logo-website
Senin, 10 Agu 2026,  WIT

HP Korban Masih Aktif, Pelaku Pemerkosaan Kali Wania Ganti Foto FB Pakai Wajahnya

Kasus pemerkosaan di Kali Wania, Mimika pada 24 Mei 2026 hingga kini belum menemukan titik terang. Mirisnya, telepon genggam milik korban yang dirampas pelaku masih aktif digunakan.

Papuanewsonline.com - 10 Agu 2026, 13:13 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Hendra Jamlaay, S.H

Papuanewsonline.com, Mimika - Kasus pemerkosaan di Kali Wania, Mimika pada 24 Mei 2026 hingga kini belum menemukan titik terang. Mirisnya, telepon genggam milik korban yang dirampas pelaku masih aktif digunakan.

Bahkan foto profil Facebook korban diganti dengan foto para terduga pelaku.

Hal tersebut disampaikan Advokat korban, Hendra Jamlaay, S.H dalam rilis tertulisnya kepada media, Senin 10 Agustus 2026.

3 Korban, Pelaku Tutup Wajah Pakai Cat

Dalam peristiwa bejat tersebut terdapat 3 korban, terdiri dari 2 anak di bawah umur dan 1 orang ibu.

Menurut Hendra, pihaknya terus berkoordinasi dengan Penyidik Unit PPA Polres Mimika untuk menanyakan perkembangan kasus. Namun proses penyidikan disebut mengalami kendala.

"Kami selalu Advokat menanyakan kepada Penyidik PPA Polres Mimika, jawabannya agak kesulitan karena Para Terduga Pelaku semua mukanya pakai cat jadi agak sulit," ujar Hendra.

Bukti Sudah Diserahkan, Tunggu Alat Pelacak

Advokat korban mengaku sudah menyerahkan seluruh bukti yang dimiliki kepada pihak kepolisian. 

Salah satu bukti penting adalah keberadaan HP korban yang masih aktif. Selain itu, akun Facebook korban juga diduga diambil alih pelaku.

"HP korban yang diambil Para Terduga pelaku masih aktif dipakai. Foto profil korban di Facebook diganti dengan foto Para Pelaku," jelasnya.

Hendra menyebut, penyidik menyampaikan saat ini masih menunggu hasil dari alat pelacak untuk mengungkap keberadaan para pelaku.

Desak Polisi Segera Tangkap

Pihak korban berharap kepolisian dapat segera menangkap para pelaku dengan bukti-bukti yang sudah ada.

"Semua bukti kami sudah sampaikan itu, diharapkan membantu kepolisian segera menangkap pelaku," tegas Hendra.

Kasus ini telah berjalan hampir 3 bulan dan menjadi perhatian publik Mimika karena melibatkan anak di bawah umur.

Penulis: Hendrik

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE