Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pendidikan
Homepage
Polairud Polda Maluku Gelar Jumat Curhat Bersama Nahkoda dan ABK Kapal Pelayaran Rakyat
Papuanewsonline.com,
Maluku - Kepolisian
Perairan dan Udara (Polairud) Polda Maluku menggelar kegiatan "jumat
curhat" dengan para nahkoda dan ABK Kapal pelayaran rakyat. Jumat curhat dilaksanakan di atas Kapal Banda Nula yang bersandar
di dermaga pelabuhan rakyat Enrico, Jalan Pantai Losari, Kota Ambon, Jumat
(5/5/2023). Kegiatan yang bertujuan untuk menyerap aspirasi dan keluhan
masyarakat ini dihadiri Kompol Akmil, Kabag Binopsnal Ditpolairud Polda Maluku,
Kompol Yus Silueta, Kasubdit Patroli Airud, dan pejabat lainnya beserta para
nahkoda dan ABK sejumlah kapal pelayaran rakyat. "Kegiatan Jumat Curhat merupakan program Kapolri yang
dilaksanakan oleh seluruh jajaran Polri untuk menerima masukan, curhatan dan
kritikan dari masyarakat terkait pelayanan Polri maupun permasalahan Kamtibmas
dan permasalahan sosial lainnya untuk ditindaklanjuti," kata Kompol Akmil. Kegiatan ini, lanjut Akmil, juga merupakan penjabaran dari
program Kapolda Maluku "Basudara Manise". Tujuannya untuk menciptakan
Maluku yang aman, damai dan sejahtera di lingkungan masyarakat. "Polri saat ini sangat terbuka dalam menerima kritikan,
curhatan dan masukan dari masyarakat terkait dengan pelayanan yang diberikan
guna melakukan perbaikan," ungkapnya. Akmil menghimbau para nahkoda dan ABK kapal agar senantiasa
memperhatikan keselamatan pelayaran. Diantaranya selalu memperhatikan cuaca
sebelum berlayar, dengan memonitor informasi cuaca dan gelombang laut dari BMKG
serta syahbandar setempat. Para awak kapal juga diingatkan untuk tidak mengangkut muatan
melebihi kapasitas, dan jangan memuat barang-barang illegal. Sebelum berlayar, Kompol Akmil meminta para nahkoda dan ABK
agar senantiasa mengecek kondisi kapal, mesin dan Bahan Bakar. "Perhatikan alat keselamatan dan radio komunikasi,
sama-sama saling mengingatkan terkait keselamatan pelayaran, dan informasikan
ke pihak Polri apabila ditemukan barang-barang muatan yang termasuk kategori
illegal," pintanya. Perwakilan nahkoda kapal yakni Dalili Bugis, menyampaikan
terima kasih dan apresiasinya atas kegiatan yang dilaksanakan tersebut. Ia
mengaku program jumat curhat sangat baik, karena Polri siap mendengar keluhan
masyarakat. "Kami ingin sampaikan kalau retribusi pelabuhan terlalu
berat, karena pendapatan kami juga kurang, tergantung muatan barang. Kami
kesulitan dalam mendapatkan BBM jenis solar untuk keperluan berlayar,"
katanya.
Terkait hal itu, Kompol Akmil mengaku akan berkomunikasi
dengan pihak terkait yang memiliki kewenangan di bidang tersebut. (PNO-12)
15 Mei 2023, 18:28 WIT
Hasil Survei Indikator: Masyarakat Puas dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun Ini
Papua News online.com, Lembaga Indikator melakukan survei terkait penyelenggaraan mudik Lebaran pada tahun ini. Hasilnya, tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik tahun ini meningkat dari tahun lalu.Peneliti Utama Burhanuddin Muhtadi mengatakan, tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik tahun ini mencapai 78 persen. Sedangkan tahun 2022 sebesar 73 persen. Artinya meningkat sebesar 5 persen."Bahkan pada kelompok warga yang mudik, kepuasan atas penyelenggaraan mudik jauh lebih tinggi yakni 89,5 persen. Mayoritas mutlak responden juga setuju arus mudik tahun ini lebih lancar ketimbang tahun lalu," kata Burhanuddin dalam paparan hasil surveinya, Minggu (14/5/2023).Dalam hasil survei juga, Burhanuddin mengatakan, evaluasi atas kondisi fasilitas dan layanan selama mudik mendapat apresiasi yang tinggi dari warga, terutama dalam pengaturan lalu lintas yang menjadi tugas Polri."Warga paling banyak merasa puas dengan kondisi pemgaturan lalu lintas yakni sebesar 81,8 persen selama arus mudik atau balik Lebaran 2023," katanya.Beberapa kebijakan Polri untuk mengatur kelancaran arus mudik dan balik seperti one way dan contra flow juga mendapatkan dukungan yang tinggi dari warga."Dari semua responden setuju kebijakan one way dan contra flow pada arus mudik dan balik yakni sebesar 74,3 persen. Sementara untuk kelompok warga yang mudik sebesar 82,2 persen masyarakat setuju," katanya.Kinerja polisi lalu lintas (polantas) saat penyelenggaraan mudik dan balik juga mendapatkan respons positif masyarakat. Sebanyak 77,3 persen semua responden menyatakan kinerja polantas saat arus mudik dan balik bersikap ramah. Untuk kelompok yang mudik angkanya 83,8 persen.Sementara untuk sikap komunikatif anggota polantas, sebanyak 72,5 persen untuk semua responden dan 78,6 persen untuk kelompok yang mudik, menyatakan anggota polantas yang bertugas saat arus mudik dan balik bersikap komunikatif."Saat ditanyakan apakah petugas polantas membantu masyarakat saat arus mudik dan balik, hasilnya 83,2 persen semua responden memyebut membantu dan 86,9 persen kelompok yang mudik," katanya.Burhanuddin menuturkan, target populasi survei ini adalah warga negara Indonesia (WNI) yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon atau cellphone, sekitar 83 persen dari total populasi nasional.Pemilihan sampel dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD). RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak.Dengan teknik RDD, sampel sebanyak 1218 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi dan screening. Margin of Error survei diperkirakan lebih kurang 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Asumsi simple random sampling.Wawancara dengan responden dilakukan lewar telepon oleh pewawancara yang dilatih. (PNO-19)
15 Mei 2023, 14:46 WIT
Kapolda Papua Pimpin Pembukaan Rakernis Biro SDM Polda Papua T.A 2023
Papua News online.com, Jayapura – Bertempat di Aula Lt 1 Hotel Horizon Kota Jayapura, telah dilaksanakan Pembukaan Rakernis Biro SDM Polda Papua T.A 2023 yang dibuka langsung oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K, Senin (15/5).Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Wakapolda Papua Brigjen Pol. Ramdhani Hidayat, S.H, Para Pejabat Utama Polda Papua, Kepala Cabang Asabri Jayapura Charles Belson, Kepala Komnas HAM Prov. Papua Frits Bernard Ramandey, serta Kasubag Renmin satker Polda Papua dan Kabag SDM Polres Jajaran.Kgiatan yang diikuti sekitar 100 orang tersebut mengusung tema “Mewujudkan sdm polri yang unggul dan kompetitif guna mendukung peningkatan produktifitas untuk transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan” dengan tujuan membangun Sumber Daya Manusia Polri melalui sistem dan mekanisme kerja yang Transparan, Akuntabel dan Humanis yang dapat diandalkan.Pada sambutannya, Kapolda Papua menyampaikan bahwa dirinya mengapresiasi seluruh jajaran Biro Sdm Polda Papua karena bergerak cepat menerapkan program Presisi atau prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan untuk menciptakan SDM yang unggul.“Saat ini Indonesia menuju era 4.0. oleh karena itu, seluruh aparat Kepolisian harus mampu memanfaatkan teknologi digital dengan baik serta terus menerus meningkatkan kemampuan dalam Implementasinya,” ucapnya.Oleh karenanya, Peningkatan kemampuan bagi anggota Polri menjadi hal yang perlu di prioritaskan, namun tidak hanya fokus kepada hard skill, tetapi juga pembentukan dan peningkatan soft skill yang mumpuni untuk menghadapi segala dinamika yang berkembang di masa yang akan datang.Ia melanjutkan, Apabila sumber daya ini tidak dikelola dengan benar, maka kesuksesan organisasi dalam pencapaian rencana strategisnya akan sulit untuk diwujudkan. Sumber daya manusia merupakan titik sentral untuk mencapai keunggulan bersaing yang telah mengarah kepada munculnya bidang manajemen sumber daya manusia.“Dari sisi pembinaan karier, SDM harus memperhatikan Tour Of Duty, Dan Tour Of Area, sehingga seluruh personel memiliki pengalaman yang diperoleh di daerah masing-masing. tidak itu saja mengenai kesejahteraan personel juga tak luput dari perhatian sdm, pengadaan rumah bagi TNI-Polri dan ASN juga turut dilakukan saat ini,” ungkapnya.Menurutnya, Hal-hal ini merupakan tugas utama dari sdm yang harus dilakukan untuk menciptakan personel yang handal dan unggul. Kapolda pun menyambut baik inovasi yang telah dikembangankan yang berisi system informasi personel Polri, aplikasi E-Yankes (Pelayanan Kesehatan Untuk Anggota Polri) dan E-Rekpro yang dapat diakses oleh masyarakat untuk digunakan pendaftaran secara online.Terkait penerimaan Bintara Polri yang sudah berjalan saat ini, ia memberikan pesan kepada panitia agar tidak ada kecurangan dan permainan sehingga tidak menjatuhkan citra Polri di mata masyarakat.“Saat ini kami juga sedang berusaha melobby untuk dapat disetujui oleh mabes Polri terkait penerimaan Bintara Afirmatif di Polda Papua, oleh karena itu saya meminta kita semua untuk berdoa agar dapat disetui oleh Mabes Polri,” tuturnya.Diakhir penyampaiannya, Irjen Pol. Mathius menegaskan agar seluruh anggota dapat menjaga marwah Institusi Polri ini karena sleuruh perosnel sudah bekerja dengan setulus hati sehingga jangan membuat hal itu tercoreng akibat ulah oknum yang ingin merusaknya. (PNO-19)
15 Mei 2023, 14:40 WIT
Tim Keladi Sagu Ops Rasaka Cartenz Berikan Pengobatan Gratis Kepada Masyarakat di Kampung Kamoro
Papuanewsonline.com, Jayapura – Program Kesehatan Lambang Diri Sehat Guna (Keladi Sagu) oleh Ops Rasaka Cartenz 2023 telah mencapai masyarakat di pelosok Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Dengan program ini memberikan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat serta pengobatan gratis bagi masyarakat setempat. Adapun polisi melalui Program Keladi Sagu berperan aktif membantu pemerintah daerah untuk mengobati masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan seperti stunting, malaria, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan penyakit kulit.Dokter Klinik Polres Mimika dr. Audio Titalessy bersama tim Keladi Sagu dan Satgas Humas Rasaka melaksanakan kegiatan pengobatan gratis di Kampung Kamoro Jaya Distrik Wania, Mimika, Minggu (14/05).dr. Audio mengatakan bahwa Keladi Sagu merupakan program Polri yaitu memberikan pelayanan kesehatan gratis atau pengobatan gratis kepada masyarakat.“Kami dari petugas Keladi Sagu memberikan pengobatan gratis dengan cara mendatangi warga dari rumah ke rumah, sehingga dapat menjamin kesehatan masyarakat itu sendiri,” ucap dr. Audio.Lanjut, Ia juga menjelaskan bahwa setiap hari wajib melakukan pengobatan gratis bagi masyarakat di Kabupaten Mimika. “Sebanyak 15 orang yang kami periksa pada Minggu ini. Melalui kegiatan ini kami ingin membantu Pemda Mimika dengan pengobatan gratis kepada masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan Malaria, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Penyakit Kulit dan Stunting,” ujar dr Audio.Perlu diketahui, Program Keladi Sagu merupakan salah satu upaya dari Satgas Rasaka Polda Papua untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam memacu kualitas Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang kesehatan.Salah satu dimensi untuk membentuk IPM adalah umur panjang dan hidup sehat. Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, termasuk salah satu daerah dengan kategori IPM tinggi dengan rentang di atas 60 s/d 70 berdasarkan data BPS akhir tahun 2022. (PNO-12)
14 Mei 2023, 18:36 WIT
Tes CAT Psikologi, 31 Casis Taruna AKPOL Panda Polda Maluku Memenuhi Syarat
Papuanewsonline.com, POLDAMALUKU- Seleksi penerimaan calon siswa (casis) Taruna Akademi Kepolisian (AKPOL) Tahun 2023 pada Panda Polda Maluku kembali berlanjut, Jumat (12/5/2023).Setelah pemeriksaan kesehatan (Rikkes) tahap I berkahir, panda Polda Maluku kembali melakukan tahapan seleksi berikutnya. Kali ini yaitu tes CAT (Computer Assisted Test) Psikologi. Tes CAT Psikologi yang diikuti oleh sebanyak 48 casis, terdiri dari calon Taruna 45 dan calon Taruni 3 orang ini, dilangsungkan di SMK Negeri 3 Ambon.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat, mengatakan, pelaksanaan tes CAT Psikologi dipandu langsung oleh panitia pusat yakni dari Mabes Polri."Jadi saat casis sudah duduk di hadapan komputer, dari Mabes langsung membuka soal untuk dikerjakan para peserta," kata Ohoirat di Ambon.Juru bicara Polda Maluku ini menyampaikan, setelah soal selesai dikerjakan, para casis langsung mengetahui nilai yang diperoleh. Mereka juga langsung menandatangani hasil yang didapatkan tersebut."Jadi tidak ada permainan-permainan di situ. Karena selain dipandu panitia pusat, tes CAT Psikologi juga langsung diawasi oleh tim dari Himpunan Psikologi (HIMPSI) Maluku, Ombudsmen, Media, maupun dari Dispora," katanya.Ohoirat mengungkapkan, dari 48 peserta yang mengikuti tes CAT Psikologi, tercatat sebanyak 31 orang dinyatakan lulus atau memenuhi syarat (MS). Mereka terdiri dari calon Taruna 29, dan calon Taruni 2 orang. 31 casis ini berhak untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya."Jadi dalam tes CAT Psikologi ini nilai tertinggi 75 dan nilai terendah 34," ungkapnya.Ohoirat menuturkan, pelaksanaan tes CAT Psikologi diawasi ketat baik oleh pengawas internal (Propam dan Itwasda Polda Maluku) maupun eksternal (HIMPSI Maluku, Ombudsmen, Media dan Dispora Maluku). Penerapan sistem yang sangat ketat tersebut, kata Ohoirat dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kecurangan maupun praktek kolusi dan nepotisme.Menurutnya, proses rekrutmen anggota Polri ini telah dimulai dengan tahapan penandatangan pakta integritas dan pengambilan sumpah panitia, pengawas, peserta, dan orang tua/wali seleksi penerimaan Taruna/I Akpol, Bintara dan Tamtama Polri Tahun 2023.Ohoirat mengaku, Kapolda Maluku telah menegaskan agar proses seleksi penerimaan anggota polri dapat dilakukan dengan menerapkan prinsip BETAH atau Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis."Kami menghimbau kepada para orang tua atau casis untuk percaya terhadap kemampuan diri sendiri. Jangan coba-coba melakukan suap atau meminta bantuan siapapun," tegasnya.Kapolda, lanjut Ohoirat, telah menekankan apabila ditemukan ada kecurangan atau kerjasama antara para panitia maupun orang tua atau casis, maka akan ditindak sesuai hukum yang berlaku."Kepada panitia dalam hal ini anggota yang kedapatan curang maka langsung dicopot, sementara peserta langsung digugurkan," pungkasnya. (PNO-19)
13 Mei 2023, 21:42 WIT
Polda Maluku Gelar Dialog Bahas Kampanye Hitam di Medsos
Papua News online.com, POLDAMALUKU- Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Kepolisian Daerah Maluku menggelar dialog membahas terkait salah satu pelanggaran Pemilu yaitu Black Campaign atau Kampanye Hitam di media sosial (medsos)Dialog yang mengusung tema "bahaya black campaign di medsos jelang pelaksanaan Pemilu 2024" ini dilaksanakan di Kantor RRI Ambon, Kamis (11/5/2023).Hadir sebagai panelis dalam dialog publik tersebut yaitu Kepala Dinas Kominfo Maluku, Melkias M. Lohy, Komisioner Bawaslu Maluku, Daim Baco Rahawarin, Komisioner KPU Maluku, Hanafi Renwarin, dan dari Ditreskrimsus Polda Maluku, Iptu Henny Papilaya.Untuk mengantisipasi adanya kampanye hitam, Hanafi Renwarin mengaku KPU telah mengambil langkah-langkah diantaranya memberikan edukasi dan pemahaman positif kepada kepada masyarakat."Sebenarnya kampanye hitam ini bukan saja disaat momen Pemilu namun juga pada momen pemilihan lain seperti pemilihan kepala desa dan lainnya. Kami juga telah berkordinasi dengan semua stakeholder untuk hal ini bisa menjadi perhatian bersama bagaimana bahaya Black Campaign," katanya.KPU, kata Renwarin, juga telah berkoordinasi dengan Bawaslu Maluku, Kepolisian dan Kejaksaan dalam pencegahan terjadinya kampanye hitam di medsos."Memang agak susah untuk mengetahui setiap pelaku namun kami juga yakin dengan koordinasi yang baik kami yang juga dibantu Polda Maluku dan pihak Kominfo Insya Allah dapat mengatasi hal tersebut," jelasnya.Selain kampanye hitam, koordinasi serupa dengan pihak Kepolisian, dan Kominfo juga dilakukan terkait penyebaran berita hoaks atau tidak benar. "Masalah berita hoaks ini kami teringat dengan pemilu sebelumnya yang disaat itu ada beredar kabar bahwa ada beberapa kontainer yang isinya surat suara di Tanjung Priuk yang akan dikirim ke daerah-daerah di Indonesia sudah tercoblos. Namun setelah pihak KPU melakukan pengecekan di lokasi ternyata tidak benar info tersebut dan surat suara yang akan dikirim semuanya masih utuh dan lengkap," ungkapnya.Olehnya itu Renwarin mengaku informasi tidak benar dapat menyebabkan kegaduhan di tengah masyarakat. "Ini perlu untuk diantisipasi sebab cuitan hoaks di medsos sangat berbahaya dan bukan saja pada hal tertentu namun pada semua hal termasuk saat pemilu nanti," katanya.Renwarin juga menghimbau kepada semua pihak terkait agar dalam proses kampanye tidak menggunakan fasilitas ibadah seperti Masjid, Gereja dan atau fasilitas lain seperti sekolah dan kantor pemerintah. Sebab hal tersebut dilarang sebagaimana peraturan yang berlaku."Kami juga menghimbau agar para kandidat dapat memberikan edukasi positif kepada masyarakat. Mari kita sukseskan pemilu 2024 nanti dengan tidak melakukan hal-hal yang melanggar," ajaknya. Renwarin juga mengajak seluruh pihak untuk mewujudkan pemilu yang bersih dan berkualitas, sehingga dapat membuahkan para pimpinan terbaik untuk 5 tahun ke depan."Ingat tanggal pencoblosan sebab kita semua memiliki hak coblos dan wajib untuk mencoblos," pintanya.Senada dengan Renwarin, Daim Baco Rahawarin mengaku Bawaslu Maluku juga telah melakukan sejumlah upaya pencegahan kampanye hitam jelang Pemilu 2024."Kami sendiri saat ini telah melakukan langkah-langkah seperti memberikan himbauan kepada masyarakat khususnya lewat media sosial terkait larangan melakukan Black Campaign agar masyarakat dapat paham dampak dan bahaya dari kampanye hitam itu," ungkapnya. Ia mengatakan, Bawaslu memiliki tim yang bekerja untuk pemetaan kondisi yang ada di media sosial. Pihaknya juga gencar melakukan patroli cyber."Kami juga telah bekerjasama dengan pihak Mafindo Maluku dalam pencegahan yang intinya bagaimana kita bisa menyampaikan pesan positif kepada publik jelang pemilu nanti," jelasnya.Terkait penanganan pelanggaran Pemilu, Rahawarin mengaku pihaknya bersama Kepolisian dan Kejaksaan telah tergabung dalam tim Gakumdu (Penegakan Hukum). Tim ini, lanjut Dia, selau siap."Kami kalau ada pelanggaran pemilu maka kami akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan kejaksaan. Jika ini pelanggaran pidana umum maka kami akan serahkan kepada Kepolisian dan Kejaksaan namun jika pelanggaran itu bersifat administrasi maka kami akan berkoordinasi dengan pihak KPU untuk menindaklanjuti hal tersebut," katanya.Rahawarin juga meminta masyarakat agar dapat menyalurkan hak politiknya dengan baik. Masyarakat juga diajak untuk saling memberikan edukasi dan pesan politik yang baik antar sesama untuk kelancaran pemilu."Kami menghimbau kepada masyarakat agar bisa menjadi mata dan telinga dalam pemilu nanti, sehingga semua informasi yang didapat bisa segera disampaikan langsung kepada pihak Bawaslu untuk ditindaklanjuti sebab kami Bawaslu tidak bisa bekerja sandiri sehingga kami membutuhkan dukungan dari seluruh masyarakat," ajaknya.Sementara itu, Kadis Kominfo Melkias Lohy mengaku sebagai corong pemerintah telah menyiarkan semua program pemerintahan dalam mengedukasi masyarakat."Saat ini kami bersama KPU dan Bawaslu telah sama-sama memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait penyelenggaraan pemilu dan bahaya dari kampanye hitam sebab hal tersebut tidak bisa lagi dihindari bahkan Presiden juga menjadi korban dari kampanye hitam dan kami tidak bisa memonitor orang perorangan untuk membatasi namun dengan kerja sama kami bersama KPU, Kepolisian dan Bawaslu maka kami berharap hal tersebut dapat ditekan dan diredam," jelasnya.Lohy mengaku pihaknya akan terus memberikan edukasi positif kepada masyarakat. Sebab pesta demokrasi adalah waktunya orang bersuka ria untuk memilih pilihannya, sehingga jangan ada yang saling berbenturan karena beda politik."Edukasi yang kami berikan agar masyarakat dapat paham apa kewajiban dan tanggung jawab sehingga pesta demokrasi dapat berjalan dengan aman, damai dan lancar," sebutnya.Ditreskrimsus Polda Maluku juga kini telah mengantisipasi adanya kampanye hitam di medsos. Bahkan pihak kepolisian terus berupaya untuk memberikan rasa aman kepada publik dalam memanfaatkan dunia maya."Tim patroli di dunia maya dan tim patroli cyber sudah kami kerahkan. Apabila ditemukan akun yang melakukan pelanggaran akan langsung dipanggil. Jika tidak datang kami akan bekerjasama dengan Kominfo untuk memblokir akun yang bersangkutan dan langsung mengambil langkah-langkah penegakan hukum," kata Iptu Henny Papilaya.Papilaya mengakui banyak cara dalam menjalankan kampanye hitam yang tujuannya untuk menjatuhkan lawan politik. Salah satu yang paling efektif melalui medsos. Dan efeknya sangat berbahaya terhadap masyarakat."Kita juga tau bersama saat ini masyarakat juga sudah banyak yang berfikir positif dan maju sehingga kampanye hitam ini kadang juga ditolak oleh masyarakat dan tidak mempercayainya karena dianggap berita hoaks," jelasnya.Terkait dengan penyebaran berita hoaks maupun adanya kampanye hitam tersebut, Papilaya mengaku pihaknya memiliki akses untuk menemukan pemilik konten atau akun medsos. "Biasanya kami akan melibatkan pihak kominfo juga untuk pengungkapan kasus dan selama ini tidak ada kendala dalam penanganan kasus black campaign ini," sebutnya. (PNO-19)
12 Mei 2023, 10:04 WIT
Taman Mappi Bangkit Jadi Tempat Pengembangan Literasi dan Numerasi
Papuanewsonline.com, MAPPI - Taman Mappi Bangkit yang lahir dari gagasan Penjabat Bupati, Michael Rooney Gomar, S.STP., M.Si memberi warna baru bagi Kota Kepi. Ruang terbuka yang berada tepat di depan Rumah Jabatan Bupati itu menjadi pusat hiburan dan rekreasi bagi masyarakat. Tak hanya itu, kini Taman Mappi Bangkit juga mulai dimanfaatkan sebagai tempat edukasi dengan disediakannya Perpustakaan Keliling sebagai bagian dari pengembangan literasi dan numerasi atau peningkatan minat baca dan berhitung. Program ini dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Mappi.Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Mappi, Fransiskus J. Yamlean pada Senin (10/5/2023) malam mengatakan, pihaknya menjadikan Taman Mappi Bangkit sebagai wadah untuk membangkitkan minat baca literasi dan numerasi masyarakat khususnya para pelajar di Kabupaten Mappi. “Mulai sekarang kami membuka ruangan membaca, mengambar dan melukis bagi masyarakat khusus para pelajar di taman Mappi Bangkit,” sebutnya.Perpustakaan keliling sebelumnya hanya dilaksanakan di sekolah-sekolah, tapi dengan adanya taman yang dikunjungi banyak masyarakat maka kesempatan itu dimanfaatkan untuk meningkatkan minat baca anak-anak. Perpustakaan keliling di Taman Mappi Bangkit dijadwalkan dua kali seminggu yakni pada hari Selasa dan Jumat. Masyarakat bisa membaca buku yang disediakan, bahkan peralatan untuk menggambar dan mewarnai juga disiapkan dan bisa digunakan oleh pengunjung. “Selain itu kami juga memutarkan film yang bertema pendidikan untuk memotivasi anak-anak sekolah. Kegiatan ini seminggu dua kali dann berlangsung malam hari mulai pukul 18.00 sampai 21.00 waktu Papua setiap Selasa malam dan Jumat malam,”terangnya.Perpustakaan keliling memiliki sejumlah koleksi buku baik fiksi maupun non fiksi. Jadi tidak hanya untuk pelajar tapi juga masyarakat umum.Tersedianya fasilitas seperti tempat duduk, lampu penerangan dan WiFi gratis di Taman Mappi Bangkit sangat mendukung program ini. Dengan harapan minat baca masyarakat dari semua kalangan semakin tumbuh dan bisa mencerdaskan. Staf Dinas Perpustakaan pun akan hadir untuk melayani dan mendampingi pengunjung yang akan membaca. Hadirnya Perpustakaan Keliling ini disambut gembira oleh pelajar. Naura Khanza, murid kelas VI SD Negeri Obaa mengatakan bisa merasakan belajar atau membaca buku dengan suasana berbeda di Taman Mappi Bangkit. “Saya senang sekali di sini saya bisa belajar dengan bebas," Pungkasnya. (PNO-19)
10 Mei 2023, 15:03 WIT
Anak Orang Biasa Jadi Taruna AKPOL, Kapolda : Tidak Ada Itu Diskriminasi, Penuhi Syarat Pasti Lulus
Papuanewsonline.com, POLDAMALUKU- Banyak anak Maluku dari berbagai latar belakang bisa diterima dan menjadi Taruna Akademi Kepolisian (AKPOL). Semua persyaratan menjadi Taruna AKPOL adalah keputusan dan kebijakan Mabes Polri berdasarkan SKEP Kapolri sesuai kebutuhan dan dinamika yang berkembang.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat, mengaku, Polda Maluku dan jajaran hanya sebagai pelaksana serta wajib melaporkan hasilnya ke Mabes Polri."Kalau ada yang kecewa itu pasti, karena kompetisi untuk memilih yang terbaik berdasarkan standar yang telah ditetapkan," kata Ohoirat di Ambon, Selasa (9/5/2023).Bagi peserta seleksi yang gagal, Ohoirat meminta untuk dapat introspeksi diri. Apabila ada yang perlu ditanyakan, maka ada panitia yang sudah dibentuk selaku penanggung jawab."Jadi tidak semuanya ke Kapolda dan itu sesuai ketentuan dalam pakta integritas yang diikuti oleh semua panitia termasuk pengawas internal dan eksternal termasuk Ombusdman," jelasnya.Terkait dengan tudingan yang disampaikan Djamaludin Koedoeboen melalui sejumlah media online di Ambon, Ohoirat mengaku Kapolda Maluku sangat menyayangkan hal itu.Sejumlah tudingan yang dilontarkan oleh Ketua Umum Perhimpunan Keluarga Besar Maluku di Jakarta tersebut, kata Ohoirat, tidak mendasar.Ohoirat menduga tudingan yang disampaikan itu akibat kekecewaan, setelah tidak dapat menemui Kapolda. Ia kemudian mengklaem kalau Kapolda tidak baik dalam membangun komunikasi. Padahal, faktanya, selama ini Kapolda selalu intens membangun komunikasi dengan berbagai pihak. "Selama ini kan siapa saja yang datang dengan agenda yang jelas pasti bapak Kapolda terima, seperti LSM, Ormas, OKP dan lain sebagainya. Selama ini Kapolda selalu membuka pintu diskusi, dialog dan komunikasi yang baik dengan siapa saja yang memang sudah dijadwalkan," jelasnya.Ohoirat mengatakan, sejak bertugas di Maluku, Kapolda selalu membuka komunikasi dengan siapapun tanpa melihat siapa orang yang ditemui. "Rakyat jelata saja bapak Kapolda datangi dan layani," tambahnya.Selain mempermasalahkan terkait komunikasi Kapolda, Ohoirat mengaku Djamaludin Koedoeboen juga mempersoalkan mengenai sistem rekrutmen Taruna AKPOL 2023.Ia menekankan, Polri saat ini selalu terbuka dalam setiap penerimaan Taruna AKPOL. Kualitas Sumberdaya manusia yang unggul kini lebih diutamakan. "Tahun 2022 kemarin itu ada Taruna AKPOL yang orang tuanya seorang nelayan juga bisa lulus. Namanya adalah Villareal D. Izecson. Ada yang orang tuanya bekerja sebagai PNS juga lulus yaitu Ezekiel Abner Maelissa, dan anak seorang kapolsek juga lulus yakni Rangga Amard Hutahean. Bahkan tahun 2021 juga ada anak PNS pada Denzipur 9 juga lolos yaitu Muhammad Risal Taufik Darwis. Jadi kalau ada yang bilang kita pilih-pilih itu tidak benar," tegasnya.Juru bicara Polda Maluku ini menduga permasalahan yang diangkat Djamaludin tersebut karena anaknya Adirangga Matahari Koedoeboen, dinyatakan tidak lulus atau tidak memenuhi syarat (TMS) dalam pemeriksaan kesehatan (Rikkes) tahap I seleksi penerimaan AKPOL."Untuk proses seleksi jelas sudah diatur protapnya, kalau ada keberatan ada panitianya, ada ombudsman yang awasi.Justru bapak Kapolda akan salah dan melanggar ketentuan kalau menerima yang bersangkutan hanya karena anaknya tidak lulus, karena kita sudah diikat dalam pakta integritas tentang seleksi tersebut," katanya."Jadi pada Rikkes itu anaknya tidak lulus, dan kami sudah lakukan secara profesional. Anaknya juga sudah disampaikan kalau dia tidak lulus karena memiliki kekurangan diantaranya di kaki, gigi, postur dan beberapa item lainnya," ungkap Ohoirat.Pada Rikkes tahap I, dari 85 peserta tercatat sebanyak 48 orang (pria 45/wanita 3) yang dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) untuk melangkah pada tahapan seleksi selanjutnya. Sementara yang TMS sebanyak 37 peserta, salah satu diantarannya anak Jamaludin kudubun"Ada beberapa pejabat Polda yang anaknya juga dinyatakan tidak lulus dalam tahapan Rikkes ini. Jadi tidak benar kalau kita milih-milih karena buktinya beberapa anak pejabat Polda juga tidak lulus," sebutnya.Untuk diketahui, sebelum dilaksanakan seleksi penerimaan, Polda Maluku telah menggelar penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah panitia, pengawas, peserta, dan orang tua/wali seleksi penerimaan Taruna/I AKPOL, Bintara dan Tamtama Polri Tahun 2023. Penandatanganan pakta integritas digelar pada Selasa (18/4/2023)."Jadi kalau ada keberatan dari orang tua atau peserta sudah ditunjuk panitia yang didalamnya terdapat pengawas baik internal maupun eksternal. Sehingga tidak ada kaitan dengan Kapolda, bahkan Pak Kapolda sudah berulang kali sampaikan bahwa dirinya pun tidak bisa mengintervensi dan meluluskan seseorang bila tidak penuhi syarat yang ditetapkan," jelasnya.Selain itu, Ohoirat juga menanggapi pernyataan Djamaludin yang mempermasalahkan terkait keikutsertaan anak daerah dalam seleksi AKPOL di Polda Maluku.Polri, tambah Ohoirat, tidak pernah membatasi anak daerah lain untuk mengikuti seleksi penerimaan anggota Polri di Polda Maluku. Asalkan, yang bersangkutan telah memenuhi syarat kependudukan antara lain sudah berdomisili di Maluku minimal 2 tahun. Hal ini dibuktikan dengan adanya Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).Terpisah, Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, mengaku sangat menyayangkan terkait berbagai tudingan yang dilontarkan Djamaludin Koedoeboen pada sejumlah media di Ambon."Terkait dengan statemen yang bersangkutan ingin ketemu untuk bahas soal keamanan dan Pilpres 2024, saya menyampaikan terima kasih. Namun beberapa kali konflik sosial di Maluku termasuk di Tual dan Malra, orang ini tidak pernah muncul atau menghubungi saya. Tidak ada peran apapun yang dilakukan. Dan sekarang tiba-tiba mau menghadap saya bicara soal keamanan dan Pilpres 2024, terus selama ini kemana aja," pungkas Kapolda. (PNO-19)
10 Mei 2023, 11:29 WIT
Momen Satgas Yonif Raider 200/BN Saat Bantu Pengawasan UAS Di SDN Kelila
Papuanewsonline.com, Mamberamo Tengah - Sebagai bentuk kepedulian pada dunia pendidikan, Satgas Yonif Raider 200/BN dari Pos Kelila membantu para guru dalam mengawasi pelaksanaan ujian di SDN Kelila Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, Senin (08/05/2023).Hal tersebut disampaikan Danpos Kelila Lettu Inf Bambang Suntoro dalam keterangannya.Kedatangan para prajurit TNI tersebut bertepatan dengan pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS)."Sejak pertama bertugas, kami prajurit sangat akrab dengan para guru dan siswa sekolah ini. Kami berharap peningkatan mutu pendidikan di wilayah Mamberamo Tengah khususnya di Distrik Kelila", jelas Danpos Kelila. “Harapannya, anak-anak yang sedang melaksanakan ujian selalu diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjawab setiap persoalan yang diujikan, serta tidak melanggar aturan yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan ujian tersebut”, ucapnya.“Saya bangga, anak-anak ini mengikuti ujian dengan tertib dan tenang, serta mentaati petunjuk-petunjuk dari pengawas. Semoga mereka mendapatkan hasil yang terbaik dan kelak menjadi generasi penerus bangsa dengan pribadi yang baik serta berkarakter jujur dan bertanggung jawab”, tutup Danpos.Sementara itu, Bapak Nelson selaku Kepala Sekolah SDN Kelila mengatakan bahwa pihak sekolah sangat berterima kasih atas partisipasi personel Satgas Yonif Raider 200/BN Pos Kelila dalam membantu mengawasi proses ujian tersebut sehingga proses ujian berjalan dengan sangat tertib dan lancar."Terima kasih TNI, Tuhan Memberkati," ungkapnya. (PNO-19)
09 Mei 2023, 13:38 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru