logo-website
Jumat, 10 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Bukti Nyata Implementasi Respon Time: Polsek Leihitu Evakuasi Ibu Hamil Alami Kontraksi Dini Hari Papuanewsonline.com, Leihitu - Upaya cepat dan responsif kembali diperlihatkan jajaran Polsek Leihitu, Polresta Pulau Ambon & PP Lease, ketika mengevakuasi seorang ibu hamil yang mengalami kontraksi pada Sabtu dini hari. Tindakan cepat tersebut menjadi implementasi langsung dari program Respon Time, inovasi layanan patroli respons cepat yang saat ini menjadi prioritas Kapolda Maluku dalam memperkuat pelayanan publik kepolisian.Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.50 WIT ketika sebuah speed boat dari Kampung Iha, Kabupaten Seram Bagian Barat, tiba di dermaga depan Mapolsek Leihitu. Di dalamnya terdapat Satria Rumbia (37), warga Desa Iha, yang dalam perjalanan menuju Pulau Ambon mengalami kontraksi hebat. Menyadari kondisi darurat tersebut, Kapolsek Leihitu IPDA Muh. Irwan Nismon Siifu segera menggerakkan personel untuk melakukan pertolongan cepat.Evakuasi dini hari tersebut menambah daftar bukti efektivitas Patroli Respon Time, sebuah inovasi yang terus dimaksimalkan oleh Polresta Ambon. Program ini sebelumnya juga telah ditinjau langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, yang menekankan bahwa polisi harus hadir cepat, tepat, dan humanis dalam menjawab setiap kebutuhan masyarakat.Sebagai bagian dari upaya peningkatan sistem evakuasi dan respons darurat, Polresta Ambon pada awal November 2025 menggelar Simulasi Quick Response Call Center 110, melibatkan berbagai satuan fungsi seperti Samapta, Intelkam, Satlantas, hingga perwakilan Polsek. Simulasi tersebut menguji respons terhadap berbagai skenario kedaruratan, termasuk kecelakaan, tindak pidana, hingga situasi kerawanan sosial.Di dermaga, anggota Polsek Leihitu melakukan pemeriksaan awal, lalu mengantar pasien menggunakan mobil dinas menuju RS Al-Fatah Ambon. Proses evakuasi dilakukan sambil berkoordinasi langsung dengan tenaga medis, sehingga penanganan medis dapat diberikan segera setibanya di rumah sakit. Seluruh proses berjalan aman, cepat, dan tanpa kendala berarti.Aksi evakuasi terhadap ibu hamil tersebut mempertegas bahwa kehadiran polisi bukan sekadar penegak hukum, namun juga pelindung dan penyelamat dalam keadaan gawat darurat. Dengan personel yang siaga dan sistem respons cepat yang semakin solid, Polresta Ambon berharap kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian semakin menguat.Hingga siang ini, situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Leihitu dilaporkan aman, terkendali, dan kondusif.Kejadian evakuasi ibu hamil di Leihitu menegaskan pentingnya keberadaan unit respons cepat kepolisian yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga pelayanan kemanusiaan. Program Respon Time yang digagas Polresta Ambon terbukti mampu menghadirkan intervensi cepat dan tepat pada situasi-situasi kritis, termasuk kondisi medis darurat seperti yang terjadi pada Sabtu dini hari.Langkah cepat jajaran Polsek Leihitu mencerminkan transformasi pelayanan kepolisian yang lebih humanis dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan sistem terintegrasi seperti Call Center 110, publik kini memiliki akses yang lebih mudah terhadap layanan darurat kepolisian. Aksi seperti ini bukan hanya meningkatkan citra Polri, tetapi juga memperkuat relasi emosional antara polisi dan warga bahwa aparat hadir bukan hanya ketika terjadi pelanggaran hukum, tetapi juga ketika nyawa seseorang dipertaruhkan. PNO-12 17 Nov 2025, 18:09 WIT
Polisi Bongkar Sindikat Balpres di Jakarta, 207 Bal Pakaian Bekas Impor Disita Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya membongkar praktik perdagangan pakaian bekas impor ilegal (balpres) di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Dalam operasi ini, polisi menyita total 207 bal pakaian bekas yang diduga masuk secara ilegal.Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Edy Suranta Sitepu, mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait penertiban pakaian bekas impor yang dinilai dapat mengganggu pasar domestik."Penindakan ini bagian dari upaya penegakan hukum di bidang perdagangan dan TPPU. Barang bukti serta para saksi sudah kami amankan, dan penyidik akan melanjutkan gelar perkara untuk memberikan kepastian hukum," ujar Edy, Sabtu (15/11/2025).Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menambahkan, langkah kepolisian ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden meminta agar upaya penertiban tetap memperhatikan nasib pelaku UMKM, termasuk pedagang thrifting. Menteri UMKM Maman Abdurrahman sebelumnya juga menekankan pentingnya menghadirkan produk substitusi bagi pasar barang bekas."Saat melakukan penindakan pembatasan terhadap barang-barang bekas, arahan Pak Presiden adalah memikirkan substitusi produk," kata Budi.Instruksi itu juga diperkuat oleh perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang memastikan Polri akan terus konsisten menindak penyelundupan pakaian bekas impor."Saya sudah instruksikan kepada jajaran untuk dilakukan pemeriksaan. Siapa pun yang terlibat penyelundupan akan ditindak tegas," tegas Kapolri.Pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat pada 12 November 2025 tentang adanya truk engkel bermuatan pakaian bekas di kawasan Duren Sawit. Penyidik Subdit I Indag Ditreskrimsus kemudian bergerak dan menemukan 23 bal pakaian bekas impor di dalam truk tersebut. Sopir berinisial D langsung diamankan.Dari hasil pemeriksaan, penyidik menelusuri aliran barang hingga ke Pasar Senen, Jakarta Pusat, dan mengamankan I, koordinator penerima balpres. Pengembangan lebih lanjut mengarahkan tim ke Padalarang, Bandung Barat. Di lokasi ini, polisi mengamankan dua truk engkel, tiga mobil boks, satu unit Avanza, serta tujuh sopir dan kenek yang mengangkut 184 bal pakaian bekas impor lainnya.Seluruh barang bukti dan saksi kini berada di Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lanjutan. Polisi menegaskan penindakan ini juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan pelayanan publik dengan memberikan rasa aman dan melindungi perekonomian nasional dari praktik perdagangan ilegal. PNO-12 17 Nov 2025, 18:03 WIT
Bupati Boven Digoel Turun Tangan Klarifikasi Kasus Dugaan Penelantaran Warga di Kampung Wagai Papuanewsonline.com, Boven Digoel - Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP, bersama Ketua DPRK Boven Digoel, turun langsung ke Kampung Wagai, Distrik Subur, untuk mengklarifikasi kasus dugaan penelantaran seorang ibu yang sebelumnya viral di media sosial.Kunjungan tersebut dilakukan guna memperoleh informasi langsung dari keluarga dan pihak Puskesmas sebagai pihak yang disebut dalam pemberitaan. Bupati ingin memastikan bahwa laporan yang beredar benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.Dalam dialog bersama keluarga, Bupati Roni Omba mendengar berbagai penjelasan mengenai kronologi kejadian. Keterangan tersebut kemudian dikonfirmasi kembali kepada pihak Puskesmas yang sebelumnya menangani proses pelayanan kesehatan terhadap almarhumah.Bupati Roni Omba menyampaikan bahwa dari hasil klarifikasi ditemukan adanya miskomunikasi antara pihak keluarga dan Puskesmas. Menurutnya, kesalahpahaman tersebut menjadi pemicu munculnya dugaan penelantaran yang ramai dibicarakan publik.Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan seharusnya tidak menimbulkan kerancuan. Karena itu, ia meminta pihak Puskesmas memberikan penjelasan resmi kepada keluarga agar tidak ada lagi informasi yang keliru atau menimbulkan polemik baru.Dalam kesempatan itu, Roni Omba juga mengimbau seluruh tenaga kesehatan agar menjaga kualitas komunikasi dengan masyarakat. Ia menilai bahwa komunikasi yang terbuka dan jelas merupakan bagian penting dari pelayanan publik yang profesional.Selain itu, Bupati menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya mama dari salah seorang guru yang bertugas di Geten. Ia berharap keluarga yang berduka diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi kehilangan tersebut.Roni Omba menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau proses pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Boven Digoel. Ia ingin memastikan tidak ada masyarakat yang merasa diabaikan dalam memperoleh hak atas pelayanan kesehatan.Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah akan memperkuat koordinasi dengan seluruh fasilitas kesehatan, terutama di wilayah pedalaman, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.Bupati menutup kunjungannya dengan pesan bahwa pelayanan kesehatan harus dilandasi tanggung jawab, empati, dan akurasi informasi, sehingga masyarakat dapat merasakan perlindungan dan pelayanan yang layak dari pemerintah.Penulis: Hendrik Editor: GF 17 Nov 2025, 14:40 WIT
Bupati Boven Digoel Minta Perbaikan Fasilitas Bandara, Dirjen Perhubungan Udara Janji Tindak Lanjut Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP, menyampaikan secara langsung berbagai kendala operasional yang masih terjadi di Bandar Udara Boven Digoel kepada Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Ir. Lukman F. Laisa. Pertemuan singkat tersebut berlangsung pada 17 November 2025 dan menjadi momentum penting untuk mendorong peningkatan layanan penerbangan di daerah.Dalam kesempatan itu, Bupati Roni menjelaskan bahwa bandara masih menghadapi keterbatasan fasilitas dan infrastruktur yang berdampak pada kelancaran pelayanan kepada masyarakat. Ia menilai, perbaikan fasilitas menjadi kebutuhan mendesak mengingat tingginya ketergantungan masyarakat terhadap transportasi udara.Menurutnya, berbagai kekurangan tersebut turut mempengaruhi kenyamanan dan keamanan pengguna jasa penerbangan. Selain itu, keterbatasan prasarana pendukung juga menghambat optimalisasi operasional bandara, terutama saat terjadi peningkatan jumlah penumpang.Dirjen Perhubungan Udara, Ir. Lukman F. Laisa, merespons dengan penuh perhatian. Ia mengatakan bahwa kementerian akan segera mempelajari laporan tersebut dan menindaklanjutinya sesuai prioritas yang telah ditetapkan. “Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Bandar Udara Boven Digoel. Kendala yang disampaikan Pak Bupati akan menjadi perhatian kami,” ujarnya.Bupati Roni menyampaikan apresiasi atas komitmen tersebut. Ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan konkret, terutama pada aspek perbaikan sarana teknis dan peningkatan kapasitas pelayanan di bandara.Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa kerja sama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat merupakan kunci untuk meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi Boven Digoel.Selain itu, Roni menambahkan bahwa penyelesaian kendala di bandara tidak hanya berdampak pada peningkatan layanan publik, tetapi juga membuka peluang investasi dan menunjang sektor-sektor strategis seperti perdagangan, kesehatan, dan pariwisata.Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung seluruh proses tindak lanjut, termasuk penyediaan data teknis serta koordinasi lintas instansi yang dibutuhkan untuk mempercepat perbaikan fasilitas.Pertemuan singkat itu pun ditutup dengan harapan besar bahwa langkah-langkah perbaikan dapat segera direalisasikan demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang memanfaatkan transportasi udara.Pemerintah daerah memastikan akan terus memonitor perkembangan dan tetap berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan agar peningkatan kualitas layanan bandara dapat diwujudkan secara bertahap namun berkelanjutan.Penulis: Hendrik Editor: GF 17 Nov 2025, 14:25 WIT
TNI Rebut Markas OPM di Teluk Bintuni, Warga Mulai Beraktivitas Normal Papuanewsonline.com, Teluk Bintuni — Aparat TNI berhasil merebut markas kelompok bersenjata OPM di Teluk Bintuni setelah melaksanakan operasi penegakan keamanan pada 17 November 2025. Langkah ini merupakan respons terhadap serangkaian gangguan keamanan yang sebelumnya menciptakan rasa takut dan tekanan bagi masyarakat setempat.Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Yohanes Agil, S.I.K., menjelaskan bahwa operasi gabungan dilakukan untuk memulihkan stabilitas dan ketertiban. Ia menegaskan bahwa koordinasi dengan aparat lokal serta tokoh masyarakat akan terus diperkuat demi menjaga situasi tetap kondusif.Dalam operasi tersebut, pasukan TNI menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi basis kelompok separatis. Penguasaan kembali area strategis menjadi capaian penting dalam menekan ruang gerak kelompok bersenjata serta memberikan rasa aman bagi warga.Keberhasilan ini juga berdampak langsung pada aktivitas masyarakat. Banyak warga yang sebelumnya memilih tetap di rumah kini mulai kembali beraktivitas seperti biasa, termasuk membuka usaha dan melakukan kegiatan sosial di kampung masing-masing.Untuk memastikan keamanan jangka panjang, TNI mendirikan pos pengamanan di beberapa lokasi vital. Penempatan pos-pos ini diharapkan mencegah kelompok bersenjata kembali menguasai wilayah tersebut serta memperkuat kehadiran aparat di lapangan.Kapendam XVIII/Kasuari, Letkol Inf J. Daniel P. Manalu, membenarkan adanya serangan OPM terhadap aparat TNI sebelum operasi berlangsung. Ia menegaskan bahwa Kodam XVIII/Kasuari berkomitmen mengejar dan menangkap para pelaku penyerangan.“Operasi ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk menjaga keamanan dan stabilitas di wilayah Papua Barat,” ujar Letkol Manalu.Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat Teluk Bintuni yang turut membantu memberikan informasi mengenai pergerakan kelompok bersenjata, sehingga operasi dapat berjalan efektif.Dengan membaiknya situasi keamanan, pemerintah daerah bersama aparat terus mendorong masyarakat untuk tetap waspada namun tidak perlu takut berlebihan. Upaya pemulihan sosial dan ekonomi kini menjadi fokus setelah operasi dinyatakan berhasil.TNI menyatakan bahwa operasi pemantauan akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan keamanan masyarakat terjaga serta mencegah potensi ancaman baru.Penulis: Hendrik Editor: GF 17 Nov 2025, 14:17 WIT
BPM Cup Satukan Civitas Akademika Institut Jambatan Bulan Melalui Turnamen Futsal Papuanewsonline.com, Timika - Institut Jambatan Bulan (IJB) Timika sukses menggelar BPM Cup, sebuah turnamen futsal yang berhasil menyatukan seluruh civitas akademika dalam semangat olahraga dan kebersamaan.Turnamen ini berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 15 hingga 17 November 2025, ajang ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai angkatan, komunitas, alumni, dosen, serta staf IJB. Pertandingan sengit dan penuh sportivitas ini mengambil tempat di lapangan futsal Dewa, Jl. Irigasi, yang terletak di belakang kantor KPU.Pembukaan BPM Cup berlangsung meriah dan dihadiri oleh ratusan mahasiswa, alumni, dosen, dan staf IJB. Longginus Gelatan, yang mewakili Rektor Institut Jambatan Bulan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif penyelenggaraan turnamen ini. "Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, yang sudah selayaknya menjadi agenda rutin tahunan sebagai wadah bagi kampus untuk menjalin silaturahmi dan mengembangkan potensi di bidang futsal," ujarnya. Beliau juga berharap, ke depannya, ajang ini dapat melibatkan lebih banyak pihak di luar IJB, seperti masyarakat umum dan instansi-instansi lainnya.BPM Cup merupakan gagasan brilian dari teman-teman Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) yang memiliki visi untuk menciptakan kegiatan positif dan mempererat hubungan antar civitas akademika. Daud Madmuar, selaku ketua panitia sekaligus Ketua BPM, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh rekan-rekan BPM dan panitia yang telah bekerja keras untuk menyukseskan acara ini."Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh alumni, pihak kampus, serta berbagai instansi yang telah memberikan dukungan finansial sehingga BPM Cup dapat terselenggara dengan lancar," ucap Daud. Ia menambahkan, "Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut setiap tahunnya dan menjadi ajang silaturahmi serta pengembangan bakat di bidang futsal bagi seluruh keluarga besar Institut Jambatan Bulan." Acara pembukaan semakin meriah dengan aksi simbolis penendangan bola ke gawang oleh Bapak Longginus Gelatan, menandai dimulainya secara resmi turnamen BPM Cup Institut Jambatan Bulan. Penulis: BimEditor: GF 16 Nov 2025, 03:19 WIT
Bupati Roni Omba Dorong Keterlibatan Publik dalam Pembahasan Raperdasi Ketentraman dan Ketertiban Papuanewsonline.com, Boven Digoel - Bupati Boven Digoel, Roni Omba S.IP, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terlibat langsung dalam proses penyusunan Raperdasi Ketentraman dan Ketertiban. Ajakan ini disampaikan pada Jumat, 14 November 2025, sebagai wujud komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan aturan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.Dalam pernyataannya, Bupati Roni menegaskan pentingnya partisipasi warga demi menghasilkan peraturan daerah yang efektif dan dapat diterapkan dengan baik. Ia menyebut bahwa aspirasi masyarakat menjadi fondasi utama dalam merancang kebijakan publik yang memiliki dampak langsung pada kehidupan sehari-hari.Roni Omba menilai bahwa proses penyusunan Raperdasi bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama antara pemerintah dan warga. Oleh karena itu, ia mendorong masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan pandangan, kritik, maupun usulan terkait isi peraturan tersebut.Menurut Bupati, kehadiran regulasi ketentraman dan ketertiban diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik serta meningkatkan keamanan di wilayah Boven Digoel. Upaya ini dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertib, nyaman, dan mendukung aktivitas sosial masyarakat.Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah sangat membutuhkan masukan dari masyarakat guna menyusun peraturan yang benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Tanpa partisipasi publik, kata Roni, pemerintah tidak akan mampu melihat persoalan secara menyeluruh maupun memahami kebutuhan warga secara tepat.Bupati Roni menegaskan bahwa proses pembentukan Raperdasi harus melibatkan dialog terbuka antara masyarakat dan pemerintah daerah. Keterlibatan tersebut memungkinkan setiap pihak menyampaikan aspirasi serta memastikan regulasi yang dihasilkan tidak menimbulkan kesenjangan.Dalam waktu dekat, pemerintah daerah akan menggelar rapat dengar pendapat sebagai tahap lanjutan pembahasan Raperdasi. Forum tersebut akan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan ide dan pandangan secara langsung kepada pemangku kepentingan.Roni berharap warga Boven Digoel memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berpartisipasi aktif. Menurutnya, semakin banyak masukan yang diberikan, semakin besar peluang Raperdasi tersebut menjadi aturan yang adil dan aplikatif.Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban umum, tidak hanya bergantung pada aturan yang akan dibuat, tetapi juga melalui kesadaran kolektif dalam kehidupan sehari-hari.Dengan semangat kolaboratif, Pemkab Boven Digoel optimistis Raperdasi Ketentraman dan Ketertiban dapat menjadi instrumen penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan harmonis. Bupati menegaskan bahwa masa depan Boven Digoel yang tertib adalah hasil kerja sama antara pemerintah dan masyarakat.Penulis: Hendrik Editor: GF 15 Nov 2025, 16:08 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT