logo-website
Sabtu, 04 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Wakapolri Salurkan Bantuan Kemanusiaan dari Akpol 90 Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Wakapolri Komjen Pol Dr. Dedi Prasetyo kembali menegaskan komitmen Polri untuk hadir di garda terdepan penanganan bencana saat meninjau langsung wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Aceh Tamiang, Rabu (3/12/2025). Tiba menggunakan helikopter AW Korps Polairud dari Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Komjen Dedi langsung disambut Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi dan bergegas menuju posko bantuan Kemensos untuk melihat kondisi warga sekaligus memetakan kebutuhan paling mendesak.Di posko tersebut, Wakapolri mengidentifikasi kebutuhan kritis seperti air bersih, air minum, pakaian, hingga penambahan truk pengangkut logistik yang sangat dibutuhkan mengingat akses ke sejumlah wilayah masih terputus. Ia juga berdialog dengan jajaran Polres dan Polsek setempat yang turut terdampak bencana. Mengetahui kebutuhan pakaian dinas lapangan bagi personel, Komjen Dedi memastikan Polri akan mengirimkan 600 stel PDL untuk mendukung kinerja anggota di lapangan. Selain itu, ia memberikan arahan teknis terkait optimalisasi kendaraan taktis Brimob, termasuk unit Water Treatment, guna menyuplai air bersih bagi masyarakat.Kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan kompleks Pendopo Bupati Aceh Tamiang yang sebelumnya terendam lebih dari dua meter saat puncak banjir. Di sana, beberapa warga mengungkapkan rasa terima kasih sekaligus harapan agar distribusi bantuan terus ditingkatkan. Suasana sempat haru ketika istri Bupati, yang tengah membersihkan area pendopo, menghampiri Wakapolri dengan linangan air mata. Komjen Dedi menenangkannya dan memastikan bahwa Polri akan bekerja maksimal membantu pemulihan Aceh Tamiang.Wakapolri kemudian menyalurkan sejumlah bantuan logistik di area pendopo untuk diserahkan kepada warga melalui perangkat desa. Saat meninjau gudang logistik, ia didatangi seorang Bhayangkari yang menangis karena Asrama Polisi tempat tinggalnya rusak parah, sementara ia tidak memiliki sanak saudara di Aceh Tamiang. Komjen Dedi memastikan perlindungan dan bantuan penuh bagi keluarga besar Polri yang menjadi korban bencana.Di sela kunjungannya, Komjen Dedi juga memastikan bahwa bantuan kemanusiaan dari Batalyon Dhira Brata Akpol 1990 telah tiba sehari sebelumnya melalui Kapal KN Berhala milik Navigasi Ditjen Perhubungan Laut. Bantuan dalam jumlah besar tersebut mencakup sekitar 32 ton beras, lebih dari 1.300 kardus mie instan, 310 dus minyak makan, serta 300 dus air mineral. Tidak hanya itu, bantuan tambahan dari masyarakat Aceh Tamiang di Medan berupa popok, makanan siap konsumsi, biskuit, dan minyak makan juga ikut disalurkan bersama logistik dari berbagai instansi di Medan. Seluruh rangkaian bantuan ini mendapat apresiasi dari Menteri Perhubungan karena merupakan salah satu kontribusi terbesar yang dihimpun oleh alumni Akpol ’90 di bawah koordinasi Wakapolri.Batalyon Dhira Brata menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian nyata bagi warga yang tengah berjuang memulihkan diri. Dengan kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, proses pemulihan Aceh Tamiang diharapkan berlangsung lebih cepat, merata, dan menyeluruh. Usai menuntaskan seluruh rangkaian kegiatan di Aceh Tamiang, Wakapolri bertolak kembali menuju Kualanamu untuk melanjutkan peninjauan ke wilayah terdampak bencana lainnya di Sumatera Barat. PNO-12 04 Des 2025, 09:07 WIT
Dialog Literasi Kebangsaan STIK: Polisi Sambut Transformasi Digital di Era AI Papuanewsonline.com, Jakarta - Episode ketiga dialog mahasiswa STIK-PTIK kembali menghadirkan pandangan segar mengenai arah transformasi Polri di tengah arus perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Pada sesi kali ini, para mahasiswa tampil langsung sebagai pembicara, menunjukkan perspektif generasi baru yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa mendatang. Sejumlah tokoh turut memberikan pandangan dan menegaskan pentingnya kesiapan Polri menghadapi era digital.Dosen Kepolisian Utama Tk.I STIK Lemdiklat Polri, Irjen Pol Drs. Bahagia Dachi, S.H., M.H., menegaskan bahwa institusi kepolisian harus semakin terbuka terhadap masukan publik.“Pesan utamanya, seperti yang disampaikan para pembicara tadi, adalah bahwa Polri siap menerima kritik dari masyarakat. Sebaliknya, mahasiswa yang berasal dari Polri juga menyampaikan bahwa masyarakat harus siap dikritik. Jadi ada timbal balik,” ujarnya.Irjen Dachi juga menegaskan bahwa transformasi Polri bertumpu pada tiga komponen: people, technology, dan process. Ia mencontohkan implementasi ETLE yang dapat ditingkatkan melalui teknologi dan AI agar lebih ramah bagi masyarakat.“Kalau pelanggaran bisa langsung dibayar lewat QR code, atau ETLE langsung mengirimkan notifikasi WhatsApp, itu akan jauh lebih mudah. AI sangat membantu proses seperti itu. Penggunaan AI dalam penegakan hukum di masa depan tidak bisa dielakkan.”Founder Drone Emprit dan PT Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi, menyoroti pentingnya pendekatan pencegahan dalam kepolisian modern. Ia mengapresiasi munculnya kritik dari mahasiswa Polri yang mulai menyadari perlunya perubahan paradigma.“Mereka menyadari bahwa kita selama ini terlalu fokus pada penegakan hukum, padahal ada juga yang namanya prediction dan pencegahan. Kalau pencegahan bisa dibantu oleh AI misalnya melalui ETLE atau data CCTV untuk memetakan lokasi rawan maka masyarakat bisa mendapat feedback dan itu membantu tugas polisi,” jelasnya.Perwakilan GP Ansor, Ahmad Luthfi, mengingatkan para mahasiswa STIK tentang pentingnya literasi teknologi dalam tugas kepolisian modern.“Jika ingin menjadi pemimpin masa depan, maka harus menguasai teknologi. Dari pembicaraan tadi, terlihat bahwa setiap peristiwa ataupun persoalan di era sekarang selalu melibatkan teknologi,”Dialog pada episode ketiga ini menegaskan bahwa masa depan Polri dan kepemimpinan nasional berada di tangan generasi muda yang melek teknologi dan terbuka terhadap perubahan. Melalui sudut pandang Irjen Pol Bahagia Dachi, Ismail Fahmi, dan Ahmad Luthfi, terlihat jelas bahwa transformasi menuju era digital tidak hanya menuntut kesiapan institusi, tetapi juga seluruh ekosistem pendukungnya mahasiswa, masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor. PNO-12 04 Des 2025, 08:52 WIT
Tinjau Lokasi Banjir Aceh Tamiang, Wakapolri Pastikan Penanganan Bencana Berjalan Optimal Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo meninjau langsung wilayah terdampak banjir di Aceh Tamiang, Rabu (3/12/2025), untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal sekaligus mendata kebutuhan mendesak masyarakat. Komjen Dedi bertolak dari Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, menggunakan helikopter AW milik Korps Polairud Baharkam Polri menuju Aceh Tamiang.Setibanya di Aceh Tamiang, Komjen Dedi disambut Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi dan langsung menuju posko bantuan Kementerian Sosial. Di lokasi tersebut, ia mendata sejumlah kebutuhan prioritas bagi warga, mulai dari air bersih, air minum, pakaian, hingga truk pengangkut logistik dari pelabuhan menuju titik-titik pengungsian.Komjen Dedi kemudian berdialog dengan Kapolres dan Kapolsek setempat untuk memastikan kondisi jajaran Polri di wilayah terdampak. Mengetahui personel membutuhkan pakaian dinas lapangan (PDL), ia berjanji segera mengirimkan 600 stel untuk mencukupi kebutuhan anggota Polres Aceh Tamiang.Selain itu, Wakapolri memberikan arahan terkait pengoperasian kendaraan taktis Brimob, termasuk unit water treatment dan water jet, yang akan membantu memenuhi kebutuhan air layak pakai bagi warga.Setelah mengecek posko bantuan, Komjen Dedi bersama Bupati Aceh Tamiang meninjau kompleks Pendopo Bupati yang sebelumnya terendam lebih dari dua meter. Di lokasi tersebut, istri Bupati Aceh Tamiang yang sedang membersihkan bangunan mendatangi Komjen Dedi sambil menahan haru. Kepadanya, Wakapolri menegaskan komitmen Polri untuk membantu pemulihan daerah semaksimal mungkin.Di area pendopo, Komjen Dedi menurunkan sejumlah bantuan logistik untuk didistribusikan kepada warga melalui perangkat desa. Beberapa warga yang hadir menyampaikan terima kasih sambil berharap lebih banyak bantuan dapat segera dikirim.Perjalanan kemudian dilanjutkan ke gudang logistik. Di sana, seorang Bhayangkari mendatangi Komjen Dedi sambil menangis karena asrama polisi tempatnya tinggal rusak parah, sementara ia tidak memiliki keluarga di Aceh Tamiang. Komjen Dedi menenangkannya dan memastikan bantuan untuk anggota Polri serta keluarganya akan segera datang.Usai rangkaian pengecekan, Wakapolri kembali menuju titik heli Polri dan bertolak ke Kualanamu untuk melanjutkan peninjauan ke wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatera Barat.Dalam kesempatan itu, Komjen Dedi menyampaikan sejumlah langkah konkret yang akan segera dilakukan Polri untuk membantu pemulihan Aceh Tamiang.“Kalau untuk logistik, setiap hari tetap akan dikirim. Besok kami akan mengirim 16 ton logistik untuk kebutuhan masyarakat di Aceh Tangguh,” ujarnya.Ia menegaskan bahwa koordinasi distribusi bantuan akan melibatkan pemerintah daerah.“Pak Bupati nanti sebagai leading sector terdepan dalam penyaluran distribusi. Pak Bupati juga tadi meminta tambahan alat transportasi berupa truk. Insya Allah, akan saya komunikasikan dengan Kapolda Sumut. Kapolda Sumut memiliki beberapa truk yang bisa kita dorong ke Aceh Tangguh,” kata Komjen Dedi.Bantuan nanti akan difokuskan kepada wilayah-wilayah yang masih terisolasi.“Nantinya, dari gudang logistik milik Pak Bupati, bantuan tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat, khususnya masyarakat Tugiran yang saat ini masih sangat sulit dan terisolir,” tambahnya.Terkait peralatan khusus yang akan dikirim, Komjen Dedi menyampaikan dua alat utama yang sangat dibutuhkan.“Alat khusus yang akan dikirim ada dua. Pertama water treatment. Kedua adalah water jet. Untuk water treatment, kita akan mengelola sumber-sumber air yang ada, kemudian diolah sehingga bisa langsung disalurkan kepada masyarakat. Sedangkan water jet, itu menggunakan metode dari udara untuk menghasilkan air yang siap digunakan,” jelasnya. PNO-12 04 Des 2025, 08:34 WIT
KAHMI Mimika Gelar Musda Pertama, Fokus Sinergi dan Kontribusi dalam Pembangunan Daerah Papuanewsonline.com, Mimika - Korps Alumni HMI (KAHMI) Mimika akan menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) Pertama pada Sabtu (6/12/2025) sebagai tonggak awal konsolidasi organisasi alumni HMI di daerah. Momentum bersejarah ini mengusung tema “Sinergi, Kontribusi, dan Penguatan Peran Strategis KAHMI untuk Pembangunan Daerah,” yang merefleksikan tekad para alumni untuk menjadi mitra strategis dalam mendorong kemajuan Mimika. Ketua Panitia Musda, Duma Tato Sanda, menjelaskan bahwa Musda ini bukan hanya untuk memilih kepemimpinan baru, tetapi juga ruang merumuskan arah gerak yang visioner. “Kita akan membangun sinergi antar-alumni dan pemangku kepentingan, menghadirkan kontribusi nyata, serta memperkuat kapasitas kelembagaan,” ujarnya. Dengan semangat hijau-hitam, KAHMI siap melangkah bersama untuk Mimika yang lebih maju dan adil. Ketua Majelis Daerah KAHMI Mimika, Suraya Madubun, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung pelaksanaan Musda perdana. Ia mengajak seluruh alumni HMI di Mimika untuk menjadikan acara ini sebagai ruang konsolidasi ide dan penyatuan langkah. “KAHMI hadir bukan hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga mitra dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya. Suraya juga berharap Musda ini berlangsung lancar dan demokratis, menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi dan daerah. “Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai ke-HMI-an, mari kita jadikan Musda ini sebagai langkah maju untuk Mimika yang lebih berkembang,” pungkasnya.   Penulis: Jid Editor: GF 04 Des 2025, 05:21 WIT
SLB Negeri Mimika Peringati Hari Disabilitas Internasional 2025 Papuanewsonline.com, Mimika — Suasana penuh semangat dan kehangatan memenuhi Ballroom Hotel Horison Diana, Rabu 3 Desember 2025, saat SLB Negeri Mimika menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025. Acara ini mengusung tema “Kolaborasi Lintas Sektor: Mengurai Hambatan Akses Layanan Dasar bagi Penyandang Disabilitas — Sehat, Cerdas, Tanpa Diskriminasi” dan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, tenaga pendidik, orang tua, serta siswa penyandang disabilitas.Kegiatan dimulai dengan penampilan siswa-siswa SLB Negeri Mimika yang memukau dan menggetarkan hati para tamu undangan. Keberanian dan kemampuan anak-anak tampil di panggung mendapatkan apresiasi tinggi dari seluruh hadirin, menggambarkan bahwa setiap anak memiliki potensi besar ketika diberi ruang dan dukungan yang memadai.Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Mimika, Paulus Saine, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kerja kolaboratif untuk memenuhi hak penyandang disabilitas. “Pendidikan, kesehatan, sosial, masyarakat, dan pemerintah harus berjalan beriringan untuk membuka akses yang adil bagi penyandang disabilitas,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa SLB Negeri Mimika merupakan salah satu penerima hibah bantuan dari Pemerintah Daerah sebagai bentuk dukungan terhadap layanan pendidikan dan kesehatan dasar.Kepala SLB Negeri Mimika, Sunardin, turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas perhatian yang terus diberikan. Menurutnya, sebagai satu-satunya lembaga pendidikan khusus di Kabupaten Mimika, tantangan yang mereka hadapi sangat besar. “Kami adalah satu-satunya lembaga pendidikan khusus di Kabupaten Mimika. Tanggung jawab kami besar, tetapi harapan kami jauh lebih besar agar anak-anak ini mendapat akses pendidikan yang layak dan setara,” katanya.Dalam kesempatan tersebut, Perwakilan Bupati Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, menegaskan nilai kesetaraan manusia dalam perspektif kemanusiaan dan spiritual. Ia mengingatkan bahwa setiap manusia berharga tanpa memandang kondisi fisik maupun mental. “Tidak ada manusia yang kurang. Yang ada hanyalah manusia dengan cara berkembang yang berbeda,” tuturnya. Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjutnya, akan terus memperkuat kebijakan inklusif terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.Acara ini bukan hanya menjadi sarana perayaan, tetapi juga momentum refleksi bagi berbagai pemangku kepentingan untuk melihat kembali tantangan penyandang disabilitas dalam mengakses layanan dasar. Melalui keterlibatan aktif para pemangku kebijakan, sekolah, dan masyarakat, SLB Negeri Mimika berharap lahir ekosistem pendidikan yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak-anak disabilitas.Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif mengenai pentingnya lingkungan yang inklusif dan nondiskriminatif. Kolaborasi lintas sektor dianggap sebagai kunci utama untuk menghadirkan Mimika yang lebih ramah disabilitas, di mana setiap warga mendapatkan kesempatan yang setara untuk berkembang. Penulis: AbimEditor: GF 03 Des 2025, 22:14 WIT
Persepsi Jujur dari Senggi: Lokakarya dan Momen Perpisahan Tim Ekspedisi Patriot Papuanewsonline.com, Keerom — Sabtu, 29 November 2025 menjadi hari yang penuh arti bagi Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Senggi. Setelah melakukan pendampingan dan penelitian intensif selama lebih dari satu bulan, tim yang terdiri dari lima perguruan tinggi nasional menggelar Lokakarya Persepsi Jujur dari Senggi di Balai Pertemuan SP 2 Kampung Woslay. Acara ini sekaligus menjadi momen perpisahan antara tim akademisi dengan masyarakat yang selama ini menjadi mitra utama dalam pengumpulan data dan pendampingan lapangan.Suasana hangat langsung terasa sejak awal acara. Masyarakat adat, warga transmigran, perangkat kampung, tokoh adat, tokoh agama, hingga aparat pemerintah distrik dan kabupaten turut hadir memberikan dukungan. Kebersamaan yang terjalin selama proses pendampingan tercermin dalam interaksi akrab sepanjang kegiatan, menjadikan lokakarya ini bukan sekadar forum akademik, tetapi juga ruang silaturahmi penuh kekeluargaan.Acara dimulai dengan sambutan dari Plt. Dinas Transmigrasi Provinsi Papua, Ibu Irawati, yang memberikan apresiasi atas kerja kolaboratif TEP. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pak Patras Kelpi selaku KUPT dan ondoafi setempat. Keduanya menekankan pentingnya riset komprehensif yang dilakukan lima perguruan tinggi tersebut dalam memberikan gambaran objektif terkait dinamika transmigrasi, sosial, dan ekonomi masyarakat Senggi.Paparan materi dari tiap perguruan tinggi menjadi bagian yang paling ditunggu. Tim ITB yang dipimpin Abdul Rohman Supandi mempresentasikan evaluasi mengenai pelaksanaan transmigrasi di Senggi, mulai dari kondisi infrastruktur, akses layanan dasar, hingga relasi sosial. Tim UNPAD kemudian memaparkan kajian mengenai harmonisasi sosial antara masyarakat adat Orang Asli Papua (OAP) dan warga transmigran, menekankan pentingnya dialog dan pemahaman lintas budaya.Selanjutnya, tim ITS yang diketuai Dhany Arifianto menyampaikan rekomendasi teknis terkait kebutuhan infrastruktur dasar seperti jalan, air bersih, listrik, dan fasilitas umum lainnya. Tim UI memberikan gambaran mengenai penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat, khususnya kelompok tani dan koperasi sebagai pilar pengembangan usaha lokal. Adapun tim IPB University menyoroti potensi komoditas unggulan seperti padi, jagung, betatas, dan kakao yang dinilai memiliki prospek pengembangan berbasis industrialisasi kecil.Sesi berikutnya membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Perwakilan masyarakat adat maupun transmigran berbagi pandangan mengenai kebutuhan ekonomi, pengembangan komoditas, serta harapan terhadap peningkatan kesejahteraan. Kepala Puskesmas Senggi juga turut menyampaikan pentingnya ketersediaan sarana kesehatan yang memadai, tenaga medis, dan data kependudukan yang akurat.Sebagai tanda penghormatan, masyarakat adat kemudian menggelar prosesi bakar batu (Barapen). Prosesi ini bukan hanya bentuk apresiasi atas kerja keras TEP, tetapi juga simbol penerimaan dan persaudaraan antara masyarakat Senggi dengan para anggota tim dari berbagai universitas. Puncak acara ditutup dengan pembacaan Naskah Solidaritas Senggi, yang menjadi komitmen bersama untuk menjaga kedamaian dan memperkuat kerja sama dalam pembangunan kawasan.Bagi Tim Ekspedisi Patriot, perpisahan ini bukan akhir perjalanan, tetapi awal dari langkah baru untuk memastikan seluruh temuan dan aspirasi yang dihimpun dapat dirumuskan menjadi rekomendasi konstruktif bagi pemerintah daerah dan kementerian terkait. Senggi bagi mereka bukan sekadar lokasi penelitian, tetapi ruang belajar bersama tentang kolaborasi, keberagaman, dan nilai kebersamaan.Penulis: Tim Ekspedisi PatriotEditor: GF 03 Des 2025, 22:09 WIT
Polda Lampung Gelar Baksos dan Kesehatan Guna Pererat Kemitraan dengan Ojek Online Papuanewsonline.com, Lampung – Polri memperkuat sinergi keamanan berbasis masyarakat melalui pelaksanaan Apel Ojek Online Kamtibmas Polda Lampung yang dipimpin Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mewakili Kapolri pada Rabu, 3 Desember 2025, di Lapangan Apel Mapolda Lampung. Apel yang dihadiri langsung Wakapolri ini melibatkan 900 driver ojek online dan menjadi penutup rangkaian Apel Ojol Kamtibmas Nasional 2025. Rangkaian ini sebelumnya digelar di empat Polda: pertama di Polda Metro Jaya pada 20 Oktober 2025 dengan melibatkan 10.000 driver ojol; kedua di Polda Jawa Timur pada 1 November 2025 dengan 4.425 driver; ketiga di Polda Jawa Barat pada 8 November 2025 dengan 5.000 driver; dan keempat di Polda DIY pada 21 November 2025 dengan 3.500 driver. Dengan pelaksanaan apel di Lampung, total peserta seluruh rangkaian apel mencapai 22.925 driver ojek online.Dalam kegiatan ini, Wakapolri membuka acara dengan mengajak peserta mengheningkan cipta untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, sebelum menyampaikan arahan strategis mengenai peran ojek online sebagai bagian dari sistem kewaspadaan dini. Meski kegiatan dipimpin Wakapolri, seluruh pernyataan kepada media disampaikan oleh Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari. Ia menegaskan bahwa kehadiran Wakapolri dalam apel ini menunjukkan perhatian Polri terhadap kemitraan bersama komunitas ojek online. Menurutnya, driver ojol memiliki peran penting dalam membantu Polri karena setiap hari berada di jalan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. “Para driver ojek online adalah mitra strategis Polri yang mampu memberikan informasi cepat dari lapangan. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan, memberikan informasi kejadian, dan membantu mempercepat respons Polri, termasuk saat terjadi kecelakaan, kemacetan, maupun bencana,” ujar Kabid Humas.Kombes Pol Yuni Iswandari juga menjelaskan bahwa Wakapolri dalam arahannya menekankan stabilitas ekonomi nasional yang tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2025 mencapai 5,04%, lebih tinggi dibanding Arab Saudi (5%), Tiongkok (4,8%), Singapura (4,2%), Amerika Serikat (2,1%), dan Australia (1,8%). Selain itu, sektor ekonomi digital Indonesia hampir mencapai nilai 100 miliar dolar AS atau naik 14% dari tahun sebelumnya, di mana sektor transportasi online dan layanan pesan-antar berkontribusi sebesar 10 miliar dolar AS atau meningkat 13% dibanding 2024. “Wakapolri menyampaikan bahwa capaian ekonomi digital tersebut tidak terlepas dari peran besar para pengemudi ojek online yang telah menjadi penghubung utama antara pelaku usaha dan masyarakat,” kata Kabid Humas.Sebagai bagian dari pelayanan publik dan kemanusiaan, Polda Lampung menyediakan berbagai layanan pada kegiatan apel tersebut. Sebanyak 200 driver ojol menerima layanan bakti kesehatan yang mencakup poli umum, poli mata, poli THT, kulit dan kelamin, poli penyakit dalam, poli bedah, layanan khitan, laboratorium sederhana, dan apotek. Selain itu, 100 driver ojol mendapatkan layanan perpanjangan SIM, perpanjangan STNK, servis motor ringan, serta pembagian sembako. Polda Lampung juga membagikan 1.200 rompi keselamatan dan 15 helm kepada para peserta sebagai bentuk dukungan keselamatan berkendara.Pada kesempatan yang sama, Wakapolri memimpin pelepasan 14 truk bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak bencana di Sumatera Barat. Bantuan tersebut terdiri dari 12.489 kilogram beras, 197 koli pakaian, 464 dus bahan makanan, 280 dus minuman, 5.763 dus mi instan, 150 dus mi telur, 5 kotak obat-obatan, 15 dus sembako, 1.515 selimut, 3 dus minyak, 12 mukena, 20 sarung, 2.537 bal popok, 1.213 dus air mineral, serta 1.778 kilogram gula. Kabid Humas menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap warga terdampak bencana. “Bantuan dalam jumlah besar yang dilepas langsung oleh Wakapolri ini menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam konteks keamanan, tetapi juga dalam misi kemanusiaan untuk membantu sesama,” ucapnya.Kabid Humas menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa rangkaian apel ojol ini semakin memperkuat kemitraan Polri dan masyarakat. Ia menyebut bahwa seluruh kegiatan, mulai dari layanan kesehatan, pelayanan administrasi, distribusi sembako, hingga pengiriman bantuan kemanusiaan, adalah gambaran Polri yang selalu hadir dan bekerja untuk masyarakat. PNO-12 03 Des 2025, 19:55 WIT
Jelang Nataru, Polda Maluku Gandeng Dinas Terkait Jaga Stabilitas Ketersediaan Stok Bapokting Papuanewsonline.com, Ambon – Polda Maluku memastikan kesiapsiagaan penuh dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kepastian ini disampaikan dalam program Aspirasi Maluku yang digelar bekerja sama dengan RRI Pro 1 FM Ambon di Aula RRI Maluku, Rabu (3/12/2025).Dialog publik bertajuk “Peran Strategis Satgas Pangan Polda Maluku Sambut Natal dan Tahun Baru, Siap Antisipasi Lonjakan Harga dan Kelangkaan Bahan Pokok” tersebut menghadirkan empat narasumber utama:* AKP Pieter F. Matahelamual, S.H., M.H. - Kanit 1 Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Maluku / Katim Tindak Satgas Pangan Daerah* Dr.SC.agr.drh. Faradila Attamimi, MTAPSc. - Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku* Chandra A.G. - Manajer Bisnis Perum Bulog Kanwil Maluku–Maluku Utara* Dr. Izaach T. Matitaputty, S.E., M.Si. - akademisi sekaligus pengamat pangan MalukuDalam pemaparannya, Manajer Bisnis Perum Bulog Kanwil Maluku–Maluku Utara, Chandra A.G. memastikan stok pangan di Maluku berada dalam kondisi aman dan terkendali.“Stok pangan di gudang Bulog sangat mencukupi untuk kebutuhan hingga enam bulan ke depan. Masyarakat tidak perlu panik atau khawatir,” jelasnya.Bulog juga terus menggelontorkan beras SPHP dan mempercepat distribusi guna menjaga stabilitas harga di pasar.Pada kesempatan yang sama, AKP Pieter F. Matahelamual Kanit 1 Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Maluku yang juga menjabat sebagai Katim Tindak Satgas Pangan Daerah yang mewakili Dirreskrimsus Polda Maluku, memaparkan bahwa Satgas Pangan Polda Maluku bekerja intensif berkolaborasi bersama Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Perum Bulog Kanwil Maluuku-Malut dan Pemerintah Kabupaten/Kota melakukan pemantauan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan/ Bapokting di Maluku.“Satgas Pangan turun setiap hari untuk memonitor harga, kualitas, dan ketersediaan stok. Fokus kami adalah stabilitas, bukan penindakan. Langkah represif hanya dilakukan jika diperlukan setelah koordinasi lintas instansi,” ujarnya.Satgas juga membuka layanan pengaduan masyarakat terkait dugaan penimbunan, permainan harga, atau kecurangan pelaku usaha melalui no 0813-3773-0838."Bagi masyarakat yang mengetahui atau menemukan adanya pelaku usaha yang menjual Bapokting tidak sesuai harga yang ditentukan/lebih tinggi atau kecurangan- kecurangan lain agar segera melapor ke Tim Tindak Satgas Pangan Polda Maluku dengan nomor: 081337730838," ungkap AKP Pieter.Akademisi Dr. Izaach T. Matitaputty menyoroti tantangan fundamental pangan di Maluku diantaranya yang sangat berpengaruh terhadap stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan baik di Kota Ambon sendiri maupun di Kabupaten/kota yang lain yaitu kondisi Geografis Maluku sebagai negara kepulauan yang sering dilanda fenomena cuaca ekstrem yang sangat berpengaruh pada proses distribusi serta belum adanya gudang penyangga di Bulog di kabupaten/kota yang lain.Selain itu ditambahkan pula, bahwa “Sebagian besar kebutuhan pangan Maluku masih bergantung pada distribusi dari Jawa dan Sulawesi. Ini harus menjadi momentum untuk membuka lapangan kerja baru melalui pengembangan pertanian lokal,” ungkapnya.Ia juga meyakini bahwa sinergi pemerintah dan Satgas Pangan dapat mencegah gejolak harga selama periode libur panjang.Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, Dr. Faradila Attamimi, menjelaskan pihaknya rutin melakukan evaluasi lapangan bersama-sama instansi terkait serta perhitungan kebutuhan pangan strategis untuk memastikan ketersediaan stok pangan.“Kami memastikan stok tersedia dengan aman. Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM),dan Operasi Pangan Murah (OPM), kami meminimalisir risiko kelangkaan di kabupaten/kota,” jelasnya.Diakhiri dialog tersebut Akademisi Unpatti memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah berupa Pembangunan gudang penyangga di tiap kabupaten/kota untuk mencegah penumpukan stok hanya di Ambon.Serta Penguatan SDM, distribusi, dan logistik mengingat kondisi geografis Maluku sebagai provinsi kepulauan guna mengantisipasi kelangkaan pangan pada saat terjadi perubahan iklim ekstrem.Gelaran Aspirasi Maluku bersama RRI Pro 1 ini menunjukkan keseriusan Polda Maluku dalam meningkatkan transparansi publik, terutama dalam isu strategis seperti stabilitas pangan. Pada momen menjelang Nataru, periode yang biasanya memicu lonjakan permintaan, kehadiran Satgas Pangan menjadi penting untuk meminimalkan spekulasi harga.Pernyataan Bulog yang menegaskan stok aman untuk enam bulan ke depan menjadi faktor kunci yang menenangkan masyarakat. Namun, tantangan struktural pangan Maluku yang masih bergantung pada pasokan luar daerah tetap membutuhkan perhatian jangka panjang, khususnya pengembangan pertanian lokal dan pembangunan infrastruktur penyimpanan di kabupaten/kota.Upaya Satgas yang memilih pendekatan humanis dan kolaboratif, dengan mengedepankan koordinasi ketimbang tindakan represif, menjadi poin positif dalam menjaga keseimbangan antara pengawasan dan iklim usaha.Dengan sinergi lintas instansi, langkah antisipatif ini dinilai memadai untuk menjaga stabilitas pangan hingga perayaan Natal dan Tahun Baru berakhir. PNO-12 03 Des 2025, 19:40 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT