditingkatkan,” pungkas Dr. Daryono. Penulis: Jidan Editor: GF
16 Okt 2025, 23:51 WIT
Antusiasme Tinggi, Ratusan Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Mimika
Papuanewsonline.com, Timika — Terik
matahari tak menyurutkan langkah ratusan warga Mimika yang sejak pagi memadati
pelataran Emeneme Yauware, Kamis (16/10/2025). Dengan penuh semangat, mereka
berbondong-bondong mengikuti kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar
oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Mimika.
Suasana ramai dan antusias itu menjadi bukti nyata bahwa program pemerintah ini
sangat dinantikan masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan dan fluktuasi
harga bahan pokok. “Dari jam setengah sembilan saya
sudah datang, karena di undangan tulisannya mulai jam sembilan. Meski agak
panas dan sempat menunggu, tapi saya senang karena bisa beli beras dan minyak
dengan harga lebih murah,” ujar Fatma, salah seorang warga yang datang bersama
anaknya. Kepala Dinas Ketahanan Pangan
(DKP) Mimika, Yulius Koga, menjelaskan bahwa kegiatan GPM ini merupakan bagian
dari rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia, sekaligus langkah strategis
dalam menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan di wilayah Mimika. “Kesejahteraan masyarakat adalah
prioritas kami. Gerakan pangan murah ini diharapkan benar-benar memberi manfaat
nyata bagi warga, terutama mereka yang terdampak naik-turunnya harga bahan
pokok,” ujar Yulius. Ia menambahkan, dalam kegiatan
tersebut disediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula
pasir, telur, dan sejumlah komoditas lokal dengan harga di bawah pasaran. DKP
juga menggandeng beberapa distributor dan pelaku UMKM untuk ikut berpartisipasi,
guna memperkuat rantai pasok pangan di daerah. Dalam kesempatan yang sama, Bupati
Mimika, Johanes Rettob, turut hadir dan memantau langsung jalannya kegiatan. Ia
menegaskan bahwa gerakan pangan murah bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi
merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam menjamin hak dasar
masyarakat atas pangan. “Pemerintah Kabupaten Mimika
berkomitmen memastikan tidak ada satu pun warga yang kelaparan. Ini bagian dari
tanggung jawab kami untuk hadir di tengah masyarakat,” tegas Bupati. Bupati juga mengingatkan
masyarakat agar tidak menjual kembali barang-barang yang dibeli di kegiatan
pangan murah, melainkan digunakan untuk kebutuhan keluarga.
“Jangan dijual lagi ya, ini untuk membantu meringankan kebutuhan sehari-hari,”
katanya sambil menyapa warga yang tengah mengantre. Selain memberikan apresiasi
kepada Dinas Ketahanan Pangan atas inisiatifnya, Bupati Rettob juga
menyampaikan evaluasi terkait keterlambatan pembukaan acara yang membuat warga
menunggu di bawah terik matahari. “Saya ingin mengingatkan kepada
seluruh OPD, kalau acara dijadwalkan mulai jam sembilan, maka persiapan sudah
harus selesai sejak setengah sembilan. Kita harus belajar disiplin waktu,
apalagi ini kegiatan untuk masyarakat,” tegasnya di depan peserta yang hadir. Bupati juga menekankan pentingnya
koordinasi antarinstansi, agar kegiatan seperti ini ke depan dapat berjalan
lebih efektif, tertib, dan tepat sasaran. Program GPM di Mimika tak hanya
sekadar menurunkan harga bahan pokok, tetapi juga menjadi simbol sinergi antara
pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, pemerintah
daerah berharap mampu menekan laju inflasi pangan, menjaga daya beli
masyarakat, serta meningkatkan kesadaran pentingnya ketahanan pangan berbasis
lokal. Kegiatan serupa juga akan digelar
secara berkala di beberapa distrik lain di Kabupaten Mimika sebagai bentuk
pemerataan akses pangan dan kesejahteraan. Dengan dukungan penuh masyarakat
dan koordinasi lintas sektor, Pemkab Mimika optimistis mampu menjaga stabilitas
harga serta mewujudkan masyarakat yang tangguh, mandiri, dan sejahtera. Penulis: Jidan Editor: GF
16 Okt 2025, 23:45 WIT
Kapolda Lampung Ajak Mahasiswa dan OKP jadi Agen Perdamaian dan Pengawal Demokrasi
Papuanewsonline.com, Bandar Lampung - Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika mengajak para mahasiswa dan organisasi kepemudaan (OKP) di Provinsi Lampung terus berperan aktif menjaga kondusifitas daerah hingga menjadi teladan dalam menyampaikan aspirasi secara damai dan beretika.Pesan itu disampaikan Kapolda saat kegiatan ramah tamah bersama OKP Cipayung Plus dan BEM Universitas Provinsi Lampung di Siger Lounge Mapolda Lampung, Rabu (15/10/2025).Irjen Pol Helmy Santika menekankan, pentingnya peran generasi muda sebagai agent of change dan moral force yang memiliki tanggung jawab besar terhadap masa depan bangsa.“Mahasiswa dan pemuda adalah agen perubahan yang strategis dalam mengawal demokrasi, menjaga persatuan bangsa, serta menyuarakan aspirasi rakyat dengan cara yang cerdas dan bertanggung jawab,” ujarnya melalui keterangan resmi.Kapolda menegaskan, kedekatan antara institusi kepolisian dengan mahasiswa perlu terus dijaga dalam semangat kolaborasi dan komunikasi berlangsung secara terbuka. Menurutnya, upaya menciptakan keamanan dan ketertiban tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan seluruh elemen bangsa, termasuk pemuda. Maka dari itu, kegiatan ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan bagian dari komitmen bersama untuk mempererat hubungan antara Polri dan mahasiswa.“Melalui acara ini, kami berharap tercipta relasi yang sehat dan saling menghormati antara kepolisian dan mahasiswa," imbuhnya.Lebih lanjut ia juga mengajak para pemuda untuk berperan aktif melawan disinformasi dan menjaga semangat toleransi di tengah masyarakat."Polda Lampung ingin terus membuka ruang komunikasi dan sinergi, untuk bersama menjaga kedamaian dan kemajuan daerah,” ucap jenderal polisi bintang dua tersebut. Di lokasi sama, Ketua HMI Badko Sumbagsel, Tommy Perdana, mewakili Cipayung Plus, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Kapolda Lampung dinilai responsif terhadap berbagai isu masyarakat.“Kami dari Cipayung Plus mengapresiasi dedikasi dan kepemimpinan Bapak Kapolda selama lebih dari dua tahun ini. Gaya kepemimpinannya sangat responsif dan terbuka terhadap aspirasi pemuda,” ucapnya.Senada, Koordinator Daerah BEM SI Lampung, M Dafa Alfitrah juga menyampaikan terima kasih atas ruang dialog telag difasilitasi Polda Lampung. Ia berharap sinergi antara mahasiswa dan kepolisian dapat terus terjalin.“Kami siap bersinergi dengan Polda Lampung untuk mengawal berbagai isu dan permasalahan yang harus diselesaikan bersama demi masyarakat,” tandas Dafa. PNO-12
16 Okt 2025, 21:10 WIT
Divhumas Polri Laksanakan Anjangsana ke Jend. Pol (Purn) Da'i Bachtiar
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho melaksanakan silaturahmi dan anjangsana ke kediaman Kadivhumas Polri periode 1998 Jenderal Polisi (Purn) Tan Sri Da'i Bachtiar, P.S.M., A.O. Kegiatan ini didampingi oleh para PJU Humas Polri.Jenderal Tan Sri pun menyampaikan apresiasi atas kinerja Divisi Humas Polri saat ini. Ia mengaku bahagia dengan peningkatan kinerja Divisi Humas Polri saat ini.“Pada kesempatan yang membahagiakan ini saya ingin memberikan apresisasi yang besar sekali kepada Humas Polri atas kinerjanya yang selama ini,” ungkapnya, Kamis (16/10/25).Diakui Jenderal Tan Sri, di dalam situasi informasi yang semakin deras, Divisi Humas Polri dipandang menunjukan komitmen bertransformasi. Di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Sandi, satker ini memberikan informasi yang menunjukan bahwa Polri senantiasa selalu berada ditengah-tengah masyakat untuk memberikan pelayanan, pengayoman, dan menegakkan hukum berkeadilan.“Sekali lagi saya mengucapkan selamat kepada Humas Polri yang berulang tahun ke 74 semoga Allah Subhana Wa Ta'ala terus akan melindunginya sekaligus juga akan memberikan petunjuk dan arah bagi Humas Polri, Kepolisian Negara Republik Indonesia dan bagi bangsa Indonesia,” jelasnya. PNO-12
16 Okt 2025, 21:03 WIT
Jalin Silaturahmi Bersama OKP Cipayung dan BEM, Kapolda Lampung: Wujudkan Sinergitas Jaga Kamtibmas
Papuanewsonline.com, Lampung - Kepala Kepolisian Daerah Lampung Irjen Pol Helmy Santika, dan Pejabat Utama Polda Lampung, lakukan audiensi dan silaturahmi dengan perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Provinsi Lampung.Kapolda Lampung didampingi oleh Karo Ops, Dir Intelkam, Dir Samapta, Dir Krimum, Dir Pamobvit dan Kabid Humas Polda Lampung. Kegiatan ini bertempat di Siger Lounge Polda Lampung, Rabu (15/10/2025)Audiensi ini merupakan wujud komitmen Polda Lampung untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergitas dengan unsur pemuda karena semua berawal dari pemuda yang baik sekaligus _agen of chage_ bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas. Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menyampaikan apresiasi atas peran aktif pemuda dan mahasiswa sebagai agen perubahan dan kontrol sosial."Mahasiswa dan pemuda adalah aset penting bangsa. Kerjasama yang baik antara Polda Lampung dengan OKP dan BEM sangat krusial dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di Provinsi Lampung," ujar Irjen Pol Helmy Santika.Tujuan utama dari pertemuan ini adalah menyamakan persepsi dan langkah strategis dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, khususnya menjelang agenda-agenda penting daerah maupun nasional. Diskusi interaktif juga mewarnai pertemuan, di mana perwakilan OKP dan BEM menyampaikan pandangan, masukan, serta kesiapan mereka untuk berkolaborasi dengan Polri dalam berbagai program kepolisian yang pro-aktif dan preventif.Diharapkan, dengan adanya silaturahmi ini, komunikasi dan koordinasi antara Polda Lampung dengan OKP dan BEM akan semakin intensif, sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan damai, demi kemajuan Provinsi Lampung. PNO-12
16 Okt 2025, 19:30 WIT
Polres Tual Raih 3 Penghargaan Bergengsi Dari KPPN Atas Kinerja Keuangan Terbaik
Papuanewsonline.com, Tual - Kinerja profesional Polres Tual kembali mendapat apresiasi tinggi. Kali ini, satuan kerja kepolisian tersebut berhasil memborong tiga penghargaan bergengsi dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Tual atas pengelolaan keuangan negara yang dinilai terbaik dan paling akuntabel.Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala KPPN Tual kepada Kapolres Tual AKBP Adrian S.Y. Tuuk, S.I.K., M.H., dalam seremoni resmi pada Kamis (16/10/2025) di Kota Tual.Polres Tual sukses menempati peringkat pertama kategori Penyelesaian Rekonsiliasi Tercepat dengan pagu DIPA Tahun Anggaran 2025 di atas Rp10 miliar. Selain itu, Polres Tual juga meraih peringkat II Satuan Kerja Terbaik tingkat Kuasa BUN KPPN Tual untuk semester I tahun 2025 dengan nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) 98,1.Tak berhenti di situ, Polres Tual juga kembali menorehkan prestasi serupa pada semester II tahun 2024 dengan nilai IKPA 95,6 dan pagu anggaran di atas Rp12 miliar, menempati peringkat II untuk kategori yang sama.Dengan demikian, selama tahun 2025 Polres Tual telah mengoleksi tiga penghargaan sekaligus dari KPPN Kota Tual sebuah pencapaian yang menunjukkan komitmen kuat terhadap tata kelola keuangan yang profesional, transparan, dan akuntabel.“Dengan hasil yang dicapai ini, kami berharap jajaran Polres Tual dapat terus meningkatkan kinerja dan menjaga profesionalisme dalam mengelola keuangan negara,” ujar Kapolres Tual AKBP Adrian S.Y. Tuuk, S.I.K., M.H.Kapolres Adrian menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan refleksi dari budaya kerja yang disiplin dan bertanggung jawab di lingkungan Polres Tual.“Ini wujud komitmen kami dalam mengelola dan menyerap anggaran secara tepat, efektif, dan sesuai dengan pagu yang telah ditetapkan,” tambahnya.Keberhasilan Polres Tual ini menjadi bukti nyata bahwa lembaga kepolisian di daerah mampu menjadi teladan dalam akuntabilitas publik dan efisiensi penggunaan anggaran negara. PNO-12
16 Okt 2025, 19:23 WIT
Kapolres Tual Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Kebakaran Desa Ngadi
Papuanewsonline.com, Tual - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah, Kapolres Tual AKBP Adrian S.Y. Tuuk, S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Tual Ny. Rani Adrian Tuuk menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga korban kebakaran di Desa Ngadi, Kecamatan Dullah Utara, pada Kamis (16/10/2025).Penyerahan bantuan berlangsung di halaman Polsek Dullah Utara dengan suasana penuh empati dan kekeluargaan. Turut hadir sejumlah pejabat utama Polres Tual, jajaran Bhayangkari, serta perwakilan keluarga korban kebakaran yang menerima langsung bantuan sosial tersebut.Dalam sambutannya, Kapolres Tual AKBP Adrian Tuuk menyampaikan rasa prihatin dan simpati yang mendalam atas peristiwa kebakaran yang menimpa warga Desa Ngadi. Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan sahabat masyarakat di saat suka maupun duka.“Kami datang bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tapi juga untuk menyampaikan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga mengalami kesulitan. Mari kita saling menguatkan, saling memaafkan, dan membangun kembali hubungan baik di Desa Ngadi,” ujar Kapolres.Adrian juga mengajak masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah kehidupan sosial warga pascakebakaran.Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga memberikan pesan tegas terkait situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Tual, khususnya peredaran minuman keras tradisional jenis sopi yang kerap menjadi pemicu gangguan keamanan.“Saya tegaskan, miras jenis sopi telah diatur dalam peraturan daerah dan dilarang beredar di wilayah Kota Tual. Saya perintahkan langsung kepada Kapolsek Dullah Utara untuk memberantas peredaran minuman keras di wilayahnya,” tegas Kapolres di hadapan warga dan aparat desa.Ia menambahkan, banyak kasus kriminalitas di wilayah Maluku berawal dari konsumsi minuman keras, sehingga perlu komitmen bersama antara aparat dan masyarakat untuk memerangi miras ilegal sebagai akar masalah gangguan kamtibmas.Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Tual Ny. Rani Adrian Tuuk turut mendampingi dalam penyerahan paket sembako yang diberikan kepada lima keluarga korban kebakaran.Ia berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga korban serta menjadi wujud nyata kepedulian Bhayangkari terhadap masyarakat yang membutuhkan.“Bantuan ini memang tidak seberapa, namun kami berharap dapat membantu keluarga yang sedang berjuang untuk bangkit pascakebakaran. Semoga selalu diberi kekuatan dan ketabahan,” ujar Rani dengan penuh haru.Kegiatan sosial tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan hingga berakhir sekitar pukul 12.00 WIT.Melalui kegiatan ini, Polres Tual menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui langkah-langkah kemanusiaan yang mempererat hubungan antara Polri dan rakyat. PNO-12
16 Okt 2025, 19:16 WIT
Hadiri Kuliah Umum di Unidar Ambon, Densus 88 Dorong Gerakan Kampus Harmoni Indonesia Damai
Papuanewsonline.com, Ambon – Dalam upaya memperkuat ketahanan ideologi di kalangan akademisi, Tim Cegah Satgaswil Maluku Densus 88 Antiteror Polri menghadirkan Dr. Rida Hesti Ratnasari, M.Si., CRGP, mantan petinggi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), sebagai narasumber dalam Kuliah Umum bertema “Urgensi Pencegahan Penyebaran Paham IRET dalam Gerakan Ideologis di Lingkungan Kampus”.Kegiatan yang digelar pada Kamis (16/10/2025) di Universitas Darussalam (Unidar) Ambon, Jl. Pangeran Limboro, Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, ini dihadiri oleh lebih dari 200 Civitas Akademika. Turut hadir Rektor Universitas Darussalam Ambon, Dr. M. Riyadh Ulupatty, M.P., Ketua Yayasan Unidar sekaligus Ketua MUI Provinsi Maluku, Prof. Dr. Abdullah Latuapo, M.Pd.I., para Wakil Rektor, dan jajaran akademisi universitas.Kegiatan ini merupakan bentuk Kerja Sama (Kerma) antara Satgaswil Maluku Densus 88 AT Polri dengan Universitas Darussalam Ambon dalam rangka meningkatkan literasi dan kesadaran ideologis di lingkungan kampus.Rektor Unidar: Sinergi Kampus dan Densus 88 Wujud Pencegahan Terorisme yang CerdasDalam sambutannya, Rektor Unidar Ambon Dr. M. Riyadh Ulupatty, M.P. menyampaikan apresiasi tinggi kepada Densus 88 AT Polri atas langkah strategis menggandeng kampus dalam pencegahan penyebaran paham intoleran dan radikal di lingkungan pendidikan tinggi.“Kami berterima kasih atas kolaborasi ini. Kuliah umum ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat semangat kebangsaan Civitas Akademika Universitas Darussalam Ambon,” ujar Rektor.Riyadh juga menegaskan komitmen kampus dalam mendukung upaya deradikalisasi melalui pendidikan dan riset, serta mendorong mahasiswa agar menjadi agen perdamaian di tengah dinamika sosial-keagamaan yang kompleks.Eks Petinggi HTI Ungkap Proses Radikalisasi dan Bahaya Gerakan IdeologisDalam penyampaian materinya, Dr. Rida Hesti Ratnasari, M.Si., CRGP, yang kini aktif sebagai konsultan dan pemerhati isu-isu kebangsaan, mengungkap bagaimana radikalisme lahir dari pola pikir intoleran yang kemudian bermetamorfosis menjadi aksi terorisme.“Terorisme adalah proses. Ia bermula dari penyimpangan pemikiran berupa intoleransi, berkembang menjadi radikalisme dalam sikap, dan akhirnya bermuara pada tindakan teror,” ungkap RidaIa menjelaskan bagaimana Hizbut Tahrir (HT) sebagai gerakan ideologis memiliki agenda membangun Negara Khilafah yang bertentangan dengan konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Rida juga menyoroti konsep inqilabiyah atau revolusi ideologis yang menjadi bagian dari strategi gerakan tersebut.Selain itu, Rida menekankan pentingnya peran kampus sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dan mencegah infiltrasi paham-paham ekstrem di ruang akademik.“Kampus harus menjadi ruang berpikir kritis yang bebas dari narasi intoleran. Civitas akademika perlu menjadi duta toleransi, peneliti yang meluruskan paham terindikasi IRET, dan penjaga harmoni kebangsaan,” ujarnya.Ia juga memberikan apresiasi kepada Densus 88 AT Polri atas kinerja yang konsisten dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.“Sejak 2022 hingga kini, strategi Zero Attack yang dijalankan Densus 88 terbukti efektif dalam menekan potensi serangan teror di Indonesia,” tambahnya.Densus 88 Dorong Gerakan “Kampus Harmoni, Indonesia Damai”Kegiatan ini menjadi bagian dari program pencegahan dini (preventive strike) Densus 88 AT Polri dalam mengantisipasi penyebaran ideologi radikal, terutama di lingkungan pendidikan tinggi.IPTU Irawan Rumasoreng, yang memimpin tim dari Satgaswil Maluku Densus 88 AT Polri, menyatakan bahwa kolaborasi dengan kampus merupakan bentuk nyata pendekatan soft power dalam memerangi terorisme.“Pencegahan ideologi radikal tidak cukup dengan penindakan. Edukasi, dialog, dan kolaborasi lintas institusi adalah kunci utama membangun daya tangkal bangsa,” tegasnya.Melalui kegiatan ini, Densus 88 mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda dan kalangan akademisi, untuk mewarnai tanpa terwarnai, meluruskan pemahaman keagamaan yang menyimpang, serta menyebarkan kesadaran menjaga NKRI dari ancaman ideologis.Kuliah umum yang berlangsung dinamis ini diakhiri dengan pesan moral bahwa menjaga keutuhan bangsa bukan hanya tugas aparat keamanan, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat terutama insan akademik untuk terus memperkuat fondasi ideologi Pancasila di tengah derasnya arus globalisasi dan narasi ekstremisme digital. PNO-12
16 Okt 2025, 19:03 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru