logo-website
Senin, 10 Agu 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Pangdam Kasuari Pimpin Sidang Pantukhir Caba PK TNI AD Reguler Pria Serta Kopassus-Kostrad TA. 2023 Papuanewsonline.com, Manokwari – Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ilyas Alamsyah, S.E., M.Tr.(Han)., memimpin langsung jalannya sidang Pantukhir penerimaan Bintara Prajurit Karir (PK) TNI AD Reguler Pria serta khusus Kopassus dan Kostrad TA. 2023 Sub Panitia Pusat (Subpanpus) Kodam XVIII/Kasuari, yang berlangsung di aula Makodam XVIII/Kasuari, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, pada Kamis (7/9/2023). Sidang ini diikuti oleh 198 peserta calon prajurit Bintara TNI AD, dimana sebelumnya mereka telah mengikuti berbagai tahapan seleksi hingga tahap sidang pemilihan yang pada akhirnya akan mengikuti pendidikan untuk menjadi prajurit Bintara TNI AD yang siap untuk ditempatkan dimana saja.Asisten Personalia Kasad, Mayjen TNI Agus Prangarso, S.Sos., dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Pangdam Kasuari menyampaikan sidang ini untuk mengecek dan memeriksa data hasil rik atau uji dengan menghadirkan calon secara langsung dalam rangka memastikan obyektifitas dan validitas data yang dituangkan dalam buku sidang.“Hasil dari sidang hari ini diharapkan dapat mempermudah dan membantu pimpinan dalam menentukan calon yang akan diluluskan. Saya mengajak kepada seluruh tim rik atau uji agar dapat mengedepankan prinsip obyektifitas dari hasil yang diperoleh,” ucapnya.Tanggung jawab moril untuk kemajuan dan keberlangsungan TNI AD di masa depan ada di pundak bersama, sehingga saran dan pertimbangan yang diberikan oleh seluruh tim pemeriksaan/penguji kepada ketua sidang akan dapat menentukkan kualitas calon terbaik yang terpilih lulus sebagai calon-calon prajurit pilihan yang profesional untuk mengisi dan mengawaki organisasi TNI AD.“Kesampingkan berbagai macam kepentingan dalam memilih calon yang akan dipilih sehingga diperoleh calon Bintara yang berkualitas dan unggul”.“Perlu dipahami bahwa apa yang di putuskan pada kegiatan sidang pantukhir hari ini adalah mutlak kewenangan dan tanggung jawab pimpinan. Oleh karena itu saya menekankan kepada seluruh peserta sidang untuk menjaga kerahasiaan data hasil rik/uji yang tertuang di buku sidang ini,” kata Aspers Kasad dalam amanatnya.Dalam sidang ini juga turut dihadiri Brigjen TNI Junaedi selaku Wakil Ketua Sidang dari Mabesad, Aspers Kasdam selaku Sekretaris 1 dan para Katim Rik/uji. (PNO-12) 08 Sep 2023, 09:48 WIT
Polda Maluku Gelar Dialog Publik, Paham Radikalisme Bersama Perwakilan Pelajar Dan Mahasiswa Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku terus melaksanakan kegiatan pencegahan penyebaran paham radikalisme dan anti pancasila, khususnya di wilayah Maluku. Kegiatan pencegahan yang digelar kali ini yaitu dengan mengajak diskusi sejumlah Perwakilan Mahasiswa dan Pelajar se-Kota Ambon dan instansi terkait dalam acara Dialog Publik di aula kantor RRI Ambon, Kamis (7/9/2023). Sejumlah narasumber dihadirkan seperti dari MUI Maluku, FKPT Maluku, Densus 88 Wilayah Maluku, OKP Cipayung Plus Maluku, hingga Ketua Yayasan Merah Putih, dengan para peserta diskusi dari perwakilan mahasiswa dan Pelajar SMA se-Kota Ambon.Ketua MUI Maluku Dr. Abdullah Latuapo, menyampaikan perlunya penyuluhan dan sosialisasi yang berkesinambungan terus dilakukan di tengah-tengah masyarakat tentang bahaya paham radikal dan anti pancasila. Sosialisasi dan penyuluhan harus terus menerus disampaikan agar masyarakat, khususnya generasi muda jangan sampai terpapar. "Kita semua punya tanggungjawab bersama untuk generasi muda kita. Mereka adalah penerus bangsa ini. Mereka harus terhindar dari hal-hal yang negatif," harapnya. Bangsa Indonesia, lanjut Latuapo, telah merdeka sejak 78 tahun silam. Kemerdekaan yang diraih tidak begitu saja atau tak diberikan secara cuma-cuma. Kemerdekaan direbut dengan perjuangan dan pengorbanan yang begitu hebat dari para Pahlawan, orang-orang tua kita terdahulu. "Oleh karena itu mari kita jaga keutuhan bangsa kita ini dan menjaga Pancasila," ajak dia.Latuapo mengaku para tokoh agama khususnya di Maluku sangat berharap agar generasi muda jangan sampai terpapar dengan pemahaman dan pemikiran radikal. Paham ini hanya mengedepankan kekerasan. "Sudah waktunya kita menyelamatkan generasi kita dari pengaruh kelompok radikal dan kami para tokoh agama selalu bersatupadu untuk selalu turun ke daerah memberikan pembinaan kepada masyarakat terkhusus generasi muda," jelasnya. Pemahaman yang gencar disampaikan kepada masyarakat, kata Latuapo, terkait pentingnya hidup bersama dalam hubungan interaksi sosial, komunikasi antara sesama manusia tanpa pandang bulu. "Karena yang kita utamakan adalah kemanusiaan sebagai mana kata Mantan Presiden kita Pak Gusdur, yang mana perbaiki hubungan kemanusiaanmu dulu, baru ketuhananmu. Karena kemanusiaan yang kita bina dengan baik maka sesungguhnya didalamnya juga terdapat ketuhan," jelasnya.Kepada orang-orang yang ingin membentuk negara sendiri, agar jangan melakukan tindakan yang dapat berujung pada penegakan hukum oleh pemerintah."Indonesia ini negara besar dan kuat yang memiliki peralatan keamanan hebat maka jangan coba-coba karena pasti akan berhadapan dengan aparat keamanan," tegasnya.Kepada generasi muda, Kasatgas Wilayah Maluku Densus 88 Anti Teror Polri, Kombes Pol I Wayan Sukarena, menghimbau untuk lebih berhati-hati agar tidak terpapar paham radikalisme."Di era saat ini ada satu isu yang sangat serius yaitu radikalisme dan anti pancasila. Mereka ini merupakan orang-orang yang tidak mengakui NKRI. Dan ini bukan saja terjadi di Maluku tapi juga di wilayah lain di Indonesia," ungkapnya. Wayan mengatakan pemahaman radikalisme dan terorisme tidak bisa dipisahkan dari moderasi beragama dan sikap intoleransi. Menurutnya, semua agama ada di Maluku. Orang beragama telah menganggap bahwa keyakinannya itu adalah yang terbaik. Olehnya itu, jangan sampai terbersit dalam pikiran kalau agama yang diyakini adalah yang paling terbaik dari agama lainnya. "Karena pemikiran itu merupakan pintu masuk pemahaman radikalisme yang berujung pada perilaku anti pancasila dan terorisme," ingatnya.Ia menjelaskan, munculnya paham radikalisme di Indonesia tidak bisa dipisahkan dari faktor global, faktor domestik maupun faktor lainnya di wilayah yang dapat berdampak kepada bangsa Indonesia. "Seperti konflik di Timur Tengah, kemudian ada juga seruan jihad dari kelompok radikal yang meminta aksi balas dendam dan serangan ini juga sangat berpengaruh terhadap kelompok radikal yang ada di Indonesia, misalnya juga kejadian di Filipina di mana satu kawasan dikuasai oleh salah satu kelompok Abu Sayap, ini juga memicu adrenalin dari kelompok radikal yang ada di Indonesia," ungkap I Wayan Sukarena.Menurut Ketua FKPT Maluku, Dr. Abdul Rauf, paham radikalisme maupun teroris muncul bukan secara tiba-tiba. Ini merupakan akumulasi yang di latar belakangi oleh berbagai faktor baik internasional, global dan regional. Olehnya itu, pencegahan terorisme harus lebih berorientasi pada memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang hal apa dan bagaimana penyebab lahirnya paham ini.Ia mengaku, perkembangan media akhir-akhir ini juga mungkin sangat menghawatirkan. Ada sekitar 2000 media cetak namun yang terverifikasi hanya kurang lebih 320 yang tidak terdaftar. Begitu pula media Cybeer saat ini ada 43.300, namun yang terverifikasi cuma 2800. "Sehingga bisa kita bayangkan di ujung jari kita saja ini bisa tersebar ke mana-mana suatu informasi, apalagi kemudian juga radio kita saat ini sekitar 670 sekian, lalu media televisi juga sekitar 600 lebih, dan saat ini semuanya berkembang dengan baik," katanya.uFenomena tersebut, lanjut Rauf, juga sangat mempengaruhi masyarakat. Karena menurutnya, para penyebar paham radikal selalu menggunakan media untuk menyebarkan paham mereka."Jadi semalas apapun seseorang dalam agamanya, jika agamanya disinggung pasti dia bangkit. Itu karena dia berada di atas dimensi rasional manusia. Seorang mahasiswa ataupun terpelajar yang didahulukan itu bukan ilmunya tapi adabnya. Beradablah anda lebih dahulu kemudian anda berilmu, karena ilmu tidak ada gunanya tanpa adab. Anda boleh saja melayang-layang di langit tapi anda tidak punya adab, anda tidak punya harga. Jadi bagaimana kita beradab menghadapi perbedaan agama, bagaimana kita bijak dan saling menghargai maka di situlah kedamaian akan tercipta," jelasnya.Mewakili OKP Cipayung, Abd Qhalik Lapulelo, Sekretaris HMI Maluku, mengaku untuk mencegah penyebaran pemahaman radikal tersebut pihaknya telah banyak bekerjasama dengan Polda Maluku dalam menjaga Kamtibmas yang kondusif."Kami dari OKP Cipayung Plus sudah melakukan beberapa kegiatan bersama Bapak Kapolda Maluku dan terakhir kita melakukan diskusi bertukar pikiran sebab saat ini di Maluku biasa terjadi konflik horizontal," katanya.Cipayung plus juga telah berkomitmen untuk bersama-sama menjaga perdamaian di Maluku. "Kita juga telah memberikan kontribusi positif kepada Pemerintah Daerah dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Maluku," ungkapnya.Sementara itu, Ketua Yayasan Maluku Merah Putih, Bakti Utomo,atau lebih akrab di sapa Ayah Tomo oleh sesama rekan mantan Napiter, yang juga pernah terlibat dalam aksi terorisme, dan kini telah menjadi warga Binaan Densus 88 AT Polri, menceritakan bagaimana awalnya dia direkrut sehingga terjerumus dalam aksi terorisme yang sangat berdampak bukan saja bagi dirinya namun bagi seluruh keluarga bahkan anak-anaknyapun merasakan akibat dari keterlibatannya, dia mengaku bahwa hukuman yang dia terima di dalam penjara tidak berdampak besar baginya dan keluarga bila dibandingkan dengan sanksi sosial yang mereka terima, sehingga dia menghimbau agar generasi muda saat ini jangan coba-coba untuk menjerumuskan diri dalam kegiatan-kegiatan Radikalisme dan anti Pancasila dia juga mengaku saat ini sangat mendukung dan bersama-sama Kepolisian dalam mencegah paham radikalisme dan anti Pancasila di wilayah Maluku."Saya mau cerita apa yang sudah saya alami dahulu itu menjadi pengalaman berharga tapi biarlah itu menjadi pengalaman saya. Olehnya itu saya mau katakan kepada semua agar apa yang saya lakukan dahulu jangan diikuti. Sebab apa yang saya lakukan menghancurkan kehidupan saya terutama untuk keluarga saya," ajaknya.Utomo juga mengajak semua pihak untuk mendukung aparat dalam memberantas aksi terorisme di tanah air. "Dulu itu saya menganggap polisi musuh saya. Namun setelah saya ditangkap dan penjara kemudian saya dibina oleh tim Densus 88. Saya sadar dan paham kalau ternyata polisi bukan musuh malah mereka lakukan untuk keamanan. Mereka kini sahabat saya yang paling baik," tandasnya (PNO-12) 08 Sep 2023, 08:41 WIT
Operasi Zebra Cartenz 2023,Dir Lantas Polda Papua Ingatkan Masyarakat Untuk Perhatikan Prinsip 3S Papuanewsonline.com, Jayapura - Pada Kamis (7/9), Stasiun LPP RRI Jayapura menjadi saksi dari dialog interaktif yang berlangsung dengan topik "Operasi Zebra Cartenz 2023." Dialog ini menghadirkan narasumber utama, Dir Lantas Polda Papua, Kombes Pol Abrianto Pardede S.H., S.I.K., M.H., dan Kabag Operasional PT. Jasaraharja Cabang Papua, Yoga Mambrasar. Menurut Dir Lantas Polda Papua, Kombes Pol Abrianto, Operasi Zebra Cartenz adalah operasi terpusat yang dilakukan serempak di seluruh Indonesia. Sasaran utamanya adalah potensi gangguan lalu lintas yang dapat menyebabkan kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan. “Operasi ini berlangsung selama 14 hari, dari tanggal 4 hingga 17 September 2023, dengan tujuan utama untuk memastikan penegakan hukum dan ketertiban lalu lintas di wilayah hukum Polda Papua dan jajarannya,” terangnya.Operasi Zebra Cartenz 2023 memiliki tujuh prioritas sasaran penindakan, termasuk penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, berkendara berboncengan lebih dari dua orang, penggunaan helm SNI, pengemudi dalam pengaruh alkohol, melawan arus, dan melampaui batas kecepatan. “Kami juga dapat katakan bahwa banyak pelanggaran terkait dengan berboncengan lebih dari tiga orang dan ketidakpatuhan terhadap penggunaan helm standar. Tindakan tilang akan diberlakukan secara ketat terhadap pelanggar-pelanggar ini,” tegas Dir Lantas.Selama dialog, Dir Lantas Polda Papua juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan prinsip 3S dalam berlalu lintas: sebelum berkendara, saat berkendara, dan setelah berkendara. Hal ini mencakup pemeriksaan fisik dan kondisi kendaraan sebelum berangkat, patuh terhadap aturan lalu lintas saat berkendara, serta mengucapkan syukur setelah mencapai tujuan dengan selamat.Yoga Mambrasar, Kabag Operasional PT. Jasaraharja Cabang Papua, menambahkan bahwa perusahaan ini bekerja sama dengan pihak Kepolisian untuk mengelola dan menghimpun dana bantuan dan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas. “Laporan polisi dari pihak Kepolisian, khususnya Dir Lantas Polda Papua, sangat penting dalam proses ini. Jasaraharja juga berperan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terkait kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas,” ucapnya.Ia menghimbau kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas, menghindari konsumsi minuman beralkohol saat berkendara, tidak membawa lebih dari dua penumpang, dan memastikan bahwa anak-anak di bawah umur tidak mengemudi. “Dengan kerjasama yang baik antara pihak berwenang dan masyarakat, diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan melindungi keselamatan semua pengguna jalan raya,” tuturnya.PNO-11 08 Sep 2023, 09:31 WIT
Ditjen Bina Keuda Kemendagri Raih Penghargaan Terbaik Pertama IKPA Kategori Pagu Besar Papuanewsonline.com, Jakarta - Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berhasil meraih penghargaan terbaik peringkat pertama Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) kategori Pagu Besar. Penghargaan diberikan pada acara Penghargaan Kinerja Pelaksanaan Anggaran Semester I TA 2023 kepada Satker Mitra Kerja Lingkup Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta IV. Kegiatan itu berlangsung di Kantor KPPN Jakarta IV, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (30/8/2023).Dalam kesempatan itu Ditjen Bina Keuda berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus. Penghargaan lainnya yaitu berhasil memperoleh peringkat kedua kategori penggunaan Digipay One terbaik. Penghargaan ini diberikan atas frekuensi transaksi belanja melalui toko daring/marketplace yang disediakan oleh Bank Himpunan Milik Negara (Himbara), yaitu Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, dan Bank Mandiri.Penghargaan berikutnya, Ditjen Bina Keuda Kemendagri berhasil meraih peringkat kelima kategori penggunaan Kartu Kredit Pemerintah (KKP) terbaik. Penghargaan ini diberikan berdasarkan frekuensi transaksi belanja barang/modal sekaligus pertanggungjawaban penggunaan Uang Persediaan (UP) KKP.Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuda Kemendagri Agus Fatoni mengatakan, penghargaan ini berhasil didapatkan tidak lepas dari kerja keras seluruh satuan kerja pada Ditjen Bina Keuda."Saya mengucapkan terima kasih atas prestasi dan kinerja pengelolaan keuangan dan anggaran Ditjen Bina Keuda. Terima kasih kepada semua pegawai dan tim yang telah bekerja keras. Semoga penghargaan ini bisa menambah motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dalam pengelolaan keuangan. Sehingga kita bisa mencapai target yang telah ditetapkan," kata Fatoni.PNO-11 08 Sep 2023, 09:24 WIT
Kapolda Maluku Lesehan Makan Bersama Ratusan Anggota Di Lapangan Tahapary Papuanewsonline.com, Ambon - Potret kebersamaan Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif dengan bawahannya kembali menarik perhatian publik.Orang nomor 1 Polda Maluku ini untuk kesekian kalinya terlihat duduk lesehan bersama ratusan anggota sambil menyantap hidangan nasi kotak.Momen itu terjadi setelah Irjen Latif memimpin langsung simulasi pengendalian massa di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Kamis (7/9/2023).Simulasi yang dihelat itu, merupakan rangkaian dari kegiatan penutupan pemantapan dan pembulatan sebanyak 142 Bintara Remaja Direktorat Samapta Polda Maluku angkatan ke-49 Tahun 2023.Sebelum duduk selantai dengan ratusan anggota, Kapolda mengaku yakin bekal pengetahuan dan keterampilan yang dilatih, mampu menjadikan para Bintara Remaja Polri ini menjadi anggota Polri yang profesional dan semakin dipercaya masyarakat.Kapolda juga berharap dengan adanya penambahan personil ini mampu memperkuat tugas pada berbagai fungsi operasional di Direktorat Samapta Polda Maluku."Saya berharap anggota Polri yang baru ini diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," harapnya.Kapolda juga mengingatkan kepada ratusan anggota agar latihan yang dilakukan harus dengan sungguh-sungguh. Karena, nantinya kejadian yang sebenarnya di lapangan jauh lebih berat dibandingkan dengan latihan saat ini."Semua latihan ini untuk meningkatkan ketrampilan dalam penanganan pengendalian massa, karena Polri harus profesional dan tetap humanis agar mampu menjaga kamtimbas dan melindungi masyarakat umum yang bisa terdampak karena gangguan massa yang anarkis," pintanya. (PNO-12) 08 Sep 2023, 07:38 WIT
Kapolda Maluku Pimpin Langsung Simulasi Pengendalian Massa Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Inspektur Jenderal Polisi Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum, memimpin secara langsung simulasi pengendalian massa yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Simulasi tersebut yang diperagakan Bintara Remaja Direktorat Samapta Polda Maluku ini berlangsung di Lapangan Letkol (Purn) Chr Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Kamis (7/9/2023).Selain simulasi pengendalian massa, sebanyak 142 Bintara Remaja Polri ini, juga memperagakan ketrampilan tim Perintis Presisi. Seperti patroli presisi, bela diri Polri, ketangkasan berkendara roda dua dan tim taktis penembak jitu.Simulasi tersebut dilaksanakan setelah ratusan anggota Bintara Remaja Polri ini melaksanakan lari sejauh 5 kilo meter. Mereka lari sambil membawa perlengkapan seperti senjata api laras panjang dan ransel seberat 4 kg.Sejumlah aksi yang dilakukan itu merupakan rangkaian dari kegiatan penutupan pemantapan dan pembulatan Bintara Remaja Polri angkatan 49 lulusan tahun 2023 Direktorat Samapta Polda Maluku.Kapolda berharap kepada seluruh personel Direktorat Samapta Polda Maluku agar dapat mempedomani beberapa hal. Seperti mencermati setiap fenomena yang berkembang dalam masyarakat, terutama di daerah-daerah rawan agar tidak berkembang menjadi gangguan Kamtibmas. "Lakukan pemetaan potensi gangguan secara dini melalui kegiatan preemtif berupa pergelaran patroli," pintanya.Irjen Latif juga menekankan kepada seluruh personel agar terus meningkatkan sinergitas dengan seluruh stakeholder terkait tugas-tugas kepolisian untuk mendukung terlaksananya agenda prioritas pemerintah maupun program Kapolri."Latih terus kemampuan teknis dan taktis perorangan maupun satuan agar senantiasa mampu berkreasi dan merespon dengan cepat setiap menghadapi situasi kontijensi yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Monitoring selalu perkembangan situasi dan kondisi menjelang kontestasi Pemilu 2024," pintanya. (PNO-12) 08 Sep 2023, 07:10 WIT
Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 Melaksanakan Kegiatan Si-Ipar Bersama Anak-Anak Kampung Kimipugi Papuanewsonline.com, Dogiyai - Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 sedang menjalankan program Si-Ipar kepada anak-anak di Kampung Kimipugi, Distrik Kigamani, Kabupaten Dogiyai, Selasa (5/9/2023).Program Si-Ipar ini dibentuk untuk mendukung pendidikan anak-anak yang putus sekolah atau tidak sekolah di Kampung Kimipugi. Dalam kegiatan ini, Kasubsatgas Ops Rasaka Cartenz AKP Michael Luther Ayomi S. Sos beserta 6 personel lainnya, turun langsung memberikan pembelajaran bagi 2 anak Binaan yakni Oscar dan Yanto.AKP Michael memaparkan, kegiatan belajar ini dimulai dengan mengumpulkan anak-anak binaan dan kemudian dilanjutkan dengan doa.“Setelah berdoa, kami langsung mengajarkan kembali cara menulis dan mengenal huruf abjad dengan tujuan agar anak binaan dapat menulis dan membaca,” ucap AKP Michael.Adapun hasil yang dicapai dari kegiatan mengajar ini sangat positif dimana terjalin komunikasi aktif dan interaksi aktif antara personel dengan anak-anak binaan.“Oscar salah satu anak binaan kami mengalami peningkatan yang cukup baik dimana dia sudah mulai bisa dalam menuliskan beberapa huruf abjad yang telah diajarkan,” tutupnya.Diakhir pembelajaran tim satgas membagikan snack kepada anak-anak agar lebih bersemangat dalam belajar dan senang dengan kehadiran tim satgas dilingkungan mereka.Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua selaku Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023 Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom mengatakan, Program Si Ipar yang terus dilakukan secara konsisten ini dapat memberikan motivasi dan semangat bagi anak-anak di wilayah tersebut untuk belajar dan meningkatkan kemampuan, terutama mereka yang tidak mendapatkan layanan pendidikan dengan baik.“Harapannya melalui kegiatan ini akan ada kemajuan dan potensi yang mereka miliki sehingga dapat bermanfaat baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di masa depan nantinya,” tutup Kasatgas Humas.PNO-11 07 Sep 2023, 18:52 WIT
Pemkab Biak Numfor Mulai Mempersiapkan Penyusunan RPJPD 2025-2045 Papuanewsonline.com, Biak Numfor - Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mulai mempersiapkan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Biak Numfor 2025-2045. Terkait dengan itu, maka dalam rangka penyusunan RPJPD dimaksud, maka Pemerintah Kabupaten Biak Numfor memberikan kesempatan kepada pemangku kepentingan, masyarakat dan semua pihak terkait lainnya untuk memberikan saran, masukan dan pendapat melalui POLLING. Untuk itu, diharapkan masyarakat dan semua pihak terkait ikut memberikan masukan melalui polling dimaksud, dengan harapan RPJPD yang dibuat nantinya benar-benar sesuai dengan masukdan dari masyarakat dan kemajuan pembangunan Kabupaten Biak Numfor yang lebih terarah serta lebih baik kedepan . “Kita akan Menyusun RPJPD, pemerintah daerah membuka ruang kepada semua pihak untuk memberikan masukan dan catatan agar RPJPD yang nantinya ditetapkan benar-benar sesuai dengan harapan serta dapat mendukung percepatan pembangunan, yang tujuannya adalah untuk kejehteraan masyarakat,” ujar Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si.M.Pd.  Berikut penjelasan tentang RPJPD yang akan disusun; POLLING PENJARINGAN ASPIRASIKeterangan Polling:1. Dalam upaya menjaring aspirasi masyarakat dan pemangku kepentingan terkait dengan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Biak Numfor 2025-2045, kami sangat berharap peran serta bapak/ibu/sdr/i untuk memberikan pemikiran/wawasan/wacana masa mendatang mengenai pembangunan Kabupaten Biak Numfor mulai tahun 2025 sampai dengan tahun 2045 melalui Polling PenjAs (Penjaringan Aspirasi) ini.          2. Pemikiran/wawasan/wacana masa mendatang yang dimaksud disampaikan dengan menyampaikan dan atau menuliskan harapan/keinginan bapak/ibu/sdr/i yang perlu dan penting diwujudkan pada tahun 2045, berdasarkan kondisi/keadaan yang dimungkinkan terjadi, dengan melihat perilaku masyarakat, kemajuan teknologi dan ketersediaan sarana dan prasarana selama 20 tahun mendatang.3. Polling ini dibagi atas 2 (dua) bagian. Bagian pertama (Polling 1) merupakan harapan atau keinginan yang paling diprioritaskan akan terwujud di Kabupaten Biak Numfor di tahun 2045. Buatkan nomer urut prioritas 1 s/d 10 pada setiap harapan yang disediakan. Bagian kedua (Polling 2) merupakan jawaban yang bebas ditulis sesuai keinginan/harapan masing-masing pada setiap aspek pembangunan. Kata-kata kunci yang tersedia hanya merupakan bantuan petunjuk untuk menjelaskan jawaban, dan tidak diwajibkan. 4. Polling PenjAs ini di buka mulai tanggal 4 SEPTEMBER 2023 dan ditutup pada tanggal 25 SEPTEMBER 2023.5. Contact Person melalui WA : SEKRETARIAT BAPPEDA Nomor Kontak (0812 9916 5164) dan atau Email: biakbappeda@gmail.com. (**/HUMASPRO BIAK).PNO-11 07 Sep 2023, 18:45 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT