logo-website
Rabu, 25 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pendidikan Homepage
Mahasiswa KKN UTI Adakan Sosialisasi dan Pelatihan di Kampung Muare Papuanewsonline.com, Timika – Sebagai salah satu bentuk Pengabdian Masyarakat, mahasiswa Universitas Timika yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di kampung Muare, Distrik Mimika Timur berupaya dapat menjalankan program-program yang bermanfaat bagi warga kampung Muare tersebut. Seperti pantauan Papuanewsonline.com pada Selasa, 11 Februari 2025, peserta KKN Prodi Psikologi  mengadakan Sosialisasi tentang Mental Health bagi anak-anak usia 10-12 tahun juga aparat kampung dan Guru. Sosialisasi ini melibatkan siswa SD YPPK Muare kelas 5 dan 6 yang sebelumnya sudah cukup akrab dengan mahasiswa/i Universitas Timika, yang selama KKN ini sering membersamai  melalui beberapa kegiatan seperti membaca, menulis, menggambar, bermain dan menonton film edukasi. Selain Sosialisasi Mental Health, di hari yang sama juga dilakukan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik oleh Peserta KKN dari Prodi Agribisnis. Pelatihan ini diikuti oleh Aparat Kampung dan beberapa warga sekitar. Para mahasiswa dengan kemahirannya mencampur berbagai bahan seperti kotoran ternak, sisa tanaman, serbuk gergaji, sekam organic, air, EM4 dan gula merah. Salah satu mahasiswa memberikan penjelasan dengan seksama dan lainnya membantu mempraktekkan cara membuatnya kepada warga yang turut hadir dan mengikuti pelatihan tersebut. Pelatihan ini tentu saja diharapkan bermanfaat untuk warga agar dapat membuat sendiri pupuk organic untuk digunakan pada tanaman mereka maupun untuk diperjualbelikan. Tampak hadir pada kegiatan tersebut antara lain, Rektor Universitas Timika yang didampingi Wakil Rektor II, bersama Koorprodi Agribsnis dan Psikologi. Sementara itu warga yang hadir terlihat serius mendengarkan penjelasan dari Para Mahasiswa yang telah 2 (dua) minggu ini bersama mereka di kampung Muare hingga akhir Februari nanti. Pada KKN Universitas Timika kali ini diikuti oleh 3 Program Studi yaitu Agribisnis, Ilmu Komunikasi dan Psikologi . Sehingga diharapkan di sisa waktu KKN ini masih berlanjut dengan Program-program lainnya yang bermanfaat. (Red) 12 Feb 2025, 23:16 WIT
Hari ke 2 Peserta Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Melaksanakan Tes Kesamaptaan Jasmani dan Bela Diri Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah (Polda) Papua menggelar Hari ke-2 Tes Kesamaptaan Jasmani dan Bela Diri untuk peserta seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Tahun Anggaran 2025, Kamis (06/02/2025).Tes Kesamaptaan Jasmani serta Bela Diri tersebut berlangung di Lapangan Rastrasamara SPN Polda Papua, dan turut diawasi oleh Karo SDM Kombes Pol Sugandi S.I.K., M. Hum., Kabid Propam Kombes Pol Rudi Asriman S.I.K., M.Si., Ka SPN Polda Papua Kombes Pol Marison Tober H. Sirait S.I.K., M.H., serta Kabid Dokkes Kombes Pol. dr. Bambang Pitoyo Nugroho, Sp.S, M.H.Ka SPN Polda Papua Kombes Pol Marison Tober H. Sirait S.I.K., M.H., mengatakan bahwa jumlah peserta untuk hari kedua ini berjumlah 182 peserta, dimana terdiri dari 182 Personil Bintara Polki yang siap untuk bersaing agar bisa menjadi Perwira Polri."Saya selaku Kepala Tim Jasmani mengharapkan, agar rekan-rekan Panitia lebih konsentrasi dalam menghitung jumlah nilai yang di laksanakan oleh peserta, agar tidak terjadi protes lagi seperti kemarin," ujarnya.lanjut Ia menambahkan, khususnya panitia yang dibagian lari, agar jangan sampai mengulangi kesalahan yang sama, dan untuk semua HP disimpan selama kegiatan berlangsung sampai selesai kegiatan.“Tentunya ini merupakan Langkah awal dalam menjadi Perwira Polisi yang bertanggung jawab, dan saya mengucapkan terimakasih atas pasrtisipasi serta kontribusi Para Panitia, serta Para Peserta tes,” pungkas Ka SPN. PNO-12 09 Feb 2025, 10:58 WIT
Rekrutmen Polri 2025 Resmi Dibuka, Kabid Humas Polda Papua: “Masuk Polisi Itu Gratis!” Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah (Polda) Papua menegaskan bahwa proses rekrutmen anggota Polri tahun 2025 berlangsung secara transparan dan tanpa pungutan biaya.Hal ini diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., yang memastikan tidak ada celah bagi praktik pungutan liar dalam seleksi calon Taruna Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri.“Masuk polisi itu gratis, tidak ada pungutan sepeser pun. Ini adalah komitmen kami untuk menjaga proses rekrutmen tetap transparan dan akuntabel,” tegasnya, Jumat (07/02/2025).Kabid Humas juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan janji kelulusan dari pihak-pihak yang mengatasnamakan panitia seleksi. Ia meminta agar setiap calon peserta dan keluarganya percaya pada kemampuan diri sendiri.“Jangan tertipu oleh pihak yang menjanjikan kelulusan dengan bayaran. Percayakan sepenuhnya pada usaha dan kemampuan anak-anak kita jika memenuhi syarat, mereka pasti berhasil,” ujar Kabid Humas.Polda Papua juga membuka jalur pengaduan bagi masyarakat yang menemukan praktik pungutan liar dalam proses seleksi. Ia menegaskan, pihaknya akan memberikan perlindungan kepada siapa pun yang berani melapor.“Kami akan menjamin keamanan bagi pelapor. Jika ada pihak yang bermain dalam rekrutmen ini, segera laporkan. Kami akan tindak tegas,” katanya.Lebih lanjut, Kombes Benny menjelaskan bahwa pendaftaran seleksi Polri tahun 2025 telah resmi dibuka sejak 5 Februari hingga 6 Maret 2025.Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi penerimaan.polri.go.id, dengan verifikasi dokumen di Polres terdekat.“Tahun ini, rekrutmen mencakup Akpol, Bintara tugas umum, Bintara Rekpro, Bintara kompetensi khusus, serta Tamtama. Seluruh tahapan seleksi berlangsung transparan dengan pengawasan ketat,” jelasnya. PNO-12 09 Feb 2025, 10:45 WIT
Polda Papua Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani dan Bela Diri Seleksi SIP 2025 Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah (Polda) Papua menggelar Tes Kesamaptaan Jasmani dan Bela Diri untuk peserta seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Tahun Anggaran 2025 di Lapangan Rastrasamara SPN Polda Papua, Rabu (05/02/2025).Tes ini diikuti sebanyak 177 peserta yakni 166 personel Polki (Polisi Laki-laki) dan 11 personel Polwan (Polisi Wanita), yang bertujuan untuk mengukur kemampuan fisik dan kebugaran para calon peserta SIP.Pelaksanaan tes kesamaptaan jasmani ini diawasi langsung oleh Ka SPN Polda Papua Kombes Pol Marison Tober H. Sirait S.I.K., M.H guna memastikan proses seleksi berjalan dengan tertib, objektif, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh institusi kepolisian.“Pelaksanaan ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan dari Personil dalam mengembangkan karir dimana untuk menjadi seorang perwira bukan hanya harus cerdas melainkan siap juga dengan fisik,” ucap Ka SPN.Adapun materi yang diujikan dalam tes ini meliputi lari 12 menit, pull-up, sit-up, push-up, serta shuttle run.Setiap peserta diwajibkan untuk menunjukkan kemampuan terbaik dalam setiap ujian, karena hasil tes ini menjadi salah satu faktor penentu kelulusan dalam tahapan seleksi SIP.“Pangkat perwira ini bukan pangkat yang ringan melainkan pangkat yang berat baik dari segi tanggung jawab maupun fisik dimana mereka harus terus siap siaga dalam memberikan arahan ataupun bertanggung jawab pada anggotanya,” ujarnya.Dengan suksesnya pelaksanaan tes ini, diharapkan para peserta dapat melanjutkan tahapan seleksi berikutnya dengan baik dan membuktikan kesiapan mereka untuk melangkah menuju jenjang kepemimpinan di lingkungan Polri.Keberhasilan dalam tes kesamaptaan jasmani menjadi salah satu indikator penting bagi setiap calon perwira Polri dalam membuktikan komitmen mereka terhadap tanggung jawab Kepolisian yang lebih besar. PNO-12 07 Feb 2025, 18:05 WIT
Penerimaan Calon Anggota Polri, Komjen Dedi: Alat Ukur Seleksi Baik Hasilkan Polisi Terbaik Papuanewsonline.com, Jakarta - Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo meminta jajarannya agar menyiapkan alat ukur yang baik dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri tahun 2025. Hal ini diungkapkan Dedi saat rapat video conference (vicon) dengan jajaran jelang pendaftaran penerimaan anggota Polri tahun 2025 di gedung SSDM Polri, Rabu (5/2/2015).Dedi mengatakan, dengan alat ukur yang baik maka ke depan akan menghasilkan calon-calon anggota Polri yang terbaik."Alat ukur yang digunakan kita selalu update dan disertifikasi serta diverifikasi dengan baik secara berkala. Dengan tools-tools rekrutmen yang baik harapan saya memiliki calon anggota polri yang lebih baik dari tahun sebelumnya," kata Dedi.Pada proses rekrutmen tahun 2024, Dedi menjelaskan ada penguatan item tes rekrutmen anggota Polri, diantaranya pemeriksaan treadmil, kesehatan tes kesehatan jiwa, pemeriksaan kepadatan tulang, pemeriksaan rontgen tulang belakang dan pemeriksaan USG abdomen.Nantinya pada tahun 2025 akan ada update fitur metode 2024 diantaranya UKJ digital, CAT (Computer Assisted Test), satu data SDM dan E-Patma.Lalu ada juga penguatan item tes yaitu tes psikologi dengan menggunakan metode SJT, EEG (pemeriksaan syaraf) dan EKG sebelum tes jasmani untuk Akpol.Adapun peningkatan kualitas saat rekrutmen menghasilkan hal yang baik yaitu nilai Evaluasi Hasil Belajar (EHB). Pada tahun 2024, nilainya EHB predikat memuaskan meningkat sebesar 44,17 persen. Sementara yang predikat cukup dan kurang tidak ada. Lalu nilai tertinggi EHB meningkat dari 816,52 pada tahun 2023 menjadi 839,23 pada tahun 2024."Peningkatan kualitas rekrutmen berbanding lurus dengan peningkatan kualitas siswa yang sedang melakukan pendidikan," katanya.Ia pun meminta jajaran panitia rekrutmen dari tingkat Polres, Polda dan pusat untuk mempersiapkan semaksimal mungkin baik peralatan pendukung, regulasi dan personel yang dilibatkan dalam proses rekrutmen."Pastikan proses rekrutmen bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Clean dan clear sehingga harapan kita mendapat calon anggota Polri terbaik bisa terwujud," ujarnya. PNO-12 06 Feb 2025, 18:41 WIT
Pemprov Apresiasi PGRI Sumut Selenggarakan Seminar "Waktunya Inovasi Pendidik" Papuanewsonline.com, Medan - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengapresiasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang telah menyelenggarakan Seminar ‘Waktunya Inovasi Pendidik’. Kegiatan ini dinilai sangat relevan dengan perkembangan zaman saat ini.Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Sumut Abdul Haris Lubis mewakili Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Agus Fatoni, pada acara Seminar ‘Waktunya Inovasi Pendidik’, yang dirangkai dengan pelantikan perangkat kelengkapan organisasi PGRI Sumut Masa Bakti XXIII Tahun 2024-2029, di Aula Raja Inal Siregar, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (5/2/2025)."Kegaitan ini sangat relevan dengan perkembangan zaman saat ini, dan ini perlu terus dilakukan. Kemajuan dunia pendidikan sangat perlu sinergi antara Pemerintah, PGRI dan juga lainnya, dalam memajukan dunia pendidikan di Sumut," ucap Haris.Kepada pengurus PGRI Sumut yang baru dilantik, Haris berharap, agar tetap solid dan mengedepankan loyalitas pada organsisasi. PGRI Sumut juga diharapkan menjadi lokomitif dan penggerak dalam memajukan dunia pendidikan di Sumut. Sebagai wadah perjuangan guru, menurutnya, PGRI Sumut telah menunjukan dedikasinya, dimana pendidikan adalah kunci kemajuan negara. Sedangkan guru adalah garda terdepan membentuk karakter dan juga kecerdasan generasi penerus. "Saya berharap pengurus yang baru mampu menggerakkan organisasi lebih dinamis, inovatif dan juga responsif terhadap perubahan zaman," katanya. Haris juga menyampaikan pentingnya pemanfaatan teknologi digital secara optimal, agar pembelajaran lebih efektif dan menyenangkan. Workshop ‘Waktunya Inovasi Pendidik yang diselenggarakan hari ini sangat tepat, karena inovasi bukan lagi pilihan, tapi keharusan bagi seorang pendidik, yang harus selalu mengembangkan diri dan berdaftasi dengan berkembangan inovasi, khususnya teknologi.Selain itu, ia juga meminta pendidikan karakter harus terus ditanamkan pada siswa, yakni kejujuran, cinta tanah air, gotong royong dalam proses belajar dan mengajar. Juga meminta adanya kolaborasi antara pendidik dengan orang tua, serta masyarakat, yang tentunya akan menciptakan lingkungan yang kondusif dan menciptakan daya dukung yang holistik.Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) Intan Pariwara Herbet Ang menyampaikan, kegiatan ini merupakan sumbangsih dari Intan Pariwara dan juga PGRI, untuk kemajuan dunia pendidikan. Untuk wilayah Sumatera, Kota Medan merupakan kota pertama dalam penyelenggaraan kegiatan ini. "Medan merupakan poros dunia pendidikan di Indonesia, maka kita mulai dari kota ini terlebih dahulu," katanya. Program Inovasi Pendidik ini dilakukan untuk memberikan edukasi bagaimana pendekatan yang harus dilakukan dalam mendidik, sesuai dengan harapan yang diinginkan oleh Kementerian Pendidikan Indonesia. Kegiatan ini juga disiarkan secara live streaming di kanal youtube Info Sumut. Sebagai narasumber Prof Dr Ir Richardus Eko Indrajit, MSc, MBA, MPhil, MA memberikan pemaparan secara rinci mengenai solusi implementasi pemebelajaran mendalam bagi tenaga pendidik. Hadir pada kegiatan ini, Ketua Harian PGRI Sumut yang juga Kepala Dinas Kominfo Sumut Ilyas Sitorus, Perwakilan Forkopimda, Pengurus dan anggota PGRI Sumut, serta lainnya. PNO-12 06 Feb 2025, 18:34 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT