Papuanewsonline.com
Pickup Pengangkut Air Terguling Di Pertigaan Hasanuddin, Pengendara Baru Belajar Mengemudi
PTFI Setor Rp4,8 Triliun: Mimika Terima Bagian Terbesar, Total Kontribusi Capai Rp75 Triliun
Lapas Timika Gelar Ikrar Bersih Dari Hp Ilegal, Narkoba, Dan Penipuan
Lima Warga Diklaim Tewas di Kali Kabur, TPNPB Soroti Operasi Militer di Tembagapura
BADKO HMI dan Polda Papua Sepakati Sinergi, Fokus Tangani Tambang Ilegal hingga Hoaks Digital
Enam Warga Sipil Ditembak Di Tembagapura, Aktivis Deby Santoso Desak Proses Hukum Transparan
Direktur Law Firm Golda: Transaksi Perkara Di Timika Semakin Subur, Masyarakat Miskin Jadi Korban
BADKO HMI Papua Dukung Penertiban Tambang Ilegal oleh Gubernur Papua Tengah
DPR Papua Tengah, Mimika dan Puncak Bentuk Tim Khusus Tangani Konflik Kwamki Narama
Kejati Papua Mandul Tetapkan Yunus Wonda Jadi Tersangka, Mahasiswa Kembali Geruduk Kejagung
BERITA TAG Kesehatan
Homepage
Personil Gabungan TNI-POLRI-PEMKAB Gelar Kerja Bakti di Lapangan Eks Pasar Lama Timika
Papuanewsonline.com, Timika – Personil gabungan dari Tentara
Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan Pemerintah
Kabupaten Mimika melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama di Lapangan Eks
Pasar Lama, Jalan Yos Sudarso, Distrik Mimika Baru pada Rabu (18/2/2026).Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi antar instansi untuk
menciptakan lingkungan yang bersih dan mendukung program kebersihan daerah.Sekitar 250 peserta dari berbagai elemen gabungan terlibat
dalam kegiatan ini, antara lain Polres Mimika, Kodim 1710 Mimika, Brimob Yon B
Mimika, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Mimika, dan Dinas Lingkungan
Hidup. Setelah apel pembukaan, peserta dibagi ke beberapa titik
pembersihan yang mencakup area lapangan utama, saluran drainase, pinggir jalan,
serta lokasi yang berpotensi menjadi sarang penyakit. Satpol PP dan Dinas
Lingkungan Hidup mendukung dengan menyediakan peralatan kebersihan dan
kendaraan pengangkut sampah.Kegiatan yang dipimpin oleh Kasubbag Bin Ops Bag Ops Polres
Mimika, AKP Anwar M, S.E., merupakan bentuk tindak lanjut instruksi dari
pimpinan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat stabilitas
keamanan di wilayah hukum Polres Mimika. "Kebersihan lingkungan perlu terus dilestarikan. Hal
ini sejalan dengan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI – Aman, Sehat,
Resik, dan Indah, yang akan digencarkan oleh Presiden RI setelah rapat
koordinasi pusat dan daerah beberapa waktu lalu di Jakarta," jelasnya
dalam arahannya.Pelaksanaan kerja bakti berlangsung tertib dan lancar dengan
didukung cuaca yang cerah. Tidak ditemukan gangguan ketertiban umum selama kegiatan
berlangsung, bahkan masyarakat sekitar menunjukkan antusiasme dan sebagian ikut
membantu proses pembersihan. AKP Anwar menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan
direncanakan secara berkala ke depannya, dengan melibatkan lebih banyak elemen
masyarakat untuk menjaga kebersihan dan memperkuat hubungan baik antara aparat
dengan warga. Penulis: Jid
Editor: GF
19 Feb 2026, 13:33 WIT
Evakuasi Darurat Boven Digoel: Pemerintah Jemput Nakes, Guru, dan Pengungsi dari Koroway Batu
Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Pemerintah Kabupaten
Boven Digoel bergerak cepat melakukan evakuasi darurat terhadap tenaga
kesehatan (nakes), guru, dan warga dari Koroway Batu, Distrik Yanirumah.
Operasi penjemputan dilakukan di Bandara Tanah Merah pada Jumat (13/2/2026)
dengan pengawalan ketat aparat TNI dan Polri.Langkah ini diambil menyusul insiden penembakan pesawat
PK-SNT milik PT Smart Air Aviation di Bandara Koroway yang menewaskan pilot dan
kopilot. Situasi keamanan yang belum sepenuhnya stabil mendorong pemerintah
daerah untuk memprioritaskan keselamatan tenaga pelayanan publik serta warga
sipil, khususnya anak-anak.Sebanyak 33 orang berhasil dievakuasi melalui tiga
penerbangan bertahap. Mereka terdiri atas tenaga kesehatan, tenaga pendidik,
serta warga yang sebelumnya bertahan di wilayah tersebut. Seluruhnya langsung
diarahkan ke lokasi aman setibanya di Tanah Merah.Bupati Boven Digoel, Roni Omba, SIP, hadir langsung memimpin
proses penjemputan. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah di lokasi
menjadi bentuk tanggung jawab sekaligus dukungan moril bagi masyarakat yang
terdampak.“Kami hadir untuk memastikan semua yang terdampak insiden di
Koroway Batu dapat memperoleh perlindungan dan pendampingan yang layak. Kami
juga memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak dan tenaga pelayanan publik
agar mereka merasa aman dan mendapatkan kebutuhan dasar,” ujarnya dalam
pernyataan resmi.Pemerintah daerah juga memastikan koordinasi intensif dengan
aparat keamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif. Selain itu, kebutuhan
pokok bagi para pengungsi turut menjadi perhatian utama, mengingat distribusi
logistik ke Koroway Batu sempat terganggu akibat penghentian sementara
penerbangan.Proses evakuasi berlangsung dengan protokol keamanan ketat.
Aparat TNI dan Polri ditempatkan di sejumlah titik untuk memastikan kelancaran
serta mencegah potensi gangguan selama pemindahan warga dari pesawat menuju
area aman.Setibanya di Tanah Merah, para pengungsi mendapatkan
pendampingan lanjutan berupa tempat tinggal sementara, bantuan makanan, serta
layanan kesehatan. Pemerintah daerah menyiapkan fasilitas khusus guna
memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama masa pemulihan.Sejumlah warga yang ikut dievakuasi mengaku lega atas
respons cepat pemerintah dan aparat keamanan. “Kami merasa aman karena
pemerintah dan aparat langsung menjemput kami. Ini sangat membantu, terutama
bagi anak-anak yang takut setelah insiden di Koroway,” kata salah seorang warga
yang enggan disebutkan namanya.Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menegaskan akan terus
memantau perkembangan situasi di Koroway Batu serta berkoordinasi dengan
seluruh pihak terkait guna menjaga stabilitas keamanan. Upaya ini diharapkan
mampu meredam kecemasan warga dan mempercepat pemulihan kondisi pasca-insiden.Penulis: Hend
Editor: GF
17 Feb 2026, 02:13 WIT
Ratusan Warga Negeri Kabauw Antusias Mengikuti Bhakti Kesehatan Polda Maluku
Papuanewsonline.com, Kabauw – Ratusan warga Negeri Kabauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, antusias mengikuti kegiatan bhakti kesehatan yang diselenggarakan Polda Maluku.Kegiatan kemanusiaan yang dihelat secara gratis pada Sabtu (14/2/2026), merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Irwasda Maluku, perwakilan Kajati Maluku, perwakilan Danlanud Pattimura, Aster Kodam XV/Pattimura, serta perwakilan Kabinda Maluku. Turut mendampingi pula PJU Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Kapolsek Pulau Haruku, Danramil Pulau Haruku, Raja Negeri Kailolo, dan Ketua Saniri Negeri Kabauw.Dalam kegiatan itu Polda Maluku mengerahkan sejumlah dokter spesialis dan para tenaga medis handal meliputi dokter spesialis penyakit dalam, gigi, kulit dan kelamin, THT, penyakit Paru dan dokter umum.Selain pemeriksaan kesehatan dan pengobatan secara gratis, Polda Maluku juga menyediakan pelayanan seperti pelayanan pemeriksaan gol darah, pelayanan KIA/KB, dan pelayanan khitanan atau sunatan massal."Sebanyak 234 orang mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang meliputi pengobatan umum dan khitanan massal. Untuk pengobatan diikuti 227 orang sedangkan sunatan massal diikuti oleh 7 orang anak-anak," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi S.I.K.Bhakti kesehatan yang dilaksanakan Polda Maluku, kata Kombes Rositah disambut positif oleh masyarakat. Hal ini dibuktikan dari ratusan warga Kabauw yang antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut.Kombes Rositah mengaku, selain bakti kesehatan, Polda Maluku juga menyalurkan bantuan sosial sebagai wujud kepedulian ekonomi bagi masyarakat.Aksi sosial berupa pelayanan kesehatan dan penyaluran bantuan secara langsung selain sebagai bentuk perhatian Polda Maluku juga bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat."Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui bakti kesehatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” jelasnya.Polda Maluku juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah baik pemerintah provinsi, kabupaten hingga negeri Kailolo dan semua pihak terkait yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan kemanusiaan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam membangun masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” pungkasnya. PNO-12
16 Feb 2026, 20:34 WIT
Polda Maluku Gelar Pengobatan dan Khitanan Massal di Negeri Kailolo
Papuanewsonline.com, Kailolo – Sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, Kepolisian Daerah Maluku menggelar kegiatan bhakti kesehatan di Negeri Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.Aksi sosial kemanusiaan yang dilaksanakan pada Sabtu (14/2/2026), meliputi pengobatan umum dan khitanan massal secara gratis.Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Irwasda Maluku, perwakilan Kajati Maluku, perwakilan Danlanud Pattimura, Aster Kodam XV/Pattimura, serta perwakilan Kabinda Maluku. Turut mendampingi pula PJU Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Kapolsek Pulau Haruku, Danramil Pulau Haruku, Raja Negeri Kailolo, dan Ketua Saniri Negeri Kabauw.Dalam kegiatan tersebut, Polda Maluku mengerahkan dokter-dokter spesialis dan para tenaga medis handal. Seperti dokter spesialis penyakit dalam, gigi, kulit dan kelamin, THT, penyakit Paru dan dokter umum."Kami juga melaksanakan pelayanan seperti pelayanan pemeriksaan gol darah, pelayanan KIA/KB, dan pelayanan khitanan," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi S.I.K.Kegiatan bakti kesehatan yang dilaksanakan Polda Maluku, kata Kombes Rositah disambut positif oleh masyarakat. Tercatat, ratusan warga antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut."Sebanyak 377 orang mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang meliputi pengobatan umum dan khitanan massal. Untuk pengobatan diikuti 357 orang sedangkan khitanan massal diikuti oleh 7 anak-anak," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi.Selain bakti kesehatan, Polda Maluku juga menyalurkan bantuan sosial sebagai wujud kepedulian ekonomi bagi masyarakat.Aksi sosial berupa pelayanan kesehatan dan penyaluran bantuan secara langsung selain sebagai bentuk perhatian Polda Maluku juga bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat."Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui bakti kesehatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat,” jelasnya.Polda Maluku juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah baik pemerintah provinsi, kabupaten hingga negeri Kailolo dan semua pihak terkait yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan kemanusiaan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.“Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam membangun masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera,” pungkasnya. PNO-12
16 Feb 2026, 20:22 WIT
Tinjau Huntara di Tapanuli Tengah, Titiek Soeharto Apresiasi Kinerja Polri
Papuanewsonline.com, Tapteng - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau akrab disapa Titiek Soeharto meninjau hunian sementara (huntara) Asrama Haji Pinangsori, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Minggu 15 Februari 2026.Titiek mengatakan, kunjungan bersama Kapolri juga menyerahkan bantuan untuk para korban bencana Sumatera, terutama warga Tapanuli Tengah."Hari ini saya datang bersama kapolri dan rombongan menyerahkan sebagian bantuan untuk masyarakat di sini. Mungkin tidak seberapa tapi mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk masyarakat di sini," kata Titiek.Lebih lanjut, Titiek pun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang segera membantu dan mengatasi masalah-masalah yang dihadapi masyarakat terdampak bencana, salah satunya membangun hunian sementara (huntara)."Mudah-mudahan ini bisa membantu sedikit meringankan beban karena rumahnya terdampak bencana. Mudah-mudahan nanti bisa dibangun huntap yang lebih baik lagi buat para korban musibah," ujarnya.Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada aparat TNI-Polri yang sejak hari pertama musibah sudah membantu masyarakat di lapangan."Saya lihat dari hari pertama sudah turun ke lumpur-lumpur untuk membantu masyarakat, mengeluarkan kayu dan lumpur yang ada di rumah dan juga membawa makanan dan perlengkapan untuk masyarakat," katanya.Ia juga mengapresiasi langkah Polri yang mengerahkan alat water treatment untuk korban bencana yang membutuhkan pasokan air bersih. Menurutnya, langkah ini menjadi salah satu meringankan beban para korban bencana."Makasih pak Kapolri tadi saya lihat ada mobile water treatment. Jadi dari air sungai, air payau bahkan air laut bisa disuling ditreatment bisa jadi air bersih yang siap diminum. Ini mobile keliling ke daerah-daerah sehingga meringankan masyarakat yang membutuhkan air bersih. Mudah-mudahan mobilnya bisa banyak lagi bisa untuk daerah yang lainnya," ujarnya.Dalam kesempatan ini, Titiek menyampaikan keprihatinan dan duka cita yang mendalam atas bencana yang terjadi di tiga provinsi di Sumatera, terutama di daerah Tapanuli Tengah."Mudah-mudahan diberi kekuatan lahir batin dalam menghadapi cobaan ini dan bencana tidak datang lagi dan semua masalah di sini bisa teratasi," ucapnya.Sebagai informasi, huntara di Asrama Haji Pinangsori terdiri dari 56 unit kamar dengan jumlah pengungsi sebanyak 154 jiwa. Huntara ini akan dilengkapi tandon air, MCK dan sumber air bersih.Selain itu, Polri juga menyerahkan bantuan 16 truk yang berisi paket sembako, peralatan sekolah, peralatan pertanian, peralatan ibadah, bahan material hingga hand traktor. PNO-12
16 Feb 2026, 20:01 WIT
BMKG PERINGATKAN NELAYAN MIMIKA WASPADAI ANGIN KENCANG DAN GELOMBANG TINGGI
Papuanewsonline.com, Mimika – Badan Meteorologi,
Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan cuaca bagi wilayah
Provinsi Papua Tengah, khususnya Kabupaten Mimika, untuk tiga hari ke depan.
Kondisi musim peralihan atau pancaroba yang sedang terjadi di sebagian besar wilayah
Indonesia menyebabkan potensi angin kencang lebih sering muncul di perairan
lokal.Menurut pihak Prakirawan cuaca BMKG Timika Stevan Yawan di
Timika, kecepatan angin di laut sekitar Mimika berkisar antara 5 hingga 15 knot
atau setara dengan 10 hingga 30 kilometer per jam. Angin yang semakin kencang akan berdampak langsung pada
kondisi permukaan laut, membuat gelombang menjadi lebih tinggi. Saat ini tinggi gelombang di perairan Mimika berada pada
rentang 0,5 hingga 1,25 meter, kondisi yang perlu diwaspadai terutama oleh
nelayan yang menggunakan perahu berukuran kecil. "Angin dengan kecepatan 5 knot sudah cukup berpengaruh,
apalagi jika mencapai 15 knot. Ini akan sangat mempengaruhi keamanan nelayan
yang berlayar dengan perahu kecil," jelasnya.BMKG mengimbau seluruh nelayan untuk selalu memantau
perkembangan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas melaut. Informasi
terkait kondisi cuaca dapat diperoleh melalui berbagai saluran, mulai dari
petugas syahbandar di pelabuhan, grup informasi cuaca BMKG setempat, hingga
secara langsung ke kantor BMKG wilayah Mimika. Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses informasi cuaca
secara mudah melalui aplikasi resmi BMKG yang tersedia untuk perangkat seluler."Aplikasi bernama Info BMKG dapat diunduh melalui Play
Store dan menyajikan informasi cuaca lengkap dari seluruh Indonesia, termasuk
kondisi terkini di Mimika," tambahnya.Secara umum, kondisi cuaca di Kabupaten Mimika dalam satu
pekan ke depan berpotensi terjadi hujan pada sore hingga malam hari dengan
intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat. Hujan diperkirakan awalnya terjadi di wilayah kaki
pegunungan seperti Distrik Tembagapura dan Kuala Kencana, kemudian berpindah ke
arah Kota Timika pada sore hingga malam hari. Banyak dari aktivitas hujan tersebut kerap disertai dengan
guntur dan petir yang perlu diwaspadai oleh seluruh masyarakat. Penulis: Jid
Editor: GF
15 Feb 2026, 22:52 WIT
Wakapolda Maluku Hadiri Bakti Kesehatan dan Sosial di Pulau Haruku
Papuanewsonline.com, Haruku – Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, menghadiri dan meninjau langsung pelaksanaan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial yang dipusatkan di Negeri Kailolo dan Negeri Kabauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (14/2/2026).Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah untuk menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial di wilayah kepulauan.Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Provinsi Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Irwasda Maluku, perwakilan Kajati Maluku, perwakilan Danlanud Pattimura, Aster Kodam XV/Pattimura, serta perwakilan Kabinda Maluku. Turut mendampingi pula PJU Polda Maluku, Kapolresta Ambon, Kapolsek Pulau Haruku, Danramil Pulau Haruku, Raja Negeri Kailolo, dan Ketua Saniri Negeri Kabauw.Dalam agenda kemanusiaan tersebut, Polri bersama instansi terkait menyelenggarakan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat umum serta pelaksanaan khitanan massal terhadap anak-anak di kedua negeri. Wakapolda Maluku bersama rombongan melakukan peninjauan langsung ke pos-pos pelayanan medis guna memastikan masyarakat mendapatkan penanganan yang optimal dari tim tenaga kesehatan.Sebagai wujud kepedulian ekonomi, dilakukan pula penyerahan bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat Negeri Kailolo dan Negeri Kabauw. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Ketua DPRD Maluku, Wakapolda Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kasdam XV/Pattimura, Aster Kodam, dan perwakilan Kajati Maluku.Aksi sosial kemanusiaan tersebut mendapat respon positif dan apresiasi tinggi dari perangkat negeri setempat. Raja Negeri Kailolo, Ali Ohorella, menyatakan rasa bangganya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran pimpinan daerah dan aparat keamanan."Saya merasa bangga dengan kegiatan bakti kesehatan dan bakti sosial yang dilaksanakan ini. Kehadiran Bapak Wakapolda dan rombongan sangat berarti bagi warga kami," kata Ali Ohorella.Senada dengan hal tersebut, Ketua Saniri Negeri Kabauw, Basri Jamal Karepesina, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan kepada negerinya."Kami merasa bangga dan bersyukur karena pemerintah sudah memperhatikan negeri kami yang sangat membutuhkan bantuan seperti ini. Harapan kami ke depan, kegiatan ini jangan hanya sekadar ceremonial, akan tetapi aksi langsung di lapangan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat," tegas Basri.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. "Kegiatan ini juga dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, sekaligus mengajak warga untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Maluku," harapnya. PNO-12
15 Feb 2026, 14:54 WIT
Olahraga Bersama, Wakapolda Maluku: Jaga Kesehatan Jelang Ramadan dan Operasi Ketupat
Papuanewsonline.com, Ambon – Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H menekankan kepada personel terkait pentingnya menjaga kesehatan jelang bulan Ramadan dan Operasi Ketupat Salawaku 2026.Penekanan ini disampaikan Wakapolda saat memimpin olahraga bersama personel Polda Maluku yang digelar di Lapangan Letkol Pol. Chr Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Jumat (13/2/2026) pagi.Kegiatan rutin tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran dan meningkatkan soliditas internal menjelang agenda tugas kepolisian yang semakin padat.Wakapolda juga menegaskan pentingnya menjaga semangat dan kekompakan dalam pelaksanaan tugas. Berbagai agenda pengamanan telah disiapkan, termasuk rencana pelaksanaan Operasi Ketupat dalam rangka pengamanan Idul Fitri.Menurutnya, kondisi fisik yang prima menjadi syarat utama dalam mendukung optimalisasi kinerja personel di lapangan. Ia mengingatkan bahwa kesehatan merupakan investasi penting bagi setiap anggota Polri.“Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, tugas-tugas kepolisian sudah dirancang. Kita dituntut untuk tetap sehat agar pelaksanaan tugas berjalan maksimal,” tegasnya.Lebih lanjut disampaikan, menjaga kesehatan lebih baik dan lebih ringan dibandingkan harus menanggung konsekuensi saat sakit. Pola hidup sehat, olahraga teratur, serta menjaga kebugaran menjadi langkah sederhana namun berdampak besar dalam menunjang kesiapan tugas."Kami berharap seluruh anggota Polri dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta tetap menjaga nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari," pintanya. PNO-12
15 Feb 2026, 14:28 WIT
Operasi Kemanusiaan Polri Presisi Berakhir, Korban Laka Laut Karatat Ditemukan
Papuanewsonline.com, Tanimbar - Negara hadir hingga akhir. Setelah melalui operasi pencarian intensif lintas instansi, Tim SAR Gabungan yang dipimpin Polri berhasil menemukan dan mengevakuasi korban kecelakaan laut asal Desa Karatat, Kecamatan Wuarlabobar, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat cuaca ekstrem di perairan setempat.Korban atas nama Imam Kalean (64) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pesisir perkebunan Taptabil, Desa Watmasa, pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIT. Penemuan ini sekaligus menutup rangkaian operasi SAR yang sejak awal mengedepankan prinsip keselamatan, empati, dan tanggung jawab kemanusiaan.Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh dua warga Desa Watmasa, Necu Masela (53) dan Oscar Masela (21), saat hendak menuju kebun. Keduanya melihat sesosok tubuh tergeletak di area perkebunan yang berbatasan langsung dengan garis pantai. Dengan penuh kepedulian, temuan tersebut segera dilaporkan kepada Pemerintah Desa Watmasa dan Tim SAR Gabungan yang sejak beberapa hari terakhir bersiaga di wilayah tersebut.Merespons laporan warga, Tim SAR Gabungan yang dipimpin langsung oleh Kasat Polair Polres Kepulauan Tanimbar Ipda Simon Nusmese, S.H., bergerak cepat menuju lokasi. Proses evakuasi dilakukan secara terkoordinasi dan humanis bersama masyarakat setempat. Pada pukul 09.30 WIT, jenazah korban dibawa ke Balai Desa Watmasa untuk dilakukan pemulasaraan awal sembari menunggu kedatangan pihak keluarga.Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Ayani, S.P., S.I.K., M.H., melalui Ipda Simon Nusmese, menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban serta mengapresiasi sinergi kuat antara warga, Polri, dan seluruh unsur SAR.“Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga almarhum. Sinergi antara masyarakat dan Tim SAR Gabungan menjadi kunci keberhasilan pencarian ini. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga kuat merupakan korban kecelakaan laut yang terseret arus hingga ke daratan,” ujar Ipda Simon.Pihak keluarga korban tiba dari Desa Karatat pada pukul 10.45 WIT. Jenazah kemudian diserahkan secara resmi kepada keluarga untuk proses pemakaman.Bagi keluarga almarhum, penemuan ini menjadi akhir dari penantian panjang yang diwarnai kecemasan dan doa. Kepastian yang diberikan oleh Tim SAR Gabungan menjadi penghiburan di tengah duka, sekaligus menegaskan bahwa negara tidak membiarkan warganya menghadapi musibah sendirian.Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Meski demikian, Polri kembali mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk selalu memantau prakiraan cuaca dari BMKG serta melengkapi diri dengan alat keselamatan seperti life jacket sebelum melaut, mengingat kondisi cuaca yang sulit diprediksi.Operasi kemanusiaan ini mencerminkan wajah Polri Presisi yang responsif, humanis, dan tuntas dalam melayani masyarakat. Di wilayah kepulauan yang rentan terhadap cuaca ekstrem, Polri menegaskan perannya tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat hingga misi kemanusiaan benar-benar selesai.Ditemukannya korban kecelakaan laut di Kepulauan Tanimbar menegaskan arti penting kehadiran negara di wilayah kepulauan. Operasi SAR yang dipimpin Polri bersama Basarnas dan masyarakat lokal menunjukkan bahwa Polri Presisi tidak berhenti pada kecepatan respons, tetapi juga pada penyelesaian tugas secara bertanggung jawab dan berempati.Bagi keluarga korban, kepastian merupakan bagian penting dari pemulihan. Kehadiran aparat sejak awal hingga akhir pencarian menjadi bukti bahwa negara bekerja, peduli, dan hadir dalam situasi paling sulit sekalipun. PNO-12
13 Feb 2026, 14:02 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru