logo-website
Minggu, 09 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Kesehatan Homepage
Bid Dokkes Polda Papua Gelar Bhakti Kesehatan Sambut HUT Bhayangkara Ke-78 Papuanewsonline.com, Jayapura – Dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-78, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Papua menggelar kegiatan Bhakti Kesehatan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Jayapura. Kegiatan ini diadakan pada Rabu (19/6) dengan sasaran seluruh siswa dan guru maupun pengurus di SLB tersebut.Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol. dr. Bambang Pitoyo Nugroho, Sp.S, M.H, Kepala SLB Negeri 1 Jayapura Kamino, S.Pd, M.M, personel Bid Dokkes Polda Papua, serta para guru SLB Negeri 1 Jayapura.Pada kesempatannya, Kombes Pol. dr. Bambang Pitoyo Nugroho menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada penyandang disabilitas di SLB Negeri 1 Jayapura sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-78. "Target kami pada hari ini adalah sekitar 180 peserta. Tujuannya agar siswa-siswi serta para guru dapat menjalani pemeriksaan kesehatan sehingga dapat menjalankan aktivitas belajar mengajar dengan lancar dan sehat," ujarnya.Sementara itu, Kepala SLB Negeri 1 Jayapura, Kamino, S.Pd, M.M, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolda Papua dan Kabid Dokkes Polda Papua atas terselenggaranya kegiatan ini. "SLB Negeri 1 Jayapura menangani anak-anak berkebutuhan khusus sehingga dukungan kesehatan dari dinas kesehatan maupun kepolisian sangat kami perlukan. Kami sangat mengapresiasi Bid Dokkes Polda Papua yang telah membantu memeriksakan kesehatan para siswa dan guru di sini," kata Kamino.Kamino juga mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, namun berlanjut di masa mendatang karena SLB Negeri 1 Jayapura sangat membutuhkan pemeriksaan kesehatan yang berkelanjutan.Diharapkan, dengan adanya kegiatan Bhakti Kesehatan ini, para siswa dan guru di SLB Negeri 1 Jayapura dapat memperoleh manfaat kesehatan yang optimal, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lebih efektif dan produktif. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kepedulian Polda Papua terhadap kesehatan masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan perhatian lebih. (PNO-12) 20 Jun 2024, 08:46 WIT
AKABRI 1994 Mengabdikan 30 Tahun Dengan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan Papuanewsonline.com, Jakarta - Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suyudi Ario Seto selaku Ketua Panitia Baksos Akabri 94 berikan sambutan acara Kegiatan Bakti sosial dan bakti kesehatan dalam rangka 30 tahun pengabdian AKABRI tahun 1994, ini bukan hanya sebagai wujud nyata dari rasa syukur atas pengabdian kami selama Tiga Dekade, tetapi juga sebagai bentuk nyata dari komitmen kami untuk terus mengabdi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.Kegiatan bertemakan "30 Tahun Pengabdian Palagan 94, Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami" adalah cermin dari semangat yang tak pernah padam dalam memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik kepada masyarakat.Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI, Kabaharkam Polri, PJU Mabes Polri, Forkopimda DKI Jakarta, PJU Polda Metro Jaya, Kapolres beserta jajaran, Palagan Alumni AKABRI Angkatan 94.Kapolri Jenderal Listyo Sigit memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan Bakti sosial dan bakti kesehatan dalam rangka 30 tahun pengabdian AKABRI tahun 1994.Hasil dari rangkaian kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan yang dilaksanakan selama 37 hari dari tanggal 10 Mei s/d 15 Juni 2024.Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dibeberapa wilayah di Indonesia, diantaranya adalah wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Papua, Sulawesi Selatan, Papua Barat, Maluku Utara, Jawa Barat, Yogyakarta, DKI Jakarta, Bangka Belitung, Bali, Sumatra Utara, Jambi, Sulawesi Ternggara, Sumatra Selatan dan Jawa Tengah.Suyudi menjelaskan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan ini dengan seluruh paket sembako sebanyak 31.362 paker dan pelaksanaan kesehatan diberikan kepada 12.000 masyarakat yaitu pengobatan umum 2.905, donor darah, lab sederhana 1.100, kesehatan gigi 1.100, kesehatan mata 1.099, khitanan masal 2.616, dengan tenaga kesehatan sebanyak 300 dokter, 600 perawat dan 1.200 tenaga medis lainnya.Tidak hanya itu dilaksanakan penanaman bibit pohon sebanyak 5.500 bibit dan penebaran bibit ikan sebanyak 55.000, renovasi fasilitas umum, pembuatan sumur bor dan bak penampungan, pembangunan fasilitas MCK dan juga perbaikan rumah ibadah.Bakti sosial dan bakti kesehatan yang kami laksanakan diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, terutama di masa-masa sulit seperti saat ini.Lebih lanjut Suyudi menyampaikan melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong tetap hidup dan menjadi bagian integral dari pengabdian kami. Lanjut Suyudi, ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam upaya menciptakan lingkungan yang sehat, dan dari upaya cooling system menjelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024."Semoga melalui bakti sosial dan bakti kesehatan yang dilaksanakan ini menciptakan suasana politik yang sejuk, aman dan damai serta mendukung kondusifitas serta kerukunan antar masyarakat sehingga terjaga dengan baik dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat” tutupnya. (PNO-12) 15 Jun 2024, 21:47 WIT
Polres Buru Gelar Bakti Kesehatan Guna Peringati Hari Bhayangkara Ke-78 Papuanewsonline.com, Buru - Wakapolres Buru H.Akmil Djapa S.Ag Bersama dengan Kasie Dokes Polres Buru dr. Rifqi Mahdi Syauqi beserta Anggota Sidokkes Polres Buru di dampingi Oleh Kapolsek Waeapo IPDA Ignasius Wira A. Leburaya Tokan, S. Tr. K melakukan Pengobatan Gratis Dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-78, di aula Polsek Waeapo Sabtu 15/6/2024Polres Buru telah menginisiasi bakti kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bakti kesehatan ini diharapkan menjadi sarana pendekatan Polri dengan masyarakat, sekaligus membantu mereka yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan layanan kesehatan. Latar belakang kegiatan ini adalah kepedulian Polres Buru terhadap kondisi kesehatan masyarakat di sekitarnya, terutama di tengah pandemi yang berlangsung.Tujuan dan Manfaat Kegiatan Utama dari kegiatan bakti kesehatan ini adalah untuk memberi akses layanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan. khususnya bagi mereka yang terdiagnosis dengan penyakit seperti Hiperkolesterol, Hipertensi, ISPA, Osteoartritis, Dispepsia, Hiperurisemi (Asam Urat), dan Dermatitis. Melalui inisiatif ini, Wakapolres Buru H Akmil Djapa S.Ag berharap dapat menurunkan angka kesakitan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.Pelaksanaan bakti kesehatan ini memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis. Pelayanan ini tidak hanya mencakup pengobatan tetapi juga edukasi mengenai pola hidup sehat kepada masyarakat.Data Pasien dan Jenis Penyakit yang Ditangani, Hiperkolesterol, Hipertensi, ISPA, Osteoartitis, Dispepsia, Hiperurisemi (Asam Urat) dan Dermatitis.Sebanyak 101 orang telah berhasil mendapatkan layanan dari bakti kesehatan ini. Mayoritas pasien yang datang mengalami penyakit seperti di atas dan kini dalam tahap pemulihan setelah mendapatkan pengobatan.Testimoni Pasien dan Tanggapan Masyarakat Feedback dari masyarakat yang telah mendapatkan pelayanan sangat positif. Banyak dari mereka yang menyatakan rasa terima kasih karena telah dibantu dalam pengobatan penyakit mereka. Hal ini bukan hanya meningkatkan citra Polri di mata masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat.Wakapolres Buru Kompol Akmil Djapa S.Ag menyampaikan bahwa Polres Buru tidak berhenti sampai di sini. Berangkat dari kesuksesan bakti kesehatan kali ini, diharapkan akan ada lebih banyak lagi kegiatan serupa yang bisa dilaksanakan di masa mendatang. Ini adalah bagian dari komitmen Polres Buru untuk terus berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat. (PNO-12) 15 Jun 2024, 21:01 WIT
Bhayangkari Peduli Tembus Zona Merah Di Intan Jaya Papuanewsonline.com, Intan Jaya – Dalam upaya menebarkan kebaikan di tengah daerah konflik, Ketua Bhayangkari Cabang Intan Jaya, Ny. Yati Afrizal Asri, bersama Kapolres Intan Jaya AKBP Afrizal Asri, mengunjungi anak-anak di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, yang dikenal sebagai zona merah konflik Kelompok Kriminal Bersenjata atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).Di tengah situasi yang menantang, kegiatan Bhayangkari Peduli ini menghadirkan sentuhan kasih dalam bentuk pembagian makanan serta pelajaran tentang kebersihan kepada anak-anak di daerah tersebut. Ny. Yati Afrizal Asri menegaskan pentingnya peran Bhayangkari dalam memberikan dukungan tidak hanya kepada suami anggota Polri, tetapi juga untuk turut aktif dalam masyarakat."Dimanapun tugas suami, sebagai Bhayangkari kita turut serta dalam pengabdian. Kami peduli terhadap kesehatan anak-anak, oleh karena itu selain memberi makanan tambahan, kami juga mengajarkan pentingnya cuci tangan sebelum makan," ungkap Ny. Yati.Sementara itu, Kapolres Intan Jaya AKBP Afrizal Asri berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya berhenti pada bantuan materi, tetapi juga memberikan pembelajaran yang berharga bagi anak-anak di daerah tersebut."Kegiatan ini menunjukkan bahwa setiap bentuk bantuan kepada sesama tidak harus dipilih dan terbatas. Kami berharap anak-anak ini bisa memahami pentingnya pola hidup sehat," tambah AKBP Afrizal Asri.Kunjungan Bhayangkari Cabang Intan Jaya dan Kapolres Intan Jaya ini tidak hanya menjadi momen untuk menyebarkan kebaikan, tetapi juga sebagai upaya konkret untuk membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya anak-anak yang tinggal di wilayah yang rawan konflik. (PNO-12) 14 Jun 2024, 15:01 WIT
Kisah Polwan Bantu Jemaah Haji Saat Cuaca Panas di Arab Saudi Papuanewsonline.com, Arab Saudi - Polri mengirimkan sebanyak 7 polisi wanita (Polwan) menjadi Petugas Pelayanan Ibadah Haji (PPIH). Ketujuh Polwan ini bernaung di bawah Kementerian Agama (Kemenag) guna melayani dan mendampingi jemaah haji asal Indonesia.Salah satu Polwan yang bertugas bernama AKP Niswah Wara Pratidina menceritakan pengalamannya saat bertugas. Salah satunya yakni membantu jemaah haji yang mengalami kendala cuaca yang panas.AKP Niswah menceritakan pada saat itu dirinya tengah bertugas di Masjid Nabawi. Cuaca di sana sekitar pukul 45-46 derajat. Guna mendinginkan cuaca, para petugas menyemprotkan air ke antrean masuk Raudah."Hal tersebut dilakukan agar jemaah tetap dingin dan tidak kepanasan," kata Niswah.Pada saat itu, ada seorang pria lansia yang terjatuh. Dirinya pun bersama petugas lainnya dengan sigap mengevakuasi menggunakan kursi roda.Diduga, kata Niswah, lansia tersebut mengalami gejala suhu tubuh yang tinggi. Para petugas langsung menyiram tubuh sang kakek dengan air."Tim petugas langsung mengecek tensi, saturasi oksigen, dan diberi minum larutan oralit," katanya.Dirinya bersama tim kesehatan lainnya pun berusaha membuat pria tersebut tetap sadar dengan memindahkannya ke tempat yang lebih teduh."Saya tutupin bapak itu pakai tubuh saya biar tidak kena sinar matahari langsung. Sampai badan saya juga basah keringat. Lalu saya payungin sambil semprotin air," ucapnya.Akhirnya setelah kesadaran lansia berangsur membaik, petugas meminta untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai. Namun, lansia tersebut bersikukuh untuk tetap masuk ke dalam Raudah."Akhirnya kita minta istirahat dulu sambil kita pijat-pijat dulu. Sudah segar terus tim kesehatan Saudi datang dan bilang keadaan bapaknya sudah segar dan bisa masuk Raudah," katanya.Ia pun menyebut mayoritas kasus yang melanda jemaah haji adalah gejala suhu tubuh tinggi hingga membuat lemas. Untuk itu, ia mengimbau jemaah untuk selalu mencukupi asupan makanan dan rutin menghidrasi tubuh dengan cara rajin minum air putih, tidak memaksakan diri beribadah di Masjid ketika kurang fit atau kelelahan"Banyak gejala suhu tubuh tinggi akibat cuaca panas. Alhamdulilah semuanya ditangani dengan baik dan cepat pada saat itu juga," katanya. (PNO-12) 12 Jun 2024, 08:52 WIT
619 Calon Siswa Polri Polda Papua Ikuti Tes Kesamaptaan Jasmani Papuanewsonline.com, Jayapura – Sebanyak 619 Calon Siswa (Casis) Bintara Polri Polda Papua mengikuti hari pertama Tes Kesamaptaan Jasmani dalam rangka Penerimaan Bintara Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2024, Senin (10/05). Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan disiplin tinggi.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, menyampaikan bahwa total ada 619 Casis yang mengikuti kegiatan tahap Uji Kesamaptaan Jasmani pada hari pertama. "Para casis berasal dari berbagai Polres dan Ta Jajaran Polda Papua yang telah melampaui tahap Rikkes ke II sebelumnya," ujarnya.Uji Kesamaptaan Jasmani ini terbagi menjadi tiga kategori, yaitu Uji Kesamaptaan Jasmani A dan B, Uji Kesamaptaan Jasmani C, dan Uji Kesamaptaan Jasmani D. Wakil Ketua Tim Kesamaptaan Jasmani, AKBP Ady Tri Widiyanto, S.I.K., S.H., menjelaskan lebih rinci mengenai kategori tersebut."Uji Kesamaptaan Jasmani A dan B mencakup Lari 12 Menit, Pull Up, Sit Up, Push Up, dan Shuttle Run. Sementara, Uji Kesamaptaan Jasmani C meliputi Renang, dan Uji Kesamaptaan Jasmani D melibatkan Anthropometrik," kata AKBP Ady Tri Widiyanto.Pelaksanaan tes ini diadakan di beberapa lokasi berbeda. Uji Kesamaptaan Jasmani A dan B berlangsung di lapangan Rastra Samara SPN Polda Papua, sedangkan Uji Kesamaptaan Jasmani C dilaksanakan di Kolam Renang Tirta Mandala Jayapura. Untuk Uji Kesamaptaan Jasmani D, lokasi pelaksanaannya adalah Gedung Dojo SPN Polda Papua.AKBP Ady Tri Widiyanto menekankan bahwa semua tahapan tes dalam rekrutmen Bintara Polri tahun 2024 Polda Papua menerapkan sistem Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH)."Sistem penilaian kami transparan. Hasil tes langsung diumumkan setelah pelaksanaan sehingga peserta dapat melihat nilai mereka secara langsung. Jika ada keluhan, kami memberikan kesempatan untuk menyampaikan keluhan mereka," jelasnya.Menariknya, seluruh peserta tes tahun ini adalah Orang Asli Papua (OAP). Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo berharap para calon siswa ini bisa menjadi generasi penerus yang melaksanakan tugas di Polri. "Kami berharap adik-adik yang mengikuti tes ini bisa melaksanakan dengan maksimal sehingga hasilnya juga maksimal dan bisa bergabung dengan kami di Kepolisian Republik Indonesia," harapnya.Kombes Pol Ignatius Benny juga memberikan dorongan kepada calon siswa yang belum berhasil dalam tes tahun ini. "Bagi yang belum berhasil, masih ada kesempatan di tahun berikutnya. Segala sesuatu harus dipersiapkan dengan baik. Kami yakin adik-adik bisa bergabung dengan kami menjadi anggota Polri. Terima kasih," tutupnya.Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polda Papua dalam merekrut dan melatih calon anggota Polri yang berkompeten dan siap melayani masyarakat dengan penuh dedikasi. (PNO-12) 11 Jun 2024, 17:27 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT