logo-website
Jumat, 14 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Mendagri : SDM Lebih Utama dari pada SDA, Pemkab Mappi Teken MoU bersama IPU New Zealand Papuanewsonline.com, MAPPI – Dalam rangka pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Pemerintah Kabupaten Mappi bakal mengirim putra-putri terbaiknya kuliah di luar negeri bekerjasama dengan Institute of the Pacific United (IPU) New Zealand. Pelaksanaan program beasiswa ini dituangkan dalam Memorandum Of Understanding (MoU) yang ditandatangi Penjabat Bupati Mappi, Michael Rooney Gomar, S.STP., M.Si dengan perwakilan IPU New Zealand, Dosen Senior (Senior Lecturer Internasional Business), and Senior Internasional Marketing Officer, yang juga selaku koordinator siswa/Siswi penerima beasiswa Pemerintah Provinsi Papua di New Zealand, Marveys Ayomi, BBS.,MMgt. pada Sabtu (11/3/2023) di Kepi, Mappi Provinsi Papua Selatan. Penandatangan MoU ini juga bersamaan dengan dimulainya proses seleksi calon penerima beasiswa. Seleksi diikuti 33 orang pelajar  kelas XII yang berasal dari SMA dan SMK se-Kabupaten Mappi. Tes yang diberikan berupa lembar soal pilihan ganda, tes menulis dan tes wawancara dalam Bahasa Inggris. Proses seleksi dilakukan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Mappi dan Dinas Pendidikan dengan pengawasan langsung dari tim IPU New Zealand. Pj Bupati Mappi, Michael Gomar mengatakan, program beasiswa ini merupakan program prioritas Pemkab Mappi dalam rangka peningkatan SDM putra-putri Mappi. Ini sebagai tindaklanjut dari kebijakan pemerintah pusat yang memberikan mandatori kepada pemerintah kabupaten/kota untuk mengalokasikan anggaran pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pembangunan infrastruktur daerah. Khusus untuk program beasiswa luar negeri ini, Pemkab Mappi mengalokasikan dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk pengembangan pendidikan Pemkab Mappi kemudian menggandeng dan berkoordinasi dengan IPU New Zealand dan akhirnya bisa diwujudkan lewat penandatangan MoU. “Saya atas nama pribadi dan sebagai kepala daerah menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah dalam hal ini, Tim Anggaran Pemerintah Daerah, para pimpinan OPD teknis yang sudah mendukung program beasiswa di dalam negeri maupun luar negeri,” ungkapnya.Beberapa waktu lalu, diungkapkan Pj Bupati, ia bertemu dan mendengarkan saran dari pelajar dan mahasiswa asal Mappi di Merauke. Ada banyak saran dan masukan dari pelajar yang meminta Pemkab Mappi melakukan terobosan  dan pembenahan juga perbaikan perekrutan dan pembiayaan bantuan pendidikan yang bersumber dari Dana Otsus maupun sumber dana lainnya. Sebab ada mahasiswa yang sudah semester tiga tapi belum mendapat bantuan beasiswa hingga akhirnya mengalami drop out dari kampus. Akhirnya Pj Bupati bersama Bagian Hukum, Bagian Kesra dan Dinas Pendidikan merancang kembali Peraturan Bupati tentang penyaluran bantuan pendidikan. “Adik -adik kita ini punya tekad yang kuat untuk kuliah dan kita wajib mendukung itu. Dan hal itu yang mereka sampaikan kepada saya saat saya berkunjung ke kota studi Merauke. Ada juga kendala lain salah satunya adalah kemampuan anak-anak kita yang lulusan SMA maupun SMK ketika masuk di kampus tidak bisa bersaing dengan adik-adik kita yang berasal dari kabupaten lain. Ini fakta bapak, ibu jangan menutup mata, Dinas Pendidikan tidak boleh menutup mata, para kepala sekolah juga harus terbuka. Jangan mengejar kuantitas kelulusan siswa tetapi harus lebih fokus pada kualitas anak -anak itu sendiri,” jelasnya. Demi peningkatan kualitas, Pemkab Mappi akan membuka kelas Bahasa Inggris secara terbuka dan gratis kepada pelajar kelas XI se-Kabupaten Mappi. Itu dilakukan agar siswa bisa mempersiapkan diri sejak awal jika ada peluang seleksi penerimaan kuliah baik itu di dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu pemkab Mappi juga menganggarkan dari dana Otsus untuk bantuan pendidikan dan beasiswa bagi  mahasiswa Mappi untuk pendidikan di dalam negeri sebanyak 1.303.orang.Untuk program beasiswa ke New Zealand, Pemkab Mappi mengalokasikan dana sebesar Rp 7 miliar. Kuotanya ada tujuh orang yang dinyatakan lulus seleksi. Sehingga Pj Bupati berharap seleksi dilakukan secara profesional tanpa intervensi dari siapapun. “Saya  berharap dari tim IPU New Zealand yang melakukan seleksi bahwa hasil seleksi ini benar –benar hasil murni berdasarkan kemampuan dan kompetensi dari siswa/siswi itu sendiri. Sehingga tujuh besar ini yang nanti akan direkrut dan mempersiapakan diri mengikuti pelatihan pembekalan selama tiga bulan di Jayapura setelah itu dikirim ke luar negeri,” jelas Pj Bupati. Setelah mengikuti pembekalan di Jayapura, peserta beasiswa diberi kesempatan kembali ke Mappi untuk pamit dengan orang tua dan Pemkab Mappi pada bulan Agustus, sebelum diberangkatkan ke New Zealand. “Satu pesan yang saya mau sampaikan tolong pada saat melakukan seleksi nantinya ada adik –adik yang tidak lolos jangan berkecil hati. Bukan berarti itu gagal  tetapi harus tetap semangat, tetap belajar mungkin sekarang ini belum bisa berangkat. Tetapi apabila kemampuan keuangan daerah kita mencukupi maka kita akan mempersiapkan lagi untuk penerimaan gelombang kedua atau tahap kedua,” tegasnya.Sementara itu Dosen Senior (Senior Lecturer Internasional Business), and Senior Internasional Marketing Officer, yang juga selaku koordinator siswa/Siswi penerima beasiswa Pemerintah Provinsi Papua di New Zealand, Marveys Ayomi, BBS.,MMgt. mengatakan kedatangan tim IPU New Zealand karena undangan dari Pemkab Mappi dalam hal ini Pj Bupati. Dalam rangka penandatangan MoU antara Pemkab Mappi dengan Institute of the Pacific United (IPU) New Zealand tentang beasiswa Luar Negeri.Kata Marveys usai melakukan penandatanganan MoU dilangsung dengan prosea seleksi melalui test kepada 33 orang siswa/siswi calon penerima beasiswa. Dan dari jumlah tersebut maka nantinya akan seleksi sebanyak 7 orang yang  akan mendapat beasiswa tersebut.Dalam proses seleksi Lanjut Marveys difokuskan pada empat skill dasar dalam Bahasa Inggris yakni Writing, reading, Listening dan speaking.Lebih jauh Marveys menjelaskan, pelaksanaan test dibagi dalam dua sesi yakni test pertama difokuskan pada Writing dan Reading test dalam bentuk pilihan ganda dan isian. Sementara Sesi kedua test interview atau wawancara untuk mengetes listening, Speaking.Dikatakan Marveys selama pelaksanaan test berlangsung berjalan aman dan lancar namun ada beberapa penyampaian dari anak - anak dimana mereka jarang sekali ada test bahasa Inggris sehungga agak begitu sulit bagi mereka. Namun mereka bisa menyelesaikan semuanya dengan baik.Marveys menegaskan, mulai dari proses seleksi dan nanti hasil dari seleksi itu lakukan secara profesional dan tidak ada intervensi dari siapapun. Sehingga hasil finalnya itu memang murni hasil dari setiap proses seleksi itu Sendiri dengan melihat skill atau kemampuan siswa/siswi yang mengikuti test.“Kita laksanakan teat dengan sangat profesional tidak ada intervensi dari pihak manapun atau siapapun itu. Dari test ini kita lihat dari nilai tertinggi sampai yang terendah,” jelasnya.Marveys menyebutkan, semua pelaksanaan test berjalan aman dan lancar. Dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan hasil test dan rencana minggu ini sudah bisa dilakukan pengumuman.Lanjut Marveys untuk anak -anak yang ikut proses seleksi ini adalah siswa yang direkomendasikan oleh pihak sekolah. Mereka harus bangga apapun hasilnya nanti, mereka meski tetap bangga karena mereka adalah yang terbaik dari sekolah mereka. Dan apapun hasil nanti yang diterima menjadi barometer bagi mereka kedepannya. Karena apabila ada lagi test beasiswa kedepannya paling tidak mereka sudah punya pengalaman.Marveys meminta dukungan orang tua harus suport untuk ajak -anak. Karena pendidikan merupakan salah satu faktor utama untuk merubah kehidupan suatu bangsa.Salah seorang peserta tes, Selerina M. Basagai mengucapkan terima kasih karena diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi beasiswa luar negeri. “Saya sangat bangga karena kami siswa/siswi di Kabupaten Mappi bisa mengikuti seleksi beasiswa luar negeri ini,” ungkapnya.Selerina berharap, program ini bisa membangun SDM di Kabupaten Mappi menjadi lebih baik. “Harapan saya kalau saya lulus ikut seleksi ini, ke depannya saya bisa membangun Kabupaten Mappi ini. Saya juga menyampaikan  terima kasih kepada bapak Pj Bupati Mappi karena telah membuka program beasiswa luar negeri untuk kami anak –anak di Kabupaten Mappi agar kami bisa bersaing dengan saudara-saudara kami di luar sana,” pungkasnya. (Redaksi) 16 Mar 2023, 13:26 WIT
Pemkab Mappi Terima Penghargaan UHC Award 2023, Wujud Komitmen Cakupan Program JKN Papuanewsonline.com, MAPPI - Pemerintah Kabupaten Mappi  Provinsi Papua Selatan menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2023 sebagai apresiasi atas komitmen dan wujud dukungan Jaminan Kesehatan  Nasional (JKN). Penghargaan UHC 2023 diberikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Mappi sebagai wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)  Indonesia. Piagam penghargaan UHC diberikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagari) Tito Karnavian kepada Pemerintah Kabupaten Mappi yang di wakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mappi, Ferdinand Kainakaimu di Jakarta, Selasa (14/3/2023). Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar S.,STP M,.Si yang diwakili Sekda Kabupaten Mappi, Ferdinand Kainakaimu usai menerima penghargaan tersebut mengaku senang. Menurutnya ini menjadi sebuah kebanggaan bagi Pemkab Mappi karena sudah berhasil mencover masyarakat dalam hal mendapatkan pelayanan kesehatan melalui program pemerintah pusat. Kata Sekda Ferdinand piagam penghargaan diberikan kepada pemerintah Kabupaten Mappi atas dukungan dan kontribusi dalam program Jaminan Kesehatan Nasional dengan Pencapaian Universal Health Coverage. “Setelah mendapatkan penghargaan berupa Piagam dan Piala kami merasa senang, apresiasi kepada bapak Presiden melalui Kemenko PMK yang telah memberikan piagam dan piala ini kepada kami Pemerintah Kabupaten Mappi,”ungkapnya. Penghargaan tadi Lanjut Sekda Ferdinand membuat pihaknya lebih tertantang kedepan untuk terus memberikan pelayanan JKN yang lebih maksimal lagi dalam mencover masyarakat. Sehingga lebih memproteksi masyarakat dalam memberikan layanan kesehatan. “Penghargaan tadi meminta kita untuk lebih memperhatikan lagi masyarakat dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan kedepannya. Kami dari Pemkab Mappi sangat bangga apalagi pak Penjabat Bupati sudah menugaskan saya sebagai Sekda untuk mengikuti kegiatan ini,” ucap Sekda. Sekda menyebutkan, dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden RI, Prof. Dr. K. H. Ma'ruf Amin, Menko PMK, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan serta sejumlah pejabat lainnya. “Karena mengingat peserta yang menerima penghargaan tadi banyak jadi proses penyerahan piagam dibagi beberapa sesi. Dan untuk kami dari Pemerintah Kabupaten Mappi itu diberikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Bapak Tito Karnavian,” pungkasnya. (Redaksi) 15 Mar 2023, 13:19 WIT
Timsel Gelar Sosialisasi Seleksi Calon Komisoner Bawaslu PPT Papuanewsonline.com, Mimika - Tim Seleksi (Timsel) mulai melakukan sosialisasi pendaftaran calon komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua tengah periode 2023-2028.Sosialisasi ini dilaksanakan di Kabupaten Mimika, bertempat di Ballroom Hotel Grand Tembaga, Rabu (15/3/20233). Didepan para peserta, Sekretaris Timsel Anton Wambrauw Dalam pemaparan materi mengatakan,pendaftaran calon anggota Bawaslu Provinsi Papua Tengah akan dibuka mulai tanggal 28 maret mendatang, sehingga bagi masyarakat kabupaten Mimika yang berminat, silakan mendaftar dan mengikuti tahapan yang ada.“ Bagi warga Mimika yang berminat, segera mendaftarkan diri dan mengajukan berkasnya, karena Untuk Formulir tahapan seleksi dan persyaratan calon anggota Bawaslu secara lengkap dapat diakses melalui website masyarakat Bawaslu melalui link: bit.lyformulirpendaftaranbawasluprovinsipapuatengah. serta waktu pendaftaran penerimaan Bakal Calon Anggota Bawaslu,” Jelasnya. Lanjut Anton, Pendaftaran seleksi anggota komisoner Bawaslu Provinsi Papua Tengah mulai tanggal: 28 Maret sampai dengan 6 April 2023, Setiap hari kerja (pukul: 08.00-16.00 WIT), kecuali batas akhir. “ Penerimaan pendaftaran batas 6 April 2023 paling lambat pukul: 23.59 WIT, Pendaftaran serta seleksi tidak dipungut biaya dan juga Informasi lebih lanjut dapat menghubungi contact person Sekretariat  Timsel Sodara M. Amin HP :082125857498, Sodara Melki Laleb HP : 08114880026, dan Sodara Hanif HP : 085643294384,” Terangnya.Anton berharap agar  masyarakat Mimika yang memiliki potensi dan memenuhi persyaratan dapat mengambil bagian dari proses seleksi anggota Bawaslu Provinsi Papua Tengah periode 2023-2028. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Timsel Sitti Nur Alam menambahkan  dalam sosialisasi pendaftaran, Tim Seleksi siap   membantu dalam mensosialisasikan pembentukan anggota komisoner  Bawaslu Provinsi Papua Tengah. Sitti Nur Alam mengatakan bahwa dalam sosialisasi ini, akan  dilakukan dalam dua tahap, yang pertama telah dilakukan di Nabire dan yg kedua di Kabupaten Mimika, yang pada dasarnya sosialisasi ini membicarakan tentang jadwal tahapan dalam mengikuti seleksi dan persyaratan calon anggota Bawaslu Provinsi Papua Tengah. " Untuk teknis pelaksanaan seleksi, ada  panduan khusus jadi  ada beberapa tahapan, yakni tahap penelitian administrasi, tes tertulis, tes psikologi dan wawancara,” Ucapnya.Ia menambahkan, wajib mengupayakan menjaring putra-putri terbaik di Kabupaten Mimika yang berpotensi mendaftarkan diri di tingkat provinsi menjadi calon komisioner Bawaslu Provinsi Papua Tengah.( Ardhi ) 15 Mar 2023, 13:14 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT