logo-website
Sabtu, 11 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Propam Polda Maluku Gelar Penegakan Disiplin: Kabid Propam Tegaskan Tak Ada Toleransi Bagi Pelanggar Papuanewsonline.com, Ambon – Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Maluku terus memperkuat disiplin internal di tubuh kepolisian. Pada Kamis (16/10/2025), Propam Polda Maluku menggelar penegakan disiplin (Gaktiplin) bagi seluruh personel, bertempat di halaman Mapolda Maluku, Ambon.Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Maluku, Kombes Pol Indera Gunawan, S.I.K., ini mencakup pemeriksaan kelengkapan administrasi perorangan seperti KTA, KTP, STNK, BPJS, dan NPWP, serta pengecekan sikap tampang dan kerapian penggunaan seragam dinas.Tak hanya itu, Propam juga bekerja sama dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Maluku untuk melaksanakan tes urine bagi seluruh personel, sebagai langkah antisipatif terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian.Kabid Propam: “Disiplin adalah Benteng Marwah Institusi”Dalam arahannya, Kombes Pol Indera Gunawan menegaskan bahwa setiap anggota Polri wajib menjaga disiplin, integritas, dan etika profesi dalam menjalankan tugas sehari-hari.“Rekan-rekan, mari kita jaga nama baik institusi dan diri kita sendiri. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, hindari semua bentuk pelanggaran sekecil apapun baik pidana, kode etik, maupun disiplin,” tegas Indera.Ia juga mengingatkan bahwa Propam tidak akan mentolerir setiap pelanggaran anggota, sejalan dengan komitmen Kapolda Maluku dalam membangun Polri yang profesional, transparan, dan akuntabel.“Sejak awal kami sudah mengingatkan. Kapolda Maluku kini membuka kontak khusus pengaduan masyarakat yang dikontrol langsung oleh beliau. Artinya, setiap perilaku menyimpang sekecil apapun akan langsung diketahui dan ditindaklanjuti,” ujarnya.Indera menambahkan, pihaknya tidak menginginkan adanya proses Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap personel. Namun, langkah tegas tetap akan diambil bila ditemukan pelanggaran berat yang mencoreng citra kepolisian.“Kami di Propam tidak ingin memecat anggota, tapi bila pelanggaran dilakukan, maka konsekuensi harus diterima. Karena citra Polri dibangun dari perilaku setiap anggotanya di lapangan,” tandasnya.Kebersihan, Disiplin, dan Keteladanan Jadi Cermin ProfesionalismeSelain menyoroti aspek disiplin, Kabid Propam juga mengimbau agar seluruh satuan kerja di lingkungan Polda Maluku menjaga kebersihan dan ketertiban area kantor sebagai bentuk tanggung jawab dan keteladanan.“Setiap satuan kerja wajib menyiapkan tempat sampah dan menjaga lingkungan Mapolda tetap bersih. Kedisiplinan bukan hanya soal atribut dan administrasi, tapi juga soal sikap dan lingkungan kerja yang mencerminkan profesionalisme,” ujarnya.Propam-Biddokes Sinergi Cegah Narkoba di Tubuh PolriDalam kegiatan yang sama, Propam bersama Biddokes Polda Maluku melakukan pemeriksaan urine terhadap personel sebagai upaya pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkoba.Langkah ini sejalan dengan kebijakan Kapolri untuk memastikan seluruh anggota Polri bebas dari narkotika, baik sebagai pengguna maupun pelaku peredaran.Kombes Indera menegaskan, tes urine dilakukan secara acak dan berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polda Maluku dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba.“Tidak boleh ada kompromi terhadap anggota yang terlibat narkoba. Kita harus menjadi teladan dalam penegakan hukum, bukan justru melanggar hukum itu sendiri,” pungkasnya.Disiplin Kuat, Polri BermartabatPelaksanaan Gaktiplin rutin ini merupakan bagian dari strategi pengawasan internal Propam Polda Maluku untuk membentuk personel yang tangguh, berintegritas, dan dipercaya publik.Dengan disiplin yang kuat, profesionalisme, dan moralitas tinggi, diharapkan seluruh personel Polda Maluku dapat menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang benar-benar dicintai rakyat. PNO-12 16 Okt 2025, 18:21 WIT
Kuota CPNS Orang Asli Papua di Teluk Bintuni Terancam Hangus: DPR Papua Barat Desak Pemkab Papuanewsonline.com, Bintuni — Kabar kurang menggembirakan datang dari Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat. Sebanyak 259 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dikhususkan untuk Orang Asli Papua (OAP) kini terancam hangus dan dikembalikan ke pemerintah pusat karena minimnya pelamar yang memenuhi kualifikasi pendidikan sesuai dengan kebutuhan formasi. Kondisi ini memantik perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat (DPR PB). Salah satu anggota DPR Papua Barat, Agustinus Orocomna, menilai situasi tersebut tidak boleh dibiarkan begitu saja. Ia mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni untuk segera bertindak cepat agar kesempatan berharga bagi masyarakat OAP ini tidak hilang begitu saja. Dalam keterangannya kepada awak media di Bintuni, Kamis (16/10/2025), Agustinus menyampaikan bahwa kuota CPNS OAP yang diberikan oleh pemerintah pusat merupakan bentuk keberpihakan terhadap putra-putri asli Papua agar mereka memiliki ruang yang lebih besar untuk berkarier di sektor pemerintahan. Karena itu, bila kuota tersebut gagal dimanfaatkan, hal itu akan menjadi kerugian besar bagi daerah. “Pemerintah harus segera melobi Kementerian PAN-RB agar formasi ini tidak dikembalikan ke pusat. Kuota ini adalah hak masyarakat OAP, dan jangan sampai hilang hanya karena persoalan teknis kualifikasi pendidikan,” tegas Agustinus Orocomna. Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu menunjukkan komitmen nyata dengan melakukan berbagai upaya, mulai dari pendataan ulang pelamar potensial, sosialisasi ke distrik-distrik terpencil, hingga koordinasi lintas instansi untuk memastikan formasi tersebut tetap menjadi milik Teluk Bintuni. Agustinus juga menyoroti pentingnya langkah proaktif Pemkab dalam meningkatkan pemahaman masyarakat OAP terkait proses dan persyaratan seleksi CPNS. Menurutnya, rendahnya jumlah pelamar yang memenuhi kualifikasi sering kali disebabkan oleh kurangnya informasi dan pendampingan pendidikan yang memadai. “Pemkab Teluk Bintuni harus bekerja sama dengan instansi terkait, terutama Dinas Pendidikan dan Dinas Kepegawaian, agar masyarakat mendapatkan pendampingan dalam memahami syarat administrasi dan kualifikasi yang dibutuhkan,” ujarnya. Selain itu, ia menekankan pentingnya program peningkatan kapasitas SDM lokal melalui pelatihan dan bimbingan teknis jangka panjang agar ke depan, masyarakat OAP siap bersaing secara akademik dan profesional. Kuota 259 formasi CPNS OAP ini diharapkan dapat terserap sepenuhnya pada tahun 2025, sejalan dengan kebijakan afirmasi pemerintah pusat terhadap daerah-daerah di Tanah Papua. Namun, bila Pemkab tidak segera mengambil langkah konkret, peluang besar ini bisa hilang. “Ini bukan hanya soal angka atau data, tapi soal masa depan anak-anak muda Papua. Formasi ini harus dipertahankan karena menyangkut harapan dan kesejahteraan masyarakat OAP di Teluk Bintuni,” tegas Agustinus. Ia juga berharap agar pemerintah provinsi turut membantu proses lobi ke kementerian terkait, agar tidak ada formasi yang hangus dan seluruh jatah dapat dialokasikan kembali dengan mekanisme yang lebih fleksibel. Selain langkah jangka pendek menyelamatkan kuota CPNS tahun ini, Agustinus juga meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap sistem pendidikan dan pelatihan tenaga kerja lokal agar sejalan dengan kebutuhan formasi yang dibuka setiap tahun. “Kalau kita tidak mempersiapkan SDM sejak dini, setiap kali pembukaan CPNS, masalahnya akan berulang: kualifikasi tidak sesuai, pelamar tidak cukup, dan kuota kembali terancam hangus,” pungkasnya. Penulis: Hendrik Editor: GF   16 Okt 2025, 15:57 WIT
Bupati Jayapura Gelar Lomba Pondok Natal 2025 yang Libatkan Juri dari Umat Muslim Papuanewsonline.com, Jayapura — Menjelang perayaan Natal tahun 2025, suasana di Kabupaten Jayapura mulai terasa hangat dan penuh semangat. Pemerintah Kabupaten Jayapura resmi menggelar Lomba Pondok Natal yang digelar serentak mulai dari Distrik Airu hingga Kaureh, melibatkan partisipasi masyarakat dari berbagai latar belakang agama dan budaya. Kegiatan tahunan ini bukan hanya ajang mempercantik lingkungan dengan hiasan Natal yang meriah, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas, mempererat kebersamaan, dan meneguhkan nilai toleransi antarumat beragama yang telah lama menjadi ciri khas kehidupan di Bumi Kenambai Umbai. Dalam keterangannya kepada awak media, Bupati Jayapura menegaskan bahwa pelaksanaan lomba tahun ini mengandung pesan mendalam tentang kebersamaan lintas iman. Menurutnya, panitia penilai atau dewan juri bukan berasal dari umat Kristen, melainkan dari kalangan umat Muslim yang turut berperan aktif dalam proses penilaian lomba pondok Natal. “Ini merupakan bentuk nyata dari toleransi umat beragama di Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura,” ujar Bupati Jayapura dengan penuh semangat. “Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat Jayapura bisa hidup berdampingan, saling menghormati, dan bekerja sama tanpa melihat perbedaan keyakinan.” Kebijakan tersebut mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak karena dinilai mencerminkan semangat keberagaman yang kuat di Papua. Lomba ini menjadi bukti bahwa semangat Natal tidak hanya milik umat Kristen, tetapi juga menjadi momentum bersama untuk memperkuat persaudaraan antarwarga. Selain menjadi ajang perayaan rohani, lomba pondok Natal juga diharapkan dapat mendorong inovasi dan kreativitas masyarakat. Setiap peserta ditantang untuk menampilkan konsep pondok Natal yang tidak hanya indah dan menarik, tetapi juga memiliki pesan moral, lingkungan, atau sosial yang kuat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin semua masyarakat Jayapura — tanpa memandang agama atau latar belakang — bisa berpartisipasi dan menunjukkan semangat gotong royong dalam menyambut Natal,” lanjut Bupati. Bupati Jayapura juga menekankan bahwa panitia akan menilai kreativitas berdasarkan unsur artistik, kekompakan tim, pesan sosial, serta kebersihan lingkungan. Dengan begitu, lomba ini tidak hanya berfokus pada dekorasi, tetapi juga nilai kebersamaan yang terkandung di dalamnya. Lomba pondok Natal 2025 ini akan berlangsung selama beberapa hari di berbagai distrik. Puncak acara akan digelar di Distrik Jayapura, tempat para pemenang diumumkan dan mendapatkan penghargaan langsung dari pemerintah daerah. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial menjelang pergantian tahun, sekaligus menunjukkan wajah Jayapura sebagai daerah yang damai dan penuh harmoni. “Semangat Natal tahun ini bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang menyalakan lilin kasih dan toleransi di hati setiap warga Jayapura,” tutup Bupati dengan penuh harapan. Penulis: Hendrik Editor: GF   16 Okt 2025, 15:54 WIT
Satreskrim Polresta Ambon Tetapkan 3 Tersangka Dalam Kasus Tindak Pidana Kekerasan Papuanewsonline.com, Ambon – Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menetapkan tiga remaja sebagai tersangka kasus tindak pidana kekerasan bersama atau pengeroyokan terhadap dua warga di kawasan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.Kasus pengeroyokan tersebut terjadi pada Senin malam, 13 Oktober 2025 sekitar pukul 20.30 WIT, di Lorong Sekkot, Farmasi Atas, Kelurahan Kudamati.Ketiga tersangka berinisial Harlly Fredek Matulessy (19), GP (17), dan GM (16), merupakan warga Kudamati yang berdomisili di kawasan Lorong Sekkot dan Farmasi Atas. Adapun dua korban dalam peristiwa ini adalah Gilbert Salakori (33) dan WAH, yang juga tinggal satu kompleks dengan para pelaku.“Setelah melalui proses penyelidikan dan penyidikan, kami resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yaitu HFM, GM, dan GP,” ujar Kasat Reskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Komisaris Polisi Androyuan Elim, Rabu (15/10/2025).Kasat Reskrim menjelaskan, dari tiga tersangka tersebut, hanya Harlly Fredek Matulessy (HFM) yang dilakukan penahanan. Sementara dua pelaku lainnya, GM dan GP, tidak ditahan karena masih berstatus anak di bawah umur.“Untuk tersangka HFM dikenakan Pasal 170 ayat (1) dan/atau Pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun enam bulan penjara. Sedangkan dua pelaku di bawah umur kami proses sesuai dengan Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA),” jelas Androyuan.Ia menambahkan, karena ancaman pidana terhadap kedua anak tersebut di bawah tujuh tahun, penyidik akan mengupayakan proses diversi, yakni penyelesaian perkara di luar jalur peradilan pidana.“Dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memfasilitasi proses diversi terhadap anak GM dan GP,” imbuhnya.KRONOLOGI KEJADIANBerdasarkan hasil penyidikan, peristiwa bermula pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 19.00 WIT. Setelah mengikuti ibadah keluarga di kawasan Farmasi Atas, ketiga tersangka HFM, GM, dan GP bersama beberapa teman lainnya mengonsumsi minuman keras jenis sopi sebanyak tiga botol.Dalam kondisi mabuk, mereka berjalan menuju Lorong Sekkot. Di tengah jalan, mereka berpapasan dengan korban Gilbert Salakori (GS). Terjadi kesalahpahaman yang memicu percekcokan dan berujung pengeroyokan terhadap korban.Korban WAH yang mencoba melerai justru ikut menjadi sasaran amukan para pelaku. Akibat kejadian itu, korban GS mengalami bengkak dan memar di wajah bagian bawah mata kanan, sementara korban WAH menderita luka sobek di wajah, bengkak di hidung dan kepala, serta luka di dada kiri.Tak terima atas tindakan kekerasan itu, korban kemudian melapor ke Polresta Ambon. Polisi segera melakukan visum di Rumah Sakit Bhayangkara Ambon dan mengamankan para pelaku.“Setelah penyelidikan dan penyidikan mendalam, kami tetapkan ketiganya sebagai tersangka. HFM kami tahan, sedangkan dua anak lainnya tetap diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kompol Androyuan Elim, alumnus Akpol 2012 yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polres Bangli, Polda Bali.POLRESTA AMBON TEGASKAN PENEGAKAN HUKUM TANPA PANDANG BULUPolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap bentuk kekerasan di wilayah hukum Kota Ambon, tanpa pandang bulu.Kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, untuk tidak mudah terprovokasi dan menghindari konsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu tindakan kriminal.“Kami minta peran aktif orang tua dan masyarakat dalam mengawasi anak-anak muda agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah. Setiap tindakan melanggar hukum pasti kami tindak sesuai prosedur,” pungkas Kompol Androyuan. PNO-12 16 Okt 2025, 15:01 WIT
Wapres RI Sambangi SMA Siwalima Ambon: Kapolda Maluku Komitmen Dukung Setiap Program Pemerintah Papuanewsonline.com, Ambon - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengunjungi SMA Negeri Siwalima Ambon, salah satu sekolah unggulan Garuda Tranformasi di Indonesia, Selasa (14/10/25).Didampingi langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, bersama seluruh Forkopimda Maluku, kunjungan Wapres beserta rombongan disambut hangat oleh para siswa, dewan guru, serta para pejabat pemerintah daerah. Dalam kunjungannya, Wapres Gibran tampak menyaksikan secara langsung kegiatan pembelajaran di kelas, berinteraksi dengan siswa-siswi, dan berbincang dengan para guru mengenai proses belajar-mengajar serta pengembangan karakter di lingkungan sekolah unggulan di timur Indonesia ini.Wapres Gibran dalam arahannya memberikan motivasi kepada para pelajar agar terus meraih prestasi dan memiliki semangat belajar tinggi untuk menjadi generasi penerus bangsa yang berintegritas, inovatif, dan berdaya saing.“Anak-anak Maluku harus percaya diri, berani bermimpi besar, dan terus berusaha menggapainya. Pendidikan adalah kunci masa depan, dan kalian semua memiliki potensi besar untuk membawa nama baik Maluku di tingkat nasional maupun internasional,” kata Wapres Gibran yang disambut tepuk tangan oleh para siswa.Setelah berdialog dengan para siswa, Wapres Gibran kembali meninjau fasilitas sekolah, termasuk ruang kelas, laboratorium, asrama siswa, serta sarana penunjang kegiatan belajar. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah timur Indonesia melalui pemerataan sarana dan prasarana pendidikan.Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto menyampaikan kehadiran Wapres RI di SMA Siwalima Ambon menjadi momentum penting untuk mendorong semangat pendidikan di Maluku.“Pendidikan adalah pondasi utama dalam membangun bangsa yang maju. Kehadiran Bapak Wakil Presiden hari ini memberikan motivasi luar biasa bagi para pelajar di Maluku untuk terus belajar dan berprestasi,” ujar Kapolda.Polri, lanjut Kapolda, siap mendukung setiap program pemerintah dalam bidang pendidikan, baik melalui kegiatan pembinaan, pengamanan, maupun kemitraan dengan sekolah-sekolah.“Kami akan terus mendukung upaya pemerintah dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan cinta tanah air,” tegasnya.Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara Wakil Presiden, Forkopimda Maluku, jajaran guru, serta para siswa-siswi SMA Negeri Siwalima Ambon. Momen tersebut berlangsung penuh keakraban, menggambarkan semangat kebersamaan dan harapan besar akan masa depan pendidikan yang lebih baik di Maluku.Suasana haru dan bangga terpancar dari wajah para siswa yang mendapat kesempatan langka untuk berinteraksi langsung dengan Wakil Presiden RI. Banyak dari mereka menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan di daerah kepulauan ini.Kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming di SMA Negeri Siwalima Ambon menjadi simbol nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Maluku, sekaligus memperkuat semangat transformasi pendidikan menuju generasi emas Indonesia. PNO-12 16 Okt 2025, 14:04 WIT
Presiden Prabowo Langsung Kerja Setelah Pulang dari Mesir, Pimpin Rapat Bahas Isu Strategis Nasional Papuanewsonline.com, Jakarta — Tanpa menunggu lama setelah tiba dari kunjungan kenegaraan ke Republik Arab Mesir, Presiden Prabowo Subianto langsung menunjukkan komitmennya terhadap kerja cepat dan efektif. Begitu pesawat kepresidenan mendarat di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10/2025), Presiden langsung memimpin rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri untuk membahas sejumlah isu strategis nasional. Rapat yang digelar di ruang tunggu VIP Halim itu berlangsung dalam suasana padat namun produktif. Para menteri secara bergantian menyampaikan laporan terkini dari sektor masing-masing, mulai dari olahraga, investasi, pengelolaan sampah nasional, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM). Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang turut mendampingi Presiden, menyampaikan bahwa dalam rapat tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir melaporkan hasil pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026. Erick menyampaikan permohonan maaf atas belum berhasilnya tim nasional Indonesia lolos ke babak berikutnya. Presiden Prabowo, menurut Mensesneg, memberikan apresiasi atas semangat juang para pemain serta meminta agar pembinaan atlet muda terus ditingkatkan dengan sistem yang lebih terarah dan berkelanjutan. “Bapak Presiden menegaskan bahwa olahraga adalah cerminan karakter bangsa. Beliau meminta agar prestasi tidak hanya dikejar dari hasil akhir, tetapi juga dari pembentukan disiplin dan mental pantang menyerah,” ujar Mensesneg Prasetyo Hadi dalam keterangan kepada awak media usai rapat. Selain laporan sektor olahraga, Presiden juga menerima paparan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, yang menyampaikan perkembangan realisasi investasi nasional, termasuk progres penerapan patriot bond dan proyek besar pengelolaan sampah (waste to energy) di berbagai daerah. Dalam pemaparannya, Rosan menjelaskan bahwa proyek pengolahan sampah modern ini dirancang untuk dibangun di 34 kabupaten/kota dengan volume sampah di atas 1.000 ton per hari. Proyek tersebut saat ini telah memasuki tahap persiapan pembangunan di 10 titik awal, salah satunya di Bantar Gebang, Bekasi. “Pemerintah telah menemukan skema pembiayaan yang inovatif, melibatkan lembaga seperti Danantara, untuk mempercepat penanganan sampah secara berkelanjutan,” ujar Mensesneg menambahkan. Ia juga menegaskan bahwa proyek tersebut tidak hanya bertujuan mengurangi beban lingkungan, tetapi juga mendorong efisiensi energi melalui pemanfaatan limbah menjadi sumber listrik. Dari sisi pembangunan manusia, Presiden Prabowo turut mendengarkan laporan dari Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Inovasi Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto. Dalam paparannya, Brian menyampaikan strategi pemerintah dalam meningkatkan kapasitas SDM berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) untuk menghadapi tantangan global di era digital. Presiden, kata Mensesneg, menekankan pentingnya sinkronisasi antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri, agar lulusan Indonesia tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap menghadapi persaingan global. Mensesneg menuturkan, meski baru kembali dari lawatan luar negeri, Presiden tetap mengutamakan koordinasi dan pengambilan keputusan cepat. “Rapat ini menjadi bukti bahwa Presiden Prabowo selalu menempatkan kepentingan nasional sebagai prioritas utama, bahkan sebelum beliau meninggalkan area bandara,” ujar Prasetyo. Ia menambahkan, arahan Presiden menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat program strategis nasional dan memastikan hasil nyata bagi masyarakat.(GF) 16 Okt 2025, 14:21 WIT
Didampingi Kapolda Maluku, Wapres Gibran Tinjau Pembangunan Bendungan Way Apu Buru Papuanewsonline.com, Buru - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja di kabupaten Buru, Maluku, Selasa (14/10/2025). Ia meninjau progres pembangunan bendungan Way Apu salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Desa Wapsalit, Kecamatan Lolongguba, Buru.Kedatangan Wapres bersama rombongan di kabupaten Buru, didampingi langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Irjen Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku maupun Kabupaten Buru. Kehadiran lengkap seluruh unsur pemerintahan, TNI, Polri, dan pelaksana proyek menunjukkan sinergi kuat lintas lembaga dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional di wilayah Maluku.Sebagai salah satu proyek strategis nasional, pembangunan bendungan Way Apu diharapkan dapat menjadi tulang punggung ketahanan air, pangan, dan energi di kawasan timur Indonesia.Dalam arahannya, Wapres Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian proyek bendungan Way Apu sehingga segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.“Bendungan Way Apu agar selesai tepat waktu dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, serta mendukung ketahanan pangan dan energi nasional,” kata Wapres sebagaimana disampaikan dalam siaran resmi Sekretariat Wakil Presiden RI.Wapres Gibran juga memberikan arahan langsung kepada para pekerja dan penanggung jawab proyek agar tetap menjaga kualitas pekerjaan serta memperhatikan keselamatan kerja. Ia menekankan bahwa pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga bentuk nyata kehadiran negara dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat Maluku.Bendungan Way Apu memiliki multifungsi vital. Bendungan ini diproyeksikan mampu mengairi sekitar 10.000 hektare lahan pertanian, menyediakan air bersih untuk kebutuhan masyarakat, serta mengurangi risiko banjir di wilayah sekitar. Selain itu, bendungan ini juga dilengkapi dengan fasilitas pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas 8 megawatt (MW), menjadikannya sumber energi baru dan terbarukan di Kabupaten Buru.Di sela-sela kegiatan, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto menyampaikan komitmen Polri dalam mengawal dan mengamankan setiap proyek strategis nasional yang berdampak langsung terhadap kepentingan masyarakat.“Polri bersama TNI dan pemerintah daerah siap mengawal setiap tahapan pembangunan Bendungan Way Apu agar berjalan lancar, tepat waktu, dan bebas dari hambatan. Pembangunan ini sangat penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Buru dan Maluku pada umumnya,” ungkap Kapolda.Pada kesempatan itu, Kapolda juga memberikan apresiasi atas sinergi antara pihak pelaksana proyek, pemerintah daerah, dan masyarakat yang turut menjaga situasi keamanan tetap kondusif selama kegiatan pembangunan berlangsung.“Kami bersyukur situasi tetap aman dan tertib. Kunjungan Bapak Wakil Presiden menjadi dorongan moral bagi seluruh pihak untuk terus bekerja keras dan berkontribusi bagi kemajuan Maluku,” tambahnya.Pembangunan bendungan Way Apu diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Buru dan Maluku secara keseluruhan. Dengan fungsi irigasi, penyediaan air baku, pengendalian banjir, hingga pembangkit listrik ramah lingkungan, proyek ini menjadi simbol kemajuan dan transformasi energi bersih di wilayah timur Indonesia.Kunjungan Wapres sendiri menjadi penegasan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di daerah, terutama yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. PNO-12 16 Okt 2025, 13:54 WIT
Kapolda Maluku Apresiasi Antusiasme Warga Ambon Sambut Kunjungan Wakil Presiden RI Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang menyambut hangat kunjungan kerja (Kunker) Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka di kota Ambon, Selasa (14/10/2025).Apresiasi disampaikan Kapolda saat bersama Forkopimda Maluku mendampingi Wapres mengunjungi kawasan Pasar Mardika Ambon. Hadirnya Forkopimda menunjukkan soliditas dan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam mendukung program nasional pengendalian harga bahan kebutuhan pokok.Kehadiran orang nomor dua di Indonesia bersama rombongan menjadi momentum penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah, khususnya dalam upaya memperkuat pengendalian inflasi dan menstabilkan harga bahan pokok di wilayah Maluku.Kunjungan Wapres di kawasan Pasar Mardika Ambon dilakukan untuk memantau stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat. Wapres tampak meninjau langsung kondisi pasar dan berdialog dengan para pedagang mengenai fluktuasi harga bahan pokok, terutama komoditas yang mengalami kenaikan seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih.Mantan Wali Kota Solo ini juga meninjau kondisi kebersihan, fasilitas umum, dan aktivitas transaksi jual beli di kawasan Pasar Mardika yang menjadi pusat ekonomi rakyat di Ambon, ibukota provinsi Maluku.Selain di Pasar Mardika, Wapres dan rombongan juga meninjau lokasi Pasar Ikan Arumbae. Ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga hasil laut serta kondisi distribusi bahan pangan.Menjelang akhir kunjungan, suasana haru dan penuh kehangatan tercipta ketika para pedagang bersama masyarakat spontan menyanyikan lagu daerah “Gandong e”. Lagu ini mengungkapkan sambutan dan penghormatan kepada Wakil Presiden Gibran. Lagu yang menggema di seluruh area pasar tersebut menutup kunjungan dengan nuansa persaudaraan yang kental dan penuh makna.Dalam lawatannya, Wapres tampak menyapa masyarakat dengan ramah, menerima sapaan para pedagang, dan berinteraksi langsung dengan warga yang menyampaikan aspirasi dan ucapan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi ekonomi daerah.“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan peninjauan Bapak Wakil Presiden di Pasar Mardika dan Pasar Ikan Arumbae berjalan aman, lancar, dan penuh keakraban. Ini menunjukkan kedewasaan masyarakat dalam menyambut kunjungan pejabat negara,” ujar Kapolda.Kapolda menekankan, jajarannya bersama TNI dan pemerintah daerah telah mempersiapkan seluruh aspek pengamanan secara matang, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga pengamanan terbuka dan tertutup di area kunjungan.“Kami bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait untuk memastikan kegiatan berjalan kondusif. Kunjungan ini bukan hanya bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap Maluku, tetapi juga dorongan bagi kita semua untuk memperkuat stabilitas keamanan dan ekonomi daerah,” tambahnya.Seluruh rangkaian kunjungan kerja Wapres di Ambon berakhir pada pukul 18.30 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali. Masyarakat Ambon menunjukkan keramahan dan antusiasme yang luar biasa, sementara aparat keamanan berhasil menjaga situasi tetap kondusif tanpa gangguan berarti.Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengendalian harga bahan pokok serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Maluku. PNO-12 16 Okt 2025, 13:43 WIT
Jangkau Ribuan Anak di Kupang: Kapolda NTT Jamin Kualitas dan Keamanan Pangan SPPG Polri Papuanewsonline.com, ​Kupang - Dalam upaya menjaga dan mendukung tumbuh kembang anak-anak serta siswa sekolah di Nusa Tenggara Timur, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) terus berinovasi melalui penyediaan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan lewat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) POLRI. Program yang telah berjalan sejak bulan Juli ini telah memberikan manfaat kepada 2.692 penerima, terdiri dari siswa sekolah, guru, dan petugas posyandu di berbagai wilayah di Kota Kupang dan sekitarnya.Kegiatan MBG di bawah pengelolaan SPPG POLRI SPN Kupang Polda NTT menjadi salah satu bukti nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda. Di balik setiap porsi makanan bergizi yang diterima anak-anak sekolah, tersimpan kerja keras, disiplin, dan semangat pengabdian dari para petugas yang setiap hari menyiapkan hidangan sehat dengan penuh tanggung jawab.Sejak pagi hari, suasana dapur SPPG sudah dipenuhi aktivitas para petugas yang menyiapkan bahan-bahan segar seperti sayuran, daging, telur, dan bahan pelengkap lainnya. Semua bahan dicuci bersih dan ditakar sesuai kebutuhan agar hasil masakan benar-benar higienis serta memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan oleh tenaga ahli.Setelah bahan siap, juru masak mulai bekerja dengan penuh semangat. Wajan berdesis, aroma masakan menggugah selera, dan koordinasi yang teratur menunjukkan profesionalisme tim di dapur. Di sinilah tercipta makanan bergizi yang bukan hanya lezat, tetapi juga seimbang dan berguna untuk mendukung pertumbuhan anak-anak dan siswa sekolah menengah penerima manfaat.Sebelum MBG dikirimkan, tim pengawas melakukan pemeriksaan kualitas secara menyeluruh. Makanan yang akan disalurkan harus dipastikan matang sempurna, tidak terkontaminasi, dan memenuhi standar gizi. Tahap ini menjadi wujud tanggung jawab moral dari SPPG POLRI untuk menjamin mutu setiap sajian yang dikonsumsi masyarakat.Setelah lulus pemeriksaan, makanan bergizi dikemas dengan sistem tertutup dan higienis. Setiap wadah diberi label sesuai jenis menu dan waktu makan pagi, siang, atau malam. Petugas bekerja dengan cepat dan penuh kehati-hatian agar makanan tetap dalam kondisi hangat dan layak konsumsi hingga sampai di lokasi penerima.Usai pengemasan, seluruh peralatan dapur dan wadah makanan dibersihkan melalui proses “cuci ompreng”. Proses ini menjadi tahapan penting untuk menjaga sanitasi dan mencegah kontaminasi silang pada siklus pengolahan berikutnya. Prinsip “bersih, aman, dan siap pakai” selalu dijunjung tinggi dalam setiap kegiatan SPPG POLRI.Setelah seluruh proses selesai, tim distribusi bergerak cepat menyalurkan MBG menggunakan kendaraan operasional menuju titik-titik distribusi yang telah ditentukan. Hingga saat ini, MBG dari SPPG POLRI SPN Kupang Polda NTT telah disalurkan ke berbagai lembaga pendidikan dan layanan masyarakat seperti SMK Negeri 1 Kupang, SMP Negeri 1 Kupang, TK Kemala Bhayangkari, PAUD Belajar Mandiri, Posyandu Mawar, dan Posyandu Kemala Bhayangkari.Di setiap lokasi, sambutan antusias selalu terlihat. Para siswa, guru, dan petugas posyandu dengan senang hati menerima paket makanan bergizi yang telah disiapkan dengan penuh ketulusan. Wajah-wajah ceria dan semangat para penerima menjadi bukti bahwa program ini benar-benar memberikan dampak positif terhadap semangat belajar dan kesehatan masyarakat.Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K, M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa​ program ini tidak hanya fokus pada kuantitas, tetapi juga menjamin kualitas dan keamanan makanan. Polda NTT menempatkan peran Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) dan ahli gizi sebagai pilar utama dalam proses penyediaan makanan.​“Kami tidak hanya menyalurkan, tetapi juga menjamin bahwa setiap porsi makanan yang diterima anak-anak kita adalah makanan yang betul-betul aman dan bergizi. Tim dari Biddokkes Polda NTT melakukan pengawasan ketat, mulai dari bahan baku hingga proses masak,” ujar Kabidhumas Polda NTT.​Hasil pemeriksaan oleh tim food safety menunjukkan standar kebersihan yang tinggi telah diterapkan. “Pengecekan meliputi kebersihan dapur dan kualitas bahan baku. Kami pastikan kondisi dapur dalam keadaan baik, bahan baku yang digunakan segar, serta ompreng dan peralatan masak bersih,” tegas Kombes Henry.Kabidhumas menyampaikan bahwa program MBG adalah wujud nyata kepedulian Polri terhadap masa depan bangsa, khususnya di NTT.​“Program Makan Bergizi Gratis ini adalah investasi kita untuk masa depan generasi penerus bangsa. Anak-anak yang sehat dan memiliki gizi yang baik akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan kuat, yang pada akhirnya akan membangun Nusa Tenggara Timur ini menjadi lebih maju. Kami di Polda NTT berkomitmen untuk terus mendukung program prioritas ini dengan standar pelayanan terbaik, memastikan penyaluran berjalan lancar dan kualitas gizi tetap terjaga. Kesehatan dan kecerdasan anak-anak NTT adalah prioritas kami,” pungkas Kombes Henry Novika Chandra.​Diharapkan, dengan adanya program MBG yang didukung penuh oleh Polda NTT ini, pemenuhan gizi di kalangan pelajar dan anak-anak usia dini di Kota Kupang dapat ditingkatkan, sekaligus membangun citra Polri yang semakin dekat dan melayani masyarakat. PNO-12 16 Okt 2025, 13:34 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT