Papuanewsonline.com
BERITA TAG Kesehatan
Homepage
Kabid Humas Polda Papua: Mesin Pesawat Trigana Air Keluarkan Api di Bandara Sentani
Papuanewsonline.com, Jayapura – Pesawat Trigana Air dengan kode penerbangan IL237 tipe Boeing 737-200 dari Bandara Sentani Jayapura tujuan Wamena batal terbang karena seorang penumpang tiba-tiba membuka pintu darurat saat melihat ada api yang keluar dari mesin pesawat.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., mengatakan kejadian ini terjadi pada Selasa (05/11/2024) sekitar 11.30 WIT. Kejadian itu menyebabkan pesawat yang seharusnya membawa 121 penumpang ke Wamena itu batal terbang.“Kejadian berawal ketika pesawat akan bergerak ke landasan pacu, saksi mendengar bahwa ada salah seorang penumpang, yang meneriakan Api dalam Pesawat sehingga menimbulkan kepanikan yang luar biasa,” ucap Kabid Humas.“Seluruh penumpang spontan berdiri dan meminta pramugari untuk segera membuka pintu darurat,” imbuhnya.Lebih lanjut, ia mengatakan setelah membuka pintu darurat para penumpang memaksa keluar dan berhamburan lari menuju apron Bandara Sentani.“Seluruh penumpang kini telah dievakuasi di ruang tunggu Bandara Sentani dan pesawat tersebut ditarik kembali menuju Landasan Parkir Bandara,” tuturnya.Terkait penyebab keluarnya api dari mesin, Kombes Benny mengatakan saat ini tengah diselidiki penyebab hal tersebut oleh Pihak Kepolisian bekerjasama dengan Otoritas Bandara. PNO-12
06 Nov 2024, 16:10 WIT
KKB Intan Jaya Bunuh Warga Sipil di Kali Wabu
Papuanewsonline.com, Intan Jaya – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Adu Wanimbo alias Adu Magai kembali beraksi di Intan Jaya, Papua. Pada Sabtu (2/11/2024), Steven Wakari, 48, seorang pekerja kayu asal Manado, tewas ditembak saat bekerja di lokasi pengolahan kayu di Kali Wabu.Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz-2024, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, membenarkan kejadian tersebut. "Korban ditembak saat bekerja. JM yakni saksi yang bersamanya, langsung lari menyelamatkan diri setelah mendengar tembakan," ujarnya.Dirinya sangat menyesalkan aksi kekerasan yang terjadi. Dimana korban yang merupakan pekerja pengolahan kayu, ditembak secara kejam saat sedang menjalankan pekerjaannya.Kasatgas Humas, Kombes Pol Dr. Bayu Suseno, menambahkan bahwa pentolan KKB Kodap VIII Kemabu diduga bertanggung jawab atas serangan ini. "Tindakan keji ini menunjukkan kekejaman KKB terhadap warga sipil tak bersalah," tegas Kombes Bayu.Steven mengalami luka tembak di dada dan kepala serta luka sabetan di kaki. Jenazah korban masih berada di Puskesmas Bilogai dan rencananya akan dievakuasi ke Mimika pada Minggu (3/11/2024). Aparat keamanan terus mengejar pelaku untuk menjaga keamanan di wilayah tersebut. PNO-12
05 Nov 2024, 20:30 WIT
Jenazah Stevan Wakari, Korban Penembakan KKB di Intan Jaya Dievakuasi Ke Mimika
Papuanewsonline.com, Intan Jaya - Jenazah Stevan Wakari yang merupakan korban pembunuhan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) oleh Kelompok Kodap VIII Kemabu pimpinan Adu Wanimbo alias Adu Magai di Wilayah Intan Jaya berhasil di evakuasi, Senin(04/11/2024).Proses evakuasi Jenazah korban tersebut disampaikan secara langsung Kepala Operasi Damai Cartenz 2024 Brigjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. Dirinya menjelaskan bahwa Alm. Stevan Wakari diberangkatkan pada pukul 13.00 WIT dari Puskesmas Bilogai Kab. Intan Jaya menuju Bandar udara Bilorai Sugapa Kab. Intan Jaya.“Pengantaran Jenazah Stevan Wakari dikawal ketat oleh Personel gabungan TNI-Polri guna mencegah terjadinya gangguan-gangguan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB),” terang Faizal.Kepala Operasi Damai Cartenz 2024 menyatakan bahwa personel gabungan dari Brimob Satgas Blukar dan pasukan Kopassus dari Satgas Nanggala Ops Damai Cartenz-2024 masih terus melakukan upaya pengejaran terhadap KKB pelaku tindak pidana pembunuhan di Area di Kali Wabu, Kab. Intan Jaya."Kita akan kejar dan tindak tegas KKB pelaku tindak pidana pembunuhan dari Kelompok Adu Magai," ujarnya.Disisi lain, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024 Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H menerangkan bahwa Pesawat Smart PK-SNR adalah pesawat yang digunakan untuk mengevakuasi Jenazah Alm. Stevan Wakara menuju ke Timika.“Keberangkatan Jenazah akan terus kami monitoring dari Kab. Intan Jaya sampai dengan proses evakuasinya ke kampung halaman,” ucapnya.Bayu menegaskan, Pelaku pembunuhan yang dilakukan dari Kelompok Kodap VIII pimpinan Adu Wanimbo alias Adu Magai akan terus diupayakan Satgas Damai Cartenz untuk ditemukan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku. PNO-12
05 Nov 2024, 20:27 WIT
Pengobatan Gratis Satgas Habema Bahagiakan Warga Emondi
Papuanewsonline.com, Intan Jaya – Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) Raider 509/Balawara Yudha Kostrad merupakan salah satu Satuan Jajaran Komando Operasi TNI HABEMA yang sedang melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan Mobil RI-PNG, khususnya di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah. Satgas Yonif 509 Kostrad, khususnya Pos Koper (Kodim Persiapan) pimpinan Letda Inf Alvinta Sembiring, menggelar kegiatan Teritorial bertajuk “Pengobatan Gratis” kepada seorang warga Kampung Emondi, Distrik Sugapa, Rabu (30/10/2024).Kegiatan Teritorial ini dilakukan dalam rangka membantu kesulitan warga setempat dalam bidang kesehatan, yang merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat.Dalam pelaksanaan tugas rutin pengamanan wilayah, atas perintah Komandan Satgas Yonif 509 Kostrad, Letkol Inf Dian Dessiawan Setyadi, menyampaikan pentingnya perhatian Satgas kepada kebutuhan dasar masyarakat di sekitar Pos. Oleh sebab itu, pada hari Rabu tersebut, para Prajurit TNI memanfaatkan waktu pengamanan wilayah dengan membantu seorang warga Kampung Emondi yang mengalami sakit demam. Pos Koper yang memiliki Tim Medis langsung merespons kehadiran warga Emondi bernama Desmira Waker dengan melakukan pemeriksaan dan pengobatan.Sambil melaksanakan pengobatan, Personel Kesehatan Pos Koper juga mengajak komunikasi serta interaksi dengan Desmira dan keluarga yang mendampinginya. Melalui interaksi tersebut, para Prajurit TNI juga mengetahui perkembangan kondisi keamanan di Kampung Emondi yang masih relatif aman. Lebih lanjut, pasca pengobatan, Tim Medis menyerahkan obat secara cuma-cuma kepada Desmira untuk dikonsumsi selama beberapa hari kedepan guna kesembuhannya. “Terima kasih Komandan 509. Saya lebih sehat sekarang. Tuhan memberkati,” ucap Desmira dengan gembira. Terpisah, Panglima HABEMA, Brigjen TNI Lucky Avianto, pasca menerima laporan pelaksanaan kegiatan, mengapresiasi inisiatif Satgas Yonif 509 Kostrad yang memberikan pengobatan kepada warga Kampung Emondi. "Kegiatan ini merupakan wujud TNI memberikan pelayanan kebutuhan dasar, khususnya bidang kesehatan, dalam rangka mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua," ungkapnya. PNO-12
31 Okt 2024, 07:59 WIT
Sambut Hut Humas Polri Ke-73, Bidhumas Polda Papua Laksanakan Donor Darah
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatinus Benny Adi Prabowo S.H., S.I.k., M.Kom., turut hadir serta melaksanakan kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah dalam rangka hari Jadi Humas Polri yang ke-73 tahun 2024, dengan Tema "Humas Polri Presisi Menuju Indonesia Maju", Selasa (29/10).Kegiatan ini berlangsung di Aula Rupatama Polda Papua Lama, Jl. Sam Ratulangi No. 8, Kota Jayapura, Papua, dan turut dihadiri oleh Personil Bid Humas Polda Papua, Personil Bidddokes Polda Papua, serta Personil PMI Kota Jayapura.Dalam kesempatannya Kabid Humas Polda Papua menyampaikan bahwa acara ini diadakan di Kantor Polda Papua dengan tujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di Rumah Sakit.“Antusiasme peserta cukup tinggi, terbukti dari banyaknya Anggota Polri yang hadir dan rela mengantri untuk mendonorkan darahnya, dan Tim medis dari Palang Merah Indonesia (PMI) juga turut hadir untuk memfasilitasi proses donor,” ucapnya.Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa dalam kegiatan ini, panitia berhasil mengumpulkan sekitar 150 kantong darah yang nantinya akan dibagikan kepada pasien-pasien yang membutuhkan transfusi darah.“Kegiatan sosial ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah, serta mempererat hubungan antar sesame, dan di usia yang ke-73 ini, Humas Polri berharap dapat terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, tidak hanya melalui informasi yang disampaikan, tetapi juga melalui aksinya,” pungkas Kombes Pol Ignatinus. PNO-12
30 Okt 2024, 17:23 WIT
Hari Jadi Humas Polri Ke-73, Divhumas Polri Gelar Donor Darah Bersama Media
Papuanewsonline.com, Jakarta - Divisi Humas Polri menyelenggarakan kegiatan Donor Darah yang juga dilakukan serentak di seluruh Polda jajaran hari ini. Hal ini merupakan rangkaian kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam rangka memperingati Hari Jadi Humas Polri yang ke-73 pada Rabu, 30 Oktober mendatang. Humas Polri lahir dengan nama perdana adalah sebagai Kepala Eselon Publik Relation tahun 1951 tanggal 30 Oktober. Maka pada tahun 2024 ini dalam memperingati Hari Jadi yang ke-73 ini dilakukan kegiatan-kegiatan dimulai dengan adanya kegiatan bakti Polri, baik itu bakti sosial, bakti kesehatan, dan bakti lainnya. Kepada Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, "sebelumnya telah dilaksanakan bakti sosial serta bakti keagamaan seperti santunan ke Pondok Pesantren, Jum'at Berkah dan Minggu kasih ke tempat-tempat ibadah serta panti asuhan sebanyak 73 tempat dengan berkolaborasi bersama rekan-rekan media, kemudian hari ini kami melakukan bakti kesehatan dengan melakukan donor darah bersama rekan-rekan media juga," ujarnya.Tidak hanya itu, dalam memperingati Hari Jadi ke-73 ini, Divhumas Polri juga sebelumnya telah melakukan kegiatan-kegiatan khataman Qur'an sebanyak 73 kali, tentu hal ini juga sebagai wujud meningkatkan keimanan dan ketaqwaan Personel Divhumas Polri kepada masyarakat selama 73 Tahun mengabdi untuk Negeri."Kita juga akan melakukan kegiatan silahturahmi dengan Pemred Media dan juga dengan Organisasi Media seperti AJI, IJTI dan organisasi Media lainnya, kemudian ada Kompolnas, serta Dewan Pers. Hal tersebut dilakukan agar terus berkolaborasi, bersinergi dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Tak lupa kami juga silaturahmi dengan para Kadiv Humas pada masanya," katanya.Trunoyudo menambahkan, puncak daripada kegiatan ini adalah pada saat sarasehan yang nantinya kami meminta santiaji dari Kadivhumas pada masanya, kemudian menerima masukan-masukan bagaimana tantangan terdahulu hingga saat ini, perkembangan Humas, sampai dengan tantangan kedepan. "Tentunya hal ini menjadi bagian dan harapan Bapak Presiden RI Prabowo dan juga atas petunjuk dan arahan Bapak Kapolri, sehingga Humas Polri melakukan kegiatan silahturahmi guna meminta masukan-masukan untuk kemajuan Humas dan kemanfaatan bagi seluruh masyarakat Indonesia," sambungnya.Untuk Donor Darah sendiri, Divhumas Polri berkolaborasi dengan PMI Jakarta dengan menyediakan sekitar 200 lebih kantong darah belum termasuk dengan Jajaran Polda. "Harapannya dengan adanya kegiatan Donor Darah ini dari Humas Polri maupun dari rekan-rekan banyak antusias mungkin akan bertambah jumlah yang donor," imbuhnya. PNO-12
29 Okt 2024, 18:21 WIT
Kabid Humas: Korban Penyerangan OTK Masih Dirawat Intensif di RS Bhayangkara Polda Papua
Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Bripka Arif Hidayat, anggota Polres Puncak Jaya yang diserang oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Puncak Jaya pada Minggu (27/10), masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom. saat dikonfirmasi mengatakan saat ini Bripka Arif dalam kondisi sadar.Kabid Humas mengatakan kronologi Bripka Arif diserang OTK. Pada Minggu siang sekitar pukul 13.12 WIT, Bripka Arif hendak berbelanja di salah satu kios atau toko kelontong yang berada di Kampung 55.Saat itulah, Bripka Arif diserang OTK. Pelaku menyerang Bripka Arif dengan menggunakan parang. Serangan tepat mengenai kepala Bripka Arif, setelah kejadian korban langsung di evakuasi ke jayapura untuk dilakukan perawatan di RS Bhayangkara."Sekira pukul 17.04 korban Bripka Arif Hidayat tiba di RS Bhayangkara dan langsung ditangani oleh tim medis karena luka yang dialami cukup serius,” ujar kabid humas, Senin (28/10/2024).“Saat ini Bripka Arif masih menjalani perawatan intensif dan kondisinya saat ini sadar, sekarang dirawat di ruang ICU RS. Bhayangkara,” imbuhnya.Lebih lanjut, Kabid Humas mengatakan rencana hari ini korban menjalani operasi penangan emergency dari dokter spesialis dan orthopedi.“Bripka Arif akan terus dirawat inap hingga kondisinya benar-benar pulih. Mengingat, dengan pertimbangan bahwa lukanya cukup serius,” tuturnya. Sementara itu, Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H mengatakan bahwa kasus penyerangan tersebut masih diselidiki oleh Sat Reskrim Polres Puncak Jaya guna mengetahui siapa pelaku dan apa motifnya.“Anggota masih menyelidiki motif dan siapa pelaku penyerangan ke anggota Polsek Ilu," pungkas AKBP Kuswara. PNO-12
29 Okt 2024, 16:20 WIT
Polres Puncak Jaya Tangani Kejadian Pembacokan OTK Terhadap 1 Personil Polsek Ilu
Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Personel Puncak Jaya saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait kejadian pembacokan terhadap 1 Personil Polsek Ilu, Kab. Puncak Jaya.Peristiwa ini terjadi pada Minggu (27/10/2024), dan dari kejadian pembacokan tersebut Personil Polsek Ilu, kab. Puncak jaya, Bripka Arif Hidayat mengalami luka berat di bagian kepala.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., saat dikonfirmasi telah membenarkan peristiwa pembacokan tersebut."Pukul 13.12 WIT, bertempat di Distrik ilu, Kab.Puncak jaya, telah terjadi Tindak Pidana Penganiayaan Berat (pembacokan) yang dilakukan oleh OTK terhadap Personil Polsek Ilu Polres Puncak Jaya an. Bripka arif Hidayat,” ucap Kabid Humas Polda Papua. Dan ditempat terpisah Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara S.H., S.I.K., M.H., mengatakan pada saat itu korban meninggalkan Mako Polsek Ilu untuk menuju ke kios, dengan maksud untuk mengambil ayam yang beralamat di Kampung 55."Kemudian ke 2 (dua) OTK tersebut muncul dari kios sebelah kiri milik korban, sebelum kejadian pembacokan terjadi, korban sempat berbincang dengan ke dua OTK tersebut, dan secara tidak terduga ke dua OTK tersebut mengayunkan parang ke arah korban yang langsung mengenai kepala korban, selanjutnya ke 2 OTK tersebut langsung melarikan diri," jelasnya.Dan saat ini korban mengalami masa Kritis, dan sudah dirujuk ke RS. Bhayangkara Jayapura. PNO-12
27 Okt 2024, 21:56 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru