logo-website
Kamis, 09 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
621 Personel Polda Maluku Dinaikan Pangkat, Ini Pesan Kapolda Papuanewsonline.com, Maluku - Sebanyak 621 personel Polda Maluku dan Polres/ta jajaran dinaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si. Dari jumlah itu, 2 diantaranya merupakan ASN Polda Maluku yang dinaikan pangkat periode 1 Juli 2025 atau Hari Ulang Tahun ke-79 Bhayangkara. Kenaikan pangkat personel Polda Maluku dan Polres/ta jajaran ini ditandai dengan pelaksanaan Upacara laporan kenaikan pangkat di Halaman Parkir Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Senin (30/6/2025). Kapolda Maluku, Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan, bertindak secara langsung sebagai inspektur upacara. Turut hadir Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Irwasda Maluku, dan para Pejabat Utama Polda Maluku. Hadir pula ratusan personel yang naik pangkat. Sebanyak 621 personel Polri yang dinaikan pangkat terdiri dari Perwira Menengah 9, Perwira Pertama 13, Bintara 583 dan Tamtama 16 orang. Dari jumlah itu, Polda Maluku sebanyak 194 orang. Terdiri dari Perwira Menengah 3, Perwira Pertama 3, Bintara 173 dan Tamtama 4 orang. Sedangkan untuk personel Polres/ta jajaran berjumlah 403 orang. Terdiri dari Perwira Menengah 4, Perwira Pertama 10, dan Bintara 389 orang. Naik pangkat dari AKBP ke Kombes 2 orang (Polda); Kompol ke AKBP 3 orang (termasuk pengabdian 2); AKP ke Kompol 4 orang (Polres); IPTU ke AKP 4 orang (Polda 1 dan Polres 3); IPDA ke IPTU 9 orang (Polda 2 dan Polres 7 orang); AIPDA ke AIPTU 85 orang (Polda 33 dan Polres 52 orang); Bripka ke AIPDA 273 orang (Polda 85 dan Polres 188 orang); Brigadir ke Bripka 37 orang (Polda 14 dan Polres 23 orang); Briptu ke Brigadir 74 orang (Polda 24 dan Polres 55 orang); Bripda ke Briptu 109 orang (Polda 38 dan Polres 71 orang); Bharaka ke Abripda 10 orang (Polda); Bharatu ke Bharaka 6 orang (Polda). Sementara untuk PNS Polri pada Polda Maluku yang naik pangkat 2 orang ke golongan tiga. Kapolda berharap agar para personel yang dinaikan pangkat dapat meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas masing-masing. Kapolda Maluku, Irjen Eddy Sumitro Tambunan menyampaikan selamat kepada seluruh personel yang telah dinaikan pangkat. Kapolda berharap agar para personel yang dinaikan pangkat dapat meningkatkan kinerja sesuai bidang tugas masing-masing. "Laksanakan tugas dan kewajiban kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh semangat dan jangan menyakiti hati masyarakat. Hindari perbuatan yang dapat merugikan dan merusak nama baik institusi, keluarga dan diri sendiri," pinta Kapolda. Kepada seluruh personel yang naik pangkat, Kapolda berharap agar syukuri apa yang sudah diberikan Tuhan Yang Maha Kuasa dan Negara. "Syukuri apa yang telah diberikan Tuhan Yang Maha Kuasa dan Negara kepada kita semua, sebab banyak personel yang diusulkan kenaikan pangkatnya namun tidak dapat diproses dengan pertimbangan dan alasan tertentu," jelasnya. Pangkat, lanjut Kapolda, bukanlah hak dari setiap personel melainkan merupakan bentuk penghargaan negara dan organisasi. "Olehnya itu, penghargaan yang diberikan kepada kita ini atas prestasi, dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama ini," ungkapnya. (Red) 01 Jul 2025, 17:04 WIT
Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-79 Papuanewsonline.com, Jakarta — Dalam semangat menjaga persatuan dan merawat kebhinekaan bangsa, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, pada Senin, (30/2025), pukul 14.00 WIB. Kegiatan doa bersama yang diinisiasi oleh SSDM Polri ini dihadiri oleh sedikitnya 1.200 peserta lintas agama, yang terdiri dari anggota TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan unsur masyarakat umum. Tak hanya itu, panitia juga menghadirkan 200 anak yatim piatu dari berbagai agama, sebagai simbol kepedulian sosial dan kebersamaan lintas iman. Dalam sambutannya, Karo Dalpers SSDM Polri Brigjen Pol. Erthel Stephan, S.H., S.I.K., M.Si. selaku Ketua Penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan refleksi nyata dari tema besar Hari Bhayangkara tahun ini, yakni "Polri untuk Masyarakat". “Pelaksanaan Doa Bersama Lintas Agama ini menunjukkan bahwa keberadaan Polri adalah bersama dan untuk masyarakat. Warna Polri akan selalu mencerminkan keberagaman masyarakat Indonesia,” tutur Brigjen Pol. Erthel. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79, yang turut diisi dengan anjangsana, lomba-lomba edukatif, pertandingan olahraga, bazar UMKM, dan puncaknya adalah upacara peringatan yang akan digelar secara terpusat pada 1 Juli 2025 di Lapangan Monas, Jakarta. Sebagai bagian dari kegiatan spiritual, para tokoh agama hadir memimpin doa bersama sesuai keyakinan masing-masing, antara lain dari unsur Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Sementara itu, dalam ceramah kebangsaan yang disampaikan oleh Wakil Ketua I Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ustadz Adi Hidayat, Lc., M.A., Ph.D., disampaikan apresiasi atas inisiatif mulia Polri dalam merawat persatuan bangsa melalui ruang doa lintas agama. “Kami merasa bahagia dan bangga atas terselenggaranya kegiatan ini. Doa lintas agama ini adalah wujud nyata komitmen untuk menjaga kebersamaan, melayani masyarakat, dan memperkuat persatuan bangsa,” ungkap Ustadz Adi Hidayat. Ia juga berharap seluruh rangkaian Hari Bhayangkara ke-79 diberikan kelancaran dan keberkahan, serta menjadi momentum Polri untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan doa bersama ini menjadi simbol kuat kolaborasi dan semangat kebangsaan lintas sektoral dalam menjaga harmoni, sekaligus mempertegas bahwa Polri hadir bukan sekadar sebagai penjaga keamanan, tetapi juga perekat kebhinekaan Indonesia. (Red) 01 Jul 2025, 14:52 WIT
Astaga! Data 26 Ribu Warga Timika Sebagai Penerima Bansos Dari Kemensos Tidak Aktif Papuanewsoline.com,Timika, – Dua puluh enam ribu penerima bantuan sosial di Kabupaten Mimika harus menahan diri setelah terferifikasi datanya tidak aktif.Hal ini cukup mengejutkan bagi masyarakat karena dengan data penerima yang cukup signifikan yakni 26 ribu penerima Bansos di Kabupaten Mimika, tidak bisa menerima haknya dari Kementrian Sosial.Kepala Dinas Perlindungan dan Jaminan Sosial Kabupaten Mimika, Jeni Padalingan membenarkan nonaktif data dari 26 ribu penerima tersebut.Jeni mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mimika telah bergerak cepat menyiapkan mekanisme reaktifasi data, sehingga 26 ribu warga yang tercatat  bisa menerima bansos dari Kementrian Sosial." Kami telah bergerak cepat untuk menangani masalah ini,  untuk mengaktifkan kembali data bansos dari para penerima," ujar Jeni di Timika saat dikonfirmasi, Selasa (1/7/2025). Jeni menjekaskan bahwa ada dua metode yang digunakan yang pertama, masyarakat dapat melakukan verifikasi data melalui kepala kampung, kelurahan, atau distrik setempat, jika mereka masih termasuk kategori tidak mampu.  Kedua, bagi mereka yang memiliki kendala kesehatan,  dapat mengajukan surat keterangan sakit atau rawat inap dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). "  Setelah verifikasi atau pengajuan surat keterangan selesai,  proses pengaktifan data dilakukan melalui aplikasi DPKS (kini BTS) oleh Dinas Sosial Kabupaten Mimika.  Setelah data aktif, masyarakat perlu membawa bukti pengaktifan tersebut ke BPJS Kesehatan untuk mengaktifkan kembali kepesertaan mereka," Tegasnya. Lanjut Jeni untuk cara mendapatkan surat keterangan yang dibutuhkan, masyarakat sebagai penerima dapat mengurusnya secara kolektif melalui surat dari kampung/kelurahan yang diserahkan ke Dinas Sosial, atau secara perorangan dengan surat keterangan sakit dari RSUD. " Operator aplikasi DPKS/BTS akan memberikan bukti pengaktifan setelah proses selesai, jadi diharapkan partisipasi masyarakat sebagai penerima agar berperan aktif, sehingga dapat membantu kami mempercepat hal ini," Ungkapnya.Jeni mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang maksimal dan humanis kepada masyarakat." Kami berkomitmen bantuan sosial tepat sasaran.  Oleh karena itu,  kami telah menyiapkan mekanisme reaktifasi data ini agar penyaluran bansos dapat berjalan lancar,"  Tegasnya.  Jeni berharap agar  proses ini berjalan cepat dan efisien sehingga masyarakat yang berhak segera menerima bantuan.  ( jidan ) 01 Jul 2025, 11:47 WIT
HUT ke-79 Polri, Komisi III DPR Dorong Penguatan Transformasi Digital dan Pendekatan Humanis Papuanewsonline.com, Jakarta,- Anggota Komisi III DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal memberikan sejumlah catatan terhadap perjalanan Polri menyambut hari Bhayangkara ke-79. Cucun mengatakan berbagai transformasi internal yang dilakukan Polri harus terus diperkuat agar semakin sesuai dengan kebutuhan zaman dan harapan publik.Menurut Cucun, penguatan sumber daya manusia (SDM) di tubuh Polri menjadi pondasi penting untuk memperkuat profesionalisme dan integritas institusi."Di usia ke-79 ini, saya melihat Polri terus menunjukkan upaya memperkuat sumber daya manusianya. Penguatan SDM menjadi pondasi penting agar Polri semakin profesional dan responsif terhadap harapan masyarakat," kata Cucun Ahmad Syamsurijal, di Jakarta Senin (30/6/2026).Setiap tahun, tanggal 1 Juli diperingati sebagai Hari Bhayangkara Polri. Tahun 2025, peringatan HUT Bhayangkara ke-79 mengusung tema ‘Polri untuk Masyarakat’z Puncak acara diselenggarakan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada Selasa, 1 Juli 2025.Selain penguatan SDM, Cucun juga mencermati kesiapan Polri dalam beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Ia berpandangan transformasi digital harus segera dilakukan dalam menghadapi tantangan keamanan yang makin kompleks."Langkah-langkah Polri yang mulai adaptif terhadap perkembangan teknologi juga patut dicatat. Terutama dalam hal integrasi sistem data antara reserse, lalu lintas, dan intelijen itu menunjukkan upaya untuk bekerja lebih presisi dan efisien," tutur Cucun.Wakil Ketua DPR tersebut menilai, sinergi antar-unit kerja yang didukung sistem data terintegrasi akan berdampak pada efektivitas pengambilan keputusan hingga kualitas pelayanan publik yang diberikan Polri.Lebih jauh, Cucun menekankan pentingnya keberadaan aparat kepolisian di tengah masyarakat. Ia menegaskan kehadiran anggota Polri secara langsung di lapangan adalah wujud perlindungan yang nyata bagi masyarakat."Anggota Polri harus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya bekerja dari balik meja. Karena kehadiran langsung itulah yang menghadirkan rasa aman dalam aktivitas harian rakyat, baik di sektor ekonomi, sosial, maupun lainnya," jelasnya.Meski mencatat sejumlah kemajuan, Cucun tetap mendorong Polri untuk membuka ruang evaluasi dan perbaikan di berbagai sektor. Sebab, Polri sebagai sebuah institusi harus senantiasa menjaga keseimbangan antara kinerja operasional dan akuntabilitas publik."Tentu masih ada ruang perbaikan di beberapa sisi, dan itu hal wajar dalam proses institusional sebesar Polri. Yang penting, semangat untuk terus membenahi diri dan mendekatkan diri kepada rakyat tetap terjaga,” ungkap Cucun.“Dan pastikan selalu menggunakan pendekatan humanis dalam menghadapi rakyat. Karena Polisi harus bisa menjadi pengayom bagi masyarakat,” tambahnya.Anggota Komisi Penegakan Hukum dan Keamanan DPR itu pun mengucapkan terima kasih kepada setiap anggota Polri atas dedikasinya selama ini. Cucun berharap Polri terus setia bekerja dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.“Selamat hari jadi Polri yang ke-79. Terima kasih atas setiap peluh yang dikeluarkan anggota Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban negara,” ucap Legislator dari Dapil Jawa Barat II itu.“Semoga HUT Bhayangkara ke-79 dapat menjadikan Polri semakin profesional dan berintegritas. Apa yang baik terus dipertahankan, dan apa yang kurang harus diperbaiki. Jaya selalu Kepolisian Negara Republik Indonesia,” Tutupnya.(Ning) 01 Jul 2025, 10:49 WIT
Kondisi Infrastruktur Belum Memadai, Pemda Mimika Sampaikan Permohonan Maaf Papuanewsonline.com, Timika, – Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kondisi infrastruktur yang kurang memadai dan beberapa permasalahan lainnya.  Hal ini disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Mimika, Petrus Yumte, saat ditemui awak media di halaman Kantor Bupati Mimika, Senin ( 30/06/25) Yumte mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika menyadari adanya kekurangan dalam beberapa aspek pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik terhadap masyarakat. "Pemerintah Kabupaten Mimika memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami warga, khususnya terkait infrastruktur yang kurang baik dan perbedaan pandangan, terutama di Jayapura," Ujarnya. Kata Yumte, Pemerintah Kabupaten Mimika terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik terhadap masyarakat.  "Prioritas kami adalah memberikan layanan publik yang berkualitas agar masyarakat merasa nyaman dan puas," Ucapnya.Yumte mengakui adanya permasalahan dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek infrastruktur, sehingga sangat   berdampak pada kualitas hasil pekerjaan." Pemerintah menyadari adanya masalah terkait perencanaan yang kurang matang dan pengadaan yang tidak tepat sasaran, sehingga berujung pada anggaran yang kurang. Oleh karena itu,  pemerintah  berupaya memperbaiki manajemen proyek dan meningkatkan kualitas pengawasan secara ketat dalam pelaksanaan proyek infrastruktur," Jelas Yumte. Lanjut, Pj Sekda  mengatakan ada  beberapa langkah  dilakukan pemerintah untuk mengatasi permasalahan tersebut, yakni  berupaya meningkatkan manajemen dan kualitas pendidikan,  serta memperhatikan secara seksama setiap kebijakan dan implementasinya agar tidak menimbulkan masalah baru." Pemerintah Daerah  berupaya memperbaiki perencanaan dan pelaksanaan proyek agar lebih terarah, efektif dan berkualitas," Tegasnya.Lanjut Yumte Pemerintah Kabupaten Mimika kedepan akan meningkatkan kualitas pengawasan secara ketat terhadap pelaksanaan proyek  infrastruktur sehingga benar-benar berkualitas." Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.  Semua pekerjaan, terutama proyek infrastruktur, harus berkualitas karena menyangkut kepentingan banyak orang,"  Pungkasnya.Sementara itu diketahui program 100 hari kerja Bupati dan Wakilbupati Mimika belum  terlihat atau belum berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, banyak janji dalam program 100 hari kerja Bupati Johanes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong dengan jargon JOEL tersebut, hingga hari ini per 1 Juli 2025 tidak ada  gebrakan program strategis yang menyentuh langsung terhadap masyarakat di Kabupaten Mimika.  ( Jidan ) 01 Jul 2025, 10:06 WIT
Pemerintah Kabupaten Mimika Segera Realisasi Dana Otsus Papuanewsonline. com, Timika – Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika terus berupaya meningkatkan realisasi dan penyerapan anggaran, Dana Otonomi Khusus (Otsus).  Dimana Dana yang telah masuk ke rekening kas daerah sebesar kurang lebih Rp 50 miliar dari total alokasi Rp160 miliar yang akan dicairkan dalam tiga tahap.Hal ini disampaikan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mimika, Marthen Mallisa, di Timika, Senin (30/6/2025).Marthen mengungkapkan adanya beberapa kendala yang perlu segera diatasi untuk mempercepat proses penyerapan anggaran tersebut, Salah satu kendala utama adalah keterlambatan pelaporan dan penagihan dari OPD." Perlunya peningkatan kedisiplinan dalam proses penagihan setelah penandatanganan kontrak kerja, hal ini penting," Ucapnya.Marthen mengaku ketepatan waktu pelaporan khususnya terkait laporan - laporan analisis mengenai penyerapan dana Otsus juga sangat penting." Laporan penyerapan dana Otsus yang sudah digunakan ,  harus segera disampaikan, sehingga mempermudah kita dalam realisasi dan penyerapan tahap berikutnya," Ujarnya.Marthen menyoroti Evaluasi dan keterlambatan pelaporan tahap pertama yang disebabkan oleh proses pembenahan dan penyempurnaan laporan dalam realisasi dana Otsus." Waktu  input data kontraktor juga selalu menjadi kendala, karena input data per tanggal 21 Juli harus sudah terpenuhi, ini  Ketidakpatuhan terhadap tenggat waktu juga menjadi kendala, dan bisa  berpotensi dana dikembalikan,"  Tegasnya.  Marthen mengatakan dalam tahap evaluasi ada beberapa temuan dalam realisasi Anggaran di OPD, dimana ada beberapa paket pekerjaan  yang belum memiliki kontrak kerja sama.  "Terdapat dua item yang bersumber dari dana Otsus  belum memiliki kontrak, atas kendala ini, Kami akan melakukan pengecekan dan memastikan persyaratan sehingga terpenuhi agar proses realisasi anggaran dapat berjalan sesuai prosedur,"  Jelasnya.Kata Marthen Pemerintah Daerah akan terus  berkomitmen untuk transparan dalam  pengelolaan dana Otsus." Evaluasi menyeluruh ini bertujuan untuk memastikan penggunaan dana Otsus yang efektif dan efisien demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Mimika," Pungkasnya.  ( Jidan ) 01 Jul 2025, 09:37 WIT
Kapolri Cup 2025, 547 Peserta Akan Berlaga di Kejuaraan Bulu Tangkis Menyambut HUT Bhayangkara ke-79 Papuanewsonline.com, Jakarta — Menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Negara Republik Indonesia bekerja sama dengan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) kembali menggelar Kejuaraan Nasional Bulu Tangkis Kapolri Cup 2025. Kegiatan ini diumumkan secara resmi dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (30/6/2025). Kejuaraan ini akan berlangsung mulai 1 hingga 6 Juli 2025 dan akan digelar di dua lokasi, yakni GOR Universitas Negeri Jakarta dan GOR Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, dengan melibatkan total 547 peserta, yang terdiri dari 480 peserta kategori umum dan 67 regu dari institusi Polri. “Kejuaraan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-79 dengan mengusung semangat Polri untuk Masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri terasa di tengah masyarakat melalui kegiatan positif dan membangun,” ujar Karo PID Divhumas Polri, Brigjen Pol Tjahyono Saputro. Adapun peserta kategori umum dibagi ke dalam tiga kelompok usia: U-15, U-17, dan U-19. Sedangkan 67 regu dari institusi Polri merupakan gabungan dari 36 regu perwakilan Polda se-Indonesia dan 31 regu dari satuan kerja Mabes Polri. Sistem pertandingan yang digunakan adalah sistem gugur, dengan nomor pertandingan meliputi tunggal, ganda, dan ganda campuran untuk kategori umum, serta ganda putra beregu untuk kategori Polri. “Kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi wahana pembinaan olahraga, memperkuat solidaritas internal, dan menjalin keharmonisan dengan masyarakat. Ini adalah bagian dari kontribusi nyata Polri terhadap pembangunan karakter bangsa,” tambah Brigjen Pol Tjahyono. Sementara itu, Irjen Pol Raden Firdaud Kurniawan selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa Kapolri Cup 2025 merupakan edisi kedua dari kejuaraan bulu tangkis yang diselenggarakan Polri. Ia menegaskan pentingnya dukungan seluruh pihak untuk kelancaran acara. “Kami berharap rekan-rekan media dapat menyampaikan informasi ini seluas-luasnya agar masyarakat juga turut mendukung dan berpartisipasi. Dengan sinergi dan komunikasi yang baik, kejuaraan ini bisa berlangsung sukses,” ungkap Irjen Pol Firdaud. Dari sisi PBSI, apresiasi tinggi disampaikan oleh Recky Subagja, yang menilai Piala Kapolri sebagai salah satu ajang bergengsi di level nasional. “Kejuaraan ini berada di level Sirnas Premier, memberikan poin tinggi bagi para atlet. Kami sangat menghargai dukungan Polri terhadap pembinaan bulu tangkis nasional. Ini bukan sekadar event olahraga, tetapi bentuk komitmen dalam mencetak atlet masa depan,” kata Recky Subagja. Ia juga menyampaikan bahwa turnamen akan diikuti oleh pemain-pemain top nasional, termasuk 32 besar atlet Indonesia, dan mempertandingkan kategori kelompok umur serta kategori khusus Polri. Sebagai bentuk penghargaan, panitia telah menyiapkan 152 medali, 2 piala bergilir, sertifikat, dan uang pembinaan. Diharapkan ajang ini melahirkan bibit unggul yang akan membawa nama Indonesia di panggung internasional, khususnya menuju generasi emas 2045. 01 Jul 2025, 06:34 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT