BREAKING NEWS
Surat Kesaksian: Tanah Timika Milik Suku Aika, Ganti Rugi "Bangun Dulu Urusan Belakang"
Dua Tahun Joel, Ketua Pemuda Kei: Pembangunan Kampung Hanya Wacana, Buka Data Otsus Rp228 Miliar
AMI Desak KPK Periksa Dana SILPA APBD Mimika 2025 Rp 1,1 Triliun
Mafud MD Berikan Selamat Kepada Polri dan Apresiasi Kinerja Kejagung
Sebelum Undur Diri, Febrie Adriansyah Sebut Ada 47 Orang Terlibat Mega Korupsi BGN
KPK Tangkap Bupati Sukoharjo, Brankas Isi Emas 2,5 Kg dan Uang Rp21,2 Miliar
Proyek Ruang Guru SMPN Jila Minim Pengawasan, Kepala Tukang Rangkap Jadi Konsultan
Janji Busuk Pemda Mimika: Ganti Rugi Suku Aika Cuma Omong Kosong, Tanah Tetap Digarap
Breaking News: Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diumumkan Jadi Tersangka
Pimpin Upacara Sertijab 9 Pejabat Polda Maluku, Ini Harapan Kapolda
Wapres Letakan Batu Pertama Pembangunan Kantor Gubernur PPT
Wapres: Saya titipkan percepatan pembangunan di Papua Tengah ini, kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, bersama dengan semua komponen masyarakat Papua Tengah
Papuanewsonline.com - 13 Jul 2023, 17:10 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Nabire-
Pj Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk dinilai berhasil dalam mendukung tercapainya percepatan pembangunan kesejahteraan bagi masyarakat, karena dengan dukungan masyarakat. Pj Gubernur yang dikenal murah senyum ini, berhasil menyiapkan infrastruktur yang memadai guna mendukung sumber daya manusia di Pemerintah Provinsi Papua Tengah. salasatunya pembangunan Pusat Kantor Gubernur Provinsi Papua Tengah, yang diawali dengan peletakan batu pertama yang dilaksanakan hari ini di Nabire , Kamis (13/7/2023).
Diketahui pada Pukul 10.15 WIT hari ini , Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin tiba di Kawasan Kantor Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Kampung Wanggar Makmur, Kabupaten Nabire, Kamis (13/07/2023), untuk meletakkan batu pertama pembangunan Kawasan Kantor Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, yang dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon matoa di area yang sama, dimana Pohon matoa merupakan tumbuhan yang secara alami tumbuh di hutan tropis basah Papua, sehingga menjadi ciri khas salah satu jenis flora yang berasal dari Tanah Papua.
Dalam sambutannya, Wapres menyebutkan salah satu bentuk kehadiran negara bagi masyarakatnya, dapat dilihat dari ketersediaan sarana dan prasarana perkantoran pemerintahan. Hal tersebut tidak terkecuali diimplementasikan di Provinsi Papua Tengah.
“Ketersediaan sarana dan prasarana perkantoran merupakan salah satu simbol kehadiran negara untuk menjalankan fungsi pelayanan publik, kemasyarakatan, dan pembangunan,” ujar Wapres
Menurut Wapres, adanya pembangunan kawasan sentra perkantoran pemerintahan yang baru, diharapkan dapat dicapai melalui semangat kebersamaan yang kuat bagi para pemangku kepentingan.
“Kebersamaan yang terjalin kiranya makin memperkukuh fondasi kerja untuk segera merampungkan perencanaan dan pembangunan kawasan sentra perkantoran pemerintahan baru, sehingga kantor gubernur yang baru tetap bernuansa kearifan lokal, etnik, dan hijau,” Terangnya.
Selanjutnya, Wapres meminta kepada seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat Papua Tengah untuk dapat menjalankan percepatan pembangunan di Provinsi Papua Tengah secara optimal.
“Saya titipkan percepatan pembangunan di Papua Tengah ini, kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, bersama dengan semua komponen masyarakat Papua Tengah,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Wapres memberikan ucapan terima kasih kepada para pemangku kepentingan yang telah bersinergi dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan di Provinsi Papua Tengah.
“Saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kemendagri, Komisi II DPR RI, Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Nabire, maupun masyarakat adat Nabire yang telah duduk bersama demi wujudkan kebaikan bersama Papua Tengah,” pungkas Wapres.
Sebelumnya, Pj. Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk memberikan pemaparan kepada Wapres mengenai program prioritas Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang telah dilakukan, meliputi penyiapan kawasan pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah; manajemen ASN dan pembentukan perangkat daerah; dasar hukum APBD Provinsi Papua Tengah; pengalihan personil, pembiayaan sarana, prasarana, dan dokumen dari Provinsi Papua (Induk) ke Provinsi Papua Tengah; penyiapan sarana dan prasarana pemerintahan sementara; serta pembentukan Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah.
“Penetapan lokasi ini sudah kami lakukan semua, sudah 99%, dan hari ini kami lakukan yaitu penetapan lokasi yang akan ditandai dengan peletakan batu pertama dan penanaman hijau,” ujar Ribka.
“Karena kami memiliki desain untuk pembangunan kantor lokasi wilayah perkantoran Provinsi Papua Tengah dengan pengembang kotanya berbasis green smart city, jadi kawasan hijau yang akan kami kembangkan di lokasi ini,” tambahnya.
Kemudian, Ribka juga mengucapkan terima kasih kepada Wapres yang telah berkenan hadir di Nabire untuk meletakkan batu pertama dan penanaman pohon sebagai simbol penetapan lokasi pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah.
“Terima kasih untuk kehadiran Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia,” ujar Ribka.
“Kiranya tahapan pengadaan tanah ini dapat berjalan lancar hingga pelaksanaan pembangunan kawasan pusat pemerintahan,” imbuhnya.
Turut mendampingi Wapres, yaitu Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong, Pj. Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Velix Wanggai, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono Wahjoe Sedjati, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Staf Khusus Wapres Bidang Umum Masykuri Abdillah, Staf Khusus Wapres Bidang Politik dan Hubungan Kelembagaan Robikin Emhas, Tim Ahli Wapres Farhat Brachma dan Johan Tedja Surya, Kabinda Papua Mayjen TNI Gustav Agus Irianto, serta Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional Moh. Mahdum.(PNO/01)
Dalam sambutannya, Wapres menyebutkan salah satu bentuk kehadiran negara bagi masyarakatnya, dapat dilihat dari ketersediaan sarana dan prasarana perkantoran pemerintahan. Hal tersebut tidak terkecuali diimplementasikan di Provinsi Papua Tengah.
“Ketersediaan sarana dan prasarana perkantoran merupakan salah satu simbol kehadiran negara untuk menjalankan fungsi pelayanan publik, kemasyarakatan, dan pembangunan,” ujar Wapres
Menurut Wapres, adanya pembangunan kawasan sentra perkantoran pemerintahan yang baru, diharapkan dapat dicapai melalui semangat kebersamaan yang kuat bagi para pemangku kepentingan.
“Kebersamaan yang terjalin kiranya makin memperkukuh fondasi kerja untuk segera merampungkan perencanaan dan pembangunan kawasan sentra perkantoran pemerintahan baru, sehingga kantor gubernur yang baru tetap bernuansa kearifan lokal, etnik, dan hijau,” Terangnya.
Selanjutnya, Wapres meminta kepada seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat Papua Tengah untuk dapat menjalankan percepatan pembangunan di Provinsi Papua Tengah secara optimal.
“Saya titipkan percepatan pembangunan di Papua Tengah ini, kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, bersama dengan semua komponen masyarakat Papua Tengah,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Wapres memberikan ucapan terima kasih kepada para pemangku kepentingan yang telah bersinergi dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan di Provinsi Papua Tengah.
“Saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kemendagri, Komisi II DPR RI, Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Nabire, maupun masyarakat adat Nabire yang telah duduk bersama demi wujudkan kebaikan bersama Papua Tengah,” pungkas Wapres.
Sebelumnya, Pj. Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk memberikan pemaparan kepada Wapres mengenai program prioritas Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang telah dilakukan, meliputi penyiapan kawasan pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah; manajemen ASN dan pembentukan perangkat daerah; dasar hukum APBD Provinsi Papua Tengah; pengalihan personil, pembiayaan sarana, prasarana, dan dokumen dari Provinsi Papua (Induk) ke Provinsi Papua Tengah; penyiapan sarana dan prasarana pemerintahan sementara; serta pembentukan Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah.
“Penetapan lokasi ini sudah kami lakukan semua, sudah 99%, dan hari ini kami lakukan yaitu penetapan lokasi yang akan ditandai dengan peletakan batu pertama dan penanaman hijau,” ujar Ribka.
“Karena kami memiliki desain untuk pembangunan kantor lokasi wilayah perkantoran Provinsi Papua Tengah dengan pengembang kotanya berbasis green smart city, jadi kawasan hijau yang akan kami kembangkan di lokasi ini,” tambahnya.
Kemudian, Ribka juga mengucapkan terima kasih kepada Wapres yang telah berkenan hadir di Nabire untuk meletakkan batu pertama dan penanaman pohon sebagai simbol penetapan lokasi pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah.
“Terima kasih untuk kehadiran Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia,” ujar Ribka.
“Kiranya tahapan pengadaan tanah ini dapat berjalan lancar hingga pelaksanaan pembangunan kawasan pusat pemerintahan,” imbuhnya.
Turut mendampingi Wapres, yaitu Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong, Pj. Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Velix Wanggai, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono Wahjoe Sedjati, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Staf Khusus Wapres Bidang Umum Masykuri Abdillah, Staf Khusus Wapres Bidang Politik dan Hubungan Kelembagaan Robikin Emhas, Tim Ahli Wapres Farhat Brachma dan Johan Tedja Surya, Kabinda Papua Mayjen TNI Gustav Agus Irianto, serta Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional Moh. Mahdum.(PNO/01)
Komentar
Berita Lainnya