logo-website
Minggu, 09 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Kesehatan Homepage
Sosialisasi Bahaya Narkoba, Miras, dan Kekerasan di SMA Gabungan Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura - Kasat Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Irene Aronggear, S.H., menggelar kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba, miras, dan kekerasan di Aula SMA Gabungan Jayapura.Kegiatan ini berlangsung pada pukul 08.00 WIT hingga selesai, dengan diikuti oleh 84 peserta didik baru dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat (12/7).Dalam sosialisasi tersebut, AKP Irene menyampaikan materi tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN)."Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik baru mengenai bahaya narkoba, minuman keras, dan kekerasan yang dapat merusak masa depan mereka," ujar AKP Iren saat di wawancarai usai kegiatan.Materi pertama yang disampaikan oleh AKP Irene adalah jenis dan penggolongan narkotika, psikotropika, dan bahan berbahaya termasuk minuman beralkohol. Peserta diajak untuk mengenali berbagai jenis narkotika serta bahayanya bagi kesehatan fisik dan mental. "Pengetahuan ini penting agar siswa bisa mengenali dan menghindari bahaya tersebut," tambahnya.Selain itu, AKP Irene juga membahas dampak penyalahgunaan narkoba bagi diri sendiri, keluarga, lingkungan, bangsa, dan negara. Ia menjelaskan bahwa narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga berdampak negatif pada aspek sosial dan ekonomi."Penyalahgunaan narkoba bisa menghancurkan kehidupan pribadi dan membawa kerugian besar bagi masyarakat luas," tegasnya.Pada sesi berikutnya, AKP Irene memaparkan strategi pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkotika. Ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam memerangi narkoba."Kerjasama antara pihak kepolisian, sekolah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk memberantas peredaran narkotika," jelasnya.Untuk memberikan gambaran nyata, AKP Irene menampilkan beberapa gambar dan dokumentasi mengenai narkotika. Peserta didik baru tampak antusias dan banyak yang terkejut melihat dampak destruktif yang ditimbulkan oleh narkoba."Visualisasi ini diharapkan bisa memperkuat pesan yang kami sampaikan, serta kami berharap para generasi muda ini dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam upaya pemberantasan narkotika," pungkasnya. (PNO-12) 13 Jul 2024, 11:11 WIT
Polres Mamberamo Raya Beri Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Kebakaran Papuanewsonline.com, Mamberamo Raya – Pasca terjadinya kebakaran hebat yang mengakibatkan 32 kios dan 3 rumah hangus terbakar serta menelan satu korban jiwa, Kapolres Mamberamo Raya AKBP Supraptono, S.Sos., M.Si., mengambil langkah cepat untuk menangani insiden tersebut. Korban meninggal dunia telah diberangkatkan ke Makassar untuk dimakamkan pada Minggu, 7 Juli 2024.Kapolres Mamberamo Raya menjelaskan bahwa langkah-langkah kepolisian yang dilakukan mencakup olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Sat Reskrim Polres Mamberamo Raya yang dibantu oleh Polsek Mamberamo Tengah. Hasil sementara dari olah TKP menunjukkan bahwa titik api berawal dari rumah yang tidak berpenghuni akibat korsleting pada aliran panel solarsel di dalam rumah kosong tersebut.“Dari hasil sementara olah TKP di lapangan, dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh korsleting pada aliran panel solarsel di rumah kosong. Namaun hal ini masih kami dalami dan akan terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran ini,” ujar Kapolres.Selain itu, Kapolres juga melaksanakan pendekatan kepada keluarga korban kebakaran untuk mengurangi rasa traumatik yang dapat berdampak pada kondisi psikologis mereka. Salah satu bentuk perhatian yang diberikan adalah bantuan sembako berupa beras, mie instan, air mineral, dan kebutuhan lainnya kepada keluarga korban yang sementara tinggal di Masjid Al-Ihkwan Kasonaweja.“Kami memberikan bantuan sembako kepada keluarga korban untuk meringankan beban mereka. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit membantu mereka yang saat ini tinggal di tempat sementara,” tambah Kapolres.Kapolres Mamberamo Raya juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan aliran listrik, khususnya panel solarsel, karena beberapa kejadian kebakaran di Kabupaten Mamberamo Raya disebabkan oleh korsleting pada panel solarsel.“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan aliran listrik, terutama panel solarsel. Untuk para korban kebakaran, kami meminta agar tetap bersabar dengan semua yang telah terjadi. Kami akan terus berusaha memberikan bantuan yang diperlukan,” tutup Kapolres. (PNO-12) 09 Jul 2024, 13:06 WIT
Wakapolres Buru Bersama Personil Evakuasi Warga Yang Terkena Banjir di Desa Grandeng Papuanewsonline.com, Buru - Wakapolres Buru Kompol H. Akmil Djapa S.Ag bersama,Kabag Ops Polres Buru AKP Deny Lubis S.I.K.M.M., Kasat Pol Air, AKP A.Samabas, Kasat Samapta Iptu Andre Layan, Kapolsek Waeapo Iptu Wira, dengan 40 personil gabungan dari Polres Buru dan Polsek Waeapo telah melakukan evakuasi terhadap warga Desa Grandeng, Kecamatan Lolong Kuba, Kabupaten Buru yang terkena dampak banjir akibat meluapnya Sungai Waeapo.Kejadian ini telah menarik perhatian banyak pihak mengingat dampak banjir yang cukup parah terhadap warga dan infrastruktur di desa tersebut.Banjir di Desa Grandeng terjadi akibat meluapnya Sungai Waeapo. Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir membuat sungai tidak mampu menampung debit air, sehingga mengakibatkan banjir di beberapa area pemukiman. Kejadian ini tidak hanya mengakibatkan kerugian material tetapi juga mengganggu aktivitas sehari-hari warga.Peran Kompol H. Akmil Djapa S.Ag dalam Evakuasi Warga Sebagai Wakapolres Buru, Kompol H. Akmil Djapa S.Ag memimpin langsung aksi evakuasi. Beliau mengkoordinir penanganan cepat terhadap situasi, memastikan bahwa warga yang terdampak bisa dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Kepemimpinan dan tanggung jawab yang ditunjukkan oleh Kompol Akmil dalam peristiwa ini sangat krusial dalam menjamin keselamatan warga.Keterlibatan 40 personil gabungan dalam operasi evakuasi ini menunjukkan sinergi yang baik antara Polres Buru dan Polsek Waeapo. Personil gabungan tersebut bertugas tidak hanya dalam melakukan evakuasi, tetapi juga dalam memberikan pertolongan pertama dan menjamin kebutuhan dasar para korban terpenuhi.Solidaritas dan kerja keras mereka menjadi kunci keberhasilan operasi penyelamatan di tengah kondisi yang tidak mudah.Tantangan dan Hambatan selama Evakuasi Proses evakuasi tidak berjalan mudah. Tim penyelamat menghadapi berbagai tantangan, termasuk akses jalan yang terputus akibat banjir, kondisi cuaca yang tidak menentu, dan risiko bencana susulan. Namun, dengan perencanaan yang matang dan kerja keras dari semua pihak, hambatan-hambatan tersebut dapat diatasi, memastikan proses evakuasi berjalan lancar.Dampak banjir terhadap Desa Grandeng sangatlah besar. Banyak warga kehilangan tempat tinggal, sementara aksesibilitas dan infrastruktur penting seperti jalan dan jembatan mengalami kerusakan serius. Keadaan ini membutuhkan respon cepat dari pemerintah setempat dan dukungan dari masyarakat luas untuk pemulihan. (PNO-12) 06 Jul 2024, 17:42 WIT
Diterjang Badai, Kapal KM. Artomoro 2 Tenggelam Di Perairan Timor Leste Papuanewsonline.com, NTT – Insiden tenggelamnya Kapal KM. Artomoro 2 jenis kapal besi dengan bobot muatan 637 GT yang ditumpangi 16 kru kapal saat mengangkut bahan bangunan, pada kamis sore (30/06) kapal tersebut berlayar dari pelabuhan Flores Propinsi NTT dengan tujuan Kabupaten Bade Propinsi Papua Selatan, kapal mengalami musibah diterjang badai dan gelombang ketika berada di selat Timor antara pulau Atauro (Negara Timor Leste) dengan pulau Lirang (Negara Republik Indonesia) pada Selasa (02/07) sekitar pukul 11.00 Wita, akibat insiden tersebut kapal terbalik dan tenggelam sementara ke 16 crew kapal berupaya menyelamatkan diri.Sesuai informasi yang dihimpun diketahui para kru kapal diselamatkan oleh petugas Polisi perairan Republik Demokratic Timor Leste (RDTL), Marine Timor Leste, Imigrasi Timor Leste bersama Walikota Atauro dengan menumpang kapal patroli, sejumlah 10 ABK ditampung di Pos UPM Pulau Atauro sedangkan 5 ABK lainnya dirawat di Rumah Sakit Atauro, untuk 1 orang ABK dinyatakan hilang terbawa arus dan masih dilakukan pencarian.Dari rincian jumlah 15 crew kapal yang selamat dengan identitas antara lain : Suhardi (Nakhoda), Ahmad Taukorohman, Mahadin, La Ode Muhamad Hafis, Derek Nunumete, Muhamad Irland, David Surya Perdana, I Ketut Harmono, Nofa Triswana, Paskalis Agung Hurek Makin, Rivaldi Ega Pratama, Ujang Rizki, Thomas Adi Sastra, Muhamad Rehan Dwi Putra Arrosaq dan Melkianus M. Supit, sedangkan 1 ABK yang hilang an. Purwanto.Upaya pencarian terus dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Wetar Barat maupun aparat TNI–Polri diantaranya Plh. Camat Corneles Makati, Dan Posal BKO Pulau Lirang Lettu Ardana bersama 2 anggota, Syahbandar Pulau Lirang Jhon Lela Dara, Kapospol Pulau Lirang Bripka Oktovianus, Bhabinkamtibmas Bripda A. Malau dan Babinsa Praka Reno Kakisina dengan menyusuri pesisir pantai Desa Ustutun bersama warga namun belum membuahkan hasil.Korban Purwanto terdampar ditepi pantai dan ditemukan oleh warga nelayan asal kota Mametang Kotamadya Atauro yang baru pulang melaut sekitar pukul 03.00 Wita pada Kamis subuh (04/07/2024), berita tersebut dilaporkan ke Pos UPM Pulau Atauro dan ditangani oleh Kepolisian setempat, jenasah korban akhirnya dibawa dan disemayamkan di Rumah Sakit Atauro.Terkait hal tersebut Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Pulung Wietono, S.I.K melalui Kapolsek Wetar Ipda Giovani B. M. Toffy, S.H saat dikonfirmasi mengatakan, adanya kejadian tenggelamnya kapal KM. Artomoro 2 di Selat Timor antara pulau Atauro (Negara Timor Leste) dengan pulau Lirang (Negara RI) merupakan sebuah fenomena alam yang tidak dapat dipungkiri, insiden tersebut kiranya sebagai pelajaran kepada kita untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan aktifitas di laut apalagi saat ini dengan kondisi cuaca laut yang ekstrim.“Informasi insiden tenggelamnya kapal KM. Artomoro 2 maupun peristiwa penemuan jenasah 1 ABK yang hilang tersebut kami dapatkan melalui koordinasi dengan Plh. Camat Wetar Barat Corneles Makati maupun pihak terkait lainnya, sebagai anggota Polri kami berkewajiban mengupayakan pencarian terhadap korban di pesisir pantai pada wilayah hukum kami namun korban berhasil ditemukan oleh warga Negara Timor Leste (RDTL) di pesisir pantai pulau Aturo. “ ujar Kapolsek Menurutnya, insiden tersebut dapat terjadi karena dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain keadaan cuaca dilaut yang ekstrim/buruk dimana dipengaruhi oleh tingginya gelombang dan bertiup angin yang kencang, sementara itu kecelakaan laut diduga dapat dipicu karena adanya Over Capacity (Kelebihan muatan) sehingga menyulitkan kapal untuk melakukan manuver guna menghindar dari hantaman gelombang.“Sesuai hasil koordinasi kami dengan Plh. Camat Wetar Barat Corneles Makati diketahui bahwa pada pukul 09.00 Wita jenasah korban Purwanto dan 15 ABK lainnya akan di evakuasi oleh aparat Kepolisian Timor Leste dari pulau Atauro menuju ke Kedutaan Besar RI di Dili Timor Leste dengan menggunakan Kapal Cepat. “ tutup Kapolsek. (PNO-12) 05 Jul 2024, 13:55 WIT
Pencarian Hari Ketiga Korban Hilang, Dipimpin Kasat Pol Air Polres Buru Papuanewsonline.com, Buru - Kasat Pol Air Polres Buru AKP Abdulrahman Sambas Pimpin Operasi pencarian Revan Wali, yang hilang di Sungai Waeapo pada hari Kamis, tanggal 4 Juli 2024, memasuki hari ketiga.Revan Wali, pelajar SMP berusia 13 tahun, dilaporkan hilang saat ia dan teman-temannya beraktivitas di sungai tersebut. Menurut keterangan Randi Rumbia, saksi mata kejadian, seekor buaya muncul dan menyerang Revan tidak lama setelah mereka mulai turun mandi di sungai.Pada hari ke-3 ini Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, diantaranya Personil Polsek Waeapo, Sat Pol Air Polres Buru, Basarnas, BPBD, dan masyarakat setempat, dengan jumlah personil gabungan mencapai lebih dari 70 orang. Pencarian dimulai dari Muara Sungai Waeapo di Desa Kaki Air, Kecamatan Kayeli, berlanjut ke Dusun Baman, Desa Ohilahin, Kecamatan Lolongguba namun karena Kondisi cuaca yang buruk, dengan hujan lebat dan banjir besar, menghambat operasi pencarian hari ke-3 ini.Meski menggunakan speed boat dan longboat, tim pencari mengalami kesulitan menjangkau lokasi tertentu karena arus sungai yang kencang dan adanya pohon-pohon yang turut hanyut terbawa arus sungai.Upaya pencarian intensif dari pagi hingga sore hari belum membuahkan hasil, korban Revan Wali belum juga ditemukan dan untuk mengantisipasi terjadinya bencana lainnya akibat keadaan Cuaca Ekstrim, Tim telah melakukan himbauan kepada warga setempat untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca dan potensi banjir yang lebih besar.Karena kondisi alam yang tidak menunjang maka Operasi pencarian hari ke-3 dihentikan dan akan dilanjutkan lagi pada esok hari dengan harapan kondisi cuaca yang lebih baik.Pencarian di Sungai Waeapo merupakan tugas yang menantang mengingat variasi kedalaman dan keberadaan satwa liar seperti buaya.Sarana prasarana yang digunakan untuk menunjang proses pencarian diantaranya speed boat C3, long boat milik warga, mobil operasional Sat Polairud dan Basarnas serta 10 buah life jacket untuk keamanan personil pencari.Kondisi cuaca dengan curah hujan tinggi dan banjir di Sungai Waeapo mengakibatkan luapan air hingga ke pemukiman warga. Kendala teknis seperti arus sungai yang kencang dan banyaknya rintangan berupa pohon hanyut, membuat area pencarian menjadi lebih sulit dijangkau. Keadaan ini menuntut kesiapsiagaan dan kehati-hatian ekstra dari tim pencari dan masyarakat setempat. (PNO-12) 05 Jul 2024, 13:47 WIT
Kapolda Papua Ikuti Puncak Bakti Kesehatan Jelang HUT Bhayangkara ke-78 Papuanewsonline.com, Jayapura – Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K didampingi Wakapolda Papua, Brigjen Pol Petrus Patrige Rudolf Renwarin, SH., M.Si. dan PJU Polda Papua beserta Forkopimda Papua mengikuti Kegiatan Puncak Bakti Kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024 melalui Zoom Meeting bertempat di Halaman GOR Cenderawasih Kota Jayapura, Rabu (26/06).Puncak bakti sosial kesehatan ini dipimpin oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Karangpawitan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.Kapolri dalam kesempatan ini menyapa masyarakat yang hadir pada saat itu termasuk penyandang disabilitas. Selain itu, Kapolri secara simbolis menyerahkan bantuan kaki palsu.Dalam kegiatan ini Polri memecahkan Rekor MURI pelayanan kesehatan kepada penyandang disabilitas terbanyak dengan jumlah 10.000 peserta.Bakti kesehatan Polri ini telah dilaksanakan pada tanggal 30 Mei hingga 25 juni 2024 oleh seluruh Biddokkes Polda dan Rumkit Bhayangkara jajaran.Adapun Polri telah melaksanakan 3.850 kegiatan yang diantaranya ada pengobatan umum sebanyak 2.000 kegiatan, operasi katarak 300 kegiatan, pengobatan untuk anak stunting 100 kegiatan. Ada juga beberapa kegiatan lain seperti, pengobatan gigi, hingga vaksinasi polio.Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian sosial Polri kepada masyarakat khususnya di bidang kesehatan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.Selain itu, Kapolda juga memberikan bantuan sosial kepada penyandang disabilitas diantaranya sarana kontak, kursi roda, tongkat tunanetra dan kruk (alat bantu jalan). (PNO-12) 29 Jun 2024, 08:14 WIT
Peringati Hut Bhayangkara Ke-78, Polda Maluku Gelar Bakti Kesehatan Papuanewsonline.com, Ambon - Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Bhayangkara, Kepolisian Daerah Maluku kembali melaksanakan serangkaian kegiatan kemanusiaan dengan nama bakti kesehatan.Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif ini, dilaksanakan di Tribun Lapangan Letkol Pol Chr. Tahapary, Kota Ambon, Rabu (26/6/2024). Bakti kesehatan sendiri dilakukan secara serentak oleh Polri di Indonesia. Kegiatan sosial kemanusiaan ini ikut dipantau langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui sarana zoom meeting dari Polres Karawang, Jawa Barat.Di Polda Maluku, bakti kesehatan yang dilakukan diantaranya pengobatan gratis, donor darah, sunatan masal, bedah minor dan pelayanan pemasangan KB oleh tim kesehatan BKKBN Maluku.Tak hanya itu, Kapolda Maluku juga menyerahkan bantuan kursi roda kepada 2 siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Batu Merah Ambon. Mereka adalah penyandang disabilitas (tuna daksa). Dua siswa SLB yang mendapatkan bantuan kursi roda dari Kapolda yaitu M. Eza Syhaputra, siswa kelas 3 SD dan Desi Rumuar, siswi Kelas 3 SMP.Saat pelaksanaan bakti kesehatan di Polda Maluku, Kapolri secara langsung ikut memantau dan menyapa dua siswa SLB penerima kursi roda melalui zoom meeting.Pada kesempatan itu, Kapolda Maluku dalam laporannya kepada Kapolri, mengaku kegiatan yang dihelat ini selain dihadiri para penyandang disabilitas juga hadir para warakauri dan purnawirawan. "Biasanya memang kegiatan bakti kesehatan ini menjadi sarana dan ajang kita untuk reuni dan kangen-kangenan silaturahmi ketemu dengan para purnawirawan dan warakauri serta dari Bhayangkari Polda Maluku," kata Kapolda.Di momentum yang sangat baik tersebut, Kapolda Maluku tidak hanya memberikan laporan namun juga menyampaikan harapan pihaknya bersama masyarakat kepada Kapolri."Bapak Kapolri di wilayah Maluku ini terdiri dari 1392 Pulau, dan ada 7 Pulau besar yang dihuni. Setiap pelayanan (kesehatan) semua masih mengandalkan di Ambon, sehingga Rumah Sakit Bhayangkara, Rumah Sakit TNI, Rumah Sakit Pemprov atau Pemda itu merupakan idola dari masyarakat untuk mereka mendapatkan pelayanan yang terbaik," ungkapnya.Rumah Sakit Bhayangkara Polri sendiri sudah sangat diminati dan disenangi oleh masyarakat. Sebab, Polda Maluku terus meningkatkan berbagai pelayanan-pelayanan pendukungnya."Kami berharap mungkin dari pusdokkes sesuai dengan harapan kita ada prioritas untuk CT Scan. Karena CT Scan ini sangat diharapkan oleh kita. Banyak kasus kasus kejadian trauma dan sebagainya yang membutuhkan dan memerlukan penanganan cepat tidak perlu dibawa ke Jakarta tapi bisa kita tangani cukup di Ambon. Ini supaya biayanya sangat murah, cepat dan langsung bisa dirasakan oleh masyarakat," jelas Kapolda.Kepada Kapolri, Kapolda juga melaporkan bahwa Rumah Sakit Bhayangkara Ambon pada tahun 2023 mendapatkan predikat terbaik di wilayah timur dari BPJS. "Predikat tersebut diserahkan langsung kepada Kabid Dokkes Polda Maluku," katanya.Kapolda Maluku juga mengenalkan dua penerima bantuan kursi roda yang merupakan siswa siswi SD dan SMP SLB Batu Merah Ambon. Mereka adalah Eza Saputra dan Desi Rumuar."Bapak Kapolri bila diizinkan hari ini ada adik kita yaitu Eza Saputra yang mendapatkan bantuan kursi roda di sebelah kiri saya, dan ada Desi Rumoar juga mendapatkan bantuan kursi roda," ucap Kapolda.Pada kesempatan yang sama, Desi Rumuar, langsung menyapa Kapolri. Ia menyampaikan terima kasih atas bantuan kursi roda. Ia pun mendoakan semoga Kapolri selalu dilindungi oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa."Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Nama saya Desi kelas 3 SMP sekolah SLB Negeri Batu Merah Ambon. Terima kasih Bapak Kapolri atas bantuan kursi roda kepada Desi, semoga Allah SWT selalu melindungi bapak Kapolri, Amin Ya Rabbal Alamin," ucap Desi.Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Maluku, juga seluruh rekan-rekan jajaran TNI, Pemerintah Daerah, Ibu-ibu Bhayangkari dan seluruh pihak yang terlibat. Termasuk terhadap Desi dan Eza, penerima bantuan kursi roda."Terima kasih atas laporannya dan juga manfaat dari rumah sakit Maluku yang betul-betul bisa dirasakan tidak hanya oleh anggota namun oleh masyarakat," kata Kapolri. Terkait dengan harapan Kapolda Maluku untuk mendapatkan bantuan peralatan CT Scan, Kapolri meminta Kapuldokkes agar segera ditindaklanjuti."Tadi sudah dicatat oleh pak Kapuldokkes terkait dengan kekurangan CT Scan, semoga segera diprogramkan, dipenuhi sehingga ini betul-betul bisa bermanfaat baik untuk masyarakat dan juga tentu untuk anggota kita sendiri," pinta Kapolri.Kepada dua penerima bantuan kursi roda, Kapolri juga memberikan semangat kepada mereka agar terus bersekolah. "Salam untuk keluarga dan saya yakin ke depan kalian akan jadi anak-anak yang pintar, anak-anak yang berhasil dan pasti bisa berbakti dengan baik untuk masyarakat bangsa dan negara," harapnya. Kepada Kapolda dan Jajaran, Kapolri mengharapkan untuk tetap semangat dan terus melakukan hal-hal yang baik, hal-hal yang bermanfaat, hal-hal yang betul-betul dirasakan oleh masyarakat."Tentunya semua adalah amal ibadah rekan-rekan dan tentunya jalani semuanya dengan ikhlas dengan sebaik-baiknya dan tentunya ini menjadi pahala buat rekan-rekan semua, salam untuk semua anggota yang bertugas dan tetap semangat," pungkas Kapolri.Untuk diketahui, bakti kesehatan yang dilakukan diantaranya donor darah yang diikuti 225 orang; khitanan massal yang diikuti 50 orang; stunting 172 orang; bedah minor 10 orang; KB 125 orang; pengobatan umum 1264 orang (golongan darah 750, umum : 514); pengobatan gigi 305 orang; BHD 20 orang; Dan penyandang disabilitas 207 orang.Selain bantuan kursi roda kepada siswa SLB, Polda Maluku juga memberikan bantuan kursi roda kepada Aipda (Purn) Hasan Junaidi, dan Ibu Mery Lufkey, Istri AKP (Purn) Alm. Zadrach Lufkey.Tak hanya itu, Polda Maluku juga memberikan bantuan alat bantu dengar, tongkat. Alat bantu dengar kepada Kompol (Purn) Jeferson Moniharapon, dan tongkat kepada Iptu Arnold Sopacua, bertugas di satker Bidang Dokes Polda Maluku, dan Yunus Peseletehaa, Pengda TK I di Satker Bidang Dokes Polda Maluku.Di tempat yang sama, Ibu dari Desi Rumuar, penerima bantuan kursi roda menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Maluku yang telah memberikan bantuan kepada putrinya."Saya menyampaikan banyak terima kasih kepada bapak Kapolda. Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan agar dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Terima kasih banyak bapak Kapolda semoga amal dan perbuatannya diberkahi oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala," harapnya. (PNO-12) 28 Jun 2024, 08:15 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT