logo-website
Sabtu, 11 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Torehkan Prestasi Maluku di PON Beladiri Cabor Karate: Bripda Marcelino Raih Medali Perak Papuanewsonline.com, Kudus – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia asal Maluku. Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Seram Bagian Barat, Bripda Marcelino Jansen Kuhuparuw, sukses meraih medali perak dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) bela diri cabang olahraga Karate kategori Kumite-55 kg Putra yang digelar di Kudus, Jawa Tengah.Bripda Marcelino, yang merupakan Bintara Polri lulusan tahun 2020, berhasil mengharumkan nama Maluku dan institusi Polri setelah melalui pertandingan sengit melawan sejumlah atlet tangguh dari berbagai provinsi.Pada final kategori Kumite-55 kg Putra, medali emas diraih oleh Rizky Lawyer dari Sumatera Utara, disusul Bripda Marcelino Jansen Kuhuparuw (Maluku) di posisi kedua dengan medali perak. Adapun peraih medali perunggu masing-masing diraih oleh M. Taufik (Lampung) dan Sentosa Rianto (Kalimantan Timur).Keberhasilan Bripda Marcelino ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi kontingen Maluku, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri, khususnya generasi muda di jajaran Polda Maluku, untuk terus mengembangkan potensi dan semangat berprestasi di luar tugas kepolisian.Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. Ia menilai, pencapaian Bripda Marcelino mencerminkan semangat disiplin, kerja keras, dan sportivitas yang menjadi karakter sejati seorang anggota Polri.“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Bripda Marcelino. Ini menunjukkan bahwa anggota Polri tidak hanya berdedikasi dalam tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga dan mengharumkan nama daerah serta institusi,” ujar Kapolda Maluku.Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen Polda Maluku dalam mendukung pengembangan minat dan bakat anggota di berbagai bidang, termasuk olahraga bela diri yang menjadi bagian dari pembinaan mental dan fisik personel.Dengan torehan medali perak tersebut, Bripda Marcelino Jansen Kuhuparuw menambah daftar atlet Polri yang berprestasi di ajang nasional, sekaligus menjadi teladan dalam menjunjung nilai-nilai sportivitas dan profesionalisme di tubuh Polri. PNO-12 26 Okt 2025, 08:19 WIT
Setelah 7 Tahun Vakum, Puskesmas Aroanop Kembali Beroperasi Papuanewsonline.com, Mimika — Harapan baru muncul di tengah masyarakat pedalaman Papua. Setelah tujuh tahun vakum, Puskesmas Aroanop akhirnya kembali beroperasi pada 23 Oktober 2025, membawa semangat baru bagi warga yang selama ini hidup tanpa akses memadai terhadap layanan kesehatan. Kembalinya pelayanan medis di wilayah terpencil ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah daerah, melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, untuk menghadirkan kembali pelayanan publik yang layak di kawasan pegunungan Tembagapura. Perjalanan tim medis menuju Aroanop tidak mudah. Untuk mencapai distrik yang hanya dapat diakses melalui jalur udara ini, tim Puskesmas Aroanop bersama perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika harus menempuh perjalanan menggunakan helikopter, membawa perlengkapan medis, obat-obatan, dan logistik pelayanan dasar. Tim yang terdiri dari Kepala Puskesmas Aroanop, Ibu Fransiska Tekege, bersama tenaga medis Dessy, Suster Diana, dan Paman Arinus, tiba dengan selamat di Aroanop untuk memulai kembali operasional puskesmas yang telah lama tidak aktif akibat berbagai kendala keamanan dan akses transportasi. “Pelayanan kesehatan ini merupakan hasil kerja keras tim Puskesmas Aroanop dan Dinas Kesehatan untuk mengembalikan akses pelayanan kesehatan di Aroanop,” ujar Fransiska Tekege, Kepala Puskesmas Aroanop, di sela kegiatan pelayanan perdana. Kehadiran kembali Puskesmas Aroanop disambut hangat oleh masyarakat. Selama bertahun-tahun, warga harus menempuh perjalanan panjang dan berisiko ke kota Tembagapura hanya untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar. Kini, mereka dapat mengakses pengobatan langsung di kampung sendiri. Pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan penyakit menular, imunisasi, serta konsultasi ibu dan anak. “Kami sangat bersyukur. Sudah lama kami tidak punya tempat berobat di sini. Sekarang Puskesmas sudah buka lagi, kami tidak perlu ke kota,” ujar salah satu warga Aroanop dengan penuh haru. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi tenaga medis yang bersedia bertugas di wilayah sulit dijangkau seperti Aroanop. Menurutnya, pembukaan kembali puskesmas ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan pelayanan kesehatan menjangkau seluruh pelosok daerah tanpa terkecuali. “Kami berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan hingga ke kampung-kampung. Tidak boleh ada warga Mimika yang tertinggal dari sisi pelayanan kesehatan,” ungkapnya. Selain menghidupkan kembali pelayanan di Puskesmas Aroanop, Dinas Kesehatan juga berencana menambah tenaga medis dan fasilitas penunjang, termasuk alat pemeriksaan laboratorium sederhana serta ruang rawat darurat agar pelayanan bisa lebih optimal. Dengan beroperasinya kembali Puskesmas Aroanop, pemerintah berharap masyarakat dapat kembali memperoleh hak dasar mereka atas kesehatan, sekaligus menumbuhkan kesadaran hidup sehat di lingkungan pegunungan. Fransiska Tekege menegaskan bahwa meski tantangan besar masih ada, tim medis berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Kami datang bukan hanya untuk membuka pelayanan sementara, tetapi memastikan masyarakat Aroanop benar-benar merasakan manfaatnya. Ini adalah langkah awal menuju pelayanan kesehatan yang berkelanjutan,” ujarnya penuh semangat. Pembukaan kembali Puskesmas Aroanop menjadi bukti nyata bahwa semangat pelayanan publik tidak mengenal batas geografis. Di tengah medan berat dan keterbatasan akses, para tenaga kesehatan tetap hadir membawa harapan baru bagi masyarakat. Masyarakat berharap agar keberlanjutan pelayanan ini terus dijaga dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah, agar tidak lagi mengalami masa vakum seperti sebelumnya. Penulis: Hendrik Editor: GF   25 Okt 2025, 15:13 WIT
Kapolda Maluku Hadiri Syukuran HKGB ke-73 Tahun Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto S.H., S.I.K., M.Si menegaskan, dukungan Bhayangkari kepada Polri sangat penting untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.Penegasan ini disampaikan Kapolda selaku Pembina Bhayangkari Daerah Maluku saat menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73 Tahun yang dihelat di gedung Plaza Presisi Polda Maluku, Kamis (23/10/2025).Acara peringatan HKGB yang mengusung tema "Bhayangkari Berkarya Mendukung Polri untuk Masyarakat” ini dihadiri Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni S.I.K., M.H, Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Irwasda dan Pejabat Utama Polda Maluku, Kapolresta P. Ambon dan P. P. Lease, Pakor Polwan Polda Maluku, Para Pengurus Bhayangkari Daerah Maluku, Warakawuri dan undangan lainnya.Setelah acara pembukaan, dilanjutkan dengan Pemberian Tanda Penghargaan Lencana Bakti Sewindu, Dwiwindu, dan Triwindu kepada Bhayangkari yang dinilai telah menunjukkan dedikasi dan loyalitas dalam mendukung pengabdian suami kepada institusi Polri.Sebagai Pembina Bhayangkari Daerah Maluku, Kapolda Irjen Dadang Hartanto menyampaikan tema peringatan HKGB tahun ini sangat relevan dengan semangat pengabdian Polri dalam melayani masyarakat.“Tema peringatan yang diambil tahun ini merupakan tema yang sejalan dan selaras dengan tugas Polri, yakni Polri untuk masyarakat, sedangkan Bhayangkari berkarya untuk mendukung Polri dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Tema ini sangat bagus dan bermakna,” ungkap Kapolda.Lebih lanjut Kapolda kembali menegaskan keberadaan Polri untuk masyarakat. Dalam menjalankan tugasnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Berbagai bentuk kejahatan terus berkembang seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk kejahatan siber yang kini semakin canggih dan sulit dideteksi.Masyarakat, kata Kapolda, membutuhkan pelayanan Polri yang profesional. Namun untuk menyelenggarakan keamanan dan ketertiban di tengah tantangan zaman seperti sekarang bukanlah hal yang mudah. Perkembangan teknologi dan digitalisasi, khususnya media sosial, ungkap Kapolda, menjadi tantangan tersendiri karena dapat memunculkan bentuk kejahatan baru, meskipun secara prinsip merupakan kejahatan konvensional.Kapolda juga menyoroti pentingnya dukungan dari seluruh pihak, terutama dari Bhayangkari yang memiliki peran sangat signifikan sebagai pendamping anggota Polri.Menurutnya, tugas Polri yang berat dan penuh risiko akan terasa lebih ringan ketika diimbangi dengan keharmonisan dalam keluarga.Polri, lanjut Kapolda, memiliki keterbatasan sumber daya dan menghadapi banyak dinamika di lapangan. Dukungan penuh dari Bhayangkari sangat penting. Bhayangkari adalah pendamping sejati yang bisa memberikan ketenangan dan semangat bagi suami ketika kembali dari tugas. "Rumah menjadi satu-satunya tempat istirahat bagi Bhayangkara sejati. Karena itu, Bhayangkari harus menjadi cooling system, penyejuk bagi keluarga,” pinta Kapolda.Selain berperan di lingkup keluarga, Bhayangkari juga memiliki peran sosial yang luas di masyarakat. Melalui berbagai kegiatan seperti bakti sosial, bakti kesehatan, bantuan sosial, dan kegiatan kemanusiaan lainnya, Bhayangkari ikut serta dalam membangun citra positif Polri dan mempererat hubungan dengan masyarakat.“Gerakan Bhayangkari mencerminkan wujud nyata keluarga besar Polri. Ketika masyarakat melihat Bhayangkari, maka mereka juga melihat Polri. Karena itu, jaga sikap dan perilaku, baik di dunia nyata maupun di media sosial. Hindari perilaku hedonisme, jaga kesederhanaan, dan bijak dalam menggunakan media sosial,” tegas Kapolda.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga memberikan pesan khusus kepada seluruh pengurus Bhayangkari agar terus menjaga komunikasi dan solidaritas di setiap tingkatan.Ia mengungkapkan, Bhayangkari adalah wadah silaturahmi yang harus mampu mempersatukan, bukan memecah belah. “Lakukan pendekatan kepada anggota Bhayangkari di tingkat paling bawah, dengarkan keluh kesah mereka, datangi mereka. Ada Bhayangkari yang jauh dari suaminya, bantu agar mereka tetap bisa menjaga keharmonisan rumah tangga. Jaga perilaku di tempat publik dan media sosial karena semuanya menjadi sorotan publik,” pesan Kapolda.Bhayangkari, tambah Kapolda, memiliki makna “tidak ada bahaya”, yang merepresentasikan kekuatan, kesetiaan, dan ketulusan dalam mendukung tugas suami di institusi Polri. “Bhayangkari memiliki peran ganda, selain sebagai ibu rumah tangga juga sebagai wanita pekerja profesional. Keduanya harus diatur dengan baik agar berjalan selaras. Jadikan organisasi Bhayangkari ini wadah kebersamaan dan persaudaraan yang kokoh, bukan tempat perpecahan. Jaga solidaritas dan semangat kebersamaan,” tutup Kapolda.Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian tumpeng mini kepada Bhayangkari berprestasi, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kiprah mereka dalam mendukung berbagai kegiatan sosial maupun organisasi.Selanjutnya diberikan pula penghargaan kepada Bhayangkari berprestas, diiringi suasana haru dan penuh semangat kebersamaan. PNO-12 25 Okt 2025, 08:09 WIT
Seleksi PAG dan SBP, 118 Anggota Polda Maluku Dinyatakan Lulus Papuanewsonline.com, Ambon – Sebanyak 118 anggota Polda Maluku dinyatakan lulus seleksi Perwira Alih Golongan (PAG) Tahun 2025 dan Sekolah Bintara Polisi (SBP) Tahun 2026. Seleksi PAG yang dinyatakan lulus berjumlah 12 orang dan SBP sejumlah 106 orang. Ratusan personel dinyatakan lulus melalui sidang Penetapan Kelulusan Tingkat Panitia Daerah (Panda) yang dibuka secara langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H. Sidang ini digelar di Aula Basudara Manise Lantai 5, Mapolda Maluku, Jumat, 24 Oktober 2025.Sidang Penetapan Kelulusan Seleksi PAG 2025 dan SBP 2026 merupakan puncak dari rangkaian seleksi yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan personel Polri yang ideal dan mewujudkan postur Polri yang berkualitas.Dalam sidang tersebut hadir para Pejabat Utama Polda Maluku. Turut hadir para peserta seleksi yaitu dari PAG sejumlah 31 orang dan SBP sebanyak 108 orang. Mereka yang hadir setelah melalui proses seleksi ketat meliputi enam aspek penilaian, termasuk Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) dan Psikologi.Untuk seleksi SBP, 106 peserta yang dinyatakan lulus terdiri dari anggota Brimob 103 orang dan anggota Polairud Polda Maluku 3 orang.Wakapolda Maluku dalam amanatnya pertama-tama menyampaikan rasa syukur dan ucapan selamat kepada para peserta yang dinyatakan lulus terpilih.Wakapolda juga membagikan kisah historisnya saat mengikuti seleksi hingga bisa mencapai posisi sebagai Wakapolda Maluku saat ini. "Perjalanan karier di Polri penuh perjuangan. Saya juga pernah berada di posisi kalian, menghadapi berbagai seleksi. Kunci utamanya adalah keimanan, menjaga fisik, menyiapkan mental, dan yang terpenting, jangan pernah berhenti belajar," ungkapnya.Secara khusus, Brigjen Imam Thobroni memberikan motivasi dan spirit kepada para peserta yang belum terpilih/tidak memenuhi syarat pada tahun ini.“Bagi yang belum terpilih, saya tegaskan, jangan mudah menyerah. Jadikan hasil hari ini sebagai evaluasi dan dorongan untuk bangkit lebih kuat. Kalian beruntung hidup di era sekarang, di mana segala sesuatu mudah untuk dijangkau dan dipelajari. Manfaatkan teknologi, seperti Google atau YouTube, untuk mempersiapkan diri kalian secara maksimal di seleksi tahun depan,” tegas Wakapolda.Wakapolda berpesan agar peserta yang lulus selalu meningkatkan disiplin dan menghindari pelanggaran selama pendidikan, serta menjunjung tinggi prinsip seleksi yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis untuk menghasilkan calon personel Polri yang berkualitas.Ia juga menceritakan historis saat mengikuti seleksi hingga bisa sampai saat ini menjadi Wakapolda. Wakapolda juga memberikan motivasi dan spirit kepada peserta yang tidak terpilih/memenuhi syarat. "Jangan mudah menyerah dan selalu semangat untuk mengikuti seleksi di tahun depan," pintanya. PNO-12 25 Okt 2025, 08:00 WIT
Audiensi Dengan Menhut, Kapolri Siap Bersinergi Hadapi Karhutla Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar audiensi dengan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (24/10/2025). Sejumlah pembahasan dan isu dibahas keduanya dalam kesempatan tersebut. Dalam pertemuan tersebut, Sigit menekankan soal optimalisasi kepolisian dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Indonesia."Saya baru saja menerima audiensi dari Menteri Kehutanan untuk memperkuat koordinasi dan mengoptimalkan pelaksanaan tugas dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan," kata Sigit. Menurut Sigit, saat ini, Indonesia mulai memasuki musim hujan yang diprediksi terjadi pada periode September hingga November 2025. Puncak musim hujan diperkirakan berlangsung pada November 2025 hingga Februari 2026, yang dimulai dari wilayah Indonesia bagian barat dan secara bertahap bergerak ke bagian timur. Namun, karhutla masih harus diwaspadai di sejumlah titik. "Meski demikian, BMKG juga menjelaskan saat ini masih terjadi kondisi panas ekstrem di beberapa wilayah Indonesia di antaranya yang terjadi di Majalengka, Surabaya, Gorontalo, Kupang, hingga Sentani," ujar Sigit.Sigit memaparkan, berdasarkan hasil monitoring titik hotspot pada periode Januari sampai 22 Oktober 2025, terdapat 2.517 titik hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (confidence level high). Menurutnya, angka ini menurun sebanyak 833 titik atau 24,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Adapun wilayah dengan titik hotspot tertinggi terjadi di wilayah Riau, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. "Kondisi ini disebabkan oleh rendahnya curah hujan, kondisi cuaca kering, angin kencang yang menyebabkan penyebaran titik api dengan cepat serta karakteristik wilayah yang sebagian besar merupakan lahan gambut," ucap Sigit.Sigit memastikan, dalam penanggulangan Karhutla, Polri bersama stakeholders terkait, termasuk Kementerian Kehutanan, telah melakukan langkah-langkah mitigasi untuk mengoptimalkan penanggulangan Karhutla.Pada tahun 2025, Polri telah melaksanakan 27.621 kegiatan sosialisasi dan 11.949 kegiatan patroli. Selain itu, hingga saat ini Polri bersama stakeholders terkait telah membangun 4.032 embung atau kanal serta 1.457 menara pantau di beberapa wilayah rawan kebakaran hutan."Dalam menghadapi ancaman karhutla yang berpotensi mengganggu stabilitas lingkungan, ekonomi, dan sosial masyarakat, Polri bersama Kementerian dan Lembaga terkait berkomitmen melakukan langkah-langkah cepat, terpadu, dan berkesinambungan," papar Sigit. Upaya tersebut diawali dengan peningkatan kesiapsiagaan personel dan Sarpras, serta pendirian Posko Tanggap Darurat terpadu di wilayah rawan Karhutla."Kami juga menerapkan early warning system dalam rangka monitoring dan deteksi dini terhadap potensi Karhutla melalui pemanfaatan aplikasi Geospatial Analytic Center (GAC), yang terpadu dan berkesinambungan denganaplikasi instansi lainnya seperti SiPongi (Kemenhut), Fire Danger Rating System, Himawari (BMKG), dan TMAT (KLHK)," papar Sigit. Kemudan, melakukan patroli darat maupun udara terpadu yang melibatkan TNI, BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat peduli api untuk mendeteksi dan memverifikasi titik hotspot secara real time. Ketika, ditemukan adanya titik Karhutla, maka dilakukan upaya pemadaman dengan melibatkan melalui personel dan Sarpras pada jalur darat ataupun operasi modifikasi cuaca.Selanjutnya, Sigit menuturkan, terkait penegakan hukum, pihaknya mengedepankan tindakan tegas dan profesional. Pada periode Januari sampai 23 Oktober 2025, Polri telah menangani 86 kasus tindak pidana Karhutla dengan menetapkan 83 tersangka perorangan."Adapun modus operandi dari para pelaku yaitu melakukan pembakaran lahan untuk kegiatan usaha, khususnya perkebunan. Terakhir, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena selain dapat merusak lingkungan, tindakan tersebut juga membahayakan kesehatan dan keselamatan banyak orang," tutup Sigit. PNO-12 25 Okt 2025, 07:51 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz Serahkan Yopi Balingga ke Kejaksaan Negeri Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura – Personel Subsatgas Investigasi Operasi Damai Cartenz melaksanakan kegiatan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) terhadap satu orang tersangka atas nama Yopi Balingga di Kejaksaan Negeri Jayapura, Jumat (24/10/2025). Kegiatan ini dipimpin oleh IPTU Kamaruddin, S.H., bersama personel Bripka Jefri J. Thomas dan Briptu Arthur D. Sanadi.Pelaksanaan kegiatan dimulai pukul 09.00 WIT dengan persiapan awal di Dit Tahti Polda Papua. Selanjutnya pada pukul 09.30 WIT, dilakukan pengeluaran tahanan terhadap tersangka Yopi Balingga, yang kemudian dibawa menuju Kejaksaan Negeri Jayapura. Sekitar pukul 10.51 WIT, tim melaksanakan proses penyerahan tersangka beserta barang bukti berupa 16 butir amunisi kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).Tersangka Yopi Balingga sebelumnya ditangkap oleh personel Satgas Operasi Damai Cartenz pada akhir Agustus 2025 di wilayah Kabupaten Lanny Jaya. Yang bersangkutan diduga terlibat dalam jaringan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang kerap melakukan aktivitas distribusi amunisi secara ilegal di wilayah pegunungan tengah Papua.Dari hasil penyelidikan, tersangka diketahui memiliki peran sebagai kurir dan penyimpan amunisi, yang rencananya akan dikirimkan kepada salah satu kelompok KKB di wilayah Kabupaten Nduga.Barang bukti berupa 16 butir amunisi ditemukan saat penangkapan dan telah diamankan sebagai bagian dari proses hukum.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasinya atas kinerja tim yang telah menyelesaikan proses hukum hingga tahap II dengan baik.“Langkah penegakan hukum yang dilakukan secara profesional dan transparan merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam menegakkan keadilan serta menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua,” ungkapnya.Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., turut menegaskan pentingnya sinergi antara aparat kepolisian dan pihak kejaksaan dalam setiap tahapan penegakan hukum.“Proses hukum yang berjalan dengan tertib dan sesuai prosedur menjadi cerminan bahwa aparat bekerja berdasarkan prinsip hukum dan kemanusiaan,” ujarnya.Pelaksanaan penyerahan tersangka dan barang bukti berjalan aman, tertib, dan lancar hingga kegiatan selesai.Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Operasi Damai Cartenz dalam mendukung penegakan hukum secara profesional, humanis, dan berkeadilan di wilayah Papua. PNO-12 25 Okt 2025, 07:34 WIT
Jumat Berkah, Divisi Humas Polri Gelar Khataman dan Doa Bersama Papuanewsonline.com, Jakarta – Divisi Humas Polri kembali menyelenggarakan kegiatan khataman Quran dan doa bersama rutin pada Jumat (24/10/2025) yang penuh keberkahan. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.00 WIB hingga menjelang waktu Salat Jumat ini dipimpin oleh empat ustaz dari Yayasan Daarul Quran Indonesia, yakni Ustaz Ali Kholidin S.Q, Ustaz Muhaimin S.Q, Ustaz Salim Maftukhi S.Q, dan Ustaz Ghofur S.Q.Kegiatan khataman ini diikuti oleh personel Divisi Humas Polri. Salah seorang personel, Bripda Delka, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan mengikuti kegiatan tersebut.“Alhamdulillah, saya bersyukur diberikan kesempatan untuk melaksanakan pengajian khataman ini di sela-sela kesibukan dinas bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.Sementara itu, Ustaz Ali Kholidin menyampaikan apresiasi kepada Kepala Divisi Humas Polri beserta jajaran atas konsistensi dalam menyelenggarakan khataman yang rutin digelar setiap Senin dan Jumat.“Saya berterima kasih kepada Kepala Divisi Humas Polri beserta seluruh staf jajaran atas kegiatan khataman yang rutin dilaksanakan. Semoga khataman ini membawa keberkahan bagi seluruh anggota Polri di manapun bertugas, serta selalu diberikan kesehatan dan perlindungan dalam menjalankan tugas sebagai insan Bhayangkara,” tutur Ustaz Ali.Kegiatan khataman rutin ini menjadi salah satu upaya Divisi Humas Polri dalam membangun spiritualitas, memperkuat keimanan, sekaligus menanamkan nilai-nilai religius di tengah kesibukan tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat. PNO-12 25 Okt 2025, 07:29 WIT
Bupati Jayawijaya Serahkan Dana Desa ke Distrik Asolokobal: Dorong Pemerataan Pembangunan Papuanewsonline.com, Wamena — Pemerintah Kabupaten Jayawijaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan dari tingkat kampung melalui penyaluran Dana Desa (DD). Pada Kamis (24/10/2025), Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, SH., MH., secara simbolis menyerahkan Dana Desa kepada perwakilan pemerintah Distrik Asolokobal dalam sebuah acara resmi yang berlangsung di Wamena, disaksikan oleh sejumlah kepala distrik, aparat kampung, dan tokoh masyarakat. Acara penyerahan Dana Desa ini menjadi bagian penting dari strategi Pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa dan mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pegunungan tengah Papua. Dalam sambutannya, Bupati Atenius Murip menegaskan bahwa penyaluran Dana Desa bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan bentuk nyata dari tanggung jawab pemerintah dalam membangun daerah dari akar rumput. “Dengan Dana Desa ini, kami berharap infrastruktur dasar seperti jalan kampung, jembatan kecil, sarana air bersih, dan fasilitas kesehatan dapat segera dibangun dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Peningkatan pelayanan publik juga harus menjadi prioritas agar kualitas hidup masyarakat Asolokobal semakin baik,” ujar Bupati Atenius Murip. Ia menambahkan bahwa pembangunan yang bersumber dari Dana Desa harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan tidak digunakan untuk kepentingan kelompok tertentu. “Dana Desa bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok, tapi untuk kepentingan seluruh warga kampung. Pengelolaannya harus transparan, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya di hadapan para kepala kampung. Distrik Asolokobal sendiri merupakan salah satu wilayah prioritas pembangunan di Kabupaten Jayawijaya karena memiliki potensi besar di sektor pertanian dan peternakan. Melalui Dana Desa, pemerintah berharap masyarakat setempat mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal. “Kami ingin Asolokobal menjadi contoh distrik yang mampu mengelola Dana Desa dengan baik — bukan hanya untuk membangun infrastruktur, tapi juga untuk menggerakkan ekonomi lokal melalui pemberdayaan masyarakat,” kata Atenius. Ia juga mendorong agar Dana Desa digunakan untuk mendukung program pertanian berkelanjutan, pemberdayaan perempuan, serta pelatihan bagi pemuda desa agar mereka tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi juga mampu berinovasi dan menciptakan lapangan kerja mandiri. Dalam kesempatan yang sama, Bupati Atenius Murip mengingatkan seluruh aparat kampung untuk selalu menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahap penggunaan Dana Desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan. “Dana Desa adalah uang rakyat. Maka, pengelolaannya harus melibatkan masyarakat melalui musyawarah kampung agar semua pihak tahu ke mana anggaran digunakan,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan langsung agar setiap rupiah Dana Desa benar-benar dimanfaatkan secara optimal dan tidak disalahgunakan. “Kami akan memastikan tidak ada penyimpangan. Setiap program akan dipantau agar hasilnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tambah Bupati. Penyerahan Dana Desa ini disambut dengan antusias oleh masyarakat Distrik Asolokobal. Salah satu tokoh masyarakat menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya yang terus berkomitmen untuk mendukung pembangunan di kampung-kampung terpencil. “Kami senang karena pemerintah tidak melupakan masyarakat di Asolokobal. Dengan adanya Dana Desa, kami bisa memperbaiki jalan dan sarana air bersih yang selama ini menjadi kendala,” ujarnya. Para kepala kampung pun berjanji akan menggunakan dana tersebut dengan sebaik-baiknya dan tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pembangunan berjalan sesuai rencana. Bupati Atenius Murip menutup kegiatan dengan pesan penuh semangat kepada seluruh aparat kampung agar menjadikan Dana Desa sebagai alat untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. “Pemerintah hadir bukan hanya untuk menyalurkan dana, tetapi untuk memastikan bahwa kehidupan masyarakat kita semakin baik. Mari kita jaga semangat gotong royong dan bekerja bersama demi Jayawijaya yang maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya. Penulis: Hendrik Editor: GF   25 Okt 2025, 04:40 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT