logo-website
Sabtu, 27 Jun 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Kapolda Lampung Ajak Mahasiswa dan OKP jadi Agen Perdamaian dan Pengawal Demokrasi Papuanewsonline.com, Bandar Lampung - Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika mengajak para mahasiswa dan organisasi kepemudaan (OKP) di Provinsi Lampung terus berperan aktif menjaga kondusifitas daerah hingga menjadi teladan dalam menyampaikan aspirasi secara damai dan beretika.Pesan itu disampaikan Kapolda saat kegiatan ramah tamah bersama OKP Cipayung Plus dan BEM Universitas Provinsi Lampung di Siger Lounge Mapolda Lampung, Rabu (15/10/2025).Irjen Pol Helmy Santika menekankan, pentingnya peran generasi muda sebagai agent of change dan moral force yang memiliki tanggung jawab besar terhadap masa depan bangsa.“Mahasiswa dan pemuda adalah agen perubahan yang strategis dalam mengawal demokrasi, menjaga persatuan bangsa, serta menyuarakan aspirasi rakyat dengan cara yang cerdas dan bertanggung jawab,” ujarnya melalui keterangan resmi.Kapolda menegaskan, kedekatan antara institusi kepolisian dengan mahasiswa perlu terus dijaga dalam semangat kolaborasi dan komunikasi berlangsung secara terbuka. Menurutnya, upaya menciptakan keamanan dan ketertiban tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan seluruh elemen bangsa, termasuk pemuda. Maka dari itu, kegiatan ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan bagian dari komitmen bersama untuk mempererat hubungan antara Polri dan mahasiswa.“Melalui acara ini, kami berharap tercipta relasi yang sehat dan saling menghormati antara kepolisian dan mahasiswa," imbuhnya.Lebih lanjut ia juga mengajak para pemuda untuk berperan aktif melawan disinformasi dan menjaga semangat toleransi di tengah masyarakat."Polda Lampung ingin terus membuka ruang komunikasi dan sinergi, untuk bersama menjaga kedamaian dan kemajuan daerah,” ucap jenderal polisi bintang dua tersebut. Di lokasi sama, Ketua HMI Badko Sumbagsel, Tommy Perdana, mewakili Cipayung Plus, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Kapolda Lampung dinilai responsif terhadap berbagai isu masyarakat.“Kami dari Cipayung Plus mengapresiasi dedikasi dan kepemimpinan Bapak Kapolda selama lebih dari dua tahun ini. Gaya kepemimpinannya sangat responsif dan terbuka terhadap aspirasi pemuda,” ucapnya.Senada, Koordinator Daerah BEM SI Lampung, M Dafa Alfitrah juga menyampaikan terima kasih atas ruang dialog telag difasilitasi Polda Lampung. Ia berharap sinergi antara mahasiswa dan kepolisian dapat terus terjalin.“Kami siap bersinergi dengan Polda Lampung untuk mengawal berbagai isu dan permasalahan yang harus diselesaikan bersama demi masyarakat,” tandas Dafa. PNO-12 16 Okt 2025, 21:10 WIT
Jalin Silaturahmi Bersama OKP Cipayung dan BEM, Kapolda Lampung: Wujudkan Sinergitas Jaga Kamtibmas Papuanewsonline.com, Lampung - Kepala Kepolisian Daerah Lampung Irjen Pol Helmy Santika, dan Pejabat Utama Polda Lampung, lakukan audiensi dan silaturahmi dengan perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Provinsi Lampung.Kapolda Lampung didampingi oleh Karo Ops, Dir Intelkam, Dir Samapta, Dir Krimum, Dir Pamobvit dan Kabid Humas Polda Lampung. Kegiatan ini bertempat di Siger Lounge Polda Lampung, Rabu (15/10/2025)Audiensi ini merupakan wujud komitmen Polda Lampung untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergitas dengan unsur pemuda karena semua berawal dari pemuda yang baik sekaligus _agen of chage_ bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas. Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menyampaikan apresiasi atas peran aktif pemuda dan mahasiswa sebagai agen perubahan dan kontrol sosial."Mahasiswa dan pemuda adalah aset penting bangsa. Kerjasama yang baik antara Polda Lampung dengan OKP dan BEM sangat krusial dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di Provinsi Lampung," ujar Irjen Pol Helmy Santika.Tujuan utama dari pertemuan ini adalah menyamakan persepsi dan langkah strategis dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, khususnya menjelang agenda-agenda penting daerah maupun nasional. Diskusi interaktif juga mewarnai pertemuan, di mana perwakilan OKP dan BEM menyampaikan pandangan, masukan, serta kesiapan mereka untuk berkolaborasi dengan Polri dalam berbagai program kepolisian yang pro-aktif dan preventif.Diharapkan, dengan adanya silaturahmi ini, komunikasi dan koordinasi antara Polda Lampung dengan OKP dan BEM akan semakin intensif, sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan damai, demi kemajuan Provinsi Lampung. PNO-12 16 Okt 2025, 19:30 WIT
Polres Tual Raih 3 Penghargaan Bergengsi Dari KPPN Atas Kinerja Keuangan Terbaik Papuanewsonline.com, Tual - Kinerja profesional Polres Tual kembali mendapat apresiasi tinggi. Kali ini, satuan kerja kepolisian tersebut berhasil memborong tiga penghargaan bergengsi dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Tual atas pengelolaan keuangan negara yang dinilai terbaik dan paling akuntabel.Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala KPPN Tual kepada Kapolres Tual AKBP Adrian S.Y. Tuuk, S.I.K., M.H., dalam seremoni resmi pada Kamis (16/10/2025) di Kota Tual.Polres Tual sukses menempati peringkat pertama kategori Penyelesaian Rekonsiliasi Tercepat dengan pagu DIPA Tahun Anggaran 2025 di atas Rp10 miliar. Selain itu, Polres Tual juga meraih peringkat II Satuan Kerja Terbaik tingkat Kuasa BUN KPPN Tual untuk semester I tahun 2025 dengan nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) 98,1.Tak berhenti di situ, Polres Tual juga kembali menorehkan prestasi serupa pada semester II tahun 2024 dengan nilai IKPA 95,6 dan pagu anggaran di atas Rp12 miliar, menempati peringkat II untuk kategori yang sama.Dengan demikian, selama tahun 2025 Polres Tual telah mengoleksi tiga penghargaan sekaligus dari KPPN Kota Tual sebuah pencapaian yang menunjukkan komitmen kuat terhadap tata kelola keuangan yang profesional, transparan, dan akuntabel.“Dengan hasil yang dicapai ini, kami berharap jajaran Polres Tual dapat terus meningkatkan kinerja dan menjaga profesionalisme dalam mengelola keuangan negara,” ujar Kapolres Tual AKBP Adrian S.Y. Tuuk, S.I.K., M.H.Kapolres Adrian menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan refleksi dari budaya kerja yang disiplin dan bertanggung jawab di lingkungan Polres Tual.“Ini wujud komitmen kami dalam mengelola dan menyerap anggaran secara tepat, efektif, dan sesuai dengan pagu yang telah ditetapkan,” tambahnya.Keberhasilan Polres Tual ini menjadi bukti nyata bahwa lembaga kepolisian di daerah mampu menjadi teladan dalam akuntabilitas publik dan efisiensi penggunaan anggaran negara. PNO-12 16 Okt 2025, 19:23 WIT
Hadiri Kuliah Umum di Unidar Ambon, Densus 88 Dorong Gerakan Kampus Harmoni Indonesia Damai Papuanewsonline.com, Ambon – Dalam upaya memperkuat ketahanan ideologi di kalangan akademisi, Tim Cegah Satgaswil Maluku Densus 88 Antiteror Polri menghadirkan Dr. Rida Hesti Ratnasari, M.Si., CRGP, mantan petinggi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), sebagai narasumber dalam Kuliah Umum bertema “Urgensi Pencegahan Penyebaran Paham IRET dalam Gerakan Ideologis di Lingkungan Kampus”.Kegiatan yang digelar pada Kamis (16/10/2025) di Universitas Darussalam (Unidar) Ambon, Jl. Pangeran Limboro, Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, ini dihadiri oleh lebih dari 200 Civitas Akademika. Turut hadir Rektor Universitas Darussalam Ambon, Dr. M. Riyadh Ulupatty, M.P., Ketua Yayasan Unidar sekaligus Ketua MUI Provinsi Maluku, Prof. Dr. Abdullah Latuapo, M.Pd.I., para Wakil Rektor, dan jajaran akademisi universitas.Kegiatan ini merupakan bentuk Kerja Sama (Kerma) antara Satgaswil Maluku Densus 88 AT Polri dengan Universitas Darussalam Ambon dalam rangka meningkatkan literasi dan kesadaran ideologis di lingkungan kampus.Rektor Unidar: Sinergi Kampus dan Densus 88 Wujud Pencegahan Terorisme yang CerdasDalam sambutannya, Rektor Unidar Ambon Dr. M. Riyadh Ulupatty, M.P. menyampaikan apresiasi tinggi kepada Densus 88 AT Polri atas langkah strategis menggandeng kampus dalam pencegahan penyebaran paham intoleran dan radikal di lingkungan pendidikan tinggi.“Kami berterima kasih atas kolaborasi ini. Kuliah umum ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat semangat kebangsaan Civitas Akademika Universitas Darussalam Ambon,” ujar Rektor.Riyadh juga menegaskan komitmen kampus dalam mendukung upaya deradikalisasi melalui pendidikan dan riset, serta mendorong mahasiswa agar menjadi agen perdamaian di tengah dinamika sosial-keagamaan yang kompleks.Eks Petinggi HTI Ungkap Proses Radikalisasi dan Bahaya Gerakan IdeologisDalam penyampaian materinya, Dr. Rida Hesti Ratnasari, M.Si., CRGP, yang kini aktif sebagai konsultan dan pemerhati isu-isu kebangsaan, mengungkap bagaimana radikalisme lahir dari pola pikir intoleran yang kemudian bermetamorfosis menjadi aksi terorisme.“Terorisme adalah proses. Ia bermula dari penyimpangan pemikiran berupa intoleransi, berkembang menjadi radikalisme dalam sikap, dan akhirnya bermuara pada tindakan teror,” ungkap RidaIa menjelaskan bagaimana Hizbut Tahrir (HT) sebagai gerakan ideologis memiliki agenda membangun Negara Khilafah yang bertentangan dengan konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Rida juga menyoroti konsep inqilabiyah atau revolusi ideologis yang menjadi bagian dari strategi gerakan tersebut.Selain itu, Rida menekankan pentingnya peran kampus sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dan mencegah infiltrasi paham-paham ekstrem di ruang akademik.“Kampus harus menjadi ruang berpikir kritis yang bebas dari narasi intoleran. Civitas akademika perlu menjadi duta toleransi, peneliti yang meluruskan paham terindikasi IRET, dan penjaga harmoni kebangsaan,” ujarnya.Ia juga memberikan apresiasi kepada Densus 88 AT Polri atas kinerja yang konsisten dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.“Sejak 2022 hingga kini, strategi Zero Attack yang dijalankan Densus 88 terbukti efektif dalam menekan potensi serangan teror di Indonesia,” tambahnya.Densus 88 Dorong Gerakan “Kampus Harmoni, Indonesia Damai”Kegiatan ini menjadi bagian dari program pencegahan dini (preventive strike) Densus 88 AT Polri dalam mengantisipasi penyebaran ideologi radikal, terutama di lingkungan pendidikan tinggi.IPTU Irawan Rumasoreng, yang memimpin tim dari Satgaswil Maluku Densus 88 AT Polri, menyatakan bahwa kolaborasi dengan kampus merupakan bentuk nyata pendekatan soft power dalam memerangi terorisme.“Pencegahan ideologi radikal tidak cukup dengan penindakan. Edukasi, dialog, dan kolaborasi lintas institusi adalah kunci utama membangun daya tangkal bangsa,” tegasnya.Melalui kegiatan ini, Densus 88 mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda dan kalangan akademisi, untuk mewarnai tanpa terwarnai, meluruskan pemahaman keagamaan yang menyimpang, serta menyebarkan kesadaran menjaga NKRI dari ancaman ideologis.Kuliah umum yang berlangsung dinamis ini diakhiri dengan pesan moral bahwa menjaga keutuhan bangsa bukan hanya tugas aparat keamanan, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat terutama insan akademik untuk terus memperkuat fondasi ideologi Pancasila di tengah derasnya arus globalisasi dan narasi ekstremisme digital. PNO-12 16 Okt 2025, 19:03 WIT
Propam Polda Maluku Gelar Penegakan Disiplin: Kabid Propam Tegaskan Tak Ada Toleransi Bagi Pelanggar Papuanewsonline.com, Ambon – Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Maluku terus memperkuat disiplin internal di tubuh kepolisian. Pada Kamis (16/10/2025), Propam Polda Maluku menggelar penegakan disiplin (Gaktiplin) bagi seluruh personel, bertempat di halaman Mapolda Maluku, Ambon.Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Maluku, Kombes Pol Indera Gunawan, S.I.K., ini mencakup pemeriksaan kelengkapan administrasi perorangan seperti KTA, KTP, STNK, BPJS, dan NPWP, serta pengecekan sikap tampang dan kerapian penggunaan seragam dinas.Tak hanya itu, Propam juga bekerja sama dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Maluku untuk melaksanakan tes urine bagi seluruh personel, sebagai langkah antisipatif terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian.Kabid Propam: “Disiplin adalah Benteng Marwah Institusi”Dalam arahannya, Kombes Pol Indera Gunawan menegaskan bahwa setiap anggota Polri wajib menjaga disiplin, integritas, dan etika profesi dalam menjalankan tugas sehari-hari.“Rekan-rekan, mari kita jaga nama baik institusi dan diri kita sendiri. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, hindari semua bentuk pelanggaran sekecil apapun baik pidana, kode etik, maupun disiplin,” tegas Indera.Ia juga mengingatkan bahwa Propam tidak akan mentolerir setiap pelanggaran anggota, sejalan dengan komitmen Kapolda Maluku dalam membangun Polri yang profesional, transparan, dan akuntabel.“Sejak awal kami sudah mengingatkan. Kapolda Maluku kini membuka kontak khusus pengaduan masyarakat yang dikontrol langsung oleh beliau. Artinya, setiap perilaku menyimpang sekecil apapun akan langsung diketahui dan ditindaklanjuti,” ujarnya.Indera menambahkan, pihaknya tidak menginginkan adanya proses Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap personel. Namun, langkah tegas tetap akan diambil bila ditemukan pelanggaran berat yang mencoreng citra kepolisian.“Kami di Propam tidak ingin memecat anggota, tapi bila pelanggaran dilakukan, maka konsekuensi harus diterima. Karena citra Polri dibangun dari perilaku setiap anggotanya di lapangan,” tandasnya.Kebersihan, Disiplin, dan Keteladanan Jadi Cermin ProfesionalismeSelain menyoroti aspek disiplin, Kabid Propam juga mengimbau agar seluruh satuan kerja di lingkungan Polda Maluku menjaga kebersihan dan ketertiban area kantor sebagai bentuk tanggung jawab dan keteladanan.“Setiap satuan kerja wajib menyiapkan tempat sampah dan menjaga lingkungan Mapolda tetap bersih. Kedisiplinan bukan hanya soal atribut dan administrasi, tapi juga soal sikap dan lingkungan kerja yang mencerminkan profesionalisme,” ujarnya.Propam-Biddokes Sinergi Cegah Narkoba di Tubuh PolriDalam kegiatan yang sama, Propam bersama Biddokes Polda Maluku melakukan pemeriksaan urine terhadap personel sebagai upaya pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkoba.Langkah ini sejalan dengan kebijakan Kapolri untuk memastikan seluruh anggota Polri bebas dari narkotika, baik sebagai pengguna maupun pelaku peredaran.Kombes Indera menegaskan, tes urine dilakukan secara acak dan berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polda Maluku dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba.“Tidak boleh ada kompromi terhadap anggota yang terlibat narkoba. Kita harus menjadi teladan dalam penegakan hukum, bukan justru melanggar hukum itu sendiri,” pungkasnya.Disiplin Kuat, Polri BermartabatPelaksanaan Gaktiplin rutin ini merupakan bagian dari strategi pengawasan internal Propam Polda Maluku untuk membentuk personel yang tangguh, berintegritas, dan dipercaya publik.Dengan disiplin yang kuat, profesionalisme, dan moralitas tinggi, diharapkan seluruh personel Polda Maluku dapat menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang benar-benar dicintai rakyat. PNO-12 16 Okt 2025, 18:21 WIT
Satreskrim Polresta Ambon Tetapkan 3 Tersangka Dalam Kasus Tindak Pidana Kekerasan Papuanewsonline.com, Ambon – Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menetapkan tiga remaja sebagai tersangka kasus tindak pidana kekerasan bersama atau pengeroyokan terhadap dua warga di kawasan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.Kasus pengeroyokan tersebut terjadi pada Senin malam, 13 Oktober 2025 sekitar pukul 20.30 WIT, di Lorong Sekkot, Farmasi Atas, Kelurahan Kudamati.Ketiga tersangka berinisial Harlly Fredek Matulessy (19), GP (17), dan GM (16), merupakan warga Kudamati yang berdomisili di kawasan Lorong Sekkot dan Farmasi Atas. Adapun dua korban dalam peristiwa ini adalah Gilbert Salakori (33) dan WAH, yang juga tinggal satu kompleks dengan para pelaku.“Setelah melalui proses penyelidikan dan penyidikan, kami resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yaitu HFM, GM, dan GP,” ujar Kasat Reskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Komisaris Polisi Androyuan Elim, Rabu (15/10/2025).Kasat Reskrim menjelaskan, dari tiga tersangka tersebut, hanya Harlly Fredek Matulessy (HFM) yang dilakukan penahanan. Sementara dua pelaku lainnya, GM dan GP, tidak ditahan karena masih berstatus anak di bawah umur.“Untuk tersangka HFM dikenakan Pasal 170 ayat (1) dan/atau Pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun enam bulan penjara. Sedangkan dua pelaku di bawah umur kami proses sesuai dengan Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA),” jelas Androyuan.Ia menambahkan, karena ancaman pidana terhadap kedua anak tersebut di bawah tujuh tahun, penyidik akan mengupayakan proses diversi, yakni penyelesaian perkara di luar jalur peradilan pidana.“Dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memfasilitasi proses diversi terhadap anak GM dan GP,” imbuhnya.KRONOLOGI KEJADIANBerdasarkan hasil penyidikan, peristiwa bermula pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 19.00 WIT. Setelah mengikuti ibadah keluarga di kawasan Farmasi Atas, ketiga tersangka HFM, GM, dan GP bersama beberapa teman lainnya mengonsumsi minuman keras jenis sopi sebanyak tiga botol.Dalam kondisi mabuk, mereka berjalan menuju Lorong Sekkot. Di tengah jalan, mereka berpapasan dengan korban Gilbert Salakori (GS). Terjadi kesalahpahaman yang memicu percekcokan dan berujung pengeroyokan terhadap korban.Korban WAH yang mencoba melerai justru ikut menjadi sasaran amukan para pelaku. Akibat kejadian itu, korban GS mengalami bengkak dan memar di wajah bagian bawah mata kanan, sementara korban WAH menderita luka sobek di wajah, bengkak di hidung dan kepala, serta luka di dada kiri.Tak terima atas tindakan kekerasan itu, korban kemudian melapor ke Polresta Ambon. Polisi segera melakukan visum di Rumah Sakit Bhayangkara Ambon dan mengamankan para pelaku.“Setelah penyelidikan dan penyidikan mendalam, kami tetapkan ketiganya sebagai tersangka. HFM kami tahan, sedangkan dua anak lainnya tetap diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kompol Androyuan Elim, alumnus Akpol 2012 yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polres Bangli, Polda Bali.POLRESTA AMBON TEGASKAN PENEGAKAN HUKUM TANPA PANDANG BULUPolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap bentuk kekerasan di wilayah hukum Kota Ambon, tanpa pandang bulu.Kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, untuk tidak mudah terprovokasi dan menghindari konsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu tindakan kriminal.“Kami minta peran aktif orang tua dan masyarakat dalam mengawasi anak-anak muda agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah. Setiap tindakan melanggar hukum pasti kami tindak sesuai prosedur,” pungkas Kompol Androyuan. PNO-12 16 Okt 2025, 15:01 WIT
Wapres RI Sambangi SMA Siwalima Ambon: Kapolda Maluku Komitmen Dukung Setiap Program Pemerintah Papuanewsonline.com, Ambon - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengunjungi SMA Negeri Siwalima Ambon, salah satu sekolah unggulan Garuda Tranformasi di Indonesia, Selasa (14/10/25).Didampingi langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, bersama seluruh Forkopimda Maluku, kunjungan Wapres beserta rombongan disambut hangat oleh para siswa, dewan guru, serta para pejabat pemerintah daerah. Dalam kunjungannya, Wapres Gibran tampak menyaksikan secara langsung kegiatan pembelajaran di kelas, berinteraksi dengan siswa-siswi, dan berbincang dengan para guru mengenai proses belajar-mengajar serta pengembangan karakter di lingkungan sekolah unggulan di timur Indonesia ini.Wapres Gibran dalam arahannya memberikan motivasi kepada para pelajar agar terus meraih prestasi dan memiliki semangat belajar tinggi untuk menjadi generasi penerus bangsa yang berintegritas, inovatif, dan berdaya saing.“Anak-anak Maluku harus percaya diri, berani bermimpi besar, dan terus berusaha menggapainya. Pendidikan adalah kunci masa depan, dan kalian semua memiliki potensi besar untuk membawa nama baik Maluku di tingkat nasional maupun internasional,” kata Wapres Gibran yang disambut tepuk tangan oleh para siswa.Setelah berdialog dengan para siswa, Wapres Gibran kembali meninjau fasilitas sekolah, termasuk ruang kelas, laboratorium, asrama siswa, serta sarana penunjang kegiatan belajar. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah timur Indonesia melalui pemerataan sarana dan prasarana pendidikan.Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto menyampaikan kehadiran Wapres RI di SMA Siwalima Ambon menjadi momentum penting untuk mendorong semangat pendidikan di Maluku.“Pendidikan adalah pondasi utama dalam membangun bangsa yang maju. Kehadiran Bapak Wakil Presiden hari ini memberikan motivasi luar biasa bagi para pelajar di Maluku untuk terus belajar dan berprestasi,” ujar Kapolda.Polri, lanjut Kapolda, siap mendukung setiap program pemerintah dalam bidang pendidikan, baik melalui kegiatan pembinaan, pengamanan, maupun kemitraan dengan sekolah-sekolah.“Kami akan terus mendukung upaya pemerintah dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan cinta tanah air,” tegasnya.Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara Wakil Presiden, Forkopimda Maluku, jajaran guru, serta para siswa-siswi SMA Negeri Siwalima Ambon. Momen tersebut berlangsung penuh keakraban, menggambarkan semangat kebersamaan dan harapan besar akan masa depan pendidikan yang lebih baik di Maluku.Suasana haru dan bangga terpancar dari wajah para siswa yang mendapat kesempatan langka untuk berinteraksi langsung dengan Wakil Presiden RI. Banyak dari mereka menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan di daerah kepulauan ini.Kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming di SMA Negeri Siwalima Ambon menjadi simbol nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Maluku, sekaligus memperkuat semangat transformasi pendidikan menuju generasi emas Indonesia. PNO-12 16 Okt 2025, 14:04 WIT
Didampingi Kapolda Maluku, Wapres Gibran Tinjau Pembangunan Bendungan Way Apu Buru Papuanewsonline.com, Buru - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja di kabupaten Buru, Maluku, Selasa (14/10/2025). Ia meninjau progres pembangunan bendungan Way Apu salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Desa Wapsalit, Kecamatan Lolongguba, Buru.Kedatangan Wapres bersama rombongan di kabupaten Buru, didampingi langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Irjen Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku maupun Kabupaten Buru. Kehadiran lengkap seluruh unsur pemerintahan, TNI, Polri, dan pelaksana proyek menunjukkan sinergi kuat lintas lembaga dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional di wilayah Maluku.Sebagai salah satu proyek strategis nasional, pembangunan bendungan Way Apu diharapkan dapat menjadi tulang punggung ketahanan air, pangan, dan energi di kawasan timur Indonesia.Dalam arahannya, Wapres Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian proyek bendungan Way Apu sehingga segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.“Bendungan Way Apu agar selesai tepat waktu dan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, serta mendukung ketahanan pangan dan energi nasional,” kata Wapres sebagaimana disampaikan dalam siaran resmi Sekretariat Wakil Presiden RI.Wapres Gibran juga memberikan arahan langsung kepada para pekerja dan penanggung jawab proyek agar tetap menjaga kualitas pekerjaan serta memperhatikan keselamatan kerja. Ia menekankan bahwa pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga bentuk nyata kehadiran negara dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat Maluku.Bendungan Way Apu memiliki multifungsi vital. Bendungan ini diproyeksikan mampu mengairi sekitar 10.000 hektare lahan pertanian, menyediakan air bersih untuk kebutuhan masyarakat, serta mengurangi risiko banjir di wilayah sekitar. Selain itu, bendungan ini juga dilengkapi dengan fasilitas pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas 8 megawatt (MW), menjadikannya sumber energi baru dan terbarukan di Kabupaten Buru.Di sela-sela kegiatan, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto menyampaikan komitmen Polri dalam mengawal dan mengamankan setiap proyek strategis nasional yang berdampak langsung terhadap kepentingan masyarakat.“Polri bersama TNI dan pemerintah daerah siap mengawal setiap tahapan pembangunan Bendungan Way Apu agar berjalan lancar, tepat waktu, dan bebas dari hambatan. Pembangunan ini sangat penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Buru dan Maluku pada umumnya,” ungkap Kapolda.Pada kesempatan itu, Kapolda juga memberikan apresiasi atas sinergi antara pihak pelaksana proyek, pemerintah daerah, dan masyarakat yang turut menjaga situasi keamanan tetap kondusif selama kegiatan pembangunan berlangsung.“Kami bersyukur situasi tetap aman dan tertib. Kunjungan Bapak Wakil Presiden menjadi dorongan moral bagi seluruh pihak untuk terus bekerja keras dan berkontribusi bagi kemajuan Maluku,” tambahnya.Pembangunan bendungan Way Apu diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Buru dan Maluku secara keseluruhan. Dengan fungsi irigasi, penyediaan air baku, pengendalian banjir, hingga pembangkit listrik ramah lingkungan, proyek ini menjadi simbol kemajuan dan transformasi energi bersih di wilayah timur Indonesia.Kunjungan Wapres sendiri menjadi penegasan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di daerah, terutama yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. PNO-12 16 Okt 2025, 13:54 WIT
Kapolda Maluku Apresiasi Antusiasme Warga Ambon Sambut Kunjungan Wakil Presiden RI Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang menyambut hangat kunjungan kerja (Kunker) Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka di kota Ambon, Selasa (14/10/2025).Apresiasi disampaikan Kapolda saat bersama Forkopimda Maluku mendampingi Wapres mengunjungi kawasan Pasar Mardika Ambon. Hadirnya Forkopimda menunjukkan soliditas dan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam mendukung program nasional pengendalian harga bahan kebutuhan pokok.Kehadiran orang nomor dua di Indonesia bersama rombongan menjadi momentum penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah, khususnya dalam upaya memperkuat pengendalian inflasi dan menstabilkan harga bahan pokok di wilayah Maluku.Kunjungan Wapres di kawasan Pasar Mardika Ambon dilakukan untuk memantau stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat. Wapres tampak meninjau langsung kondisi pasar dan berdialog dengan para pedagang mengenai fluktuasi harga bahan pokok, terutama komoditas yang mengalami kenaikan seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih.Mantan Wali Kota Solo ini juga meninjau kondisi kebersihan, fasilitas umum, dan aktivitas transaksi jual beli di kawasan Pasar Mardika yang menjadi pusat ekonomi rakyat di Ambon, ibukota provinsi Maluku.Selain di Pasar Mardika, Wapres dan rombongan juga meninjau lokasi Pasar Ikan Arumbae. Ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga hasil laut serta kondisi distribusi bahan pangan.Menjelang akhir kunjungan, suasana haru dan penuh kehangatan tercipta ketika para pedagang bersama masyarakat spontan menyanyikan lagu daerah “Gandong e”. Lagu ini mengungkapkan sambutan dan penghormatan kepada Wakil Presiden Gibran. Lagu yang menggema di seluruh area pasar tersebut menutup kunjungan dengan nuansa persaudaraan yang kental dan penuh makna.Dalam lawatannya, Wapres tampak menyapa masyarakat dengan ramah, menerima sapaan para pedagang, dan berinteraksi langsung dengan warga yang menyampaikan aspirasi dan ucapan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi ekonomi daerah.“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan peninjauan Bapak Wakil Presiden di Pasar Mardika dan Pasar Ikan Arumbae berjalan aman, lancar, dan penuh keakraban. Ini menunjukkan kedewasaan masyarakat dalam menyambut kunjungan pejabat negara,” ujar Kapolda.Kapolda menekankan, jajarannya bersama TNI dan pemerintah daerah telah mempersiapkan seluruh aspek pengamanan secara matang, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga pengamanan terbuka dan tertutup di area kunjungan.“Kami bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait untuk memastikan kegiatan berjalan kondusif. Kunjungan ini bukan hanya bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap Maluku, tetapi juga dorongan bagi kita semua untuk memperkuat stabilitas keamanan dan ekonomi daerah,” tambahnya.Seluruh rangkaian kunjungan kerja Wapres di Ambon berakhir pada pukul 18.30 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali. Masyarakat Ambon menunjukkan keramahan dan antusiasme yang luar biasa, sementara aparat keamanan berhasil menjaga situasi tetap kondusif tanpa gangguan berarti.Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengendalian harga bahan pokok serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Maluku. PNO-12 16 Okt 2025, 13:43 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT