Papuanewsonline.com
BERITA TAG Kriminal
Homepage
Captain Philips Marthen Pilot Susi Air Asal Selandia Baru Belum Juga Ditemukan TNI/Polri
Papuanewsonline.com, Jayapura - Pilot asal Selandia Baru yang bekerja untuk maskapai penerbangan Susi Air, Captain Philips Marthen hingga kini belum juga ditemukan, pascah pesawatnya Susi Air dibakar kelompok KKB Pimpinan Egianus Kogoya di Nduga.Belum ditemukanya Pilot Susi Air ini, dibenarkan Pangdam XVII Cendrawasih Mayjen TNI Muhamad Saleh Mustafa, didampingi Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, S. Saat memberikan keterangan kepada awak media di Timika, Jumat (10/2/2023).Pangdam sampaikan pasca pembakaran Pesawat Susi Air, TNI/Polri berhasil mengefakuasi 18 masyarakat pekerja pembangunan puskesmas di Paro Distrik Mapenduma Kab. Nduga dari Kenyam ke Timika.“Terkait dengan pesawat susi air terbakar berkembang isu adanya ancaman dari Kelompok Egianus Kogoya kepada para pekerja pembangunan puskesmas yang mana ke 15 orang di tambah 3 orang penunjuk jalan sudah dievakuasi dalam keadaan selamat, namun Pilot masih belum kami ketahui keberadaannya dan kami terus melakukan pencarian sesuai kondisi yang ada di lapangan,” kata pangdam.Pangdam menegaskan, TNI-Polri dalam penanganan tidak menduga duga tetapi berdasarkan fakta di lapangan.“Jadi tidak ada penyanderaan yang ada adalah kita masih mencari oknum pilot tersebut apakah di amankan oleh kelompok Egianus Kogoya ataupun simpatisannya,” Jelasnya.Kata Pangdam, mulai banyak isu-isu hoax yang sengaja beredar bahwa TNI-Polri akan melakukan operasi militer dengan upaya-upaya paksa maupun tindakan-tindakan kekerasan seperti bom di Paro. “Ini tidak benar alias hoax, yang benar bahwa masyakarat melakukan eksodus ke Kenyam karena ulah dari KKB Kelompok Egianus Kogoya. Tadi malam Pak Bupati Nduga meminta kami untuk membantu warganya dalam melakukan eksodus, dan tadi pagi kami sudah melakukan operasi penyelamatan dengan prioritas ibu-ibu hamil anak-anak maupun orang tua. Sementara 25 orang sudah kami bantu dan sudah berada di Kenyam, sedang di tangani pihak medis TNI-Polri,” tegas Pangdam.Sejauh ini, kata Pangdam XVII Cendrawasih, upaya pertama yang dilakukan yaitu dibuka ruang dialog, namun jika tidak berhasil maka akan dilakukan operasi penegakan hukum terhadap kelompok KKB.Senada dengan hal tersebut Wakapolda Papua juga mengatakan pihaknya dalam hal ini TNI-Polri dalam proses operasi kemanusiaan yang tengah dilakukan, memprioritas ibu-ibu hamil, anak- anak maupun orang tua yang sudah renta.“Kami sudah berhasil mengevakusi sejumlah 25 orang masyarakat dengan rincian 12 orang dewasa (4 laki - laki dan 8 Perempuan) dan 13 anak - anak (10 laki - laki dan 3 perempuan), yang sementara ini sudah berada di Kenyam untuk didiberi tindakan medis,” ujar Wakapolda.Menapis isu yang beredar di masyarakat bahwa TNI dan Polri akan melakukan upaya kekerasan berupa bom, Wakapolda Papua Papua dengan tegas mengatakan hal tersebut tidak benar.“Isu yang disampaikan oleh kelompok Egianus Kogoya itu tidak benar, yang kami lakukan disana hanya tindakan kemanusiaan dan tindakan penegakan Hukum,” Tandasnya.(Redaksi)
11 Feb 2023, 08:08 WIT
Aparat Gabungan TNI-Pori Kembali Evakuasi Warga Imbas Teror KKB di Kabupaten Nduga
Papuanewsonline.com, Nduga – Upaya evakuasi terhadap warga di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegungungan terus dilakukan. Usai sebelumnya aparat gabungan TNI-Polri berhasil menyelamatkan 15 pekerja Puskesmas yang mendapatkan ancaman dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).Hal itu disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom saat dikonfirmasi, Jumat (10/2).Kabid Humas mengatakan, tim gabungan kembali mengevakuasi warga Distrik Paro Kabupaten Nduga ke Kenyaam ibu kota Kabupaten Nduga menggunakan Heli milik TNI-Polri.“Adapun total warga yang berhasil dievakuasi berjumlah 25 orang, dengan keterangan, 12 orang (8 dewasa, 4 anak-anak) dengan menggunakan Bell Polisi, sementara 13 orang (6 dewasa, 7 anak-anak) dengan menggunakan Bell milik TNI AD,” terang Kabid Humas.Kombes Benny juga menuturkan bahwa warga yang dievakuasi tersebut merupakan korban intimidasi dari KKB pimpinan Egianus Kogoya. Sampai saat ini, pihaknya juga masih terus melakukan upaya pencarian terhadap Pilot Susi Air yang diduga juga menjadi korban, dimana diduga disandera oleh KKB , Pimpinan Egianus Kogoya.“Kami meminta dukungan serta doa masyarakat agar warga maupun Pilot dapat berhasil di evakuasi dengan selamat oleh Tim Gabungan TNI-Polri,” ucap Kabid Humas.(Redaksi)
10 Feb 2023, 16:49 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru