Papuanewsonline.com
BERITA TAG Olahraga
Homepage
Atlet Garbha Presisi Polri Borong Medali di Ajang PON Beladiri 2025
Papuanewsonline.com, Kudus - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025, yang diselenggarakan di Kudus, Jawa Tengah, pada 11 hingga 26 Oktober 2025.Ajang nasional yang diikuti oleh 2.645 atlet dari 38 KONI Provinsi ini mempertandingkan 10 cabang olahraga beladiri, yaitu:1. Karate2. Tarung Derajat3. Ju-Jitsu4. Pencak Silat5. Taekwondo6. Gulat7. Judo8. Sambo9. Wushu 10. Shorinji KempoSelama perhelatan berlangsung, Data perolehan medali dari atlet Polri di cabang beladiri lainnya masih terus dihimpun, dan diharapkan kontribusi anggota Polri dapat semakin memperkuat posisi Indonesia di kancah olahraga nasional.Dari cabang-cabang tersebut, sejumlah atlet Polri turut berpartisipasi mewakili provinsi masing-masing, menampilkan kemampuan terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas. Salah satu cabang yang menorehkan hasil gemilang adalah Taekwondo, di mana atlet Garbha Presisi Polri berhasil mengumpulkan 5 medali emas, 2 perak, dan 3 perunggu.Perolehan Medali Cabang Taekwondo oleh Atlet Polri:???? Medali Emas: 1. Briptu Rizky Anugrah Prasetyo – Polda Jawa Timur (Kelas O-87 kg Putra) 2. Bripda Adhetian Setya Putra – Polda Metro Jaya (Kelas U-87 kg Putra) 3. Bripda Mega Djuwita – Polda Riau (Kelas U-73 kg Putri) 4. Bripda Petrus Khrisna Putra – Polda Metro Jaya (Kelas U-54 kg Putra) 5. Bripda Shaleha Fitriana – Polda Jawa Tengah (Kelas U-62 kg Putri)???? Medali Perak: 1. Bripda Sekar Embun – Polda Bangka Belitung (Kelas U-67 kg Putri) 2. Briptu Siloam Begur – Polda Kalimantan Timur (Kelas U-54 kg Putra)???? Medali Perunggu:1. Briptu Johansen Visenzo – Polda Sulawesi Tengah (Poomsae Beregu Putra) 2. Bripda Yogy Aziz Sigiantoro – Polda Jawa Tengah (Kelas U-87 kg Putra) 3. Bripda Hanifah Safitri – Polda Riau (Kelas U-53 kg Putri)Kombes Pol Philemon Ginting, S.I.K., M.H. Kabag Binjas SSDM Polri selaku pengurus Komite Olahraga Polri mengungkapkan “Prestasi yang diraih para atlet Garbha Presisi Polri di ajang PON Beladiri 2025 ini merupakan wujud nyata dari semangat disiplin, dedikasi, dan jiwa pantang menyerah anggota Polri. Kami bangga karena mereka tidak hanya menunjukkan kemampuan dalam olahraga beladiri, tetapi juga memperlihatkan karakter kuat dan integritas tinggi yang menjadi jati diri seorang Bhayangkara. Ke depan, Polri melalui Komite Olahraga Polri (KOP) akan terus membina dan memfasilitasi para atlet untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Olahraga beladiri bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari pembentukan mental dan fisik yang siap mendukung tugas pokok Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,”Eksistensi Komite Olahraga Polri (KOP) berperan penting dalam pembinaan, pengembangan, dan penyaluran bakat anggota Polri di bidang olahraga. KOP menjadi wadah resmi yang mengoordinasikan kegiatan olahraga di lingkungan Polri serta menjembatani sinergi antara pembinaan jasmani, pengembangan prestasi, dan peningkatan citra positif Polri di masyarakat.Melalui KOP, Polri, serta para pelatih dan pimpinan satuan di seluruh Indonesia, Polri terus berkomitmen mencetak atlet berprestasi yang mampu bersaing secara sportif, terhormat, dan berintegritas tinggi.Kegiatan PON Beladiri 2025 di Kudus menjadi momentum penting untuk mempererat semangat sportivitas, memperkokoh persaudaraan, dan menumbuhkan rasa bangga terhadap bangsa. Polri akan terus berperan aktif membangun karakter personel yang tangguh, disiplin, dan berprestasi, sejalan dengan semangat Polri Presisi Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. PNO-12
15 Okt 2025, 20:29 WIT
Raih Prestasi Gemilang, Polwan Sumut Sabet Emas di Piala Dunia Kickboxing Uzbekistan
Papuanewsonline.com, Jakarta - Prestasi gemilang kembali ditorehkan keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Seorang Polwan muda dari Polda Sumatera Utara, BRIPDA APRILIA EKA PUTRI LUMBANTUNGKUP, S.Pd., berhasil mengibarkan Merah Putih di kancah olahraga dunia dengan meraih Medali Emas pada Uzbekistan Kickboxing World Cup 2025.Kejuaraan bergengsi yang berlangsung pada 7-12 Oktober 2025 di Tashkent, Uzbekistan ini mempertemukan atlet-atlet terbaik dunia dari negara-negara dengan tradisi dan pembinaan kickboxing yang sangat kuat. Di tengah persaingan yang ketat, BRIPDA APRILIA tampil perkasa dan berhasil keluar sebagai juara dunia pada kategori K-1 52 KG Female.Merespons kemenangan ini, Irjen Pol Irjen Pol. Drs. Mulia Hasudungan Ritonga, M.Si. selaku Kakorsabhara Baharkam Polri menyampaikan apresiasi dan kebanggaan yang mendalam.“Atas nama pimpinan dan seluruh jajaran, kami mengucapkan selamat sebesar-besarnya kepada BRIPDA APRILIA. Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa semangat juang dan daya saing personel Polri di bidang olahraga tidak kalah tangguh dibanding di medan tugas operasional. Di panggung dunia yang keras, ia tidak hanya bertanding, tetapi menang dan mengharumkan nama Indonesia,” ujar IJP Ritonga.Lebih lanjut, IJP Ritonga menegaskan komitmen Komite Olahraga Polri (KOR) dalam membina bakat-bakat unggulan di tubuh Polri.“Komite Olahraga Polri akan terus mendorong dan memfasilitasi personel berprestasi. Kemenangan BRIPDA APRILIA menjadi inspirasi dan pembuktian bahwa program pembinaan atlet kita berada di jalur yang tepat. Ini baru awal, kita akan terus pertahankan dan tingkatkan prestasi ini. Kami buktikan, Polri turut aktif mengibarkan Merah Putih melalui prestasi olahraga dunia,” tegasnya. PNO-12
13 Okt 2025, 08:02 WIT
Turunkan 3.572 Personel Gabungan, Polri Sukses Amankan Perhelatan Event MotoGP Mandalika 2025
Papuanewsonline.com, NTB – Perhelatan dunia MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, resmi berakhir dengan sukses. Selama tiga hari pelaksanaan, mulai 3 hingga 5 Oktober 2025, seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa satu pun insiden berarti.Keberhasilan ini menjadi bukti nyata profesionalisme aparat keamanan, khususnya Polda NTB, yang menjadi garda terdepan dalam mengawal jalannya event internasional bergengsi tersebut.Untuk memastikan keamanan di setiap lini, Polda NTB menggelar Operasi Mandalika Rinjani 2025, sebuah operasi khusus pengamanan berskala besar yang dirancang khusus untuk mendukung suksesnya MotoGP Mandalika.Kasatgas Humas Operasi Mandalika Rinjani 2025, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., dalam keterangannya Minggu petang (05/10/2025) usai prosesi penyerahan trofi kepada para pembalap MotoGP, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat.“Pelaksanaan MotoGP dari tanggal 3 sampai 5 Oktober 2025 berjalan sangat aman dan lancar. Tidak ada insiden yang mengganggu jalannya event, baik di dalam maupun di luar area sirkuit. Ini hasil sinergi yang luar biasa antara Polda NTB, Korem 162/WB, Pemerintah Provinsi, hingga pemerintah kabupaten/kota se-Pulau Lombok,” ujar Kholid.*Sinergi Kuat, Pengamanan Ketat di Darat, Laut, dan Udara*Dalam operasi pengamanan ini, 3.572 personel diterjunkan di berbagai titik strategis mulai dari kawasan sirkuit hingga jalur-jalur penyangga di seluruh Pulau Lombok.Tidak hanya mengandalkan pengamanan di darat, Polda NTB juga menyiagakan pasukan dan armada di wilayah laut dan udara untuk mengantisipasi setiap potensi gangguan, baik dari aspek transportasi maupun keamanan kawasan wisata.Setiap Polres jajaran di Pulau Lombok turut dilibatkan dan dikendalikan langsung oleh Kapolres masing-masing melalui sistem komando berlapis, demi memastikan setiap jalur menuju Mandalika bebas hambatan dan aman bagi wisatawan serta peserta MotoGP. “Langkah preventif dan preemtif juga kami lakukan sejak awal, termasuk pengawasan di seluruh pintu masuk Pulau Lombok, baik pelabuhan maupun bandara. Tujuannya untuk memastikan situasi tetap kondusif dan bebas dari ancaman yang dapat mengganggu jalannya event,” jelasnya.*MotoGP Mandalika, Citra Positif bagi NTB dan Indonesia*Kesuksesan MotoGP 2025 tak hanya menjadi kemenangan bagi penyelenggara dan para pembalap, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat NTB dan Indonesia.Dengan situasi keamanan yang terkendali, seluruh penonton, tim, dan kru MotoGP dapat menikmati gelaran ini dengan nyaman dan aman.“Keamanan adalah kunci utama dalam setiap event besar. Tanpa keamanan, kemeriahan tidak akan berarti. Karena itu kami sangat bersyukur MotoGP Mandalika 2025 dapat berjalan dengan sempurna,” tambah Kombes Kholid.Ia juga menyebut, meski masih ada sejumlah hal teknis yang perlu dievaluasi untuk penyempurnaan di masa mendatang, namun secara umum Operasi Mandalika Rinjani 2025 dinilai sangat sukses.*Polda NTB Tunjukkan Kesiapan Event Dunia*Dengan keberhasilan ini, Polda NTB kembali membuktikan kemampuannya dalam menangani pengamanan event berskala internasional. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa NTB siap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan dunia, dengan dukungan keamanan yang solid, profesional, dan humanis.“Semoga kesuksesan ini menjadi citra positif bagi NTB dan Polda NTB, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kita tunjukkan bahwa Lombok dan Mandalika siap menjadi ikon dunia yang aman, damai, dan penuh keramahan,” tutup Kasatgas Humas Ops Mandalika Rinjani 2025. PNO-12
07 Okt 2025, 07:24 WIT
Penonton MotoGP Mandalika Tembus 140 Ribu, Polisi Sukses Urai Kemacetan
Papuanewsonline.com, Lombok Tengah - Keberhasilan kepolisian dalam mengelola arus lalu lintas dan menjaga keamanan saat itu ajang MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika terpampang nyata. Selama tiga hari ajang internasional itu digelar, jalanan menuju kawasan Mandalika ramai lancar tanpa kemacetan yang berarti.Padahal, perhelatan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika sukses mencetak sejarah baru dengan kehadiran 140.324 penonton. Angka ini menunjukkan peningkatan luar biasa sebesar 36,3 persen dalam tiga tahun terakhir. Kenaikan paling tajam terjadi pada tahun 2025, bertambah 19.072 orang atau sekitar 15,7 persen dibandingkan tahun 2024. Lonjakan ini bahkan terasa hingga ke area Paddock dan VIP Village, yang mengalami peningkatan 36 persen pengunjung dalam satu tahun.Kabidhumas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid S.I.K, mengungkap bahwa meskipun terjadi lonjakan penonton hingga puluhan ribu orang, kondisi di jalanan tetap terkendali. Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pengaturan lalu lintas yang tepat dan kerja keras aparat kepolisian."Meskipun jumlah penonton tembus 140 ribu dan kendaraan berjubel masuk ke kawasan Mandalika, Polisi berhasil mengurai arus kendaraan sehingga jalanan tetap ramai lancar tanpa kemacetan yang berarti," jelas Kombes Pol. Kholid, Minggu (4/10/25)Pihak kepolisian menerapkan rekayasa dan pengaturan lalu lintas yang ketat di berbagai titik krusial. Mobilisasi penonton, mulai dari pintu masuk hingga area parkir, dapat berjalan mulus.Tindakan kepolisian yang proaktif dan terkoordinasi menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran akses menuju sirkuit, sehingga ribuan kendaraan dapat terdistribusi secara efektif dan tidak menumpuk di satu titik. Selain mengurai kemacetan, fokus utama kepolisian juga diarahkan pada pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) selama perhelatan berlangsung.Kabidhumas Polda NTB menambahkan, kondisi secara keseluruhan tetap aman dan kondusif berkat pemantauan situasi yang ketat dan akurat. Aparat kepolisian bekerja siang dan malam untuk mengantisipasi segala potensi gangguan Kamtibmas, baik di dalam maupun di luar area sirkuit.“Keberhasilan Polda NTB dalam mengelola lonjakan penonton yang memecahkan rekor sambil mempertahankan arus lalu lintas yang lancar dan Kamtibmas yang kondusif membuktikan profesionalisme aparat keamanan dalam mendukung suksesnya event kelas dunia di Pertamina Mandalika International Circuit,” ungkapnya. PNO-12
07 Okt 2025, 07:17 WIT
Perketat Keamanan MotoGP Mandalika 2025, Astamaops Kapolri Pimpin Patroli Udara
Papuanewsonline.com, Mataram – Untuk memastikan kesiapan pengamanan MotoGP Mandalika 2025, Astamaops Kapolri, Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si., memimpin langsung pemantauan dari udara personel pengamanan Operasi Mandalika Rinjani 2025, Jumat (03/10/2025).Pemantauan dilakukan secara menyeluruh, baik di darat maupun melalui patroli udara menggunakan helikopter. Dalam kegiatan ini, Komjen Fadil didampingi Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan, S.H., S.I.K., Wakapolda Brigjen Pol. Hari Nugroho, serta sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan Polda NTB.Selain meninjau kawasan sekitar Sirkuit Mandalika, rombongan juga melakukan pengecekan ke Posko Command Center Operasi Mandalika Rinjani 2025 yang menjadi pusat kendali pengamanan.Kasatgas Humas Operasi Mandalika Rinjani 2025, Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK., menegaskan bahwa pengecekan ini bertujuan memastikan seluruh personel pengamanan bekerja sesuai rencana dan standar operasional yang telah ditetapkan.“Kunjungan dan pengecekan ini dalam rangka memastikan kesiapan Operasi Mandalika Rinjani 2025, yang menjadi bagian penting dari pengamanan ajang balap internasional MotoGP Mandalika 2025,” jelasnya.Dengan pemantauan langsung dari Mabes Polri, diharapkan seluruh rangkaian balapan MotoGP di Mandalika dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi penonton maupun peserta. PNO-12
05 Okt 2025, 20:19 WIT
Anti-Drone Action, Polri Pastikan MotoGP Mandalika Aman dari Ancaman Udara
Papuanewsonline.com, Mandalika - Astamaops Kapolri Komjen. Pol. Dr. H. Muhammad Fadil Imran, M.Si., Sabtu (4/10/2025), meninjau langsung pos pantau dan pengamanan drone di Bukit Jokowi. Pos khusus tersebut disiapkan untuk mendukung jalannya pengamanan MotoGP 2025, di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).Dalam tinjauannya, Komjen. Fadil Imran memastikan seluruh peralatan dan personel Satgas Drone Mabes Polri, siap siaga mengantisipasi potensi ancaman dari drone liar, yang dapat mengganggu jalannya balapan internasional tersebut.“Pengamanan jalannya MotoGP Mandalika tidak hanya di darat dan udara dengan patroli biasa, tetapi juga dengan sistem pertahanan udara ringan yang bisa melumpuhkan drone liar. Hal ini penting demi keamanan pembalap, ofisial, maupun penonton,” jelas Komjen. Fadil Imran.Astamaops Kapolri menambahkan, kehadiran teknologi anti-drone yang dioperasikan personel khusus, menjadi salah satu langkah preventif, untuk menjaga kelancaran dan keselamatan event kelas dunia ini.Di pos pantau, para personel memperagakan cara kerja alat pelumpuh drone yang mampu mendeteksi, sekaligus menonaktifkan drone tak berizin dalam hitungan detik. Langkah itu mendapat apresiasi dari Astamaops Kapolri.“Alat dan personel sudah terlatih dengan baik. Kami pastikan keamanan ajang MotoGP Mandalika 2025 menjadi prioritas utama, sehingga masyarakat dan wisatawan bisa menikmati balapan dengan tenang,” tegasnya.Pos pantau Bukit Jokowi sendiri memiliki posisi strategis, karena berada di titik ketinggian dengan pandangan luas ke arah sirkuit dan area sekitarnya. Dengan sistem itu, aparat dapat memantau pergerakan drone secara real-time, sekaligus melakukan tindakan cepat bila ada potensi gangguan. PNO-12
05 Okt 2025, 20:06 WIT
HUT Mimika ke-29: Perbakin Gelar Kejuaraan Menembak Bergengsi, Hadiah Puluhan Juta Rupiah
Papuanewsonline.com, Mimika –
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kabupaten Mimika, Persatuan
Menembak Indonesia (Perbakin) Cabang Timika sukses menyelenggarakan Kejuaraan
Menembak Senapan Angin di lapangan tembak SP 4, Distrik Wania, pada 4—5 Oktober
2025. Ajang ini berlangsung meriah dengan diikuti 45 atlet menembak dari Mimika
dan Jayapura, yang memperebutkan hadiah total senilai Rp45 juta, ditambah
hadiah utama berupa senapan, medali, dan piagam penghargaan. Kejuaraan ini mempertandingkan empat
kelas utama, yaitu Benchrest 25 Meter Senior, Benchrest 25 Meter Junior, Multi
Range 4 Stage, serta Benchrest 50 Meter Plate. Setiap kategori memperlihatkan
ketangkasan, konsentrasi, dan ketepatan para atlet dalam mengendalikan senapan
angin, membuat suasana lomba penuh semangat dan kompetitif. Kehadiran Bupati Mimika, Johannes
Rettob, dalam acara ini menjadi penyemangat tersendiri bagi para peserta. Dalam
sambutannya, Bupati memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Perbakin
Timika atas kontribusi nyata dalam memajukan olahraga di Mimika. “Terima kasih kepada ketua
Perbakin, panitia, dan seluruh atlet yang telah berpartisipasi dalam kejuaraan
ini. Turnamen ini tidak hanya memperingati HUT ke-29 Mimika, tetapi juga
menjadi ajang silaturahmi antar-atlet, khususnya dengan kehadiran tim dari Jayapura
yang ikut meramaikan Mimika,” ujar Bupati. Ketua Panitia Kejuaraan, Gatot
Suprayogi, menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah daerah, serta
antusiasme para peserta. Ia berharap kejuaraan ini bisa digelar secara rutin
setiap tahun sebagai bagian dari rangkaian HUT Mimika. Sementara itu, Ananias Faot,
Ketua Perbakin Mimika periode 2025—2029, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan
hanya seremonial semata, melainkan menjadi ajang pembinaan dan pencarian bibit
unggul atlet menembak di Kabupaten Mimika. “Kami ingin menjadikan olahraga
menembak sebagai salah satu cabang yang bisa melahirkan prestasi membanggakan
di tingkat provinsi maupun nasional,” katanya. Lebih dari sekadar lomba,
kejuaraan menembak ini juga menunjukkan semangat sportifitas dan persaudaraan.
Para peserta saling memberikan dukungan, baik sesama atlet Mimika maupun tamu
dari Jayapura, mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun olahraga di
Tanah Papua. Dengan dukungan penuh dari
pemerintah daerah dan semangat para atlet, kejuaraan ini diharapkan menjadi
momentum penting untuk mengembangkan olahraga menembak di Mimika, sekaligus
menambah semarak perayaan ulang tahun kabupaten ke-29. Penulis: Jid Editor: GF
04 Okt 2025, 21:06 WIT
Final Kejurnas Motoprix Papua Tengah Seri 2 Region E Digelar di Nabire: Ribuan Penonton Antusias
Papuanewsonline.com, Nabire – Suasana
Nabire, Papua Tengah, pada Minggu siang terasa berbeda. Dentuman mesin motor
balap menggema di kawasan Sirkuit Non Permanen Bandara Lama Nabire, tempat
berlangsungnya Final Kejurnas Motoprix Papua Tengah Seri 2 Region E. Ajang
balap bergengsi ini resmi dimulai pada pukul 13.00 WIT dan langsung menyedot
perhatian masyarakat. Ribuan warga tampak antusias memadati arena, baik yang
datang berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan pribadi. Bentot, selaku panitia pelaksana,
menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan penonton menjadi prioritas utama.
Pihaknya menerapkan aturan ketat dengan membatasi akses ke paddock hanya untuk
official, tim crew, dan pembalap. “Akses ke paddock sekarang kami
perketat. Hanya official, tim crew, dan pembalap yang boleh masuk. Ini untuk
menjaga area tetap steril agar lomba berjalan aman dan lancar,” ungkap Bentot. Selain itu, panitia juga
memberikan kabar gembira bagi masyarakat. Jika pada gelaran sebelumnya penonton
yang membawa kendaraan dikenakan biaya masuk, kali ini akses penonton
sepenuhnya gratis tanpa terkecuali. “Untuk nonton masuk gratis, baik
tanpa kendaraan maupun menggunakan kendaraan. Sebelumnya sempat dikenakan biaya
bagi yang membawa kendaraan, tetapi hari ini tidak,” jelas Bentot. Kejurnas Motoprix tidak hanya
sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ajang pembuktian kemampuan pembalap muda
Papua sekaligus wadah pencarian talenta balap motor potensial yang bisa
bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Dengan lintasan non permanen yang
penuh tantangan, para rider dituntut untuk menunjukkan teknik balap yang
mumpuni, keberanian, serta strategi cerdas dalam menghadapi tikungan tajam
maupun trek lurus berkecepatan tinggi. Sorakan penonton yang memenuhi
tribun dan area sekitar lintasan menambah semangat para pembalap. Kehadiran
masyarakat dalam jumlah besar menunjukkan bahwa olahraga balap motor memiliki
tempat istimewa di hati warga Papua Tengah. Ajang ini diharapkan tidak hanya
menjadi tontonan seru, tetapi juga memberikan dampak positif berupa peningkatan
ekonomi lokal, mulai dari pedagang kaki lima hingga usaha kecil yang turut
merasakan manfaat dari ramainya penonton. Final Kejurnas Motoprix Papua
Tengah Seri 2 Region E ini menjadi penutup rangkaian kompetisi yang paling
ditunggu-tunggu. Dengan segala persiapan matang dari panitia, dukungan
masyarakat, serta semangat juang para rider, ajang ini diharapkan mampu melahirkan
juara-juara baru dan memperkuat eksistensi Papua Tengah sebagai salah satu
pusat olahraga otomotif di Indonesia Timur. Penulis: Hend Editor: GF
30 Sep 2025, 20:57 WIT
Pemkab Mimika Dorong Wisata Nemangkawi Lewat Sertifikasi Pemandu Lokal
Papuanewsonline.com, Mimika –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika kembali menegaskan komitmennya dalam
mengembangkan sektor pariwisata berbasis masyarakat, khususnya wisata pendakian
Puncak Nemangkawi (Cartenz Pyramid). Hal ini diwujudkan melalui penyerahan
sertifikat profesionalisme bagi para pemandu gunung lokal, Selasa (23/09/2025),
dalam acara yang dirangkaikan dengan Forum Group Discussion (FGD) Wisata
Pendakian Nemangkawi di Hotel Horison Diana, Timika. Acara tersebut diinisiasi oleh Yayasan
Wisatari Alam Papua dan mendapat dukungan penuh dari Pemkab Mimika serta
Kementerian Pariwisata. Mewakili Bupati Mimika, Asisten
II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Frans Kambu, menekankan bahwa langkah ini
adalah bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat lokal. “Selama ini kita hanya jadi
penonton di tanah sendiri. Kini saatnya masyarakat ikut jadi pemain utama.
Pemandu lokal harus berada di garda depan agar generasi penerus bisa merasakan
manfaat nyata dari potensi wisata Nemangkawi,” ujar Frans Kambu dengan penuh
semangat. Ia menambahkan bahwa keberhasilan
pengembangan wisata tidak bisa dilepaskan dari peran aktif masyarakat adat,
tokoh pemuda, hingga pihak keamanan. “Kita perlu membangun komunikasi yang
solid dengan semua pihak agar pengelolaan wisata benar-benar membawa dampak
positif dan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” tambahnya. Penggagas Yayasan Wisatari Alam
Papua, Dolfin Beanal, menjelaskan bahwa pemberian sertifikat resmi dari
Kementerian Pariwisata merupakan langkah besar bagi pemandu lokal. “Dengan adanya sertifikat, para
pemandu tidak hanya mendapat pengakuan, tapi juga kesempatan untuk bersaing
secara profesional. Mereka akan mendampingi wisatawan dengan standar layanan
yang baik, sekaligus menjaga kelestarian gunung,” ungkap Dolfin. Menurutnya, pariwisata pendakian
Nemangkawi akan menjadi alternatif sumber ekonomi baru bagi masyarakat. “Kita
tidak bisa terus bergantung pada APBD. Wisata berbasis masyarakat akan membuka
peluang usaha, meningkatkan pendapatan, dan membawa Mimika lebih dikenal dunia,”
ujarnya optimis. Dengan adanya sertifikasi ini,
Pemkab Mimika berharap agar wisata Nemangkawi semakin diminati oleh wisatawan
domestik maupun mancanegara. Ke depan, rencana pengembangan tidak hanya
mencakup jalur pendakian, tetapi juga penyediaan fasilitas pendukung seperti
homestay, transportasi, dan produk UMKM lokal. Program ini diyakini dapat
menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan
mampu memberdayakan masyarakat setempat. Penulis: Jid
Editor: GF
24 Sep 2025, 04:42 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru