Papuanewsonline.com
BERITA TAG Kesehatan
Homepage
Resmikan Rumah Sakit dan Polres Tapsel, Kapolri Tegaskan Beri Pelayanan Terbaik
Papuanewsonline.com, Medan - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara tingkat II Mas Kadiran, yang baru di renovasi. Fasilitas pelayanan kesehatan itu diharapkan menjadi salah satu rumah sakit rujukan untuk pelayanan anggota Polri termasuk juga masyarakat umum di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).Sigit menjelaskan ada beberapa penambahan fasilitas mulai dari penambahan ruang IGD, rawat inap, pelayanan poli, rawat jalan dan juga penambahan paviliun untuk rawat inap."Saya kira dengan luasan yang ada sekarang ini bisa terus di expand. Kemudian juga harapan bisa ditingkatkan sehingga pada saatnya nanti bisa berubah atau naik tingkat dari tingkat II jadi tingkat I," kata Sigit. Mantan Kapolda Banten ini berharap RS ini betul-betul bisa memberikan pelayanan terbaik untuk anggota dan juga masyarakat umum. Sehingga keberadaan RS tingkat II Mas Kadiran ini bisa dirasakan manfaatnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Sigit berkomitmen menjadikan, rumah sakit ini menjadi one stop service. Artinya yang dirawat disini tidak perlu dirujuk ke tempat lain."Saya sudah minta Pak Kapusdokkes untuk mendukung program ini termasuk kebutuhan dokternya sehingga tidak perlu pasien berpindah, saya kira ini menjadi salah satu program yang bagus dan bisa memberikan pelayanan yang optimal," ujar Sigit. Selain meresmikan RS, Sigit juga meresmikan Mako Polres Tapanuli Selatan (Tapsel). Anggaran pembangunan kantor polisi ini bersumber dari APBD dan CSR masyarakat. Keberadaan polres diharapkan dapat mendukung kerja-kerja anggota dan juga memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat."Kami berterima kasih atas dukungan yang luar biasa dari pemda dan masyarakat. Harapannya polisi harus memberikan pelayanan yang terbaik dalam menjaga kamtibmas dan penegakan hukum dengan tegas, humanis dan berkeadilan sebagai wujud terima kasih," tutur mantan Kabareskrim Polri ini.Lebih jauh Sigit berharap keberadaan polres ini betul-betul memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Sehingga mereka bisa bekerja dengan tenang dan tentunya pertumbuhan ekonomi di wilayah Tapanuli Selatan bisa bertumbuh dengan baik. "Sinergisitas dengan TNI dan seluruh stakeholder yang ada tentunya menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan itu semua," tutup Sigit. (PNO-12)
06 Jul 2023, 07:37 WIT
Satgas Pamtas RI-MLY Y 10/ Bradjamusti Terima Senjata Api Jenis Rakitan Dari Warga Dusun Badau
Papuanewsonline.com, Kapuas Hulu - Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 10/ Bradjamusti Pos Gabma Nanga Badau menerima satu pucuk senjata api yang diserahkan oleh salah satu warga Dusun Badau, Kecamatan Nanga Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Selasa (04/07/2023)Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonarmed 10/ Bradjamusti, Mayor Arm Ady Kurniawan M.Han. dalam keterangan tertulisnya di Makotis Badau, Selasa (04/07/2023).“Satu pucuk senjata api rakitan jenis Lantak diserahkan warga atas nama Bapak Y (42) kepada Basiter Satgas Yonarmed 10/ Bradjamusti Sertu Jojon Miriadi,” ujar Dansatgas.Penyerahan senjata api rakitan tersebut bermula dari adanya undangan acara Yasinan di rumah Bapak Y untuk memperingati keluarganya yang meninggal, kemudian 5 orang anggota Gabma Nanga Badau Dipimpin Sertu Jojon datang hadir ke rumah Bapak Yusril Isya. Pada pukul 18.30 WIB Wadanpos beserta anggota yang melaksanakan Yasinan dan melihat 1 pucuk senjata rakitan yang berada di rumah Bapak Yusril.Keesokan Harinya, Basiter Satgas Sertu Jojon berserta 1 orang anggota anggota. a.n Pratu Risman anjangsana lagi untuk melakukan pendekatan kepada Bapak Y bahwa menyimpan Senjata api rakitan jenis lantak Kal. 22 Mm merupakan tindakan yang membahayakan.Selanjutnya, Bapak Y dengan ikhlas dan sukarela menyerahkan Senjata api rakitan jenis Lantak Kal. 22 Mm kepada anggota Pos Gabma Nanga Badau. Setelahnya, Wadanpos melaporkan kepada Danpos Gabma (Pasiter) a.n Lettu Arm Handarwanto dan selanjutnya dilaporkan kepada Pasiintel Satgas Letda Arm Dhamis Amywisesa dan Dansatgas perihal penemuan Senjata Api Rakitan.Sementara itu, Danpos juga mengungkapkan bahwa satu pucuk senjata api rakitan tersebut diterima dan dalam kondisi pucuk masih dapat digunakan untuk operasional berburu.“Selama kegiatan penyerahan senjata api rakitan laras panjang jenis lantak berjalan dengan aman dan lancar. Senjata api tersebut diserahkan secara langsung oleh saudara (Y) secara sukarela dan tanpa pemaksaan. Senjata diserahkan dalam kondisi masih bisa digunakan dan sudah diamankan di gudang senjata, ” ucap Danpos. (PNO-12)
04 Jul 2023, 15:58 WIT
Tim Keladi Sagu Berikan Pelayanan Kesehatan Bagi Penderita ISPA Dan Malaria Di Mimika
Papuanewsonline.com, Timika – Kepolisian Republik Indonesia terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat. Pelayanan bagi masyarakat tidak hanya dalam segi keamanan namun kini juga melalui pelayanan dalam bidang kesehatan.Upaya ini diimplementasikan Personel Binmas yang tergabung dalam Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 Wilayah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang tengah menggelar program Keladi Sagu (Kesehatan Lambang Diri Sehat Guna) kepada masyarakatnya.Dokter Audio Bhaskara Titalessy bersama 2 rekannya yakni, Bripka Wiwik Ismail dan Bripda Liga Kriagil Nur Pramesti memeriksa masyarakat yang memiliki keluhan kesehatan pada Minggu (2/7/2023). Masyarakat yang diperiksa tim kesehatan Keladi Sagu berdomisili di Kampung Tipuka, Distrik Mimika Timur Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Sebanyak 10 orang yang melaporkan gangguan kesehatannya kepada personel tim Keladi Sagu. Tercatat sebanyak 4 Pasien yang menderita penyakit seperti infeksi saluran pernapasan (ISPA), penyakit kulit dan malaria. Pasien bernama Daut Manerake (47) dan Yane Warius (6) menderita penyakit kulit. Sementara pasien bernama Yustina Kapita (8) dan Ales Mareaw (9) menderita ISPA dan pasien bernama Yordan Mapeko (63) sakit Malaria.“Kami telah melakukan pemeriksaan dan memberikan obat-obatan unuk dikonsumsi penderita ISPA dan malaria. Kami akan terus memonitor kondisi empat warga ini secara rutin hingga mereka sembuh,” ujar Audio.Audio memaparkan, kondisi kesehatan masyarakat di Kabupaten Mimika pada umumnya sudah cukup baik. Akan tetapi masih terdapat masyarakat di wilayah pedalaman Mimika yang kurang mendapatkan pelayanan kesehatan sehingga Polri turut membantu untuk mengatasi masalah tersebut.“Kami terus menelusuri pemukiman warga di wilayah Mimika. Tujuannya dapat mengobati pasien yang menderita penyakit kulit, ISPA, malaria dan stunting,” kata Audio. Ia pun menambahkan, terdapat dua penyakit yang paling sering ditemukan di tengah masyarakat di Kabupaten Mimika. Kedua penyakit ini adalah ISPA dan malaria. Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua selaku Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023 Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, mengatakan kegiatan keladi sagu ini sudah menjadi kegiatan rutin yang terus ditingkatkan untuk memberikan manfaat positif bagi masyarakat, khususnya kesehatan masyarakat Papua.“Pihaknya juga berharap masyarakat tidak sungkan untuk melakukan pengecekan kesehatan, sehingga jika ada gangguan kesehatan bisa diantisipasi sejak dini,” ucap Kasatgas Humas.Ia menambahkan, program Keladi Sagu merupakan salah satu upaya dari Satgas Rasaka Polda Papua untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang kesehatan.“Salah satu dimensi untuk membentuk IPM adalah umur panjang dan hidup sehat. Khususnya di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, termasuk salah satu daerah dengan kategori IPM sudah cukup tinggi yakni diatas 70 berdasarkan data BPS pada akhir tahun 2022,” tutupnya. (PNO-12)
03 Jul 2023, 12:13 WIT
Polda Papua Masih Mengidentifikasi Jenazah Korban Pesawat Sam Air PK-SMW
Papuanewsonline.com, Jayapura - Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol dr. Nariyana, S.Ked., M.Kes menyebutkan bahwa identifikasi terhadap keenam jenazah korban jatuhnya Pesawat Sam Air PK-SMW dalam proses pengiriman sampel ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri di Jakarta.Kabid Dokkes ketika di wawancarai, Rabu (28/6/2023) mengatakan, proses identifikasi Tim DVI Polda Papua telah dimulai pada Selasa (27/6) malam. Dari hasil identifikasi, kondisi jenazah terbakar dan sebagian tubuh ada yang tidak utuh. “Dengan kondisi jenazah tersebut, Tim DVI akan mengirimkan sampel DNA berupa darah dan gigi ke Puslabfor Mabes Polri untuk identifikasi lebih lanjut. Proses identifikasi diperkirakan akan memakan waktu sekitar 2 pekan,” jelas Kombes Benny.Kabid Dokkes menambahkan, proses identifikasi terhadap para korban tidak hanya dilakukan oleh Tim DVI Bid Dokkes Polda Papua, melainkan pihaknya juga dibantu oleh Tim Inafis Ditreskrimum Polda Papua untuk mengidentifikasi jenazah korban pesawat PK-SMW yang mengalami kecelakaan saat menuju Poik, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan.“Dilihat dari kasus yang dialami para korban, kemungkinan kami akan melakukan proses identifikasi secara primer yakni meliputi Sidik Jari, lalu gigi dan DNA atau yang biasa disebut Post Mortem, namun sebelum itu dilakukan, kami memulai dengan proses pelabelan serta pendataan terlebih dahulu,” terangnya. Ante mortem sudah dilakukan di dua lokasi, yakni di Bandara Wamena dan Bandara Sentani, namun dari enam korban ada satu yang belum ada kabar dari keluarganya.Di lain sisi, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, mengimbau kepada keluarga korban untuk bersabar menunggu hasil untuk nantinya bisa dilakukan pemakaman oleh pihak keluarga.“Tentunya kami akan melakukan hal ini secara maksimal sehingga dapat terselesaikan dengan cepat dan mendapat hasil yang baik guna selanjutnya jenazah korban dapat segera dimakamkan oleh pihak keluarga,” tuturnya. (PNO-12)
28 Jun 2023, 21:47 WIT
Biak Numfor Capai 100 % BABS Disebut Kabupaten Pertama di Tanah Papua
Papuanewsonline.com, Biak Numfor - Kabupaten Biak Numfor menjadi satu satunya kabupaten/kota di wilayah Tanah Papua yang mencapai 100 % stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau pilar 1 Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).Bahkan, dalam waktu dekat Pemerintah Provinsi Papua bersama Unicef Papua serta stake holder lainnya berencana akan menggelar deklarasi di Biak terkait dengan capaian BABS di Kabupaten Biak Numfor.Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Biak Numfor Daud N. Duwiri, S.KM.,M.Kes mengatakan, hasil verifikasi lapangan tim dari Provinsi Papua dinyatakan Kabupaten Biak Numfor adalah 1 dari 200an kabupaten/kota di Indonesia yang sudah boleh dikatakan Stop BABS, kalau di Tanah Papua adalah kabupaten pertama. “Biak Numfor adalah 1 dari 200-an kabupaten/kota yang sudah dinyatakan Stop BABS 100 %, sementara kabupaten/kota di Indonesia ada 514. Artinya, masih ada kurang lebih 300 kabupaten/kota belum masuk memenuhi kategori BABS,” kata Daud kepada wartawan setelah pemaran hasil verifikasi oleh tim Pemerintah Provinsi (termasuk Unicef Papua) di Swissbell Hotel, Selasa (13/06/2023). Terkait dengan capaian BABS dimaksud, lanjut Daud Duwiri, maka direncanakan akan dilakukan pertemuan seluruh kepala daerah di wilayah Tanah Papua di Biak, sekaligus pencanangan Biak Sebagai kabupaten pertama yang dinyatakan berhasil memenuhi STBM tahap 1 atau stop BABS.“Semua pencapaian dari sisi kuantitatif dan kualitatif terhadap penanganan Stop BABS ke depan di Biak dan seluruh Tanah Papua.Satu langkah didepan kabupaten lainnya. Ini menunjukan prestasi yang harus di tularkan kèpada Kabupaten di Provinsi Papua sebagai modalitas,” ujarnya.Terkait denga capaian dimaksud, dilakukan pemaparan dan Penandatanganan Hasil Verifikasi STOP BABS (Pilar 1) Kabupaten Biak Numfor, di Hotel Swisbell Biak, Selasa (13/6).Pemaparan itu dilakukan langsung oleh Tim Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Bappeda Provinsi Papua dan Unicef Papua. Daud N Duwiri dalam kesempatannya mengatakan, bahwa tim verifikasi Pilar 1 STBM telah melakukan verifikasi dan mendapatkan hasil capaiannya 100% sesuai dengan data yang disampaikan dinas kesehatan Biak Numfor. "Ini apresiasi yang luar biasa dalam kepemimpinan Bapak Bupati dan Wakil Bupati Biak Numfor, capaian yang luar biasa dan satu - satunya di Provinsi Papua,” tandasnya. Untuk itu, lanjutnya, maka diharapkan setelah deklarasi nantinya Kabupaten Biak Numfor bisa maju ke pilar 2 sampai dengan 5 Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).“Hal ini kita lakukan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama dalam mencegah penyakit yang berbasis lingkungan dan ini juga program pemerintah untuk mencegah terjadinya stunting,” pungkasnya. Wakil Bupati Biak Numfor Calvib Mansnembra, SE.,M.BA yang hadir langsung dalam pendantangan hasil penyempaian verifikasi lapangan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak baik Dinas Kesehatan, Unicef, Bappeda dan juga tim berifikasi STOP BABS yang turut berkontribusi sehingga Kabupaten Biak Numfor bisa mencapai hasil 100%. Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa, capaian saat ini tidak dilakukan sendiri, namun menjadi bagian dari dukungan semua pihak terkait. Untuk itu, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, termasuk tim lokal juga yang bekerja keras bersama instansi lainnya. “Kami menyampaikan selamat atas capaian yang diperoleh, terima kasih juga kepada masyarakat yang sadar akan kebutuhan menggunakan Jamban sehingga kita bisa membebaskan Kabupaten Biak Numfor dari perilaku Buang Air Besar Sembarang/ Stop BABS," kata wakil Bupati Sementara itu, Ketua tim Verifikasi STBM Provinsi Papua, Ferry Maitindom, ST., M.Si dalam laporannya menyampaikan, hasil verifikasi lapangan oleh tim verifikator Provinsi Papua terhadap penyelenggaraan program STBM, fokus penilaian lapangann terhadap Pilar 1 stop BABS yang difokuskan kepada perilaku hidup masyrakat dengan kebiasaan buang air besar sembarangan, hasil verifikasi sebagai berikut. Lokasi yang dipilih distrik Biak Utara, biak barat, yang terdiri dari 4 kampung di Distrik Biak Utara (Kampung Wari, Korem, Warsansan, dan Rosayandi), dan 4 Kampung di Distrik Biak barat (Karnindi, Warberik, Kabubur, dan Yomdori). (PNO-12)
28 Jun 2023, 14:15 WIT
Tim DVI Polda Papua Lakukan Identifikasi Terhadap Jenazah Para Korban Jatuhnya Pesawat Sam Air PK-SM
Papuanewsonline.com, Jayapura – Saat ini Tim DVI Polda Papua tengah melakukan upaya identifikasi terhadap keenam jenazah korban jatuhnya Pesawat Sam Air PK - SMW yang bertempat di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Jayapura, Selasa (27/6). Kombes Pol dr. Nariyana, S.Ked., M.Kes selaku Kabid Dokkes Polda Papua menyampaikan bahwa pihaknya sudah mulai melakukan proses identifikasi mulai malam ini dikarenakan kemungkinan memakan banyak waktu, mengingat kondisi para korban yang sebagian besar terbakar dan tidak utuh.“Dilihat dari kasus yang dialami para korban, kemungkinan kami akan melakukan melakukan proses identifikasi secara primer yakni meliputi Sidik Jari, lalu gigi dan DNA atau yang biasa disebut Post Mortem, namun sebelum itu dilakukan, kami memulai dengan proses pelabelan serta pendataan terlebih dahulu,” terangnya. Kabid Dokkes menambahkan, proses identifikasi terhadap para korban tidak hanya dilakukan oleh Tim DVI Bid Dokkes Polda Papua, melainkan pihaknya juga dibantu oleh Tim Inafis serta Dit Krimum Polda Papua.“Tentunya kami akan melakukan hal ini secara maksimal sehingga dapat terselesaikan dengan cepat dan mendapat hasil yang baik guna selanjutnya jenazah korban dapat diberikan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tuturnya.Ia pun mengharapkan dukungan serta pengertian anggota keluarga agar proses identifikasi yang dilakukan pihaknya dapat segera terselesaikan dengan baik dalam waktu singkat.Untuk diketahui, keenam jenazah tersebut sebelumnya telah tiba dari Wamena di Base Ops Lanud Silas Papare Sentani, Kabupaten Jayapura menggunakan Pesawat Trigana Air sekitar pukul 16.30 WIT sore tadi yang kemudian diserahkan kepada H. Wagus Hidayat, SE., SH selaku Pimpinan PT. Semuwa Group dan dibawa ke RS Bhayangkara guna proses identifikasi. (PNO-12)
28 Jun 2023, 13:35 WIT
Pengobatan Gratis di Saparua Sambut Hari Bhayangkara ke-77
Papuanewsonline.com, Maluku - Menjelang peringatan hari Bhayangkara ke-77, Polda Maluku melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan terus melaksanakan bakti kesehatan untuk membantu masyarakat kurang mampu.Bakti kesehatan yang digelar kali ini yaitu vaksinasi dan pengobatan gratis kepada masyarakat Negeri Haria dan Porto. Pengobatan dilaksanakan di ruang tunggu Pelabuhan Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (27/6/2023).Pengobatan gratis dan vaksinasi yang dihelat dipimpin oleh Ps. Paur Keskamtibmas Bidang Dokkes Polda Maluku Ipda Siti Nur Asmain Mail, S.Km. Turut hadir Kasubbid Yanmeddokpol Rumkit Bhayangkara Tk III Ambon dr. Victorina Larwuy, S.Ked, beserta sejumlah dokter lainnya.Ipda Siti Nur Asmain Mail, menyampaikan, kegiatan bakti kesehatan yang dilaksanakan atas perintah Kapolda Maluku. "Kegiatan yang kami lakukan dalam rangka hari Bhayangkara ke-77 tahun," katanya.Kegiatan pengobatan gratis yang dilaksanakan bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu."Kami juga memberikan vitamin dan obat-obatan lain. Kami berharap masyarakat bisa lebih dekat dengan institusi Polri khususnya di Pulau pulau Lease ini," harapnya.Sementara itu, Leonard Latuperissa, seorang buru yang ikut melakukan pengobatan gratis menyampaikan terima kasih kepada Polda Maluku atas kegiatan ini. Lelaki 73 tahun ini datang dengan keluhan mata gejala katarak. "Saya menyampaikan terima kasih kepada Polda Maluku yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini karena sangat bermanfaat bagi warga kurang mampu di Kecamatan Saparua," katanya. (PNO-12)
27 Jun 2023, 21:23 WIT
Menteri PPPA Apresiasi Terobosan Kreatif Polda Maluku dalam Penanganan Kasus Kekerasan Perempuan dan
Papuanewsonline.com, Maluku - Penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak kini menjadi perhatian Pemerintah. Perkara tersebut saat ini mengalami peningkatan di Indonesia. Termasuk di provinsi Maluku.Terkait penanganan kasus itu, Pemerintah melalui Menteri Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) RI, I.G Ayu Bintang Darmawati, memberikan apresiasi kepada Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif.Apresiasi disampaikan secara langsung oleh Menteri PPPA Ayu Darmawati saat bersama Ketua Harian Kompolnas RI, Irjen Pol (Pur) Benny Jozua Mamoto dan rombongan mengunjungi Markas Polda Maluku di kota Ambon, Senin (26/6/2023).Polda Maluku dinilai telah memberikan terobosan kreatif, baik dalam penanganan kasus itu, maupun melakukan pencegahan sejak dini kepada anak-anak.Berbagai program terobosan kreatif yang diapresiasi Menteri diantaranya "Polda Maluku Kalesang Anak-anak", "Mangente Sekolah", dan berbagai kegiatan edukasi lainnya. Program yang digulirkan Polwan Polda Maluku ini berlangsung di sekolah-sekolah. Tujuannya untuk memberikan edukasi dalam pencegahan kekerasan maupun pelecehan seksual.Bahkan, Polda Maluku menciptakan lagu "Menjaga Diri" lengkap dengan gerakannya kepada anak-anak mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini (Paud) atau taman kanak-kanak (TK).Lounching lagu "Menjaga Diri" dilakukan bersamaan dengan deklarasi "Anti kekerasan terhadap anak" sangat diapresiasi. Kegiatan itu merupakan rangkaian kegiatan Polda Maluku Open House untuk memberikan edukasi kepada anak-anak. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam peringatan hari anak sedunia di Mapolda Maluku."Menteri PPPA menyampaikan apresiasinya karena Polda Maluku terus melakukan terobosan-terobosan kreatif dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Maluku," kata Kapolda Maluku Lotharia Latif di Ambon, Selasa (27/6/2023).Terobosan lainnya yang diapresiasi Menteri PPPA yaitu pelatihan bahasa isyarat. Pelatihan tersebut dilakukan untuk memudahkan penyidik dalam penanganan kasus pidana yang melibatkan perempuan dan anak, khususnya penderita disabilitas. Menariknya, pelatihan yang bekerjasama dengan Yayasan Bahasa itu juga mendapatkan sertifikasi."Saya atas nama Kapolda Maluku menyampaikan terima kasih kepada Ibu Menteri dan rombongan yang telah meluangkan waktu mengunjungi Mapolda Maluku, untuk kita sharing dan berkoordinasi dalam upaya penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak secara bersama-sama," kata Kapolda. (PNO-12)
27 Jun 2023, 21:03 WIT
Kabid Humas: Polisi Lakukan Penyelidikan Kebakaran di Wanam Merauke
Papuanewsonline.com, Merauke – Kebakaran hebat melanda Kampung Wogikel Wanam, Distrik Ilwayab Merauke, pada Minggu (25/6) sekitar pukul 14.30 WIT. Akibat kebakaran tersebut sedikitnya 100 rumah dilalap si jago merah.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menyatakan akibat kebakarang tersebut diperkirakan kerugian materiil mencapai 30 milyar rupiah.“Sekitar 100 rumah terbakar dan untuk kerugian materiil mencapai 30 Milyar rupiah,” ucap Kabid Humas, Senin (26/06).Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan beruntung dari kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan Forkopimda Merauke telah tiba di lokasi kebakaran untuk meninjau langsung lokasi tersebut.“Saat ini Sat Reskrim Polres Merauke masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut,” ungkapnya.Hingga kini, kata Benny, Bupati serta Forkompinda Kabupaten Merauke bersama Kapolres Merauke dan Dandim 1707 Merauke telah bertemu dengan korban kebakaran dan memberikan bantuan kepada para korban kebakaran.”Sebagian besar korban kebakaran kita tampung sementara di rumah ibadah, baik itu di masjid maupun di gereja, sebagian lagi ditampung di bangunan pemerintah dan di rumah kerabat mereka,” pungkas Kombes Benny. (PNO-12)
27 Jun 2023, 18:02 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru