logo-website
Kamis, 26 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Kesehatan Homepage
TNI AD Fair 2025 di Monas Meriahkan HUT ke-80 TNI Papuanewsonline.com, Jakarta – Gelaran TNI AD Fair 2025 yang berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu (20–21 September 2025), di kawasan Pintu Timur Silang Monas, Jakarta Pusat, menjadi magnet ribuan masyarakat dari berbagai kalangan. Dengan nuansa meriah, penuh semangat kebersamaan, dan sarat edukasi, kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sejak pintu pameran dibuka, masyarakat langsung disuguhkan dengan deretan alutsista modern kebanggaan TNI AD. Mulai dari Tank Harimau, Panser Anoa, Meriam Caesar 155 mm, MLRS Astros II, Radar CM200, Starstreak LML, hingga helikopter tempur Apache AH-64 dan Mi-17V5, seluruhnya menjadi daya tarik luar biasa. Tak hanya melihat, masyarakat juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan prajurit yang menjelaskan fungsi hingga keunggulan tiap persenjataan. Selain itu, 22 stand jajaran TNI AD menghadirkan pengalaman unik bagi pengunjung. Stand penerimaan prajurit TNI AD menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi kaum muda, karena memberikan informasi jelas dan transparan mengenai jalur masuk TNI. Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. dalam keterangannya menegaskan bahwa TNI AD Fair bukan sekadar pameran, melainkan wujud nyata kebersamaan antara prajurit dan rakyat. “Antusiasme masyarakat luar biasa. Acara ini menjadi hiburan, edukasi, sekaligus sarana memperkenalkan TNI AD lebih dekat kepada generasi penerus bangsa,” ungkapnya. Tak hanya hiburan dan pameran, layanan sosial juga hadir menyapa masyarakat. Rumah Sakit Lapangan membuka layanan kesehatan gratis, donor darah, hingga pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang bermanfaat terutama bagi pengemudi ojek online. Ribuan masyarakat menikmati layanan kesehatan, mulai dari laboratorium, fisioterapi, hingga radioterapi. Menambah kehangatan, Dapur Lapangan Pusbekangad setiap hari menyajikan ribuan porsi nasi boks gratis. Bahkan, TNI AD juga memborong ratusan porsi es krim pedagang keliling untuk dibagikan secara cuma-cuma kepada pengunjung. “Senang sekali dagangan saya diborong. Terima kasih Bapak Tentara,” ucap seorang pedagang es krim dengan wajah sumringah. Suasana makin semarak dengan panggung hiburan rakyat. Kartika Orchestra Ditajenad dan band-band TNI AD menghibur masyarakat dengan musik penuh semangat, ditambah fun games, kopi gratis, serta ribuan souvenir menarik. Hari kedua menjadi puncak dengan Panglima Run 2025 yang diikuti lebih dari 8.000 peserta dari prajurit TNI-Polri, komunitas lari, hingga masyarakat umum. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kasad dan jajaran pejabat TNI turut berlari bersama, mencerminkan sportivitas dan kebersamaan yang erat. Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, S.E., M.M., menutup kegiatan dengan rasa bangga. “Antusiasme masyarakat menunjukkan betapa besarnya kecintaan rakyat kepada TNI AD. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbakti dan hadir di tengah rakyat,” tegasnya. Dengan tema “TNI PRIMA, TNI RAKYAT, INDONESIA MAJU”, TNI AD Fair 2025 meninggalkan kesan mendalam: dua hari penuh memori kebersamaan yang memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat.(GF)  23 Sep 2025, 16:53 WIT
Prajurit Denkav 3/SC Gelar Pelayanan Kesehatan dan Bakti Sosial di Panti Asuhan Cinta Bela Papuanewsonline.com, Mimika – Suasana penuh kehangatan menyelimuti Panti Asuhan Cinta Bela pada Senin (22/9/2025), ketika puluhan prajurit Detasemen Kavaleri (Denkav) 3/SC hadir membawa semangat kepedulian. Tidak hanya menjalankan tugas menjaga pertahanan dan keamanan, prajurit Denkav kali ini turun langsung memberikan pelayanan kesehatan gratis, bantuan vitamin, serta bahan makanan pokok kepada anak-anak panti. Kegiatan sosial ini disambut penuh sukacita oleh pengurus dan anak-anak panti. Anak-anak tampak antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dilakukan prajurit bersama tim medis, mulai dari pengecekan umum hingga pemberian vitamin tambahan. Usai pemeriksaan, prajurit juga turut membantu membersihkan area panti, menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi penghuni. Komandan Detasemen Kavaleri 3/SC, Kapten Kav Wahyu Yossa Aditya, S.S.T.Han, S.I.P, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian prajurit terhadap masa depan bangsa. "Kami hadir untuk memastikan kesehatan anak-anak ini terjaga, karena merekalah masa depan bangsa. Denkav 3/SC tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berdiri di sisi masyarakat dalam suka maupun duka," ujarnya. Kapten Wahyu menambahkan bahwa kegiatan kemanusiaan seperti ini menjadi bukti bahwa di balik ketegasan prajurit Denkav, tersimpan jiwa penuh kasih dan kepedulian. "Sebuah langkah kecil yang sarat makna, membawa harapan besar untuk masa depan generasi bangsa. Besar harapan keluarga besar Denkav 3/SC untuk terus dapat bermanfaat bagi masyarakat di sekelilingnya," imbuhnya. Kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa prajurit tidak hanya hadir di medan pertempuran, tetapi juga di tengah masyarakat yang membutuhkan. Bagi anak-anak Panti Asuhan Cinta Bela, momen kebersamaan dengan prajurit ini bukan sekadar pelayanan kesehatan, melainkan juga motivasi bahwa mereka tidak sendirian dalam menapaki masa depan.   Penulis: Jid Editor: GF  23 Sep 2025, 16:10 WIT
Dua Pekerja PT Freeport Indonesia Ditemukan Meninggal Dunia dalam insiden wet muck Papuanewsonline.com, Mimika – Kabar duka menyelimuti dunia pertambangan di Mimika. Dua pekerja PT Freeport Indonesia (PTFI) yang sebelumnya terjebak dalam insiden wet muck di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu, 20 September 2025, sekitar pukul 08.45 WIT. Jenazah kedua korban saat ini sudah dievakuasi ke permukaan dan tengah menunggu proses identifikasi resmi oleh pihak kepolisian, sebelum nantinya diserahkan kepada keluarga Insiden wet muck—yakni kondisi longsoran material basah bercampur lumpur yang tiba-tiba menyumbat jalur tambang—terjadi pada Senin, 8 September 2025 di area kerja GBC. Kejadian tersebut menyebabkan akses kerja tertutup total dan mengisolasi tujuh pekerja di dalamnya. Sejak saat itu, tim penyelamat PTFI bersama aparat terkait terus melakukan pencarian tanpa henti. Evakuasi dilakukan dengan mengerahkan peralatan berat, tim ahli tambang bawah tanah, hingga dukungan teknologi khusus untuk menembus material basah yang berbahaya. “Proses pencarian sangat menantang karena kondisi wet muck tidak stabil dan berisiko menimbulkan longsoran susulan. Namun, tim tetap bekerja keras siang malam untuk mengevakuasi para pekerja,” terang salah satu anggota tim penyelamat. Katri Krisnati, Vice President Corporate Communications PTFI, menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi ini. “Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Manajemen memastikan dukungan penuh bagi keluarga yang ditinggalkan, termasuk pendampingan psikologis, bantuan sosial, dan hak-hak ketenagakerjaan korban,” ujarnya. Freeport menegaskan, pencarian terhadap lima karyawan lain yang masih terjebak akan terus dilanjutkan dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada. Selain proses pencarian, perusahaan juga berkomitmen memberikan perlindungan menyeluruh kepada keluarga korban, mulai dari santunan, pendampingan hukum, hingga jaminan pendidikan bagi anak-anak korban. Pihak kepolisian bersama tim medis akan segera melakukan autopsi dan identifikasi forensik guna memastikan kejelasan identitas jenazah sebelum diserahkan kepada keluarga. Peristiwa ini menjadi pengingat betapa berisikonya pekerjaan di tambang bawah tanah. Serikat pekerja PTFI dan komunitas di Mimika juga telah menggelar doa bersama untuk keselamatan para karyawan yang masih terjebak. “Keselamatan pekerja adalah prioritas utama. Kami semua berharap lima rekan yang belum ditemukan bisa segera dievakuasi,” ungkap perwakilan serikat pekerja.(GF)  20 Sep 2025, 18:45 WIT
Semarak HUT ke-80 TNI, Lanud Yohanis Kapiyau Timika Gelar Karya Bakti di Pasar Sentral Papuanewsonline.com, Mimika – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2025, Lanud Yohanis Kapiyau (YKU) Timika melaksanakan Karya Bakti Teritorial Prima di kawasan Pasar Sentral Timika, Jumat (19/9/25). Kegiatan ini menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya hadir dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga mengambil bagian dalam memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui aksi nyata. Komandan Lanud Yohanis Kapiyau Timika, Kolonel Pnb Asri Efendi Rangkuti, memimpin langsung jalannya kegiatan. Dengan mengusung tema besar “TNI Prima – TNI Rakyat – Indonesia Maju”, ia menegaskan bahwa karya bakti ini merupakan wujud pengabdian sekaligus cara TNI merayakan ulang tahunnya bersama rakyat. “Kegiatan ini bukan hanya seremonial peringatan HUT TNI, tapi juga bentuk nyata kepedulian kami terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat. TNI selalu hadir dan akan terus bersama rakyat,” ungkap Danlanud. Kegiatan dimulai dengan apel pagi dan pengarahan oleh Kepala Dinas Operasi Lanud Yohanis Kapiyau, Mayor Pnb Chaerul Dinata, yang menekankan pentingnya keterlibatan TNI dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Puluhan personel Lanud YKU bergabung dengan petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, bergotong royong membersihkan area pasar. Mereka memungut sampah, menyapu, hingga mencabut rumput liar yang tumbuh di sekitar lokasi. Kolaborasi ini tidak hanya membuat Pasar Sentral Timika terlihat lebih bersih dan rapi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara aparat TNI dan pemerintah daerah dalam membangun kepedulian sosial. Pasar sebagai pusat ekonomi rakyat memiliki peran penting bagi masyarakat Timika. Melalui kegiatan ini, TNI ingin menegaskan bahwa keberadaannya selalu mendukung aktivitas masyarakat, tidak hanya dalam bidang keamanan, tetapi juga dalam aspek sosial dan lingkungan. “Kebersamaan ini menjadi cerminan bahwa TNI dan rakyat tidak bisa dipisahkan. Semangat gotong royong inilah yang akan membawa kita menuju Indonesia yang maju, bersih, dan sehat,” tambah Danlanud. Dengan semangat HUT ke-80 TNI, Lanud YKU Timika berharap karya bakti ini menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga lingkungan sekitar, sekaligus mempererat ikatan antara TNI dan rakyat Papua, khususnya di Mimika.   Penulis: Jid Editor: GF 19 Sep 2025, 17:29 WIT
Gempa Susulan Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Nabire, BMKG Imbau Warga Tetap Siaga Papuanewsonline.com, Mimika – Setelah diguncang gempa besar berkekuatan M6,6 pada dini hari, Kabupaten Nabire, Papua Tengah kembali merasakan gempa susulan dengan magnitudo 5,1 pada Jumat pagi (19/9/2025) pukul 05:53 WIB atau 07:53 WIT. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa susulan ini berada di darat, tepatnya 23 km barat laut Nabire dengan kedalaman 20 km. Koordinat episenter tercatat pada 3,44° LS dan 135,55° BT. Gempa susulan ini merupakan bagian dari rangkaian aktivitas seismik pascagempa utama M6,6 yang terjadi pada Jumat dini hari pukul 01:19 WIB. Guncangan kuat tersebut dirasakan meluas hingga Wasior, Timika, Enarotali, Biak, dan Supiori, memicu kepanikan warga yang berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Sejak peristiwa tersebut, BMKG mencatat sudah terjadi beberapa kali gempa susulan (aftershock) dengan kekuatan bervariasi. Meskipun demikian, hingga saat ini tidak ada potensi tsunami yang dipicu oleh aktivitas gempa di wilayah Nabire. Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG, Daryono, menegaskan bahwa gempa susulan merupakan fenomena alam yang wajar setelah terjadi gempa besar. “Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah terpengaruh isu hoaks, serta selalu memastikan kondisi bangunan rumah sebelum kembali ke dalam. Hindari bangunan yang sudah retak atau rusak akibat guncangan sebelumnya,” jelas Daryono. Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan besar maupun korban jiwa akibat gempa susulan tersebut. Namun, tim gabungan dari BPBD, aparat keamanan, dan relawan setempat terus melakukan asesmen di lapangan. BMKG menegaskan akan terus memantau perkembangan aktivitas seismik di wilayah Papua Tengah dan menyampaikan informasi resmi secara berkala.   Penulis: Jid Editor: GF  19 Sep 2025, 10:28 WIT
Gempa Berkekuatan 6,6 Guncang Nabire, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami Papuanewsonline.com, Mimika – Guncangan kuat mengguncang sebagian wilayah Papua Tengah pada Jumat dini hari (19/9/2025) sekitar pukul 01.19 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi bermagnitudo 6,6 berpusat di laut, tepatnya 29 kilometer barat laut Nabire dengan kedalaman 24 km. Koordinat episenter tercatat pada 3.47° LS dan 134.49° BT. Direktur Gempa dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan gempa tersebut dipicu oleh aktivitas Sesar Anjak Weyland. Analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan naik (thrust fault), yang umum terjadi di kawasan tektonik aktif Papua. Getaran gempa terasa cukup luas, meliputi Nabire, Wasior, Enarotali, Timika, Biak, hingga Supiori dengan intensitas bervariasi. Sejumlah warga dilaporkan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri saat guncangan terjadi. Meski demikian, BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hingga pukul 01.47 WIB, tercatat telah terjadi empat gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M4,2. Daryono mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing isu yang menyesatkan, dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG. “Kami mengingatkan masyarakat agar menghindari bangunan yang sudah retak atau rusak akibat gempa. Pastikan tempat tinggal memiliki struktur yang cukup tahan gempa, serta selalu waspada terhadap kemungkinan gempa susulan,” ujar Daryono. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait kerusakan serius maupun korban jiwa akibat guncangan tersebut. Namun, tim dari BPBD bersama aparat setempat telah bergerak melakukan pemantauan lapangan di Nabire dan sekitarnya. Pemerintah daerah bersama BMKG juga menegaskan pentingnya kesiapsiagaan bencana, mengingat wilayah Papua termasuk salah satu zona rawan gempa di Indonesia.   Penulis: Jid Editor: GF  19 Sep 2025, 10:22 WIT
Wamendagri Fokus Perbaikan Fasilitas Kesehatan Papua, Segera Gelar Rapat Teknis Lintas Kementerian Papuanewsonline.com, Jayapura – Upaya perbaikan fasilitas kesehatan (faskes) di Papua kini menjadi prioritas serius pemerintah pusat. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan langkah konkret akan segera dilakukan melalui rapat teknis lintas kementerian setelah arahan langsung dari Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Arahan tersebut disampaikan Wapres Gibran usai melakukan kunjungan kerja ke sejumlah titik di Papua pada 16–18 September 2025. Dalam kunjungan itu, Wapres mendapati masih banyak persoalan mendasar terkait kondisi faskes, mulai dari bangunan yang kurang layak, layanan yang belum maksimal, hingga tata kelola manajemen rumah sakit. Dalam pernyataannya pada Kamis (18/9/25), Wamendagri Ribka Haluk mengungkapkan bahwa evaluasi dan masukan dari kunjungan Wapres menjadi bahan penting untuk ditindaklanjuti secara cepat. “Banyak fasilitas kesehatan, rumah sakitnya itu fisiknya harus diperbaiki, tata kelolanya, manajemen, dan seterusnya. Tadi kami juga bertemu dengan Forkopimda Papua, ada banyak hal yang memang harus kita selesaikan bersama,” ujar Ribka. Sebagai langkah konkret, Kemendagri akan segera menggelar rapat teknis lintas kementerian dalam waktu dekat. Rapat ini diproyeksikan membahas secara detail prioritas perbaikan, termasuk strategi percepatan pembangunan serta kebutuhan anggaran. “Banyak hal yang harus diperbaiki. Semua sudah kami catat. Sepulang dari sini, kami akan lakukan rapat teknis dalam waktu singkat, melibatkan kementerian terkait agar proses perbaikan bisa segera berjalan,” tegasnya. Selain sektor kesehatan, Wapres Gibran juga menyoroti kondisi fasilitas pendidikan di Papua Selatan yang masih menghadapi banyak kendala. Menurut Wamendagri, kedua sektor vital ini akan menjadi prioritas dalam agenda pembahasan lintas kementerian. “Kami tidak hanya fokus di kesehatan, tetapi juga pendidikan. Arahan dari Bapak Wapres sudah jelas, kita harus bergerak cepat menindaklanjuti agar masyarakat Papua bisa merasakan perubahan nyata,” tambah Ribka. Dalam kaitannya dengan pendanaan, Wamendagri menyebut pembahasan juga akan menyentuh aspek Transfer ke Daerah (TKD) yang membutuhkan sinergi erat dengan Kementerian Keuangan. “Koordinasi intensif di tingkat pusat akan terus kami lakukan. Ini penting supaya program perbaikan tidak hanya terencana, tetapi juga bisa berjalan sesuai kebutuhan di lapangan,” pungkasnya.   Penulis: Jid Editor: GF 18 Sep 2025, 20:01 WIT
Wapres Gibran Tinjau Program Gizi dan Kesehatan Gratis di Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (17/9/2025). Kunjungan ini difokuskan untuk memantau langsung pelaksanaan dua program unggulan pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), yang telah berjalan di berbagai daerah. Setibanya di Jayapura, Wapres Gibran menyempatkan diri meninjau SMP Negeri 2 Sentani dan Puskesmas Kampung Harapan. Kehadirannya disambut hangat oleh jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta para pelajar yang ikut merasakan langsung manfaat dari program tersebut. Bupati Jayapura, Yunus Wonda, yang turut mendampingi kunjungan, memberikan apresiasi tinggi atas perhatian Wapres Gibran terhadap pelayanan publik di daerahnya. Menurutnya, gaya kepemimpinan Gibran mengingatkan pada sosok Presiden Joko Widodo yang dikenal sederhana, blusukan, dan dekat dengan masyarakat. “Tadi kami bagi tugas, saya menjemput Bapak Wapres di SMP Negeri 2 Sentani, sementara Pak Wakil Bupati menjemput di Puskesmas Kampung Harapan. Kehadiran beliau benar-benar memberikan semangat bagi kami di daerah,” ujar Yunus. Ia juga menyoroti momen ketika Gibran berinteraksi langsung dengan siswa-siswi SMP Negeri 2 Sentani yang sedang menikmati MBG. Dengan gaya khasnya yang santai, Gibran sempat menanyakan alasan beberapa anak tidak menghabiskan tahu dan pisang yang disajikan. “Beliau masuk pas anak-anak sedang makan, lalu bertanya kenapa tahu tidak dimakan, kenapa pisang tidak dimakan. Itu membuat suasana jadi cair, anak-anak senang, dan kami melihat kepedulian langsung dari seorang wakil presiden,” tambahnya. Selain meninjau program gizi di sekolah, Wapres Gibran juga menyempatkan diri mengunjungi Puskesmas Kampung Harapan. Di sana, ia berdialog dengan tenaga medis dan masyarakat untuk memastikan pelaksanaan PKG berjalan sesuai harapan. Kepala Puskesmas Kampung Harapan, dr. Hanofer Budiyanto, menyampaikan bahwa program PKG sudah berjalan sekitar enam bulan terakhir. Kehadiran Wapres, menurutnya, menjadi dorongan besar untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan di tingkat dasar. “Bapak Wapres ingin memastikan langsung apakah PKG ini benar-benar terlaksana di lapangan. Beliau juga menekankan agar layanan kesehatan gratis bisa dilakukan setiap hari agar masyarakat semakin sadar pentingnya memeriksakan kesehatan,” jelas dr. Hanofer. Kunjungan Wapres Gibran di Jayapura memberikan pesan kuat bahwa program prioritas nasional, seperti MBG dan PKG, harus dirasakan manfaatnya hingga ke daerah pelosok. Pemerintah daerah pun berharap perhatian serupa terus berlanjut, agar masyarakat Papua tidak hanya merasakan manfaat jangka pendek, tetapi juga peningkatan kualitas hidup dalam jangka panjang.   Penulis: Jid Editor: GF  18 Sep 2025, 10:37 WIT
TPA Sempit, 93 Ton Sampah Menggunung: DLH Mimika Ubah Strategi Pengelolaan Sampah Papuanewsonline.com, Mimika – Kabupaten Mimika tengah menghadapi ancaman serius dari timbunan sampah. Setiap harinya, produksi sampah di Kota Timika mencapai 93 ton, sementara kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) kian menipis. Dari total luas 11 hektare, kini hanya 4 hektare yang tersisa dan bisa digunakan. Kondisi ini memaksa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika untuk mengambil langkah strategis demi mencegah krisis lingkungan yang lebih parah. Kepala DLH Mimika, Jeffri Deda, menegaskan bahwa sistem lama pengelolaan sampah dengan pola “kumpul-angkut-buang” sudah tidak lagi efektif. Pihaknya kini menyiapkan strategi baru dengan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. “Mulai sekarang kita minta masyarakat membiasakan diri memilah sampah, baik plastik, kering, maupun sisa makanan sebelum diangkut ke TPA. Kalau ini bisa dilakukan, pengelolaan sampah kita akan jauh lebih mudah,” jelas Jeffri, Rabu (17/9/2025). DLH menilai, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama untuk mengurangi beban TPA. Dengan pemilahan dari hulu, proses daur ulang dan pengolahan akan lebih efisien serta bernilai ekonomi. Tak hanya itu, DLH Mimika berencana mendirikan Bank Sampah di 21 kelurahan se-Kota Timika. Melalui program ini, warga dapat menjual sampah yang sudah dipilah dengan harga Rp1.500 per kilogram. Harapannya, masyarakat tidak hanya terdorong menjaga kebersihan, tetapi juga memperoleh keuntungan ekonomi dari sampah. Sementara itu, sampah organik akan diolah menjadi pupuk kompos, dan sampah plastik akan didaur ulang melalui Pusat Daur Ulang (PDU) menjadi bahan bangunan seperti paving block. “Prinsipnya, tidak ada sampah yang benar-benar terbuang. Kalau masyarakat sadar memilah, semua sampah bisa diolah kembali,” tambah Jeffri. DLH Mimika juga tengah menyiapkan perubahan besar dalam tata kelola TPA. Jika selama ini sistem yang digunakan masih berupa open dumping, ke depan akan beralih ke controlled landfill sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup. Langkah ini diyakini dapat mengurangi pencemaran lingkungan, mengelola gas metana yang dihasilkan timbunan sampah, serta memperpanjang usia TPA yang tersisa. Meski program sudah disiapkan, Jeffri mengingatkan bahwa keberhasilan strategi ini sangat bergantung pada partisipasi warga. Tanpa perubahan pola pikir dan kebiasaan, pengelolaan sampah di Timika akan tetap menjadi bom waktu. “Kunci ada pada kesadaran masyarakat. Kalau dari rumah tangga sudah memilah, kita tidak hanya selamatkan lingkungan, tapi juga wujudkan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” pungkasnya.   Penulis: Abim Editor: GF  18 Sep 2025, 10:30 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT