Papuanewsonline.com
BERITA TAG Kesehatan
Homepage
Cegah Kanker Serviks, Dinkes Mimika Vaksinasi Ratusan Siswa SD
Papuanewsonline.com, Timika –
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika melaksanakan Bulan Imunisasi Anak
Sekolah (BIAS) dengan memberikan vaksin Tetanus Difteri (TD) dan Human
Papillomavirus (HPV) kepada sekitar 600 siswa sekolah dasar (SD). Sasaran imunisasi meliputi siswa kelas 2, 5,
dan 6 di 22 SD di wilayah Kabupaten Mimika.
Vaksin HPV diberikan untuk mencegah kanker serviks, sementara vaksin TD
untuk mencegah penyakit tetanus dan difteri.Salah satu perawat pada puskesmas Wania Elis Mety, yang
memimpin kegiatan imunisasi di SD Nabawi, menjelaskan bahwa pelaksanaan program BIAS ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan bagi anak-anak di Kabupaten Mimika. "Hari ini kami melaksanakan
BIAS di SD Nabawi. Siswa kelas 2 menerima imunisasi TD, sedangkan kelas 5
mendapat vaksin TD dan HPV. Untuk kelas
6, kami prioritaskan yang belum menerima vaksin HPV," jelas Elis. Ia menambahkan bahwa pemberian
vaksin HPV saat ini hanya satu dosis, berbeda dengan tahun lalu yang dua dosis. Elis Mety juga menyampaikan bahwa
seluruh imunisasi dilakukan dengan aman dan telah mendapat persetujuan dari
orang tua murid. "Program ini rutin
dilaksanakan setiap tahun, dan masyarakat sudah mengetahui serta mempercayai
keamanannya," ujarnya. Dia menambahkan bahwa program BIAS
akan berlanjut hingga November 2025, dengan target pemberian 600 dosis vaksin
HPV dan 100 dosis vaksin campak serta TD.
"Untuk vaksin campak masih
dalam tahap persiapan," kata Elis. Diketahui Melalui program BIAS ini, Dinkes
Mimika menunjukkan komitmennya dalam melindungi generasi muda dari penyakit
menular.
Pemberian vaksin HPV secara
khusus bertujuan untuk mencegah kanker serviks pada perempuan di masa
mendatang. ( Jidan )
08 Agu 2025, 18:16 WIT
Dinkes Mimika Latih Tenaga Kesehatan: Cegah Penularan Hepatitis, HIV, dan Sifilis
Papuanewsonline.com, Timika –
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika menggelar pelatihan triple eliminasi
bagi tenaga kesehatan selama dua hari. Pelatihan yang difokuskan pada
pencegahan penularan hepatitis, HIV, dan sifilis dari ibu ke anak ini diikuti
oleh 26 puskesmas, lima rumah sakit, dan beberapa fasilitas kesehatan lainnya.(
7/8/25) Para peserta mendapatkan materi
dari narasumber kompeten, termasuk perwakilan Kementerian Kesehatan dan pakar
penyakit menular. Kepala Seksi Pencegahan dan
Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Mimika, Linus Dumatubun S.KM, berharap
pelatihan ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan dalam
melaksanakan program triple eliminasi. "Kami berharap pelatihan ini
meningkatkan pemahaman dan kemampuan tenaga kesehatan dalam menerapkan program
triple eliminasi," ujar Linus. Ia menambahkan bahwa peningkatan
kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak merupakan tujuan utama kegiatan ini. Linus Dumatubun juga menekankan
pentingnya membangun jejaring kerja yang kuat antar tenaga kesehatan. "Dengan jejaring yang solid,
cakupan program triple eliminasi dapat meningkat dan angka penularan penyakit
menular dari ibu ke anak dapat ditekan," jelasnya. Ia optimistis pelatihan ini akan
berdampak positif terhadap peningkatan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten
Mimika. Pelatihan ini merupakan langkah
strategis Dinkes Mimika dalam upaya menurunkan angka penularan penyakit menular
dari ibu ke anak. Dengan peningkatan kapasitas
tenaga kesehatan, diharapkan program triple eliminasi dapat berjalan efektif
dan mencapai target yang telah ditetapkan. ( Abim )
08 Agu 2025, 12:30 WIT
Gencarkan Operasi Anti Narkotika, Polda Maluku Sambangi SMK Negeri 4 Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku gencar melaksanakan Operasi Anti Narkotika (Antik) Salawaku Tahun 2025.Selain penindakan, Polda Maluku juga melakukan pencegahan sejak dini kepada para pelajar. Melalui sosialisasi tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), kegiatan ini dihelat di SMK Negeri 4 Ambon, Kamis (7/8/2025).Kegiatan pembinaan dan penyuluhan tentang bahaya narkoba kepada para pelajar penting dilaksanakan untuk menyelematkan generasi bangsa."Kami menyampaikan terima kasih kepada personel Satgas Operasi Antik Salawaku 2025 yang mana telah datang mengunjungi sekolah kami untuk memberikan sosialisasi tentang P4GN kepada para pelajar," kata Kepala Sekolah SMK Negeri 4 Ambon Abraham Wendy Polnaya, S.Pd dalam sambutannya.Menurutnya, pembinaan dan penyuluhan terkait bahaya narkoba sangat penting dilakukan untuk menyelamatkan generasi bangsa. "Kami sangat memberikan apresiasi atas kegiatan ini yang bertujuan mencegah siswa-siswi SMK Negeri 4 Ambon dari penggunaan narkoba," ujarnya.Abraham berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan di waktu-waktu ke depan. "Kami juga sampaikan buat bapak-bapak dari Polda untuk kegiatan ini jangan cuma hari ini saja, namun dapat berjalan seterusnya," pintanya.Kasatgas Preemtif Ops Antik Salawaku Polda Maluku, Ipda Richard Lesiputty, mengungkapkan, sosialisasi P4GN penting disampaikan agar para pelajar SMK Negeri 4 Ambon dapat mengetahui bahaya atau dampak penggunaan zat terlarang itu."Terima kasih untuk bapak untuk waktu yang diberikan kepada kami untuk dapat memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada siswa - siswi SMK Negeri 4 Ambon.Kami berharap mereka dapat mengerti bahaya menggunakan narkoba untuk massa depan," jelasnya.Bertindak sebagai narasumber sosialisasi P4GN yaitu Kepala Anev Opsda, Direktorat Narkoba Polda Maluku, AKP. Usman Beli. Ia menyampaikan terkait dampak penyalagunaan narkoba dan minuman keras yang menjadi persoalan nasional.Narkotika, kata Usman, adalah zat sintetis atau semi sintentis yang dihasilkan dari tanaman atau lainnya. Ada narkotika golongan 1 yaitu ganja, shabu, putaw, dan extacy. Sementara narkotika golongan 2 yaitu apetamin, dan golongan 3 yakni narkotika yang memiliki daya adiktif ringan, tetapi bermanfaat bagi pengobatan.Penggunaan narkoba berdampak buruk bagi kesehatan. Juga berdampak bagi fisik, emosi, dan perilaku. "Penggunaan narkoba bertentangan dengan ketentuan hukum yaitu Undang-Undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika," jelasnya. PNO-12
07 Agu 2025, 19:33 WIT
Presiden Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna ke-8: Evaluasi 10 Bulan Kerja
Papuanewsonline.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin langsung Sidang Kabinet
Paripurna ke-8 Kabinet Merah Putih di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan
Jakarta, pada Rabu, 6 Agustus 2025. Sidang ini menjadi momentum penting untuk
melakukan evaluasi mendalam terhadap capaian pemerintahan selama 10 bulan
terakhir sekaligus mengokohkan arah kebijakan strategis nasional ke depan. Di hadapan seluruh jajaran
menteri Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas
semangat kerja tim yang solid dan penuh determinasi dalam menjalankan
program-program prioritas nasional. Ia menekankan bahwa kolaborasi
antar-kementerian dan loyalitas terhadap visi besar negara merupakan kunci
keberhasilan yang sudah mulai terlihat hasilnya di lapangan. “Dalam waktu yang masih singkat,
banyak sekali yang telah kita capai. Strategi-strategi yang sudah saya
canangkan ternyata mulai terasa dan terlihat. Artinya kita berada di arah yang
benar, kita berada di azimut kompas yang tepat,” ujar Presiden Prabowo dengan
nada optimis. Dalam forum tersebut, Presiden
merinci sederet pencapaian konkret dari berbagai program prioritas yang
berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Beberapa di antaranya bahkan
mencetak sejarah baru: Swasembada Pangan Pemerintah berhasil mencatatkan stok beras nasional sebanyak 4,2 juta ton,
jumlah tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Capaian ini mengindikasikan
ketahanan pangan mulai mengarah ke titik swasembada yang nyata. Swasembada Energi Peningkatan investasi dan pembangunan proyek energi terus bergulir dengan
masif. Pemerintah mempercepat eksekusi infrastruktur energi sebagai bagian
dari transisi menuju kemandirian sektor energi nasional. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Hingga awal Agustus, sebanyak 17 juta penerima manfaat telah menerima
makanan bergizi setiap hari. Program ini menyasar anak sekolah, anak
balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, sebagai bagian dari investasi negara
dalam gizi generasi masa depan. Sekolah Rakyat Merespon tantangan anak-anak putus sekolah, pemerintah membentuk Sekolah
Rakyat yang ditargetkan menjangkau lebih dari 15 ribu anak tahun ini. Ini
menjadi simbol nyata kehadiran negara di daerah-daerah terluar dan
tertinggal. Koperasi Desa Merah Putih Hingga kini, telah terbentuk lebih dari 80 ribu koperasi berbasis desa
yang menjadi penggerak ekonomi rakyat dari bawah. Presiden menilai
koperasi adalah fondasi ekonomi gotong-royong Indonesia. Cek Kesehatan Gratis Pemeriksaan kesehatan gratis sudah dimanfaatkan oleh lebih dari 17 juta
warga, mencakup deteksi dini berbagai penyakit kronis dan menular. Program
ini dilengkapi dengan rencana pembangunan rumah sakit di setiap kabupaten. Program 3 Juta Rumah Subsidi Mulai September mendatang, pemerintah akan meluncurkan program pembangunan
rumah subsidi secara besar-besaran, disertai dengan inovasi Kredit Usaha
Rakyat (KUR) perumahan untuk memperluas akses kepemilikan rumah. Di akhir pengantarnya, Presiden
Prabowo kembali menekankan pentingnya kecepatan, efisiensi, dan kesinambungan.
Ia tidak ingin ada ruang stagnasi dalam pemerintahan. “Kita tidak boleh lambat. Tidak
ada alasan untuk menunda pekerjaan. Rakyat menunggu. Kita harus terus
bergerak,” tegasnya. Presiden juga menyampaikan bahwa
pemerintahan ke depan akan semakin fokus pada percepatan pembangunan
infrastruktur, hilirisasi industri, reformasi sektor pendidikan dan kesehatan,
serta penguatan stabilitas politik dan keamanan nasional. Sidang kabinet ini menegaskan
bahwa pemerintah tidak hanya bekerja untuk menyusun kebijakan, tetapi juga
memastikan implementasi di lapangan berjalan efektif dan dirasakan langsung
oleh masyarakat. (GF)
07 Agu 2025, 00:55 WIT
ASN Mimika Jalani Tes Kesehatan Menyeluruh
Papuanewsonline.com, Mimika —
Dalam upaya meningkatkan kesehatan dan produktivitas pegawai negeri, Dinas
Kesehatan Kabupaten Mimika melaksanakan program pemeriksaan kesehatan
menyeluruh bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab
Mimika. Kegiatan ini dimulai pada Rabu (6/08/2025) dan akan berlangsung selama
empat (4) hari. Program ini tak sekadar melakukan
pemeriksaan rutin, tetapi menyasar aspek penting seperti tes HIV, sifilis, tes
urine narkoba bekerja sama dengan BNNK Mimika, serta skrining penyakit tidak
menular dan infeksi lainnya. Dinas Kesehatan menggandeng sedikitnya 50 petugas
kesehatan dari berbagai puskesmas di Mimika untuk melayani ratusan ASN yang
tersebar di puluhan OPD. Kepala Seksi Penyakit Tidak
Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Mimika, Feika Rande Ratu, menjelaskan bahwa
pemeriksaan ini bersifat komprehensif. ASN yang mengikuti akan menjalani
pengecekan gula darah, kolesterol, asam urat, tekanan darah, screening Tuberkulosis
(TB), malaria, serta tes urine untuk mendeteksi penggunaan narkoba. “Ini bukan hanya soal
administrasi kesehatan, tetapi soal investasi jangka panjang dalam menjaga
kinerja dan keselamatan kerja para ASN. Kami harap semua ASN memanfaatkan momen
ini dengan baik,” ujar Feika. Pada hari pertama, terdapat empat
OPD yang menjadi sasaran utama: Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan
Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan, dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
ASN dari OPD lain dijadwalkan mengikuti pemeriksaan pada hari-hari berikutnya. Dokter Anita Sanjaya, salah satu
dokter yang bertugas dalam kegiatan ini, mengungkapkan bahwa hasil sementara
menunjukkan cukup banyak ASN memiliki kadar kolesterol dan asam urat yang
tinggi. “Temuan ini sangat penting
sebagai alarm untuk memulai perubahan gaya hidup. Banyak ASN yang selama ini
merasa sehat, ternyata memiliki kondisi yang bisa berisiko jika tidak
ditangani,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya
deteksi dini sebagai bentuk perlindungan diri terhadap potensi penyakit serius.
Dokter Anita berharap ke depan, kegiatan semacam ini bisa dilakukan secara
rutin dan menjangkau seluruh pegawai hingga ke distrik-distrik. (Abim)
06 Agu 2025, 23:51 WIT
Presiden Prabowo Percepat Pemerataan Layanan Kesehatan Nasional
Papuanewsonline.com, Jakarta –
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menunjukkan komitmen kuat dalam
melakukan lompatan besar di sektor kesehatan nasional melalui berbagai program
unggulan. Mulai dari pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) secara masif
di sekolah-sekolah, hingga pembangunan rumah sakit baru di daerah terpencil,
kebijakan ini merupakan bagian dari strategi besar pemerataan layanan kesehatan
di seluruh pelosok Nusantara. Dalam konferensi pers di Kompleks
Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/8/2025), Menteri Kesehatan Budi Gunadi
Sadikin mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo sangat antusias dengan progres
program CKG yang telah menjangkau lebih dari 17 juta masyarakat Indonesia.
Menurut Menkes, CKG merupakan bentuk konkret perhatian negara terhadap
pencegahan penyakit sejak dini, khususnya bagi pelajar dan masyarakat rentan. "Program ini bukan sekadar
pemeriksaan biasa, tetapi mencakup skrining penyakit tidak menular, imunisasi,
hingga edukasi pola hidup sehat. Presiden ingin rakyat sehat bukan karena
pengobatan, tapi karena pencegahan," jelas Budi. Tak hanya fokus pada preventif,
pemerintah juga melakukan transformasi masif dalam aspek kuratif dan
rehabilitatif melalui pembangunan 32 rumah sakit di berbagai kabupaten/kota
yang selama ini minim fasilitas kesehatan. Dari jumlah itu, 22 rumah sakit telah
memulai proses pembangunan melalui seremoni peletakan batu pertama. Sisanya
dijadwalkan rampung pada semester kedua tahun ini. Budi menjelaskan, pembangunan
rumah sakit tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga mencakup
peningkatan kualitas layanan dengan mendatangkan alat kesehatan modern serta
penguatan SDM kesehatan. Presiden Prabowo disebut secara khusus menekankan
pentingnya sinergi antara pembangunan infrastruktur dengan kesiapan tenaga
medis. "Presiden ingin rumah sakit
yang dibangun bukan hanya berdiri megah, tapi juga lengkap dengan dokter-dokter
andal, perawat profesional, dan fasilitas modern yang siap melayani masyarakat
24 jam," tambah Menkes. Dalam waktu dekat, Presiden
Prabowo juga dijadwalkan meresmikan tiga rumah sakit besar sebagai simbol
keseriusan pemerintah dalam transformasi sistem layanan kesehatan. Ketiganya
berada di Jayapura, Jakarta, dan Solo, dan ditargetkan menjadi pusat rujukan
regional yang mampu menangani kasus-kasus medis kompleks.
Langkah-langkah progresif ini,
menurut Kementerian Kesehatan, merupakan bagian dari cetak biru Grand Design
Layanan Kesehatan Nasional 2025–2030 yang ditujukan untuk menciptakan
sistem kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas tinggi di seluruh
Indonesia. (GF)
06 Agu 2025, 12:46 WIT
Dari Pantai Timur Papua, Dua Srikandi Polri Hadir Membawa Harapan
Papuanewsonline.com, Sarmi - Di Kampung Ansudu, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, dua sosok Srikandi Polri hadir membawa harapan dan senyuman. Mereka adalah IPDA dr. Chintya Widodo dan BRIPKA Ita Sombo Allo, dua personel wanita tangguh dari Satgas Operasi Damai Cartenz.Mereka disambut hangat oleh warga terutama anak-anak yang berlarian penuh ceria pada Senin (4/8/2025). Bukan tanpa alasan, kehadiran kedua polwan ini menjadi bagian dari kegiatan pengobatan gratis bagi lansia dan kegiatan humanis untuk anak-anak yang digelar Satgas Ops Damai Cartenz.Dengan ramah, dr. Chintya memeriksa kesehatan para lansia, memberikan penjelasan, dan menyapa satu per satu warga yang datang dengan harapan akan kesembuhan. Sementara itu, Bripka. Ita berbaur dengan anak-anak, membagikan bingkisan, mendongeng, dan bermain sambil menyelipkan pesan moral sederhana bahwa polisi bukan untuk ditakuti, tapi untuk dipercaya.Kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa di balik seragam dan kewenangan, terdapat hati yang peduli dan tangan yang sigap membantu.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., yang didampingi Wakaops Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga., S.I.K., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas peran aktif para Srikandi Polri di lapangan."Mereka tidak hanya ikut serta dalam melakukan penegakan hukum terhadap KKB, tetapi juga ikut andil dalam pelayanan sosial dan kemanusiaan. Ini menunjukkan bahwa operasi Damai Cartenz tidak hanya bersifat represif, tapi juga menyentuh sisi kemanusiaan,” ujar Brigjen Faizal.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menambahkan bahwa peran polwan dalam operasi Damai Cartenz ini memiliki makna khusus, terutama dalam membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.“Polwan hadir sebagai jembatan kepercayaan antara institusi Polri dan masyarakat, terutama anak-anak dan kaum perempuan. Kegiatan seperti ini adalah bukti bahwa pendekatan humanis sangat penting dalam menjaga keamanan dan kedamaian di Papua,” ungkapnya.Di tengah kegiatan tersebut, IPDA dr. Chintya dan BRIPKA Ita terus melayani tanpa lelah. Senyum mereka menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak selalu harus di garis depan medan konflik kadang, pengabdian paling berarti justru hadir lewat tangan yang menyentuh dan hati yang mendengar. PNO-12
06 Agu 2025, 11:16 WIT
Kemenko Polkam Kawal Langsung Makan Bergizi untuk Anak Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura –
Pemerintah pusat tak tinggal diam dalam memastikan program prioritas nasional
berjalan efektif hingga ke pelosok negeri. Di bawah sorotan tajam dan penuh
komitmen, Tim Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan
(Kemenko Polkam) turun langsung memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi
Gratis (MBG) dan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih di wilayah Holtekamp,
Jayapura, Selasa (5/8/2025). Rombongan dipimpin langsung oleh Deputi
Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri, Mayjen TNI Heri Wiranto, sebagai
representasi instruksi strategis dari Menko Polkam Jenderal Pol (Purn) Budi
Gunawan, untuk memastikan bahwa visi besar Presiden Prabowo Subianto
benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke akar rumput. “Kami diutus untuk mengawal
langsung pelaksanaan program prioritas Presiden, khususnya MBG dan Sekolah
Rakyat. Ini bagian dari komitmen pemerintah dalam menjamin kesejahteraan rakyat
dari Sabang sampai Merauke,” tegas Mayjen Heri di sela-sela kunjungan. Salah satu titik yang dikunjungi
adalah SDN Holtekamp, tempat di mana anak-anak sekolah menikmati manfaat dari Program
Makan Bergizi Gratis. Program ini tidak hanya soal makanan, tetapi menyentuh
aspek kesehatan, pendidikan, hingga pembentukan karakter anak bangsa. Tim Kemenko Polkam terlihat
berinteraksi langsung dengan murid, guru, serta para pengelola dapur MBG. Heri
Wiranto menyebutkan bahwa keberhasilan program ini menjadi tolok ukur
perwujudan negara hadir di tengah rakyat. Setelah dari sekolah, rombongan
bergeser ke Koperasi Desa Merah Putih Holtekamp – pusat ekonomi kerakyatan yang
kini berkembang pesat dan jadi andalan masyarakat setempat. “Kami menyaksikan langsung
koperasi dengan unit-unit usaha lengkap, dari sembako hingga apotek. Ini luar
biasa. Ini bukti nyata masyarakat Papua mampu mandiri dan produktif,” puji Heri
Wiranto dengan nada kagum. Koperasi ini telah memiliki sekitar
500 anggota aktif, dan terus menunjukkan geliat pertumbuhan. Heri berharap
koperasi semacam ini tidak hanya berkembang secara bisnis, tetapi juga menjadi katalisator
kesejahteraan dan ruang kolaborasi sosial-ekonomi masyarakat lokal. Kunjungan ini juga menjadi bagian
dari misi strategis Kemenko Polkam dalam pengawasan Pemungutan Suara Ulang
(PSU) di Papua. Namun lebih dari itu, keberadaan program MBG dan koperasi
rakyat menegaskan bahwa Papua tak hanya dilihat dari sisi politik dan keamanan,
tapi juga sebagai pusat pembangunan sumber daya manusia dan ekonomi berbasis
kerakyatan. Dengan hadirnya negara secara
langsung di tengah masyarakat, mimpi tentang Papua yang adil, makmur, dan
berdaulat bukan lagi sekadar harapan – tapi sedang berjalan nyata di tanah
Holtekamp. (GF)
05 Agu 2025, 22:50 WIT
Sentuhan Kasih Pj Gubernur Papua untuk Anak-anak Panti Asuhan
Papuanewsonline.com, Biak Numfor
– Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Biak Numfor, Penjabat (Pj)
Gubernur Papua, Agus Fatoni, bersama Pj. Ketua TP PKK Papua, Tyas A. Fatoni,
menyempatkan waktu untuk berbagi kasih di Panti Asuhan Curahan Kasih, Biak
Kota, Sabtu (2/8/25). Tak hanya datang membawa bantuan, kehadiran mereka juga
memberi semangat dan harapan baru bagi anak-anak panti. "Siang ini kami menyalurkan
bantuan untuk Panti Asuhan Curahan Kasih. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi
anak-anak," ujar Agus Fatoni saat menyerahkan bantuan secara langsung. Bantuan yang disalurkan mencakup sembako,
perlengkapan mandi, alat tulis, buku bacaan anak-anak, vitamin A, tablet tambah
darah untuk remaja putri, susu, serta makanan ringan sehat. Tak hanya itu, kasur
dan kelambu juga diberikan untuk menunjang kenyamanan istirahat anak-anak di
panti. Agus Fatoni menambahkan bahwa
bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara PKK Papua dan Dharma Wanita
Provinsi Papua sebagai wujud kepedulian sosial terhadap masa depan generasi
muda. "Ini ada sejumlah bantuan,
ada dari PKK dan Dharma Wanita," jelasnya. Panti Asuhan Curahan Kasih
sendiri saat ini menampung 36 anak, mulai dari bayi hingga usia remaja.
Pengurus panti mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta
kepedulian yang diberikan langsung oleh Pj. Gubernur dan jajaran. Dalam kesempatan itu, Agus Fatoni
juga memberikan motivasi kepada anak-anak panti agar tak pernah menyerah
terhadap keadaan dan selalu optimistis meraih cita-cita. “Sukses itu milik semua orang,
dan yang paling penting adalah rajin belajar, menjaga kedisiplinan, dan
kejujuran. Jangan pernah merasa kecil karena latar belakang. Masa depan kalian
sangat besar,” pesan Fatoni penuh semangat. Kunjungan ini menjadi bukti nyata
bahwa perhatian pemerintah bukan hanya pada pembangunan fisik, tapi juga pada
pembangunan karakter dan masa depan generasi Papua yang berdaya. (jidan)
03 Agu 2025, 17:29 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru