Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Kunker Ke Babo, Wakil Presiden Bersama Istri Disambut Dengan Gembira
Papuanewsonline.com, Babo - Menggunakan pesawat milik TNI AU, rombongan Wakil Presiden Republik Indonesia mendarat di bandara Babo.Sekitar pukul 15.00 WIT pada hari jumat (14/7/2023) meskipun lokasi di bandara babo sempat di guyur hujan deras, rombongan Wapres RI mendarat dengan mulus di tengah cuaca yang cerah, bersama dalam rombongan tersebut Kapolda Papua Barat, Pj Gubernur Papua Barat serta para staf wakil presiden republik Indonesia.Pesawat terakhir mendarat dengan menurunkan orang nomor dua di Indonesia itu, Wakil presiden ke-13 Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin didampingi istrinya Wury Estu Handayani untuk pertama kali menginjak karpet merah di Tanah Babo (Bandara Babo) Kabupaten Teluk Bintuni. Kedatangan Wapres RI untuk melakukan kunjungan kerja di Babo, disambut oleh Kapolda Papua Barat Irjen Pol Monang Silitonga, Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, Pangdam Kasuari Mayjen Gabriel Lema, Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw, wakil Bupati Matret Kokop, Ketua DPRD Teluk Bintuni Simon Dowansiba, pimpinan OPD ruang lingkup Pemda Teluk Bintuni, serta pimpinan forkopimda di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni, Kepala distrik Babo Maulana Fimbay dan tamu undangan lainnya serta segenap masyarakat distrik babo.Setelah dari bandara dan hendak memasuki ruang tunggu Bandara Babo, Wapres RI diterima oleh masyarakat setempat dengan melakukan prosesi adat (IRARUTU) , melakukan injak piring , diberikan tas noken dan dipasangakan mahkota kepada Wapres RI dan Ibu. Selanjutnya didalam ruangan Bandara Babo, Wapres RI menandatangani prasasti peresmian pabrik ikan kaleng di Bintuni dan tugu peradaban Islam Babo , selanjutnya Wapres RI menekan tombol tanda diresmikan yang dua agenda kunjungan kerja Wapres RI di Babo. Dengan mendapat pengawalan ketat dari petugas paspampres, TNI/Polri ,Wapres RI melihat langsung tugu peradaban Islam Babo dengan berjalan kaki dengan jarak kurang lebih 200 meter, terpantau Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw saat mendampingi Wapres RI meninjau tugu peradaban Islam tampak melakukan percakapan hingga kembali ke ruang VIP Bandara Babo, kunjungan kerja Wapres RI berjalan aman dan lancar, selanjutnya Wapres RI bersama rombongan meninggalkan Bandara Babo sekitar pukul 16.30 WIT menuju Bandara Rendani Manokwari. (PNO-12)
15 Jul 2023, 12:42 WIT
AKP Makruf Suroto Terima Hoegeng Awards 2023 Kategori Polisi Tapal Batas - Pedalaman
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kasat Binmas Polres Merauke AKP Makruf Suroto terpilih menjadi penerima Hoegeng Awards 2023 kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman. AKP Makruf dipilih karena kiprahnya menjaga dan merawat perbatasan Indonesia dan Papua New Guinea (PNG) di Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua.AKP Makruf dianugerahi Polisi Tapal Batas dan Pedalaman dalam acara malam puncak penganugerahan Hoegeng Awards 2023 yang digelar di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (14/7/2023) pukul 19.00 WIB malam. Pengumuman penghargaan kepada AKP Makruf dibacakan oleh Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani, yang juga Dewan Pakar Hoegeng Awards 2023. Trofi untuk AKP Makruf diserahkan oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono.Malam puncak penganugerahan Hoegeng Awards 2023 tersebut dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Chairman of CT Corp Chairul Tanjung (CT) serta sederet tokoh penting di pemerintahan, tokoh agama serta perwakilan organisasi masyarakat sipil.Dikesempatannya, Kapolri mengatakan bahwa masih banyak diluar sana anggota Polri yang memiliki prestasi, memiliki hal hal yang positif dan yang belum terpilih untuk terus berkarya.“Harapan Polri, semua anggota Polri bisa lebih dekat dengan masyarakat, lebih baik melayani masyarakat dan kita harapkan Polri bisa dicintai masyarakat,” ucap Kapolri saat melakukan Doorstop setelah acara Hoegeng Awards, Jumat (14/07/2023).Kisah AKP Makuf Suroto di perbatasan Indonesia-Papua New Guinea (PNG) begitu heroik. Dia menjaga dan merawat perbatasan negara serta membina masyarakat di Kecamatan Sota, Merauke, lewat pendekatan pertanian.AKP Makruf begitu dicintai masyarakat setempat karena sepak terjangnya berpuluh-puluh tahun di Sota. Ia disebut sebagai polisi pertama menjaga dan merawat cikal bakal Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Sota. AKP Makruf membuka jalur hutan belantara dan membersihkan lahan yang terdapat tugu batas negara Indonesia dan PNG.Tak hanya membersihkan pohon-pohon liar di sekitar tugu perbatasan, AKP Makruf juga merawat, menjaga dan mempercantik wilayah perbatasan Indonesia-PNG itu. Tak jarang AKP Makruf merogoh kocek sendiri untuk menata kawasan dengan ditanami sayuran, pohon buah, dan bunga-bunga. (PNO-12)
15 Jul 2023, 12:11 WIT
Hadiri Forum Konsultasi Publik, Pj Bupati Mimika: Data Kependudukan di Timika Harus Akurat
Papuanewsonline.com, Timika- Pj. Bupati Mimika, Valentinus Sudarjanto Sumito, S.IP., M.Si meminta Dinas Kependudukan Catatan Sipil agar agar memperbaiki data kependudukan di Kabupaten Mimika harus akurat.Hal ini disampaikanya, saat membuka secara resmi kegiatan “Forum Konsultasi Publik” dalam Mewujudkan Pelayanan Adminduk Prima di Kabupaten Mimika, di Timika, Selasa (14/07/2023).Dalam sambutannya PJ Bupati Mimika mengatakan, persoalan data kependudukan menjadi hal yang sangat krusial untuk memberikan arah kebijakan agar tepat sasaran. Data harus akurat apalagi terkait dengan data kependudukan. “Saat ini semua bidang, pendidikan, kesehatan, perbankan atau apapun juga, memerlukan data kependudukan yang akurat. Apabila data tidak akurat, maka dapat dipastikan akan ada masyarakat yang merasa tidak terlanyani dengan baik,” Ucapnya. Lebih lanjut Pj Bupati Valen mengatakan, pemerintah pusat sangat memberikan perhatian terhadap data kependudukan di Papua. Sudah sejauh mana perkembangan data kependudukan yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah. “Saya berharap pertemuan seperti ini bukan hanya uji publik, apa yang sudah pemerintah lakukan, tetapi bisa juga saling melengkapi data sehingga ketika dikonsumsi publik data tersebut akurat,” jelas Pj. Bupati. Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Mimika, Slamet Sutejo, S.STP.,M.Si mengatakan, Forum Konsultasi Publik yang digelar bertujuan mendengar masukan dari berbagai pihak terkait dengan pelayanan Disdukcapil.“Pelayanan adminduk kepada masyarakat harus diurus mulai dari lahir sampai meninggal. Begitupun terkait dengan pelayanan harus bisa terintegrasi dengan semua instansi,” ungkapnya.Slamet mengatakan, data penduduk Mimika saat ini berjumlah 312.387 orang yang tersebar di 18 distrik, 19 kelurahan dan 133 kampung.“Pelayanan Dukcapil tidak hanya tersentral di kantor, sudah tiga tahun ini terdistribusi sampai di 7 distrik sampai yang terjauh itu bulan lalu kita launching di Kokonao jadi masyarakat wilayah pesisir barat bisa selesai di sana, masyarakat tidak perlu naik perahu dengan biaya banyak dan jauh-jauh ke kota,” Paparnya.(PNO/02)
14 Jul 2023, 19:23 WIT
Pimpin Apel, Irdam Kasuari: Tingkatkan Persiapan Dan Keamanan Kunker Wakil Presiden Di Manokwari
Papuanewsonline.com, Manokwari - Irdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Eko Susetyo, M.M., M.Tr.(Han)., memimpin langsung jalannya acara Apel gelar kesiapan dalam rangka Opspam VVIP kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) ke 13, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin beserta istri, Hj. Wury Estu Handayani Ma’ruf Amin diwilayah Manokwari, Makodam, Trikora, Arfai 1, Papua Barat, pada Kamis (13/7/2023).Dalam mewakili Pangdam XVIII/Kasuari, Irdam dalam arahannya pertama mengingatkan bahwa Wapres RI ke Papua Barat adalah dalam rangka jabatan beliau sebagai Ketua Dewan Pengarah Tim Koordinasi Terpadu Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat berdasarkan Kepres Nomor 20 Tahun 2020.“Saat ini, beliau sekarang berada di Fakfak, besok mendarat di Manokwari lusa terbang ke Sorong dan kembali ke Jakarta. Tanggungjawab Satgas di depan saya ini yang dipimpin oleh Dandim 1801/Maokwari, Letkol Inf Sukur Hermanto adalah keselamatan Wapres dan keluarga selama berada di Manokwari dan sekitarnya mulai dari pesawat Landing sampai pesawatnya Take Off menuju Kota Sorong,” ucapnya.Dalam kesempatan ini, ia menyampaikan beberapa hal kejadian yang pernah terjadi di beberapa waktu lalu saat kunjungan kerja Presiden dan Wapres yang menurutnya tidak boleh terjadi.“Pada tahun 2007 ada insiden pengibaran bendera RMS saat Presiden SBY dan kemudian pada tahun 2011 di Bali, yang kebetulan waktu itu saya bertugas di sana bahwa ada seorang tukang kebun menyerobot masuk melewati Pam Ring 1 yang pada saat itu Presiden dan semua orang sedang menyaksikan demo terjun yang pandangannya ke atas untuk itu kita harus deteksi, seleksi, antisipasi setiap kejadian bagaimana agar tidak akan terjadi hal yang aneh-aneh. Begitupun ditempat kita ini kemungkinan akan terjadi hal yang sama, untuk itu pengamanan ini jangan dianggap bahwa kegiatan ini adalah sebagai kegiatan rutin juga jangan dianggap sebagai kegiatan seremonial belaka”.Kepada Dansatgas, ia meminta agar pengamanan ini di geladikan, di cek disepanjang jalan jangan sampai kegiatan kunjungan Wapres selama di Manokwari sehingga tidak terjadi insiden yang tidak diharapkan. “Jadi saya harapkan, agar pembagian tugas masing-masing harus jelas. Dansatgas silahkan berkoordinasi dengan baik juga kepada Paspampres terkait dengan tugas masing-masing yang tugasnya dinamis. Dua insiden yang pernah terjadi ini, perlu kita antisipasi dengan sebaik-baiknya. Kita sekarang yang bertugas di wilayah Papua Barat ini, saya ingatkan jangan lengah, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan Komando Pengendalian ada di Pangdam dan Dandim karena itu semuanya harus dalam kendalinya,” tegasnya. Dikesempatan ini, orang nomor tiga dilingkup Kodam XVIII/Kasuari ini menyampaikan terima kasih kepada para personel Kodam, Polda Papua Barat juga kepada instansi Pemda juga yang lainnya atas kesediannya untuk hadir mengikuti apel kesiapan.“Yang saya tau ini mengorbankan waktu dan tenaga tetapi sekali lagi yang terpenting adalah besok kita mengerjakan tugas Negara ini, banyak potensi-potensi yang bisa terjadi, untuk itu mari kita berdoa, meminta kepada Tuhan Yang Maha Kuasa semoga dengan Kuasanya kita diberikan kemudahan, keamanan dan keberhasilan dalam melaksanakan tugas ini. Yakinkan anda tidak lengah dan yakinkan kepada diri anda bahwa setiap ada yang di luar daripada nalar agar langsung bertindak dengan tidak ragu-ragu,” kata Irdam dalam arahannya.Apel gelar pasukan ini pada hakekatnya adalah untuk melihat secara langsung kesiapan pasukan TNI dan Polri beserta unsur lainnya yang akan bertugas untuk mengamankan kunjungan kerja residen, dengan harapan agar seluruh agenda kegiatan selama kunjungan dapat terlaksana dengan aman, tertib dan lancar. (PNO-12)
14 Jul 2023, 13:08 WIT
Tiba Di Fakfak, Wapres Tinjau Rumah Produksi Pala Tomandin
Papuanewsonline.com, Fakfak- Pengembangan komoditas unggulan lada, cengkeh, dan pala termasuk ke dalam Proyek Prioritas Nasional dalam RPJMN 2020-2024 khususnya di Provinsi Papua Barat. Pemerintah daerah Papua Barat bekerja sama dengan Kedutaan Besar Britania Raya di Jakarta dan U. S. Agency for International Development (USAID) di Indonesia dalam melakukan kolaborasi melalui proyek The Green Economic Growth (GEG) for Papua. Program ini telah berjalan dari tahun 2017.Usai mendarat di Bandar Udara Torea Fakfak Papua Barat, Wakil Presiden RI, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma'ruf Amin bergegas meninjau Rumah Produksi Pengolahan Pala Tomandin Fakfak, Kecamatan Pariwari, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Kamis (13/07/2023).Tiba di Rumah Produksi Pengolahan Pala Tomandin Fakfak, Wapres disambut oleh Pemilik Rumah Produksi Pengolahan Pala Tomandin Fakfak Hans Sahupala dan Development Director Kedutaan Besar Inggris Amanda McLoughlin.Selanjutnya Wapres berkeliling melihat secara langsung proses produksi pengolahan pala tomandin yang sedang dilakukan oleh para pekerja, hingga hasil akhir dari pengolahan kekayaan rempah yang tumbuh dan menjadi kebanggaan masyarakat Fakfak ini.Wapres sangat mengapresiasi proses pengolahan pala yang dilakukan secara modern sehingga mampu menghasilkan hasil produk yang berkualitas. Selain itu, rumah produksi pala tomandin yang berada di bawah Papua Global Spice ini bekerja sama dengan Kedutaan Besar Inggris dalam pengadaan alat pengeringan sehingga mampu mempercepat proses produksi pala dan memperbesar potensi ekspor.“Harapannya, model seperti ini bisa dikembangkan lagi, supaya dikelola dengan cara yang baik, maka diharapkan ada semacam pengelolaan seperti ini, sehingga ekspor kita besar,” ujar Wapres dalam keterangannya kepada awak media usai meninjau Rumah Produksi Pengolahan Pala Tomandin Fakfak.“Di tempat ini pengolahan pala sudah dilakukan secara lebih modern dan menghasilkan lebih berkualitas,” tambahnya.Pada kesempatan yang sama, Wapres menerangkan tumbuhan pala yang dapat dimanfaatkan di seluruh bagiannya.“Ternyata pala itu semuanya tidak ada yang terbuang. Tadi saya lihat ada bunga palanya, ada biji palanya, ada batok biji palanya juga diekspor,” ujar Wapres.“Kulitnya itu buat parfum, buat manisan, jadi nggak ada yang dibuang,” imbuh Wapres.Lebih jauh, karena potensinya yang terbukti cukup tinggi, Wapres menyebutkan sangat mungkin untuk memperbesar produksi pala untuk meningkatkan ekspor.“Saya dengan pihak terkait nanti akan bicarakan bagaimana mengembangkan proses pengolahan pala di Fakfak ini supaya ekspornya lebih besar lagi,” Tutupnya.Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Bupati Fakfak Untung Tamsil menyampaikan Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama para pemangku kepentingan sedang berupaya meningkatkan lahan penanaman pala sebagai upaya untuk meningkatkan hasil produksi tahunan.“Kita kalau produksinya 18.000 ton per tahun, dari 16.000 hektar. Sementara ini, kita lagi memrogramkan untuk menanam lagi. Jadi, lahan-lahan yang tidur, yang kosong kita lagi mendorong,” tutur Untung.Sebagai informasi, pala memiliki nilai ekonomis yang terletak pada bijinya yang dapat diolah menjadi minyak pala. Daging pada buah pala juga sangat penting karena mempunyai nilai ekonomis yang tinggi dan dapat diolah menjadi bahan baku turunan, seperti pembuatan manisan, sirup, dan juga selai.Turut mendampingi Wapres dalam keterangannya Pj. Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw, Bupati Fakfak Untung Tamsil, Development Director Kedutaan Besar Inggris Amanda McLoughlin, Pemilik Rumah Produksi Pengolahan Pala Tomandin Fakfak Hans Sahupala, dan Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi.(PNO/01)
14 Jul 2023, 13:03 WIT
Wakil Presiden RI Kunker Ke Nabire untuk Peletakan Batu pertama Dan Bertemu HIPETA
Papuanewsonline.com, jayapura - Wakil Presiden RI, Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma'ruf Amin, melakukan kunjungan kerja ke wilayah kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Kamis (13/7/2023). Dalam kunjungan tersebut, Wakil Presiden didampingi oleh istri, Ibu Hj. Wury Estu Handayani, dan Pj. Gubernur Papua Tengah Dr. Ribka Haluk, S.Sos., M.M serta rombongan yang terdiri dari pejabat pemerintahan dan TNI-Polri. Kegiatan kunjungan ini bertujuan untuk meletakkan batu pertama kantor pemerintahan Pemprov Papua Tengah di Nabire dan bertemu dengan Himpunan Petani Nyata (HIPETA) 300 Gapoktan di Pantai Manase.Rombongan Wakil Presiden disambut oleh pejabat setempat termasuk Wakapolda Papua, Brigjen Pol Ramdani Hidayat, S.H., dan Danrem 173/PVB, Brigjen TNI Franz Yohanes Purba, S.I.P., M.M, Bupati Nabire Mesak Magai, S.Sos, M.Si serta Forkopimda Provinsi Papua Tengah.Acara dimulai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Presiden, didampingi oleh Ibu Wakil Presiden, Wakil Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri LHK, dan Panglima TNI. Selanjutnya, dilakukan penanaman pohon-pohon oleh Wakil Presiden.Dalam sambutannya, Pj. Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Presiden dan rombongan di Nabire. Dirinya menjelaskan bahwa luas lahan yang akan dibangun sebagai kantor Provinsi Papua Tengah mencapai 300 hektar. “Proyek ini akan mengusung konsep smart city dengan jaringan listrik dan air yang berada di bawah tanah,” tuturnya.Wakil Presiden menekankan pentingnya percepatan pembangunan kantor pusat Provinsi Papua Tengah dengan memperhatikan adat setempat. “Jadikan momentum peletakan baru pertama sebagai komitmen untuk mempercepat perencanaan dan pembangunan kawasan ini. Wujudkan pemerintah yang senantiasa hadir dan layani masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” ucap Wapres.Wapres juga menyampaikan harapannya agar kawasan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai pusat seni budaya, ruang terbuka hijau, tempat olahraga, dan tempat interaksi sosial masyarakat setempat.“Mari kita terus bergandeng tangan Pemerintah, tokoh, adat, tokoh agama, pemuda, perempuan maupun berbagai tokoh strategis agar lebih muda terwujud jika keberaamaan terus didukung. Kementerian lembaga perlu memangku komponen lainnya untuk memperkuat sinergisitas dan koordinasi terkait agenda dan program agar mempercepat proses pembangunan,” tambahnya.Setelah acara di kantor pemerintahan, rombongan Wakil Presiden melanjutkan perjalanan menuju Pantai Manase di Kabupaten Nabire. Di sana, Wakil Presiden menyapa petani anggota HIPETA dan menyerahkan secara simbolis bibit dan benih pertanian, peternakan, dan perikanan senilai 100 juta rupiah kepada kelompok tani setempat.Dalam sambutannya, Wakil Presiden mengapresiasi upaya petani dalam membentuk HIPETA dan berharap HIPETA dapat terus berkembang. Dirinya juga mendorong petani untuk menjaga lingkungan dan meningkatkan pendapatan pertanian bagi masyarakat.“Ciptakan profesionalitas dalam meningkatkan pertanian, comuniti unggul Nabire yaitu kayu gaharu dan jeruk Nabire harus di tingkatkan serta hasil panen dapat dinikmati oleh masyarakat Nabire. Kami terapkan agar HIPETA dapat memberikan benih yang baik dan menciptakan kelompok tani yang unggul agar rantai produksi sampai ke Konsumen serta HIPETA harus memanfaatkan teknologi agar sistem dapat berjalan dengan baik, HIPETAharus bermitra dengan Pemda dan kita harapkan agar HIPETA akan menjadi penerus pertanian Papua masa kini,” harap Wapres.Setelah kegiatan di Nabire selesai, rombongan Wakil Presiden melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Fak-fak, Provinsi Papua Barat, untuk melaksanakan agenda kunjungan kerja lainnya.(PNO-11)
14 Jul 2023, 12:16 WIT
Wakapolda Papua Berikan Arahan Kepada Personel Polres Nabire dan Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda
Papuanewsonline.com, Nabire - Bertempat di Aula Wicaksana Laghawa Polres Nabire, Wakapolda Papua, Brigjen Pol Ramdani Hidayat, S.H., memberikan pengarahan kepada personel Polres Nabire dan personel Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Papua, Kamis (13/7/2023). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dir Samapta Polda Papua, Kombes Pol Sondang Richman Daniel Siagian, S.I.K, Dirpamobvit Polda Papua, Kombes Pol Dede Alamsyah, S.I.K, Kabid Propam Polda Papua, Kombes Pol Gustav Robby Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd, Kapolres Nabire, AKBP I Ketut Suarnaya, S.I.K., M.H serta sejumlah pejabat utama Polres Nabire dan Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Papua dan personel.Dalam sambutan awal, Kapolres Nabire menyampaikan terima kasih kepada Wakapolda atas kehadirannya di Polres Nabire dan mengapresiasi kinerja personel dalam melaksanakan tugas pengamanan VVIP dengan baik selama kunjungan RI 2 ke Nabire.“Kami mohon bimbingan dan arahan serta penekanan dari bapak Wakapolda Papua dalam membawa Polri khususnya Nabire agar dapat menjaga Papua,” ucapnyaSelanjutnya, Wakapolda Papua memberikan arahan kepada seluruh personel yang hadir. Dirinya menyampaikan terima kasih atas kinerja yang baik dalam pengamanan VVIP RI 2. “Tentunya sesuatu tidak ada yang sempurna dan kekurangan adalah hal yang wajar. Oleh karena itu, saling melengkapi dan bekerja sama adalah kunci kesuksesan,” ucap WakapoldaDalam pengarahannya, Wakapolda mengingatkan agar tidak terjadi pelanggaran narkoba, LGBT, dan penjualan senjata api di tengah anggota polisi. Dirinya menekankan pentingnya netralitas dan menjaga nama baik Polri.Selain itu, Wakapolda juga berpesan agar sebagai seorang komandan, harus bisa menerima keluhan dari anggotanya sebagai langkah untuk mencegah gangguan di masa depan. “Nabire akan menjadi ibu kota Provinsi Papua Tengah, sehingga akan ada banyak peluang dan perencanaan yang baik diperlukan. Dan dalam melaksanakan tugas Polisi, pentingnya pelayanan publik yang baik dan menjadi abdi negara yang baik,” jelas Ramdani. Ia juga menegaskan bahwa kesuksesan tidak akan tercapai tanpa perencanaan dan solidaritas.“Kita harus mempedomani penyampaian bapak kapolri yaitu menjadi pelayan publik baik dan abdi megara yang baik adalah kehormatan kita dan tiada kesuksesan tanpa perencanaan dan kesolidaritas,” tegas Wakapolda.Terakhir, Wakapolda mengingatkan personel untuk tidak meninggalkan agama, rekan-rekan polisi, dan orangtua. Pesan ini merupakan pengingat agar tetap berpegang pada nilai-nilai yang penting dalam melaksanakan tugas sehari-hari. (PNO-12)
14 Jul 2023, 08:50 WIT
Dilepas Pj Gubernur Papua Tengah, Wapres RI Beserta Rombongan Bertolak Ke Fakfak
Papuanewsonline.com, Nabire- Usai melakukan serangkaian agenda di Kabupaten Nabire, Kamis (13/07/2023), pukul 11.45 WIT Wapres beserta Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin dan rombongan terbatas, menggunakan Pesawat CN 295 lepas landas dari Bandar Udara Douw Aturure Nabire Provinsi Papua Tengah, menuju Bandar Udara Torea Fakfak, Provinsi Papua Barat, dilepas oleh Pj. Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk dan anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Papua Tengah.Setelah menempuh perjalanan 1 jam 5 menit, Wapres beserta rombongan terbatas diagendakan tiba di Bandar Udara Torea Fakfak, disambut oleh Pj. Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen Gabriel Lema, Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Daniel Tahu Monang Silitonga, dan Bupati Fakfak Untung Tamsil, diiringi Tarian Sawat Fakfak.Selanjutnya, Wapres beserta rombongan terbatas langsung lokasi UMKM Papua Global Spices di Jl. Imam Bonjol, Wagom Utara, Pariwari, Fakfak, untuk meninjau Rumah Produksi Pengolahan Pala Tomandin Fakfak.Keesokan harinya, Jumat pagi (14/07/2023), Wapres dijadwalkan bertemu dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Fakfak, di Ballroom Hotel Grand Papua Fakfak.Selanjutnya, Wapres beserta rombongan direncanakan menuju Ruang Terbuka Hijau, Jl. Salasa Namudad, Pantai Reklamasi, Kabupaten Fakfak, untuk peletakan batu pertama pembangunan Taman Ruang Terbuka Hijau, mendengarkan paparan tentang Progres Pembangunan Proyek-proyek Prioritas Kabupaten Fakfak, meninjau produk unggulan turunan tanaman pala, dan menyerahkan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 2000 bibit pohon pala.Selepas acara tersebut, Wapres beserta rombongan terbatas diagendakan melakukan Salat Jumat di Masjid Agung Baitul Makmur.Di masjid yang diresmikan pembangunannya pada tahun 2018 tersebut, Wapres juga akan memberikan tausiah singkat dan menyerahkan secara simbolis Bantuan Microfinance untuk Masjid Agung Baitul Makmur dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).Setelah melakukan rangkaian kerja di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, pukul 14.15 WIT, Wapres dan rombongan terbatas diagendakan menggunakan Pesawat CN 295 lepas landas dari Bandara Torea Fakfak menuju Bandara Babo, Teluk Bintuni, Papua Barat, untuk meninjau proyek-proyek strategis di kabupaten tersebut.Selain Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin, mendampingi Wapres dalam kunjungan kerja kali ini, Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo, Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Velix Wanggai, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono Wahjoe Sedjati, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Staf Khusus Wapres Bidang Umum Masykuri Abdillah, Staf Khusus Wapres Bidang Politik dan Hubungan Kelembagaan Robikin Emhas, Tim Ahli Wapres Farhat Brachma dan Johan Tedja Surya, serta Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional Moh. Mahdum.(PNO/04)
13 Jul 2023, 18:35 WIT
Wapres Letakan Batu Pertama Pembangunan Kantor Gubernur PPT
Papuanewsonline.com, Nabire- Pj Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk dinilai berhasil dalam mendukung tercapainya percepatan pembangunan kesejahteraan bagi masyarakat, karena dengan dukungan masyarakat. Pj Gubernur yang dikenal murah senyum ini, berhasil menyiapkan infrastruktur yang memadai guna mendukung sumber daya manusia di Pemerintah Provinsi Papua Tengah. salasatunya pembangunan Pusat Kantor Gubernur Provinsi Papua Tengah, yang diawali dengan peletakan batu pertama yang dilaksanakan hari ini di Nabire , Kamis (13/7/2023). Diketahui pada Pukul 10.15 WIT hari ini , Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin tiba di Kawasan Kantor Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Kampung Wanggar Makmur, Kabupaten Nabire, Kamis (13/07/2023), untuk meletakkan batu pertama pembangunan Kawasan Kantor Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, yang dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon matoa di area yang sama, dimana Pohon matoa merupakan tumbuhan yang secara alami tumbuh di hutan tropis basah Papua, sehingga menjadi ciri khas salah satu jenis flora yang berasal dari Tanah Papua.Dalam sambutannya, Wapres menyebutkan salah satu bentuk kehadiran negara bagi masyarakatnya, dapat dilihat dari ketersediaan sarana dan prasarana perkantoran pemerintahan. Hal tersebut tidak terkecuali diimplementasikan di Provinsi Papua Tengah.“Ketersediaan sarana dan prasarana perkantoran merupakan salah satu simbol kehadiran negara untuk menjalankan fungsi pelayanan publik, kemasyarakatan, dan pembangunan,” ujar WapresMenurut Wapres, adanya pembangunan kawasan sentra perkantoran pemerintahan yang baru, diharapkan dapat dicapai melalui semangat kebersamaan yang kuat bagi para pemangku kepentingan.“Kebersamaan yang terjalin kiranya makin memperkukuh fondasi kerja untuk segera merampungkan perencanaan dan pembangunan kawasan sentra perkantoran pemerintahan baru, sehingga kantor gubernur yang baru tetap bernuansa kearifan lokal, etnik, dan hijau,” Terangnya.Selanjutnya, Wapres meminta kepada seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat Papua Tengah untuk dapat menjalankan percepatan pembangunan di Provinsi Papua Tengah secara optimal.“Saya titipkan percepatan pembangunan di Papua Tengah ini, kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, bersama dengan semua komponen masyarakat Papua Tengah,” ujarnya.Mengakhiri sambutannya, Wapres memberikan ucapan terima kasih kepada para pemangku kepentingan yang telah bersinergi dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan di Provinsi Papua Tengah.“Saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kemendagri, Komisi II DPR RI, Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Nabire, maupun masyarakat adat Nabire yang telah duduk bersama demi wujudkan kebaikan bersama Papua Tengah,” pungkas Wapres.Sebelumnya, Pj. Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk memberikan pemaparan kepada Wapres mengenai program prioritas Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang telah dilakukan, meliputi penyiapan kawasan pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah; manajemen ASN dan pembentukan perangkat daerah; dasar hukum APBD Provinsi Papua Tengah; pengalihan personil, pembiayaan sarana, prasarana, dan dokumen dari Provinsi Papua (Induk) ke Provinsi Papua Tengah; penyiapan sarana dan prasarana pemerintahan sementara; serta pembentukan Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah.“Penetapan lokasi ini sudah kami lakukan semua, sudah 99%, dan hari ini kami lakukan yaitu penetapan lokasi yang akan ditandai dengan peletakan batu pertama dan penanaman hijau,” ujar Ribka.“Karena kami memiliki desain untuk pembangunan kantor lokasi wilayah perkantoran Provinsi Papua Tengah dengan pengembang kotanya berbasis green smart city, jadi kawasan hijau yang akan kami kembangkan di lokasi ini,” tambahnya.Kemudian, Ribka juga mengucapkan terima kasih kepada Wapres yang telah berkenan hadir di Nabire untuk meletakkan batu pertama dan penanaman pohon sebagai simbol penetapan lokasi pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah.“Terima kasih untuk kehadiran Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia,” ujar Ribka.“Kiranya tahapan pengadaan tanah ini dapat berjalan lancar hingga pelaksanaan pembangunan kawasan pusat pemerintahan,” imbuhnya.Turut mendampingi Wapres, yaitu Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong, Pj. Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Velix Wanggai, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono Wahjoe Sedjati, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Staf Khusus Wapres Bidang Umum Masykuri Abdillah, Staf Khusus Wapres Bidang Politik dan Hubungan Kelembagaan Robikin Emhas, Tim Ahli Wapres Farhat Brachma dan Johan Tedja Surya, Kabinda Papua Mayjen TNI Gustav Agus Irianto, serta Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional Moh. Mahdum.(PNO/01)
13 Jul 2023, 17:10 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru