logo-website
Minggu, 09 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Raih Juara I MTQ Provinsi, Briptu Muhammad Ridha Siap Wakili Maluku ke Tingkat Nasional Papuanewsonline.com, Ambon - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh personel Polda Maluku. Di tengah tugasnya sebagai anggota Polri, Briptu Muhammad Ridha Man Arfa, Bamin Urmintu Subbagrenmin Itwasda Polda Maluku, berhasil meraih Juara I Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 pada Cabang Seni Kaligrafi Golongan Hiasan Mushaf Putra.Keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Polda Maluku, tetapi juga menjadi representasi peran Polri sebagai institusi yang mendorong pengembangan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, serta memiliki kemampuan di berbagai bidang, termasuk seni dan keagamaan.Briptu Ridha tampil mewakili Kontingen Kota Ambon dalam ajang MTQ Tingkat Provinsi Maluku yang mempertemukan para peserta terbaik dari kabupaten dan kota se-Maluku. Kompetisi berlangsung ketat dengan melibatkan peserta dari berbagai daerah yang menampilkan kemampuan terbaik dalam seni kaligrafi Al-Qur'an.Pada cabang yang diikuti Briptu Ridha, babak penyisihan dilaksanakan pada 24 Juni 2026 dan diikuti oleh sembilan peserta dari sebelas kabupaten/kota di Provinsi Maluku. Dari tahapan tersebut, hanya tiga peserta terbaik yang berhasil melaju ke babak final yang digelar pada 26 Juni 2026.Dalam babak final, para peserta diberikan waktu selama delapan jam, termasuk waktu istirahat, untuk menyelesaikan karya kaligrafi hiasan mushaf. Perlombaan dimulai pukul 08.30 hingga 16.30 WIT dengan penilaian yang menitikberatkan pada aspek estetika, ketepatan kaidah kaligrafi, kreativitas, dan kualitas artistik karya.Melalui hasil penilaian dewan hakim, Briptu Muhammad Ridha Man Arfa berhasil meraih nilai tertinggi dan ditetapkan sebagai Terbaik I Cabang Seni Kaligrafi Golongan Hiasan Mushaf Putra Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026.Atas prestasi tersebut, Briptu Ridha akan mewakili Provinsi Maluku pada ajang MTQ Tingkat Nasional yang akan diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas capaian yang diraih personel Polda Maluku tersebut."Prestasi yang diraih Briptu Muhammad Ridha merupakan kebanggaan bagi keluarga besar Polda Maluku. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa anggota Polri tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga mampu berprestasi di bidang keagamaan dan seni budaya. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Polri berjalan secara seimbang, baik dalam aspek profesionalitas maupun penguatan karakter dan spiritualitas," ujar Kabid Humas.Menurutnya, keberhasilan Briptu Ridha juga menjadi inspirasi bagi generasi muda dan seluruh personel Polri untuk terus mengembangkan potensi diri serta berkontribusi positif bagi daerah dan bangsa."Kami berharap prestasi ini dapat memotivasi personel lainnya untuk terus berkarya dan mengharumkan nama institusi melalui berbagai bidang. Polda Maluku akan terus memberikan dukungan kepada Briptu Ridha dalam mempersiapkan diri menghadapi MTQ Nasional sehingga dapat membawa nama baik Maluku di tingkat nasional," tambahnya.Sementara itu, Briptu Muhammad Ridha Man Arfa mengaku bersyukur atas capaian yang berhasil diraihnya dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga perlombaan."Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas amanah dan prestasi ini. Kemenangan ini bukan hanya untuk pribadi saya, tetapi juga untuk keluarga, Polda Maluku, Kota Ambon, dan seluruh masyarakat Maluku. Persaingan dalam MTQ tingkat provinsi sangat ketat karena seluruh peserta merupakan perwakilan terbaik dari daerah masing-masing," ungkap Ridha.Ia mengatakan akan memanfaatkan waktu yang ada untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri secara maksimal menghadapi MTQ Nasional di Semarang."Insya Allah saya akan terus berlatih dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk mewakili Provinsi Maluku di tingkat nasional. Saya berharap dapat memberikan hasil terbaik dan membawa nama Maluku semakin dikenal melalui prestasi di bidang seni kaligrafi Al-Qur'an," katanya.Prestasi Briptu Muhammad Ridha menjadi bukti bahwa anggota Polri mampu berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat, termasuk pengembangan seni dan syiar Islam. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat komitmen Polri dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing untuk Indonesia yang lebih maju. PNO-12 01 Jul 2026, 18:52 WIT
Satgas Pamtas RI‑PNG Wujudkan Peran Sosial, Dampingi Anak Belajar Menggambar di Perbatasan Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia‑Papua Nugini tahun 2026 tidak hanya menjalankan tugas utama menjaga keamanan dan kedaulatan negara. Di daerah penugasan, para personel juga aktif melaksanakan peran sosial guna mendukung kemajuan generasi muda di wilayah perbatasan. Salah satunya dilakukan oleh prajurit Batalyon Parako 462 Pasgat Pos Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, pada Selasa (30/6/2026).Kegiatan yang diadakan adalah pendampingan belajar menggambar dan mewarnai bagi anak‑anak yang tinggal di sekitar pos pengamanan. Para prajurit dengan sabar mengajari cara memegang alat gambar yang benar, mengembangkan daya imajinasi, serta teknik mewarnai yang rapi dan indah. Meskipun fasilitas yang tersedia terbatas, semangat anak‑anak dan kesungguhan para pendamping menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan penuh makna. Komandan Pos Tanah Merah menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan wilayah serta pendekatan persaudaraan antara TNI dan masyarakat. “Selain menjaga keamanan, kami ingin hadir sebagai sahabat dan pendamping warga. Melalui kegiatan sederhana ini, kami berharap dapat menumbuhkan minat belajar, kreativitas, serta semangat meraih cita‑cita pada anak‑anak di perbatasan,” ujarnya. Langkah ini juga bertujuan mempererat hubungan emosional antara aparat dan warga, sehingga kehadiran TNI benar‑benar dirasakan manfaatnya tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam bidang pendidikan dan pembinaan generasi penerus. Anak‑anak pun terlihat antusias mengikuti setiap arahan, menunjukkan kegembiraan dapat belajar hal baru bersama para prajurit.Penulis: JidEditor: GF 30 Jun 2026, 23:33 WIT
59 Personel Polda Papua Tengah Terima Kenaikan Pangkat Periode 1 Juli 2026 Papuanewsonline.com, Nabire – Sebanyak 59 personel yang terdiri dari anggota Polri dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) resmi menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam upacara Korps Raport yang digelar di Lapangan Polda Papua Tengah, Jalan Pwpera, Distrik Nabire, pada Selasa (30/6/2026) pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, dan turut dihadiri oleh pengurus Bhayangkari serta keluarga para penerima kenaikan pangkat. Dari jumlah tersebut, rinciannya meliputi 3 Perwira Menengah, 2 Perwira Pertama, 52 Bintara, 1 Tamtama, dan 1 orang PNS. Kenaikan pangkat ini berlaku efektif mulai 1 Juli 2026 dan dinilai bukan sekadar seremonial, melainkan penanda semangat baru untuk mempererat hubungan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kapolda menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan wujud apresiasi negara dan institusi atas dedikasi, kesetiaan, serta kinerja yang telah ditunjukkan selama bertugas. Namun, ia mengingatkan agar pencapaian ini tidak menimbulkan rasa sombong, melainkan menjadi amanah yang membutuhkan profesionalisme, integritas, dan keteladanan yang lebih tinggi. Menghadapi dinamika tantangan keamanan di wilayah Papua Tengah, Brigjen Jermias berpesan agar seluruh personel senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga komitmen keamanan, serta mengutamakan pendekatan yang manusiawi, cepat tanggap, dan berkeadilan. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga dan Bhayangkari atas dukungan dan doa yang menjadi kekuatan utama para anggota dalam menjalankan tugas.   Penulis: Jid Editor: GF 30 Jun 2026, 21:52 WIT
Mentan Amran: Bangun Kemandirian Pangan Papua, Bukan Ambil Alih Lahan Papuanewsonline.com, Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pembangunan sektor pertanian di Papua bertujuan mewujudkan kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Menurutnya, kebutuhan pangan warga Papua harus dipenuhi dari hasil produksi lokal, dengan mengembangkan komoditas seperti beras, sagu, ubi, dan tanaman unggulan lainnya. Ia menekankan bahwa program Cetak Sawah Rakyat bukanlah bentuk penguasaan lahan milik warga. Sebaliknya, pemerintah hadir untuk membantu masyarakat adat mengoptimalkan lahan yang mereka miliki melalui penyediaan alat pertanian, jaringan irigasi, benih unggul, serta pendampingan teknologi budidaya secara langsung. Dukungan tersebut mulai menunjukkan hasil nyata. Produktivitas gabah yang sebelumnya hanya sekitar 3 ton per hektare kini meningkat menjadi 7 ton. Siklus tanam pun bertambah dari satu kali menjadi hingga tiga kali dalam setahun, sehingga produksi dan pendapatan petani terus meningkat. Harga beras di pasar yang sempat mencapai Rp30 ribu per kilogram juga turun menjadi sekitar Rp12 ribu per kilogram. Pemerintah telah menyalurkan total anggaran sekitar Rp5 triliun untuk pembangunan pertanian di Papua, yang meliputi bantuan tahun lalu sebesar Rp2 triliun dan Rp3,2 triliun pada tahun ini. Dana tersebut digunakan untuk pengadaan traktor, perbaikan irigasi, serta penyediaan bibit kakao, kopi, ubi, dan sagu. Luas lahan tanam pun kini mencapai sekitar 80 ribu hektare.   Penulis: Jid Editor: GF 30 Jun 2026, 21:47 WIT
152 Rumah di Mimika Lolos Verifikasi Awal Program Bedah Rumah Papuanewsonline.com, Mimika – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKP2) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mengumumkan sebanyak 152 unit rumah milik warga yang tersebar di 18 distrik telah berhasil melewati tahap verifikasi pertama dalam program peningkatan kualitas rumah atau bedah rumah. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas, Abriyanti Nuhuyanan, di Pusat Pemerintahan pada Senin (29/6/2026). Proses penentuan penerima bantuan dilakukan secara bertahap melalui Aplikasi Sistem Informasi Bantuan Perumahan (SIBARU), sebuah sistem digital milik Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Data diajukan dan diverifikasi terlebih dahulu oleh pemerintah distrik untuk menilai tingkat kerusakan bangunan, apakah termasuk kategori rusak berat, sedang, atau ringan. Sementara itu, untuk tahap kedua dengan kuota total 300 unit rumah, baru 224 data yang berhasil diunggah dan masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. Abriyanti mengakui bahwa jumlah bantuan yang tersedia belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan warga, sehingga pihaknya terus menunggu kelengkapan data dari setiap distrik agar penyaluran dapat berjalan tepat sasaran. Setelah verifikasi selesai, tim akan melakukan pengecekan akhir sebelum pekerjaan dimulai. Setiap rumah yang mendapatkan bantuan akan menerima dana sekitar Rp50 juta yang khusus digunakan untuk perbaikan fisik bangunan. Salah satu tantangan utama adalah akses menuju lokasi yang sulit dijangkau, mengingat anggaran yang diberikan hanya mencakup biaya pembangunan saja. Penulis: Jid Editor: GF 30 Jun 2026, 21:42 WIT
71 Personel Kepolisian di Mimika Terima Kenaikan Pangkat Periode 1 Juli 2026 Papuanewsonline.com, Mimika – Sebanyak 71 personel dari Polres Mimika, Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Papua Tengah, dan Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat IV Mimika resmi mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi mulai 1 Juli 2026. Upacara laporan kenaikan pangkat dilaksanakan di halaman Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Kuala Kencana, pada Selasa (30/6/2026). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, serta dihadiri Komandan Batalyon B Pelopor, pejabat utama, seluruh personel, dan keluarga anggota yang menerima penghargaan kenaikan pangkat tersebut. Dari jumlah keseluruhan, terdiri dari tiga perwira, 19 Ajun Inspektur Polisi, 13 Brigadir Kepala, dua Brigadir, 33 Brigadir Polisi, dan satu Bhayangkara yang naik ke jenjang jabatan lebih tinggi. Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar tanda kehormatan, melainkan bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, integritas, dan kinerja yang telah ditunjukkan selama bertugas. Penetapan ini melalui proses penilaian yang selektif, transparan, dan berkesinambungan sebagai bagian dari pembinaan karier di lingkungan Polri. Ia berharap momentum ini menjadi pendorong semangat untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. Mengingat tantangan tugas yang semakin beragam, seluruh personel diminta terus memperdalam pengetahuan, mengedepankan pendekatan yang manusiawi, serta mengutamakan penyelesaian masalah demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Penulis: Jid Editor: GF 30 Jun 2026, 21:27 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT