Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Gandeng Dinas Pertanian, Polsek KBP Pastikan Ketersediaan Pangan di Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis pemerintah pusat di bidang ketahanan pangan nasional. Di Provinsi Maluku, upaya tersebut diwujudkan melalui langkah konkret Polsek Kawasan Bandara Pattimura (KBP) yang menggandeng Dinas Pertanian Provinsi Maluku untuk menyiapkan penanaman jagung pipil di lahan milik Polsek.Koordinasi tersebut dilaksanakan pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIT, bertempat di Kantor Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Jalan WR Soepratman, Tanah Tinggi, Ambon. Kapolsek Kawasan Bandara Pattimura, AKP Jantje Serhalawan, S.Sos, secara langsung bertemu dengan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Dr. Ilham Tauda, SP, M.Si, guna membahas dukungan sarana dan prasarana pertanian.Dalam koordinasi tersebut, Dinas Pertanian Provinsi Maluku menyerahkan bantuan bahan pertanian berupa benih jagung hibrida, pupuk NPK Phonska Plus sebanyak 25 kilogram, serta herbisida. Bantuan ini akan digunakan untuk mendukung rencana penanaman jagung pipil di lahan milik Polsek KBP yang berlokasi di Dusun Wesa, Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon.AKP Jantje Serhalawan menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bagian dari tahapan awal pengelolaan lahan yang akan dimanfaatkan secara produktif. Rencananya, kegiatan pembersihan dan penyemprotan lahan akan dilaksanakan pada Selasa (3/2/2026) dengan melibatkan personel Polsek KBP dan dipimpin langsung oleh Kapolsek.“Kegiatan ini merupakan wujud nyata peran Polri, khususnya di tingkat kewilayahan, dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi aktif dalam memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat,” ujar AKP Jantje.Langkah yang dilakukan Polsek Kawasan Bandara Pattimura ini sekaligus menindaklanjuti komitmen Polda Maluku dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait ketahanan pangan nasional. Program ini bertujuan untuk menyiapkan ketersediaan pangan yang cukup, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau, sehingga dapat diakses masyarakat secara berkelanjutan, baik secara fisik maupun ekonomi.Sinergi antara Polri dan Dinas Pertanian tersebut diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi pangan lokal, tetapi juga menjadi contoh kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di wilayah Maluku.Keterlibatan aktif Polri dalam program ketahanan pangan menunjukkan transformasi peran institusi kepolisian yang semakin adaptif terhadap kebutuhan strategis bangsa. Inisiatif Polsek Kawasan Bandara Pattimura mengelola lahan pertanian untuk penanaman jagung pipil menjadi bukti bahwa Polri tidak sekadar berfungsi sebagai penjaga kamtibmas, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.Sinergi dengan Dinas Pertanian Provinsi Maluku mencerminkan pendekatan kolaboratif yang sejalan dengan arah kebijakan nasional, di mana ketahanan pangan menjadi fondasi penting bagi stabilitas sosial dan ekonomi. Program ini sekaligus mempertegas bahwa penguatan ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor pertanian semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen negara, termasuk Polri.Dengan langkah-langkah konkret seperti ini, Polri memperkuat kehadirannya sebagai institusi yang Presisi, responsif terhadap isu strategis nasional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, khususnya dalam menjawab tantangan ketahanan pangan di daerah. PNO-12
03 Feb 2026, 12:43 WIT
Hanya Tiga OPD Mimika Yang Telah Serahkan LAKIP, Sekda Beri Perhatian Serius Terkait Keterlambatan
Papuanewsonline.com, Timika — Hingga memasuki awal Februari
2026, baru tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah
Kabupaten Mimika yang telah menyampaikan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi
Pemerintah (LAKIP), meskipun batas waktu pengumpulan telah ditetapkan pada 30
Januari 2026. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena
berkaitan langsung dengan penilaian kinerja dan akuntabilitas pemerintahan.Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika, Abraham
Kateyau, menegaskan bahwa keterlambatan penyampaian LAKIP dapat berdampak
signifikan terhadap evaluasi kinerja pemerintah daerah secara menyeluruh.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Gabungan di Pusat
Pemerintahan (Puspem), Jalan Poros SP 3, pada Senin (02/02/2026).“LAKIP menjadi fokus perhatian kita saat ini. Dari jumlah
OPD yang ada, baru tiga pihak yang telah menyerahkan, padahal tenggat waktu
telah lewat pada 30 Januari 2026,” ujarnya saat memimpin Apel Gabungan di Pusat
Pemerintahan (Puspem), Jalan Poros SP 3, pada hari Senin.Ia menjelaskan bahwa LAKIP merupakan dokumen penting yang
seharusnya telah disampaikan ke Pemerintah Provinsi Papua Tengah pada awal
Februari, untuk kemudian diteruskan ke Pemerintah Pusat sebagai laporan kinerja
tahunan daerah. “LAKIP menjadi bukti
konkrit mengenai capaian kinerja pemerintah daerah selama satu tahun, yang
harus disampaikan ke tingkat pusat melalui jalur pemerintah provinsi,” jelas
Abraham.Sekda menegaskan bahwa penyampaian LAKIP merupakan kewajiban
tahunan yang harus dipenuhi oleh setiap OPD tanpa pengecualian, sebagai wujud
tanggung jawab administratif dan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan
yang transparan dan akuntabel.Oleh karena itu, seluruh OPD yang belum menyerahkan laporan
diminta segera menyelesaikan dan menyampaikan LAKIP kepada Bagian Organisasi
dan Tata Laksana (Ortal) Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika agar proses
pelaporan tidak semakin tertunda.Melalui penegasan ini, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap
seluruh OPD dapat meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme dalam
penyusunan laporan kinerja, sehingga kualitas tata kelola pemerintahan daerah
terus mengalami perbaikan secara berkelanjutan.Penulis: JidEditor: GF
02 Feb 2026, 22:27 WIT
Kantor Sar Timika Gelar Donor Darah Rayakan Hut Basarnas Ke-54
Papuanewsonline.com, Timika — Kantor Search and Rescue (SAR)
Timika melaksanakan kegiatan sosial donor darah dalam rangka menyambut Hari
Ulang Tahun Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) ke-54. Kegiatan
yang digelar pada Senin (02/02/2026) ini berlangsung di aula Kantor SAR Timika
dan diikuti oleh berbagai unsur potensi SAR dari lintas sektor.Sejumlah pihak terlibat aktif dalam kegiatan tersebut, mulai
dari personel TNI dan Polri, instansi pemerintah daerah, perwakilan sektor
swasta, hingga organisasi kemasyarakatan yang berada di wilayah Kabupaten
Mimika. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan
dalam mendukung kegiatan kemanusiaan.Seluruh peserta mengikuti rangkaian donor darah dengan penuh
antusias, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membantu sesama dan memperkuat
solidaritas sosial. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk
menumbuhkan kesadaran akan pentingnya ketersediaan stok darah bagi masyarakat
yang membutuhkan.Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan
Suyatna, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan bagian dari
rangkaian perayaan HUT Basarnas ke-54 yang sarat nilai kemanusiaan dan
kebersamaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian Basarnas
terhadap kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan."Kedepannya, kami berharap bahwa dalam melaksanakan
tugas kemanusiaan di lapangan, koordinasi antar berbagai pihak dapat terjalin
dengan lebih baik dari sebelumnya," ujarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
kepada pihak RSUD yang membantu secara langsung dalam proses pengambilan darah,
serta kepada seluruh peserta yang telah bersedia mendonorkan darahnya. "Semoga darah yang kita donorkan dapat memberikan
manfaat besar bagi mereka yang membutuhkan dan menjadi amal pahala yang
berlipat bagi kita semua," pungkasnya.Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kantor SAR Timika
berharap darah yang terkumpul dapat memberikan manfaat besar bagi pasien yang
membutuhkan, sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian Basarnas dalam melayani
dan melindungi masyarakat.Penulis: JidEditor: GF
02 Feb 2026, 21:33 WIT
Bangun Budaya Kerja Profesional, Bupati Roni Omba Perkuat Disiplin ASN di Boven Digoel
Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Bupati Boven Digoel,
Roni Omba, menegaskan pentingnya peningkatan disiplin Aparatur Sipil Negara
(ASN) sebagai pilar utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang
profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel bersama di lingkungan
Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, Senin (02/02/2026).Bupati Roni Omba menekankan bahwa penempatan jabatan
dilakukan melalui prosedur dan pertimbangan matang demi kepentingan organisasi
dan pelayanan masyarakat. "Jangan mendahului keputusan. Ikuti dan hargai
proses yang ada," katanya.Ia juga meminta aparatur tidak menimbulkan kekecewaan dengan
klaim jabatan sebelum keputusan resmi. "Sikap mendahului proses bisa
menimbulkan kekecewaan jika hasilnya tidak sesuai harapan," jelasnya.Sebagai langkah penguatan kebijakan, Bupati menginstruksikan
Bagian Hukum, Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal), serta Inspektorat
untuk segera menyusun Peraturan Bupati (Perbup) yang secara khusus mengatur
disiplin kerja ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel.Regulasi tersebut diharapkan menjadi pedoman yang jelas
dalam penegakan aturan, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi seluruh
aparatur dalam melaksanakan tugas dan kewajiban secara profesional, tertib, dan
bertanggung jawab.Bupati menilai bahwa kehadiran regulasi yang tegas akan
mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif di kalangan ASN untuk meningkatkan etos
kerja, loyalitas, serta integritas dalam menjalankan roda pemerintahan.Lebih jauh, ia menegaskan bahwa disiplin bukan sekadar
kepatuhan terhadap aturan formal, melainkan cerminan komitmen moral aparatur
dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan membangun kepercayaan
publik terhadap pemerintah daerah.Pemerintah Kabupaten Boven Digoel bertekad menciptakan
lingkungan kerja yang tertib, produktif, dan profesional, sejalan dengan visi
pembangunan daerah yang berorientasi pada pelayanan prima serta peningkatan
kesejahteraan masyarakat.Penulis: HendEditor: GF
02 Feb 2026, 21:03 WIT
Perkuat Etos Kerja Birokrasi, Bupati Roni Omba Dorong Disiplin ASN di Boven Digoel
Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Bupati Boven Digoel,
Roni Omba, menegaskan pentingnya peningkatan disiplin Aparatur Sipil Negara
(ASN) sebagai fondasi utama dalam membangun kinerja birokrasi yang profesional
dan bertanggung jawab. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel bersama
di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, Senin (02/02/2026).Dalam arahannya, Bupati menyoroti kehadiran ASN yang dinilai
menunjukkan peningkatan, Bupati Roni Omba mengapresiasi peningkatan kehadiran
ASN di kantor, namun juga meminta agar aturan disiplin ditegakkan. "Tidak
boleh ada toleransi bagi ASN yang tidak masuk kerja tanpa alasan jelas," Ujar
Roni.Selain soal kehadiran, Bupati juga menekankan pentingnya
ketertiban administrasi, khususnya dalam penyusunan dan penyampaian laporan
kerja setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ketepatan waktu dan akurasi
laporan dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan
publik serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan.Untuk memperkuat implementasi disiplin ASN, Bupati Roni Omba
menginstruksikan Bagian Hukum, Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal),
serta Inspektorat agar segera menyusun Peraturan Bupati (Perbup) yang secara
khusus mengatur disiplin kerja ASN di lingkungan Pemkab Boven Digoel.Penyusunan regulasi tersebut diharapkan dapat menjadi
pedoman yang jelas dalam penegakan aturan, sekaligus memberikan kepastian hukum
bagi seluruh ASN dalam menjalankan tugas dan kewajibannya secara profesional.Bupati menilai bahwa kehadiran regulasi yang tegas akan
mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif untuk meningkatkan etos kerja,
loyalitas, dan integritas aparatur, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat
berlangsung lebih optimal dan berkelanjutan.Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kedisiplinan ASN bukan
semata persoalan kepatuhan terhadap aturan, melainkan cerminan komitmen moral
dalam melayani masyarakat serta membangun kepercayaan publik terhadap
pemerintah daerah.Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel
bertekad menciptakan lingkungan kerja yang tertib, produktif, dan profesional,
sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada pelayanan prima
dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.Penulis: HendEditor: GF
02 Feb 2026, 20:55 WIT
Karo Ops Pimpin Apel Gabungan Personel Polda Maluku
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan apel gabungan yang dilangsungkan di Lapangan Parkir Markas Polda Maluku, Jalan Sultan Hassanudin, Kota Ambon, Senin (2/2/2026).Apel gabungan dipimpin Kepala Biro Operasi Polda Maluku Kombes Pol. Ronald Refli Rumondor S.I.K. Turut hadir para Pejabat Utama serta seluruh personel dan ASN Polda Maluku.Dalam arahannya, Kombes Refli meminta seluruh personel Polda Maluku untuk ikut mendukung tugas-tugas operasi Kepolisan yang sedang dilaksanakan. Di antaranya Operasi Pekat dan Operasi Keselamatan."Hari ini kita akan melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Salawaku 2026. Operasi ini adalah operasi mandiri untuk cipta kondisi dan dilaksanakan serentak jelang pelaksanaan operasi Ketupat Salawaku nanti," kata Kombes Refli.Operasi Pekat, lanjut Refli, saat ini juga tengah berlangsung dengan sasaran peredaran minuman keras (miras) ilegal. Ia menegaskan kepada seluruh personel untuk memberikan teladan yang baik dengan tidak mengonsumsi miras."Saya ingatkan jangan sampai ada yang mengkonsumsi miras disaat kita sedang melaksanakan operasi. Hindari semua bentuk pelanggaran sekecil apapun," tegasnya.Kombes Refli juga menekankan kepada seluruh personel Polri terkait tugas dan tanggungjawab sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat."Setiap anggota Polri harus siap untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dalam segala kondisi dan situasi, sebagaimana hal ini sudah menjadi tugas dang tanggung jawab kita sebagai anggota Polri," pintanya. PNO-12
02 Feb 2026, 16:53 WIT
Jelang Bulan Ramadhan, Wakapolda Maluku: Operasi Keselamatan Salawaku 2026 Akan Dilaksanakan
Papuanewsonline.com, Ambon – Untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas (Kamseltibcar Lantas) menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah Maluku resmi menggelar Operasi Keselamatan Salawaku Tahun 2026.Operasi yang diluncurkan melalui Apel Gelar Pasukan yang dihelat di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Senin (2/2/2026), ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H.Apel gelar pasukan Ops Keselamatan Salawaku yang dilaksanakan juga untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana pendukung demi terciptanya kamseltibcar lantas yang kondusif.Operasi kepolisian mandiri kewilayahan ini mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026”.Dalam amanatnya, Wakapolda Maluku Brigjen Imam Thobroni menyampaikan, Operasi Keselamatan Salawaku 2026 dilaksanakan selama 14 hari ke depan. Operasi ini merupakan upaya Cipta Kondisi untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.“Operasi ini dilaksanakan sebagai penegasan komitmen bersama dalam membangun kondisi lalu lintas yang kondusif sejak dini, guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Idul Fitri tahun 2026,” ungkap Wakapolda dalam sambutannya.Jenderal Bintang Satu Polri ini juga menekankan pelaksanaan operasi tidak menitikberatkan pada penindakan hukum semata, melainkan lebih mengedepankan tindakan preemtif dan preventif.“Polri lebih menonjolkan sisi edukasi, imbauan, dan sosialisasi secara humanis kepada masyarakat. Kita ingin membangun disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas untuk meminimalisir potensi pelanggaran dan kecelakaan,” tambahnya.Lebih lanjut kepada peserta apel, Wakapolda juga memberikan delapan instruksi khusus untuk dipedomani. Di antaranya Melakukan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan kecelakaan serta pelanggaran; Memperkuat sinergi dengan instansi terkait dalam pengamanan jalur mudik dan kawasan wisata; Mengintensifkan pembinaan dan penyuluhan tata cara berlalu lintas yang selamat; Sosialisasi pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas demi kelancaran arus; Optimalisasi kegiatan Ramp Check kendaraan umum bersama instansi terkait; Meningkatkan patroli di titik rawan sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat; Penegakan hukum profesional terhadap angkutan umum ilegal (travel gelap); Optimalisasi penindakan melalui ETLE Statis maupun Mobile yang mengedepankan prinsip keadilan."Kami berharap melalui Operasi Keselamatan Salawaku 2026 ini, kesadaran masyarakat Maluku dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 nantinya dapat berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali," harapnya.Untuk diketahui, dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Salawaku 2026, turut hadir Irwasda Maluku, Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku, Kakanwil Jasa Raharja Cabang Maluku, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, serta para Komandan POM TNI baik dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, maupun Angkatan Udara. PNO-12
02 Feb 2026, 16:37 WIT
Manfaatkan Lahan Kosong, Polsek Tanimbar Utara Tanam Jagung di Desa Ridool
Papuanewsonline.com, Tanimbar - Personel Polsek Tanimbar, melaksanakan penanaman jagung yang bertempat di lahan Temarlalan, Desa Ridool, Kecamatan Tanimbar Utara, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.Penanaman jagung yang dilaksanakan pada Minggu (1/2/2026) sore tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanimbar Utara, Iptu Everardus Fasse. Turut hadir para perwira dan anggota Polsek Tanimbar Utara. Kapolsek Tanimbar Utara Iptu Everardus Fasse mengatakan, penanaman jagung yang dilaksanakan bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan khususnya di wilayah hukum Polsek Tanimbar Utara.Selain mendukung ketahanan pangan nasional, penanaman jagung juga dilakukan untuk memanfaatkan lahan kosong agar lebih produktif.Kegiatan tersebut juga dilakukan bersinergi dengan masyarakat. "Kita juga menjalin kerja sama yang baik antara Polri dan masyarakat," jelasnya.Sebelum penanaman jagung, Iptu Fasse mengaku pihaknya terlebih dulu menyiapkan lahan mulai dari pembersihan dan penggemburan tanah. Selanjutnya dibuat lubang tanam dengan jarak yang sesuai. Bibit jagung kemudian ditanam dan ditutup kembali dengan tanah. Setelah itu dilakukan penyiraman secukupnya agar bibit dapat tumbuh dengan baik."Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal dan mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan secara nasional," jelasnya.Kepada semua pihak yang telah membantu, Iptu Fasse menyampaikan apresiasi karena telah berkontribusi dalam kegiatan ini. "Sinergi lintas sektor sangat penting untuk mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan di wilayah ini," harapnya. PNO-12
02 Feb 2026, 16:29 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru