logo-website
Senin, 10 Agu 2026,  WIT

Kunker II DPR Papua Tengah, Ardi Dorong Penguatan Ekonomi Keluarga melalui Program TKM

Ardi S.T Melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) II dengan agenda penguatan kapasitas penerima program TKM.

Papuanewsonline.com - 09 Agu 2026, 23:34 WIT

Papuanewsonline.com/ Ekonomi

Dokumentasi

Papuanewsonline.com, Mimika —  Anggota DPR Provinsi Papua Tengah  Dari PKS, Ardi S.T Melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) II dengan agenda penguatan kapasitas penerima program TKM melalui pelatihan penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dan pengembangan usaha ayam petelur.


Kegiatan tersebut mengusung tema “Melalui Pelatihan Penyusunan LPJ dan Pengembangan Usaha Ayam Petelur untuk Meningkatkan Ketahanan Ekonomi Keluarga”, dengan semangat “Bersama Membangun Keluarga Mandiri, Ekonomi Kuat, Masyarakat Sejahtera.”


Dalam  sambutan Ketua DPW PKS Provinsi Papua Tengah, Ustaz Joko Prianto, mengatakan program penguatan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat tersebut merupakan bentuk komitmen PKS dalam membantu masyarakat meningkatkan kemandirian ekonomi.

“Pada kesempatan kali ini, sebagai bentuk komitmen partai politik dan pengurus PKS Provinsi Papua Tengah, kami menghadirkan program penguatan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat melalui program TKM,” ujar Joko.

Menurutnya, program tersebut dilaksanakan di dua wilayah, yakni Kabupaten Mimika dan Kabupaten Nabire. Ia berharap program TKM dapat menjadi salah satu jalan bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan menjemput rezeki.

“Mudah-mudahan program ini menjadi salah satu jalan, jalur, dan wasilah bagi kita untuk menjemput rezeki yang telah Allah SWT janjikan,” katanya.

Joko menegaskan, bantuan yang diberikan tidak hanya ditujukan kepada kader PKS, tetapi terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.

“Penerima program TKM ini tidak semuanya merupakan kader PKS. Ada yang berasal dari berbagai latar belakang dan kelompok masyarakat. Hal ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan para penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga.

“Mudah-mudahan Bapak dan Ibu yang menerima program ini dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat membantu mengembangkan usaha, meningkatkan perekonomian keluarga, dan terus berkembang pada tahun-tahun yang akan datang,” tuturnya.

DPR  Provinsi Papua Tengah Pastikan Bantuan Tepat Sasaran


Sementara itu, Wakil Ketua Bapemperda DPR Provinsi Papua Tengah, Ardi, S.T., M.Ist., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kewajiban anggota DPR untuk turun langsung ke tengah masyarakat.

Menurut Ardi, anggota DPR memiliki berbagai agenda yang menjadi ruang untuk menyerap aspirasi sekaligus memastikan program yang diperjuangkan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Pertemuan kita hari ini merupakan salah satu agenda dalam rangka menjalankan kewajiban sebagai anggota Dewan untuk turun langsung ke tengah-tengah masyarakat. Sebagai anggota Dewan, ada banyak agenda yang memang mengharuskan kami hadir di masyarakat, seperti kegiatan reses, kunjungan kerja, dan berbagai kegiatan lainnya,” kata Ardi.

Ia menjelaskan, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk bertemu langsung dengan para penerima bantuan program dan memastikan bantuan yang diberikan telah diterima masyarakat.

“Momentum seperti inilah yang kami manfaatkan untuk mengumpulkan Bapak-Ibu sekalian, khususnya para penerima bantuan dari program yang kami perjuangkan. Kami ingin memastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ardi menyebut sebagian besar penerima telah menerima bantuan. Namun, masih terdapat sekitar delapan penerima yang belum mendapatkan pencairan karena terkendala persoalan administrasi.

“Alhamdulillah, sebagian besar bantuan sudah diterima. Dari data yang ada, masih kurang lebih delapan orang yang belum menerima pencairan karena kendala administrasi, terutama terkait perbedaan atau ketidaksesuaian data KTP. Kami akan terus membantu mengawal proses tersebut agar dapat diselesaikan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk pengabdian yang terus dipegang oleh PKS.

“Pada prinsipnya, bagi kami di PKS, salah satu bentuk pengabdian yang paling utama adalah melayani masyarakat. Inilah salah satu nilai yang terus kami pegang, yaitu memastikan bahwa ketika ada ruang dan kesempatan untuk membantu masyarakat, maka kesempatan tersebut harus kita gunakan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ardi menjelaskan bahwa proses penentuan penerima bantuan tetap mengikuti mekanisme dan sistem yang telah ditetapkan pemerintah.

“Negara memiliki sistem yang dapat melakukan verifikasi terhadap kondisi ekonomi masyarakat berdasarkan data yang tersedia. Jadi, kami hanya bisa membantu mengusulkan, mengawal, dan memperjuangkan agar masyarakat yang memenuhi persyaratan bisa mendapatkan bantuan. Sedangkan keputusan akhir tetap berada pada sistem dan mekanisme yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” pungkasnya.

Ia berharap program penguatan kapasitas tersebut tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi mampu mendorong penerima mengembangkan usaha secara berkelanjutan sehingga memberikan dampak terhadap ketahanan ekonomi keluarga.


“mudah-mudahan seluruh program yang kita perjuangkan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan dapat terus dilanjutkan di masa yang akan datang.”

Penulis: Bim

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE