logo-website
Rabu, 24 Jun 2026,  WIT
BERITA TAG Kesehatan Homepage
Gubernur Papua Resmikan Program KARTU JALAN Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Lansia Papuanewsonline.com, Jayapura — Gubernur Papua MDF resmi meluncurkan program “kartu jalan” (Jaminan Lanjut Usia) sebagai langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan lansia di Papua. Peluncuran program ini menjadi momen penting sekaligus bentuk pemenuhan janji kampanye yang telah disampaikan Gubernur MDF kepada masyarakat.Program KARTU JALAN dirancang sebagai jaminan sosial bagi para orang tua Papua agar mereka dapat menikmati masa tua dengan lebih layak dan terjamin. Pemerintah menilai perlindungan terhadap kelompok lansia merupakan salah satu prioritas utama dalam pembangunan kesejahteraan sosial.Dalam pertemuan bersama Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI, Gubernur MDF membahas berbagai aspek teknis terkait implementasi KARTU JALAN. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan bahwa program ini dapat dijalankan secara efektif dan tepat sasaran.Gubernur MDF menyampaikan komitmennya untuk terus memperhatikan kesejahteraan para lansia sebagai bagian penting dari masyarakat Papua. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan bekerja serius agar semua tahapan program berjalan sesuai rencana dan mampu memberikan dampak langsung bagi penerima manfaat.Program ini diharapkan tidak hanya menjadi bantuan finansial, tetapi juga menjadi dukungan moral bagi para lansia yang selama ini masih membutuhkan perhatian lebih. Pemerintah berupaya memastikan bahwa mereka dapat merasakan manfaat layanan sosial secara merata di seluruh wilayah.Dengan kehadiran KARTU JALAN, pemerintah Papua berupaya memperluas cakupan perlindungan sosial sehingga para orang tua Papua dapat menjalani kehidupan yang lebih produktif, sehat, dan sejahtera. Program ini juga diharapkan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.Peluncuran ini menandai langkah baru dalam agenda pembangunan sosial Papua. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperbaiki dan memperluas pelayanan bagi kelompok rentan demi mewujudkan kesejahteraan yang inklusif dan berkelanjutan.Melalui program tersebut, Gubernur MDF berharap seluruh lansia dapat merasakan perhatian nyata dari pemerintah dan menikmati hak-hak dasar mereka secara penuh. Program KARTU JALAN menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya untuk para orang tua yang telah berkontribusi besar bagi Papua. Penulis: Hendrik Editor: GF 19 Nov 2025, 21:33 WIT
Pemkab Boven Digoel dan Poltekkes Kemenkes Jayapura Resmi Menjalin MoU terkiat layanan kesehatan Papuanewsonline.com, Boven Digoel - Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, Papua, secara resmi melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama dengan Poltekkes Kemenkes Jayapura. Kegiatan yang berlangsung pada hari ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor kesehatan melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan vokasi kesehatan. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Boven Digoel, Roni Omba S.IP.Kerja sama tersebut mencakup beberapa bidang strategis, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga pengembangan infrastruktur kesehatan yang dinilai penting untuk menunjang pelayanan di daerah. Selain itu, kemitraan ini juga diarahkan untuk memperluas akses layanan kesehatan agar masyarakat Boven Digoel dapat merasakan pelayanan yang lebih memadai dan merata.Dalam pelaksanaannya, MoU ini diharapkan menjadi dasar bagi berbagai program yang dapat memperkuat kapasitas tenaga kesehatan, sekaligus membuka peluang peningkatan kompetensi melalui pelatihan, pendampingan, maupun program pendidikan terapan. Pemerintah daerah menilai bahwa keberadaan Poltekkes sebagai lembaga pendidikan kesehatan akan membantu mempercepat peningkatan kualitas tenaga kesehatan di wilayah tersebut.Bupati Boven Digoel, Roni Omba S.IP, menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu menjadi langkah awal perubahan positif dalam penyediaan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat. Menurutnya, keberlanjutan program bersama ini akan sangat membantu pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan yang selama ini masih membutuhkan penguatan.Secara keseluruhan, kerja sama ini dipandang sebagai momentum penting bagi Kabupaten Boven Digoel untuk memperkuat sektor kesehatan secara menyeluruh serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan yang semakin berkualitas. Penulis: HendrikEditor: GF 19 Nov 2025, 01:27 WIT
Lindungi Siswa dari Debu Proyek, Pemkam Nawaripi Salurkan 2 Ribu Masker ke SMA Negeri 1 Mimika Papuanewsonline.com, Mimika – Pemerintah Kampung Nawaripi mengambil langkah cepat mengatasi dampak proyek pembangunan yang semrawut di SMA Negeri 1 Mimika. Kepala Kampung Nurman Ditubun, bersama BUMDes, Karang Taruna, dan Babinpotdirga Lanud YKU, membagikan 2.000 masker kepada siswa dan guru pada Senin (17/11/2025).Aksi ini merupakan respon atas keluhan debu dan material proyek yang mengganggu proses belajar mengajar. Namun, pembagian masker hanyalah puncak gunung es dari masalah yang lebih besar.Nurman Ditubun, yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Sekolah, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kontraktor yang dinilai abai terhadap keselamatan dan kenyamanan warga sekolah. "Kontraktor tidak memasang pagar pembatas, padahal siswa dan guru beraktivitas di area itu. Gedung sudah naik ke lantai dua. Jika ada material jatuh dan mengenai anak-anak, siapa yang bertanggung jawab? Ini sangat tidak safety!" tegasnya dengan nada geram.Tak hanya debu, banjir pun menjadi momok bagi warga sekitar sekolah. Sisa material pembangunan yang dibuang sembarangan oleh kontraktor menyumbat saluran drainase, menyebabkan banjir setinggi selutut di permukiman warga. "Kontraktor membuang sisa bangunan ke drainase dan membangun basecamp tepat di atas saluran air, sehingga menyebabkan kemacetan aliran," beber Nurman.Lebih lanjut, Nurman meminta Bupati Mimika untuk menginstruksikan OPD terkait melakukan pemeriksaan terhadap tiga proyek yang sedang berjalan di sekolah tersebut. "Ini bukan hanya soal debu dan banjir, tapi juga soal keselamatan dan kenyamanan anak-anak kita dalam belajar. Jangan sampai proyek yang seharusnya meningkatkan kualitas pendidikan, justru menjadi ancaman bagi masa depan mereka," pungkasnya dengan nada prihatin. Dalam kesempatan ini, Kepala kampung Nurman menyampaikan apresiasi kepada Bupati Mimika atas bantuan 2.000 masker yang disalurkan melalui Dinas Kesehatan. "Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Mimika atas perhatian dan bantuannya. Masker ini sangat bermanfaat untuk melindungi siswa dari dampak buruk debu proyek," ujarnya.  Penulis: Jid Editor: GF 19 Nov 2025, 01:18 WIT
Semarak Milad ke-113, Muhammadiyah Mimika Adakan Jalan Sehat dan Cek Kesehatan Gratis Papuanewsonline.com, Timika - Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Mimika menggelar serangkaian kegiatan meriah dalam rangka memperingati Milad ke-113 Muhammadiyah. Kegiatan yang meliputi jalan sehat, stand kuliner sehat, dan cek kesehatan gratis ini, dilaksanakan di lingkungan Perguruan Gedung Sekolah Muhammadiyah Timika, Jalan Okoware, Kelurahan Koperapoka.Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk pengurus Muhammadiyah, guru dari berbagai tingkatan sekolah Muhammadiyah, orang tua siswa, serta warga Muhammadiyah se-Kabupaten Mimika. (18/11/25) Sekretaris Umum PDM Timika, Marwan Nise, S.E., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Muhammadiyah dilahirkan pada 18 November 1912 oleh KH. Haji Ahmad Dahlan. Semangat tajdid yang dibawa oleh pendiri Muhammadiyah bertujuan untuk menggerakkan dakwah amar ma'ruf nahi munkar melalui pendidikan, kesehatan, dan berbagai kegiatan sosial. "Peringatan milad ini menjadi tonggak sejarah penting bagi Muhammadiyah, khususnya di Kabupaten Mimika," ujar Marwan Nise.Lebih lanjut, Marwan Nise menjelaskan bahwa Muhammadiyah mulai aktif bergerak di Mimika sejak tahun 2015. Ia memberikan apresiasi kepada seluruh guru dan orang tua siswa dari TK Aisyiyah hingga MTS Muhammadiyah yang telah mendukung nilai-nilai Muhammadiyah melalui berbagai kegiatan sosial. "Kami sangat berterima kasih atas partisipasi semua pihak, termasuk para sponsor yang telah mendukung terselenggaranya acara ini," ungkapnya.Sebagai bagian dari kegiatan milad, Puskesmas Timika turut berpartisipasi dengan membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Layanan ini meliputi pengecekan kesehatan umum dan penyuluhan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat), khususnya di lingkungan sekolah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, termasuk melalui program MBG (makanan bergizi gratis).  Penulis: Abim Editor: GF 19 Nov 2025, 01:12 WIT
Operasi SAR Longsor Cibeunying Masuki Hari ke-4 Papuanewsonline.com, Majenang - Operasi pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, memasuki hari keempat dengan rangkaian kegiatan yang semakin intensif. Sejak pagi, tim SAR gabungan memperdalam pencarian di sektor A2 dan A3 berdasarkan pola timbunan sebelumnya dan penandaan terbaru unit K9. Cuaca yang relatif cerah memungkinkan perluasan galian, namun kehati-hatian tetap diterapkan karena tanah di sepanjang lereng masih bergerak. Tim Polri memulai hari dengan melakukan briefing evaluasi bersama BPBD dan Basarnas, termasuk penentuan jalur masuk aman, pembagian jalur personel, dan penempatan titik kontrol untuk menghindari pergerakan tanah yang sulit diprediksi. Pada sektor A2, lokasi tempat ditemukannya dua jenazah dan dua body part sebelumnya dijadikan acuan untuk memperkirakan arah sebaran material longsor. Sementara itu, sektor A3 diperkuat dengan personel tambahan karena pola timbunan di area tersebut berlapis-lapis sehingga membutuhkan kerja manual yang lebih berat.Pelayanan kesehatan menjadi salah satu elemen yang terus diperkuat sepanjang operasi. Petugas medis Polri bekerja di dua titik sekaligus: RSUD Majenang sebagai pusat rujukan dan pos pelayanan kesehatan lapangan dekat lokasi longsor. Di RSUD Majenang, pemeriksaan lanjutan diberikan kepada korban luka, termasuk penanganan cedera pada ekstremitas, perawatan luka sobek, serta penanganan pernapasan bagi warga yang mengalami inhalasi debu. Sementara itu, di posko lapangan, petugas memberikan perawatan cepat bagi warga yang mengalami kelelahan, syok ringan, hipotermia, hingga serangan panik. Polri juga menempatkan personel khusus untuk mengawal warga lanjut usia dan anak-anak yang mengalami stres fisik akibat perubahan lingkungan pengungsian. Untuk mengurangi antrian, jalur pasien dibagi menjadi tiga: pemeriksaan cepat, tindakan ringan, dan rujukan langsung. Hal ini membuat warga dapat menerima bantuan medis tanpa penundaan, terutama pada jam-jam awal evakuasi di pagi hari.Pelayanan psikologis melalui program trauma healing turut diperluas cakupannya. Polri mengerahkan 15 personel Tim Trauma Healing Ro SDM Polda Jateng, dibantu konselor Polresta Cilacap serta relawan psikososial yang sudah terbiasa menangani bencana alam. Tim ini tidak hanya berfokus pada keluarga korban yang menunggu di RSUD Majenang, tetapi juga melakukan pendekatan dari tenda ke tenda untuk memetakan kondisi emosional warga selamat. Pendekatan ini penting untuk menjangkau warga yang enggan bercerita namun menunjukkan tanda-tanda tekanan psikologis. Untuk anak-anak, tim menyediakan aktivitas pendampingan seperti permainan terarah, sesi mewarnai, dan dukungan emosional sederhana agar mereka mampu kembali merasa aman. Hingga malam sebelumnya, sebanyak 48 warga telah menerima layanan aktif, dengan beberapa keluarga menjalani sesi konseling lanjutan untuk membantu mereka menghadapi kehilangan.Dalam mendukung pencarian, Polri menurunkan total 155 personel 125 dari Polresta Cilacap dan 30 dari Brimob yang bekerja dalam pola bergilir agar stamina petugas tetap stabil. Empat anjing pelacak dari Polda Jateng, Polresta Banyumas, dan Polres Temanggung juga terus bekerja melakukan penandaan titik-titik yang berpotensi menyimpan korban tertimbun. Setiap kali K9 memberikan tanda, tim teknis Polri langsung memasang patok penanda dan melakukan penggalian manual untuk menjaga keselamatan. Di beberapa titik, Polri juga memasang alat sederhana pemantau retakan tanah agar petugas di bawah mengetahui adanya potensi pergerakan material. Di sepanjang jalur masuk, anggota Sabhara dan Lantas mengatur arus kendaraan bantuan agar tak terjadi hambatan logistik, sementara anggota lain melakukan cutting manual pada semak dan kayu yang menutup jalur tim SAR.Hingga hari ini, sembilan korban telah ditemukan dan seluruhnya teridentifikasi oleh Tim DVI. Dengan demikian, dari total 20 warga yang dinyatakan hilang pada awal kejadian, kini tersisa 11 korban yang masih dalam pencarian. Upaya pencarian bergerak semakin terarah berdasarkan pola temuan dan analisis struktur longsoran hari sebelumnya. Sementara itu, proses identifikasi oleh Tim DVI tetap disiagakan setiap saat agar setiap temuan baru dapat segera diproses. Di titik-titik pengungsian, pelayanan kesehatan dan pemulihan psikologis dilakukan tanpa henti untuk memastikan warga selamat mendapatkan dukungan yang mereka perlukan.Kapolresta Cilacap menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan memastikan bahwa seluruh kekuatan Polri akan terus bekerja bersama BPBD, Basarnas, TNI, dan relawan hingga seluruh korban ditemukan. Masyarakat diimbau tetap tenang, menjauhi area tebing rawan runtuhan, dan mematuhi setiap arahan petugas demi keselamatan bersama. PNO-12 17 Nov 2025, 19:04 WIT
Peringati 80 Tahun Brimob Polri, Brimob dan BRI Ambon Kolaborasi Gelar Khitanan Massal Papuanewsonline.com, Ambon - Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Korps Brimob Polri, Satuan Brimob Polda Maluku menggelar kegiatan Bhakti Sosial Khitanan Massal yang memberikan layanan gratis kepada 50 anak dari berbagai wilayah di Maluku. Kegiatan sosial ini terlaksana melalui kerja sama antara Satbrimob Polda Maluku dan BRI Cabang Ambon, berlangsung di Tribun Makosat Brimob Polda Maluku, Sabtu (15/11/2025) pukul 09.00 WIT.Acara dihadiri langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Maluku, Wakil Dansat, jajaran PJU Satbrimob, Kepala BRI Cabang Ambon beserta staf, serta tenaga medis dari Biddokkes dan Rumkit Bhayangkara TK III Polda Maluku. Seluruh proses khitanan massal berjalan tertib, aman, dan lancar.Kegiatan dibuka dengan pembacaan doa, dilanjutkan sambutan Dansat Brimob Polda Maluku. Dalam amanatnya, Dansat menegaskan bahwa rangkaian kegiatan HUT Brimob kali ini tidak hanya berorientasi pada internal satuan, tetapi juga dipersembahkan bagi masyarakat.“Khitanan massal ini merupakan bentuk kehadiran Brimob di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa momentum HUT ke-80 Brimob Polri membawa manfaat nyata bagi warga, terutama bagi anak-anak dan keluarga yang membutuhkan,” ujar Dansat dalam sambutannya.Kepala BRI Cabang Ambon dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Satbrimob Polda Maluku.“BRI berkomitmen mendukung kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut untuk menghadirkan kebermanfaatan bersama,” ungkapnyaSebanyak 50 anak yang mengikuti khitanan massal berasal dari sejumlah desa dan kawasan di Pulau Ambon, termasuk Desa Suli, Morela, Mamala, Asilulu, Wakal, Hila, Kebun Cengkeh, Waihaong, Kampung Muhajirin, Tulehu, Kapaha, Nania, hingga Aspol Tantui dan Arbes.Selain layanan medis, peserta juga menerima bingkisan dan uang saku, yang diserahkan secara simbolis oleh Dansat Brimob Polda Maluku dan Kepala BRI Cabang Ambon.Proses khitanan ditangani tenaga kesehatan profesional dari Bid Dokkes Polda Maluku dan Rumkit Bhayangkara. Para orang tua yang hadir turut mengapresiasi inisiatif sosial ini, terutama karena meringankan beban biaya khitan bagi keluarga.Kegiatan berlangsung hingga selesai dengan suasana tertib, aman, dan penuh kekeluargaan mencerminkan komitmen Brimob dalam memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat.Kegiatan khitanan massal yang digelar Satbrimob Polda Maluku bersama BRI Ambon kembali menegaskan peran penting institusi kepolisian dalam mendorong pendekatan humanis dan pelayanan publik. Momentum HUT ke-80 Korps Brimob Polri menjadi sarana memperkuat kedekatan antara aparat keamanan dengan masyarakat, sekaligus menghadirkan program sosial yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Kolaborasi antara Brimob dan perbankan nasional seperti BRI menunjukkan bahwa sinergi lintas sektor dapat menghadirkan dampak sosial yang lebih luas dan berkesinambungan. PNO-12 17 Nov 2025, 18:42 WIT
Bukti Nyata Implementasi Respon Time: Polsek Leihitu Evakuasi Ibu Hamil Alami Kontraksi Dini Hari Papuanewsonline.com, Leihitu - Upaya cepat dan responsif kembali diperlihatkan jajaran Polsek Leihitu, Polresta Pulau Ambon & PP Lease, ketika mengevakuasi seorang ibu hamil yang mengalami kontraksi pada Sabtu dini hari. Tindakan cepat tersebut menjadi implementasi langsung dari program Respon Time, inovasi layanan patroli respons cepat yang saat ini menjadi prioritas Kapolda Maluku dalam memperkuat pelayanan publik kepolisian.Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.50 WIT ketika sebuah speed boat dari Kampung Iha, Kabupaten Seram Bagian Barat, tiba di dermaga depan Mapolsek Leihitu. Di dalamnya terdapat Satria Rumbia (37), warga Desa Iha, yang dalam perjalanan menuju Pulau Ambon mengalami kontraksi hebat. Menyadari kondisi darurat tersebut, Kapolsek Leihitu IPDA Muh. Irwan Nismon Siifu segera menggerakkan personel untuk melakukan pertolongan cepat.Evakuasi dini hari tersebut menambah daftar bukti efektivitas Patroli Respon Time, sebuah inovasi yang terus dimaksimalkan oleh Polresta Ambon. Program ini sebelumnya juga telah ditinjau langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, yang menekankan bahwa polisi harus hadir cepat, tepat, dan humanis dalam menjawab setiap kebutuhan masyarakat.Sebagai bagian dari upaya peningkatan sistem evakuasi dan respons darurat, Polresta Ambon pada awal November 2025 menggelar Simulasi Quick Response Call Center 110, melibatkan berbagai satuan fungsi seperti Samapta, Intelkam, Satlantas, hingga perwakilan Polsek. Simulasi tersebut menguji respons terhadap berbagai skenario kedaruratan, termasuk kecelakaan, tindak pidana, hingga situasi kerawanan sosial.Di dermaga, anggota Polsek Leihitu melakukan pemeriksaan awal, lalu mengantar pasien menggunakan mobil dinas menuju RS Al-Fatah Ambon. Proses evakuasi dilakukan sambil berkoordinasi langsung dengan tenaga medis, sehingga penanganan medis dapat diberikan segera setibanya di rumah sakit. Seluruh proses berjalan aman, cepat, dan tanpa kendala berarti.Aksi evakuasi terhadap ibu hamil tersebut mempertegas bahwa kehadiran polisi bukan sekadar penegak hukum, namun juga pelindung dan penyelamat dalam keadaan gawat darurat. Dengan personel yang siaga dan sistem respons cepat yang semakin solid, Polresta Ambon berharap kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian semakin menguat.Hingga siang ini, situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Leihitu dilaporkan aman, terkendali, dan kondusif.Kejadian evakuasi ibu hamil di Leihitu menegaskan pentingnya keberadaan unit respons cepat kepolisian yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga pelayanan kemanusiaan. Program Respon Time yang digagas Polresta Ambon terbukti mampu menghadirkan intervensi cepat dan tepat pada situasi-situasi kritis, termasuk kondisi medis darurat seperti yang terjadi pada Sabtu dini hari.Langkah cepat jajaran Polsek Leihitu mencerminkan transformasi pelayanan kepolisian yang lebih humanis dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan sistem terintegrasi seperti Call Center 110, publik kini memiliki akses yang lebih mudah terhadap layanan darurat kepolisian. Aksi seperti ini bukan hanya meningkatkan citra Polri, tetapi juga memperkuat relasi emosional antara polisi dan warga bahwa aparat hadir bukan hanya ketika terjadi pelanggaran hukum, tetapi juga ketika nyawa seseorang dipertaruhkan. PNO-12 17 Nov 2025, 18:09 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT