logo-website
Jumat, 03 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
IPW Desak Kapolda Papua Tengah Tindak Kasat Reskrim Mimika Pascarekomendasi Komnas HAM Papuanewsonline.com, Jakarta — Indonesia Police Watch (IPW) meminta Kapolda Papua Tengah dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri segera melakukan pemeriksaan intensif terhadap Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria. Pemeriksaan tersebut didorong agar yang bersangkutan dapat disidangkan secara kode etik kepolisian.Permintaan ini disampaikan Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, menyikapi rekomendasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI terkait dugaan intimidasi terhadap jurnalis media Papuanewsonline.com. IPW menilai rekomendasi tersebut harus ditindaklanjuti secara serius oleh pimpinan kepolisian di Papua Tengah.“Merujuk pada hasil kajian Komnas HAM yang disampaikan kepada instansi terkait, seperti LPSK dan Polda Papua, maka menurut IPW Kasat Reskrim Polres Mimika harus diperiksa Propam secara mendalam dan dikenakan sanksi pencopotan jabatan,” tegas Ketua IPW dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Senin (19/1/2026).Sugeng menilai tindakan yang dilakukan Kasat Reskrim Polres Mimika telah mencoreng nama baik institusi Polri. Ia menyoroti dugaan intimidasi, perampasan telepon genggam jurnalis Papuanewsonline.com, serta tindakan kekerasan verbal yang dinilainya bertentangan dengan ketentuan kode etik kepolisian.“Tindakan intimidasi dan perampasan telepon genggam (HP) jurnalis Papuanewsonline.com, serta kekerasan verbal dilarang menurut ketentuan kode etik kepolisian, karena itu harus dicopot jabatannya dan disidang kode etik,” jelasnya.IPW menegaskan bahwa setelah dilakukan pencopotan jabatan, yang bersangkutan harus segera diajukan ke sidang kode etik Polri. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk pertanggungjawaban institusional sekaligus upaya memulihkan kepercayaan publik terhadap kepolisian.Sugeng juga menekankan bahwa Polri saat ini berada dalam sorotan publik terkait kinerja penegakan hukum yang banyak mendapat keluhan masyarakat. Oleh karena itu, setiap pelanggaran, khususnya yang berkaitan dengan HAM dan kebebasan pers, harus ditangani secara terbuka dan tegas.“Tindakan Kasat Reskrim Polres Mimika menunjukkan satu sikap kultural yang tidak menghormati HAM dan arogan,” sorot Ketua IPW.Di akhir pernyataannya, IPW kembali mengingatkan Kapolda Papua Tengah agar tidak melindungi dugaan kejahatan yang dilakukan Kasat Reskrim AKP Rian Oktaria beserta anggotanya, serta memastikan proses penegakan kode etik berjalan sesuai aturan yang berlaku. (GF) 19 Jan 2026, 20:41 WIT
BMKG: Angin Kencang di Mimika Akan Terus Berlanjut Selama Satu Minggu Kedepan Papuanewsoline.com, Mimika – Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) beberapa hari terakhir diperkirakan masih akan berlangsung. Forecaster BMKG Timika, Marsa Reza, menjelaskan bahwa berdasarkan analisis data terkini tentang pusat tekanan rendah, cuaca ekstrem ini diprediksi tetap bertahan sebelum akhirnya mulai melemah dan menghilang. "Angin kencang ini diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari kedepan, bahkan diperkirakan bertahan selama satu minggu penuh," ungkapnya saat dihubungi. (18/1/26)  Sebelumnya, pada Selasa kemarin, fenomena angin kencang mendadak telah melanda sejumlah distrik di Mimika, Provinsi Papua Tengah. Menurut pihak BMKG, kondisi ekstrem ini dipengaruhi oleh adanya bibit siklon 91W di utara Papua yang berinteraksi dengan angin baratan yang aktif. Bahkan, pihak BMKG sudah sebelumnya mengeluarkan peringatan dini cuaca pada tanggal 13 Januari 2026 pukul 22.58 WIT, terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang mulai pukul 23.00 WIT.Wilayah yang menjadi target peringatan meliputi Distrik Mimika Baru, Kwamki Narama, Iwaka, Kuala Kencana, Mimika Timur, Mimika Tengah, Mimika Barat, Amar, serta sekitarnya. Kondisi ini bahkan berpotensi meluas ke Distrik Kuala Kencana, Mimika Timur Jauh, Tembagapura, dan wilayah sekitarnya. Dampak nyata dari angin kencang telah terasa di beberapa lokasi, salah satunya di Jalan Kartini di mana pohon tumbang menimpa tiga petak indekos, serta kerusakan rumah terjadi di beberapa titik di Mimika.Marsa Reza mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak."Kita mohon kepada masyarakat untuk menjauhkan diri dari pohon besar, tiang listrik, atau objek lain yang berpotensi tumbang akibat angin kencang, agar tidak menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan," pesannya. Penulis: JidEditor: GF 18 Jan 2026, 23:10 WIT
Rumah di Dekat Kampus Politeknik Amamapare Timika Terbakar, BPBD Berhasil Kendalikan Api Papuanewsoline.com, Mimika – Kejadian kebakaran melanda sebuah rumah kosong di Jalan C Heatubun, tepatnya di lorong masuk Kampus 1 Politeknik Amamapare, Minggu sekitar pukul 17.39 WIT. Kepulan asap tebal yang disertai nyala api menjulang dari lantai dua bangunan tersebut membuat warga sekitar terpana dan berhamburan ke jalan raya sambil meminta bantuan darurat. Menurut keterangan warga setempat, bangunan yang terbakar telah lama tidak ditempati oleh pemiliknya.Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya menjelaskan, “Rumah ini sudah hampir sepuluh tahun kosong. Pemiliknya sekarang tinggal di lorong belakang lokasi kejadian.” Ia juga menambahkan bahwa rumah tersebut tidak memiliki sambungan listrik aktif, sehingga penyebab pasti kebakaran hingga kini masih menjadi misteri. Api pertama kali muncul dari bagian lantai dua yang berbahan konstruksi papan, kemudian menyebabkan sebagian struktur runtuh dan jatuh ke lantai satu. Beruntung, respon cepat dari warga yang segera menghubungi pihak berwenang membuat tim pemadam kebakaran dapat tiba di lokasi dengan segera. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika, Agustina Rehaded, mengkonfirmasi bahwa pihaknya mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran untuk menangani situasi. “Puji Tuhan, api berhasil dikendalikan dalam waktu singkat dan tidak berpeluang merambat ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi kejadian,” ungkapnya.Penulis: JidEditor: GF 18 Jan 2026, 22:54 WIT
Hadir di Timika, Film 'Maira Whisper From Papua' Dorong Papua menjadi inspirasi Indonesia Papuanewsonline.com, Timika — Film Maira: Whisper From Papua hadir lebih awal di Timika sebagai bagian dari rangkaian Road to 5 Februari. Pemutaran khusus ini menjadi langkah awal sebelum film tersebut resmi tayang secara nasional pada 5 Februari 2026. Peluncuran film di Papua dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap tanah dan masyarakat adat yang menjadi inti cerita. Sutradara film, Anggi Friska, menegaskan bahwa Papua tidak ditempatkan sebagai sekadar latar, melainkan sebagai subjek utama yang memiliki suara dan kekuatan untuk menginspirasi Indonesia. “Karena kami bikin film di Papua, kami juga ingin menyebarkan ini di Papua duluan sebagai penghormatan bahwa Papua bukan cuma sekedar objek, tapi dia adalah subjek yang ingin bersuara lebih besar lagi,” ujar Anggi Friska saat diwawancarai di Timika, Jumat (16/1/2026). Proses produksi Maira: Whisper From Papua memakan waktu cukup panjang, terutama dalam menemukan cerita yang tepat. Ide film ini lahir dari riset mendalam di Tanah Papua, di mana tim produksi banyak berinteraksi dengan masyarakat adat, mempelajari kebiasaan, serta memahami relasi mereka dengan alam dan kehidupan. “Proses paling lama itu justru menemukan cerita. Dari bertemu banyak orang, melakukan riset, hingga benar-benar memahami kehidupan masyarakat adat,” jelas Anggi Friska. Dalam proses pemilihan pemeran, keterlibatan masyarakat lokal Papua menjadi prioritas utama. Meski tahapan seleksi berlangsung relatif singkat, proses pelatihan para pemain membutuhkan waktu panjang demi menghadirkan cerita yang jujur dan otentik sesuai realitas masyarakat Papua. “Kami ingin melibatkan masyarakat lokal sepenuhnya, karena film ini adalah suara dari teman-teman Papua,” katanya. Melalui film ini, Anggi Friska berharap pesan yang disampaikan mampu menginspirasi masyarakat luas, terutama dalam membangun kembali hubungan manusia dengan alam. Ia mengaku banyak belajar dari masyarakat adat Papua tentang makna kehidupan, seni, serta cara menjaga keseimbangan dengan lingkungan. “Ketika bencana datang, uang tidak lagi penting. Yang kita butuhkan adalah air, udara yang baik, pohon, makanan, dan obat-obatan yang semuanya ada di hutan. Alam adalah segalanya yang perlu kita perjuangkan untuk kehidupan,” pungkasnya.Penulis: JidEditor: GF 16 Jan 2026, 21:05 WIT
Silaturahmi Kapolda Bersama Inkanas Maluku Dorong Penataan Organisasi dan Pembinaan Generasi Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menerima kunjungan audiensi dari Perguruan Besar Institusi Karate-Do Nasional (INKANAS) Maluku, Kamis (15/1/2025).Dalam pertemuan tesebut hadir mendampingi Kapolda yaitu Direktur Intelkam, Direktur Reserse Kriminal Khusus, Kepala Bidang Keuangan, dan Dansat Brimob Polda Maluku. Sementara dari INKANAS Maluku hadir Sekretaris Umum Pengurus Daerah Jefri Dulanlebit, Sekretaris Majelis Sabuk Hitam (MSH) Yondri Kappuw, Bendahara Erni Wamnembo, Binpers Corneles Lekatompessy, serta Bidang Gashuku dan Ujian Suparman.Pertemuan yang berlangsung di ruang tamu Kapolda Maluku ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan sinergi Polda Maluku dengan organisasi olahraga bela diri dalam rangka pembinaan karakter, disiplin, serta prestasi generasi muda Maluku.Dalam audiensi tersebut, Sekretaris Umum Pengda INKANAS Maluku Jefri Dulanlebit menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kapolda Maluku atas kesempatan audiensi yang diberikan. Ia mengungkapkan pertemuan ini menjadi momentum penting bagi INKANAS Maluku.“Kami merasa bangga dan sangat berterima kasih karena Bapak Kapolda telah meluangkan waktu untuk menerima kami,” ujarnya.Lebih lanjut disampaikan, INKANAS Maluku berencana membentuk kepengurusan definitif yang akan diajukan ke Pengurus Besar untuk selanjutnya dilakukan pelantikan. Ia juga memaparkan sejumlah agenda strategis, di antaranya pelaksanaan kejuaraan karate yang sebelumnya telah digelar di GOR Hotumesse Universitas Pattimura Ambon. INKANAS Maluku juga berencana mengajukan tuan rumah Kejuaraan Nasional INKANAS tahun 2026, serta penyelenggaraan kejuaraan karate dalam rangka menyongsong Hari Bhayangkara 1 Juli mendatang.Dalam kesempatan itu, disampaikan pula bahwa jumlah kekuatan anggota INKANAS Maluku saat ini mencapai 478 orang, yang tersebar di berbagai wilayah di Provinsi Maluku.Menanggapi hal itu, Kapolda Maluku pertama-tama menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan semangat jajaran INKANAS Maluku. Kapolda menegaskan INKANAS merupakan bagian dari Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI), yang memiliki peran strategis dalam pembinaan olahraga karate, termasuk di Provinsi Maluku yang memiliki tujuh perguruan karate.“Pertemuan ini sudah lama saya rencanakan. Saya ingin mengetahui secara langsung kondisi organisasi INKANAS Maluku. Organisasi olahraga, khususnya bela diri, memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, disiplin, dan mental generasi muda, sejalan dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Polri,” ungkapnya.Kapolda Maluku menyatakan dukungan penuh terhadap langkah INKANAS Maluku untuk menata kembali kepengurusan Pengurus Daerah agar organisasi dapat berjalan lebih aktif, tertib, dan berkesinambungan. Menurutnya, olahraga bela diri tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk pribadi yang beretika, bermental tangguh, dan berdisiplin tinggi.Kemampuan bela diri, kata Kapolda, sangat berkaitan erat dengan profesionalisme, khususnya bagi anggota Polri. Ia menjelaskan dalam kurikulum Polri, bela diri menjadi salah satu elemen penting pembinaan personel, dengan aliran yang digunakan antara lain Judo, Bela Diri Polri, dan Tarung Derajat.“Selain membina atlet dan masyarakat agar bisa berolahraga dan berprestasi, bela diri juga sangat bermanfaat untuk pembinaan kemampuan anggota Polri. Ini menjadi salah satu fokus saya ke depan,” tegas Kapolda.Terkait rencana penyelenggaraan kejuaraan karate, Kapolda Maluku menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak harus menunggu momentum Hari Bhayangkara. Yang terpenting, menurut Kapolda, adalah segera membentuk kepengurusan yang solid sehingga agenda pembinaan dan kompetisi dapat segera dirancang dan dilaksanakan.“Segera bentuk kepengurusan. Setelah itu kita rancang dan gelar kejuaraan untuk mencari dan membina bibit unggul atlet muda Maluku. Fokus utama kita adalah membina generasi muda Maluku agar berprestasi, berkarakter, berbudi pekerti, dan berkualitas, sehingga dapat kita dorong ke kejuaraan nasional bahkan internasional,” pungkas Kapolda. PNO-12 16 Jan 2026, 18:55 WIT
Bupati Boven Digoel Jalin Kerja Sama dengan Uncen untuk Datangkan Dokter Papuanewsonline.com, Jayapura - Bupati Boven Digoel, Roni Omba, melakukan kunjungan ke Universitas Cenderawasih (Uncen) untuk menjalin kerja sama dalam mendatangkan tenaga dokter ke daerahnya. Kunjungan ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Boven Digoel.Dalam pertemuan dengan Rektor Uncen, Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, Bupati Roni Omba menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dan berharap Uncen dapat membantu pemerintah daerah dalam menghadirkan dokter-dokter yang akan bertugas di Boven Digoel."Kami berharap rencana Pemda untuk membawa pulang dokter-dokter ini dapat didukung penuh oleh pihak kampus demi meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat," kata Bupati Roni Omba.Rektor Uncen, Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, menyambut baik niat baik Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Uncen untuk bekerja sama dalam menyediakan sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan."Proses seleksi dokter akan dilakukan secara ketat dan tanpa menurunkan standar, mengingat profesi dokter berhubungan langsung dengan keselamatan dan nyawa manusia," kata Rektor Uncen.Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Boven Digoel. Bupati Roni Omba juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Kesehatan Jayapura dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia tenaga medis.Penulis: HendrikEditor: GF 16 Jan 2026, 18:51 WIT
Raih Medali Perak di SEA Games 2025, Kapolri Anugerahkan KPLB kepada Bripda Arni Silva Pattipeiluhu Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung prestasi anak bangsa di panggung internasional. Salah satu atlet Polri asal Polda Maluku, Bripda Arni Silva Pattipeiluhu, menerima Penghargaan Kapolri berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) usai sukses menyumbangkan medali perak bagi Indonesia pada ajang SEA Games Thailand 2025.Penghargaan tersebut diberikan dalam acara “Malam Apresiasi Sang Juara Polri untuk Indonesia”, yang digelar di The Tribrata, Darmawangsa, Jakarta Selatan, pada Kamis, 16 Januari 2026, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan prestasi atlet-atlet Bhayangkara yang telah mengharumkan nama bangsa.Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri secara konsisten memberikan penghargaan dan ruang pengembangan karier bagi personel yang berprestasi, khususnya di tingkat internasional.“Ada kurang lebih 38 personel yang mendapatkan prestasi di SEA Games 2025. Oleh karena itu, malam ini kita berikan apresiasi kepada personel Polri yang menjadi atlet berprestasi di SEA Games untuk mendapatkan reward, baik dalam bentuk kenaikan pangkat, kesempatan promosi sekolah, maupun promosi jabatan,” ujar Kapolri.Pada SEA Games 2025, Polri mengirimkan 35 atlet, 1 Bhayangkari, dan 2 official untuk memperkuat kontingen Indonesia. Hasilnya, atlet-atlet Polri berhasil memberikan kontribusi signifikan dengan raihan 5 medali emas, 15 medali perak, dan 10 medali perunggu, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia dalam perhelatan olahraga Asia Tenggara tersebut. Selain atlet Polri, Kapolri juga memberikan penghargaan kepada 139 atlet dan official berprestasi lainnya.Bripda Arni Silva Pattipeiluhu, yang bertugas sebagai Bintara Administrasi (BA) pada Ditpolairud Polda Maluku, dinilai layak menerima KPLB sebagai wujud apresiasi atas prestasi, disiplin, dan dedikasinya sebagai atlet sekaligus anggota Polri. Dalam kegiatan tersebut, Bripda Arni didampingi oleh Karo SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaedi, S.I.K., M.M.Kapolri berharap para atlet Polri terus menjaga dan meningkatkan prestasi pada berbagai ajang internasional ke depan.“Tentunya harapan kami seluruh atlet semakin terus menjaga prestasinya. Ke depan masih banyak event internasional dan kita titipkan kepada mereka untuk terus menjaga agar Sang Merah Putih dapat terus kita kibarkan di event internasional,” tegas Kapolri.Lebih lanjut, Kapolri menekankan bahwa prestasi olahraga juga membawa dampak positif terhadap citra dan kehormatan institusi Polri.“Kita menitipkan bagaimana mereka terus berkiprah, terus menjaga dan membawa harum nama bangsa, serta tentunya nama baik institusi Polri,” tambah Kapolri.Ditempat terpisah, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H.S.I.K., M.Si, menyampaikan bahwa capaian Bripda Arni merupakan kebanggaan tidak hanya bagi Polda Maluku, tetapi juga bagi masyarakat Maluku dan bangsa Indonesia.“Prestasi Bripda Arni Silva Pattipeiluhu membuktikan bahwa personel Polri mampu berprestasi secara profesional, disiplin, dan berintegritas, baik dalam tugas kepolisian maupun di ajang internasional. Ini menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri dan generasi muda Maluku untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia,” ujar Kapolda Maluku.Polda Maluku, lanjut Kapolda, akan terus mendukung pengembangan potensi personel di berbagai bidang sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Polri yang unggul dan berdaya saing global. PNO-12 16 Jan 2026, 16:08 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT