logo-website
Kamis, 26 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pendidikan Homepage
Sosialisasi Rekrutmen Terpadu Polri di CFD Semarang, Masuk Polisi Gratis! Papuanewsonline.com, Semarang - Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri, melalui Biro SDM Polda Jawa Tengah (Jateng) menggelar acara di Simpang Lima, Semarang, Jateng dalam rangka sosialisasi Rekrutmen Terpadu Polri Tahun Anggaran 2025. Polri menyampaikan pesan kepada masyarakat, yakni proses penerimaan dari awal pendaftaran hingga pengumuman kelulusan bebas biaya alias gratis."Kami terus mensosialisasikan bahwa masuk Polri, menjadi anggota Polri itu gratis, tidak ada pungutan biaya sepeserpun. Hal ini perlu disampaikan terus-menerus kepada masyarakat," tegas Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Minggu (23/2/2025).Acara sosialisasi penerimaan Polri dimulai pukul 07.00 WIB, saat momen Car Free Day. Personel Biro SDM Polda Jateng membagikan brosur kepada masyarakat yang melintas, yang berminat pada penerimaan Polri.Kemudian ada juga pagelaran seragam (fashion show) anggota Polri dari tiap satuan. Lalu penampilan siswa/siswi TK Kemala Bhayangkari Polrestabes Semarang yang menghibur warga yang beraktivitas di sekitar lokasi.Yang paling menarik perhatian dan antusias masyarakat adalah penampilan Drumcorps Pelopor Cenderawasih Taruna Akpol. Mereka kirab dengan rute Mapolda Jateng-Simpang Lima-Mapolda Jateng."Kami menyadari anggapan 'jadi polisi harus bayar' masih ada. Pesan yang hendak disampaikan di sini adalah, masyarakat harus percaya pada kemampuan diri sendiri saat ikut seleksi penerimaan. Karena jika ada keraguan, di situ muncul kesempatan calo atau pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menipu dengan iming-iming janji lolos seleksi," ungkap Komjen Dedi.Dia menekankan Itwasum Polri akan mengawasi ketat proses Penerimaan Terpadu Anggota Polri. "Kami memastikan pengawasan ketat terhadap Penerimaan Terpadu Polri diterapkan," sambung dia.Komjen Dedi menyebut prinsip Betah, yang merupakan singkatan dari komitmen Bersih, Transparan, Humanis dan Akuntabel, pada seleksi anggota Polri. Terakhir, Komjen Dedi meminta orang tua yang mendaftarkan anaknya untuk percaya dan yakin dengan kemampuan anak sendiri, agar tidak terpengaruh bujuk rayu pihak-pihak yang mencari keuntungan dari momen rekrutmen ini."Polri mengajak putra-putri terbaik negeri untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin, untuk bersaing secara objektif. Orang tua kami mohon jangan lagi ada yang tertipu dengan bujuk rayu yang bisa meloloskan anaknya dengan sejumlah uang. Daftar dan masuk polisi gratis," pungkas Komjen Dedi.Data SSDM Polri menunjukkan jumlah pendaftar online Rekrutmen Polri Tahun Anggaran 2025 mencapai sekitar 87 ribu'an orang. Sementara jumlah kunjungan website mencapai lebih dari 4 juta kali sejak pendaftaran dibuka awal Februari lalu. PNO-12 24 Feb 2025, 18:36 WIT
29 Anggota Polda Maluku Lulus SIP Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 29 anggota Polda Maluku yang mengikuti seleksi pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan ke-54 Tahun 2025 dinyatakan lulus melalui sidang yang digelar di Gedung Plaza Presisi Manise Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Jumat malam (21/2/2025).Sidang yang dipimpin Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi, S.I.K ini turut dihadiri Kabid Propam, Kabid Dokkes Polda Maluku, dan PJU Pendamping. Turut hadir panitia seleksi, pengawas, serta para peserta seleksi SIP. Seleksi yang dilaksanakan merupakan bagian dari program strategis Polri dalam mencetak perwira pertama yang memiliki kompetensi tinggi, integritas, serta mampu menjalankan tugas kepolisian secara profesional dan berkeadilan.  Seleksi SIP diikuti 257 peserta. Setelah melalui berbagai tahapan ujian seleksi, tersisa 105 peserta yang mengikuti tahapan akhir. Hingga terpilih 29 peserta yang dinyatakan lulus. 2 diantaranya Polwan.Seleksi SIP dilakukan secara ketat dengan mempertimbangkan enam aspek penilaian utama. Yaitu Verifikasi Administrasi; Penilaian terhadap 13 Komponen Kompetensi; Tes Kesamaptaan Jasmani; Tes Psikologi; Tes Kemampuan Kepolisian; Tes Keterampilan Komputer.Tahapan seleksi dirancang untuk memastikan bahwa setiap calon perwira yang lolos benar-benar memiliki kompetensi, integritas, serta kesiapan fisik dan mental yang diperlukan dalam menjalankan tugas kepolisian.  Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si dalam sambutannya yang dibacakan Karo SDM, menegaskan bahwa seleksi SIP merupakan bagian dari sistem kaderisasi Polri dalam rangka mewujudkan postur organisasi yang ideal sesuai Peraturan Polri (Perpol) No. 14 Tahun 2019 tentang struktur organisasi dan tata kerja pada tingkat Polda.  Menurut Kapolda, pendidikan SIP tahun ini akan diikuti oleh 2.400 peserta dari seluruh Indonesia, yang akan dibagi menjadi dua gelombang dengan masa pendidikan selama empat bulan di Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri. Pendidikan ini bertujuan untuk mencetak first-line supervisor yang memiliki semangat prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan, serta mampu menjalankan tugas kepolisian dengan profesionalisme tinggi.  "Pelaksanaan seleksi ini merupakan salah satu program utama Polri dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif. Oleh karena itu, kami memastikan bahwa seluruh tahapan seleksi dilakukan secara transparan, akuntabel, dan humanis guna menghasilkan perwira yang benar-benar berkualitas," kata Kapolda. Kapolda juga menegaskan bahwa seleksi SIP bukan sekadar proses akademik, tetapi juga bagian dari pembangunan karakter dan kepemimpinan dalam tubuh Polri. Dengan demikian, setiap perwira yang dihasilkan nantinya diharapkan memiliki kemampuan manajerial yang baik, pemahaman hukum yang kuat, serta dedikasi tinggi dalam mengemban tugas sebagai penegak hukum dan pelayan masyarakat.  Dalam kesempatan ini, Kapolda Maluku juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam kelancaran proses seleksi SIP tahun ini. Beliau juga memberikan pesan motivasi kepada peserta seleksi, baik yang berhasil lolos maupun yang belum terpilih.  Orang nomor 1 Polda Maluku ini menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia seleksi dan pengawas yang telah bekerja keras dalam memastikan proses seleksi berjalan dengan baik, profesional, dan sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Polri.  Kepada peserta yang berhasil lolos diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, dan terus meningkatkan kompetensi mereka selama menjalani pendidikan di Setukpa Lemdiklat Polri.  "Saya ucapkan selamat kepada rekan-rekan yang telah dinyatakan lulus. Ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Gunakan kesempatan ini untuk mengembangkan diri, memperdalam ilmu kepolisian, dan mempersiapkan diri menjadi perwira yang profesional, berintegritas, serta mampu menjalankan tugas dengan baik di lapangan," ujar Kapolda.  Terhadap peserta yang belum lolos, Kapolda juga memberikan motivasi. Jangan patah semangat dan terus berlatih untuk seleksi tahun berikutnya.  "Bagi rekan-rekan yang belum berhasil, jangan menyerah. Kegagalan hari ini bukan akhir dari segalanya, tetapi merupakan pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan diri. Tetaplah belajar, berlatih, dan berusaha dengan semangat serta keyakinan bahwa kesempatan akan selalu ada di masa depan. Tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta selalu berdoa agar diberikan hasil yang terbaik," ungkapnya. Seleksi SIP menjadi bukti nyata komitmen Polda Maluku dalam membangun sistem rekrutmen yang bersih, transparan, dan akuntabel guna mencetak perwira Polri yang siap menghadapi tantangan tugas di masa mendatang.  Keberhasilan seleksi ini juga menunjukkan bahwa Polda Maluku terus berupaya memenuhi kebutuhan organisasi secara ideal, dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip profesionalisme, objektivitas, serta keadilan dalam setiap tahapan seleksi.  Dengan terselenggaranya sidang kelulusan ini, diharapkan para calon perwira yang lolos seleksi dapat menjadi pemimpin masa depan Polri yang berkualitas, berintegritas, serta mampu menjalankan tugas kepolisian dengan penuh tanggung jawab dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. PNO-12 24 Feb 2025, 18:20 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz-2025 Bangkitkan Semangat Anak-Anak Papua Papuanewsonline.com, Oksibil – Suasana penuh keceriaan menyelimuti TK Negeri Pembina Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, saat Satgas Ops Damai Cartenz-2025 menyambangi sekolah tersebut. Kunjungan ini menjadi wujud kepedulian Polri dalam mendukung pendidikan dan membangkitkan semangat belajar anak-anak Papua.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., didampingi Srikandi Polri Ops Damai Cartenz-2025, Brigpol Ita Sombo Allo, hadir membawa kebahagiaan bagi para siswa. Kehadiran mereka disambut dengan antusias oleh para guru dan murid, yang tampak gembira mengikuti berbagai kegiatan interaktif yang sarat dengan tawa dan keceriaan, Jum'at (14/2).Kombes Pol Yusuf Sutejo menegaskan bahwa kehadiran Satgas Ops Damai Cartenz-2025 tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk berkontribusi dalam membangun masa depan anak-anak Papua melalui pendidikan."Kami berharap dengan kehadiran Polri melalui Satgas Ops Damai Cartenz-2025, anak-anak semakin termotivasi untuk belajar dan meraih cita-cita mereka. Pendidikan adalah kunci bagi masa depan yang lebih baik, dan kami ingin menjadi bagian dari perjalanan mereka menuju kesuksesan," ujarnya.Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak untuk berinteraksi melalui berbagai aktivitas edukatif dan hiburan. Brigpol Ita Sombo Allo turut berbagi cerita inspiratif dan memberikan semangat kepada para siswa agar terus rajin belajar."Melihat senyum dan semangat mereka adalah kebahagiaan bagi kami. Kami ingin anak-anak Papua merasa didukung dan dicintai, karena mereka adalah harapan bangsa di masa depan," tutur Brigpol Ita.Tak hanya itu, kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan erat antara aparat keamanan dan masyarakat, khususnya di wilayah Pegunungan Bintang. Kehangatan yang terjalin dalam kegiatan ini mencerminkan pesan damai yang terus diusung oleh Satgas Ops Damai Cartenz-2025.Dengan semangat kebersamaan, Satgas Ops Damai Cartenz-2025 berkomitmen untuk terus menghadirkan kedamaian serta kebahagiaan bagi masyarakat Papua, terutama bagi generasi muda yang menjadi penerus bangsa. PNO-12 22 Feb 2025, 19:12 WIT
Pendaftaran Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri 2025 Dibuka Hingga 6 Maret Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) resmi membuka pendaftaran seleksi penerimaan anggota melalui jalur Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama untuk tahun 2025. Proses pendaftaran berlangsung mulai 5 Februari hingga 6 Maret 2025 dan dilakukan secara daring melalui situs resmi penerimaan Polri.Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mengonfirmasi bahwa rekrutmen ini merupakan kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk bergabung dengan institusi kepolisian dan berkontribusi dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat."Polri membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi anggota kepolisian melalui jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama. Pendaftaran sudah dibuka sejak 5 Februari dan akan berlangsung hingga 6 Maret 2025. Kami mengimbau kepada calon peserta agar mempersiapkan diri sebaik mungkin dan selalu mengikuti informasi resmi dari Polri," ujar Brigjen Trunoyudo, Selasa (11/2).Polri menyediakan tiga jalur utama dalam rekrutmen tahun ini:1. Akademi Kepolisian (Akpol) – Diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK yang ingin menjadi perwira Polri. Pendidikan di Akpol berlangsung selama 4 tahun dan lulusannya akan menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA).2. Bintara Polri – Jalur ini mencakup Bintara Polisi Tugas Umum (PTU), Bintara Brimob, Bintara Polair, serta Bintara dengan keahlian khusus yaitu Bakomsus Tenaga Pendidik (Khusus Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan dan Papua Baratdaya), Bakomsus Gizi, Bakomsus Tata Boga, BakomsusTenaga Kesehatan, Bakomsus Siber, Bakomsus Akuntansi dan Bakomsus Hukum.3. Tamtama Polri – Membuka kesempatan untuk menjadi Bhayangkara Dua (Bharada) yang akan bertugas sebagai Tamtama Brimob dan Tamtama Polair.Brigjen Trunoyudo menegaskan bahwa setiap jalur seleksi memiliki persyaratan umum dan persyaratan khusus, termasuk batas usia, tinggi badan, serta tes kesehatan dan psikologi."Proses seleksi ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Kami menegaskan bahwa tidak ada pungutan biaya dalam setiap tahapan seleksi. Jika ada indikasi kecurangan atau pungutan liar, segera laporkan kepada kami," tambahnya.Para peserta akan melewati beberapa tahapan seleksi, di antaranya:- Verifikasi dokumen dan administrasi- Tes akademik dan psikotes- Pemeriksaan kesehatan dan kesamaptaan jasmani- Wawancara dan uji kompetensiPolri mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti informasi terbaru terkait rekrutmen ini melalui situs penerimaan.polri.go.id serta kanal resmi media sosial Polri."Kami mengajak generasi muda yang berintegritas, disiplin, dan memiliki semangat pengabdian untuk bergabung bersama Polri. Seleksi ini merupakan kesempatan emas bagi mereka yang ingin mengabdi kepada bangsa dan negara," pungkas Brigjen Trunoyudo.Bagi calon peserta yang berminat, diharapkan segera melengkapi dokumen dan mempersiapkan diri menghadapi seleksi. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan, jadwal seleksi, serta tahapan ujian dapat diakses melalui situs resmi Polri atau langsung menghubungi panitia rekrutmen di Polda masing-masing wilayah. PNO-12 13 Feb 2025, 13:38 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT