logo-website
Minggu, 09 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Deadlock Musyawarah Daerah KNPI Pecah Papuanewsonline.com, Mimika – Kebuntuan Musyawarah Daerah DPD II KNPI Kabupaten Mimika Tahun 2026 resmi diputus. Peserta sepakat melanjutkan proses ke Sidang Pleno IV Pemilihan Ketua. Keputusan itu diambil Jumat malam, 3 Juli 2026 di Cafe Rest Area, Timika.Forum Darurat Digelar Pertemuan diikuti unsur OKP dan KNPI Distrik se-Kabupaten Mimika. Agendanya satu: menyelamatkan Musda yang terancam gagal karena belum tuntas.Pilih Jalur AD/ART Peserta menolak bubarkan forum. Mereka memilih berpegang pada prinsip demokrasi, persatuan, dan kepatuhan penuh terhadap AD/ART serta peraturan KNPI.Kunci di Pleno IV Titik temunya jelas: lanjut ke Sidang Pleno IV. Agenda tunggalnya adalah Pemilihan Ketua DPD II KNPI Mimika periode baru.Tanggal Penentuan Sidang dijadwalkan Minggu, 5 Juli 2026. Waktu dan tempat detail akan disampaikan ke seluruh peserta yang punya hak suara.Panggil Semua Kandidat Seluruh kandidat Ketua DPD II KNPI Mimika diundang. Peserta Musda juga wajib hadir mengikuti sidang secara terbuka, demokratis, dan tertib.Taruhan Nama Baik Tujuannya satu: melahirkan Ketua yang sah secara organisasi. Ketua dengan legitimasi penuh dan diterima seluruh elemen pemuda Mimika.Redam Suhu Politik Peserta mengimbau menahan diri. Semua pihak diminta jaga kondusivitas, kedepankan musyawarah, dan singkirkan perbedaan.Garis Merah KNPI Peserta menegaskan komitmen. Marwah organisasi harus dijaga. Seluruh tahapan Musda wajib tuntas sesuai mekanisme yang berlaku.Penulis: HendrikEditor: OF 04 Jul 2026, 11:16 WIT
Menko Polkam Kutuk Keras Penembakan Pilot dan Pembakaran Pesawat di Yahukimo Papuanewsonline.com, Jakarta – Pemerintah mengecam keras insiden pembakaran pesawat dan pembunuhan pilot di Yahukimo. Menko Polkam menegaskan tidak akan memberi ruang bagi pelaku kekerasan di Papua Pegunungan.Pernyataan itu disampaikan Menko Polkam, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, Jumat 3 Juli 2026. Rilis resmi diterima dari Karo Humas Datin Kemenko Polkam, Brigjen TNI Honi Havana.Kecaman Tegas Menko PolkamMenko Polkam mengutuk keras pembakaran pesawat dan tindakan keji terhadap pilot pesawat AMA. Pelaku diduga kuat kelompok KKB.Titik Lokasi InsidenInsiden terjadi di Bandara Perintis Ipdeheik, Kampung Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Pesawat yang dibakar adalah AMA PK-RCY Nomor Seri 923.Negara Langsung BergerakSejak informasi awal diterima, Kemenko Polkam terus memonitor dan koordinasi. Langkah dilakukan bersama TNI, Polri, kementerian/lembaga, dan instansi terkait.Apresiasi untuk Tim EvakuasiKemenko Polkam menyampaikan apresiasi. TNI, Polri, dan seluruh unsur dinilai sigap mengevakuasi jenazah Almarhum Nicholas F. Goselin, pilot pesawat AMA.Jenazah Tiba di Timika Pagi IniEvakuasi berlangsung Jumat 3 Juli sekitar pukul 09.00 WIT. Saat ini jenazah telah berada di RST Timika.Proses Pemulangan ke JakartaSelanjutnya, Koops TNI Habema akan menyerahkan jenazah kepada PT AMA. Dari Timika, jenazah akan diterbangkan ke Jakarta.Negara Tak Akan ToleransiKemenko Polkam menegaskan sikap pemerintah. Segala bentuk kekerasan dan tindakan keji terhadap masyarakat maupun transportasi udara tidak akan ditoleransi. Sarana udara disebut urat nadi pelayanan di Papua.Buru Pelaku dan Perkuat PengamananPemerintah mendorong penyelidikan dan penegakan hukum tegas oleh TNI-Polri terhadap pelaku. Upaya pengamanan penerbangan perintis juga diperkuat untuk menjamin keselamatan masyarakat dan kelangsungan pelayanan publik.Penulis: HendrikEditor: OF 03 Jul 2026, 21:59 WIT
Dituduh Manfaatkan Nama Bupati, Ketua Karateker Diduga Dorong Musda Tanpa Kuorum Papuanewsonline.com, Mimika – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD II KNPI Kabupaten Mimika kian memanas dan menuai protes keras. Sejumlah peserta serta perwakilan Organisasi Kepemudaan menilai jalannya sidang menyimpang dari mekanisme resmi organisasi, dengan tudingan utama tertuju pada Ketua Karateker Arden Temorubun yang diduga memaksakan berlangsungnya tahapan meski forum belum memenuhi syarat kuorum.Peserta menuding langkah percepatan proses ini diduga berkaitan erat dengan kepentingan pengelolaan dana hibah yang akan diterima organisasi. Tindakan tersebut dinilai menyimpang dari nilai dasar KNPI dan mencederai wibawa wadah persatuan pemuda Mimika. Selain itu, Arden disinyalir membawa-bawa nama Bupati Mimika serta Kepala Diaspora untuk mengumpulkan dukungan, yang jika benar terjadi dianggap sebagai bentuk intervensi yang merusak kemandirian forum organisasi.“Tidak memenuhi kuorum namun dipaksakan berlanjut. Jika dibiarkan, ini berisiko melahirkan dualisme kepengurusan dan konflik yang berkepanjangan,” tegas salah satu penolak jalannya proses tersebut. Hasil keputusan yang diambil dalam kondisi tidak sah pun dikhawatirkan kehilangan legitimasi di mata anggota maupun pihak luar.Pihak penolak pun mendesak DPD I KNPI Papua Tengah untuk segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh dan mengambil keputusan tegas sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Tujuannya agar polemik tidak meluas dan persatuan pemuda Mimika tetap terjaga. Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Arden Temorubun maupun panitia pelaksana Musda.Penulis: JidEditor: OF 03 Jul 2026, 14:41 WIT
Koops Habema Evakuasi Jenazah Pilot PT AMA Air di Yahukimo Papuanewsonline.com, Yahukimo – Koops TNI Habema berhasil mengevakuasi jenazah pilot pesawat PT AMA Air dari Bandara Ipdeheik, Yahukimo. Evakuasi dilakukan bersamaan dengan operasi pengejaran pelaku penembakan. Evakuasi Jenazah Pilot PT AMA Air Koops TNI Habema mengklaim berhasil mengevakuasi jenazah pilot PT AMA Air PK-RCY, Nicholas F. Goselin. Pilot tersebut menjadi korban penembakan di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Jumat 3 Juli 2026. Operasi Perebutan Cepat dan SAR Taktis Merespons laporan kejadian, Koops TNI Habema menggelar Operasi Khusus Perebutan Cepat. Operasi bertujuan menguasai dan mengamankan lapangan terbang sebagai titik masuk bantuan. TNI juga melaksanakan Search and Rescue SAR Taktis untuk mengevakuasi korban dan menjamin keselamatan warga sekitar. Dukungan Helikopter dan Medan Sulit Operasi didukung dua helikopter Caracal. TNI menyebut operasi dilaksanakan cepat, terukur, dan terkoordinasi. Alasannya, medan pegunungan Yahukimo memiliki tingkat kesulitan tinggi. Pernyataan Wakil Panglima Koops Habema Wakil Panglima Koops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pilot PT AMA Air. Ia menegaskan komitmen TNI menjaga keamanan wilayah. Prioritas TNI Menurut Brigjen Riyanto "Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan lokasi, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku," ujar Brigjen Riyanto. Penegasan TNI Soal Evakuasi Brigjen Riyanto menyebut melalui Operasi Khusus Perebutan Cepat dan SAR Taktis, TNI memastikan proses evakuasi berjalan cepat, aman, dan profesional. Demikian informasi yang disampaikan Koops TNI Habema melalui rilis resmi pada Jumat, 3 Juli 2026.Penulis: HendrikEditor: OF 03 Jul 2026, 14:37 WIT
3 Warga Sipil Tewas di Intan Jaya, YKHP Papua Tengah Desak Aparat Tegakkan Hukum Humanis Papuanewsonline.com, Nabire – Yayasan Keadilan Hukum Papua Tengah YKHP Papua Tengah meminta pemerintah dan aparat penegak hukum mengutamakan pendekatan kemanusiaan di Papua. Desakan disampaikan setelah muncul laporan korban sipil di Kabupaten Intan Jaya. Seruan Ketua YKHP Papua Tengah Ketua YKHP Papua Tengah merangkap akademisi USWIM Nabire, Yustinus Butu, S.H., M.H., mendesak negara mengedepankan prinsip kemanusiaan dalam setiap operasi keamanan. Menurutnya, penegakan hukum di Papua harus berpihak pada perlindungan warga sipil. Soroti Peristiwa 1 Juli di Agisiga Yustinus mengaku prihatin atas insiden di Kampung Kupia, Distrik Agisiga, 1 Juli 2026. Berdasarkan informasi yang beredar, gembala GKII Elianus Agimbau dan pemuda Intan Jaya Okto Tigau dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tertembak saat operasi keamanan. Tuntutan Hukum dan HAM Internasional "Negara harus memastikan bahwa setiap tindakan penegakan hukum dilakukan sesuai ketentuan hukum nasional, menghormati hak asasi manusia, serta berpedoman pada prinsip-prinsip hukum humaniter internasional yang telah diratifikasi Indonesia," kata Yustinus. Aparat Wajib Profesional dan Proporsional Yustinus menegaskan Indonesia adalah negara hukum. Karena itu, setiap proses hukum harus profesional, proporsional, akuntabel, dan menghormati martabat manusia. Ia meminta aparat mengutamakan keselamatan masyarakat sipil. Lindungi Kelompok Rentan, Tolak Stigma Ia mendorong perlindungan bagi perempuan, anak, bayi, lansia, tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh adat, dan warga sipil lain. Yustinus juga menyoroti dugaan stigma negatif terhadap Orang Asli Papua. Ia meminta aparat memahami adat dan budaya setempat agar tugas berjalan humanis. Soroti Kasus Ibu Hamil di Sugapa Keprihatinan bertambah setelah muncul laporan Melkiana Duwitau yang hamil 7 bulan. Ia dilaporkan meninggal dunia terkena tembakan pada Kamis 2 Juli 2026 sekitar pukul 19.30 WIT di Desa Weandoga, Distrik Sugapa. Yustinus mendorong Komnas HAM dan lembaga terkait melakukan investigasi objektif, independen, dan profesional. Penutup dan Dasar Konstitusi "Penegakan hukum yang humanis bukan berarti mengurangi ketegasan negara. Negara harus memastikan setiap tindakan berdasarkan hukum, menghormati martabat manusia, melindungi masyarakat sipil, serta dapat dipertanggungjawabkan," tegas Yustinus. Ia menyebut hal itu sejalan Pasal 1 ayat 3 UUD 1945 dan UU No 39 Tahun 1999 tentang HAM.Penulis: HendrikEditor: OF 03 Jul 2026, 14:33 WIT
Wakapolri Resmikan Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud di Sespim Lemdiklat Polri Papuanewsonline.com, Lembang – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., meresmikan revitalisasi Masjid Panggilan Sujud di Sespim Lemdiklat Polri dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026. Revitalisasi ini memperkuat fungsi masjid sebagai pusat pembentukan karakter, pengembangan ilmu, dan penguatan spiritual bagi peserta didik.Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia tidak dapat dibangun secara instan.“Proses dapat kita rancang, tetapi kualitas hasil tidak bisa direkayasa. Yang dapat kita kendalikan adalah kualitas hati, niat, dan ikhtiar, sedangkan hasil akhirnya merupakan ketetapan Allah SWT.”Menurut Wakapolri, pendidikan kepolisian harus memadukan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Ia menekankan bahwa revitalisasi Masjid Panggilan Sujud bukan sekadar pembaruan fisik, melainkan menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, musyawarah, pelayanan sosial, dan pembangunan peradaban.“Masjid pendidikan harus menjadi tempat lahirnya pemimpin Polri yang unggul secara akademik, kuat secara spiritual, berintegritas, dan mengabdi kepada masyarakat.”Wakapolri juga mengajak seluruh peserta didik Sespim menginternalisasikan semangat “Impossible is Nothing” dengan meneladani kegigihan seluruh personel yang mampu tampil optimal termasuk personel penyandang disabilitas dalam rangkaian Hari Bhayangkara Ke-80.Selain itu, ia menegaskan reformasi pendidikan Polri melalui penerapan meritokrasi, pengembangan kepemimpinan berbasis talent pool, penyempurnaan kurikulum, serta pembangunan Laboratorium Kepemimpinan Digital untuk mempersiapkan pemimpin Polri yang adaptif menghadapi tantangan masa depan.Peresmian revitalisasi masjid turut diisi kuliah umum oleh K.H. Dr. Aang Ridwan, M.Ag., dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Ia mengapresiasi komitmen Polri dalam memperkuat dimensi spiritual melalui revitalisasi rumah ibadah.“Nama Panggilan Sujud mengingatkan kita untuk selalu sadar waktu, sadar umur, dan sadar amal. Masjid ini diharapkan menjadi pusat silaturahmi, majelis ilmu, ruang diskusi, sekaligus tempat membentuk pribadi-pribadi yang berkualitas.”K.H. Aang Ridwan berharap Polri terus menjaga keutuhan NKRI, melanjutkan reformasi ke arah yang lebih baik, serta semakin dicintai masyarakat.Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud menjadi salah satu rangkaian Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 yang menegaskan bahwa transformasi Polri tidak hanya diwujudkan melalui modernisasi organisasi, tetapi juga melalui penguatan karakter, spiritualitas, dan kepemimpinan yang berlandaskan integritas serta pengabdian kepada masyarakat. PNO-12 02 Jul 2026, 22:21 WIT
DPO Kasus Pengeroyokan di Ambon Berhasil Ditangkap Polda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon – Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menegakkan hukum dan memberikan kepastian keadilan bagi masyarakat. Bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2026, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku berhasil menangkap satu orang tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pengeroyokan yang terjadi di Kota Ambon.Tersangka yang berhasil diamankan adalah RMT alias U (25 thn), yang sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait perkara tindak pidana kekerasan bersama terhadap orang yang terjadi di kawasan Air Kuning, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.Keberhasilan penangkapan tersebut menjadi salah satu capaian penting Polda Maluku karena bertepatan dengan momen peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema nasional “80 Tahun Mengabdi Polri untuk Masyarakat”, sekaligus menegaskan bahwa setiap pelaku kejahatan akan dimintai pertanggungjawaban hukum.Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Maluku, Kombes Pol Dasmin Ginting, mengatakan bahwa keberhasilan penangkapan tersangka merupakan hasil kerja keras penyidik dan Tim Opsnal Jatanras Ditreskrimum Polda Maluku yang terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut.“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bagi kami untuk terus bekerja profesional, responsif, dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat. Penangkapan tersangka ini menunjukkan bahwa Polri tidak pernah berhenti memburu pelaku kejahatan, sekalipun berupaya bersembunyi atau menghindari proses hukum,” tegas Kombes Pol Dasmin Ginting.Kasus ini bermula dari peristiwa pengeroyokan yang terjadi pada Minggu, 11 Mei 2026, sekitar pukul 03.30 WIT di kawasan Lorong Alaka, depan Indomaret Air Kuning, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/210/V/2026/SPKT/Polda Maluku tanggal 11 Mei 2026, korban Abdullah Mahu yang merupakan seorang mahasiswa, diduga menjadi sasaran pengeroyokan oleh sejumlah pelaku yang mengakibatkan korban mengalami luka pada bagian kepala dan tubuh sehingga harus mendapatkan perawatan medis.Menindaklanjuti laporan tersebut, Ditreskrimum Polda Maluku melakukan penyelidikan dan penyidikan intensif hingga menetapkan sejumlah tersangka. Namun dalam perkembangannya, salah satu pelaku yakni RMT alias U tidak memenuhi panggilan penyidik dan kemudian ditetapkan sebagai DPO.Berdasarkan Surat Perintah dan daftar pencarian orang (DPO) yang diterbitkan oleh Dirreskrimum Polda Maluku, Tim Opsnal Jatanras Ditreskrimum Polda Maluku melakukan pemantauan intensif terhadap keberadaan tersangka.Pada Rabu, 1 Juli 2026 sekitar pukul 09.00 WIT, tim memperoleh informasi mengenai keberadaan tersangka di Negeri Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.Tim Opsnal Jatanras Ditreskrimum Polda Maluku kemudian bergerak bersama Kapolsek Pulau Haruku dan personel Polsek Pulau Haruku menuju lokasi dan berhasil mengamankan tersangka di depan rumahnya.Saat proses penangkapan berlangsung, tersangka sempat melakukan perlawanan. Sejumlah warga juga berkumpul dan berupaya menghalangi proses penegakan hukum bahkan melakukan pelemparan terhadap kendaraan petugas.Meski demikian, aparat tetap mengedepankan pendekatan profesional dan terukur guna menghindari benturan dengan masyarakat.Untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif, tersangka kemudian dievakuasi dan dibawa ke Kota Ambon untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.“Anggota di lapangan bertindak profesional dan mengutamakan keselamatan masyarakat. Meski menghadapi perlawanan dan upaya penghalangan, proses penangkapan berhasil dilaksanakan tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas yang lebih luas,” ujar Kombes Ginting.Setelah tiba di Ambon, tersangka menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Subdit III Ditreskrimum Polda Maluku.Berdasarkan hasil pemeriksaan, penyidik kemudian menerbitkan Surat Perintah Penangkapan dan penahanan terhadap tersangka RMT alias U.Tersangka kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara TK III Ambon sebelum resmi ditahan di Rumah Tahanan Polda Maluku selama 20 hari, terhitung sejak 1 Juli hingga 20 Juli 2026.Ditreskrimum Polda Maluku memastikan proses hukum dalam perkara tersebut masih terus berjalan. Penyidik saat ini masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah DPO lain yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan tersebut.Tim Jatanras terus melakukan pemantauan dan pengembangan informasi di lapangan guna memastikan seluruh pelaku dapat segera ditangkap dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa keberhasilan penangkapan tersangka pada momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi bukti nyata bahwa Polri terus hadir memberikan rasa aman dan kepastian hukum kepada masyarakat.“Hari Bhayangkara ke-80 bukan hanya momentum perayaan, tetapi juga momentum refleksi dan penguatan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum yang berkeadilan. Keberhasilan pengungkapan dan penangkapan DPO ini menunjukkan bahwa Polri terus bekerja untuk masyarakat dan tidak memberikan ruang bagi pelaku kejahatan untuk menghindari proses hukum,” ujar Kombes Pol Rositah Umasugi.Ia juga mengimbau masyarakat untuk mendukung upaya penegakan hukum yang dilakukan aparat serta tidak memberikan perlindungan kepada para pelaku yang sedang dicari oleh kepolisian. PNO-12 02 Jul 2026, 22:12 WIT
Andika Perkasa Apresiasi Meningkatnya Citra Positif Terhadap Polri Papuanewsonline.com, Jakarta – Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa mengapresiasi meningkatnya tingkat kepercayaan publik, citra positif, serta kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Polri berdasarkan hasil survei Litbang Kompas. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari kepemimpinan Kapolri yang didukung kerja keras seluruh jajaran dalam melakukan berbagai pembenahan di tubuh Polri.Andika menilai peningkatan kepercayaan masyarakat memiliki makna penting karena diperoleh melalui survei yang menggunakan metodologi ilmiah dengan responden yang dipilih secara acak. Ia juga menyebut Litbang Kompas sebagai lembaga survei yang memiliki kredibilitas tinggi sehingga hasilnya layak dijadikan gambaran objektif mengenai persepsi masyarakat terhadap Polri.“Yang jelas Bapak Kapolri menunjukkan leadership yang sangat luar biasa. Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat. Ini bukan sesuatu yang mudah karena diperoleh dari suara masyarakat melalui metode survei yang kredibel,” ujarnya.Tak hanya kepercayaan publik, Andika juga menyoroti peningkatan signifikan pada citra positif Polri. Ia mengingatkan bahwa pada September tahun lalu citra institusi kepolisian sempat berada di titik terendah dalam sebelas tahun terakhir. Namun, melalui berbagai langkah pembenahan yang dilakukan secara berkelanjutan, citra tersebut kini kembali meningkat hingga mendekati capaian tertinggi yang pernah diraih pada 2021.“Ini menunjukkan begitu banyak yang dilakukan oleh Kapolri bersama seluruh pimpinan dan jajaran. Mereka bekerja lebih keras, mampu menahan diri, melakukan pembenahan secara konsisten sehingga citra Polri kembali meningkat secara sangat tajam. Ini merupakan capaian yang luar biasa,” kata Andika.Selain itu, ia turut memberikan apresiasi atas meningkatnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian serta membaiknya skor profesionalisme Polri pada seluruh indikator yang diukur dalam survei tersebut.Menurut Andika, salah satu temuan yang paling menarik adalah sekitar 80 persen responden menyatakan fasilitas pelayanan publik di lingkungan kepolisian, mulai dari tingkat Polsek hingga Mabes Polri, kini semakin nyaman.Pengalaman pribadinya saat mengunjungi sejumlah satuan kepolisian di Jawa Timur juga menjadi bukti atas hasil survei tersebut. Ia mengaku menyaksikan secara langsung komitmen para pimpinan wilayah, mulai dari Kapolda hingga Kapolres, dalam mendorong peningkatan kualitas fasilitas pelayanan kepada masyarakat.“Saya melihat sendiri bagaimana pimpinan di daerah terus mendorong perbaikan fasilitas pelayanan masyarakat. Kekompakan antara pimpinan dan anggota dalam meningkatkan kualitas pelayanan ini merupakan sebuah prestasi yang tidak mudah dicapai,” ungkapnya.Di akhir keterangannya, Andika berharap seluruh personel Polri dapat terus menjaga bahkan meningkatkan profesionalisme serta kepercayaan masyarakat yang telah berhasil dibangun.Sebagai mantan pimpinan institusi pemerintah sekaligus bagian dari keluarga besar Polri, ia optimistis Korps Bhayangkara akan terus berkembang menjadi institusi yang semakin profesional dan dipercaya masyarakat.“Polri adalah aparat penegak hukum yang akan terus memegang peranan penting. Saya percaya Polri ke depan akan semakin baik. Karena itu, jagalah kepercayaan masyarakat yang telah dibangun dengan berbagai pengorbanan dan kerja keras seluruh anggota. Jika semangat seperti ini terus dipertahankan, saya yakin Polri akan semakin hebat,” pungkasnya. PNO-12 02 Jul 2026, 21:59 WIT
Irjen Pol Helfi Assegaf Terima Penghargaan Nugraha Sakanti pada HUT Bhayangkara ke-80 Papuanewsonline.com, Jakarta – Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menerima penghargaan Nugraha Sakanti dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Mabes Polri.Nugraha Sakanti merupakan tanda kehormatan tertinggi dari negara yang diberikan kepada kesatuan atau satuan kerja di lingkungan Polri yang dinilai memiliki jasa luar biasa di bidang kepolisian, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.Penghargaan tersebut diterima Kapolda Lampung sebagai bentuk apresiasi atas capaian dan dedikasi Polda Lampung dalam menjalankan tugas kepolisian yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan penghargaan yang diterima Kapolda Lampung menjadi kebanggaan bagi seluruh jajaran Polda Lampung sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kinerja."Penghargaan Nugraha Sakanti yang diterima Bapak Kapolda merupakan kehormatan bagi seluruh keluarga besar Polda Lampung. Ini menjadi bukti bahwa dedikasi, kerja keras, dan sinergi seluruh personel mendapat apresiasi di tingkat nasional," ujar Yuni, Rabu (1/7/2026).Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan, tetapi juga amanah agar seluruh personel terus menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat."Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga kepercayaan masyarakat, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," katanya.Yuni menambahkan, di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Helfi Assegaf, Polda Lampung berkomitmen terus memperkuat pelayanan publik, penegakan hukum, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat."Bapak Kapolda selalu menekankan bahwa setiap keberhasilan merupakan hasil kerja bersama seluruh personel. Karena itu, penghargaan ini akan menjadi penyemangat untuk terus berinovasi dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara," pungkasnya.Sebagai informasi, Nugraha Sakanti merupakan tanda kehormatan yang diberikan negara kepada kesatuan atau satuan kerja di lingkungan Polri yang memiliki jasa luar biasa di bidang kepolisian.Penghargaan tersebut menjadi simbol kehormatan, dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tanpa batas dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. PNO-12 02 Jul 2026, 21:51 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT