Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Warga Serbu Kantor Dinas DPMK Mamberamo Tengah, Polisi Turun Langsung Amankan Situasi
Papuanewsonline.com, Jayapura - Kepolisian Resor Mamberamo Tengah
saat ini sedang melakukan penjagaan ketat di sekitaran Kantor Dinas DPMK
Kabupaten Mamberamo Tengah, Distrik Kobakma, Jumat (9/6). Dengan dibantu Aparat TNI dan Perwakilan Pemerintah Daerah,
Penjagaan tersebut dilakukan seusai massa melakukan aksi protes secara spontan
hingga merusak bangunan serta fasilitas Kantor Dinas DPMK Kabupaten Mamberamo
Tengah. Kapolres Mamberamo Tengah Kompol Sudirman menyebutkan, aksi
protes tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIT hingga 14.00 WIT, dilakukan
oleh sekitar 300 orang yang terdiri dari 5 Ditrik yakni Kelila, Ilugwa,
Eragayam, Kobakma, dan Megambilis akibat Dana Kampung yang dibagikan tidak
sesuai. “Aksi ini dipicu akibat Dana Kampung yang diterima oleh
masyarakat tidak sesuai dan tidak adanya sosialisasi dari Pendamping dana Desa
dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) kepada masing-masing Kepala
Kampung tentang pemberlakuan penggunaan dana Desa sesuai PERMENDES,” ungkapnya. Menurutnya, akibat adanya hasutan oleh oknum masyarakat
sehingga mengajak warga lainnya untuk melakukan protes dan menyebabkan beberapa
bagian kantor mengalami kerusakan seperti jendela dan bagian pintu kantor. “Setelah kami melakukan mediasi, masyarakat menerima dan
kembali ke kediaman masing-masing namun dengan tuntutan hal ini dapat
dibicarakan oleh Plt. Bupati Mamberamo Tengah Yonas Kenelak S.Sos guna tidak
diberlakukannya pembagian dana program sesuai PERMENDES sehingga dana yang
diterima sesuai dengan utuh,” ujar Kapolres. Diakhir penyampaiannya, Kompol Sudirman menghimbau kepada
masyarakat agar tidak mudah terhasut oleh oknum sehingga kembali melakukan
aksi-aksi yang dapat merugikan diri sendiri dn orang lain dan membuat kekhawatiran
ditengah masyarakat.
“Kami meminta masyarakat untuk dapat bersabar dan menunggu
keputusan Pemerintah Daerah dan selanjutnya akan dipertemukan kembali untuk
mencapai keputusan bersama. Oleh karena itu, kami juga menghimbau kepada
masyarakat agar tidak melakukan aksi yang dapat membuat kegaduhan di Kabupaten
Mamberamo Tengah,” tegasnya. (PNO-12)
10 Jun 2023, 14:12 WIT
Polres Yapen Menangkap Seorang Pelaku Pengguna Narkoba Jenis Ganja Di Pelabuhan Serui
Papuanewsonline.com, Jayapura - Kepolisian Resor Kepulauan Yapen
telah berhasil mengamankan seorang pelaku penyalahgunaan Narkoba jenis Ganja
berinisial AH (20) yang bertempat di Pelabuhan Serui, Jl Diponegoro Distrik
Yapen Selatan, Kamis (8/6). Penangkapan terhadap pelaku tersebut dibenarkan oleh Kapolres
Yapen AKBP Herzoni Saragih, S.I.K., M.H saat ditemui oleh awak media
diruangannya. Kapolres menjelaskan, pelaku diamankan saat tengah
mengonsumsi minuman keras bersama temannya di dermaga ketika aparat melakukan
pengamanan dan penyelidikan saat tiba dan sandarnya KM. Sabuk Nusantara 81. “Saat pelaku dilakukan penggeledahan, ditemukan 7 Bungkus
plastik bening besar berisikan narkoba jenis ganja, 1 bungkus kantong plastic
hitam yang dibalut menggunakan lakban coklat, 1 buah lakban, dan 1 buah jaket
berwarna hijau,” ungkapnya. Setelah dilakukan penghitungan, diketahui berat keseluruhan
Narkoba yang diamankan sekitar 116,5 Gram dan saat ini telah berada di Sat
Reskrim Narkoba Polres Kepulauan Yapen.
“Pelaku saat ini tengah menjalani penyidikan untuk
dikembangkan dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Pelaku kami sangkakan
Pasal 111 ayat (1) UU RI No 35 thn 2009 tentang Narkotika dengan hukuman
penjara paling singkat empat tahun dan paling lama dua belas tahun dan pidana
denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp8 miliar,” tegas AKBP
Herzoni. (PNO-12)
10 Jun 2023, 13:51 WIT
Diakhir Kegiatan Brigadir Remaja Samapta, Kapolda Maluku: Pegang Teguh Tribrata Dan Catur Prasetya
Papuanewsonline.com, Maluku - Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum menutup kegiatan Pemantapan dan Pembentukan Brigadir Remaja AK-48 Direktorat Samapta Polda Maluku, Kamis (8/6/2023).Upacara penutupan yang digelar di Pantai Natsepa, Negeri Suli, Kabupaten Maluku Tengah, ini dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Stephen M. Napiun, SIK., SH., M.Hum dan para pejabat utama Polda Maluku.Penutupan diwarnai dengan sejumlah peragaan oleh Bintara Remaja. Seperti Dril Senjata, Dril Tongkat, Dril Borgol dan Bela Diri Polri. Selain itu juga dilaksanakan Pementasan Yel yel, Pembinaan Fisik renang di laut serta tradisi pemasangan baret oleh Kapolda Maluku.Kapolda Maluku pada kesempatan itu juga menyerahkan bingkisan kepada beberapa pengurus Masjid dan pengurus Gereja dari wilayah Desa Latta sampai dengan Negeri Suli. Penyerahan dilakukan karena para pengurus Masjid dan Gereja selama pelaksanaan Bintara selalu bekerjasama dengan Polda Maluku khususnya Ditsamapta Polda Maluku."Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan tiga hari dan hari ini kegiatan selesai. Setiap hari kita mengikuti apa yang kalian lakukan. Pada kesempatan ini saya selaku Kapolda yang pertama menyampaikan apresiasi kepada Dir Samapta beserta seluruh instruktur pembina, pelatih Bintara Remaja angkatan 48," kata Kapolda saat membaca sambutannya.Kapolda mengaku Bintara Remaja merupakan lulusan baru yang ditempatkan di Polda Maluku. "Selaku Kapolda saya menyampaikan selamat datang selamat bergabung di kepolisian negara republik Indonesia daerah Maluku," ucapnya.Bintara Remaja merupakan putra putri terbaik dan pilihan dari sekian ribu orang yang ingin berdiri di tempat saat ini. "Sekarang ini kalian berdiri di sini di Polda. Sekarang ada sekian ribu orang yang sedang mengikuti seleksi Pendidikan ingin seperti kalian, ingin menjadi Bhayangkara Bhayangkara yang tugas kita nantinya cukup berat," ungkapnya.Kepada Bintara Remaja, Kapolda mengaku apa yang dilakukan hari ini belum seberat apa yang nanti harus dilaksanakan dalam melayani, dan melindungi masyarakat. "Kalian adalah produk-produk yang saya kawal dari awal ketika saya menjabat Kapolda di sini berkali-kali saya hadir di kalian saya selalu ingatkan ketika kalian memilih hidup profesi sebagai anggota Polri," sebutnya.Irjen Latif mengingatkan kepada para Bintara Remaja terkait sumpah dan janji sebagai anggota polisi untuk melayani dan melindungi masyarakat. "Sebagai insan insan Rastrasewakotama artinya kita semua ini adalah abdi utama daripada nusa dan bangsa. Artinya abdi adalah kita pelayan masyarakat, melindungi masyarakat, bukan kita menjadi arogan menyakiti hati rakyat, memeras rakyat, bahkan kita menjadi pengusik rakyat. Ini yang perlu saya ingatkan dalam rangka pemantapan dan pembulatan hari ini," jelasnya.Kapolda menekankan terkait atensi Kapolri, bahwa ke depan tugas Polri lebih berat. "Satu bulan tiga hari ini merupakan proses untuk mendidik kalian, meningkatkan kedisiplinan, integritas, loyalitas, jiwa korsa tetapi jiwa korsa yang positif," katanya.Yang didapatkan Bintara Remaja hari ini semuanya disiapkan untuk melindungi dan melayani masyarakat. Bukan hanya melindungi kelompok, dan keluarga sendiri, tapi seluruh rakyat Indonesia. "Apa yang nanti kita lakukan bersama adalah menindaklanjuti sumpah yang telah kalian laksanakan, untuk pelantikan kalian pun saya yang mengambil sumpah kalian saat inilah saya tagih sumpah kalian untuk melaksanakan tugas melayani dan melindungi masyarakat khususnya di wilayah Maluku," pintanya.Bintara Remaja saat ini diharuskan menjadi contoh role model, dan keteladanan persatuan dan kesatuan di Maluku. "Kalian harus menjadi contoh dan teladan bagaimana toleransi dihidupkan antar sesama di Maluku ini, kalian harus menjadi contoh dan teladan cermin hukum yang berjalan di Polda Maluku," harapnya.Kapolda kembali mengingatkan kepada para Bintara untuk selalu bersyukur. Apa yang diterima saat ini tidak semua orang diberi kesempatan oleh negara dapat berdiri seperti saat ini. "Kalian berdiri dengan segala keterbatasan yang kita miliki, Polri tidak sempurna tapi ini adalah pilihan hidup yang telah kita sepakati dan kita terima," ujarnya.Kapolda juga mengingatkan para Bintara Remaja agar tidak berguguran di tengah jalan. Jangan sampai baru bertugas satu, dua atau tiga tahun sudah melakukan pelanggaran yang akhirnya harus diberhentikan dengan tidak hormat."Saya selalu ingatkan teruslah bersyukur dengan apa yang kamu miliki, banyak orang lain di luar sana tidak berkemampuan dan tidak bisa merasakan seperti yang kalian nikmati saat ini. Maka saya ingatkan pegang teguh Tribrata dan Catur Prasetya, laksanakan semua tugas tugas yang diberikan oleh negara kepada kita dengan penuh keikhlasan," pintanya.Semua tugas yang diberikan negara harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. "Mudah-mudahan apa yang diberikan oleh kita ini menjadi warna bagi kalian, jangan hanya ini sebagai formalitas dan kemudian hilang begitu saja, tidak tertanam di dalam jiwa dan sanubari. Kalian harus bersyukur, bersyukur dan bersyukur dan setelah itu bekerjalah dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab dan pengabdian kita kepada bangsa dan negara," pungkasnya. (PNO-12)
10 Jun 2023, 08:48 WIT
Tim Keladi Sagu Temukan Tiga Masyarakat Yang Didiagonis Menderita ISPA
Papuanewsonline.com Jayapura – Program kesehatan lambang diri sehat guna
(Keladi Sagu) dalam Ops Rasaka Cartenz 2023 tidak hanya memberikan pelayanan
yang gratis namun juga mensosialisasikan pentingnya pola hidup sehat. Dengan
pola hidup sehat akan mencegah masyarakat terhindar dari risiko penyakit yang
tidak menular maupun menular. Saat
ini polisi melalui program Keladi Sagu berperan aktif membantu pemerintah
daerah untuk mengobati masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan seperti
stunting, malaria, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan penyakit kulit. Metode
pelayanan kesehatan gratis dalam Program Keladi Sagu dengan cara blusukan ke
setiap rumah warga. Apabila terdapat warga yang mengalami kesehatan maka tim
akan segera menanganinya. Kasubsatgas
Keladi Sagu Ops Rasaka Cartenz Wilayah Polresta Jayapura Kota AKP Z. Ashari
Amk. S.H mengatakan, timnya secara rutin terus berkeliling Kota Jayapura untuk
menemukan masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan. Pada
Kamis (8/6/2023) ini, tim kesehatan Keladi Sagu melakukan pemeriksaan kesehatan
di Kompleks Base G, Distrik Jayapura Utara. Tim menemukan tiga warga yang
didiagnosa menderita ISPA. "Setelah
menjalani pemeriksaan, kami memberikan ketiga warga ini obat untuk mengatasi
sakit ISPA yang dialaminya. Mereka harus mengonsumsi obat dengan teratur agar cepat
sembuh,” ucap AKP Ashari. Menurut
AKP Ashari yang setelah dilakukan terhadap mereka yakni dilakukan pengecekan
awal kemudian diberikan obat untuk dikonsumsi secara bertahap. AKP
Ashari menambahkan, Keladi Sagu merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga
kesehatan masyarakat di Papua khususnya di Kota Jayapura. Sementara
itu, Kabid Humas Polda Papua selaku Kasatgas Humas Polda Papua Kombes Pol.
Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, mengatakan, Program Keladi
Sagu dirancang sebagai salah satu upaya Polri untuk membantu Pemerintah Daerah
dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), terutama dalam bidang
kesehatan.
“Salah
satu dimensi penting dalam membentuk IPM adalah umur panjang dan hidup sehat.
Kota Jayapura, termasuk dalam kategori daerah dengan IPM yang sudah tinggi
yakni diatas angka 60 menurut data BPS pada akhir tahun 2022," papar
Kombes Benny.(PNO-11)
09 Jun 2023, 20:35 WIT
Rayakan Hari Bhayangkara Ke-77 Polda Maluku Selenggarakan Lomba Bhabinkamtibmas
Papuanewsonline.com, Maluku - Kepolisian daerah Maluku menggelar lomba Bhabinkamtibmas untuk memeriahkan hari Bhayangkara ke 77 tahun 2023 yang dihelat di ruang utama Mapolda Maluku, Kota Ambon, Kamis (8/6/2023).Lomba yang diikuti masing-masing 1 perwakilan Bhabinkamtibmas dari setiap Polres/ta jajaran di Maluku ini dibuka oleh Direktur Binmas Polda Maluku Kombes Pol Denny Abrahams. Turut hadir para juri dari internal maupun eksternal Polda Maluku."Lomba Bhabinkamtibmas ini merupakan momen untuk melihat serta mengapresiasi personil Bhabinkamtibmas di jajaran Polres/ta Polda Maluku agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya," kata Kombes Abrahams dalam sambutannya.Para Bhabinkamtibmas diminta untuk dapat menampilkan yang terbaik dan terus meningkatkan integritas, profesionalisme, maupun kreatifitas, dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "Lomba kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, lomba kali ini parameter/indikator/kriteria penilaian diambil dari pelaksanaan tupoksi sehari-hari yang menyangkut dengan sambang tatap muka atau door too door system, deteksi dini di desa binaan masing-masing yang dilaporkan lewat aplikasi Bos V2 Binmas Online serta pemaparan video pendek berdurasi 5-7 menit," jelasnya.Ke depan, lanjut Kombes Abrahams, diharapkan dapat melangkah pada perpolisian moderen yang berfungsi untuk mencegah warga agar tidak memiliki niat melanggar hukum."Peserta diharapkan agar mengikuti lomba dengan semangat dan menampilkan yang terbaik, dan kepada dewan juri agar melaksanakan tugas dengan netral dengan mempedomani parameter indikator penilaian," pintanya. (PNO-12)
09 Jun 2023, 20:15 WIT
Pasca Konflik 2 Kelompok Di Nabire, TNI-Polri Bersama Pemda Adakan Pertemuan Dengan Warga
Papuanewsonline.com, Jayapura - Pemerintah Daerah Nabire bersama TNI-Polri
mengadakan pertemuan
di Kantor Distrik Uwapa dalam rangka mencari solusi serta mendengar keluh kesah
pasca konflik 2 kelompok warga yang mengakibatkan 2 warga meninggal dunia.Kabid
Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom.
saat dikonfirmasi membenarkan pertemuan Pemda Nabire dan Aparat Keamanan serta
warga guna mencari solusi penyelesaian konflik yang terjadi di Kabupaten
Nabire, Kamis (08/06).Adapun
yang menghadiri kegiatan tersebut Bupati Nabire Mesak Magai, S.Sos., M.Si.,
Bupati Paniai Meky Nawipa, Kapolres Nabire AKBP I Ketut Suarnaya, SH, S I.K,
Dandim 1705 Nabire Letkol Inf. Donni Firmansyah M. Han, Sekda Pemda Kabupaten
Nabire Pieter Erari, S.E., M.Si, Tokoh Masyarakat Suku Mee Mapia Oskar Makai,
S.H.Pada
kesempatannya Bupati Nabire menyampaikan tujuan Pemda Nabire beserta Kapolres
Nabire dan Dandim 1705 Nabire hadir disini untuk memastikan keamanan di Nabire
serta membantu memediasi penyelesaian masalah yang telah terjadi.“Kami
Pimpinan Pemerintah Daerah Nabire ingin menyampaikan turut berduka cita atas
meninggalnya dua korban dari masyarakat Suku Mee dan tujuannya kami mengadakan
pertemuan ini untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di Nabire,” ucapnya.Lebih
lanjut, dirinya tidak ingin kembali ada korban maupun hal-hal yang tidak
diinginkan bersama seperti pembakaran rumah warga ataupun lainnya. Konflik yang
terjadi harus segera diselesaikan sehingga warga dapat kembali beraktifitas
tanpa adanya rasa takut yang berkepanjangan.Selain
itu, Kapolres Nabire AKBP I Ketut Suarnaya melaporkan bahwa pada Rabu (07/06)
sekitar pukul 22.45 wit telah terjadi pembakaran rumah warga dan dari data
sementara personel di lapangan bahwa di KM 80 sebanyak 6 rumah dan KM 64
sebanyak 1 rumah yang merupakan rangkaian pasca konflik 2 kelompok warga.“Sampai
saat ini kami juga masih melakukan penyelidikan terhadap para korban yang
mengalami luka-luka pasca konflik yang terjadi di Kabupaten Nabire karena belum
adanya korban luka-luka baik luka ringan maupun luka berat yang dibawa ke
Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat,” ucap Kapolres Nabire.“Kami
aparat gabungan TNI/Polri bersama Pemerintah Daerah akan melakukan upaya agar
konflik dapat berakhir tanpa adanya jatuh korban maupun kerugian material,”
imbuhnya.Kapolres
Nabire juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang hadir pada saat ini agar
dalam penyelesaian masalah harus diselesaikan dengan baik dan aman. Semua juga
wajib menjaga situasi Kamtibmas kabupaten Nabire tetap kondusif.“Kami
juga meminta kepada para tokoh maupun yang diberikan tanggung jawab di
masing-masing kelompok untuk bisa membantu kami dalam mengendalikan warganya
sehingga tidak kedamaian yang kita harapkan bersama dapat kita ciptakan di
Kabupaten Nabire serta aktifitas dapat berjalan kembali seperti pusat
perbelanjaan, perkantoran dan sekolah-sekolah,” pungkasnya.Usai
mendengarkan penyampaian Bupati dan Kapolres Nabire dilanjutkan dengan
penyerahan santunan dari Bupati Nabire sebesar Rp. 20.000.000,- (Dua Puluh Juta
Rupiah) dan Bupati Paniai sebesar Rp. 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah)
kepada pihak keluarga korban. (PNO-12)
09 Jun 2023, 20:00 WIT
Program TMMD Ke-166 Di Kab. Mappi Resmi Ditutup Pangdam XVII/Cenderawasih Plus
Papuanewsonline.com, Mappi - Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, M.Han secara resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-116 TA 2023 di wilayah Provinsi Papua Selatan, bertempat di Kampung Homlikya Distrik Syahcame, Kab. Mappi, Kamis (8/6/2023).Demikian disampaikan Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman, S.I.P., M.H. dalam keterangan tertulisnya.Acara penutupan TMMD ke-116 Kodim 1707/Merauke secara langsung dilakukan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, M.Han.Sedangkan acara penutupan TMMD ke-116 Kodim 1702/Jayawijaya ditutup Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha, S.E.Sebelum tiba di lokasi Acara Penutupan TMMD ke-116 Kodim 1707/Merauke, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, M.Han melaksanakan penandatanganan naskah berita acara penyerahan hasil pekerjaan dari Dandim 1707/Merauke kepada PJ. Bupati Mappi dan penandatanganan naskah berita acara dari Pemerintah Daerah kepada Kepala Kampung Homlikya.Dalam amanatnya Pangdam XVII/Cenderawasih selaku Penanggungjawab Keberhasilan Operasi (PKO) TMMD, mengucapkan terima kasih kepada seluruh Prajurit Satgas TMMD, Pemerintah Daerah, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh pemuda dan seluruh masyarakat atas partisipasinya dan mendukung kegiatan ini sehingga TMMD di wilayah Papua Selatan dan Papua Pegunungan dapat terselenggara dengan aman dan lancar," pungkas Pangdam XVII/Cenderawasih."Kegiatan TMMD merupakan wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya diwilayah perbatasan dan pegunungan dengan kondisi perekonomian serta sarana prasarana yang terbatas.""TMMD juga bentuk sinergitas antara TNI dengan Pemda dalam rangka meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.""Kita ketahui bersama bahwa di wilayah Papua TMMD dilaksanakan oleh Kodim 1702/Jayawijaya Korem 172/PWY di Distrik Walaik Kab. Jayawijaya Propinsi Papua Pegunungan dan Kodim 1707/Merauke Korem 174/ATW di Kampung Homlikiya Distrik Scyame Kab. Mappi Propinsi Papua Selatan dilaksanakan selama 30 hari mulai dari tanggal 10 Mei s.d 8 Juni 2023. dengan tema "Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat."Lebih lanjut, kegiatan fisik yang dilaksanakan di Kodim 1702/Jayawijaya Korem 172/PWY yaitu pembangunan 1 unit balai pertemuan dan di wilayah Kodim 1707/Merauke Korem 174/ATW yaitu 15 unit rumah semi permanen Type K-36, sedangkan Non Fisik berupa penyuluhan Bela Negara, Wawasan Kebangsaan, pelayanan kesehatan, ketahanan pangan dan holtikultura, Kamtibmas bahaya narkoba, pelayanan dan sosialisasi tentang Posyandu, Posbindu, bahaya stunting, KB kesehatan dan pasang Implan serta penayangan film perjuangan," jelas Mayjen TNI Izak Pangemanan."Sementara itu, berkenaan dengan selesainya kegiatan TMMD, Saya berharap agar hasil pembangunan fisik dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik, kegiatan Non Fisik yang sudah dilaksanakan kiranya tidak hanya sekedar pengetahuan, tetapi benar benar dipahami dan di aktualisasikan oleh masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," harap Mayjen TNI Izak Pangemanan."Kepada para Prajurit Satgas TMMD yang akan meninggalkan lokasi, agar memperhatikan faktor keamanan selama perpindahan lokasi TMMD ke Home Base," tutup Pangdam XVII/Cenderawasih.Pernyataan resmi penutupan oleh Pangdam XVII/Cenderawasih selesai dan dilanjutkan pembagian alat sekolah secara simbolis oleh Pangdam XVII/Cenderawasih kepada siswa siswi Sekolah Dasar Distrik Syahcame serta penyerahan tali asih secara simbolis kepada 15 warga Kampung Homilkya.Lebih lanjut dilaksanakan pengguntingan pita dan peninjauan lokasi TMMD Ke-116 oleh Pangdam XVII/Cenderawasih beserta tamu undangan.Hadir ada upacara penutupan TMMD tersebut Danrem 174/ATW Brigjen TNI Agus Widodo, SIP., MSi, Danlantamal XI/Merauke Brigjen TNI (Mar) Gatot Mardiyono, S.H., M.H., Danlanud J.A. Dimara Kolonel Pnb Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.Han., Aster Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Albar, S.E., Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman, S.I.P., M.H., Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Bayu Kriswandito, S. Hub., Int. dan Sekda Kab. Mappi Ferdinandus Kainakaimu, S.Pd., M.Sc serta para masyarakat Kampung Homlikya. (PNO-12)
08 Jun 2023, 21:52 WIT
Gelar Bhakti Kesehatan Polda Maluku Berikan Pengobatan Gratis
Papuanewsonline.com, Maluku - Sambut hari Bhayangkara ke-77 tahun, Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan Bulan Bhakti Kesehatan untuk membantu masyarakat di wilayah provinsi Maluku.Bhakti kesehatan yang dilaksanakan yaitu donor darah, vaksinasi, operasi bibir sumbing, sunatan massal dan penanganan stunting. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara gratis.Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Maluku, Kombes Pol dr. Aris Sukarno, SpOG mengatakan, kegiatan donor darah dilaksanakan hari ini dengan target 100 orang yang diikuti keluarga besar Polda Maluku.Selain donor darah, Polda Maluku juga melaksanakan vaksinasi yang telah dilaksanakan sejak tanggal 1 Juni dan akan berakhir pada 30 Juni 2023 mendatang. Vaksinasi dibuka untuk usia 18 tahun ke atas dengan menggunakan vaksin sinofarm"Target untuk vaksinasi sebanyak-banyaknya. Jadi untuk warga yang ingin vaksin lanjutan boleh mendatangi Lapangan Tahapary atau Rumah Sakit Bhayangkara Ambon," kata Aris di sela-sela kegiatan donor darah di Tribun Lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Kamis (8/6/2023).Pengobatan massal dan vaksinasi juga akan dilaksanakan di Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah. Target pengobatan massal dan vaksinasi masing-masing 100 orang.Kegiatan sunatan massal, lanjut Aris, juga akan dilaksanakan di Rumah Sakit Bhayangkara Ambon pada tanggal 22 Juni 2023 dengan target sebanyak 30 anak."Nanti tanggal 24-25 Juni juga akan dilaksanakan operasi bibir sumbing gratis di rumah sakit Bhayangkara yang bekerjasama dengan Persatuan Dokter Bedah Mulut dan Yayasan Smile Train Indonesia," katanya.Penanganan stunting juga akan dilaksanakan oleh Polda Maluku. Tim Dokkes akan memberikan makanan tambahan yang bekerjasama dengan PKK maupu Posyandu."Untuk stunting nanti kita akan ada pemberian makanan tambahan dengan mendatangi rumah-rumah. Kegiatan ini bekerja sama dengan PKK atau posyandu," terangnya.Aris berharap kegiatan bhakti kesehatan untuk menyambut hari Bhayangkara ke 77 tahun dapat dirasakan dan bermanfaat bagi masyarakat."Kami harapkan kegiatan ini dapat diterima dan bermanfaat bagi masyarakat," harapnya. (PN0-12)
08 Jun 2023, 18:02 WIT
Kemendagri Tunjuk Mappi sebagai Pilot Project Penataan Kelembagaan se-Papua Sesuai PP. 106 2021
Papuanewsonline.com, MAPPI
- Kabupaten Mappi ditunjuk menjadi pilot
project untuk Kabupaten/Kota Se-Tanah Papua dalam penataan nomenklatur
perangkat daerah sesuai PP nomor 106 tahun 2021. Penunjukkan itu langsung dari
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada rapat penataan nomenklatur Tugas dan
Fungsi (TUSI) Dinas Provinsi dan Kabupaten/Kota Se - Tanah Papua sesuai
kewenangan yang diatur dalam PP 106 Tahun 2021, yang berlangsung di Jakarta,
Selasa (6/6/2023). Kepala Bagian Ortal Setda
Kabupaten Mappi, Andi Basso S.STP,
mengatakan Kemendagri melalui Dirjen Otonomi Daerah (OTDA) melakukan
rapat identifikasi masalah dalam penataan nomenklatur perangkat daerah sesuai
PP 106 tahun 2021, yang mana kegiatan tersebut diikuti oleh Pemerintah Provinsi
Se-Tanah Papua yang dihadiri langsung oleh, Plh Direktur fasilitasi kepegawaian
dan perangkat daerah Ditjen Otonomi Daerah (OTDA), Paskalis Bailon Meja. "Kita diundang dalam
kegiatan ini karena kabupaten Mappi merupakan Pemerintah Kabupaten/kota Se -
Tanah Papua yang sudah melakukan penataan kelembagaan sesuai PP 106 tahun 2021.
Ini adalah satu prestasi yang patut kita syukuri, atas kepercayaan untuk
menjadi pilot project," tegasnya. Andi menerangkan, Kabupaten Mappi
merupakan kabupaten pertama dan satu -satunya Se- Tanah Papua yang sudah
melakukan penataan kelembagaan sesuai PP 106 tahun 2021. Lebih jauh kata Andi, menurut Plh
Direktur fasilitasi kepegawaian dan perangkat daerah Ditjen Otonomi Daerah
(OTDA), bahwa penerapan PP 106 tahun 2021
di Kabupaten Mappi sudah berproses dengan cukup baik, tinggal ada beberapa
perangkat daerah yang masih dalam penataan. Andi menjelaskan, kegiatan
identifikasi permasalahan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam
penyusunan pedoman nomenklatur perangkat daerah yang menangani urusan
pemerintahan oleh kementerian dan lembaga terkait. Pedoman ini diperlukan
karena untuk provinsi sudah menyesuaikan dengan PP 106 tahun 2021, sedangkan
Kabupaten/Kota Se - Papua hanya Kabupaten Mappi yang sudah mengimplementasikan
PP 106 tahun 2021 tersebut. "Tadi peserta rapat dari
seluruh kementerian dan lembaga, seluruh Pemerintah Provinsi Se - Tanah Papua
dan Kabupaten Mappi diundang karena ditunjuk sebagai pilot
Project,"terangnya. Andi menyebutkan, penunjukan
Kabupaten Mappi sebagai pilot karena telah ada persetujuan dari pemerintah
Provinsi Papua Selatan dan juga telah disetujui DPRD kabupaten Mappi.
"Karena alasan ini maka maka
Kabupaten Mappi di tunjuk sebagai pilot project bagi Kabupaten/Kota Se - Tanah
Papua dalam melakukan penataan nomenklatur perangkat daerah,"tandasnya. (Redaksi)
08 Jun 2023, 12:13 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru