logo-website
Minggu, 12 Jul 2026,  WIT

Dua Tahun Joel, Ketua Pemuda Kei: Pembangunan Kampung Hanya Wacana, Buka Data Otsus Rp228 Miliar

Ketua Pemuda Kei Mimika mendesak transparansi penggunaan Dana Otsus dan mempertanyakan capaian pembangunan kampung.

Papuanewsonline.com - 12 Jul 2026, 16:47 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Ilustrasi

Papuanewsonline.com, Mimika – Dua tahun kepemimpinan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong disorot. Ketua Pemuda Kei Mimika, Edoardus Rahawadan menilai pembangunan di kampung-kampung belum nyata dan mendesak Pemda Mimika membuka data penggunaan Dana Otsus secara transparan.

Bantah narasi pembangunan merata

Edoardus bersama tokoh adat, pemuda, dan perempuan di Mimika meminta Pemda menghentikan narasi bahwa pembangunan di kampung berjalan merata dan pesat. "Apa yang disebut sedang berjalan itu tidak kami rasakan di kampung. Jangan sampai narasi ini menutupi kenyataan," tegasnya dalam rilis tertulis, Sabtu 11/07/2026.

Infrastruktur dasar belum ada

Berdasarkan laporan warga, infrastruktur dasar seperti jalan penghubung, air bersih, sekolah, dan puskesmas di sejumlah kampung masih minim. Proyek yang diklaim "sedang berjalan" oleh Pemda ternyata baru pada tahap perencanaan atau kegiatan seremonial tanpa pekerjaan fisik.

Pemda sebut masih prioritas

Bupati Mimika Johannes Rettob sebelumnya menyatakan pembangunan kampung tetap menjadi prioritas dengan visi "Membangun dari Kampung ke Kota". Menurutnya sejumlah proyek masih dalam proses administrasi dan akan dilaksanakan secara bertahap.

Capaian 2 tahun dipertanyakan

Memasuki tahun kedua pemerintahan JOEL, publik mempertanyakan bukti nyata capaian sesuai janji kampanye. Sejumlah program yang berjalan juga dinilai merupakan kelanjutan dari pemerintahan sebelumnya.

Realisasi anggaran 22,27%

Data yang dihimpun redaksi menunjukkan realisasi anggaran APBD Mimika per Juli 2026 baru mencapai 22,27%. Pemda sebelumnya mengklaim pertumbuhan ekonomi 6,5%, IPM naik, dan kemiskinan turun. Namun menurut Edoardus, capaian itu belum dirasakan merata hingga ke kampung.

Desak presentasi terbuka Otsus

Edoardus meminta Pemda menggelar presentasi terbuka terkait alokasi dan penyerapan Dana Otonomi Khusus. "Kami butuh data jelas: berapa pagu tiap tahun, disalurkan ke mana, berapa persen terserap, dan dampaknya apa? Jangan hanya bercerita, tunjukkan datanya," desaknya.

Pagu Otsus Rp196 - Rp228 miliar

Catatan sementara, pagu Dana Otsus Mimika tahun 2026 berada di kisaran Rp196 miliar hingga Rp228 miliar. Realisasi hingga pertengahan tahun baru sekitar 25% - 30%. Rincian penggunaan per sektor dan wilayah hingga kini belum dipublikasikan.

Konfirmasi Pemda ditunggu

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih menunggu konfirmasi dan penjelasan resmi dari Pemerintah Kabupaten Mimika terkait desakan masyarakat tersebut.


Penulis: Hendrik

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE