logo-website
Rabu, 24 Jun 2026,  WIT
BERITA TAG Kriminal Homepage
Kembali Berulah, KKB Puncak Bunuh 2 Tukang Ojek Papuanewsonline.com, Puncak - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Wilayah Puncak kembali Berulah dengan Melakukan penembakan terhadap 2 Tukang Ojek Warga Sipil di Kampung Weni, Distrik Mageabume, Kabupaten Puncak, Papua Tengah pada Kamis 21 November 2024, Pukul 13:00: Wit.Ka Ops Damai Cartenz-2024, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., saat di konfirmasi mengatakan bahwa, Benar telah terjadi pembunuhan terhadap 2 warga sipil di kabupaten puncak yang diduga dilakukan oleh KKB.“Dapat kami menyapaikan bahwa, telah terjadi pembunuhan terhadap 2 warga sipil yang merupakan tukang ojek, di Kampung Weni, Distrik Mageabume, Kabupaten Puncak, Papua Tengah pada Kamis 21 November 2024, Pukul 13:00: Wit.”, Ujar Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., membeberkan adanya kronologis singkat dari kejadian tersebut.Menurut Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, kejadian pembunuhan tersebut terjadi pada hari Kamis tanggal 21 November 2024 sekira pukul 13.30 Wit. Saat itu saksi berinisial TT, melihat KALENAK MURIB yang merupakan KKB Puncak bersama-sama dengan KKB lainya sedang melakukan Pembunuhan terhadap 2 orang masyarakat Sipil (Pendatang) dengan cara menembak dan membacok para korban menggunakan parang.“Melihat hal tersebut saksi TT pun langsung menuju Distrik Sinak. Setibanya di Distrik Sinak Kabupaten Puncak, saksi TT langsung menceritakan kejadian tersebut kepada saksi P dan kemudian sekira pukul 16.30 Wit, saksi P langsung melaporkan informasi kejadian tersebut ke Mapolsek Sinak.Lanjut Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, adapaun identitas korban yaitu;1. IMRAN. tempat tanggal lahir di Gowa, pada 02 Februari 2001, berjenis kelamin laki-laki, agama islam dan alamat sesuai KTP yaitu, Botokappong, RT.002.RW.002 Kampung Tinggimae Distrik Barombong, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.2. ASRUN EKO PUTRA. tempat tanggal lahir di Bawakung, 20 Desember 2000, berjeniskelamin Laki-laki dan beragama islam, status kawin dan beralamat di Kolongkong, Desa Bontosunggu Kecamatan Gai Esong Utara.Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, menambahkan, Jenazah korban belum di evakuasi dikarenakan akses jalan yang tidak memungkinkan akibat dari adanya Jembatan penghubung antara Distrik Sinak dan Distrik Mageabume terputus sehingga direncanakan proses evakuasi akan dilakukan pada hari ini jumat 22 November 2024.“Hingga saat ini Tim kami dari Satgas Ops Damai Catenz-2024 wilayah puncak telah meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi adanya aksi susulan dari KKB dan telah melakukan Upaya-upaya kepolisian untuk mengejar para Pelaku KKB ini”, Tutup Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno. PNO-12 22 Nov 2024, 15:33 WIT
Polisi Tangani Aksi Pembakaran Kantor BKPSDM Kabupaten Mappi Papuanewsonline.com, Mappi – Personel Polres Mappi saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait aksi penyampaian aspirasi yang berujung dengan tindakan pengrusakan beberapa kantor fasilitas pemerintah Kab. Mappi dan aksi pembakaran kantor BKPSDM Kab. Mappi oleh beberapa oknum masyarakat atas pengumuman hasil seleksi kompetensi dasar cpns formasi tahun 2024.Peristiwa ini terjadi pada Rabu (20/11/2024), dan dari peristiwa tersebut, telah mengalami kerugian berupa 1 (satu) Unit Kantor BKPSDM Kabupaten Mappi yang hangus terbakar dengan barang Inventaris Kantor, serta beberapa fasilitas lainnya.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., saat dikonfirmasi telah membenarkan adanya tindakan anarkis tersebut."Aksi penyampaian Aspirasi tersebut dilakukan oleh beberapa oknum masyarakat yang menuntut penjelasan dari Bpk. Pj. Bupati dan Kepala BKPSDM Kab. Mappi terkait Surat Pengumuman Bupati Mappi Nomor: 800.1.2.2/1667/BUP/XI/2024 Tentang Hasil Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Mappi Formasi Tahun 2024,” ucap Kabid Humas Polda Papua. Dan ditempat terpisah Kapolres Mappi, AKBP Yustinus S. Kadang, S.Sos. M.Si., menjelaskan kronologi yang dimana oknum masyarakat telah mendatangi Kantor BKPSDM yang terletak di Jl. Irian KM. 04 dan melakukan aksi pengrusakan kantor BKPSDM dengan menggunakan parang dan benda tajam lainnya yang mengakibatkan kerusakan berat pada kantor BKPSDM Mappi."Tidak lama dari situ, massa kemudian bergerak menuju Kantor Pendopo Pemda Mappi yang berjarak ± 300 M dari kantor BKPSDM dengan pengamanan dan pengawalan Pers Res Mappi untuk bertemu dengan Bpk. Pj. Bupati Mappi guna menuntut penjelasan atas pengumuman seleksi Kompetensi Dasar CPNS Formasi Tahun 2024," jelasnya.Lebih lanjut Ia menambahkan saat massa tiba di Halaman Kantor Pendopo Pemda Mappi dan ingin bertemu Bpk. Pj Bupati Mappi, namun Beliau masih berada diluar daerah sehingga massa anarkis melakukan aksi pengrusakan di areal Taman Mappi Bangkit dengan menggunakan parang dan senjata tajam lainnya, dan selanjutnya massa kembali bergerak menuju Kantor BKPSDM untuk melanjutkan aksinya.“Massa yang tiba di kantor BKPSDM kembali melakukan aksi perusakan dan Pembakaran Kantor BKPSDM Kabupaten Mappi dengan menggunakan bensin,” jelas Kapolres.Setelah massa selesai melakukan Aksi Pembakaran Kantor BKPSDM Kabupaten Mappi selanjutnya dilakukan koordinasi Kapolres Mappi AKBP Yustinus S. Kadang, S.Sos. MSi., dengan Korlap massa Herman Amkai, dan tidak lama massa kemudian membubarkan diri setelah dilakukan koordinasi Kapolres Mappi dengan Korlap."Selanjutnya Damkar Kab. Mappi tiba di lokasi kebakaran untuk memadamkan api, dan Kapolres juga menambahkan bahwa saat ini Personel Polres Mappi sedang melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti serta melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi terkait aksi demo yang berujung pengerusakan dan pembakaran kantor," tutup Kapolres. PNO-12 22 Nov 2024, 15:00 WIT
Kapolres Minta Warga Hualoy dan Latu Jangan Mudah Terprovokasi Papuanewsonline.com, SBB - Situasi dan kondisi keamanan di wilayah Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kini sudah kondusi. Arus lalu lintas dijalur lintas seram yang melintasi wilayah kecamatan Amalatu, sudah normal kembali, pasca insiden blokade jalan warga Desa Latu, kecamatan Amalatu, yang berlangsung selama beberapa jam, akibat terjadi kesalapahaman dengan warga Negeri Hualoy. Sementara korban penganiayaan sementara dirawat secara intensif di RS hingga sembuh.Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Dennie Andreas Dharmawan, SIK mengatakan, aksi blokade jalan yang dilakukan oleh warga Desa Latu, pada Selasa (19/11/2024), sore kemarin, akibat kesalapahaman, pasca insiden penganiayaan salah satu pemuda Desa Latu, yang dilakukan oleh sejumlah pemuda Hualoy."Untuk arus lalu lintas sudah normal kembali. Tidak ada lagi aksi blokade jalan dan sebagainya. Kejadian yang terjadi merupakan tindak pidana murni. Dimana telah terjadi penganiayaan yang diduga dilakukan oleh sejumlah pemuda Negeri Hualoy, terhadap pemuda Latu,"kata dia, kepada wartawan di Mapolres SBB, Rabu (20/11/2024).Menurut Kapolres Minta Warga Hualoy dan Latu Jangan Mudah Terprovokas.Polres Seram Bagian Barat.- Situasi dan kondisi keamanan di wilayah Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kini sudah kondusi. Arus lalu lintas dijalur lintas seram yang melintasi wilayah kecamatan Amalatu, sudah normal kembali, pasca insiden blokade jalan warga Desa Latu, kecamatan Amalatu, yang berlangsung selama beberapa jam, akibat terjadi kesalapahaman dengan warga Negeri Hualoy. Sementara korban penganiayaan sementara dirawat secara intensif di RS hingga sembuh.Kapolres Seram Bagian Barat, AKBP Dennie Andreas Dharmawan, SIK mengatakan, aksi blokade jalan yang dilakukan oleh warga Desa Latu, pada Selasa (19/11/2024), sore kemarin, akibat kesalapahaman, pasca insiden penganiayaan salah satu pemuda Desa Latu, yang dilakukan oleh sejumlah pemuda Hualoy."Untuk arus lalu lintas sudah normal kembali. Tidak ada lagi aksi blokade jalan dan sebagainya. Kejadian yang terjadi merupakan tindak pidana murni. Dimana telah terjadi penganiayaan yang diduga dilakukan oleh sejumlah pemuda Negeri Hualoy, terhadap pemuda Latu,"kata dia, kepada wartawan di Mapolres SBB, Rabu (20/11/2024).Menurut Kapolres, pihaknya kini masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap para pelaku."Saat ini para terduga pelaku sudah diamankan di Polres SBB dan masih dalam proses penyelidikan. Percayakan kepada kami Polres SBB untuk mengusut tuntas kasus kriminal ini,"tegas Kapolres.AKBP Dennie mengaku, untuk kondisi korban sendiri kini masih dalam perawatan medis, dan belum bisa dimintai keterangannya, terkait insiden yang menimpah korban."Korban dalam keadaan baik dan saat ini mendapat perawatan intensif di RSUD. Pemda SBB dan Polres SBB, maka akan berikan intens kepada korban,"beber Kapolres.Untuk itu, orang nomor satu di Polres SBB ini mengimbau, kepada seluruh masyarakat Desa Latu dan Hualoy, agar tetap menjaga situasi dan kondisi keamanan di kedua negeri tersebut."Saya ajak, saya minta dan saya himbau agar masyarakat kedua Desa Hualoy dan Latu jangan termakan isu hoax, tidak mudah termakan opini. Mari bersama sama menjaga situasi jelang Pilkada tanggal 27 November 2024. Jangan kepentingan pribadi atau kelompok merusak keharmonisan hubungan oran basudara,"pesan Kapolres. "Saat ini para terduga pelaku sudah diamankan di Polres SBB dan masih dalam proses penyelidikan. Percayakan kepada kami Polres SBB untuk mengusut tuntas kasus kriminal ini,"tegas Kapolres.AKBP Dennie mengaku, untuk kondisi korban sendiri kini masih dalam perawatan medis, dan belum bisa dimintai keterangannya, terkait insiden yang menimpah korban."Korban dalam keadaan baik dan saat ini mendapat perawatan intensif di RSUD. Pemda SBB dan Polres SBB, maka akan berikan intens kepada korban,"beber Kapolres.Untuk itu, orang nomor satu di Polres SBB ini mengimbau, kepada seluruh masyarakat Desa Latu dan Hualoy, agar tetap menjaga situasi dan kondisi keamanan di kedua negeri tersebut."Saya ajak, saya minta dan saya himbau agar masyarakat kedua Desa Hualoy dan Latu jangan termakan isu hoax, tidak mudah termakan opini. Mari bersama sama menjaga situasi jelang Pilkada tanggal 27 November 2024. Jangan kepentingan pribadi atau kelompok merusak keharmonisan hubungan oran basudara,"pesan Kapolres. PNO-12 20 Nov 2024, 20:43 WIT
Polda Maluku Kembali Tangkap Oknum PNS Pemakai Narkotika di Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Aparat Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku, berhasil menangkap seorang oknum PNS berinisial HSL alias Aneke, diduga sebagai pemakai narkotika jenis sabu-sabu.Wanita berusia 39 tahun ini diamankan di rumahnya, Jalan Da Silva Gang 2, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (19/11/2024) pukul 00.30 WIT.Sebelumnya di hari yang sama sekitar pukul 13.00 WIT, tim opsnal subdit I Ditresnarkoba Polda Maluku, juga telah mengamankan NH alias Nago, warga Air Mata Cina di Lorong Samping Pondok Sakura, Batu Meja, Jalan Rijali Kecamatan Sirimau, Kota Ambon."Yang bersangkutan (HS) juga merupakan oknum PNS," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Areis Aminnulla, S.IK, Rabu (20/11/2024).Penggerebekan terhadap HS dilakukan setelah tim opsnal mendapatkan informasi dari informan terkait transaksi narkoba, serta ciri-ciri pelaku.Mendapatkan informasi itu, tim kemudian dikerahkan melakukan penyelidikan dan pemantauan di sekitar tempat tinggal HS."Saat itu juga tim melakukan penyelidikan di seputaran Belakang Soya dan jalan Da Silva," tambahnya.Setelah pemantauan, tim langsung memasuki kediaman Aneke, selanjutnya melakukan penggeledahan. Tim juga memeriksa handphone pelaku."Saat penggeledahan tim tidak menemukan barang narkotika, namun ketika tim memeriksa HP yang bersangkutan ditemukan bukti chat tentang transaksi penjualan narkotika," ungkap Kombes Areis.Mendapati bukti permulaan, HS kemudian dibawa untuk dilakukan interogasi secara intensif. Hasilnya, HS mengakui memakai sabu-sabu milik Jifty.HS juga mengaku telah menaruh satu paket narkotika di sekitar kawasan Pos Security Lapangan Mandala Remaja, Karang Panjang, Kota Ambon. "Barang narkotika itu ditaruh di tempat rahasia, di sekitar kawasan Pos Security Lapangan Mandala Remaja Karang Panjang," sebutnya.Setelah mendapatkan pengakuan Aneke, tim kemudian bergerak menuju lokasi untuk mengambilnya. Kemudian ditemukan bungkusan permen alpenliebe. "Di dalam bungkusan permen alpenliebe terdapat 1 paket sabu-sabu berukuran kecil yang di isi menggunakan plastik klem bening," sebutnya.Kombes Areis mengaku untuk pemilik narkotika yaitu Jifty kini sedang dalam penyelidikan. "Sementara HS sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di rumah tahanan Polda Maluku," pungkasnya. PNO-12 20 Nov 2024, 20:37 WIT
Oknum PNS Pemakai Narkoba di Ambon Diamankan Polda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - NH alias Nago, oknum PNS yang diduga sebagai pemakai narkotika jenis sabu-sabu berhasil diamankan aparat subdit 1 Ditresnarkoba Polda Maluku.Pria 39 tahun, warga Air Mata Cina, Negeri Urimesing, ini ditangkap di Jalan Rijali, Batu Meja, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (19/11/2024) pukul 13.00 WIT.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Areis Aminnulla S.IK mengungkapkan, diamankannya NH alias Nago setelah tim opsnal mendapatkan informasi dari informan terkait adanya transaksi narkotika."Informasi yang didapatkan juga beserta ciri-ciri pelaku dan tempat tinggalnya di Amaci (Air Mata Cina)," ungkapnya.Setelah mendapatkan informasi tersebut, tim kemudian dikerahkan melakukan penyelidikan di sekitar tempat tinggal Nago di negeri Urimesing."Saat melakukan penyelidikan terduga pelaku terpantau sedang mengendarai kendaraan roda dua hendak menuju dalam kota. Tim kemudian membuntutinya," ujarnya.Setelah dibuntuti, tim opsnal kemudian menghentikan Nago tepat di lorong samping pondok Sakura, Batu Meja. Saat dihentikan, Nago secara kooperatif memberikan 1 paket kecil berisi narkotika jenis sabu-sabu."Paketan narkotika yang diberikan pelaku disimpan dalam dus rokok surya warna coklat yang dibalut dengan plastik klem bening dan di bungkus menggunakan tisu putih," jelasnya.Berdasarkan pengakuan Nago, narkotika golongan I bukan tanaman ini milik Pormes yang hingga kini masih dalam penyelidikan tim opsnal."Untuk pemilik narkotika saat ini dalam penyelidikan. Sementara NH sudah ditetapkan tersangka dan ditahan di rumah tahanan Polda Maluku," pungkasnya. PNO-12 20 Nov 2024, 20:33 WIT
Lagi, Opsnal Narkoba Polresta Jayapura Kota Ungkap Kasus Ganja, Seorang WNA Diamankan Papuanewsonline.com, Jayapura – Bertempat di Seputaran Taman Imbi Kota Jayapura Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota telah mengamankan 1 (Orang) terduga Pelaku tindak pidana Narkotika jenis Ganja, Selasa (19/11) Dini hari.Kapolresta Jayapura Kota Kombespol Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si melalui Kasat Resnarkoba AKP Febry V. Pardede, S.T.K., S.I.K membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan seorang terduga Pelaku berinisial KP (40) yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Papua New Guinea (PNG).Kasat menerangkan bahwa KP dibekuk tim opsnalnya saat mobil yang dinaiki oleh terduga Pelaku sedang berhenti di seputaran Taman Imbi."Dari hasil penyelidikan di lapangan oleh tim opsnal bahwa terduga pelaku diketahui membawa Narkotika jenis Ganja," ungkap AKP Febry.Lebih lanjut kata Kasat, ketika diamankan, Barang Bukti (BB) sebanyak 85 paket yang dikemas dalam plastik bening yang diduga berisi narkotika jenis ganja ditemukan berada dibawah penguasaan KP bersama 2 plastik bening ukuran besar dan 7 plakban warna coklat di dalam sebuah tas hitam bertuliskan sport fashion bag yang dibawanya."Kini terduga pelaku bersama barang bukti (BB) Narkotika jenis Ganja telah di amankan di Mapolresta Jayapura Kota guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut oleh Penyidik." ujar AKP Febry.AKP Febry juga menambahkan bahwa Pihaknya akan selalu berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah Peredaran Narkotika di Kota Jayapura. “Kami satuan resnarkoba Polresta Jayapura Kota selalu intens di lapangan dalam melakukan pencegahan maupun pengungkapan terhadap penyalahgunaan narkotika di Kota Jayapura," pungkasnya. PNO-12 20 Nov 2024, 19:58 WIT
Polres Buru Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kaleng CN dan Ratusan Karung Karbon Papuanewsonline.com, Buru - Aparat Satreskrim Polres Buru berhasil menggagalkan penyelundupan bahan kimia jenis Cianida (CN) dan Karbon di Desa Sanleko, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru.  Bahan Beracun dan Berbahaya (B3) ini diselundupkan melalui jalur laut dengan menggunakan satu unit speedboat pada Jumat (15/11/2024) dini hari.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Areis Aminnulla, S.IK, M.H mengungkapkan, barang bukti B3 yang diamankan diantaranya 25 kaleng cianida dan 320 karung karbon.Bahan-bahan tersebut diduga akan digunakan dalam pertambangan emas illegal di wilayah gunung botak, kabupaten Buru. "Selain barang bukti, tim opsnal juga mengamankan sembilan (9) terduga pelaku penyelundupan," kata Kombes Areis, Selasa (19/11/2024).Penyelundupan B3 terungkap setelah unit Opsnal Satreskrim Polres Buru melaksanakan patroli di wilayah hukumnya sekira pukul 05.10 WIT.Saat patroli, tim melihat satu unit speedboat yang sedang melaju dengan muatan berat. Speedboat ini dinilai tidak wajar menuju ke arah desa Sanleko.Melihat kondisi tersebut tim langsung membagi tugas untuk melakukan pemantauan di jalur laut dan lokasi pembongkaran.Saat melakukan pemantauan ditemukan 18 kaleng CN. Bahan kimia ini sudah diangkut ke atas truck warna biru dengan nomor polisi DE 8939 DU."Selanjutnya tim opsnal kembali merapat dan menuju tempat pembongkaran kedua yang jaraknya kurang lebih 500 meter dari tempat diparkirkannya mobil truck warna biru, kemudian tim mendapati tujuh (7) kaleng CN dan lima (5) karung karbon yang berada di bibir pantai," ungkapnya.Mendapati hal tersebut, aparat Satreskrim Polres Buru langsung mengamankan nahkoda speedboat bersama para ABK ke Markas Polres Buru untuk diinterogasi.Hasil interogasi terungkap barang tersebut diangkut dari Desa Laha, kota Ambon, pada Kamis 14 November 2024. "Jumlah barang yang diangkut yang diduga B3 yaitu karbon sebanyak 320 karung dan 25 kaleng cianida," tambahnya.Selain nahkoda dan ABK speedboat, tim Opsnal juga mengamankan sopir truck, dan kenek. "Mereka langsung dibawa ke Polres Buru untuk dilakukan penegakkan hukum," ungkapnya.9 terduga pelaku yang diamankan yaitu sopir dan kenek truck berinisial MK (49 tahun), dan RRE (25). Kemudian nahkoda speedboat berinisial MD (43) bersama 6 ABK yakni SS (47), HP, SM (49), TU (47), AL (29), dan RK."Sembilan (9) terduga pelaku penyelundupan ini masih terus didalami peran mereka saat ini. Sementara ini status mereka masih sebagai saksi, namun tidak menutup kemungkinan statusnya bisa berubah tergantung hasil lidik nanti," pungkas Kombes Areis. PNO-12 20 Nov 2024, 08:50 WIT
Polri Bongkar Jaringan Clandestine Lab Narkoba Senilai Rp 1,5 Triliun di Bali Papuanewsonline.com, Bali - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap jaringan produksi narkoba terbesar di Indonesia yang berbasis di Bali. Laboratorium hashish ditemukan di sebuah vila di Jimbaran, Bali. Barang bukti yang disita mencapai nilai 1 triliun 521 miliyar 408 juta Rupiah dengan potensi menyelamatkan 1,4 juta jiwa dari ancaman narkoba.Kepala Bareskrim Polri, Komjen. Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil. menegaskan keberhasilan ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberantas jaringan narkoba."Ini pengungkapan pertama laboratorium hashish di Indonesia. Polri akan terus berupaya memerangi narkoba untuk melindungi generasi bangsa," ujarnya saat konferensi pers, Selasa (19/11).Barang bukti yang diamankan mencakup 18 Kg hashish (kemasan silver), 12,9 Kg hashish (kemasan emas), 35.000 butir pil Happy Five, dan bahan baku yang cukup untuk memproduksi lebih dari 2 juta pil dan ribuan batang hashish. Laboratorium tersebut diketahui berpindah-pindah untuk menghindari deteksi, dengan bahan baku sebagian besar diimpor dari luar negeri.Komjen Wahyu menjelaskan bahwa jaringan ini menggunakan pods system yang biasanya digunakan untuk vaping, tetapi dimodifikasi untuk konsumsi hashish cair."Modus ini menyasar generasi muda dengan memanfaatkan tren teknologi. Kami mengimbau orang tua untuk lebih waspada terhadap perangkat seperti ini," katanya.Polri mengungkap jaringan ini dikendalikan oleh seorang WNI berinisial DOM yang kini berstatus buron (DPO). Produksi hashish direncanakan untuk diedarkan secara besar-besaran pada perayaan Tahun Baru 2025 di Bali, Jawa, hingga pasar internasional.Dalam penggerebekan, empat tersangka berinisial MR, RR, N, dan DA berhasil ditangkap. Mereka bertugas sebagai peracik dan pengemas narkoba.Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 dan Pasal 112 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta Pasal 59 Ayat 2 UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Ancaman hukuman maksimal yang dijatuhkan berupa hukuman mati, penjara seumur hidup, atau pidana 20 tahun, serta denda hingga Rp 10 miliar. Jika terbukti melakukan pencucian uang, mereka juga akan dijerat UU Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun.Polri meminta masyarakat untuk terus waspada terhadap modus-modus baru peredaran narkoba dan melaporkan indikasi aktivitas mencurigakan di lingkungannya."Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dengan dukungan stakeholder dan masyarakat, kami optimis cita-cita Indonesia Bebas Narkoba dapat tercapai," tutup Komjen Wahyu.Pengungkapan ini menjadi bukti komitmen Polri dalam mendukung Asta Cita Presiden RI Bapak Prabowo Subianto serta menjaga masa depan generasi muda dari bahaya narkoba. PNO-12 19 Nov 2024, 19:06 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT