Papuanewsonline.com
BERITA TAG Kesehatan
Homepage
Polda Maluku Kerahkan Pesawat Beechcraft 1900D Cari Korban KM Maluku Prima Makmur 03
Papuanewsonline.com, Ambon - Polda Maluku kembali menegaskan komitmen kuatnya dalam upaya pencarian korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Maluku Prima Makmur 03 yang tenggelam di perairan Laut Banda pada 21 November 2025. Melalui operasi Search and Rescue (SAR) dari udara, Kepolisian Daerah Maluku mengerahkan seluruh kemampuan terbaik, sesuai instruksi tegas Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., untuk memaksimalkan seluruh sumber daya demi menemukan korban.Perintah Tegas Kapolda Maluku: “Keselamatan Warga adalah Prioritas Utama”Kapolda Maluku menegaskan bahwa seluruh jajaran harus bergerak cepat, terukur, dan mengutamakan keselamatan dalam operasi pencarian.“Saya perintahkan seluruh jajaran Polda Maluku untuk all out dalam pencarian korban KM Maluku Prima Makmur 03. Tidak ada upaya yang setengah-setengah. Keselamatan dan keselamatan warga adalah prioritas utama. Kita akan terus bekerja sampai korban ditemukan dan keluarga mendapatkan kepastian,” tegas Kapolda Maluku.“Pencarian dari udara, laut, dan darat harus berjalan terpadu. Koordinasi dengan Basarnas dan pihak terkait menjadi kunci. Semua sumber daya Polri saya minta dimaksimalkan,” tambahnya.Instruksi tersebut menjadi dasar pengerahan alutsista udara, termasuk pesawat Beechcraft 1900D milik Polri.Menindaklanjuti perintah Kapolda, Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Maluku, Kombes Pol Handoyo Santoso, SIK., memimpin langsung operasi pencarian menggunakan pesawat Beechcraft 1900D registrasi P-4301memimpin langsung operasi pencarian menggunakan pesawat Beechcraft 1900D registrasi P-4301. Sarana udara ini digunakan untuk memperluas jangkauan pemantauan serta mempercepat proses identifikasi visual pada titik-titik prioritas.Dalam briefing sebelum keberangkatan, Kombes Handoyo menegaskan pentingnya disiplin dan ketelitian:“Sesuai perintah Bapak Kapolda Maluku, area pencarian sudah dirumuskan secara terukur berdasarkan analisis arah angin dan arus. Kita harus bekerja disiplin, profesional, dan tetap memegang prosedur,” ujarnya.Operasi SAR yang berlangsung sekitar dua jam menyisir area prioritas yang telah ditentukan berdasarkan pemodelan arus. Namun, korban belum ditemukan pada hari pertama operasi udara.Rute pencarian pesawat Beechcraft 1900D (P-4301) juga terekam melalui pantauan Flightradar24. Dari Bandara Pattimura Ambon (AMQ), terlihat jelas pesawat lepas landas menuju selatan, melintasi perairan antara Pulau Ambon dan Pulau Seram sebelum mengambil jalur lurus ke arah utara Laut Banda.Pesawat kemudian melakukan pola penyisiran memanjang (long sweeping track) pada area selatan Pulau Seram dan barat laut Banda Neira. Di titik yang telah dipetakan sebagai wilayah potensial keberadaan korban, pesawat melakukan manuver S-pattern serta zig-zag search pattern, sebagaimana terlihat dari jalur berwarna kuning pada peta. Pola tersebut digunakan untuk memperoleh cakupan visual yang lebih luas dan meningkatkan peluang observasi dari udara.Setelah menyisir sisi barat Banda Neira, pesawat kembali melakukan track memanjang ke arah barat laut sebelum mengambil rute pulang menuju Ambon. Seluruh jalur pencarian yang terekam mengonfirmasi bahwa area prioritas telah dipindai sesuai analisis arus dan angin yang ditetapkan tim SAR gabungan.Operasi ini melibatkan Tim Gabungan Polda Maluku dan Kantor SAR Ambon (Basarnas). Selain itu, perwakilan keluarga korban serta perwakilan Pemerintah Provinsi Maluku turut serta dalam penerbangan pencarian sebagai bentuk transparansi dan empati.Keikutsertaan mereka menegaskan bahwa operasi ini bukan hanya bertumpu pada teknis penyelamatan, tetapi juga nilai kemanusiaan.Menurut Kombes Handoyo, usai operasi hari ini, tim akan melakukan evaluasi mendalam berdasarkan data meteorologi terbaru, termasuk arah angin, kondisi gelombang, dan arus bawah laut. Operasi SAR udara dan laut akan kembali dilanjutkan pada Rabu, 26 November 2025 dengan pola pencarian yang disesuaikan.“Kami berkomitmen memberikan kepastian bagi keluarga. Operasi akan terus dilakukan sampai korban ditemukan,” tutup Dirpolairud.Pengerahan pesawat Beechcraft 1900D menunjukkan kesiapan alutsista Polri dalam menghadapi kondisi perairan terpencil. Pengawasan dari udara memberikan efisiensi tinggi dalam pencarian area luas yang sulit dijangkau kapal.Keikutsertaan keluarga korban dan perwakilan Gubernur memperlihatkan pendekatan humanis Polda Maluku. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik melalui transparansi, keterbukaan, serta kepedulian terhadap keluarga yang menunggu kepastian.Sinergi Polri–Basarnas menjadi bukti kerja sama kuat dalam merespons insiden maritim di wilayah kepulauan Indonesia. PNO-12
26 Nov 2025, 18:17 WIT
Satbrimob Polda Jatim Perkuat Operasi Kemanusiaan Pasca Erupsi Semeru
Papuanewsonline.com, Lumajang - Polri melalui Polda Jawa Timur terus mengintensifkan operasi kemanusiaan bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Informasi ini disampaikan sebagai bentuk transparansi bahwa upaya penyelamatan, dukungan logistik, dan pemulihan psikososial di Kabupaten Lumajang terus berlanjut melalui kerja sama erat antara Polri, pemerintah daerah, TNI, relawan, serta para pemangku kepentingan lainnya. Seluruh langkah ini menjadi wujud hadirnya negara dalam memastikan keselamatan, ketenangan, dan pemulihan warga di masa darurat.Dansatbrimob Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Suryo Sudarmadi, S.I.K., M.H., melaporkan bahwa sejak Sabtu dini hari, 22 November 2025, satu Satuan Setingkat Kompi (36 personel) Satbrimob yang dipimpin Danyon B Pelopor Kompol Toni Agus Salim, S.H., M.M., telah bergerak mendukung pemulihan warga di Kecamatan Pronojiwo. Kegiatan dimulai sejak pukul 04.30 WIB melalui pengoperasian dapur lapangan Brimob yang setiap harinya memasak ratusan porsi makanan gratis bagi warga terdampak, para pengungsi, serta personel SAR di lapangan. Di tengah hawa dingin dan situasi darurat pasca erupsi, aroma masakan dari tenda Brimob menjadi penanda hadirnya harapan, sekaligus titik hangat yang mempererat kebersamaan.Memasuki pagi hari, personel melaksanakan pengecekan kesiapan dan pembagian tugas yang dipimpin AKBP Toni Agus Salim untuk memastikan seluruh operasi berjalan aman, terkoordinasi, dan penuh empati. Setelah itu, personel langsung diterjunkan membantu membersihkan rumah-rumah warga dari abu vulkanik dan material erupsi. Banyak warga yang merasa tidak lagi memiliki tenaga untuk memulai pemulihan, sehingga kehadiran Brimob yang turut mengangkat barang-barang rumah tangga, membersihkan permukiman, dan memindahkan barang penting menuju hunian tetap menjadi bentuk pertolongan nyata yang sangat dirasakan masyarakat.Pada pukul 09.00 WIB, upaya pemulihan psikososial diwujudkan melalui kegiatan trauma healing di SDN 04 Pronojiwo yang dipimpin Bripka Arif bersama dua personel lainnya. Melalui permainan edukatif, aktivitas kreatif, dan pendampingan emosional, anak-anak diarahkan untuk kembali merasa aman dan mampu melepaskan ketegangan pasca bencana. Di tengah tawa yang mulai kembali terdengar, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pemulihan bukan hanya soal membenahi bangunan, tetapi juga memulihkan hati dan rasa aman para korban, terutama anak-anak.Pada pukul 11.00 WIB, Pos Dapur Lapangan Brimob di Desa Supit Urang menerima kunjungan utusan Presiden Republik Indonesia yang meninjau langsung kesiapan logistik, pelayanan dapur lapangan, dan pendampingan warga terdampak yang dilakukan Brimob. Kehadiran pemerintah pusat tersebut memperkuat koordinasi nasional dalam penanganan bencana Semeru dan memastikan bahwa setiap langkah yang dilakukan di lapangan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.Sehari sebelumnya, Jumat (21/11/2025), Polda Jawa Timur telah memberangkatkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Bantuan tersebut dilepas oleh Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H. bersama Pejabat Utama Polda Jatim dari halaman Gedung Tribrata Mapolda Jatim. Dengan status Gunung Semeru yang berada pada Level IV (Awas), bantuan difokuskan untuk mendukung dua titik utama pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, yakni Posko SD 04 Supiturang dan Posko SMP 2 Pronojiwo yang menampung ratusan warga, termasuk kelompok rentan seperti balita, bayi, lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, serta ibu menyusui. Bantuan yang dikirimkan meliputi kebutuhan balita seperti susu, popok, kasur bayi, pakaian anak, serta 450 selimut untuk lansia dan 300 paket makanan ringan untuk anak-anak dan remaja. Wakapolda Jatim menegaskan bahwa seluruh distribusi dilakukan secara humanis dan penuh empati karena para pengungsi masih berada dalam kondisi trauma.Polda Jawa Timur memastikan bahwa seluruh rangkaian bantuan kemanusiaan akan terus berlanjut hingga situasi benar-benar pulih. Upaya Brimob di lapangan mulai dari dapur umum, pembersihan rumah, hingga trauma healing merupakan bagian integral dari misi kemanusiaan Polri dalam menjaga keselamatan dan memulihkan warga Lumajang yang terdampak. Polri berkomitmen untuk terus menyampaikan perkembangan penanganan Semeru secara cepat, transparan, dan responsif, sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat dalam situasi bencana. PNO-12
23 Nov 2025, 09:22 WIT
Kematian Armando Tamawiyu Picu Duka dan Kemarahan Keluarga di Mimika
Papuanewsonline.com, Mimika — Kematian Armando Tamawiyu pada
22 November 2025 meninggalkan duka mendalam sekaligus kemarahan bagi pihak
keluarga. Armando, yang mengalami sakit selama enam hari, sebelumnya telah
diperiksa oleh tenaga medis di Puskesmas Manasari dan dinyatakan dalam kondisi
baik, meskipun keluarga merasa gejalanya cukup mengkhawatirkan.Menurut penjelasan keluarga, kondisi Armando tidak
menunjukkan perbaikan. Ayahnya, Rikardus Tamiwiyu, mengungkapkan kekecewaan
karena permintaan rujukan ke RSUD tidak segera ditindaklanjuti. Dokter di
puskesmas disebut menyampaikan bahwa tidak tersedia transportasi medis untuk
mengantar pasien rujukan.Karena tidak mendapatkan fasilitas transportasi, keluarga
mencari bensin dan menggunakan kendaraan sendiri. Upaya tersebut dilakukan
dengan terburu-buru karena kondisi Armando terus menurun, sehingga keluarga
memutuskan membawa pasien menuju Pomako menggunakan mobil pickup.Namun nasib berkata lain. Dalam perjalanan menuju fasilitas
kesehatan yang lebih lengkap, Armando menghembuskan napas terakhirnya di atas
kendaraan. Peristiwa itu menambah rasa terpukul bagi keluarga yang merasa upaya
penanganan medis sebelumnya tidak dilakukan secara maksimal.“Kami sangat kesal dan sedih atas kematian anak kami,” ujar
Rikardus dengan suara bergetar. Ia menegaskan bahwa keluarga merasa penanganan
yang diberikan puskesmas tidak serius, sehingga menyebabkan keterlambatan
penanganan yang seharusnya dapat menyelamatkan nyawa anaknya.Setibanya di Mimika, keluarga langsung menyampaikan protes
dan menuntut kejelasan. Mereka merasa bahwa puskesmas telah lalai dalam
memberikan pelayanan yang seharusnya. Keluarga menyatakan tidak dapat menerima
kenyataan bahwa Armando dinyatakan baik-baik saja, namun beberapa jam kemudian
meninggal dalam perjalanan.“Kami menuntut pertanggungjawaban atas kematian anak kami,”
tegas Rikardus. Ia berharap ada evaluasi dan pembenahan nyata dalam sistem
pelayanan kesehatan, khususnya di Puskesmas Manasari.Keluarga juga meminta agar kejadian tragis ini tidak terjadi
lagi pada warga lainnya. Menurut mereka, fasilitas kesehatan harus mampu
memberikan pelayanan maksimal, terutama dalam keadaan darurat yang membutuhkan
rujukan cepat.Peristiwa ini menjadi sorotan bagi masyarakat setempat,
karena menggambarkan masalah mendasar dalam akses layanan kesehatan di wilayah
tersebut. Keluarga berharap kematian Armando menjadi perhatian serius agar
pelayanan kesehatan di Mimika dapat ditingkatkan dan tidak ada lagi korban
akibat keterlambatan penanganan. Penulis: HendrikEditor: GF
23 Nov 2025, 04:53 WIT
Tragedi Irene Sokoy: Kematian Ibu dan Bayinya Ungkap Darurat Pelayanan Kesehatan di Jayapura
Papuanewsonline.com, Jayapura — Kematian tragis Irene Sokoy,
seorang ibu hamil yang ditolak oleh empat rumah sakit di Jayapura, telah
mengguncang hati masyarakat Papua. Bayi yang dikandungnya juga tidak dapat
diselamatkan, menjadikan insiden ini sebagai salah satu tragedi kemanusiaan
paling memilukan di Papua pada tahun 2025.Menurut keterangan keluarga, Irene mengalami kondisi darurat
ketika sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit. Namun nasib nahas
menimpanya: fasilitas kesehatan yang didatangi tidak dapat menerimanya karena
berbagai alasan, hingga akhirnya waktu kritis itu merenggut nyawa keduanya.Ivan, adik kandung Irene, menjadi saksi langsung bagaimana
kondisi sang kakak terus memburuk. Ia menceritakan bahwa Irene menunjukkan
gejala sesak dan gelisah sesaat sebelum tak sadarkan diri. “Itu kakak sudah
memang rasa gelisah. Panas itu di dada saja… sesak,” ujar Ivan dengan suara
bergetar mengenang kejadian itu.Dalam perjalanan mencari pertolongan, Irene disebut sempat
bersandar pada sang adik karena kesulitan bernapas. Tak lama setelah itu, Irene
kehilangan kesadaran. “Kakak jatuh di dada saya,” ungkap Ivan, menggambarkan
detik-detik terakhir sebelum kakaknya menghembuskan napas terakhir.Lima hari setelah tragedi itu, Gubernur Papua Mathius Derek
Fakhiri mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus duka
mendalam atas wafatnya Irene dan bayinya. Kehadiran Gubernur sekaligus menjadi
momen refleksi bagi pemerintah terkait kondisi pelayanan kesehatan yang menjadi
sorotan publik.Dalam pernyataannya, Gubernur Fakhiri mengakui buruknya
sistem layanan kesehatan di Papua. “Tuhan punya cara untuk membukakan mata kami
pemerintah bahwa inilah bobrok pelayanan kesehatan di Provinsi Papua,”
tegasnya, menandai bahwa kasus ini tidak boleh diabaikan.Tragedi ini telah memicu diskusi luas mengenai tanggung
jawab negara dalam memastikan akses kesehatan yang layak dan respons cepat
terhadap warga dalam kondisi darurat. Masyarakat menilai insiden ini bukan
sekadar kecelakaan tragis, tetapi hasil dari persoalan struktural yang sudah
lama terjadi.Sejumlah pihak, termasuk tokoh masyarakat dan aktivis
kemanusiaan, mendesak agar pemerintah mengambil langkah konkret untuk
memperbaiki sistem rujukan, meningkatkan kapasitas rumah sakit, dan memastikan
tidak ada lagi warga Papua yang kehilangan nyawa akibat penolakan layanan
medis.Kematian Irene dan bayinya menjadi cermin dari masih
lemahnya koordinasi pelayanan kesehatan di daerah. Tragedi ini diharapkan
menjadi titik balik bagi pemerintah dan seluruh pihak terkait untuk sepenuhnya
membenahi sistem kesehatan Papua.Kasus memilukan ini juga menjadi pengingat bahwa pelayanan
kesehatan bukan sekadar fasilitas, tetapi hak dasar manusia yang wajib dipenuhi
negara tanpa kecuali. Masyarakat berharap tidak ada lagi keluarga yang harus
merasakan duka sedalam yang dialami keluarga Sokoy. Penulis: HendrikEditor: GF
23 Nov 2025, 04:44 WIT
DLH Mimika Luncurkan Kios Sampah Inauga, Ubah Paradigma Pengelolaan Sampah
Papuanewsonline.com, Mimika - Dinas Lingkungan Hidup (DLH)
Mimika memperkenalkan inovasi baru dalam pengelolaan sampah dengan meresmikan
kios sampah di Kelurahan Inauga, (21/11/2025). Langkah ini bertujuan
mengubah pola pengelolaan sampah dari sistem konvensional kumpul-angkut-buang
menjadi pilah-kumpul-tabung, yang lebih ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika, Jeffry Deda,
menjelaskan bahwa kios sampah ini memiliki mekanisme yang berbeda dengan bank
sampah yang sebelumnya telah diluncurkan. Di kios sampah, masyarakat memilah,
mengangkut, dan menimbang sampah, kemudian menukarkannya dengan sembako seperti
telur, minyak goreng, gula, dan mie instan."Peluncuran Kios Bank Sampah Inauga bukan hanya
seremonial, tetapi merupakan perubahan perilaku besar dalam pengelolaan
sampah," ujar Jeffry Deda. Ia mengungkapkan
bahwa produksi sampah di wilayah Mimika telah mencapai 100 ton per hari,
sementara kapasitas lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Iwaka semakin terbatas.Untuk mempermudah masyarakat, DLH juga telah menyiapkan
Aplikasi Kios Sampah yang dapat diunduh di Play Store. Aplikasi ini
memungkinkan warga untuk menjual sampah dengan layanan penjemputan oleh
petugas, atau mengantarkannya langsung ke Kios Bank Sampah Inauga. Asisten 1 Setda Mimika, Ananias Faot, berharap program kios
sampah ini dapat berjalan berkelanjutan dan meningkatkan kesadaran masyarakat
akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. "Hari ini kita
launching, harus jalan. DLH dan Kelurahan ini, memastikan dan mengawal program
ini," tegasnya. Penulis: Jid
Editor: GF
22 Nov 2025, 13:59 WIT
Bakti Sosial Donor Darah di Mimika Sukses Kumpulkan 300 Kantong Darah
Papuanewsonline.com, Timika – Forum Kewaspadaan Dini
Masyarakat (FKDM) Mimika berhasil menggelar bakti sosial (baksos) donor darah
yang berlangsung selama dua hari, 20-21 November 2025.Kegiatan ini berhasil mengumpulkan 300 kantong darah, yang
dianggap sebagai pencapaian luar biasa dalam gerakan kemanusiaan untuk membantu
sesama yang membutuhkan transfusi darah di rumah sakit.Ketua FKDM Mimika, Lucky Mahakena, menyampaikan ucapan
terima kasih kepada seluruh warga Mimika atas partisipasi dan dukungan dalam
kegiatan ini. Ia secara khusus
mengapresiasi kontribusi dari berbagai komunitas, peguyuban, TNI-Polri,
Bazarnas, Yayasan Teras Peduli, pegawai Pemda, dan seluruh lapisan masyarakat
Mimika yang telah berbagi kasih kemanusiaan."Terima kasih banyak kepada semua insan warga Mimika
telah berbagi kasih kemanusiaan, secara khusus komunitas peguyuban Mimika,
TNI-Polri, Bazarnas, Yayasan Teras Peduli, Pegawai Pemda dan semua lapisan
warga Mimika atas partisipasi berbagai kasih kemanusiaannya," ungkap Lucky
Mahakena.Lucky menjelaskan bahwa alasan utama dilaksanakannya bakti
sosial ini adalah tingginya kebutuhan darah di rumah sakit, baik pemerintah
maupun swasta, yang seringkali tidak sebanding dengan frekuensi pendonor.
Kegiatan baksos donor darah ini diselenggarakan oleh FKDM bekerja sama dengan
RSUD Mimika, dengan mengusung tema "Setitik Darah, Sejuta Harapan". Penulis: Jid
Editor: GF
22 Nov 2025, 13:34 WIT
Polda Jatim Kirimkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru
Papuanewsonline.com, Surabaya - Polda Jawa Timur memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk para pengungsi dampak erupsi dan Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru.Pelepasan bantuan dipimpin langsung Wakapolda Jatim Brigjen Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., bersama Pejabat Utama Polda Jatim di depan Gedung Tribrata Mapolda Jatim, Jumat (21/11/2025).Dalam sambutannya, Wakapolda Jatim menyampaikan bahwa status Gunung Semeru berada pada Level IV atau Awas. Meski tidak ada korban jiwa, namun tercatat Tiga warga mengalami luka bakar berat dan 17 lainnya luka ringan. Seluruh korban saat ini tengah mendapatkan perawatan medis.Wakapolda Jatim menegaskan bahwa distribusi bantuan diarahkan ke dua titik utama pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, yakni Posko SD 04 Supiturang dan Posko SMP 2 Pronojiwo.Berdasarkan laporan terbaru, Posko SD 04 Supiturang menampung sekitar 214 jiwa dengan kelompok rentan yang cukup besar, yakni 30 balita, satu bayi, tiga ibu menyusui, dua ibu hamil, 16 lansia, dan tiga penyandang disabilitas. Sementara itu, Posko SMP 2 Pronojiwo dihuni oleh lansia dalam jumlah tinggi, yakni 88 orang, serta 49 anak-anak dan balita.“Melihat demografi para pengungsi, terutama banyaknya balita dan lansia, bantuan yang kita berangkatkan hari ini adalah langkah tanggap darurat yang tepat sasaran,” ujar Wakapolda Jatim.Distribusi bantuan yang dikirimkan oleh Polda Jatim di antaranya kebutuhan balita seperti susu, popok, kasur bayi, dan pakaian anak. Bantuan ini diprioritaskan untuk Posko SD 04 Supiturang.Selain itu 450 selimut untuk kebutuhan para lansia di kedua posko, terutama 88 lansia di SMP 2 Pronojiwo dan 300 paket makanan ringan untuk anak-anak dan remaja di lokasi pengungsian.Wakapolda Jatim menekankan pentingnya pendekatan humanis selama pendistribusian. Lebih lanjut, Brigjen Pol Pasma Royce meminta seluruh personel menjaga koordinasi dengan posko setempat agar bantuan tepat sasaran serta memastikan keselamatan diri dan tim selama berada di daerah bencana.“Ingat, yang kita hadapi adalah warga yang sedang trauma. Laksanakan tugas dengan humanis dan penuh empati,” tegasnya.Mengakhiri amanatnya, Brigjen Pasma Royce secara resmi melepas rombongan bantuan kemanusiaan Polda Jatim Peduli sambil berharap kondisi para warga terdampak di Lumajang segera pulih.“Semoga Allah SWT melindungi kita semua dan segera memulihkan saudara-saudara kita di Lumajang,” pungkasnya. PNO-12
22 Nov 2025, 07:27 WIT
Kapolda Maluku Jenguk Korban Penganiayaan di RS Bhayangkara
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., menjenguk korban penganiayaan di kawasan Lorong Putri, Desa Batu Merah, Ambon, yang saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku, Tantui, Ambon.Kunjungan Kapolda pada Kamis sore tersebut merupakan bentuk perhatian dan komitmen Polri dalam memastikan penanganan korban serta proses hukum berjalan secara profesional dan transparan.Dalam kunjungannya, Kapolda Maluku didampingi Kepala Biro SDM Polda Maluku, Direktur Intelkam, Direktur Samapta, serta Kabid Humas Polda Maluku. Mereka diterima langsung oleh paman korban, Husen Rumain, di Ruang Merpati Gedung Mutiara RS Bhayangkara.Di hadapan keluarga besar korban, Irjen Pol Dadang Hartanto menegaskan bahwa Polda Maluku berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus pembacokan tersebut. Ia meminta keluarga dan masyarakat menahan diri serta tidak melakukan aksi balasan yang dapat memicu konflik baru.“Kami memahami duka dan kemarahan keluarga. Namun kami mengimbau agar tidak melakukan tindakan apa pun yang dapat memperkeruh keadaan. Serahkan sepenuhnya proses penyelidikan dan penegakan hukum kepada Kepolisian,” tegas Kapolda.Kapolda Maluku juga mengirim pesan tegas kepada para pelaku yang masih berkeliaran. Ia meminta mereka segera menyerahkan diri secara baik-baik sebelum diambil tindakan tegas sesuai prosedur hukum yang berlaku.“Kami berharap para pelaku memiliki itikad baik dan menyerahkan diri. Polri akan bertindak profesional dalam menangani perkara ini,” ujarnya.Dalam kesempatan itu, Kapolda juga meminta tim medis RS Bhayangkara untuk terus memantau kondisi korban dengan maksimal. Ia menekankan pentingnya pelayanan medis yang cepat, tepat, dan humanis bagi korban serta keluarganya.“Tolong diawasi dengan ketat. Berikan pelayanan terbaik dan informasikan setiap perkembangan kepada keluarga,” pinta Kapolda kepada tenaga medis.Sementara itu, pihak keluarga melalui paman korban, Husen Rumain, menyampaikan harapan besar agar Kepolisian segera menangkap para pelaku dan menuntaskan kasus ini. Mereka juga meminta agar hukum ditegakkan seadil-adilnya.“Kami berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum setimpal. Kami serahkan prosesnya kepada Kepolisian,” ujar Husen Rumain.Polda Maluku menegaskan bahwa kasus ini ditangani serius dan menjadi perhatian penuh pimpinan. Kepolisian juga memastikan bahwa situasi keamanan di sekitar lokasi kejadian dan wilayah Ambon tetap terkendali. PNO-12
20 Nov 2025, 20:36 WIT
Dinkes Mimika Gelar Rakor Lintas Sektor, Genjot Layanan KIA Tekan AKI dan AKB
Papuanewsonline.com, Timika - Dinas Kesehatan (Dinkes)
Kabupaten Mimika menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektor pada Rabu
(19/11/2025) di Hotel Grand Tembaga Timika. Rapat ini bertujuan memperkuat
sinergi dan meningkatkan kualitas layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) guna
menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Mimika, Ny. Lenni
Silas, menekankan bahwa AKI dan AKB masih menjadi masalah besar bagi daerah.
Kondisi geografis Mimika yang beragam mempengaruhi akses pelayanan kesehatan. "Kegawatdaruratan maternal dan neonatal adalah kondisi
berbahaya yang dapat mengancam nyawa. Banyak kasus terjadi karena
keterlambatan," tegasnya.Lenni juga menyoroti faktor risiko "4 Terlalu":
terlalu muda, terlalu tua, terlalu banyak anak, dan terlalu dekat jarak
kehamilan. "Faktor-faktor ini berkontribusi signifikan terhadap
tingginya kasus kehamilan berisiko di Mimika," ujarnya.Rakor ini diharapkan menyatukan persepsi semua pihak
terhadap regulasi nasional terkait peningkatan layanan KIA. "Rakor ini
menjadi momentum penting untuk mempertegas komitmen kita dalam menyelamatkan
ibu dan bayi di Kabupaten Mimika," pungkas Lenni. Diharapkan, seluruh pemangku kepentingan berperan aktif
memperkuat pelayanan KIA di wilayah masing-masing. Penulis: Jid
Editor: GF
20 Nov 2025, 00:59 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru